cover
Contact Name
Yohannes Bagus Wismanto
Contact Email
bagusw@unika.ac.id
Phone
+628122893412
Journal Mail Official
psikodimensia@unika.ac.id
Editorial Address
Fakultas Psikologi Universitas Katolik Soegijapranata Jl. Pawiyatan Luhur IV /1 Bendan Dhuwur Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Psikodimensia: Kajian Ilmiah Psikologi
ISSN : 14116073     EISSN : 25796321     DOI : https://doi.org/10.24167/psidim
Core Subject : Science,
PSIKODIMENSIA is a scientific study that contains the results of research, thought and dissemination that aims to improve research, reviews and applications in the field of psychology. As a forum, communication media, and scientific development, the editorial received a contribution to the article that leads to improvement and development of psychology.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 15, No 2 (2016)" : 10 Documents clear
PERKEMBANGAN MUTAKHIR DALAM PENELITIAN INTERVENSI UNTUK KEPRIBADIAN AMBANG Christine Wibhowo
PSIKODIMENSIA Vol 15, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/psiko.v15i2.994

Abstract

Orang dengan kepribadian ambang (ODKA) menurut DSM-IV, biasanya dimulai sejak dewasa awal dan ditunjukkan dengan kriteria antara lain gangguan identitas, impulsif, perasaan kosong dan ada keinginan untuk bunuh diri. Orang dengan KA jika tidak segera diintervensi dikuatirkan akan membahayakan dirinya sendiri dan orang di sekitarnya. Oleh karena itu artikel ini dimaksudkan untuk melihat intervensi-intervensi mutkahir yang telah dilakukan guna mengetahui keefektifan dari intervensi tersebut.Hasilnya adalah karena kepribadian ambang menyentuh aspek kognitif, afeksi dan interpersonal dan penyebabnya juga bisa karena aspek beurobiologi, trauma masa anak dan kehidupan saat dewasa, maka intervensi juga dilakukan dengan berbagai pendekatan.Pendekatan yang digunakan adalah psikodinamik, kognitif, perilaku dan farmokologi.Tidak ada satu terapi yang ditemukan lebih efektif dibanding terapi lainnya. Dengan kata lain intervensi akan sesuai jika dipilih berdasar penyebab dan gejala yang paling menonjol dari ODKA.
HUBUNGAN ANTARA KESEPIAN DAN MOTIF PERSAHABATAN DENGAN KOMUNIKASI ON LINE PADA REMAJA AKHIR Agoes Dariyo
PSIKODIMENSIA Vol 15, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/psiko.v15i2.990

Abstract

Aim of this research is to know correlation between loneliness, friendship motive; and on line communication on adolescence. We use questionnaires of loneliness, friendship motive and on line communication, to collect the data. The sum of subjects in this research are 286 adolescences ( 86 men and 200 women ). We analysis data with correlation technique. Found, there are negative correlation between loneliness and friendship motive (r = -. 439, p = .000 < .01), there are negative correlation between loneliness and on line communication ( r = -.154, p = .009 < .05), there are correlation between motive friendship and on line communication (r = .358, p = .000 < .01).
HUBUNGAN ANTARA COPING STRES DENGAN KECEMASAN PADA ORANG-ORANG PENGIDAP HIV/AIDS YANG MENJALANI TES DARAH DAN VCT (VOLUNTARY COUNSELING TESTING) Erna Agustina Yudiati; Esthi Rahayu
PSIKODIMENSIA Vol 15, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/psiko.v15i2.995

Abstract

Permasalahan AIDS (Acquired Immuno Deficiency Virus) berkembang dengan cepat dan menjadi sebuah ancaman kesehatan dunia yang utama. Salah satu layanan terhadap pemberian informasi seputar HIV/AIDS adalah melalui VCT (Voluntary Counseling Testing). Adanya diskriminasi terhadap HIV/AIDS ini membuat keikutsertaan seseorang mengikuti VCT (Voluntary Counseling Testing) atau tes konseling sukarela bagi seseorang yang ingin mengetahui status HIV nya mungkin rendah akibat takut mendapat diskriminasi. Bagi seseorang yang akan menjalankan tes, muncul berbagai reaksi emosi seperti cemas dan takut, terutama ketika mengetahui hasil yang diperoleh positif.. Kemampuan seorang individu untuk dapat menyesuaikan diri dengan stressor yang dialaminya itulah yang disebut dengan coping stress. Hipotesis penelitian adalah ada hubungan yang negatif antara coping stres dengan kecemasan. Artinya semakin baik coping stres maka semakin rendah kecemasan dan sebaliknya. Teknik analisa data yang dipakai dalam penelitian ini adalah analisa kuantitatif non parametrik: Spearman’s rho. Hasilnya adalah ada hubungan yang negatif antara coping stres dengan kecemasan.
BURNOUT DITINJAU DARI EMPLOYEE ENGAGEMENT PADA KARYAWAN Theresia Olga Vania Christianty; Lucia Trisni Widhianingtanti
PSIKODIMENSIA Vol 15, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/psiko.v15i2.996

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara employee engagement dengan burnout. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan negatif antara employee engagement dengan burnout pada karyawan PT BPR Restu Group. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan cara penelitian kuantitatif dan dengan menggunakan skala burnout dan employee engagement. Penelitian ini menggunakan teknik analisis korelasi product moment. Hasil nilai rxy= - 0,671 (p
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI SIKAP TERHADAP LARANGAN MEROKOK PADA MAHASISWA Ryan Christian Prasetya; Margaretha Sih Setija Utami
PSIKODIMENSIA Vol 15, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/psiko.v15i2.992

Abstract

Konsumsi tembakau atau rokok memiliki dampak negatif bagi kesehatan baik bagi yang mengonsumsi secara langsung (perokok aktif) maupun secara tidak langsung (perokok pasif). Berbagai gerakan yang mendukung mengenai pengurangan rokok telah dilakukan oleh berbagai lembaga di dunia, salah satunya Fakultas Psikologi Universitas Katolik Soegijapranata. Penelitian ini merupakan studi deskriptif dengan tujuan memberikan gambaran mengenai faktor-faktor yang memengaruhi sikap mahasiswa terhadap larangan merokok. Penelitian ini menggunakan 100 orang sampel yang tersebar dari tahun angkatan 2012 hingga 2015. Analisis data yang digunakan adalah metode statistik nonparametrik terhadap delapan variabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang signifikan memengaruhi sikap mahasiswa terhadap larangan merokok adalah behavioral belief, jenis kelamin, orang lain yang dianggap penting, status merokok dan niat untuk berhenti merokok. Sedangkan, kebudayaan dan media massa tidak memengaruhi secara signifikan.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI SIKAP TERHADAP LARANGAN MEROKOK PADA MAHASISWA Maria Ida Widayanti; Pius Heru Priyanto
PSIKODIMENSIA Vol 15, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/psiko.v15i2.997

Abstract

baik bagi yang mengonsumsi secara langsung (perokok aktif) maupun secara tidak langsung (perokok pasif). Berbagai gerakan yang mendukung mengenai pengurangan rokok telah dilakukan oleh berbagai lembaga di dunia, salah satunya Fakultas Psikologi Universitas Katolik Soegijapranata. Penelitian ini merupakan studi deskriptif dengan tujuan memberikan gambaran mengenai faktor-faktor yang memengaruhi sikap mahasiswa terhadap larangan merokok. Penelitian ini menggunakan 100 orang sampel yang tersebar dari tahun angkatan 2012 hingga 2015. Analisis data yang digunakan adalah metode statistik nonparametrik terhadap delapan variabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang signifikan memengaruhi sikap mahasiswa terhadap larangan merokok adalah behavioral belief, jenis kelamin, orang lain yang dianggap penting, status merokok dan niat untuk berhenti merokok. Sedangkan, kebudayaan dan media massa tidak memengaruhi secara signifikan.
Nilai Anak Berkebutuhan Khusus Di Mata Orangtua Suparmi Suparmi
PSIKODIMENSIA Vol 15, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/psiko.v15i2.988

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan eksplorasi bagaimana orangtua menilai anaknya yang memiliki kebutuhan khusus. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Responden penelitian adalah orangtua yang memiliki anak berkebutuhan khusus, yang sedang dalam masa perkembangan kanak-kanak sampai remaja awal (rentang usia dari 2 tahun sampai 13 tahun). Lokasi penelitian di kota Semarang. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur. Proses analisa data meliputi verbalisasi data, open coding, axial dan selective. Hasil penelitian menemukan bahwa orangtua menilai anak berkebutuhan khusus dengan nilai secara psikologis, religi dan ekonomi
STUDI FENOMENOLOGIS: MANTAN KORBAN PERKOSAAN YANG MENJADI WOUNDED HEALER C.V.R. Abimanyu
PSIKODIMENSIA Vol 15, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/psiko.v15i2.993

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dinamika makna hidupseorang korban perkosaan hingga menjadi wounded healer. Subjek dalam penelitian ini adalah seorang wanitayang pernah menjadi korban perkosaan pada usia 12 tahun dan memperoleh terapi psikologis pada usia 23 tahun, kemudian menjadi relawan untuk pendampingan anak yang menjadi korban perkosaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Subjek melalui seangkaian proses panjang hingga pada suatu titik menghayati bahwa ternyata luka mendalam subjek di masa lalu dapat menjadi berguna bagi kehidupannya di masa kemudian untuk dapat mendampingi anak yang menjadi korban perkosaan.Menjadi catatan penting bahwa tahapan tersebut tidak mungkin dicapai tanpa penerimaan dan dukungan dari orang-orang terdekatnya.
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL TEMAN SEBAYA, KONTROL DIRI, DAN JENIS KELAMIN DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA DI SMA KRISTEN YPKPM AMBON Salomina Patty; Sutarto Wijono; Adi Setiawan
PSIKODIMENSIA Vol 15, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/psiko.v15i2.989

Abstract

control and gender with student’s learning achievement in SMA Kristen YPKPM Ambon. The population in this research is the whole students of SMA Kristen YPKPM Ambon which amounts 797 students, while the number of the samples that has been used in this research were 168 students. To measure the variable of social support of peers it has been used questionnaire adapted by Malecki (2002, cited in Dewolff 2012). To measure the variable of self-control it has been used questionnaire by Tangney et al (2004) which is then used by Gong, et al (2009) on his research, while the student’s achievement has been measured using the report of students education in the first semester period 2013/2014. Before testing thehypothesis, first is measuring the validity and reliability of measuring instruments by using a standard p>0.30 for validity and p>0.70 for reliability. After the writer/researcher test the hypothesis, then there are some research results as follows: there is was relationship of peer social support and self-control with student achievement, there is no interaction effect of peer social support and gender with student achievement, there is no interaction effect of self control and gender with student achievement, there is no interaction effect of peer social support, self control and gender with student achievement, and there was difference in student learning achievement in terms of gender
PERAN SELF-AWARENESS DAN EGO SUPPORT TERHADAP KEPUASAN HIDUP REMAJA TIONGHOA Agoes Dariyo
PSIKODIMENSIA Vol 15, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/psiko.v15i2.991

Abstract

The objective of this study was to investigate the impact of the self-awareness and ego support on the life satisfaction of adolescence. Participants were 223 subjects (19-21 years). Collecting data by using questionnaires such as: selfawareness, ego support, and the life satisfaction of adolescence. Data was analyzed with multiple regression via SPSS 16.0 software program. Found was the impact of self-awareness on life satisfaction (r2 = .052, t = 3.467 , p = .001 < .01), the impact of ego support on life satisfaction (r2 = 0,219, t = 7.877, p = 0,000 < 0,01), and the impact of self-awareness and ego support on the life satisfaction of adolescence (r2 = 0,.243, F = 35.307, p =0, .000 < 0,01).

Page 1 of 1 | Total Record : 10