cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL ISTEK
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2013): ISTEK" : 15 Documents clear
RESPONS BERBAGAI JENIS TANAMAN PADI (Oryza sativa L.) TERHADAP METODE SRI (System of Rice Intensification) DI LAHAN DARAT Suryaman Birnadi
JURNAL ISTEK Vol 7, No 2 (2013): ISTEK
Publisher : JURNAL ISTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

An experiment was conducted to study growth and yield two cultivars of rice with organic fertilizer bokashi and farmyard manure on SRI (System of Rice Intensification). Result showed there are no interaction effect between the application of organic fertilizer and cultivars. Although there is significant effect an main effect of growth and yield. Soil+bokashi proveed to be the highest effect on plant height, or number vegetative, dry plant weight, weight of dry harvest grain rice NPK absorption, and the mean growth rate. Soil+ farmyard manure proved to be the highest effect an weight of dry harvest grain rice. Cv. Ciherang proveed to be the highest effect on plant height, on number vegetative, dry plant weight, and the mean growth rate.
ISOLASI DAN IDENTIFIKASI KAPANG ENDOFIT DARI TANAMAN OBAT SURIAN (TOONA SINENSIS) Anggita Rahmi Hafsari; Isma Asterina
JURNAL ISTEK Vol 7, No 2 (2013): ISTEK
Publisher : JURNAL ISTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian isolasi dan identifikasi kapang endofit pada tumbuhan Toona sinensis (Surian). Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Negeri Sunan Gunung Djati pada bulan Desember 2012 sampai Februari 2013. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan cara eksploitasi jamur endofit dari tumbuhan Toona sinensis dari Taman Hutan Raya Ir. H. Djauanda, Dago Pakar. Selanjutnya melakukan identifikasi terhadap jamur endofit yang telah diisolasi. Berdasarkan hasil penelitian, sebanyak enam isolat jamur endofit yang telah diisolasi dari daun T. sinensis. Ke enam isolat tersebut adalah K1, K2. K3, K4, K5, dan K6 merupakan kapang dari tiga genus. Isolat kapang endofit K1, K5, K6 termasuk ke dalam golongan genus Aspergillus sp., isolat kapang endofit K2 termasuk ke dalam golongan Mucor sp., isolat kapang endofit K3 dan K4 termasuk ke dalam Humicolla sp.
DEPLOYMENT APLIKASI UNTUK MULTI SERVER DENGAN MENGGUNAKAN CAPISTRANO Wisnu Uriawan; Adam Faroqi; Hayati Hayati Hayati
JURNAL ISTEK Vol 7, No 2 (2013): ISTEK
Publisher : JURNAL ISTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebuah aplikasi web yang berjalan di beberapa server membutuhkan mekanisme deployment yang berbeda dengan aplikasi yang hanya berjalan pada satu server. Aplikasi dituntut agar dapat disebarkan ke beberapa server dalam waktu yang bersamaan. Salah satu tools yang dapat menyelesaikan masalah dalam deployment aplikasi ke multi server yaitu capistrano. Capistrano menawarkan kemampuan melakukan deployment aplikasi ke beberapa server. Hal ini menarik untuk diteliti bagaimana algoritma yang digunakan, penanganan kegagalan deployment dan penanganan downtime. Penelitian dilakukan dengan menganalisis proses kerja, dokumentasi dan source code-nya. Hasil penelitian menunjukkan capistrano menggunakan multi-threading dalam menyebarkan aplikasi ke beberapa server. Untuk penanganan kegagalan capistrano menyediakan fungsi rollback agar kegagalan dapat dipelajari dan diperbaiki. Pada saat aplikasi membutuhkan downtime, capistrano menyediakan fungsi untuk menampilkan halaman downtime.
UJI TOKSISITAS EKSTRAK DAUN BABADOTAN (Ageratum conyzoides Linn) TERHADAP IKAN MAS ( Cyprinus carpio Linn.) SEBAGAI ORGANISME NON-TARGET Ida Kinasih; Ateng Supriyatna; Roma Nugraha Rusputa
JURNAL ISTEK Vol 7, No 2 (2013): ISTEK
Publisher : JURNAL ISTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daun babadotan (Ageratum conyzoides Linn) mengandung senyawa Pirolizidin alkaloida dengan struktur kimia berupa Lycopsamin dan Echinatin, yang telah dikembangkan sebagai pestisida alami walaupun masih dalam skala terbatas. Kedua senyawa tersebut bersifat toksik terhadap serangga Lepidoptera, larva nyamuk Aedes aegypti dan mampu membasmi hama penggerek pucuk mahoni. Akan tetapi pengaruh senyawa toksik daun A. conyzoides terhadap hewan non-target masih belum banyak diujikan. Tujuan dari penelitian ini adalah menguji toksisitas ekstrak daun A. conyzoides terhadap organisme non-target yaitu ikan mas (Cyprinus carpio Linn). Metode yang digunakan meliputi dua tahapan yaitu uji pendahuluan, dan uji lanjut. Uji pendahuluan menggunakan konsentrasi berdasarkan seri logaritma yaitu 0,01 mg/L, 0,1 mg/L, 1 mg/L, 10 mg/L, 100 mg/L. Berdasarkan uji pendahuluan, maka pada uji lanjut tentukan 6 konsentrasi termasuk kontrol, yaitu kontrol, 15 mg/L, 22 mg/L, 32 mg/L, 46 mg/L, dan 68 mg/L. Hasil uji lanjut menunjukan bahwa nilai LC50 dari ekstrak daun A. conyzoides adalah 32, 012 gr/L dan berada pada rentang 29,239-34,984 mg/L. Semakin tinggi konsentrasi yang dilarutkan pada media hidup ikan mas maka tingkat kelulusan hidup ikan mas akan semakin rendah.
PEMBANGUNAN SISTEM EVENT CALENDAR PADA PLATFORM ANDROID DENGAN DUKUNGAN WEB SERVICE Agung Wahana; Adam Faroqi; Egi Adtya Pratama Putra
JURNAL ISTEK Vol 7, No 2 (2013): ISTEK
Publisher : JURNAL ISTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini membangun sistem event calendar pada platform Android dengan dukungan web service yang membantu para pengguna telepon seluler berbasis Andorid untuk mengetahui informasi tentang kegiatan-kegiatan yang akan diselenggarakan di kota Bandung secara up to date secara langsung melalui telepon seluler suatu kegiatan akan dilaksanakan disertai dengan peta lokasi kegiatan dengan dukungan Web Service. Metoda pengembangan yang digunakan adalah Rational Unified Process (RUP) dengan bahasa pemodelan Unified Modeling Language (UML). Hasil dari penelitian ini adalah sistem event calendar yang dapat dijalankan di telepon selular berbasis android.
MODEL EOQ FUZZY DENGAN FUNGSI TRAPESIUM DAN SEGITIGA MENGGUNAKAN BACKORDER PARSIAL Elis Ratna Wulan; Venesa Andyan
JURNAL ISTEK Vol 7, No 2 (2013): ISTEK
Publisher : JURNAL ISTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah umum setiap perusahaan adalah sistem pengendalian persediaan, oleh karena itu untuk mengatasi pengendalian persediaan metode yang digunakan adalah metode EOQ. Sedangkan pada setiap masalah sistem persediaan terkadang ada kekurangan informasi mengenai biaya-biaya yang sudah ada, maka untuk hal ini cara tepat yang akan digunakan yaitu model EOQ menggunakan fuzzy dimana model EOQ fuzzy dapat memperkirakan biaya-biaya dengan fungsi keanggotaan fuzzy trapesium dan segitiga. Fungsi keanggotaan trapesium dan segitiga memiliki beberapa titik nilai keanggotaan untuk memperkirakan biaya-biaya. Pemodelan EOQ yang akan disederhanakan yaitu model EOQ backorder parsial. Model EOQ backorder parsial merupakan bagian model EOQ deterministik dimana setiap kali kekurangan persediaan dapat diketahui sebelumnya. Hasil nilai EOQ fuzzy dengan menggunakan fungsi keanggotaan trapesium dan segitiga menggunakan backorder parsial akan lebih tinggi dibandingkan nilai EOQ tanpa menggunakan fuzzy. Hal ini terjadi akibat penggunaan fungsi keanggotaan dalam fuzzy yang memiliki beberapa titik nilai untuk memperkirakan biaya-biaya.
RANCANG BANGUN PROTOTIPE MODEM FREQUENCY SHIFT KEYING (FSK) DENGAN ADAPTASI EXTERNAL RESISTOR & CAPASITOR UNTUK POWER LINE COMMUNICATION Nanang Ismail; R Muhammad Ginanjar; Ian Yosef ME
JURNAL ISTEK Vol 7, No 2 (2013): ISTEK
Publisher : JURNAL ISTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem komunikasi data melalui jala-jala listrik atau lebih dikenal dengan Power Line Communication (PLC) merupakan sistem komunikasi antara pengirim dan penerima dengan jala-jala listrik sebagai media pengiriman datanya. Sistem ini sudah dikenal dan masih terus menjadi bahan penelitian. PLC dapat menggunakan berbagai macam metode pengiriman, berbagai metode yang berbeda itu ditujukan untuk mengatasi noise pada jala-jala listrik dan peningkatan baud rate pengiriman data. Metode yang digunakan termasuk konvensional dan dengan baud rate yang rendah. Makalah ini merupakan resume penelitian yang telah dilakukan. Penelitian yang dilakukan menggunakan rangkaian Modem Frequency Shift Keying (FSK) sebagai interface alat pengirim dan penerima, juga menggunakan rangkaian kopling transformator dan rangkaian bandpass filter. Penelitian ini menggunakan komponen utama Modem yaitu Integrated Circuit (IC) XR2206 sebagai Modulator dan IC XR2211 sebagai Demodulator, serta menggunakan filter pasif yang berfungsi untuk meloloskan frekuensi yang telah ditentukan yaitu 75 KHz – 90 KHz. Nilai output yang ditargetkan dicapai dengan melakukan adaptasi perhitungan nilai Kapasitor dan resistor external. Hasil perhitungan pada tahap perancangan modulator, dengan nilai C=10nF diperoleh nilai R1=1333Ω, R2= 1111 Ω. Modem FSK diujicoba menggunakan aplikasi Hyper Terminal. Hasil dari pengujian, Modulator dapat mengirimkan sinyal data melalui kabel listrik dengan panjang kabel listrik maksimal 17 meter ke Demodulator dengan hasil baik pada kecepatan 110 dan 300 baud. Dikatakan baik karena tidak terdapat teks yang cacat/terbaca oleh Personal Computer (PC) penerima.
SINTESIS POLY(P-PHENYLENE VINYLENE) SEBAGAI MATERIAL POLIMER ELEKTRONIK Soni Setiadji
JURNAL ISTEK Vol 7, No 2 (2013): ISTEK
Publisher : JURNAL ISTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In this research has been done synthesis of PPV poly (p-phenylene vinylene) and its characterization. PPV synthesis was done by using method of precursor route that including steps of monomerization, PPV precursor polymerization and thermal conversion. Thermal conversion was done in nitrogen gas system with a temperature 300oC for 12 hours. From FT-IR characterization of monomerization given bonds of C-S, C-Cl, C-H, and C= C which indicates the monomer is sulfonium salt. From FT-IR characterization of PPV precursor polymerization follows bonds of C-H aliphatic, C-H trans-vinylene, C-H p-phenylene, C-Cl and C-S which indicates structure of precursor has been formed. However, the result of FT-IR to identify PPV polymer still found C-Cl bond and carbonyl which it showing PPV polymer is not excellent. From UV-Vis characterization of PPV shows it has a maximum absorption peak at 312 nm. PPV precursor of absorption peak is longer than PPV, that has value 326 nm.
FERMENTASI LIMBAH PADAT PENGOLAHAN BIOETANOL SINGKONG (Manihot esculenta) OLEH Aspergillus niger TERHADAP PERUBAHAN KANDUNGAN KUALITAS NUTRISI Amalia Khoir; Yani Suryani; Sumiyati Sa’adah
JURNAL ISTEK Vol 7, No 2 (2013): ISTEK
Publisher : JURNAL ISTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pakan merupakan biaya produksi terbesar, seoptimal mungkin harus ada energi alternative yang dapat menggantikan pakan, salah satunya yaitu dengan memanfatkan limbah singkong yang diproduksi menjadi bioetanol dengan proses fermentasi sehingga pakan bernilai gizi tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas nutrisi limbah bioetanol singkong melalui fermentasi dengan menggunakan jamur Aspergillus niger yang mempunyai kemampuan untuk fermentasi. Limbah bioetanol masih mengandung racun asam sianida yang merugikan ternak dan berdasarkan hasil analisis limbah bioetanol bahwa terdapat kandungan asam sianida (HCN) 15,92 mg/kg, protein 2,74%, serat kasar 2,65%,sehingga kualitas zat makanannya masih rendah, maka sebelum diberikan pada ternak perlu dilakukan proses pengolahan melalui fermentasi dengan menggunakan jamur Aspergillus niger. Metode yang di lakukan adalah metode eksperimen limbah bioetanol singkong selama 0, 4, dan 9 hari dengan 4 konsentrasi mikroorganisme yaitu 2, 3, dan 4%. Penelitian sebelumnya Parameter yang diamati adalah jumlah mikroba, jumlah kandungan protein kasar dan kandungan serat kasar limbah bioetanol produk fermentasi melalui analisis proksimat. penelitian menunjukan bahwa protein tertinggi sebesar 4,507%, penurunan kadar serat terendah mencapai 1,293%, dan penurunan HCN sebesar 0,000 mg/kg.
STRUKTUR VEGETASI MANGROVE DI PANTAI MUARA MARUNDA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA UTARA PROVONSI DKI JAKARTA Tri Cahyanto; Rosmayanti Kuraesin
JURNAL ISTEK Vol 7, No 2 (2013): ISTEK
Publisher : JURNAL ISTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vegetasi mangrove merupakan tipe vegetasi khas yang terdapat di daerah pantai tropis, tumbuh di sepanjang pantai atau muara sungai yang dipengaruhi oleh pasang surut air laut. penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasikan struktur vegetasi mangrove di Pantai Muara Marunda Kota Administrasi Jakarta Utara Provinsi DKI Jakarta. Parameter yang diukur berupa 3 strata pertumbuhan (pohon, pancang, semai) dan parameter lingkungan disetiap stasiun yang diamati. Hasil penelitian menemukan struktur vegetasi mangrove di Pantai Muara Marunda terdiri dari 3 jenis mangrove yaitu Avicennia alba, Rhizophora mucronata, Rhizophora apiculata. Di kawasan pemukiman yang mendominasi adalah Avicennia alba ditingkat strata pohon. Untuk tingkat pancang yang mendominasi adalah Rhizophora mucronata. Untuk tingkat semai didominasi oleh Avicennia alba. Di lokasi II yaitu diwilayah tambak didominasi oleh Avicennia alba ditingkat pohon. Jenis vegetasi untuk tingkat pertumbuhan pancang didominasi oleh jenis Rhizophora mucronata. Untuk tingkat pertumbuhan semai yang paling mendominasi adalah Rhizophora mucronata. Indeks kenakeragaman jenis vegetasi mangrove berdasarkan shanon-wiener di Pantai Muara Marunda berkisar 0 – 0,43 termasuk ke dalam kategori rendah. Suhu udara di kawasan Pantai Muara Marunda berkisar 27 – 29ºC, kadar salinitas berkisar antara 29 – 300/00. Tingkat kelembaban antara 72 – 75ºC. Kecepatan angin berkisar antara 20,6 – 28,8 km/h dan memiliki keadaan substrat berlumpur. Secara keseluruhan yang mendominasi di kawasan Muara marunda tersebut adalah Avicennia alba dan Rhizophora mucronata.

Page 1 of 2 | Total Record : 15