cover
Contact Name
Arif Eko Wibawanto
Contact Email
arifeko@poliban.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
porosteknik@poliban.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
POROS TEKNIK
ISSN : 20855761     EISSN : 24427764     DOI : -
Jurnal POROS TEKNIK, with a registered number ISSN 2085-5761(Print), 2442-7764 (Online) is a journal in Civil Engineering, Electrical Engineering, Mechanical Engineering.
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 1 (2016)" : 14 Documents clear
Geokimia Batubara Untuk Beberapa Industri Lestari S, Dessy; Asy’ari, M. Amril; Hidayatullah, Rachmat
POROS TEKNIK Vol. 8 No. 1 (2016)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v8i1.381

Abstract

Dewasa ini perkembangan batubara sebagai sumber energi alternatif mampu bersaing dengan sumber daya utama yaitu minyak dan gas bumi. Banyak kerugian dan kerusakan yang terjadi akibat tidak diketahuinya karakteristik batubara. Batubara yang tidak memenuhi persyaratan dapat menghasilkan produktivitas yang rendah. Agar produktifitas industri yang memakai batubara tetap terjaga efesiensi dan efektifitasnya maka karakteristik geokimia batubara dari suatu daerah penambangan harus diketahui terlebih dahulu.Untuk mengetahui karakteristik geokimia dilakukan dengan cara analisa proksimat yaitu menentukan kandungan air, kandungan zat terbang, kandungan abu dan kandungan karbon tetap, dan analisa ultimat untuk menentukan kandungan karbon, kandungan sulfur, kandungan hidrogen dan kandungan oksigen. Selain kedua analisa tersebut juga terdapat sifat-sifat penting batubara untuk industri yaitu coal size High Heating Value (HHV), Hardgrove Grindability Index (HGI), ash funshion characteristic, nilai kalor (calorific value) serta sifat caking dan coking.Karakteristik geokimia batubara dalam bidang industri terutama Untuk PLTU diperlukan spesifikasi batubara dengan rata-rata adalah HHV 5242 kcl/kg, moisture 23 %, volatile matter 30,3 %, kandungan abu 7,8 %, kandungan sulfur 0,4 %, dan HGI-nya adalah 61,8. Indusri semen adalah nilai kalor cukup tinggi > 6000 cl/gr, volatile matter medium maksimum 36-42 %, moisture maksimum 12 %, kadar abu maksimum 6 %, kadar sulfur maksimum 0,8 %, kadar alkali dalam abu maksimum 2 % dan variasi kualitas tidak lebih dari 10 % . Untuk industri pengolahan logam, persyaratan batubaranya adalah nilai kalori tinggi > 6000 cl/gr, kandungan C dan H dominan, volatile matter harus mengandung CO / C, kandungan abu maksimal 6 %, sulfur kurang dari 0,0025 %, moisture dan fosfor rendah.
Sifat-Sifat Fisis dan Mekanis Tanah Timbunan Badan Jalan Kuala Kapuas Fathurrozi, Fathurrozi; Rezqi, Faisal
POROS TEKNIK Vol. 8 No. 1 (2016)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v8i1.377

Abstract

Sifat fisis tanah adalah sifat tanah yang didasarkan pada bentuk, ukuran tanah, warna tanah, dan bau tanah tersebut. Sedangkan sifat mekanis tanah adalah kekuatan dari tanah tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian pendahuluan untuk alternatif bahan timbunan tanah, yang akan digunakan untuk pembuatan tanah dasar badan jalan Kuala Kapuas. Maksud dari penelitian ini untuk mengetahui apakah tanah daru sumber material Sei Ulin ini dapat dijadikan sebagai bahan tanah timbunan untuk pembuatan tanah dasar badan jalan .Hasil penelitian didapatkan bahwa jenis tanah adalah lanau dengan sifat properties fisis dan mekanis sangat baik dengan klasifikasi tanah berdasarkan Unifield Soil Classification System (USCS) adalah ML dan berdasarkan American Association of state Highway and Transportation Officials (AASHTO). adalah A-4. Tanah yang diteliti ini mempunyai sifat-sifat mekanis yakni, nilai CBR, 23.9%. angka ini lebih besar dari syarat spesifikasi Bina Marga yaitu >=6%. Sedangkan Sifat mekanis lainnya yang dimiliki adalah: berat volume kering, γd.1.649 kg/cm3, kuat dukung,qu, 0.68 kg/cm2, sudut geser dalam, φ, 15⁰, dan nilai kohesi, c, 0.24 kg/cm2
Rancang Bangun Antena Wajan Bolic Untuk Uji Coba Kinerja Antena WIFI Khairunnisa, Khairunnisa
POROS TEKNIK Vol. 8 No. 1 (2016)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v8i1.378

Abstract

Banyak beredar di website maupun blog mengenai antena eksternal yang digunakan oleh komputer atau laptop dalam mengakses internet, yaitu antena wajan bolic, yang fungsinya untuk memperluas jangkauan penerimaan sinyal hotspot. Wajan bolic adalah teknologi antena untuk menangkap gelombang wireless. Dari informasi yang diperoleh melalui internet dan beberapa artikel, antena wajan bolic yang terpasang pada komputer seperti laptop atau PC desktop dapat mengakses internet dengan jarak 1 - 2 km dari titik hotspot. Performa antena yang baik dan jangkauan antena yang luas memang selalu dicari orang dalam usaha mendapatkan sinyal hotspot yang lebih baik
Perbaikan Struktur Pelat Lantai Bangunan Pasar Tanjung Kabupaten Tabalong Irawan, Joni; Ilhami, Ilhami; Noor, M.
POROS TEKNIK Vol. 8 No. 1 (2016)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v8i1.379

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beda media pendingin pada proses hardening pada kekerasan pegas daun. Proses penelitian adalah dengan jalan memanasan pegas daun sampai suhu didaerah atau diatas daerah kritis disusul dengan pendinginan yang cepat. Bila kadar karbon diketahui, suhu pemanasannya dapat dibaca dari diagram fasa besi-carbida . Akan tetapi bila komposisi baja tidak diketahui, perlu diadakan percobaan untuk mengetahui daerah pemanasannya. Cara yang terbaik ialah memanaskan dan mencelup beberapa potongan baja pada suhu tertentu disusul dengan pengujian kekerasan. Bila suhu yang tepat telah diperoleh akan terjadi perubahan dalam kekerasan dan sifat lainnya.Hardening dilakukan untuk memperoleh sifat tahan aus yang tinggi, kekuatan dan fatigue limit/ strength yang lebih baik, dan untuk mendapatkan kekerasan yang tinggi. Setelah dilakukan hardening langkah selanjutnya yaitu setelah didapat hasil kekerasan maka dapat dibandingkan hasil kekerasan dari empat sampel dan diambil atau kekerasan yang paling tinggi.Pengolahan data hasil penelitian dengan menggunakan analisa statistic ANOVA Sampel yang digunakan sebanyak 9 buah, untuk masing-masing media pendingin 3 sampel. Dari hasil pengolahan data tersebut terlihat bahwa Levene Statistik adalah 8,467 dengan nilai sig sebesar 0,018, yang berarti varian dari nilai kekerasan dalah sama. Sedangkan dengan melihat nilai F hitung sebesar 1,345 dengan nilai sig sebesar 0,329. Dengan hasil tesebut dimana F tabel sebesar 5,99 yaitu F hitung kecil dari F tabel bararti rata-rata nilai kekerasan setiap sistem adalah sama.Kesamaan Rata-rata dari nilai kekerasan adalah signifikan. Faktor yang mempengaruhi hasil karena kurangnya variasi sampel yang diteliti, dan pada proses perlakuan panas pegas daun
Forcasting Model Exsponensial Smoothing Time Series Rata Rata Mechanical Availability Unit Off Highway Truck CAT 777D Caterpillar Raihan, Raihan; Effendi, M. Syafwansyah; Hendrawan, Ahmad
POROS TEKNIK Vol. 8 No. 1 (2016)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v8i1.375

Abstract

Rendahnya nilai availability dipengaruhi oleh besarnya total downtime losses. Total downtime losses disebabkan oleh frekuensi breakdown yang sering serta lamanya waktu menganggur mesin maupun waktu penyetelan mesin. Nilai availabilty ini bisa terjadi bervariasi seiring dengan waktu yang bisa diakumulasi rata-rata tiap bulan dalam suatu periode waktu pengoperasiannya. Tingkat nilai availability ini bisa diramalkan berdasarkan data tersebut salah satunnya dengan metode Exponential Smoothing.Bersumber dari hasil kajian referensi dari jurnal dan juga tinjuan pustaka yang mendukung penelitian ini, bawah state of art permasalahan yang mendasar adalah mengaplikasikan metode exponential smoothing ini dalam aspek yang lebih luas. Dari penelitian-penelitian yang sudah dilakukan penerapan model ini banyak dilakukan di lingkungan industri, dan belum ada yang mengaplikasikannya dalam membuat model peramalan exsponential smoothing availability pada peralatan berat terutama yang dioperasikan disektor pertambangan.Pada penelitian ini, berdarkan pada aplikasi penggunaan metode exponential smoothing yang cukup luas dalam peramalan, maka cukup menarik untuk menerapkan metode peramalan ini untuk mechanical availability alat berat unit truck tambang batubara, dan membuat model regresinya dari unit tersebut. Hal ini dilakukan untuk bisa menjadi rujukan sebagai sebuah model regresi mechanical availablity truk tambangDari hasil pembahasan dapat disimpulkan bahwa model yang dibangun adalah layak untuk meramalkan Nilai MA dari OHT 777 D tiga tahun kedapan. 36,0% nilai Mechanical Availabilty pada masa yang akan datang dipengaruhi oleh pola data nilai Mechanical Availablity yang terjadi pada masa lampau hingga saat ini, sedangkan sisanya (64%), dipengaruhi oleh faktor-faktor yang lain. Tingkat akurasi rata-rata model dalam memprediksi nilai MA pada OHT 777 D adalah 81,564%..
Pemodelan Lahan Rawa Pasang Surut Menggunakan Teknologi Penginderaan Jauh dan GIS Untuk Penentuan Zona Hidrotopografi (Studi Kasus: Delta Pulau Petak Kalimantan) Sobatnu, Ferry; Rusdiansyah, Achmad; Mahmud, Mahmud
POROS TEKNIK Vol. 8 No. 1 (2016)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v8i1.380

Abstract

Pengembangan lahan rawa berarti mengubah lahan rawa sedemikian rupa sehingga tercipta suatu lingkungan baru yang cocok untuk pengembangan budidaya pertanian dan pemukiman. Proses pengembangan lahan dapat memanfaatkan teknologi penginderaan jauh dan geography infomation system (GIS) untuk membuat digital elevation model (DEM). Pembuatan model menerapkan metode interpretasi dan rektifikasi citra dengan cara interpolasi irregular pada tiap rona pixcel citra dan mengacu pada data perwakilan dilapangan. Zona-zona hidrotopografi di dapat dengan menganalisis model lahan komparatif terhadap komponen elevasi muka air. Hasil pemodelan menunjukan karakteristik lahan Delta Pulau Petak terbentuk dari dua sungai besar, Sungai Barito sepanjang 139,58 km dan Sungai Murung-Kapuas sepanjang 120,30 km. Batas ketinggian berjumlah 18 klaster dengan ketinggian maksimum mencapai +4 meter dan ketinggian minimum mencapai -18 meter terhadap muka air rerata. Luas lahan 284.936,81 ha dan jarak keliling 298,04 km. Relief topografi lahan relatif datar. Luas wilayah terluapi air pasang berdasarkan bagian zona hidrotopografi untuk zona A mencapai 35% dengan ketinggian air 0,39 meter, zona B mencapai 61% dengan tinggi air 0,96 meter dan zona C mencapai 4% dengan tinggi air 1,32 meter. Kegunaan lain dari model ini dapat membuat sistem manajemen basis data jaringan irigasi pulau petak. Validasi model ini telah dilakukan dilapangan dengan hasil memuaskan
Slope Stability Analysis Based On Rock Mass Characterization In Open Pit Mine Method Santoso, Eko; Hakim, Romla Noor; Mustofa, Adip
POROS TEKNIK Vol. 8 No. 1 (2016)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v8i1.376

Abstract

Kegiatan analisis kestabilan lereng berhadapan dengan beberapa permasalahan, diantaranya adalah permasalahan pada penentuan input properties serta pendekatan model yang akan digunakan.Oleh sebab itu, proses evaluasi performa suatu lereng menjadi susah untuk diprediksi secara pasti. Analisis kestabilan lereng pada umumnya menggunakan konsep nilai faktor keamanan (FK) dengan menggunakan inut propetis batuan utuh. Maka pada penelitian ini menawarkan sebuah metode analisis kestabilan lereng pada tambang terbuka berdasarkan karakterisasi massa batuan serta permodelan menggunakan input properties massa batuan dari pendekatan kriteria runtuh Generalized Hoek & Brown seperti yang diusulkan oleh Hoek, Kaiser dan Bawden (1995). Penelitian ini diawali dengan proses pengklasifikasian massa batuan dengan menggunakan sistem klasifikasi massa batuan RMR ( Rock Mass Rating) dan GSI (Geological Strength Index). Proses selanjutnya adalah estimasi kekuatan massa batuan (rock mass strength) pada lereng tambang terbuka (Hoek, Carranza-Torres & Corkum, 2002). Dari hasil analisis stabilitas lereng baik menggunakan metode kesetimbangan batas maupun metode elemen hingga pada daerah penelitian, keduanya memperlihatkan nilai rata-rata FK < 1, hal ini mengindikasikan lokasi tersebut relatif tidak stabil dan kemungkinan besar terjadi keruntuhan. Penelitian ini menunjukan bahwa analisis kestabilan lereng dengan menggunakan pendekatan karakterisasi massa batuan layak untuk dipertimbangkan, mengingat kondisi lereng yang dilakukan analisis saat ini telah mengalami kelongsoran mendekati hasil analisisnya.
Forcasting Model Exsponensial Smoothing Time Series Rata Rata Mechanical Availability Unit Off Highway Truck CAT 777D Caterpillar Raihan Raihan; M. Syafwansyah Effendi; Ahmad Hendrawan
POROS TEKNIK Vol. 8 No. 1 (2016)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v8i1.375

Abstract

Rendahnya nilai availability dipengaruhi oleh besarnya total downtime losses. Total downtime losses disebabkan oleh frekuensi breakdown yang sering serta lamanya waktu menganggur mesin maupun waktu penyetelan mesin. Nilai availabilty ini bisa terjadi bervariasi seiring dengan waktu yang bisa diakumulasi rata-rata tiap bulan dalam suatu periode waktu pengoperasiannya. Tingkat nilai availability ini bisa diramalkan berdasarkan data tersebut salah satunnya dengan metode Exponential Smoothing.Bersumber dari hasil kajian referensi dari jurnal dan juga tinjuan pustaka yang mendukung penelitian ini, bawah state of art permasalahan yang mendasar adalah mengaplikasikan metode exponential smoothing ini dalam aspek yang lebih luas. Dari penelitian-penelitian yang sudah dilakukan penerapan model ini banyak dilakukan di lingkungan industri, dan belum ada yang mengaplikasikannya dalam membuat model peramalan exsponential smoothing availability pada peralatan berat terutama yang dioperasikan disektor pertambangan.Pada penelitian ini, berdarkan pada aplikasi penggunaan metode exponential smoothing yang cukup luas dalam peramalan, maka cukup menarik untuk menerapkan metode peramalan ini untuk mechanical availability alat berat unit truck tambang batubara, dan membuat model regresinya dari unit tersebut. Hal ini dilakukan untuk bisa menjadi rujukan sebagai sebuah model regresi mechanical availablity truk tambangDari hasil pembahasan dapat disimpulkan bahwa model yang dibangun adalah layak untuk meramalkan Nilai MA dari OHT 777 D tiga tahun kedapan. 36,0% nilai Mechanical Availabilty pada masa yang akan datang dipengaruhi oleh pola data nilai Mechanical Availablity yang terjadi pada masa lampau hingga saat ini, sedangkan sisanya (64%), dipengaruhi oleh faktor-faktor yang lain. Tingkat akurasi rata-rata model dalam memprediksi nilai MA pada OHT 777 D adalah 81,564%..
Slope Stability Analysis Based On Rock Mass Characterization In Open Pit Mine Method Eko Santoso; Romla Noor Hakim; Adip Mustofa
POROS TEKNIK Vol. 8 No. 1 (2016)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v8i1.376

Abstract

Kegiatan analisis kestabilan lereng berhadapan dengan beberapa permasalahan, diantaranya adalah permasalahan pada penentuan input properties serta pendekatan model yang akan digunakan.Oleh sebab itu, proses evaluasi performa suatu lereng menjadi susah untuk diprediksi secara pasti. Analisis kestabilan lereng pada umumnya menggunakan konsep nilai faktor keamanan (FK) dengan menggunakan inut propetis batuan utuh. Maka pada penelitian ini menawarkan sebuah metode analisis kestabilan lereng pada tambang terbuka berdasarkan karakterisasi massa batuan serta permodelan menggunakan input properties massa batuan dari pendekatan kriteria runtuh Generalized Hoek & Brown seperti yang diusulkan oleh Hoek, Kaiser dan Bawden (1995). Penelitian ini diawali dengan proses pengklasifikasian massa batuan dengan menggunakan sistem klasifikasi massa batuan RMR ( Rock Mass Rating) dan GSI (Geological Strength Index). Proses selanjutnya adalah estimasi kekuatan massa batuan (rock mass strength) pada lereng tambang terbuka (Hoek, Carranza-Torres & Corkum, 2002). Dari hasil analisis stabilitas lereng baik menggunakan metode kesetimbangan batas maupun metode elemen hingga pada daerah penelitian, keduanya memperlihatkan nilai rata-rata FK < 1, hal ini mengindikasikan lokasi tersebut relatif tidak stabil dan kemungkinan besar terjadi keruntuhan. Penelitian ini menunjukan bahwa analisis kestabilan lereng dengan menggunakan pendekatan karakterisasi massa batuan layak untuk dipertimbangkan, mengingat kondisi lereng yang dilakukan analisis saat ini telah mengalami kelongsoran mendekati hasil analisisnya.
Sifat-Sifat Fisis dan Mekanis Tanah Timbunan Badan Jalan Kuala Kapuas Fathurrozi Fathurrozi; Faisal Rezqi
POROS TEKNIK Vol. 8 No. 1 (2016)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v8i1.377

Abstract

Sifat fisis tanah adalah sifat tanah yang didasarkan pada bentuk, ukuran tanah, warna tanah, dan bau tanah tersebut. Sedangkan sifat mekanis tanah adalah kekuatan dari tanah tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian pendahuluan untuk alternatif bahan timbunan tanah, yang akan digunakan untuk pembuatan tanah dasar badan jalan Kuala Kapuas. Maksud dari penelitian ini untuk mengetahui apakah tanah daru sumber material Sei Ulin ini dapat dijadikan sebagai bahan tanah timbunan untuk pembuatan tanah dasar badan jalan .Hasil penelitian didapatkan bahwa jenis tanah adalah lanau dengan sifat properties fisis dan mekanis sangat baik dengan klasifikasi tanah berdasarkan Unifield Soil Classification System (USCS) adalah ML dan berdasarkan American Association of state Highway and Transportation Officials (AASHTO). adalah A-4. Tanah yang diteliti ini mempunyai sifat-sifat mekanis yakni, nilai CBR, 23.9%. angka ini lebih besar dari syarat spesifikasi Bina Marga yaitu >=6%. Sedangkan Sifat mekanis lainnya yang dimiliki adalah: berat volume kering, γd.1.649 kg/cm3, kuat dukung,qu, 0.68 kg/cm2, sudut geser dalam, φ, 15⁰, dan nilai kohesi, c, 0.24 kg/cm2

Page 1 of 2 | Total Record : 14