Articles
27 Documents
Search results for
, issue
"Vol 13 No 1 (2013)"
:
27 Documents
clear
KONSINYASI DALAM PERSPEKTIF HUKUM PERJANJIAN SYARIAH
Mukhlisah, Nurul;
., Mairijani
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 13 No 1 (2013)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Berbaga cara untuk memasarkan produk telah dilakukan oleh perusahaan. Salah satu u-paya untuk mengatasi masalah tersebut dapat ditempuh dengan melakukan penjualan konsinyasi, yaitu merupakan suatu jenis penjualan yang dilakukan dengan cara menitip-kan sejumlah barang kepada pihak lain dengan memberikan komisi kepada pihak yang menjualkan.Dalam tulisan ini akan dibahas bagaimana sistem penjualan konsinyasi dalam perspektif hukum perjanjian syariah berdasarkan hadist Nabi, khazanah fiqh klasik dan kemudian mengkonfirmasikan dengan pandangan fukaha kontemporer.Hasilnya bahwa sistem penjualan konsinyasi walaupun merupakan sebuah sistem baru di era ekonomi modern ternyata dalam hukum perjanjian syariah memiliki kesamaan ben-tuk dengan akad wakalah.Berdasarkan pada prosedur-prosedur yang ada dalam perjanjian konsinyasi maka jual beli ini diperbolehkan menurut hukum perjanjian syariah.
PELAKSANAAN SONDIR PADA RENCANA PEMBANGUNAN DERMAGA DI JENAMAS BUNTOK KALIMANTAN TENGAH
Widoyo .
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 13 No 1 (2013)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pekerjaan penyelidikan geoteknik dan mekanika tanah merupakan salah satu pekerjaan yang menghasilkan data data pendukung dalam pekerjaan perencanaan suatu bangunan teknik sipil. Sehingga penyelidikan ini harus dikerjakan dengan baik dan sangat teliti se-hingga dihasilkan suatu gambaran yang jelas mengenai sifat fisik dari tanah tersebut . Penyelidikan tanah ini bertujuan untuk mengetahui kondisi tanah di bawah permukaan (subsoil) terhadap kepadatan atau kekuatannya. Uji ini umumnya berupa penetrasi yang salah satunya berupa uji sondir . Pengujian sondir ini memungkinkan kita untuk membuat gambaran tentang profil kekuatan tanah setempat (dalam bentuk grafik sondir)
PERAMALAN BEBAN LISTRIK REGION 4 UNTUK MERENCANAKAN OPERASIONAL UNIT PEMBANGKIT DAN JADWAL PEMELIHARAAN PEMBANGKIT
Syamsudin Noor;
Noor Saputera
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 13 No 1 (2013)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Region 4 merupakan area PT. PJB yang memiliki jumlah pembangkit yang paling banyak dibandingkan dengan region-region lainnya. Pembangkit di region 4 ini memiliki tugas ganda yaitu memenuhi permintaan listrik di region 4 dan di region-region lainnya. Pada penelitian ini adalah melakukan peramalan beban listrik di region 4 untuk periode bulan Agustus – Desember 2010, mengusulkan unit pembangkit mana saja yang akan bero-perasi dan merencanakan jadwal pemeliharaan dari masing-masing pembangkit yang terdapat di region 4. Peramalan ini menggunakan metode Holt Winter Multiplicative. Parameter alpha, betha gamma adalah 0,28, 0, dan 0,25. Hasil dari peramalan beban listrik untuk perode bulan Agustus – Desember adalah sebesar 5000–6000 MW, dan me-tode yang digunakan dapat diandalkan karena nilai tracking singal berada dalam batasan kendali ± 4. Dikarenakan hasil peramalan beban harian region 4 yang tinggi, pembangkit milik negara pada region 4 harus dioperasikan semua dan setiap hari masih harus me-ngoperasikan pembangkit swasta. Maka dari itu perusahaan milik negara sebaiknya membangun pembangkit baru untuk memenuhi permintaan listrik yang semakin hari se-makin meninggi. Usulan jadwal pemeliharaan untuk pembangkit di region 4 adalah pem-bangkit Painton 1 (PLTU) harus dilaksanakan tidak sesuai dengan jadwal yang sudah direncanakan. Pemeliharaan pembangkit Paiton 1 (PLTU) sebaiknya dilaksanakan pada tanggal 7 Desember 2010 – 1 Januari 2011 dari jadwal pemeliharaan semula tanggal 2 Oktober 2010 – 27 Oktober 2010 karena bulan Oktober permintaan listrik tinggi dan pem-bangkit region 4 tidak mampu memenuhinya jika pembangkit Paiton 1 (PLTU) ini dalam pemeliharaan.
PENGEMBANGAN STRATEGI PEMASARAN “TAPE GAMBUT” BANJARMASIN UNTUK MENINGKATKAN KEPUASAN PELANGGAN DENGAN PENDEKATAN PERILAKU KONSUMEN
Ivan Maududy
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 13 No 1 (2013)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dalam Industri makanan Indonesia dikenal dengan produk makanan tape berbasis buda-ya setempat. Di Kalimantan Selatan khususnya Banjarmasin dikenal produk makanan Tape Gambut oleh masyarakat Banjarmasin. Berdasarkan bahan bakunya tape yang pa-ling populer adalah tape singkong dan tape ketan .Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui faktor yang mempengaruhi kepuasan konsumen, (2) mengetahui variabel budaya, sosial, pribadi dan psikologi yang merupakan perilaku konsumen secara simultan serta parsial mempengaruhi kepuasan konsumen., (3) me-ngetahui faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen dalam membeli makanan tape Gambut, (4) mengetahui karekteristik konsumen berdasarkan cluster segementasi pasar, (5) mengetahui kesenjangan persepsi kenyataan dan harapan kepuasan konsumen ma-kanan tape Gambut .
DESAIN SISTEM HONORARIUM KARYAWAN SURAT PERJALANAN DINAS PADA KANTOR CABANG PLN DI BANJARBARU
Agus Irawan
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 13 No 1 (2013)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
PT. PLN (Persero) Wilayah Kalsel & Kalteng Banjabaru sudah menggunakan sistem in-formasi, namun masih manual. Pekerjaan menjadi kurang efektif dan efisien. Dalam pembuatan laporan dan perhitungan biaya SPPD karyawan diperlukan akurasi dan arsip data yang baik dengan alat Bantu program computer.Penelitian ini menggunakan teknik Field Research (Penelitian Lapangan) dan devolop-ment. Data dikumpulkan mulai teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisa data yang digunakan penulis adalah teknik analisa data non-uji statistik. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah rancang bangun tersebut dapat dijadikan awal dalam pembuatan progam aplikasi dibagian secretariat kantor PT. (Per-sero) PLN Wilayah KalselTeng.
PENGARUH IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI PENDIDIKAN TERPADU (SIPT) TERHADAP KINERJA PEGAWAI (STUDI PADA PEGAWAI POLITEKNIK NEGERI BANJARMASIN)
M. Wahyu Wardhana
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 13 No 1 (2013)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perkembangan teknologi, khususnya teknologi informasi dewasa ini yang semakin pesat menuntut kebutuhan akan sistem informasi yang semakin canggih. Politeknik Negeri Banjarmasin dalam melakukan program peningkatan sumberdaya manusia dan pengelo-laan pendidikan tinggi pada Politeknik Negeri Banjarmasin dengan melalui Sistem In-formasi Pendidikan Terpadu (SIPT).Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh implementasi sistem informasi pendidikan terpadu baik secara simultan maupun parsial terhadap kinerja pegawai Poli-teknik Negeri Banjarmasin, serta mengevaluasi faktor yang berpengaruh dominan terha-dap kinerja pegawai Politeknik Negeri Banjarmasin. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Politeknik Negeri Banjarmasin berjumlah 272 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah secara Proportionate Stratified Random Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 73 orang. Hipotesis diuji dengan menggunakan analisis regresi linier berganda.Hasil temuan penelitian yang pertama menemukan bahwa secara simultan imlementasi SIPT yang direflekasikan dalam variabel kinerja aplikasi program, tingkat integritas data-base, lingkup organisasi yang dilayani, serta hubungan antar elemen sistem secara ber-sama-sama mempengaruhi kinerja pegawai. Hasil temuan penelitian kedua secara par-sial, hanya variabel kinerja aplikasi program dan variabel lingkup organisasi yang dilayani yang berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Sedangkan variabel tingkat inte-gritas database dan variabel hubungan antar elemen sistem tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai. Hasil temuan penelitian ketiga menujukkan bahwa dari implementasi SIPT di Politeknik Negeri Banjarmasin, variabel kinerja aplikasi program merupakan variabel yang mempunyai pengaruh dominan terhadap kinerja pegawai.
PENGARUH KAPASITAS INDIVIDU DIINTERAKSIKAN DENGAN LOCUS OF CONTROL TERHADAP BUDGETARY SLACK
Rudy Haryanto;
M. Wahyu Wardhana
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 13 No 1 (2013)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Seiring dengan perkembangan dan kemajuan seatu daerah atau kota maka akan ber-munculan bisnis-bisnis baru salah satunya adalah pada bisnis perhotelan. Persaingan bisnis yang semakin ketat dan kompleks saat ini, menuntut manajemen perusahaan agar mampu menjamin operasi perusahaan berjalan dengan baik, tetap bertahan dan terus berkembang. Salah satu cara agar manajemen dapat mencapai hal tersebut adalah dengan menyusun, mengendalikan, melaksanakan dan mengevalusi anggaran yang di-gunakan oleh perusahaan.Partisipasi dalam penganggaran merupakan variabel yang banyak dihubungkan dengan budgetary slack dan ditemukan terdapat pengaruh yang tidak konsisten.Hasil temuan penelitian yang pertama menemukan bahwa kapasitas individu berpenga-ruh positif terhadap budgetary slack dengan locus of control sebagai variabel pemode-rasi, dan kapasitas individu berpengaruh positif terhadap budgetary slack.
PENGARUH KUALITAS AUDIT, KONDISI KEUANGAN PERUSAHAAN, OPINI AUDIT TAHUN SEBELUMNYA, PERTUMBUHAN PERUSAHAAN TERHADAP OPINI AUDIT GOING CONCERN
Riswan Yunida;
M. Wahyu Wardhana
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 13 No 1 (2013)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah kualitas audit meningkatkan kemungkinan sebuah perusahaan yang mengalami kesulitan keuangan (financial distress) menerima pendapat wajar dengan pengecualian (qualified opinion) untuk kelangsungan usahanya (going concern).Hasil pengujian dengan menggunakan regresi logistik memberikan bukti empiris bahwa variabel kondisi keuangan perusahaan dan opini audit tahun sebelumnya berpengaruh signifikan terhadap penerimaan opini audit going concern. Untuk variabel kualitas audit dan pertumbuhan perusahaan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap penerimaan opini audit going concern.