cover
Contact Name
INTEKNA
Contact Email
intekna@poliban.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
intekna@poliban.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Articles 756 Documents
PENYUSUNAN DAFTAR KOSAKATA TEKNIS BAHASA INGGRIS DI BIDANG TEKNIK SIPIL BERBASIS KORPUS Nurfitriah, Nurfitriah; Adriyati, Ria; Hayati, Fitriani
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 21 No 2 (2021): Jurnal INTEKNA, Volume 21, No. 2, Nov 2021: 54 - 111
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/intekna.v21i2.1043

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan konstruksi daftar kosakata teknis Bahasa Inggris di bidang Teknik Sipil yang dikembangkan dari korpus buku teks referensi di Program Studi Teknik Sipil di Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban). Penelitian ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pelajar bahasa Inggris Program Studi Teknik Sipil di Jurusan Teknik Sipil Poliban. Daftar kosakata berisi jenis kata yang dipilih yang diekstraksi dari buku teks referensi berbahasa Inggris yang digunakan di lima Kelompok Berdasarkan Keahlian (KBK) yang ada di Program Studi Teknik Sipil di Jurusan Teknik Sipil Poliban yaitu KBK Geoteknik, Transportasi, Struktur, Keairan dan Manajemen. Analisis kuantitatif pemeringkatan frekuensi dan jangkauan dilakukan dan dibantu oleh perangkat lunak analisis korpus. Hasil penelitian berupa Daftar Kosakata Teknis Bidang Teknik Sipil yang disusun berdasarkan korpus yang terdiri dari 29.264 jenis kata dan 1.112.898 token meliputi daftar kosakata yang berisi 360 jenis kata ini diharapkan bisa menjadi acuan untuk pengembangan bahan ajar untuk mahasiswa Prodi Teknik Sipil yang mempelajari Bahasa Inggris melalui English for Specific Purposes (ESP).
PENGARUH PANDEMI COVID-19 PADA PERUBAHAN GAYA BELANJA TERHADAP TRANSAKSI ONLINE MELALUI PLATFORM E-COMMERCE DAN MEDIA SOSIAL (MEDSOS) Wulandari, Phaureula Artha; Iryanie, Emy; Ahyati, Inayatul Ulya
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 21 No 2 (2021): Jurnal INTEKNA, Volume 21, No. 2, Nov 2021: 54 - 111
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/intekna.v21i2.1048

Abstract

Pandemi Covid-19 mempengaruhi kehidupan sosial, pekerjaan, rencana wisata, kegiatan keagamaan dan kebiasaan berbelanja. Semakin tinggi jumlah terkonfirmasi positif di Banjarmasin mestipun berlaku PSBB. Semestinya protokoler PSBB yang terkait diterapkan, termasuk gerakan dirumah saja, jaga jarak, pembatasan jam operasional mall, pasar dan toko. Permasalahan yang muncul adalah, “Apakah pandemi Covid-19 di Banjarmasin mempengaruhi kebiasaan masyarakat berbelanja melalui transaksi online, dalam rangka menghindari tertularnya Covid-19 ?” Perubahan gaya belanja terhadap transaksi online melalui e-Commerce (marketplace) dan Medsos (Instragram dan Whatsapp). Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui besarnya pengaruh pandemi Covid-19 terhadap perubahan gaya belanja tansaksi online melalui e-Commerce. Untuk mengetahui besarnya pengaruh pandemi Covid-19 terhadap perubahan gaya belanja tansaksi online melalui Medsos. Untuk mengetahui analisis komparatif pengaruh Pandemi Covid-19 pada perubahan gaya belanja terhadap transaksi online melalui e-commerce dibandingkan melalui Medsos Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif . Berdasarkan hasil survei tahun 2020 secara sampling, akan dianalisis secara kuantitatif sederhana dan kualitatif terhadap variabel penelitian yaitu gaya belanja, faktor pendukung gaya belanja, jenis transaksi. Sehingga dapat disimpulkan berapa besar pengaruh pandemi Covid-19 terhadap perubahan gaya belanja transaksi online melalui e-commerce dan medsos.
A PERANCANGAN JALUR PEJALAN KAKI DI TEMPAT WISATA PANTAI RINDU ALAM Misnawati, Misnawati; Fachruzzaki, Fachruzzaki; Erwaniansyah
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 21 No 2 (2021): Jurnal INTEKNA, Volume 21, No. 2, Nov 2021: 54 - 111
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/intekna.v21i2.1135

Abstract

Pemerintah kabupaten Tanah Bumbu terus melakukan pembenahan infrastuktur dan fasilitas penunjang objek wisata untuk dijadikan sebagai destinasi wisata. Untuk itu diperlukan penelitian mengenai perencanaan fasilitas penunjang salah satunya perencanaan jalur pejalan kaki/pedestrian untuk menambah daya tarik wisata baik masyarakat lokal maupun luar daerah. Metode yang dilakukan dalam perencanaan adalah persiapan, pengumpulan data lapangan, mengolah data lapangan dan laporan hasil perencanaan. Hasil desain dari Perencanaan pembuatan jalur pejalan kaki/pedestrian daya tarik wisata Pantai Rindu Alam adalah panjang rencana pedestrian 201,5 m dan lebar 2 m. Pondasi yang digunakan ada 2 yaitu: pondasi poer plat setempat dan pasangan pondasi batu gunung. Selain pedestrian juga dibuat penunjang pedestrian seperti icon wisata, ornamen layar, dan kursi taman. Perencanaan jalur pejalan kaki/pedestrian Daya Tarik Wisata Pantai Rindu Alam ini merupakan bagian dari Perencanaan Pembuatan DED Wisata Pantai Rindu Alam.
ANALISIS PERILAKU BELANJA ONLINE KONSUMEN SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 NAIMAH, RAHMATUL JANNATIN; Haryanto, Rudy; Urfi, Muhammad Rizqoni
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 21 No 2 (2021): Jurnal INTEKNA, Volume 21, No. 2, Nov 2021: 54 - 111
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/intekna.v21i2.1139

Abstract

This research was conducted to analyze changes in consumer online shopping behavior during the Covid-19 pandemic in the city of Banjarmasin. This study used purposive sampling technique with 100 Banjarmasin City Respondents who had done online shopping activities during the Covid-19 pandemic. The data analysis method used in this research is Central Tendency Analysis. The findings of this study indicate that there were changes in consumer online shopping behavior during the Covid-19 pandemic, including; 1) The intensity of online shopping for the people in the city of Banjarmasin increased during the Covid-19 Pandemic, 2) The increasing amount of money used by consumers to shop online, 3) There are several product categories that are more frequently purchased online, namely fashion and beauty products, food and beverages or snacks, as well as essential kits in the form of masks, sanitizers, disinfectants, face shields, and others.
IDENTIFIKASI KESESUAIAN LAHAN BERDASARKAN ANALISIS KEMAMPUAN RESAPAN AIR TERHADAP RENCANA TATA RUANG WILAYAH (RTRW) DI KECAMATAN BANJARMASIN TIMUR Suhel, Heny Ningtyas; Dewi Nur Indah Sari; Yastin David Batara
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 21 No 2 (2021): Jurnal INTEKNA, Volume 21, No. 2, Nov 2021: 54 - 111
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/intekna.v21i2.1229

Abstract

Kecamatan Banjarmasin Timur memiliki luas wilayah 23,86 km² dengan populasi 116.726 jiwa (BPS Kota Banjarmasin Timur 2019). Bertambahnya jumlah penduduk berpengaruh terhadap penggunaan lahan di wilayah Banjarmasin Timur, pada daerah tersebut banyak mengalami perubahan yang berupa munculnya pemukiman baru dan jenis penggunaan lahan lain yang dapat menurunkan tingkat infiltrasi/ resapan air. Untuk mengetahui resapan air di Kecamatan Banjarmasin Timur menggunakan analisis spasial dengan SIG terhadap RTRW. Metode yang digunakan yaitu metode pembobotan dari 4 parameter yaitu kemiringan lereng, curah hujan, jenis tanah dan tutupan lahan terhadap RTRW. Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis dengan skoring, potensi daerah resapan air dibagi menjadi 3 kelas yaitu kelas berpotensi dengan luas 1.683,085178 Ha, kurang berpotensi dengan luas 7.765285 Ha dan tidak berpotensi dengan luas 5.671225 Ha. Kesesuaian lahan daerah resapan air pada Kecamatan BanjarmasinnTimur terhadap Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kecamatan Banjarmasin Timur Tahun 2013 – 2032 dilakukan dengan cara melihat jumlah luasan daerah non vegetasi sebesar 1.377,97 Ha dan vegetasi dan RTH 313,22 Ha. . Wilayah Banjarmasin Timur dengan luasan 1.683,085178 Ha sebagian besar berpotensi resapan air yang baik.
IDENTIFIKASI SPASIAL ASET DAN KEPADATAN BANGUNAN TERHADAP TERDAMPAK BANJIR (STUDI KASUS: KECAMATAN BANJARMASIN TIMUR) Wibawanto, Arif Eko; Faris Ade Irawan; Nurfitriah
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 21 No 2 (2021): Jurnal INTEKNA, Volume 21, No. 2, Nov 2021: 54 - 111
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/intekna.v21i2.1230

Abstract

Kecamatan Banjarmasin Timur merupakan wilayah dengan hujan rata-rata 10-50 mm/bulan dan curah hujan dengan rata – rata 267 mm/bulan pada bulan April 2021 sehingga banyak aset dari warga setempat yang mengalami kerusakan akibat banjir dan sekitar 1.300 rumah yang rusak. Menurut Permen PU Nomor : 41 /PRT/M/2007 tentang Pedoman Kriteria Teknis Kawasan Budi Daya poin 5.4 kawasan peruntukan permukiman menyebutkan kepadatan bangunan dalam satu pengembangan kawasan baru perumahan tidak bersusun maksimum 50 bangunan rumah/ha dan dilengkapi dengan utilitas umum yang memadai, kemudian kepadatan bangunan dalam satu pengembangan kawasan baru perumahan tidak bersusun maksimum 50 bangunan rumah/ha dan dilengkapi dengan utilitas umum yang memadai dengan sumur resapan air hujan Sasaran dalam penelitian ini yaitu untuk memperoleh penerapan teknologi informasi yang akurat, maka dalam penelitian ini mengidentifikasi kepadatan bangunan terhadap area yang terdampak banjir dengan pendekatan secara spasial menggunakan metode overlay (tumpang tindih). Parameter yang digunakan adalah area yang terdampak banjir, jumlah banyaknya aset yang terdampak banjir dengan meninjau kepadatan bangunan, jumlah penduduk dan luasan wilayah di Kecamatan Banjarmasin Timur. Kecamatan Banjarmasin Timur memliki kepadatan bangunan Tinggi, perhitungan sampel dengan metode random sampling dengan tingkat kepercayaan (0,005), sampel yang didapat 312 dari 1.411 populasi. Sampel yang tersebar dalam Kelurahan di Kecamatan Banjarmasin Timur, didapatkan bahwa Kelurahan Banua Hanyar terdapat 70 rumah yang terdampak, Karang Mekar 22 rumah, Kebun Bunga sebanyak 34 rumah, Pemurus Luar 33 rumah, Pengambangan 35 rumah, Sungai Bilu 35 rumah. Sedangkan Kelurahan Kuripan 35 rumah, Sungai Lulut 26 rumah, dan Pekapuran Raya sebanyak 30 rumah yang terdampak. Rata-rata kerusakan rumah akibat banjir mulai dari rusaknya pintu, dinding, lantai rumah, hingga perabotan elektronik, dikarenakan sebagian besar rumah huni penduduk Banjarmasin Timur terbuat dari kayu
DAMPAK PERTUMBUHAN BANGUNAN DALAM PERKEMBANGAN KOTA BANJARMASIN Kurnia Widiastuti
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 11 No 1 (2011)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bertambahnya jumlah bangunan yang semakin merebak di Banjarmasin, ibukota Kali-mantan Selatan merupakan suatu hal yang tidak dapat dihindari mengingat daya tam-pung lahan yang semakin terbatas sedangkan jumlah penduduk dan kebutuhannya se-makin meningkat. Hal tersebut tentu akan berpengaruh pada wajah kota bila semua pembangun memanfaatkan penuh hak bangunnya. Sebagai dampaknya, ruang kota a-kan semakin sempit bagi warganya, dan  tidak semua warga merasakan keuntungannya.Peningkatan penggunaan bangunan sebaiknya untuk semua warga kota. Pembuat ke-putusan tentang pengguna ruang kota juga perlu cermat dalam menentukan di mana, se-berapa besar, kapan, dan bagaimana mengendalikan peningkatan tersebut. Untuk itu strategi peningkatan perlu berdasarkan perkembangan kota Banjarmasin khususnya, se-hingga setiap jengkal lahan tidak disia-siakan.Tujuan penulisan ini adalah mengkaji dampak dari beberapa aspek yang berkaitan de-ngan pertumbuhan bangunan, terutama dari segi arsitektur. Kajian ini merupakan suatu hasil studi pustaka, diskusi, serta pengamatan selama tinggal di Banjarmasin.
APLIKASI GEOSINTETIK DALAM REKAYASA GEOTEKNIK PADA BANGUNAN SIPIL Fathur Rozi
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 11 No 1 (2011)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jenis-jenis geosintetik yang telah banyak digunakan dalam rekayasa geoteknik. Dalam penggunaan yang permanen, kinerja jangka panjang struktur bergantung pada keawetan atau daya tanah geosintetik. Bergantung pada penerapannya, geosintetik dapat mempu-nyai spesifikasi khusus, seperti ketahanan terhadap rayapan (creep), tempratur atau si-nar ultra violet. Bahan-bahan dasar geosintetik, terutama terdiri dari elemen-elemen kar-bon, hydrogen dan kadang-kadang nitrogen serta chloride (PVC). Jenis-jenis geosintetik yang telah banyak digunakan dalam rekayasa geoteknik, adalah: Geotekstil; Geogrid; Geomembran; Geokomposit; Geonet; Geosynthetic Clay Liner; dan lain-lain. Dalam me-ngevaluasi perancangan geosintetik dan kinerjanya adalah mengidentifikasi fungsi rela-tive untuk penggunaannya. Mengidentifikasi factor-faktor yang mempengaruhi kinerja geosintetik, dan menentukan sifat-sifat geosintetik yang dibutuhkan. Spesifikasi singkat sifat-sifat fungsi geosintetik yang disyaratkan, prosedur pemasangan dan penyimpanan-nya merupakan hal yang penting untuk meyakinkan bahwa kualitas geotekstil yang di-kirim serta pemasangan nantinya seperti yang dikehendaki. Sifat-sifat geosintetik dapat berubah secara merugikan, sebagian oleh pengaruh waktu, kelelahan, kerusakan me-kanis, hidrolis, serangan bahan  kimia dan biologi, dan sebagainya. Untuk ini, maka fac-tor reduksi kekuatan harus diperhitungkan dalam perancangan.
PERENCANAAN PENGEMBANGAN JARINGAN DISTRIBUSI AIR BERSIH PADA KECAMATAN BANJARMASIN UTARA KOTA BANJARMASIN Adriani Muhlis; Gt. Akhmad Rollyannor
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 11 No 1 (2011)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyediaan air bersih yang cukup dan sehat sudah menjadi tuntutan masyarakat Indone-sia terutama di kota-kota besar. Propinsi Kalimantan Selatan, khususnya Banjarmasin, sarana dan prasarana air bersih yang memadai menjadi kebutuhan pokok masyarakat.Maksud dari penelitian ini adalah merencanakan system jaringan distribusi air bersih un-tuk pelayanan pada  Kecamatan Banjar Utara dengan konsep pelayanan zoning.Dengan laju tingkat pertumbuhan penduduk mencapai 1.73 % pertahun,cenderung lebih tinggi untuk perkembangan kecamatan Banjar Utara tersebut dibanding dengan pertum-buhan penduduk Kota Banjarmasin. Pemenuhan kebutuhan air saat ini masih menggu-nakan air sungai, sumur dan air bersih dari kemasan/ gallon dan gerobak yang harganya relatif mahal.Untuk memberikan pelayan yang maksimal diperlukan system jaringan pipa distribusi un-tuk menyalurkan air bersih ke seluruh daerah perencanaan. Secara teknis pengem-bangan di wilayah Kecamatan Banjar Utara dapat direncanakan. Selain itu juga perlu di-bangun sarana dan prasarana lainnya, antara lain pembangunan prasarana Boster Ba-nua Anyar dengan 3 unit pompa berkapasitas 139 liter/detik, pembangunan ini bertahap sesuai kebutuhan. Dan juga dibangun reservoir dengan kapasitas 2.500 m3/jam. Se-mentara untuk mendukung rencana pengembangan jaringan pipa air bersih tersebut di-perlukan pemenuhan kebutuhan air bersih mencapai 38 l/detik pada tahun 2010, dan te-rus dikembangkan menjadi 97 l/detik pada tahun 2020.
OPTIMISASI ECONOMIC DISPATCH MENGGUNAKAN ANT COLONY OPTIMIZATION PADA SISTEM IEEE 26 BUS Rusilawati .
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 11 No 1 (2011)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Economic dispatch akan diaplikasikan  pada sistem IEEE 26 Bus dengan menggunakan metoda Ant Colony Optimization. Ant Colony Optimization merupakan salah satu teknik komputasi yang menyelesaikan suatu permasalahan optimisasi berdasarkan perilaku se-kelompok semut untuk mencari jalur terpendek dari sarang ke suatu sumber makanan. Dari hasil pengujian terbukti bahwa Ant Colony Optimization mampu menghasilkan biaya pembangkitan yang lebih optimal jika dibandingkan dengan metoda Lagrange Multiplier. Ant Colony Optimization mampu meminimalkan biaya pembangkitan sebesar 0,796 $ / jam dan meminimalkan rugi-rugi transmisi sebesar 0,043 MW

Filter by Year

2008 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 25 No 2 (2025): Jurnal INTEKNA, Volume 25, No. 2, Nov 2025 Vol 25 No 1 (2025): Jurnal INTEKNA, Volume 25, No. 1, Mei 2025 Vol 24 No 2 (2024): Jurnal INTEKNA, Volume 24, No. 2, Nov 2024 Vol 24 No 1 (2024): Jurnal INTEKNA, Volume 24, No. 1, Mei 2024 Vol 23 No 2 (2023): Jurnal INTEKNA, Volume 23, No. 2, Nov 2023 Vol 23 No 1 (2023): Jurnal INTEKNA, Volume 23, No. 1, Mei 2023 Vol 22 No 02 (2022): Jurnal INTEKNA, Volume 22, No. 2, Nov 2022: 76 - 162 Vol 22 No 01 (2022): Jurnal INTEKNA, Volume 22, No. 1, Mei 2022: 01 - 75 Vol 21 No 2 (2021): Jurnal INTEKNA, Volume 21, No. 2, Nov 2021: 54 - 111 Vol 21 No 1 (2021): Jurnal INTEKNA, Volume 21, No. 1, Mei 2021: 1 - 53 Vol 20 No 2 (2020): Jurnal INTEKNA, Volume 20, No. 2, Nov 2020: 53 - 110 Vol 20 No 01 (2020): Jurnal INTEKNA, Volume 20, No. 1, Mei 2020: 01-52 Vol 19 No 1 (2019): Vol 19 No 1 (2019): Jurnal INTEKNA, Volume 19, No. 1, Mei 2019: 1-68 Vol 19 No 2 (2019): Jurnal INTEKNA, Volume 19, No. 2, Nov 2019: 69-133 Vol 18 No 2 (2018): Vol 18 No 2 (2018): Jurnal INTEKNA, Volume 18, No. 2, Nov 2018: 67-131 Vol 18 No 1 (2018): Vol 18 No 1 (2018): Jurnal INTEKNA, Volume 18, No. 1, Mei 2018: 1-66 Vol 17 No 2 (2017): Jurnal INTEKNA, Volume 17, No. 2, November 2017: 79-147 Vol 17 No 1 (2017): Jurnal INTEKNA, Volume 17, No. 1, Mei 2017: 1 - 78 Vol 16 No 2 (2016) Vol 16 No 1 (2016) Vol 15 No 2 (2015) Vol 15 No 1 (2015) Vol 14, No 2 (2014) Vol 14 No 2 (2014) Vol 14 No 1 (2014) Vol 14, No 1 (2014) Vol 13, No 3 (2013) Vol 13 No 3 (2013) Vol 13, No 2 (2013) Vol 13 No 2 (2013) Vol 13, No 1 (2013) Vol 13 No 1 (2013) Vol 12, No 2 (2012) Vol 12 No 2 (2012) Vol 12 No 1 (2012) Vol 12, No 1 (2012) Vol 11, No 2 (2011) Vol 11 No 2 (2011) Vol 11 No 1 (2011) Vol 11, No 1 (2011) Vol 10 No 2 (2010) Vol 10, No 2 (2010) Vol 9 No 2 (2009): Jurnal Intekna, Volume IX, Nomer 2, Nopember 2009 Vol 8, No 1 (2008) Vol 8 No 1 (2008) More Issue