cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
ISSN : 14118033     EISSN : 26140101     DOI : 10.18196/mm
Core Subject : Health,
Jurnal Mutiara Medika Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (MMJKK) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta is a peer-reviewed and open access journal that focuses on promoting medical sciences generated from basic sciences, clinical, and community or public health research to integrate researches in all aspects of human health.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 14, No 2 (2014)" : 9 Documents clear
Perbandingan Efikasi Obat Nyamuk Bakar dengan Zat Aktif Metofluthrin dan D-D-Allethrin terhadap Culex quinquefasciatus Hodijah, -; Kesetyaningsih, Tri Wulandari
Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 14, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mmjkk.v14i2.9383

Abstract

Penyakit yang ditularkan melalui nyamuk masih banyak di Indonesia, termasuk filariasis dan encephalitis yang ditularkan oleh Culex quinquefasciatus. Upaya pencegahan infeksi dari penyakit tersebut di masyarakat antara lain dengan menggunakan obat nyamuk bakar. Kandungan bahan aktif obat nyamuk bakar umumnya adalah kelompok piretroid sintetik antara lain metofluthrin dan d-allethrin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas obat nyamuk bakar berbahan aktif metofluthrin dan d-allethrin dengan parameter LT50 dan LT90. Subyek penelitian nyamuk Culex quinquefasciatus diperoleh dari alam. Metode penelitian adalah eksperimental laboratorium. Nyamuk dibagi menjadi 3 kelompok yaitu kelompok dengan pemaparan obat nyamuk bakar metofluthrin (perlakuan 1), kelompok dengan pemaparan obat nyamuk bakar d-allethrin (perlakuan 2) dan kelompok tanpa pemaparan (kontrol) dengan replikasi sebanyak 3 kali. Hasil pengamatan berupa persentase rata-rata nyamuk uji yang jatuh dianalisis probit berdasarkan jumlah knockdown nyamuk pada tiap 5 menit selama 50 menit pemaparan. Hasil analisis menunjukkan LT50 selama 20 menit (metofluthrin) dan 17 menit (d-allethrin) serta LT 90 selama 37 menit (metofluthrin) dan 31 menit (d-allethrin). Obat nyamuk bakar dengan zat aktif d-d-allethrin pada penelitian ini menunjukkan LT50 dan LT 90 yang lebih singkat dibandingkan metofluthrin.
Kematian Mendadak akibat Hemoragi Cerebral yang Meluas Agni, Idha Arfianti Wira; Suciningtyas, Martiana
Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 14, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mmjkk.v14i2.9385

Abstract

Salah satu penyebab dari kematian mendadak adalah perdarahan pada sistem saraf pusat. Tujuan dari studi ini adalah untuk menguraikan terjadinya kematian mendadak pada penderita diabetes melitus yang mengalami perdarahan otak. Dilaporkan kasus kematian mendadak pada laki-laki usia 54 tahun, berat badan 63 kg, panjang badan 170,5 cm dengan riwayat diabetes melitus kronik. Pada pemeriksaan otak, terdapat perdarahan epidural, subdural, intrakranial dan intraventrikular. Pada pemeriksaan mikroskopik jaringan otak ditemukan tanda kongesti, kalsifikasi tunika mediana vassa otak dan tanda degeneratif otak. Pemeriksaan racun yang dilakukan terbukti negatif. Disimpulkan bahwa perdarahan pada otak pada diabetes melitus, kemungkinan disebabkan karena terjadinya hipertensi. Hipertensi disebabkan karena adanya vaskulopati dan pemekatan darah sehingga kerja jantung pada pasien diabetes semakin berat.
Comparation Body Weight, Body Length, Kidney Weight and Liver Weight between Indonesian Adult and Thailand Adult in Autopsy Cases in Sardjito Hospital June 2011 to June 2012 Basworo, Wikan; Agni, Idha Arfianti Wira
Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 14, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mmjkk.v14i2.9380

Abstract

This research aims to retrospectively review forensic autopsy cases of a Indonesian people to see the description of liver weight, kidney weigt, body weight  and length. The present study included 8 cases autopsies from Sardjito Hospital from June 2011  to  June 2012. The subjects were  from unnatural death following criteria. The weighed organs included  liver and kidneys.We compared the result with Thailand population with independent sample t-test, to see the differences between them. The ages ranged from 16 to 69 years and there were 2  males and 6  females. The Mean were represented by; 55,1; 153,1; 1094,5; 103,6  in body weight, body  length, liver weight, and kidneys weigth respectively. There were no significant differences between Indonesian dan Thailand people in age, body weight, and body height. There were differences between Indonesian dan Thailand people in liver weight and kidney weight, but significancy can not be analyzed because lack of comparison data. There were no significant differences in body weight, body  length, liver weight, and kidneys weigth between autopsy cases  from Sardjito Hospital from June 2011  to  June 2012 with Thailand publication paper.
Proporsi dan Karakteristik Korban dengan Pelaku Pembunuhan yang ditangani di Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Dr Sardjito tahun 2003-2013 Pidada, Ida Bagus Gede Surya Putra; Sista, Kanina
Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 14, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mmjkk.v14i2.9382

Abstract

Pembunuhan yang berkaitan dengan kekerasan merupakan masalah global. Tingkat pembunuhan di Amerika dan Afrika selatan empat kali lebih tinggi dari rata-rata global, sedangkan daerah Eropa, Asia dan Ocenia kasus pembunuhan tergolong rendah. Ini berarti kasus pembunuhan di Indonesia juga lebih rendah dari rata-rata global, walaupun begitu di Daerah Istimea Yogyakarta (DIY) kasus pembunuhan meningkat pada tahun 2013 dibandingkan tahun sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dan karakteristik korban dan pelaku pembunuhan. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional. Subyek penelitian ini adalah korban pembunuhan yang ditangani di Instalasi kedokteran Forensik RSUP Dr Sardjito tahun 2003-2013. Pada penelitian ini terdapat 339 korban pembunuhan, yang terdiri dari 56,3% korban laki-laki dan 59% berusia dewasa. Sebanyak 81,1% dilakukan otopsi, penyebab kematian terbanyak  77,3% karena trauma tumpul, dengan lokasi tersering di kepala yaitu 47,8%, sebanyak 34,2% korban dibunuh dengan cara dipukul dan 38,6% ditemukan luka tangkis pada korban, korban lebih banyak ditemukan di luar rumah (68,4%) dan terdapat perbedaan yang bermakna (p=0,000) pada tempat kejadian perkara antara laki-laki dan perempuan. Pelaku lebih banyak dilakukan oleh keluarga korban (11,5%) dengan motif terbanyak karena dendam (10,6%). Disimpulkan selama 10 tahun yaitu tahun 2003-2013 didapatkan korban pembunuhan yang ditangani 339 korban, dengan korban laki-laki dan berusia dewasa lebih banyak, penyebab kematian terbanyak karena trauma tumpul di kepala, korban lebih banyak ditemukan di luar rumah, sedangkan pelaku pembunuhan banyak dilakukan oleh keluarga korban dengan motif karena dendam.
Kematian Mendadak akibat Hemoragi Cerebral yang Meluas Idha Arfianti Wira Agni; Martiana Suciningtyas
Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 14, No 2 (2014): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mmjkk.v14i2.9385

Abstract

Salah satu penyebab dari kematian mendadak adalah perdarahan pada sistem saraf pusat. Tujuan dari studi ini adalah untuk menguraikan terjadinya kematian mendadak pada penderita diabetes melitus yang mengalami perdarahan otak. Dilaporkan kasus kematian mendadak pada laki-laki usia 54 tahun, berat badan 63 kg, panjang badan 170,5 cm dengan riwayat diabetes melitus kronik. Pada pemeriksaan otak, terdapat perdarahan epidural, subdural, intrakranial dan intraventrikular. Pada pemeriksaan mikroskopik jaringan otak ditemukan tanda kongesti, kalsifikasi tunika mediana vassa otak dan tanda degeneratif otak. Pemeriksaan racun yang dilakukan terbukti negatif. Disimpulkan bahwa perdarahan pada otak pada diabetes melitus, kemungkinan disebabkan karena terjadinya hipertensi. Hipertensi disebabkan karena adanya vaskulopati dan pemekatan darah sehingga kerja jantung pada pasien diabetes semakin berat.
Pengaruh Ekstrak Etanol Umbi Uwi Ungu (Dioscorea alata L.) terhadap Gambaran Histologis Mukosa Intestinum pada Mencit Model Alergi Renata Nurul Setyawati; Idiani Nurul Darmawati; Sri Nabawiyati Nurul Makiyah
Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 14, No 2 (2014): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mmjkk.v14i2.9384

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak etanol umbi uwi ungu (Dioscorea alata L.) terhadap tingkat infiltrasi radang usus halus pada mencit BALB/c yang disensitisasi alergi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental in vivo pada hewan uji dengan desain post-test only control group design. Subjek penelitian adalah mencit Balb/C jantan sebanyak 35 ekor dibagi enam kelompok yang terdiri dari kelompok kontrol normal, kontrol negatif diinduksi ovalbumin, kelompok perlakuan ekstrak etanol D.alata L. (EEDA) peroral dosis 0.31g, 0.62g dan 1.24g/kg selama 28 hari dan disensitisasi alergi dan kelompok kontrol positif (antihistamin + ovalbumin).  Tingkat infiltrasi radang intestinum tenue dinilai menggunakan grade reaksi peradangan dan dianalisis dengan Anova diikuti uiji LSD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tingkat infiltrasi kelompok perlakuan menunjukkan penurunan sejalan dengan peningkatan dosis dibanding dengan kelompok kontrol negatif secara bermakna (p≤0,05). Tingkat peradangan tertinggi pada kelompok kontrol negatif dan tingkat peradangan terendah pada  EEDA dosis 1.24 g. Disimpulkan bahwa pemberian ekstrak etanol D. alata L. dapat menurunkan tingkat infiltrasi sel radang pada mukosa usus mencit BALB/c diinduksi ovalbumin.
Tingkat Pengetahuan dan Sikap Siswa terhadap Kesehatan Reproduksi Remaja di SMA Negeri 3 Palembang Farouk, Husnil; Wulandari, Patricia; Anggraini, Shinta
Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 14, No 2 (2014): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mmjkk.v14i2.9381

Abstract

Kesehatan reproduksi adalah bimbingan fisik, mental dan sosial, bukan hanya tidak adanya penyakit atau kecacatan dalam semua hal yang berhubungan dengan sistem reproduksi, fungsi dan prosesnya. Pemahaman mengenai kesehatan reproduksi pada remaja sangat penting berkaitan dengan masa depan remaja. Jumlah remaja yang pernah mendapat pendidikan kesehatan reproduksi dinilai masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan sikap siswa terhadap kesehatan reproduksi remaja. Jenis penelitian ini adalah survei deskriptif dengan sampel 270 siswa dari dari 843 siswa di semua kelas di SMA Negeri 3 Palembang.  Hasil penelitian menunjukkan 108 siswa (40%) memiliki pengetahuan yang baik tentang kesehatan reproduksi, sementara 116 siswa (43%) adalah cukup dan 46 siswa (17,0%) kurang berpengetahuan. Observasi tentang sikap remaja terhadap kesehatan reprosuksi, 111 siswa (41,1%) menunjukkan sangat positif dalam mendukung upaya untuk menjaga kesehatan reproduksi, sebanyak 97 siswa (35,9%) yang positif mendukung upaya dalam menjaga kesehatan reproduksi, sementara 54 siswa (20,0%) memiliki sikap negatif yang tidak mendukung upaya menjaga kesehatan reproduksi dan hanya 8 siswa (3,0%) yang memiliki sikap benar-benar negatif, tidak mendukung dalam menjaga kesehatan reproduksi. Disimpulkan bahwa pengetahuan siswa tentang kesehatan reproduksi remaja masih kurang, sementara sikap tentang kesehatan reproduksi remaja telah cukup mendukung.
Proporsi dan Karakteristik Korban dengan Pelaku Pembunuhan yang ditangani di Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Dr Sardjito tahun 2003-2013 Ida Bagus Gede Surya Putra Pidada; Kanina Sista
Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 14, No 2 (2014): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mmjkk.v14i2.9382

Abstract

Pembunuhan yang berkaitan dengan kekerasan merupakan masalah global. Tingkat pembunuhan di Amerika dan Afrika selatan empat kali lebih tinggi dari rata-rata global, sedangkan daerah Eropa, Asia dan Ocenia kasus pembunuhan tergolong rendah. Ini berarti kasus pembunuhan di Indonesia juga lebih rendah dari rata-rata global, walaupun begitu di Daerah Istimea Yogyakarta (DIY) kasus pembunuhan meningkat pada tahun 2013 dibandingkan tahun sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dan karakteristik korban dan pelaku pembunuhan. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional. Subyek penelitian ini adalah korban pembunuhan yang ditangani di Instalasi kedokteran Forensik RSUP Dr Sardjito tahun 2003-2013. Pada penelitian ini terdapat 339 korban pembunuhan, yang terdiri dari 56,3% korban laki-laki dan 59% berusia dewasa. Sebanyak 81,1% dilakukan otopsi, penyebab kematian terbanyak  77,3% karena trauma tumpul, dengan lokasi tersering di kepala yaitu 47,8%, sebanyak 34,2% korban dibunuh dengan cara dipukul dan 38,6% ditemukan luka tangkis pada korban, korban lebih banyak ditemukan di luar rumah (68,4%) dan terdapat perbedaan yang bermakna (p=0,000) pada tempat kejadian perkara antara laki-laki dan perempuan. Pelaku lebih banyak dilakukan oleh keluarga korban (11,5%) dengan motif terbanyak karena dendam (10,6%). Disimpulkan selama 10 tahun yaitu tahun 2003-2013 didapatkan korban pembunuhan yang ditangani 339 korban, dengan korban laki-laki dan berusia dewasa lebih banyak, penyebab kematian terbanyak karena trauma tumpul di kepala, korban lebih banyak ditemukan di luar rumah, sedangkan pelaku pembunuhan banyak dilakukan oleh keluarga korban dengan motif karena dendam.
Comparation Body Weight, Body Length, Kidney Weight and Liver Weight between Indonesian Adult and Thailand Adult in Autopsy Cases in Sardjito Hospital June 2011 to June 2012 Wikan Basworo; Idha Arfianti Wira Agni
Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 14, No 2 (2014): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mmjkk.v14i2.9380

Abstract

This research aims to retrospectively review forensic autopsy cases of a Indonesian people to see the description of liver weight, kidney weigt, body weight  and length. The present study included 8 cases autopsies from Sardjito Hospital from June 2011  to  June 2012. The subjects were  from unnatural death following criteria. The weighed organs included  liver and kidneys.We compared the result with Thailand population with independent sample t-test, to see the differences between them. The ages ranged from 16 to 69 years and there were 2  males and 6  females. The Mean were represented by; 55,1; 153,1; 1094,5; 103,6  in body weight, body  length, liver weight, and kidneys weigth respectively. There were no significant differences between Indonesian dan Thailand people in age, body weight, and body height. There were differences between Indonesian dan Thailand people in liver weight and kidney weight, but significancy can not be analyzed because lack of comparison data. There were no significant differences in body weight, body  length, liver weight, and kidneys weigth between autopsy cases  from Sardjito Hospital from June 2011  to  June 2012 with Thailand publication paper.

Page 1 of 1 | Total Record : 9


Filter by Year

2014 2014


Filter By Issues
All Issue Vol. 25 No. 1 (2025): January Vol 24, No 2 (2024): July Vol 24, No 1 (2024): January Vol 23, No 2 (2023): July Vol 23, No 1 (2023): January Vol 22, No 2 (2022): July Vol 22, No 1 (2022): January Vol 21, No 2 (2021): July Vol 21, No 1 (2021): January Vol 21, No 1: January 2021 Vol 20, No 2 (2020): July Vol 20, No 2: July 2020 Vol 20, No 1: January 2020 Vol 20 No 1: January 2020 Vol 20, No 1 (2020): January Vol 19 No 2: July 2019 Vol 19, No 2: July 2019 Vol 19, No 2 (2019): July Vol 19 No 1: January 2019 Vol 19, No 1 (2019): January Vol 19, No 1: January 2019 Vol 18, No 2 (2018): July Vol 18 No 2: July 2018 Vol 18, No 2: July 2018 Vol 18, No 1: January 2018 Vol 18 No 1: January 2018 Vol 18, No 1 (2018): January Vol 17, No 2: July 2017 Vol 17 No 2: July 2017 Vol 17, No 2 (2017): July Vol 17, No 1 (2017): January Vol 17 No 1: January 2017 Vol 17, No 1: January 2017 Vol 16 No 2: July 2016 Vol 16, No 2: July 2016 Vol 16, No 2 (2016): July Vol 16, No 1: January 2016 Vol 16, No 1 (2016): January Vol 16 No 1: January 2016 Vol 15, No 2 (2015) Vol 15, No 2 (2015): July Vol 15, No 2 (2015) Vol 15, No 1 (2015) Vol 15, No 1 (2015): January Vol 15, No 1 (2015) Vol 14, No 2 (2014) Vol 14, No 2 (2014): July Vol 14, No 1 (2014) Vol 14, No 1 (2014): January Vol 14, No 1 (2014) Vol 13, No 3 (2013) Vol 13, No 3 (2013) Vol 13, No 2 (2013) Vol 13, No 2 (2013) Vol 13, No 1 (2013) Vol 13, No 1 (2013) Vol 12, No 3 (2012) Vol 12, No 3 (2012) Vol 12, No 2 (2012) Vol 12, No 2 (2012) Vol 12, No 1 (2012) Vol 12, No 1 (2012) Vol 11, No 3 (2011) Vol 11, No 3 (2011) Vol 11, No 2 (2011) Vol 11, No 2 (2011) Vol 11, No 1 (2011) Vol 11, No 1 (2011) Vol 10, No 2 (2010) Vol 10, No 2 (2010) Vol 10, No 1 (2010) Vol 10, No 1 (2010) Vol 9, No 2 (2009) Vol 9, No 2 (s) (2009) Vol 9, No 2 (2009) Vol 9, No 2 (s) (2009) Vol 9, No 1 (2009) Vol 9, No 1 (2009) Vol 9, No 1 (s) (2009) Vol 9, No 1 (s) (2009) Vol 8, No 2 (s) (2008): Juli Vol 8, No 2 (2008) Vol 8, No 2 (2008) Vol 8, No 2 (s) (2008) Vol 8, No 2 (s) (2008): Oktober Vol 8, No 1 (S) (2008): Januari Vol 8, No 1 (2008) Vol 8, No 1 (s) (2008): April Vol 8, No 1 (s) (2008) Vol 8, No 1(s) (2008): April Vol 8, No 1 (2008) Vol 7, No 2 (s) (2007): Oktober Vol 7, No 2 (s) (2007) Vol 7, No 2 (s) (2007): Juli Vol 7, No 2 (2007) Vol 7, No 2 (2007) Vol 7, No 1 (2007) Vol 7, No 1 (s) (2007) Vol 7, No 1 (2007) Vol 7, No 1 (s) (2007) Vol 6, No 2 (2006) Vol 6, No 2 (2006) Vol 6, No 1 (2006) Vol 6, No 1 (2006) Vol 5, No 2 (2005) Vol 5, No 2 (2005) Vol 5, No 1 (2005) Vol 5, No 1 (2005) Vol 4, No 2 (2004) Vol 4, No 2 (2004) Vol 4, No 1 (2004) Vol 4, No 1 (2004) Vol 3, No 2 (2003) Vol 3, No 2 (2003) Vol 3, No 1 (2003) Vol 3, No 1 (2003) Vol 2, No 2 (2002) Vol 2, No 2 (2002) Vol 2, No 1 (2002) Vol 2, No 1 (2002) Vol 1, No 2 (2001) Vol 1, No 2 (2001) More Issue