cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
ISSN : 14118033     EISSN : 26140101     DOI : 10.18196/mm
Core Subject : Health,
Jurnal Mutiara Medika Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (MMJKK) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta is a peer-reviewed and open access journal that focuses on promoting medical sciences generated from basic sciences, clinical, and community or public health research to integrate researches in all aspects of human health.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2004)" : 15 Documents clear
Problem Based Learning Maastricht Kusumawati, Wiwik
Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 4, No 1 (2004)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mmjkk.v4i1.1715

Abstract

Problem based learning atau PBL, suatu metode pembelajaran yang sedang dikembangkan di institusi kedokteran di Indonesia saat ini, mengalami perkembangan yang sangat pesat. Namun demikian, dalam rangka pengembangan tersebut perlu kiranya kita melihat bagaimana PBL di institusi lain yang sudah eslablishedbaik di dalam negeri maupun di luar negeri. Untuk menambah wacana dan mengambil pengalaman yang mungkin dapat diterapkan di masing-masing institusi kita maka pada editorial ini disampaikan pengalaman mengikuti kegiatan PBL yaitu advanced course PBL di Maastricht belum lama ini. Maastricht sebagai salah satu universitas rujukan untuk pembelajaran PBL sudah menerapkan PBL sejak 1974 yaitu sejak berdirinya Fakultas Kedokteran. Fakultas lain seperti psikologi, ilmu kesehatan, ekonomi, arsitek, hukum dan ilmu lainnya semua menggunakan PBL sebagai metode pembelajarannya. Sehingga bila kita melihat baik kurikulum, proses pelaksanaan, SDM (mahasiswa, staff) dan semua fasilitas yang menunjang PBL di Maastricht sudah begitu sempurna.
Pemeriksaan Kecepatan Enap Darah (Ked) pada Posisi Tegak Dibanding Kemiringan 30° Rosita, Linda
Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 4, No 1 (2004)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mmjkk.v4i1.1711

Abstract

Erytrocyt sedimentation rate (ESR) is one blood test which always to do help diagnosis. There is for to find out different value ESR position straight is compared ESR position 30°. Helply this position will give faster time all at least last than one hour. The amount total of vena blood 62 taking from 62 respondent, at RSUD Wirosaban and clinical pathology laboratory Indonesia of Islamic Univercity . The method of collect to do with result ESR position straight one hour, also position 30°. The collected data is process with analysis paired sample test. The result is different between the position of staight one hour and the position 30° in 5 menit, 15 menit, and 30 menit, (p-0,00). To need the next research on the position 30° with time varition, than try the hook position not more than 30°.Kecepatan Enap darah (KED merupakan salah satu pemeriksaan yang selalu dilakukan untuk membantu menegakan diagnosis. Adapun tujuan penelitian adalah membandingkan nilai KED pada posisi tegak dengan posisi kemiringan 30°, dengan harapan posisi kemiringan dapat memberikan waktu yang lebih singkat atau kurang dari 1 jam untuk mendapatkan nilai yang sama pada posisi tegak. Jumlah sampel darah vena 62, diambil dari 62 responden, dari pasien RSUD Wirosaban dan Laboratorium Patologi Klinik FK UII. Metode pengumpulan mencatat nilai pengamatan KED pada posisi tegak waktu 1 jam, posisi miring 30 derajat pada waktu 5’, 15’ dan 30’ kemudian diolah dengan analisis statistik uji selisih 2 rata-rata. Terdapat perbedaan antara nilai pengamatan posisi tegak 1 jam dengan posisi miring arah 5’, 15’ dan 30’ (p = 0,00). Diperlukan penelitian lebih lanjut pada posisi miring 30’ dengan waktu yang bervariasi, serta mencoba posisi kemiringan tegak hanya 30°.
Skrining Tanaman Obat yang Berpotensi Sebagai Antioksidan In Vitro Kristanto, Adi; Mustaqim, Warih Anggoro; Suhartono, Eko; Qamariah, Nur
Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 4, No 1 (2004)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mmjkk.v4i1.1707

Abstract

Brotowali (Tinospora crispa [L] miers), bitter melon (Momordica charantia), and madagascar periwinkle (Catharanthus rosesus [L.] G. Don) are plants that have been used for some disease treatments. The mechanism of action of these plants to cure some diseases corellate with the balance of oxidant and antioxidant. To prove that statement, this study was conducted to evaluate the of antioxidant potential activity in these plants. The method used was antioxi¬dant trial activity with modification of DNP method. The result showed that Madagascar periwinkle (Catharanthus rosesus [L.] G. Don) infusion has the highest antioxidant activity, that was 90, 27%.Tanaman brotowali (Tinospora crispa [L] miers), pare {Momordica charantia), dan tapak dara {Catharanthus rosesus [L.] G. Don) adalah beberapa tanaman yang telah banyak dipergunakan untuk mengobati berbagai macam penyakit. Mekanisme tanaman tersebut dalam mengobati penyakit diduga terkait dengan keseimbangan antara oksidan dan antioksidan. Untuk membuktikan hal tersebut, maka dilakukan penelitian untuk mengetahui potensi aktivitas antioksidan tanaman brotowali, pare, dan tapak dara. Metode yang dipakai berupa pengujian aktivitas antioksidan dengan metode DNP yang dimodifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infus daun tanaman tapak dara {Catharanthus rosesus [L.] G. Don) mempunyai aktivitas antioksidan paling baik, yaitu 90,27 %.
Poliunsaturated Fatty Acid (Pufa) Dapat Memodulasi Efek Polimorfisme Apoal G-a terhadap Kadar Hdl-kolesterol pada Sifat Jenis Kelamin Tertentu: Penelitian di Framingham Meida, Nur Shani
Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 4, No 1 (2004)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mmjkk.v4i1.1712

Abstract

Latar belakang : Substitusi G menjadi A di daerah promoter (pasangan basa 75) pada gen Apolipoprotein Al (APOA1) secara umum sudah dijelaskan. Di beberapa penelitian, allel A tampak berhubungan dengan peninggian kadar HDL-kolesterol tetapi tidak pada penelitian lain.Tujuan : Menilai bagaimana diet lemak dapat memodulasi huubngan antara polimorfisme dengan kadar HDL-kolesterol.Design : Populasi yang digunakan sebanyak 755 pria dan 822 wanita di Framingham Offspring Studi.
Anestesi pada Operasi Palatoplasty dengan Penyulit Tetralogy of Fallot Munandar, Arief
Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 4, No 1 (2004)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di laporkan penatalaksanaan anestesi pada pasien Labiopalatoschisis dengan penyulit Tetralogy of Fallot yang dilakukan operasi palatoplasti pada seorang anak wanita umur 4 tahun, berat badan 9 kg, dengan anestesi umum, status fisik ASA III. Premedikasi dengan midazolam 0,75 mg, sulfas atropin 0,25 mg, ketalar 5 mg. Induksi dengan ketalar 15 mg, fasilitas intubasi dengan Esmeron 6 mg. Pemeliharaan dengan fentanil 20 mg, halotan 0,5% dan oksigen 5 1/mnt. Durante operasi dilakukan monitoring pada tekanan darah, saturasi 02 nadi dan EKG dengan monitor elektrik. Anestesi dilakukan selama 100 menit, operasi berlangsung selama 60 menit. Durante operasi tidak didapatkan penyulit anestesi maupun pembedahan. Pasca operasi pasien tetap terintubasi dengan sedasi, nafas spontan assist. Perawatan pasca operasi dilakukan di ICU.
Pengaruh Rifampisin terhadap Lama Hidup Mencit Sundari, Sri
Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 4, No 1 (2004)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Malaria is one among the most important public health problems in tropi¬cal countries like Indonesia. Several actions have been taken to overcome this problem, however its prevalence is still high. Parasite resistance to chlo- roquine and vector resistance to insecticide are the major constraint in deal¬ing with malaria. To provide an alternative treatment which are highly effications, safe, and widely available i.e antibiotics is one among the alternatives and has been used since a long time . One of the antibiotic used is rifampicyn. This study is assessing the effect of rifampicyn to the longevity of Swiss mice infected by Plasmodium berghei. The subjects are fifteen female mice inoculated with Plasmodium berghei. All of them divided into three groups, positive controle, negative controle and experiment group . The experiment groups were randomly allocated into 3 groups of 5 mice wich were treated with rifampicyn 100 mg/kg BW, rifampicyn 200 mg/kg BW and rifampicyn 300 mg/kg BW. Another 2 control groups were given 0,5 ml aquadest per mice, and chloroquine 25 mg/kg BW. All of drugs given twice daily for 5 days. The degree of parasitemia were examined daily using thin blood smears up to death from the inoculation and were analyzed by log-probit method. The longevity of mice was analyzed using anava method. The study showed that rifampicyn 300 mg/kg BW cured Plasmodium berghei infection in Swiss mice (p<0,01) and rifampicyn 200 mg/kg BW gave for longer life (p<0,05). Effective dosage 50 of rifampicyne is 13,533 mg/kg BW.Malaria merupakan salah satu yang menjadi masalah kesehatan masyarakat di icgara berkembang seperti Indonesia. Beberapa tindakan telah dilakukan untuk mengatasi masalah ini, tetapi prevalesinya masih tetap tinggi. Resistensi parasit Terhadap klorokuin dan resistensi vektor terhadap insektisida merupakan faktor penyebabnya. Salah satu pilihan pengobatan dalam mengatasi resistensi yang memiliki efikasi tinggi, aman dan sudah digunakan secara luas adalah menggunakan iztibiotika. Salah satu antibiotika yang dapat digunakan adalah Rifampisin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek rifampisin terhadap lama hidup mencit Swiss yang diinfeksi Plasmodium berghei. Subyek penelitian terdiri dari 15 ekor mencit Swiss betina yang diinokulasi dengan Plasmodium berghei. Subyek penelitian dibagi menjadi 3 kelompok yaitu kontrol positif, kontrol negatif dan kelompok percobaan. Kelompok percobaan dibagi menjadi 3 kelompok yang masing- masing kelompok terdiri dari 5 ekor yang diberikan pengobatan Rifampisin 100 mg/ kg BB, 200 mg/kg BB, dan 300 mg/kg BB. Dua kelompok yang lain masing-masing diberikan 0,5 ml akuades dan klorokuin 25 mg/kg BB. Pengobatan diberikan 2x/hari selama 5 hari. Pemeriksaan angka parasitemia dilakukan setiap hari dengan pemeriksaan apusan darah tipis. Lama hidup mencit dianalisis dengan Anava dan ED50 menggunakan analisis probit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rifampisin 300 mg/kg Bb dapat menyembuhkan mencit Swiss dari infeksi (p<0,01), rifampisin 200 mg/kg Bb memperlama hidup mencit (p<0,05). EDS0 rifampisin adalah 13,533 mg/kg BB.
Pengaruh Pemberian Kompres Hangat Kering terhadap Tingkat Nyeri Pada Saat Menstruasi di Panti Asuhan Arofiati, Fitri; Kurniasih, Ami
Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 4, No 1 (2004)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mmjkk.v4i1.1709

Abstract

This research titled “ Effect of Giving Dry-Warm Compress to Pain Level in Menstruation at House for Women ‘Aisyiyah Yogyakarta 2004 “. Dry-warm compress is independent variable and pain level is dependent variable. Dry- warm compress is one of non-pharmacological management to diminish or eliminate pain level when woman is at menstruation. Menstruation is a cyclic bleeding that experienced by woman and usualy followed by pain. Aim of this research is to know about effect of giving compress to pain level in mentruation. Type of this research is observational experiment, with true design, Pre- Post Test Design with Control Group. Number of sample was 30 respondent. It was devided 15 respondent in controle group and 15 respondent in experi¬ment group.The rest was in experiment that taken randomly. The used instru¬ment is pain scale observation according to Mc-Bill Melzack. Result of this research was tested by t-test aided by application of SPSS for Windows re¬lease 11,0. Result of this research can be estimated t-test of 3,272 and significance level 0,003. Based on significance level was less than 0,01, so it can be con-cluded that it has difference between pain level on experiment group of sig-nificance 0,01 or there is an effect of giving dry-warm compress to pain levei in menstruation. Suggestion of this research was expected that dry-warm com-press continued to be developed and given in handling pain problem.Penelitian ini berjudul “ Pengaruh Pemberian Kompres Hangat Kering terhadap Tingkat Nyeri pada saat Menstruasi di Panti Asuhan Putri ‘Aisyiyah Yogyakarta 2004 Kompres hangat kering sebagai variabel bebas dan tingkat nyeri pada saat menstruasi sebagai variabel terikat. Kompres hangat kering merupakan salah satu manajemen non farmakologi untuk mengurangi atau menghilangkan tingkat nyeri saat menstruasi. Menstruasi merupakan perdarahan secara siklik yang dialami oleh wanita dan biasanya disertai rasa nyeri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian kompres hangat kering terhadap tingkat nyeri pada saat menstruasi. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan design true experimen, dengan Pre-Post Tes with Contole Group. Jumlah sampel 30 responden, masing-masing 15 responden untuk kelompok kontrol dan 15 untuk kelompok eksperimen yang diambil secara acak atau random. Instrumen yang digunakan adalah formulir observasi skala nyeri menurut Mc-Bill Melzack. Hasil penelitian diuji dengan uji t-test dengan bantuan aplikasi SPSS for Windows release 11,0. Hasil analisis di dapatkan t- hitung sebesar 3,272, signifikan 0,003. Berdasar nilai signifikan yang kurang dari 0,01 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan tingkat nyeri pada kelompok eksperimen pada taraf signifikan 1 % atau ada pengaruh pemberian kompres hangat kering terhadap tingkat nyeri pada saat menstruasi. Saran dari penelitian ini diharapkan kompres hangat kering terus dikembangkan dan diberikan dalam mengatasi masalah nyeri untuk kasus yang berbeda.
Hubungan Pengetahuan, Sikap dan Perilaku dengan Anemia Ibu Hamil di Puskesmas Jatilawang Kabupaten Banyumas Huriah, Titih; Sofari, -
Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 4, No 1 (2004)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mmjkk.v4i1.1714

Abstract

Based on preliminary survey in Public Health Center Jatilawang espe¬cially from data laboratory examination with women pregnant who examined the Hemoglobin, we know that value of Hb on pregnant women more 50 % less llg/dl. And from the survey, we also found still low of knowledge, attitude and behavior about prevention of anemia deficiency iron. The purpose of this reseach is up to know the correlation of knowledge, attitude and behavior with anemia deficiency iron. This is a survey with cross sectional study, and will be explained by de-scription analyze. Location of this research is Public Health Center of Jatilawang area, Banyumas district of Central Java. The population are 130 pregnant women age trimester II and III. The sample is 30 pregnant women has been taken. The instruments consist quistionares and Hb Sahli for exami¬nation. Analyze of result use univariate and multivariate with multiple regres¬sion. The result of this research were knowledge and attitude ofpregnant women about prevention of anemia deficiency iron are good, but the behaviour still low, and anemia deficiency iron is high enough 66,6 % on Public Health Center of Jatilawang. The conclusion of this research showed that there were a significant corre¬lation (p 0,05) between behaviour with anemia deficiency iron.Berdasarkan studi pendahuluan di Puskesmas Jatilawang khususnya pada data oemeriksaan laboratorium dengan ibu hamil yang diperiksa Kadar Hbnya, diketahui rahwa Kadar Hb pada ibu hamil lebih dari 50 % adalah kurang dari 11 g/dl. Hasil zcrvey didapatkan masih rendahnya pengetahuan, sikap dan perilaku ibu hamil dalam pencegahan anemia. Tujuan dari penelitian ini adalah apakah pengetahuan, sikap can perilaku tentang pencegahan anemia berhubungan dengan angka kejadian ane¬mia pada ibu hamil. Penelitian ini merupakan penelitian survey dengan rancangan penelitian cross zectional, dan analisa data menggunakan deskriptif analitik. Lokasi penelitian di wilayah kerja Puskesmas Jatilawang Kabupaten Banyumas Jawa Tengah. Populasi penelitian ini adalah 130 ibu hamil dengan usia kehamilan trimester II dan III. Jumlah sampel yang diambil 30 ibu hamil yang memenuhi kriteria tertentu. Alat yang i:gunakan adalah kuisioner serta Hb sahli. Analisis yang digunakan meliputi analisis univariatdan multivariate. Uji statistik meliputi multiple regresi berganda. Hasil penelitian ini adalah sebagian besar pengetahuan dan sikap ibu hamil dalam pencegahan anemia di Puskesmas Jatilawang baik, namun dalam perilakunya masih kurang baik dan angka kejadian anemia masih tinggi yaitu 66,6 %. Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan yang signifikan (p 0,05) antara perilaku ibu hamil dalam pencegahan anemia dengan kejadian anemia.
Penerapan Standar Profesi pada Pelayanan Kedokteran: Antara Idealita dan Realita Kusbaryanto, -
Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 4, No 1 (2004)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mmjkk.v4i1.1710

Abstract

The quality of the lndonesion health services is lower than the developed country.Health sector profession standard consist of two parts,the first mini¬mal condition standard,consist of input standard,environment standard and process standard,the second is minimal performant standard or output standard.Application of profession standard in Indonesia is very limited.Most of profession standard in Indonesia only input standard and environment stan-dardPelayanan kesehatan di Indonesia selama ini tertinggal jauh dibanding dengan negara-negara tetangga apalagi negara maju. Standar profesi untuk bidang kesehatan terdiri dari dua hal yaitu standar persyaratan minimal yang terdiri dari standar masukan, standar lingkungan dan standar proses, kedua standar penampilan mini¬mal atau standar keluaran. Penerapan standar profesi di Indonesia masih sangat terbatas. Kebanyakan standar profesi di Indonesia baru terbatas pada pengaturan standar masukan dan atau standar lingkungan saja, itupun baru sudut keahlian saja.
Hubungan Pengetahuan, Sikap dan Perilaku dengan Anemia Ibu Hamil di Puskesmas Jatilawang Kabupaten Banyumas Titih Huriah; - Sofari
Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 4, No 1 (2004)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mmjkk.v4i1.1714

Abstract

Based on preliminary survey in Public Health Center Jatilawang espe¬cially from data laboratory examination with women pregnant who examined the Hemoglobin, we know that value of Hb on pregnant women more 50 % less llg/dl. And from the survey, we also found still low of knowledge, attitude and behavior about prevention of anemia deficiency iron. The purpose of this reseach is up to know the correlation of knowledge, attitude and behavior with anemia deficiency iron. This is a survey with cross sectional study, and will be explained by de-scription analyze. Location of this research is Public Health Center of Jatilawang area, Banyumas district of Central Java. The population are 130 pregnant women age trimester II and III. The sample is 30 pregnant women has been taken. The instruments consist quistionares and Hb Sahli for exami¬nation. Analyze of result use univariate and multivariate with multiple regres¬sion. The result of this research were knowledge and attitude ofpregnant women about prevention of anemia deficiency iron are good, but the behaviour still low, and anemia deficiency iron is high enough 66,6 % on Public Health Center of Jatilawang. The conclusion of this research showed that there were a significant corre¬lation (p0,05) between behaviour with anemia deficiency iron.Berdasarkan studi pendahuluan di Puskesmas Jatilawang khususnya pada data oemeriksaan laboratorium dengan ibu hamil yang diperiksa Kadar Hbnya, diketahui rahwa Kadar Hb pada ibu hamil lebih dari 50 % adalah kurang dari 11 g/dl. Hasil zcrvey didapatkan masih rendahnya pengetahuan, sikap dan perilaku ibu hamil dalam pencegahan anemia. Tujuan dari penelitian ini adalah apakah pengetahuan, sikap can perilaku tentang pencegahan anemia berhubungan dengan angka kejadian ane¬mia pada ibu hamil. Penelitian ini merupakan penelitian survey dengan rancangan penelitian cross zectional, dan analisa data menggunakan deskriptif analitik. Lokasi penelitian di wilayah kerja Puskesmas Jatilawang Kabupaten Banyumas Jawa Tengah. Populasi penelitian ini adalah 130 ibu hamil dengan usia kehamilan trimester II dan III. Jumlah sampel yang diambil 30 ibu hamil yang memenuhi kriteria tertentu. Alat yang i:gunakan adalah kuisioner serta Hb sahli. Analisis yang digunakan meliputi analisis univariatdan multivariate. Uji statistik meliputi multiple regresi berganda. Hasil penelitian ini adalah sebagian besar pengetahuan dan sikap ibu hamil dalam pencegahan anemia di Puskesmas Jatilawang baik, namun dalam perilakunya masih kurang baik dan angka kejadian anemia masih tinggi yaitu 66,6 %. Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan yang signifikan (p0,05) antara perilaku ibu hamil dalam pencegahan anemia dengan kejadian anemia.

Page 1 of 2 | Total Record : 15


Filter by Year

2004 2004


Filter By Issues
All Issue Vol. 25 No. 1 (2025): January Vol 24, No 2 (2024): July Vol 24, No 1 (2024): January Vol 23, No 2 (2023): July Vol 23, No 1 (2023): January Vol 22, No 2 (2022): July Vol 22, No 1 (2022): January Vol 21, No 2 (2021): July Vol 21, No 1 (2021): January Vol 21, No 1: January 2021 Vol 20, No 2 (2020): July Vol 20, No 2: July 2020 Vol 20, No 1: January 2020 Vol 20 No 1: January 2020 Vol 20, No 1 (2020): January Vol 19, No 2: July 2019 Vol 19, No 2 (2019): July Vol 19 No 2: July 2019 Vol 19 No 1: January 2019 Vol 19, No 1 (2019): January Vol 19, No 1: January 2019 Vol 18 No 2: July 2018 Vol 18, No 2: July 2018 Vol 18, No 2 (2018): July Vol 18, No 1: January 2018 Vol 18 No 1: January 2018 Vol 18, No 1 (2018): January Vol 17 No 2: July 2017 Vol 17, No 2: July 2017 Vol 17, No 2 (2017): July Vol 17, No 1: January 2017 Vol 17 No 1: January 2017 Vol 17, No 1 (2017): January Vol 16, No 2 (2016): July Vol 16 No 2: July 2016 Vol 16, No 2: July 2016 Vol 16 No 1: January 2016 Vol 16, No 1: January 2016 Vol 16, No 1 (2016): January Vol 15, No 2 (2015): July Vol 15, No 2 (2015) Vol 15, No 2 (2015) Vol 15, No 1 (2015) Vol 15, No 1 (2015) Vol 15, No 1 (2015): January Vol 14, No 2 (2014) Vol 14, No 2 (2014): July Vol 14, No 1 (2014) Vol 14, No 1 (2014): January Vol 14, No 1 (2014) Vol 13, No 3 (2013) Vol 13, No 3 (2013) Vol 13, No 2 (2013) Vol 13, No 2 (2013) Vol 13, No 1 (2013) Vol 13, No 1 (2013) Vol 12, No 3 (2012) Vol 12, No 3 (2012) Vol 12, No 2 (2012) Vol 12, No 2 (2012) Vol 12, No 1 (2012) Vol 12, No 1 (2012) Vol 11, No 3 (2011) Vol 11, No 3 (2011) Vol 11, No 2 (2011) Vol 11, No 2 (2011) Vol 11, No 1 (2011) Vol 11, No 1 (2011) Vol 10, No 2 (2010) Vol 10, No 2 (2010) Vol 10, No 1 (2010) Vol 10, No 1 (2010) Vol 9, No 2 (2009) Vol 9, No 2 (2009) Vol 9, No 2 (s) (2009) Vol 9, No 2 (s) (2009) Vol 9, No 1 (2009) Vol 9, No 1 (2009) Vol 9, No 1 (s) (2009) Vol 9, No 1 (s) (2009) Vol 8, No 2 (2008) Vol 8, No 2 (2008) Vol 8, No 2 (s) (2008): Oktober Vol 8, No 2 (s) (2008) Vol 8, No 2 (s) (2008): Juli Vol 8, No 1 (s) (2008): April Vol 8, No 1 (s) (2008) Vol 8, No 1(s) (2008): April Vol 8, No 1 (2008) Vol 8, No 1 (2008) Vol 8, No 1 (S) (2008): Januari Vol 7, No 2 (s) (2007) Vol 7, No 2 (s) (2007): Juli Vol 7, No 2 (2007) Vol 7, No 2 (2007) Vol 7, No 2 (s) (2007): Oktober Vol 7, No 1 (2007) Vol 7, No 1 (s) (2007) Vol 7, No 1 (2007) Vol 7, No 1 (s) (2007) Vol 6, No 2 (2006) Vol 6, No 2 (2006) Vol 6, No 1 (2006) Vol 6, No 1 (2006) Vol 5, No 2 (2005) Vol 5, No 2 (2005) Vol 5, No 1 (2005) Vol 5, No 1 (2005) Vol 4, No 2 (2004) Vol 4, No 2 (2004) Vol 4, No 1 (2004) Vol 4, No 1 (2004) Vol 3, No 2 (2003) Vol 3, No 2 (2003) Vol 3, No 1 (2003) Vol 3, No 1 (2003) Vol 2, No 2 (2002) Vol 2, No 2 (2002) Vol 2, No 1 (2002) Vol 2, No 1 (2002) Vol 1, No 2 (2001) Vol 1, No 2 (2001) More Issue