cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Suhuf
ISSN : 25272934     EISSN : 25272934     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 33, No 1 (2021): Mei" : 7 Documents clear
PENERAPAN AKAD WADI’AH DHAMANAH DI PERBANKAN SYARIAH (Telaah Asas-Asas Akad Dalam Kasus Tabungan Haji) Nurul Huda
Suhuf Vol 33, No 1 (2021): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui penerapan akad wadi’ah dhamanah di perbankan syariah dengan menekankan kajian tentang asas-asas akad sebagaimana terdapat dalam Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah terhadap produk tabungan haji. Permasalahannya, penerapan Akad wadi’ah dhamanah pada tabungan haji bersifat baku, tidak memberi alternatif bagi nasabah untuk memilih jenis akad dan diberi kesempatan untuk menyepakati sejumlah klausul yang sudah dirumuskan oleh bank. Permasalahan lainnya adalah prosentase keuntungan berupa bonus yang diterima nasabah dengan menggunakan akad wadi’ah dhamanah sangat kecil, sehingga nasabah cenderung dirugikan. Untuk membahas permasalahan tersebut, penulis melakukan observasi partisipan di perbankan syariah. Hasil penelitian adalah penerapan akad wadiah dhamanah di perbankan syariah dalam kasus tabungan haji belum sesuai dengan beberapa asas-asas akad dalam Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah, diantaranya: asas kebebasan berkontrak, asas sukarela, asas kesetaraan, asas saling menguntungkan, dan asas i’tikad baik. Menurut asas-asas tersebut, penerapan akad wadi’ah dhamanah pada kasus tabungan haji belum mencerminkan nilai keadilan dalam berakad, lebih menguntungkan bank.
MAKNA ẒANN MENURUT MUHAMMAD ASAD DALAM TAFSIR THE MESSAGE OF THE QURAN Firdaus Kemala Gani; Alfiyatul Azizah
Suhuf Vol 33, No 1 (2021): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Al-Quran merupakan kitab suci umat Islam yang mempunyai fungsi sebagai hudan (petunjuk), bayan (penjelasan mengenai petunjuk itu), dan furqān (pembeda antara yang benar dan batil) bagi manusia. Meskipun disebut Allah SWT sebagai ciptaan-Nya yang paling sempurna, manusia diciptakan dengan sifat yang berpotensi menimbulkan dosa yang meliputi halūʻā (suka mengeluh), ẓalūmā (berbuat zalim), jahūlā (bodoh), jadalā (suka membantah), dan lain-lain. Salah satu potensi dosa tersebut adalah prasangka. Dalam al-Quran, prasangka ini disebut dengan ẓann. Penelitian ini bertujuan untuk memahami makna kata ẓann dalam al-Quran menurut Muhammad Asad dalam tafsirnya yang berjudul The Message of The Quran. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan yang menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik analisis data yang diterapkan adalah analisis isi (content analysis) dengan menggunakan metode tematik. Data penelitian ini diambil dari tafsiran Muhammad Asad pada kata ẓann yang muncul sebanyak 69 kali dalam 32 surat al-Quran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Muhammad Asad memaknai ẓann berdasarkan dua kategori yaitu ẓann yang berpotensi salah dan ẓann yang pasti benar. Ẓann yang berlandaskan pada nafsu, lemahnya iman, dan tanpa bukti yang memadai akan berpotensi menjadi salah. Sedangkan ẓann yang pasti benar adalah yang disandarkan pada wahyu dan keyakinan penuh kepada Allah SWT.
METODE TAHFIDZ AL-QUR’AN DI PONDOK PESANTREN ISY KARIMA KARANGPANDAN KARANGANYAR (STUDI KASUS MADRASAH ALIYAH TAHFIDZUL QUR’AN) Syahrur Rizqi Hidayatullah; Saifuddin Saifuddin
Suhuf Vol 33, No 1 (2021): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pondok Pesantren Isy Karima Karangpandan adalah salah satu Pondok Pesantren yang menitik beratkan Al-Qur’an pada materinya. Sehingga Pondok Pesantren Isy Karima Karangpandan memiliki program menghafal Al-Qur’an atau lebih dikenal dengan Tahfidzul Qur’an. Melihat hal tersebut, peneliti melakukan penelitian tentang metode Tahfidz Al-Qur’an di Kabupaten KaranganyarBerdasarkan data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa: Pertama, Metode yang digunakan Madrasah Aliyah Tahfidzul Qur’an dalam menghafal Al-Qur’an adalah dengan Metode menghafal sendiri serta dalam menghafal Al-Qur’an menggunakan sistem satu hari satu halaman. Pelaksanaan Metode Tahfidz Al-Qur’an di Pondok Pesantren Isy Karima Karanganyar (Madrasah Aliyah Tahfidzul Qur’an)  tahun 2019 antara lain: 1) Setoran Hafalan baru kepada Musyrif, 2) Muraja’ah hafalan kepada Musyrif masing-masing halaqah, 3) Ujian Tahfidz. Kedua, Faktor penghambat dalam pelaksanaan metode tahfidz Al-Qur’an studi kasus Madrasah Aliyah Tahfidzul Qur’an, yaitu: kemalasan, kurang dukungan orangtua dan jadwal hafalan bertabrakan dengan kegiatan lain. Sedangkan solusinya, yaitu: memotivasi diri dan management waktu.
JUAL BELI JASA LEWAT FITUR GRABFOOD CARA BAYAR SISTEM OVO DALAM APLIKASI GRAB PERSPEKSTIF HUKUM ISLAM (Tinjauan Teori Akad Jual Beli Salam) Harun Harun
Suhuf Vol 33, No 1 (2021): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transaksi jual beli jasa lewat fitur grabfood dengan cara bayar OVO dalam aplikasi Grab merupakan model bisnis baru yang belum ada kejelasan hukumnya. Oleh sebab itu jual beli jasa lewat fitur grabfood dengan cara bayar sistem OVO perlu dikaji lebih jauh tentang halal dan tidaknya dalam perspektif hukum Islam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perspektif hukum Islam dalam mekanisme jual beli Jasa lewat fitur grab food dengan cara bayar OVO dalam aplikasi grab. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian lapangan karena peneliti mendapatkan informasi kegiatan yang sumbernya digali langsung dari lapangan untuk mengamati fenomena dalam keadaan alamiah dengan menggunakan pendekatan metode kualitatif dengan metode pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi.           Hasil penelitian terhadap mekanisme jual beli Jasa dengan system bayar OVO dalam aplikasi grab. (a) Customer mengisi saldo OVO menggunakan top up (sebagai bayar tunai di awal), pastikan saldo mencukupi disaat memesan.(b) Customer membuka aplikasi grab dengan klik makanan.(c) Pihak grab yang menyediakan aplikasi grab secara otomatis mengirim daftar harga dan ongkos kirim lewat handphone kepada customer. (d) Customer memesan makanan yang diinginkan, lalu klik pesan dan terjadi Akad salam antara grab sebagai penyedia jasa transporasi (yang bermitra dengan restoran) sebagai pihak yang menerima pesanan (Muslam Ilaih) dan customer sebagai pihak yang memesan (Muslam).(e) Driver sebagai mitra bisnis grab konfirmasi ke customer untuk membelikan atau mengambil makanan yang menjadi pesanan customer. (f) Driver sebagai mitra bisnis pihak Grab mengantarkan pesanan makanan ke customer.Analisis dari teori akad salam terhadap jual beli jasa dengan cara bayar OVO dalam aplikasi grab sesuai dengan hukum Islam karena telah terpenuhi rukun dan syarat sah akad salam, meskipun yang menjadi objek transaksi akad salam adalah jasa transportasi bukan barang, tetapi keduanya (jasa dan barang) dipandang sebagai harta yang dapat diperjualbelikan.
MEMBANGUN KEPERCAYAAN DIRI DALAM PENDIDIKAN ISLAM Badrus Zaman
Suhuf Vol 33, No 1 (2021): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Islam adalah bimbingan yang dilakukan oleh seorang dewasa kepada terdidik dalam masa pertumbuhan agar ia memiliki kepribadian muslim. Salah satu kepribadian muslim yang harus dibangun adalah rasa percaya diri, karna diciptakan sebagai makhluk yang paling mulia dan sebaik-baiknya bentuk manusia harus memiliki rasa percaya diri yang tinggi. Kepercayaan diri itu dapat dibangun dengan cara sebagai berikut: Menjadikan hati ridha, bersyukur dan tawakal, mengenali diri sendiri, mencintai orang lain, menjauhi pikiran-pikiran dan perasaan negatif yang merusak kepribadian (gelisah, takut dan merasa gagal), bergaullah dengan orang yang sukses dan percaya diri, tentukan tujuan yang hendak dicapai dalam waktu dekat, dan ikuti berbagai kegiatan organisasi. Dengan memiliki rasa percaya diri akan memberikan manfaat sebagai berikut: Memberikan dan meningkatkan motivasi dalam kehidupan, mengurangi rasa rendah diri yang ada pada diri seseorang, meningkatkan prestasi, membuang perasaan takut, yang akan menghalangi suatu kesuksesan, tidak mudah putus asa apabila mengalami suatu kegagalan, mengurangi rasa depresi dan frustrasi, meningkatkan karisma dan kewibawaan, dan mengurangi rasa khawatir dan cemas.
ANALISIS IMPLEMENTASI GOOD AMIL GOVERNANCE BERDASARKAN ZAKAT CORE PRINCIPLES PADA LEMBAGA AMIL ZAKAT (Studi Kasus di Lembaga Amil Zakat Muhammadiyah Solo) Ikhsan Mardiansah; Supawi Pawenang; Istiqomah Istiqomah
Suhuf Vol 33, No 1 (2021): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa penerapan Good Amil Governance berdasarkan Zakat Core Principles  di sebuah Lembaga Amil Zakat Muhammadiyah (LAZISMU) Solo. Jenis penelitian termasuk penelitian lapangan bersifat kualitatif deskriptif dengan tekhnik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi.  Sampel yang digunakan sebanyak enam informan yang berstatus sebagai amil di LAZISMU Solo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa didalam praktiknya LAZISMU Solo sudah melaksanakan prinsip Good Amil Governance berdasarkan Zakat Core Principles dengan cukup baik
STUDI KOMPARASI WAKTU DAN PROSES TERJADINYA HUJAN DALAM PERSPEKTIF AL QUR’AN DAN SAINS Khamidinal Khamidinal
Suhuf Vol 33, No 1 (2021): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hujan merupakan salah satu fenomena alam yang berada dalam kehidupan manusia yang banyak disebutkan di dalam al-Qur’an maupun diteliti oleh para ilmuwan. Artikel ini berusaha menyajikan studi komparasi antara al-Qur’an dan sains dalam berbicara masalah hujan pada tiga hal: proses terjadinya hujan, kadar air hujan yang diturunkan Allah di muka bumi dan waktu turunnya hujan.

Page 1 of 1 | Total Record : 7