Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol 21, No 2 (2020)"
:
10 Documents
clear
PENINGKATAN KEKUATAN LENTUR PRODUK 3D PRINTING BERBAHAN PETG DENGAN OPTIMASI PARAMETER PROSES MENGGUNAKAN METODE TAGUCHI
Riza, Eduar Iqbal;
Budiyantoro, Cahyo;
Nugroho, Aris Widyo
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin Vol 21, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/mesin.v21i2.10856
Optimization of 3D printing process parameters with PETG material to the flexural strength response using the Taguchi method has been carried out. This study uses L9 (33) orthogonal arrays experimental design using three process parameters, namely nozzle temperature, extrusion width, and feed rate with three levels in each parameter (240 ° C, 245 ° C, 250 ° C, 0.3 mm 0.35mm, 0.4mm, 50%, 75%, 100%). Specimens were prepared according to ISO 178: 2010 Standard using a Prusa-i3 3D printer. Following this their dimensions, mass, production time, and flexural strength were examined. The flexural strength response was analyzed using the Taguchi method via SN Ratio and ANOVA analysis to obtain the optimal parameters. The results showed that the most influential process parameters on the response of flexural strength respectively were the nozzle temperature, extrusion width and feed rate with an optimal combination of parameters namely nozzle temperature (250 ° C), extrusion width (0.35 mm), and feed rate (75%). The confirmation experiments showed that the optimal parameter combination obtained the highest flexural strength with a smaller data deviation (52.98 ± 0.65 MPa). In addition, all products being produced posses dimensions according to the standards used.
RANCANG BANGUN PEMBANGKIT LISTRIK TURBIN AIR MIKRO HIDRO TIPE CROSS-FLOW KAPASITAS 2.500 WATT DI KP. MULYASARI -BOGOR JAWA BARAT
Azharul, Firmansyah;
Dharmanto, Asep;
Wilarso, Wilarso
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin Vol 21, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/mesin.v21i2.11014
To meet the electricity needs at night and the production of agricultural products in Kp. Mulyasari was designed and built a Micro Hydro Power Plant (PLTMH) Turbine which can produce power up to 2,500 Watt. This machine is designed to be easy to install, easy to operate, inexpensive to maintain. The selected turbine type is a Cross-Flow air turbine for a low head. Turbines operate at impulse pressure, where the potential energy of water is converted into kinetic energy through the nozzles to push the turbine's front blades. In the design of this turbine, it is designed, so that it has a long life span, low investment value, minimal maintenance costs, easy installation costs, and is driven by water, thereby conserving natural resources. The turbine is designed based on data from field survey results in Kp. Mulyasari, with results; Head (H) = 1.85 m; Water discharge (Q) = 0.2 m3 / s; Turbine rotation (planned) (n) = 214 rpm; Turbine efficiency (plan) (?t) = 68%; Density of water (?) = 997.8 kg / m3. From the calculation results, obtained the Cross-Flow turbine design specifications as follows: High waterfall (H) = 1.85 m; Water discharge (Q) = 0.2 m3 / s; Turbine efficiency (plan) (?t) = 68%; Power (N) = 2,497 kW; Rotation (n) = 214 rpm; Specific speed (ns) = 770,4138831 rpm; Road blade diameter (DL) = 0.40 m; Naaf diameter (Dn) = 0.035 m; Steering blade width (B) = 0.032 m; Number of road blades = 26 pieces.
MODIFIKASI DURASI CAMSHAFT UNTUK MENINGKATKAN PERFORMA MESIN SATU SILINDER 115 CC
Prasetyo, Irwan Tri;
Sudrajad, Agung;
Yusuf, Yusyardi
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin Vol 21, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/mesin.v21i2.10886
Performa mesin yang kurang maksimal pada motor standar mengharuskan pengguna motor memodifikasi sektor mesin, salah satunya pada durasi camshaft. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan performa motor dengan memodifikasi durasi camshaft. Pelaksanaan penelitian dilakukan di Laboraturium Motor Bakar Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa . Modifikasi dilakukan dengan merubah durasi camshaft dan lobe separation angle (LSA), dimana durasi camshaft standart pada katup intake 221? dan lobe separation angle 96.75? serta katup exhaust 202? lobe separation angle 84?. Modifikasi camshaft ke-satu dengan durasi katup intake 235? dan lobe separation angle 100.5? serta katup exhaust 235? dengan lobe separation angle (LSA) 102,5? yang akan dibandingkan dengan modifikasi camshaft ke-dua dengan durasi katup intake 260? dan lobe separation angle (LSA) 104? serta katup exhaust durasi 260? dengan lobe separation angle 107?). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa performa mesin terbaik yakni menggunakan modifikasi camshaft ke-dua. Peningkatan torsi pada modifikasi camshaft adalah 19,182 % dan 22,902 % untuk modifikasi satu dan dua secara berturut-turut terhadap camshaft standar. Untuk peningkatan daya modifikasi camshaft terhadap camshaft standar adalah 7,378% dan 13,45% untuk modifikasi satu dan dua secara berturut-turut.
PENGARUH JENIS KATODA TERHADAP GAS HIDROGEN YANG DIHASILKAN DARI PROSES ELEKTROLISIS AIR GARAM
Siregar, Munawar Alfansury;
Umurani, Khairul;
Damanik, Wawan Septiawan
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin Vol 21, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/mesin.v21i2.10386
Produksi hidrogen dengan bahan baku air yang sedang dikembangkan ialah proses elektrolisis. Tetapi karena proses elektrolisis membutuhkan energi listrik sebagai pemicu terjadinya reaksi, sehingga proses ini memberikan efisiensi yang relative rendah. Proses elektrolisis dapat dijalankan jika ketrsediaan akan sumber energi listrik yang murah lagi mudah didapatkan. Upaya menurunkan jumlah pemakaian energi listrik pada proses elektrolisis seperti pengujian dengan pariasi jarak katoda dan anoda, campuran elektrolit dan jenis elektroda yang digunakan terus dikembangkan agar dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, tetapi belum menuai hasil yang memuaskan. Oleh sebab itu penulis merasa perlu melakukan penelitian tentang pengaruh jarak katoda dan anoda terhadap tekanan gas yang di hasilkan pada proses elektrolisis air garam. Penelitian ini menggunakan sumber arus baterai 12V, dan jarak yang telah ditetapkan pada katoda dan anoda ialah 80 mm,120 mm dan 200 mm. Jenis elektroda yang digunakan Stainless steel, Aluminium dan Tembaga, dengan jumlah campuran garam yang terlarut dalam air ialah 250 gram dalam lima liter air, atau sekitar 50 gram perliter air. Hasil dari pengujian tekanan gas yang dihasilkan oleh elektroda yang berbahan stainless steel lebih tinggi dibandingkan oleh elektroda yang berbahan aluminium dan tembaga dan semakin dekat jarak elektroda maka tekanan gas yang dihasilkan semakin tinggi. Dengan menggunakan manometer tabung U tekanan gas hidrogen diukur pada elektroda stainless steel pada sisi katoda jarak 80 mm sebesar 9733 Pa, tekanan klorin pada sisi anoda 9246 Pa, jarak 120 mm tekanan hydrogen pada sisi katoda 7884 Pa, tekanan klorin pada sisi anoda 7838 Pa, pada jarak 200 mm tekanan hydrogen pada sisi katoda 5937 Pa, tekanan klorin pada sisi anoda 6326 Pa. Sedangkan tekanan hydrogen pada elektroda Aluminium pada sisi katoda 9246.8 Pa, tekanan klorin pada sisi anoda 9052 Pa, dan tekanan hidrogen pada elektroda Tembaga tekanan pada sisi katoda 6034 Pa, dan tekanan klorin pada sisi 5840 Pa. Hasil menunjukkan perbandingan tekanan pada jarak yang telah di tetapkan dan perbandingan tekanan pada setiap jenis elektroda
ANALISIS HEAD POMPA SENTRIFUGAL PADA RANGKAIAN SERI DAN PARALEL
Putro, Eko Prasetio;
Widodo, Edi;
Fahruddin, A'rasy;
Iswanto, Iswanto
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin Vol 21, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/mesin.v21i2.10671
Dalam penelitian ini adapun tujuan yang diharapkan terkait dengan analisis perhitungan head pompa sentrifugal pada rangkaian seri dan paralel yaitu untuk mengetahui perbandingan nilai head total pompa dari dari masing-masing rangkaian, serta untuk mengetahui perbandingan dari hubungan head (m) terhadap bukaan valve dan juga hubungan head loss terhadap bukaan valve. Proses pengujian dilakukan dengan menggunakan dua pompa sentrifugal tipe 1 ½ BA-6 dengan jenis fluida kerja yang dipakai ialah air pada temperatur ±30?C. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan didapatkan suatu hasil data analisis dari perhitungan head total pompa, dimana nilai head total pompa seri untuk bukaan katup penuh sebesar 38,79 m dengan debit aliran 0,00325 , bukaan katup 2/3 nilai head total sebesar 46,14 m dengan debit aliran 0,00323 dan bukaan katup 1/3 nilai head total sebesar 50,16 m dengan debit aliran 0,00306 . Sedangkan pada pompa paralel diperoleh nilai head total dari bukaan katup penuh sebesar 27,7 m dengan debit aliran 0,00375 , bukaan katup 2/3 nilai head total sebesar 32,6 m dengan debit aliran 0,00374 dan bukaan katup 1/3 nilai head total sebesar 37,9 m dengan debit aliran 0,00367 . Dari hasil data yang diperoleh dapat diambil kesimpulan bahwa adanya kenaikan nilai head total terhadap variasi pengaturan bukaan valve yang mana nilai head total tertinggi terdapat pada bukaan valve 1/3. Dan dari kedua jenis rangkaian terlihat adanya penurunan nilai head total seiring juga dengan bertambahnya nilai debit/kapasitas pada pompa. Sehingga hubungan antara head total dengan debit adalah berbanding terbalik, dimana nilai head terendah diperoleh pada debit yang paling besar.
MODIFIKASI DURASI CAMSHAFT UNTUK MENINGKATKAN PERFORMA MESIN SATU SILINDER 115 CC
Irwan Tri Prasetyo;
Agung Sudrajad;
Yusyardi Yusuf
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin Vol 21, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/mesin.v21i2.10886
Performa mesin yang kurang maksimal pada motor standar mengharuskan pengguna motor memodifikasi sektor mesin, salah satunya pada durasi camshaft. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan performa motor dengan memodifikasi durasi camshaft. Pelaksanaan penelitian dilakukan di Laboraturium Motor Bakar Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa . Modifikasi dilakukan dengan merubah durasi camshaft dan lobe separation angle (LSA), dimana durasi camshaft standart pada katup intake 221ᴼ dan lobe separation angle 96.75ᴼ serta katup exhaust 202ᴼ lobe separation angle 84ᴼ. Modifikasi camshaft ke-satu dengan durasi katup intake 235ᴼ dan lobe separation angle 100.5ᴼ serta katup exhaust 235ᴼ dengan lobe separation angle (LSA) 102,5ᴼ yang akan dibandingkan dengan modifikasi camshaft ke-dua dengan durasi katup intake 260ᴼ dan lobe separation angle (LSA) 104ᴼ serta katup exhaust durasi 260ᴼ dengan lobe separation angle 107ᴼ). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa performa mesin terbaik yakni menggunakan modifikasi camshaft ke-dua. Peningkatan torsi pada modifikasi camshaft adalah 19,182 % dan 22,902 % untuk modifikasi satu dan dua secara berturut-turut terhadap camshaft standar. Untuk peningkatan daya modifikasi camshaft terhadap camshaft standar adalah 7,378% dan 13,45% untuk modifikasi satu dan dua secara berturut-turut.
PENGARUH JENIS KATODA TERHADAP GAS HIDROGEN YANG DIHASILKAN DARI PROSES ELEKTROLISIS AIR GARAM
Munawar Alfansury Siregar;
Khairul Umurani;
Wawan Septiawan Damanik
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin Vol 21, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/mesin.v21i2.10386
Produksi hidrogen dengan bahan baku air yang sedang dikembangkan ialah proses elektrolisis. Tetapi karena proses elektrolisis membutuhkan energi listrik sebagai pemicu terjadinya reaksi, sehingga proses ini memberikan efisiensi yang relative rendah. Proses elektrolisis dapat dijalankan jika ketrsediaan akan sumber energi listrik yang murah lagi mudah didapatkan. Upaya menurunkan jumlah pemakaian energi listrik pada proses elektrolisis seperti pengujian dengan pariasi jarak katoda dan anoda, campuran elektrolit dan jenis elektroda yang digunakan terus dikembangkan agar dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, tetapi belum menuai hasil yang memuaskan. Oleh sebab itu penulis merasa perlu melakukan penelitian tentang pengaruh jarak katoda dan anoda terhadap tekanan gas yang di hasilkan pada proses elektrolisis air garam. Penelitian ini menggunakan sumber arus baterai 12V, dan jarak yang telah ditetapkan pada katoda dan anoda ialah 80 mm,120 mm dan 200 mm. Jenis elektroda yang digunakan Stainless steel, Aluminium dan Tembaga, dengan jumlah campuran garam yang terlarut dalam air ialah 250 gram dalam lima liter air, atau sekitar 50 gram perliter air. Hasil dari pengujian tekanan gas yang dihasilkan oleh elektroda yang berbahan stainless steel lebih tinggi dibandingkan oleh elektroda yang berbahan aluminium dan tembaga dan semakin dekat jarak elektroda maka tekanan gas yang dihasilkan semakin tinggi. Dengan menggunakan manometer tabung U tekanan gas hidrogen diukur pada elektroda stainless steel pada sisi katoda jarak 80 mm sebesar 9733 Pa, tekanan klorin pada sisi anoda 9246 Pa, jarak 120 mm tekanan hydrogen pada sisi katoda 7884 Pa, tekanan klorin pada sisi anoda 7838 Pa, pada jarak 200 mm tekanan hydrogen pada sisi katoda 5937 Pa, tekanan klorin pada sisi anoda 6326 Pa. Sedangkan tekanan hydrogen pada elektroda Aluminium pada sisi katoda 9246.8 Pa, tekanan klorin pada sisi anoda 9052 Pa, dan tekanan hidrogen pada elektroda Tembaga tekanan pada sisi katoda 6034 Pa, dan tekanan klorin pada sisi 5840 Pa. Hasil menunjukkan perbandingan tekanan pada jarak yang telah di tetapkan dan perbandingan tekanan pada setiap jenis elektroda
ANALISIS HEAD POMPA SENTRIFUGAL PADA RANGKAIAN SERI DAN PARALEL
Eko Prasetio Putro;
Edi Widodo;
A'rasy Fahruddin;
Iswanto Iswanto
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin Vol 21, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/mesin.v21i2.10671
Dalam penelitian ini adapun tujuan yang diharapkan terkait dengan analisis perhitungan head pompa sentrifugal pada rangkaian seri dan paralel yaitu untuk mengetahui perbandingan nilai head total pompa dari dari masing-masing rangkaian, serta untuk mengetahui perbandingan dari hubungan head (m) terhadap bukaan valve dan juga hubungan head loss terhadap bukaan valve. Proses pengujian dilakukan dengan menggunakan dua pompa sentrifugal tipe 1 ½ BA-6 dengan jenis fluida kerja yang dipakai ialah air pada temperatur ±30⁰C. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan didapatkan suatu hasil data analisis dari perhitungan head total pompa, dimana nilai head total pompa seri untuk bukaan katup penuh sebesar 38,79 m dengan debit aliran 0,00325 , bukaan katup 2/3 nilai head total sebesar 46,14 m dengan debit aliran 0,00323 dan bukaan katup 1/3 nilai head total sebesar 50,16 m dengan debit aliran 0,00306 . Sedangkan pada pompa paralel diperoleh nilai head total dari bukaan katup penuh sebesar 27,7 m dengan debit aliran 0,00375 , bukaan katup 2/3 nilai head total sebesar 32,6 m dengan debit aliran 0,00374 dan bukaan katup 1/3 nilai head total sebesar 37,9 m dengan debit aliran 0,00367 . Dari hasil data yang diperoleh dapat diambil kesimpulan bahwa adanya kenaikan nilai head total terhadap variasi pengaturan bukaan valve yang mana nilai head total tertinggi terdapat pada bukaan valve 1/3. Dan dari kedua jenis rangkaian terlihat adanya penurunan nilai head total seiring juga dengan bertambahnya nilai debit/kapasitas pada pompa. Sehingga hubungan antara head total dengan debit adalah berbanding terbalik, dimana nilai head terendah diperoleh pada debit yang paling besar.
PENINGKATAN KEKUATAN LENTUR PRODUK 3D PRINTING BERBAHAN PETG DENGAN OPTIMASI PARAMETER PROSES MENGGUNAKAN METODE TAGUCHI
Eduar Iqbal Riza;
Cahyo Budiyantoro;
Aris Widyo Nugroho
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin Vol 21, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/mesin.v21i2.10856
Optimization of 3D printing process parameters with PETG material to the flexural strength response using the Taguchi method has been carried out. This study uses L9 (33) orthogonal arrays experimental design using three process parameters, namely nozzle temperature, extrusion width, and feed rate with three levels in each parameter (240 ° C, 245 ° C, 250 ° C, 0.3 mm 0.35mm, 0.4mm, 50%, 75%, 100%). Specimens were prepared according to ISO 178: 2010 Standard using a Prusa-i3 3D printer. Following this their dimensions, mass, production time, and flexural strength were examined. The flexural strength response was analyzed using the Taguchi method via SN Ratio and ANOVA analysis to obtain the optimal parameters. The results showed that the most influential process parameters on the response of flexural strength respectively were the nozzle temperature, extrusion width and feed rate with an optimal combination of parameters namely nozzle temperature (250 ° C), extrusion width (0.35 mm), and feed rate (75%). The confirmation experiments showed that the optimal parameter combination obtained the highest flexural strength with a smaller data deviation (52.98 ± 0.65 MPa). In addition, all products being produced posses dimensions according to the standards used.
RANCANG BANGUN PEMBANGKIT LISTRIK TURBIN AIR MIKRO HIDRO TIPE CROSS-FLOW KAPASITAS 2.500 WATT Di Kp. MULYASARI -BOGOR JAWA BARAT
Firmansyah Azharul;
Asep Dharmanto;
Wilarso Wilarso
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin Vol 21, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/mesin.v21i2.11014
To meet the electricity needs at night and the production of agricultural products in Kp. Mulyasari was designed and built a Micro Hydro Power Plant (PLTMH) Turbine which can produce power up to 2,500 Watt. This machine is designed to be easy to install, easy to operate, inexpensive to maintain. The selected turbine type is a Cross-Flow air turbine for a low head. Turbines operate at impulse pressure, where the potential energy of water is converted into kinetic energy through the nozzles to push the turbine's front blades. In the design of this turbine, it is designed, so that it has a long life span, low investment value, minimal maintenance costs, easy installation costs, and is driven by water, thereby conserving natural resources. The turbine is designed based on data from field survey results in Kp. Mulyasari, with results; Head (H) = 1.85 m; Water discharge (Q) = 0.2 m3 / s; Turbine rotation (planned) (n) = 214 rpm; Turbine efficiency (plan) (ηt) = 68%; Density of water (ρ) = 997.8 kg / m3. From the calculation results, obtained the Cross-Flow turbine design specifications as follows: High waterfall (H) = 1.85 m; Water discharge (Q) = 0.2 m3 / s; Turbine efficiency (plan) (ηt) = 68%; Power (N) = 2,497 kW; Rotation (n) = 214 rpm; Specific speed (ns) = 770,4138831 rpm; Road blade diameter (DL) = 0.40 m; Naaf diameter (Dn) = 0.035 m; Steering blade width (B) = 0.032 m; Number of road blades = 26 pieces.