cover
Contact Name
-
Contact Email
mediamesin@ums.ac.id
Phone
+62271-717417
Journal Mail Official
mediamesin@ums.ac.id
Editorial Address
Jl. A. Yani 1 Pabelan Kartasura Surakarta 57162 INDONESIA
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin
ISSN : 14114348     EISSN : 25414577     DOI : 10.23917/mesin
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 22, No 1 (2021)" : 12 Documents clear
PERANCANGAN TUNGKU PEMANAS DENGAN MENGGUNAKAN KANTHAL A1 Purwanto, Dwi; Nasa, Reza Azizul
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin Vol 22, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/mesin.v22i1.12462

Abstract

Beberapa material logam banyak dipakai atau digunakan sebagai bahan konstruksi bangunan dan sebagai perkakas untuk mesin industri. Perlakuan panas merupakan satu rangkaian siklus panas meliputi pemanasan, penahanan temperatur, dan pendinginan. Biasanya dilakukan terutama pada logam atau paduan dalam kondisi padatan. Perlakuan panas pada logam dapat dilakukan dengan berbagai macam cara, dan salah satunya yaitu perlakuan panas dengan pemasan menggunakan tungku. Metode perancangan tungku ialah menggunakan elemen kawat kanthal A1 yang dipanaskan menggunakan energi listrik untuk menghasilkan panas pada filamen yang terdapat pada dinding tungku, sampai temperatur maksimal 1200°C sehingga diharapkan dapat meningkatkan sifat mekanis pada bagian permukaan baja tersebut. Hasil rancangan pada penelitian ini akan dilakukan pada laboratorium teknik mesin di universitas muhammadiyah purwokerto. Material utama yang digunakan adalah material refraktori dengan menggunakan daya listrik sebesar 8205,1 watt dengan konsumsi pemakain listrik 4.9 kWh dengan temperature maksimum 1200°C.
PENGUKURAN DIMENSI KOMPONEN ARTIFICIAL HIP JOINT HASIL INVESTMENT CASTING MENGGUNAKAN MATERIAL AISI 316L Al Hakim, Reza Azizul Nasa; Purwanto, Dwi
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin Vol 22, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/mesin.v22i1.12560

Abstract

Investment casting merupakan salah satu proses pengecoran yang banyak digunakan untuk proses pembuatan komponen yang rumit. Pembuatan dengan menggunakan proses ini memiliki kelebihan antara lain produk yang dihasilkan dapat mendekati bentuk akhir. Pada tahun 2013 teknik mesin Universitas Diponegoro mulai melakukan penelitian mengenai artificial hip joint. Saat ini proses pembuatan artificial hip joint menggunakan machining proses. Pembuatan artificial hip joint menggunakan proses machining cenderung memerlukan waktu yang cukup lama dan biaya yang mahal. Tujuan dari penelitian ini adalah mengurangi harga dan waktu pembuatan dari artificial hip joint. Material yang digunakan dalam penelitian ini adalah stainless steel 316L. Setelah dilakukan proses pembuatan menggunakan investment casting dilakukan proses finishing untuk menghaluskan bermukaan dan menghasilkan ukuran yang diinginkan. Hasil pengukuran didasarkan pada ASTM F2033-12 dengan tolerasi sebesar 190µm atau 0.19mm.
PENGARUH PENAMBAHAN BENTONIT PADA SEKAM PADI TERHADAP KINERJA TUNGKU GASIFIKASI TIPE DOWNDRAFT Subroto, Subroto
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin Vol 22, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/mesin.v22i1.11820

Abstract

Sekam padi merupakan sampah organik yang sangat mudah di dapatkan di negara agraris seperti Indonesia. Sekam padi dapat dimanfaatkan menjadi sumber energi alternatif melalui proses gasifikasi untuk menghasilkan gas yang mampu bakar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan katalis bentonit pada sekam padi terhadap kinerja tungku gasifikasi tipe Downdraft. Proses gasifikasi pada penelitian ini dilakukan dengan cara menambahkan katalis bentonit pada bahan bakar sekam padi sebesar 100 gr, 150 gr, 200 gr. Setelah dilakukan penyalaan, diperoleh data berupa temperatur pembakaran, waktu penyalaan, waktu nyala efektif. Hasil pembakaran dimanfaatkan untuk mendidihkan air, yangmana digunakan untuk mencari besarnya kalor yang dihasilkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa temperatur rata-rata pembakaran tertinggi terjadi pada pengujian tanpa penambahan bentonit, yaitu 375,8ËšC. Waktu penyalaan tercepat juga dihasilkan pada pengujian tanpa penambahan bentonit, yaitu selama 8 menit, sedangkan Waktu nyala efektif terlama dihasilkan pada pengujian dengan penambahan bentonit 150 gr, yaitu selama 44 menit. Kalor terbesar dihasilkan pada pengujian dengan penambahan bentonit 150 gr, yaitu sebesar 1719,519Kj.
STUDI PENINGKATAN KEKERASAN DAN PERUBAHAN STRUKTUR MIKRO BAJA (S09CK) YANG DI TREATMENT PADA CAIRAN GARAM Sugito, BIbit
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin Vol 22, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/mesin.v22i1.12884

Abstract

Pengerasan logam dengan treatment Quenching merupakan proses pendinginan secara cepat, dari temperatur austenisasi (umumnya berkisar antara  temperatur 815oC – 870oC). Tujuan dari proses ini adalah untuk meningkatkan nilai kekerasan pada suatu logam. Proses quenching yang dilakukan dengan cairan garam. Garam dipakai sebagai bahan pendinginan dikarenakan memiliki sifat mendinginkan yang teratur dan cepat, cairan garam merupakan larutan garam dan air. Hasil pengujian komposisi kimia bahwa, logam S09CK dikategorikan dalam baja karbon rendah. Hasil pengujian tarik menunjukkan material yang diquenching memiliki sifat yang lebih getas dibandingkan dengan raw material. Dari hasil pengujian kekerasan nilai rata-rata dari material yang di quenching sebesar 207.6 VHN pada bagian permukaan 186.6 VHN pada bagian sisi dan raw material 199 VHN dan 113.3 VHN. Hasil foto mikro fasa yang terbentuk adalah ferit dan perlit.
ANALISIS EFISIENSI ENERGI, EFISIENSI EKSERGI, DAN LAJU KERUSAKAN EKSERGI PADA KOMPONEN MESIN PLTU MUARA JAWA DENGAN VARIASI PEMBEBANAN Zulmi, Muhammad Rafianur; Suanggana, Doddy; Kurniawati, Diniar Mungil
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin Vol 22, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/mesin.v22i1.11832

Abstract

Pembangkit listrik tenaga uap atau PLTU merupakan salah satu penyuplai kebutuhan listrik yang memiliki potensi besar dalam penyediaan energi di Kalimantan Timur. PLTU Muara Jawa merupakan PLTU yang baru dibangun pada tahun 2016 dan masuk dalam sistem jaringan Mahakam pada tahun 2018. Saat ini, besarnya efisiensi dari pembangkit hanya ditentukan dengan mengacu pada efisiensi energi, metode tersebut dirasa kurang menggambarkan aspek-aspek penting dari pemanfaatan sebuah energi. Berdasarkan pemikiran tersebut, maka analisis energi dan eksergi perlu dilakukan pada unit PLTU Muara Jawa. Tujuan penelitian adalah mengkaji kondisi pembebanan terbaik pada komponen mesin PLTU Muara Jawa. Adapun variasi yang digunakan adalah variasi pembebanan dengan kapasitas 50%; 75%; dan 100% dan analisis eksergi dengan variasi temperature lingkungan 25oC; 27oC; dan 30oC dengan data yang akan dianalisis adalah laju aliran massa, tekanan, temperatur, entalpi, entropi pada aliran masuk dan keluar boiler; turbin; serta kondensor yang kemudian dapat dilakukan perhitungan dan analisis data untuk mendapatkan besar efisiensi energi, efisiensi eksergi, dan laju kerusakan eksergi pada komponen mesin PLTU Muara Jawa. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengaruh pembebanan terhadap besar efisiensi energi dan efisiensi eksergi tertinggi berada pada saat kondisi 75% daya generator dan temperatur lingkungan 30oC.
PENGARUH THERMAL WALL TERHADAP KARAKTERISTIK HIDRODINAMIKA DAN KARAKTERISTIK SYNGAS PADA DUAL FLUIDIZED BED GASIFIER BERBAHAN BAKAR TEMPURUNG KELAPA DENGAN SIMULASI BERBASIS CPFD Aklis, Nur; Rohmat, Tri Agung; Saptoadi, Harwin
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin Vol 22, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/mesin.v22i1.13206

Abstract

Dual fluidized bed gasifier (DFBG) adalah salah satu teknologi yang diharapkan mampu mengkonversi biomassa menjadi syngas kualitas tinggi sebagai bahan baku proses Fischer-Tropsch. Artikel  ini membahas simulasi pengaruh temperatur dinding atau thermal wall atau (t.w) terhadap karakteristik hidrodinamika dan karakteristik syngas  DFBG dengan bahan bakar biomassa tempurung kelapa berbasis computational particle fluid dynamics (CPFD). Simulasi dilakukan dengan menggunakan software paket Barracuda VR 17.1.0. Uap dengan suhu 423 K dan tekanan 101325 Pa digunakan sebagai agen gasifikasi. Partikel yang digunakan berupa pasir silika dengan densitas 2650 kg/m3 dan ukuran antara 180 – 600 μm. Ukuran tempurung kelapa 2 - 4 mm. Parameter operasi DFBG meliputi kecepatan uap di gasifier 1,5 m/s, kecepatan udara di riser sebesar 10 m/s, kecepatan udara di L-valve sebesar 1,57 m/s dan kecepatan uap di loop-seal sebesar 0,4 m/s dan 0,5 m/s. Grid yang digunakan sejumlah 129.024 dan simulasi menggunkan 3 variasi thermal wall (t.w) masing-masing sebesar 873 K, 973 K dan 1073 K. Dari hasil simulasi diketahui thermal wall berpengaruh terhadap karakteristik hidrodinamika yang dihasilkan simulasi dimana pada simulasi temperatur rendah (t.w = 873 K) sirkulasi material bed tampak mengalami penumpukan  di riser bagian bawah, hal ini tidak terjadi pada sirkulasi material bed yang dihasilkan oleh simulasi dengan t.w =973 K dan 1073 K. Komposisi dan distribusi spesies gas hasil gasifikasi yang dihasilkan simulasi dengan t.w yang berbeda-beda menunjukkan kecenderungan yang sama, dimana masing-masing variasi menghasilkan gas dengan komposisi yang didominasi CO dan H2. Pengaruh temperatur dinding terlihat pada naiknya komposisi dan yield masing-masing spesies gas., dimana kompoisisi gas naik 5,78 % saat t.w dinaikkan dari 873 K menjadi 973 K dan naik 2,8 % saat t.w naik menjadi1073 K. Yield gas naik 20,4 % saat t.w naik dari 873 K menjadi 973 K, dan naik sebesar 17,5 % saat t.w berubah dari  973 K menjadi 1073 K.
PENGARUH PENAMBAHAN BENTONIT PADA SEKAM PADI TERHADAP KINERJA TUNGKU GASIFIKASI TIPE DOWNDRAFT Subroto Subroto; Afif Faishal
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin Vol 22, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/mesin.v22i1.11820

Abstract

Sekam padi merupakan sampah organik yang sangat mudah di dapatkan di negara agraris seperti Indonesia. Sekam padi dapat dimanfaatkan menjadi sumber energi alternatif melalui proses gasifikasi untuk menghasilkan gas yang mampu bakar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan katalis bentonit pada sekam padi terhadap kinerja tungku gasifikasi tipe Downdraft. Proses gasifikasi pada penelitian ini dilakukan dengan cara menambahkan katalis bentonit pada bahan bakar sekam padi sebesar 100 gr, 150 gr, 200 gr. Setelah dilakukan penyalaan, diperoleh data berupa temperatur pembakaran, waktu penyalaan, waktu nyala efektif. Hasil pembakaran dimanfaatkan untuk mendidihkan air, yangmana digunakan untuk mencari besarnya kalor yang dihasilkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa temperatur rata-rata pembakaran tertinggi terjadi pada pengujian tanpa penambahan bentonit, yaitu 375,8˚C. Waktu penyalaan tercepat juga dihasilkan pada pengujian tanpa penambahan bentonit, yaitu selama 8 menit, sedangkan Waktu nyala efektif terlama dihasilkan pada pengujian dengan penambahan bentonit 150 gr, yaitu selama 44 menit. Kalor terbesar dihasilkan pada pengujian dengan penambahan bentonit 150 gr, yaitu sebesar 1719,519Kj.
STUDI PENINGKATAN KEKERASAN DAN PERUBAHAN STRUKTUR MIKRO BAJA (S09CK) YANG DI TREATMENT PADA CAIRAN GARAM BIbit Sugito
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin Vol 22, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/mesin.v22i1.12884

Abstract

Pengerasan logam dengan treatment Quenching merupakan proses pendinginan secara cepat, dari temperatur austenisasi (umumnya berkisar antara  temperatur 815oC – 870oC). Tujuan dari proses ini adalah untuk meningkatkan nilai kekerasan pada suatu logam. Proses quenching yang dilakukan dengan cairan garam. Garam dipakai sebagai bahan pendinginan dikarenakan memiliki sifat mendinginkan yang teratur dan cepat, cairan garam merupakan larutan garam dan air. Hasil pengujian komposisi kimia bahwa, logam S09CK dikategorikan dalam baja karbon rendah. Hasil pengujian tarik menunjukkan material yang diquenching memiliki sifat yang lebih getas dibandingkan dengan raw material. Dari hasil pengujian kekerasan nilai rata-rata dari material yang di quenching sebesar 207.6 VHN pada bagian permukaan 186.6 VHN pada bagian sisi dan raw material 199 VHN dan 113.3 VHN. Hasil foto mikro fasa yang terbentuk adalah ferit dan perlit.
ANALISIS EFISIENSI ENERGI, EFISIENSI EKSERGI, DAN LAJU KERUSAKAN EKSERGI PADA KOMPONEN MESIN PLTU MUARA JAWA DENGAN VARIASI PEMBEBANAN Muhammad Rafianur Zulmi; Doddy Suanggana; Diniar Mungil Kurniawati
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin Vol 22, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/mesin.v22i1.11832

Abstract

Pembangkit listrik tenaga uap atau PLTU merupakan salah satu penyuplai kebutuhan listrik yang memiliki potensi besar dalam penyediaan energi di Kalimantan Timur. PLTU Muara Jawa merupakan PLTU yang baru dibangun pada tahun 2016 dan masuk dalam sistem jaringan Mahakam pada tahun 2018. Saat ini, besarnya efisiensi dari pembangkit hanya ditentukan dengan mengacu pada efisiensi energi, metode tersebut dirasa kurang menggambarkan aspek-aspek penting dari pemanfaatan sebuah energi. Berdasarkan pemikiran tersebut, maka analisis energi dan eksergi perlu dilakukan pada unit PLTU Muara Jawa. Tujuan penelitian adalah mengkaji kondisi pembebanan terbaik pada komponen mesin PLTU Muara Jawa. Adapun variasi yang digunakan adalah variasi pembebanan dengan kapasitas 50%; 75%; dan 100% dan analisis eksergi dengan variasi temperature lingkungan 25oC; 27oC; dan 30oC dengan data yang akan dianalisis adalah laju aliran massa, tekanan, temperatur, entalpi, entropi pada aliran masuk dan keluar boiler; turbin; serta kondensor yang kemudian dapat dilakukan perhitungan dan analisis data untuk mendapatkan besar efisiensi energi, efisiensi eksergi, dan laju kerusakan eksergi pada komponen mesin PLTU Muara Jawa. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengaruh pembebanan terhadap besar efisiensi energi dan efisiensi eksergi tertinggi berada pada saat kondisi 75% daya generator dan temperatur lingkungan 30oC.
PENGARUH THERMAL WALL TERHADAP KARAKTERISTIK HIDRODINAMIKA DAN KARAKTERISTIK SYNGAS PADA DUAL FLUIDIZED BED GASIFIER BERBAHAN BAKAR TEMPURUNG KELAPA DENGAN SIMULASI BERBASIS CPFD Nur Aklis; Tri Agung Rohmat; Harwin Saptoadi
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin Vol 22, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/mesin.v22i1.13206

Abstract

Dual fluidized bed gasifier (DFBG) adalah salah satu teknologi yang diharapkan mampu mengkonversi biomassa menjadi syngas kualitas tinggi sebagai bahan baku proses Fischer-Tropsch. Artikel  ini membahas simulasi pengaruh temperatur dinding atau thermal wall atau (t.w) terhadap karakteristik hidrodinamika dan karakteristik syngas  DFBG dengan bahan bakar biomassa tempurung kelapa berbasis computational particle fluid dynamics (CPFD). Simulasi dilakukan dengan menggunakan software paket Barracuda VR 17.1.0. Uap dengan suhu 423 K dan tekanan 101325 Pa digunakan sebagai agen gasifikasi. Partikel yang digunakan berupa pasir silika dengan densitas 2650 kg/m3 dan ukuran antara 180 – 600 μm. Ukuran tempurung kelapa 2 - 4 mm. Parameter operasi DFBG meliputi kecepatan uap di gasifier 1,5 m/s, kecepatan udara di riser sebesar 10 m/s, kecepatan udara di L-valve sebesar 1,57 m/s dan kecepatan uap di loop-seal sebesar 0,4 m/s dan 0,5 m/s. Grid yang digunakan sejumlah 129.024 dan simulasi menggunkan 3 variasi thermal wall (t.w) masing-masing sebesar 873 K, 973 K dan 1073 K. Dari hasil simulasi diketahui thermal wall berpengaruh terhadap karakteristik hidrodinamika yang dihasilkan simulasi dimana pada simulasi temperatur rendah (t.w = 873 K) sirkulasi material bed tampak mengalami penumpukan  di riser bagian bawah, hal ini tidak terjadi pada sirkulasi material bed yang dihasilkan oleh simulasi dengan t.w =973 K dan 1073 K. Komposisi dan distribusi spesies gas hasil gasifikasi yang dihasilkan simulasi dengan t.w yang berbeda-beda menunjukkan kecenderungan yang sama, dimana masing-masing variasi menghasilkan gas dengan komposisi yang didominasi CO dan H2. Pengaruh temperatur dinding terlihat pada naiknya komposisi dan yield masing-masing spesies gas., dimana kompoisisi gas naik 5,78 % saat t.w dinaikkan dari 873 K menjadi 973 K dan naik 2,8 % saat t.w naik menjadi1073 K. Yield gas naik 20,4 % saat t.w naik dari 873 K menjadi 973 K, dan naik sebesar 17,5 % saat t.w berubah dari  973 K menjadi 1073 K.

Page 1 of 2 | Total Record : 12