cover
Contact Name
-
Contact Email
mediamesin@ums.ac.id
Phone
+62271-717417
Journal Mail Official
mediamesin@ums.ac.id
Editorial Address
Jl. A. Yani 1 Pabelan Kartasura Surakarta 57162 INDONESIA
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin
ISSN : 14114348     EISSN : 25414577     DOI : 10.23917/mesin
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 366 Documents
PENGARUH KECEPATAN PUTAR POROS KOMPRESOR TERHADAP PRESTASI KERJA MESIN PENDINGIN AC Marwan Effendy
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin Vol 6, No 2 (2005)
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/mesin.v6i2.2898

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi putaran poros kompresor terhadap prestasi kerja mesin pendingin. Penelitian ini intinya apakah bertambahnya kecepata putar poros kompresor akan meningkatkan koefisien prestasi ataukah sebaliknya. Dalam penelitian ini digunakan alat uji sebuah mesin pendingin AC sederhana yang terdiri kompresor, kondensor, katup ekspansi, dan evaporator dengan menggunakan refrigeran R-134a. Untuk membuat variasi putaran poros kompresor dilakukan dengan melakukan beberapa perubahan ukuran diameter puli motor listrik yang menggerakkan kompresor. Variasi diameter puli motor listrik yang digunakan adalah d = 62 mm, d = 77 mm, d = 91 dan d = 103 mm. Dengan bertambahnya diameter puli motor listrik maka kecepatan putar poros kompresor yang dihasilkan akan semakin besar. Sistem tersebut kemudian diujikan pada ruangan yang memiliki beban lampu 200 watt dengan beban panas Q = 680 Btu/hr dan beban ruangan secara keseluruhan sebesar 1249,55 Btu/hr. Dari penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa semakin kecil putaran poros kompresor maka kerja yang dilakukan akan semakin kecil. Dengan kecilnya kerja yang dilakukan kompresor, koefisien prestasi yang dihasilkan akan meningkat. Pada n = 727,3 rpm; 871,8 rpm; 1058 rpm dan 1184 rpm secara berurutan COP yang dihasilkan sebesar 9,21; 8,53; 7,44 dan 6,92. Namun waktu yang dibutuhkan dalam proses pendinginan ruangan sampai temperatur tertentu semakin bertambah.
BONES WITH BIOCERAMICS Wijianto Wijianto
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin Vol 8, No 2 (2007)
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/mesin.v8i2.3106

Abstract

This paper discuss about ceramics in application as bone implant. Bioceramics for instance Hydroxyapatite, usually is abbreviated with HA or HAp, is a mineral that is very good physical properties as bone replacement in human body. To produce Hydroxyapatite, coating process is used which have good potential as they can exploit the biocompatible and bone bonding properties of the ceramic. There are many advantages and disadvantages of bioceramics as bone implant. Advantages of hydroxyapatite as bone implant are rapidly integrated into the human body, and is most interesting property that will bond to bone forming indistinguishable unions. On contrary, disadvantages of hydroxyapatite as bone implant are poor mechanical properties (in particular fatigue properties) mean that hydroxyapatite cannot be used in bulk form for load bearing applications such as orthopaedics and poor adhesion between the calcium phosphate coating and the material implant will occur.
STUDI DISTRIBUSI TEKANAN ALIRAN MELALUI PENGECILAN SALURAN SECARA MENDADAK DENGAN BELOKAN PADA PENAMPANG SEGI EMPAT Sarjito Sarjito; Subroto Subroto; Arif Kurniawan
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin Vol 17, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/mesin.v17i1.3302

Abstract

SIMULASI THERMAL TRANSIENT KACA LEMBARAN TERPAPAR TEMPERATUR RADIASI DENGAN ANALISA THERMAL STRESS Eko Julianto; Waluyo Adi Siswanto
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin Vol 20, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/mesin.v20i1.7977

Abstract

Untuk melakukan pengujian temperatur radiasi. Peneliti menggunakan simulasi untuk mempelajari perilaku kerusakan atau keretakan kaca float lembaran menggunakan sofware Mecway 8 FEA . Dimana waktu dan suhu sekitar pada lembaran kaca float yang pertama mengalami perubahan temperatur adalah parameter yang paling utama untuk mengetahui bagian kaca yang retak. Analisa hasil simulasi dari paparan panas radiasi dan konveksi mensimulasikan thermal transient kepermukaan kaca lembaran menjadi rusak atau retak dan mengetahui perkiraan waktu sampai kaca lembaran retak dengan simulasi thermal stress. Memberikan temperatur radiasi ke permukaan lembaran kaca, diasumsikan dengan paparan temperatur dari kurang lebih 20 menit yaitu 32º sampai 150ºC dengan ketebalan kaca 4 mm menggunakan software Mecway 8 FEA. Pada proses ini hasil simulasi dan exsperiment juga akan dibahas pada batas besaran temperatur radiasi sehingga lembaran kaca retak atau thermal shock. Perbedaan temperatur dan waktu akan meningkat seiring bertambahnya temperatur radiasi pada lembaran kaca. Waktu kritis dan perbedaan termperatur sebagai nilai referensi untuk memprediksi Thermal stress dalam aplikasi software Mecway 8 Fenite element analisis.
STUDI EKSPERIMEN PENGARUH SUDUT PITCH TERHADAP PERFORMA TURBIN ANGIN DARRIEUS-H SUMBU VERTIKAL NACA 0012 Nur Aklis; H’mim Syafi’i; Yunika Cahyo Prastiko; Bima Mega Sukmana
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin Vol 17, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/mesin.v17i2.2878

Abstract

PENGARUH PENAMBAHAN PARTIKEL CHROMIUM TERHADAP KEKERASAN ALUMINA YANG MENGANDUNG 20%BERAT SILIKA Subardi Subardi
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin Vol 10, No 1 (2009)
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/mesin.v10i1.3189

Abstract

ANALISIS KARAKTERISTIK PEMBAKARAN LANGSUNG (Co-COMBUSTION) ARANG KAYU DAN DAUN CENGKEH SISA DESTILASI MINYAK ATSIRI DENGAN VARIASI KOMPOSISI Abdul Basyid Adnan; S Subroto; Sartono Putro
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin Vol 19, No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/mesin.v19i2.7496

Abstract

Limbah proses destilasi (penyulingan) minyak atsiri daun cengkeh yang berupa daun cengkeh kering sering dianggap sebagai limbah industri dan kurang diperhatikan manfaatnya. Diperkirakan saat ini penggunaan daun cengkeh kering sisa proses destilasi minyak atsiri hanya digunakan sebagai pendukung dari pembakaran proses penyulingan tersebut. Oleh karena itu penting adanya penelitian untuk mengurangi polusi yang ditimbulkan oleh limbah tersebut,diantaranya dengan menjadikan daun cengkeh kering sisa proses sebagai bahan dasar biomassa. Penelitian diawali dengan pengumpulan bahan dasar berupa daun cengkeh sisa proses destilasi daun cengkeh dan arang kayu kemudian dihancurkan dan selanjutnya dicampur dengan variasi komposisi yang berbeda . Variasi yang digunakan adalah variasi komposisi, yaitu 100% arang kayu, 100% daun cengkeh, 80% arang kayu dan 20% daun cengkeh, 60% arang kayu dan 40% daun cengkeh, 40% arang kayu dan 60% daun cengkeh. Pengujian karakteristik pembakaran dilaksanakan untuk mengetahui karakteristik temperatur pembakaran, massa sisa dan laju pembakaran yang dihasilkan oleh campuran arang kayu dan daun cengkeh. Pengujian ini dilakukan pada sebuah tungku pembakaran dan pengambilan data dilakukan setiap 1 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi komposisi berpengaruh pada karakteristik pembakaran.Penambahan arang kayu akan mempertinggi temperatur pembakaran dan memperlama waktu pembakaran.Waktu pembakaran paling baik dimiliki biomassa dengan komposisi 60% arang kayu dan 40% daun cengkeh dengan temperatur 268°C pada menit ke-6 dan massa sisanyayakni 0,71 gram.
HARD RUBBER COMPOSITES BERPENGUAT SERAT KENAF UNTUK PANEL Agus Hariyanto
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin Vol 14, No 2 (2013)
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/mesin.v14i2.2291

Abstract

PENGARUH THERMAL WALL TERHADAP KARAKTERISTIK HIDRODINAMIKA DAN KARAKTERISTIK SYNGAS PADA DUAL FLUIDIZED BED GASIFIER BERBAHAN BAKAR TEMPURUNG KELAPA DENGAN SIMULASI BERBASIS CPFD Nur Aklis; Tri Agung Rohmat; Harwin Saptoadi
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin Vol 22, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/mesin.v22i1.13206

Abstract

Dual fluidized bed gasifier (DFBG) adalah salah satu teknologi yang diharapkan mampu mengkonversi biomassa menjadi syngas kualitas tinggi sebagai bahan baku proses Fischer-Tropsch. Artikel  ini membahas simulasi pengaruh temperatur dinding atau thermal wall atau (t.w) terhadap karakteristik hidrodinamika dan karakteristik syngas  DFBG dengan bahan bakar biomassa tempurung kelapa berbasis computational particle fluid dynamics (CPFD). Simulasi dilakukan dengan menggunakan software paket Barracuda VR 17.1.0. Uap dengan suhu 423 K dan tekanan 101325 Pa digunakan sebagai agen gasifikasi. Partikel yang digunakan berupa pasir silika dengan densitas 2650 kg/m3 dan ukuran antara 180 – 600 μm. Ukuran tempurung kelapa 2 - 4 mm. Parameter operasi DFBG meliputi kecepatan uap di gasifier 1,5 m/s, kecepatan udara di riser sebesar 10 m/s, kecepatan udara di L-valve sebesar 1,57 m/s dan kecepatan uap di loop-seal sebesar 0,4 m/s dan 0,5 m/s. Grid yang digunakan sejumlah 129.024 dan simulasi menggunkan 3 variasi thermal wall (t.w) masing-masing sebesar 873 K, 973 K dan 1073 K. Dari hasil simulasi diketahui thermal wall berpengaruh terhadap karakteristik hidrodinamika yang dihasilkan simulasi dimana pada simulasi temperatur rendah (t.w = 873 K) sirkulasi material bed tampak mengalami penumpukan  di riser bagian bawah, hal ini tidak terjadi pada sirkulasi material bed yang dihasilkan oleh simulasi dengan t.w =973 K dan 1073 K. Komposisi dan distribusi spesies gas hasil gasifikasi yang dihasilkan simulasi dengan t.w yang berbeda-beda menunjukkan kecenderungan yang sama, dimana masing-masing variasi menghasilkan gas dengan komposisi yang didominasi CO dan H2. Pengaruh temperatur dinding terlihat pada naiknya komposisi dan yield masing-masing spesies gas., dimana kompoisisi gas naik 5,78 % saat t.w dinaikkan dari 873 K menjadi 973 K dan naik 2,8 % saat t.w naik menjadi1073 K. Yield gas naik 20,4 % saat t.w naik dari 873 K menjadi 973 K, dan naik sebesar 17,5 % saat t.w berubah dari  973 K menjadi 1073 K.
PENINGKATAN KOEFISIEN PERPINDAHAN KALOR ALIRAN AIR MENGGUNAKAN GELEMBUNG UDARA Sartono Putro
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin Vol 8, No 1 (2007)
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/mesin.v8i1.3096

Abstract