cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan
Published by Universitas Airlangga
ISSN : 24071935     EISSN : 25021508     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan (JESTT) accepts original manuscripts in the field of Islamics Economics, including research reports, case reports, application of theory, critical studies and literature reviews.
Arjuna Subject : -
Articles 1,152 Documents
Examining an Islamic Financial Inclusivity and Its Impact on Fundamental Economic Variables in Indonesia (An Approach of Static Panel Data Analysis) Andre Pupung Darmawan; Angga Erlando; Dwi Budi Santoso
Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol. 10 No. 4 (2023): Juli-2023
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/vol10iss20234pp337-351

Abstract

ABSTRACT Previous studies mostly measured sharia financial inclusion using an index consisting of three dimensions: accessibility, availability, and usage. This research develops it by adding a digitalization dimension so that there are 4 dimensions in measuring sharia financial inclusion in Indonesia using an index. The first objective of this study is to visually illustrate the results of calculating the sharia financial inclusion index (in map form) in 33 provinces in Indonesia, using GeoDa software. Second, analyze the impact of sharia financial inclusion variables (the 4 form dimensions) that are calculated, on economic fundamental variables (growth, unemployment, poverty, and inequality) through a quantitative approach based on panel data analysis methods (FEM and REM). The secondary data used comes from the Financial Services Authority (OJK) and the Central Statistics Agency (BPS), in the 2015-2020 period. The results of this study indicate that sharia financial inclusion in Indonesia needs to be increased more evenly, so that it is not stagnant and centered in Java or provinces with a communal Muslim base (viewed from the results of index calculations) because the values "‹"‹are unequal between provinces. Meanwhile, the results of panel data analysis techniques show that variables reflecting the 4 dimensions of sharia financial inclusion have an impact on fundamental economic variables. Keywords: Sharia Financial Inclusion, Index, GeoDa, Panel data   ABSTRAK Kajian sebelumnya banyak mengukur inklusi keuangan syariah dengan menggunakan indeks yang terdiri dari tiga dimensi: aksessibilitas, availabilitas, dan penggunaan. Penelitian ini mengembangkannya dengan menambah dimensi digitalisasi, sehingga terdapat 4 dimensi dalam mengukur inklusi keuangan syariah di Indonesia menggunakan indeks. Tujuan pertama penelitian ini menggambarkan visual hasil perhitungan indeks inklusi keuangan syariah (dalam bentuk peta) di 33 provinsi yang ada di Indonesia, dengan software GeoDa. Kedua, menganalisis pengaruh variabel inklusi keuangan syariah (4 dimensi pembentuknya) yang dihitung, terhadap variabel fundamental ekonomi (pertumbuhan, tingkat pengangguran, kemiskinan, dan ketimpangan) melalui pendekatan kuantitatif berbasis metode analisis data panel (FEM dan REM). Data yang digunakan bersumber dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Pusat Statistika (BPS), dalam periode 2015-2020. Hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa bahwa inklusi keuangan syariah di Indonesia perlu ditingkatkan lebih merata, agar tidak stagnan terpusat di Java atau provinsi dengan basis muslim komunal, jika dilihat dari hasil perhitungan indeks yang nilainya timpang antar porvinsi. Sementara itu, hasil teknik analisis data panel menunjukkan bahwa variabel yang mencerminkan 4 dimensi inklusi keuangan syariah berdampak bagi variabel fundamental ekonomi. Kata Kunci: Inklusi Keuangan Sharia, Indeks, Geoda, Data Panel.
Comparison Analysis of Sustainable Banking Performance of Sharia Bank and Conventional Bank as Members of First Movers on Sustainable Banking in Indonesia Period 2017-2020 Dhea Rizqi Karisma; Lina Nugraha Rani
Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol. 10 No. 5 (2023): September-2023
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/vol10iss20235pp511-524

Abstract

ABSTRACTThis study aimed to analyze the comparison of the sustainable banking performance of Islamic banks with conventional banks as members of the first movers on sustainable banking in Indonesia for the 2017-2020 period. In this study, a quantitative approach was used using content analysis techniques and the Mann-Whitney U test. The research was conducted to determine the relationship between the dependent variable Sustainable Banking Performance (SBPF) and the independent variables consisting of SBPF Indicators (Indicators of Sustainable Banking Performance). The data used was secondary data in the form of sustainability reports and bank annual reports obtained from the bank's official website. The population in this study was the banking industry in Indonesia and the sample used was 8 member banks of First Movers on Sustainable Banking, namely Bank Muamalat, BRI Syariah, Mandiri, BRI, BNI, BCA, BJB and Bank AGI in 2017-2020. The results obtained are that 8 member banks of First Movers on Sustainable have been able to implement the practice of SBPF very well, BRI and BNI are at substantial adoption plus 5 other banks are at satisfactory adoption and AGI is at the adoption level. Furthermore, there is no significant difference from the SBPF based on Conventional Banks and Islamic Banks.Keywords: Sustainable Development, First Movers on Sustainable Banking, Sustainable banking, Sustainable Banking Performance (SBPF) ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis perba`ndingan sustainable banking performance bank syariah dengan bank konvensional sebagai angggota first movers on sustainable banking di Indonesia periode 2017-2020. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik Content Analysis dan uji Mann-Whitney U Test. Penelitian dilakukan untuk mengetahui hubungan antara variabel dependen Sustainable Banking Performance (SBPF) dan variabel independen yang terdiri yaitu Indikator SBPF (Indicators Sustainable Banking Performance). Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keberlanjutan dan laporan tahunan bank yang didapat dari situs web resmi bank. Populasinya adalah industri perbankan di Indonesia dan sampel yang digunakan adalah 8 bank anggota First Movers on Sustainable Banking yaitu Bank Muamalat, BRI Syariah, Mandiri, BRI, BNI, BCA, BJB dan Bank AGI pada tahun 2017-2020. Hasilnya 8 bank anggota First Movers on Sustainable sudah mampu menerapkan praktek SBPF dengan sangat baik, BRI dan BNI yang berada pada adopsi substansial ditambah 5 Bank lainya berada pada adopsi memuaskan dan AGI pada tingkat mulai mengadopsi. Selanjutnya tidak ada perbedaan yang signifikan dari SBPF berdasarkan Bank Konvensional dan Bank Syariah.Kata Kunci: Pembanguna Berkelanjutan, First Movers on Sustainable Banking, Sustainable banking, Sustainable Banking Performance(SBPF)
The Impact of the Covid-19 Pandemic and Macroeconomics on the Sharia Stock Indexes in Indonesia Muhammad Khozin Ahyar; Angga Hergastyasmawan; Dzul Febrian
Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol. 10 No. 4 (2023): Juli-2023
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/vol10iss20234pp322-336

Abstract

ABSTRACT The Covid-19 pandemic has changed economic conditions in various countries, including Indonesia. One of the sectors affected is the capital market sector which can also describe the economic condition of a country through the stock index. This article aimed to analyze the impact of Covid-19 and the macroeconomics on the Islamic stock index in Indonesia (ISSI and JII). Macroeconomic variables are included in the model as an update. This study used a quantitative method using the VECM model. Research variable data were obtained from investing websites (ISSI and JII), Indonesian covid-19 task force websites (Covid-19 Cases), Statistics Indonesia (BPS),and BI (BI Rate, Inflation, Exchange rates, etc.) from March 2020 to December 2022. Based on the research results, covid-19 and the macroeconomics have no effect on the sharia stock index in Indonesia, except for the BI Rate. This is due to the fairly tight fundamental selection of constituent issuers of the Islamic stock index, the speed and accuracy of Covid-19 control and the massive education. This result has implications for the selection of investors in stocks that are included in the Islamic stock index in Indonesia, because it is proven that ISSI and JII are quite immune to the Covid-19 pandemic. Keywords: Islamic Stock, ISSI, JII, Covid-19 Pandemic, Macroeconomic. ABSTRAK Pandemi covid-19 telah merubah kondisi perekonomian di berbagai Negara, termasuk Indonesia. Salah satu sektor yang terdampak adalah sektor pasar modal yang juga dapat menggambarkan kondisi perekonomian suatu Negara melalu indeks saham. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis dampak covid-19 dan makro ekonomi terhadap indeks saham syariah di Indonesia (ISSI dan JII). Variabel ekonomi makro yang dimasukkan ke dalam model sebagai pembaharuan, karena indeks saham dapat mencerminkan kondisi ekonomi suatu Negara. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan model VECM. Data variabel penelitian diperoleh dari website investing (ISSI dan JII), website satgas covid-19 Indonesia (Total Kasus Covid-19), BPS (BI Rate, Inflasi) dan BI (Kurs, Cadangan Devisa, Jumlah Uang yang Beredar) dari bulan Maret 2020 sampai dengan Desember 2022. Hasilnya pandemi covid-19 dan makro economi tidak berpengaruh terhadap indeks saham syariah di Indonesia, kecuali BI Rate. Hal tersebut dikarenakan cukup ketatnya seleksi fundamental emiten konstituen indeks saham syariah, kecepatan dan ketepatan pengendalian covid-19 serta edukasi pasar modal syariah yang masif. Hasil ini berimplikasi pada pemilihan investor pada saham-saham yang masuk ke dalam indeks saham syariah di Indonesia, karena terbukti bahwa ISSI dan JII cukup kebal dengan adanya pandemi covid-19. Kata Kunci: Saham Syariah, ISSI, JII, Pandemi Covid-19, Makro Ekonomi
Materialism and Environmental Knowledge as a Mediator for Relationships between Religiosity and Ethical Consumption Novi Sekar Sari; Ririn Tri Ratnasari; Ismah Osman; Ega Rusanti
Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol. 10 No. 5 (2023): September-2023
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/vol10iss20235pp467-481

Abstract

ABSTRACTOn a global and regional scale, Indonesia has one of the least environmentally sustainable economies in the Asia-Pacific region. Consumption is one of the key factors contributing to environmental degradation. By using materialism and environmental knowledge as mediators, this study aimed to understand how religiosity affects ethical consumption. This research used quantitative methods with structural equation modeling (SEM) analysis techniques based on partial least squares (PLS). The data came from a questionnaire distributed online. 153 valid questionnaires were selected for analysis. All respondents came from Indonesia, were adults (from 18 years old), and were Muslims. Findings show that religiosity influences ethical consumption, materialism, and environmental knowledge. This research also reveals that materialism and environmental knowledge influence ethical consumption, as well as the mediating effect of materialism and environmental knowledge on the influence between religiosity and ethical consumption. So, all hypotheses from this research can be accepted. These findings contribute theoretically to explaining the relationship between religiosity, materialism, environmental knowledge, and ethical consumption. Thus, this findings contribute to the field of Islamic economics. Practically, the findings of this research can help marketers formulate communication strategies that take into account the level of religiosity of consumers in Indonesia. Marketers must avoid unethical practices to encourage ethical consumption.Keywords: Religiosity, ethical consumption, materialism, environmental knowledge ABSTRAKPada skala global dan regional, Indonesia merupakan salah satu negara dengan perekonomian paling tidak ramah lingkungan di kawasan Asia-Pasifik. Konsumsi merupakan salah satu faktor utama yang berkontribusi terhadap degradasi lingkungan. Dengan menggunakan materialisme dan enviromental knowledge sebagai mediator, penelitian ini berupaya memahami bagaimana religiosity mempengaruhi ethical consumption. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik analisis Structural Equation Model (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS). Data berasal dari kuesioner yang disebarkan online. 153 kuesioner yang valid dipilih untuk analisis. Seluruh responden berasal dari Indonesia, dewasa (mulai 18 tahun) dan beragama Islam. Temuan menunjukkan bahwa religiosity berpengaruh terhadap ethical consumption, materialism, dan environmental knowledge. Selain itu juga diketahui bahwa materialism dan environmental knowledge berpengaruh ethical consumption, serta adanya efek mediasi dari materialism dan environmental knowledge pada pengaruh antara religiosity dan ethical consumption. Sehingga, semua hipotesis penelitian ini dapat diterima. Secara praktis, temuan penelitian ini dapat membantu pemasar untuk merumuskan strategi komunikasi yang mempertimbangkan tingkat religiosity konsumen di Indonesia. Pemasar harus menghindari praktik tidak etis untuk mempromosikan ethical consumption.Kata Kunci: Religiosity, ethical consumption, materialism, environmental knowledge    
The Impact of MSMEs Financing in Islamic Bank on Unemployment in Indonesia Mohammad Zen Nasrudin Fajri; Azidni Rofiqo; Abdul Latif Rizqon; Raditya Hasan
Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol. 10 No. 5 (2023): September-2023
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/vol10iss20235pp443-454

Abstract

ABSTRACT One of the contributions of the Islamic banking sector to Indonesia's economy is channeling funds to MSMEs in the form of financing since a number of them could not access financial services. Interestingly, the MSMEs grew as the Islamic Banking sector rose. However, no single study analyzes such an impact on unemployment in both rural and urban areas. This paper aimed to reveal the effect of MSMEs financing in Islamic banks on unemployment in Indonesia. It further aimed to discover such an effect on unemployment in Indonesia's urban and rural areas separately. Dynamic panel GMM two-step analysis is used in this research to estimate cross-province data in Indonesia between 2010 and 2019. The results of the study reveal that MSMEs financing in Islamic Banks contributed significantly to the reduction of unemployment in Indonesia as a whole. It is also found that the unemployment in urban areas is reduced by MSMEs financing in Islamic Banks. On the other hand, there is no significant relationship between MSMEs financing in Islamic Banks and unemployment in rural areas. These findings can be the basis for Islamic banks to increase MSMEs financing and for the government to expand Islamic banks' role in every part of Indonesia to reduce unemployment, especially in rural areas. Keywords: MSMEs Financing, Islamic Bank, Unemployment, Urban, Rural.   ABSTRAK Salah satu kontribusi sektor perbankan syariah dalam perekonomian Indonesia adalah penyaluran dana kepada UMKM dalam bentuk pembiayaan, karena beberapa dari mereka tidak dapat mengakses layanan keuangan. Menariknya, UMKM tumbuh seiring dengan bangkitnya sektor Perbankan Syariah. Namun, tidak ada satu studi pun yang menganalisis dampak tersebut terhadap pengangguran di pedesaan dan perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pengaruh pembiayaan UMKM di bank syariah terhadap pengangguran di Indonesia. Hal ini bertujuan untuk mengetahui lebih jauh pengaruh tersebut terhadap pengangguran di daerah perkotaan dan pedesaan secara terpisah di Indonesia. Analisis dua langkah GMM panel dinamis digunakan untuk mengestimasi data lintas provinsi di Indonesia antara tahun 2010 dan 2019. Hasilnya mengungkapkan bahwa pembiayaan UMKM di Bank Syariah berkontribusi signifikan terhadap pengurangan pengangguran di Indonesia secara keseluruhan. Ditemukan juga bahwa pengangguran di perkotaan berkurang dengan pembiayaan UMKM di Bank Syariah. Di sisi lain, tidak ada hubungan yang signifikan antara pembiayaan UMKM di bank syariah dengan pengangguran di pedesaan. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi bank-bank syariah dalam meningkatkan porsi pembiayaan UMKM dan dasar bagi pemerintah untuk memperluas peran perbankan syariah di seluruh bagian Indonesia untuk mengurangi pengangguran, khususnya di area pedesaan. Kata Kunci: Pembiayaan UMKM, Bank Syariah, Pengangguran, Perkotaan, Pedesaan.    
A Twitter Sentimen Analysis on Islamic Banking Using Drone Emprit Academic (DEA): Evidence from Indonesia Nadia Nurul Izza; Mia Sari; Mughnii Kahila; Solahuddin Al-Ayubi
Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol. 10 No. 5 (2023): September-2023
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/vol10iss20235pp496-510

Abstract

ABSTRACT The research aimed to identify and collect issues discussed regarding Islamic banking from user activity, sentimen, and content on Twitter. This study used a qualitative approach by collecting data on 145,475 conversations from Twitter using the Twitter Crawling technique with the Drone Emprit Academy (DEA) engine from 28 July 2020 – 10 March 2023 in Indonesia. Text data mining is used with the help of the DEA system by analyzing sentimen, Social Network Analysis (SNA), and other Twitter data analysis. The results showed that the highest number of tweets related to Islamic banking came from the number of tweets which were dominated by millennials and millennials with positive sentimens of 66%, then negative sentimens of 28% and neutral sentimens of 5%. From these results, both positive, negative and neutral sentimens are a challenge for various stakeholders in the field, including academics, government and others, in a more massive manner to explain and provide a more solid and stronger understanding of Islamic finance, especially Islamic banking.Keywords: Islamic Banking; Sentimen Analysis; Twitter; Academic Emprit Drone ABSTRAKPenelitian bertujuan untuk mengindetifikasi dan mengumpulkan isu yang dibahas terkait perbankan syariah dari aktivitas pengguna, sentimen, dan konten di Twitter. Metode ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan data 145.475 percakapan dari Twitter menggunakan teknik Twitter Crawling dengan mesin Drone Emprit Academy (DEA) dari tanggal 28 Juli 2020 – 10 Maret 2023 di Indonesia. Text data mining digunakan dengan bantuan sistem DEA dengan menganalisis sentimen, Social Network Analysis (SNA), dan analisis data Twitter lainnya. Hasil penelitian menunjukkan jumlah tweet tertinggi terkait perbankan syariah berasal dari jumlah tweet yang didominasi oleh kaum millennials dan zillenial dengan sentimen positif sebesar 66%, kemudian sentimen negatif 28% dan sentimen netral sebesar 5%. Dari hasil tersebut, baik sentimen positif, negative, maupun netral menjadi tantangan bagi berbagai pemangku kepentingan di lapangan, termasuk akademisi, pemerintah, dan lainnya, secara lebih massif untuk menjelaskan dan memberikan pemahaman yang lebih kokoh dan kuat tentang keuangan syariah khususnya perbankan syariah. Kata Kunci: Perbankan Syariah, Analisis Sentimen, Twitter, Drone Emprit Akademik    
Zakat Utilizing in Poverty Alleviation (Case Study: Dompet Dhuafa Yogyakarta) Nadia Nuril Ferdaus
Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol. 10 No. 5 (2023): September-2023
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/vol10iss20235pp455-466

Abstract

ABSTRACT This study aimed to analyze differences in mustahik conditions after the intervention of productive zakat utilization programs. The methods used in this study were a mixed methods approach through the criteria of the World Bank's Development Assitance Committee (DAC) and paired t-test through a case study of the productive zakat utilization program of the Institut Mentas Unggul (IMU) Dompet Dhuafa Yogyakarta Province. The results of the study show that the support of zakat institutions and the role of companions have an influence in reducing poverty so that it can affect the welfare of its recipients and the results also show that empowerment programs have relevance, effectiveness, efficiency, and sustainability values that are good enough for the community. Keywords: poverty, zakat, welfare, Development Assistance Committee (DAC) criteria.   ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kondisi mustahik setelah adanya intervensi program pendayagunaan zakat produktif. Metode yang digunakan adalah dengan pendekatan mixed methods melalui kriteria Development Assitance Committee (DAC) World Bank dan uji t berpasangan melalui studi kasus program pendayagunaan zakat produktif Institut Mentas Unggul (IMU) Dompet Dhuafa Provinsi Yogyakarta. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa dukungan lembaga zakat serta peranan pendamping memiliki pengaruh dalam menurunkan angka kemiskinan sehingga dapat berpengaruh terhadap kesejahteraan penerimanya serta hasil juga menunjukkan bahwa program pemberdayaan mempunyai nilai relevansi, efektivitas, efisiensi, maupun keberlanjutan yang cukup baik untuk masyarakat. Kata kunci : kemiskinan, zakat, kesejahteraan, kriteria Development Assistance Commmitee (DAC).    
Shariah Mobile Banking Adoption Trends: Analysis Mob Mentality, Reputation, Perceived Risk, and Islamic Financial Literacy Fitri Fadilah Widyaputri; Edy Yusuf Agung Gunanto
Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol. 10 No. 5 (2023): September-2023
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/vol10iss20235pp482-495

Abstract

ABSTRACTThis study aimed to analyze the factors that influence customer decisions in using Islamic mobile banking services. In this study, a total of 200 respondents were collected through purposive sampling technique with the criteria of having used or currently using mobile banking services from Islamic banks in Semarang City, respondents answered online surveys through google forms as primary data collection. The methodology in this study was using PLS-SEM. The study findings show that the factors of mob mentality, reputation, perceived risk, and Islamic financial literacy have a positive and significant influence on the decision to use Islamic mobile banking. The four factors have a total influence of 87% on the decision to use Islamic mobile banking services. This finding implies that these factors need to be considered by customers and banks. Islamic banking must continue to strive for a level of security, data confidentiality and customer trust in a more creative, convenient, and effective mobile banking features and services system so that customers still feel their decision to use Islamic mobile banking services is right.Keywords: Mob Mentality, Reputation, Perceived Risk, Islamic Financial Literacy. ABSTRAKStudi ini memiliki tujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap keputusan nasabah dalam menggunakan layanan mobile banking syariah. Pada studi ini, dikumpulkan sejumlah 200 responden melalui teknik purposive sampling dengan kriteria pernah atau sedang menggunakan layanan mobile banking dari bank syariah di Kota Semarang, responden menjawab survei secara online melalui google forms sebagai pengumpulan data primer. Metodologi pada penelitian ini yaitu menggunakan PLS-SEM. Hasilnya menunjukkan bahwa faktor-faktor mentalitas gerombolan, reputasi, persepsi akan resiko, dan literasi keuangan syariah memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan penggunaan mobile banking syariah. Keempat faktor tersebut memiliki total pengaruh sebesar 87% terhadap keputusan penggunaan layanan mobile banking syariah. Penemuan ini memberikan implikasi bahwa faktor-faktor tersebut perlu dipertimbangkan oleh nasabah dan pihak perbankan. Perbankan syariah harus tetap mengupayakan tingkat keamanan, kerahasiaan data dan kepercayaan nasabah dalam sistem fitur dan layanan mobile banking yang lebih kreatif, nyaman, serta efektif agar nasabah tetap merasa keputusannya menggunakan layanan mobile banking syariah adalah tepat.Kata Kunci: Mob Mentality, Reputation, Perceived Risk, Islamic Financial Literacy.  
Journal Cover Vol 10, No 4 (2023) Journal Cover
Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol. 10 No. 4 (2023): Juli-2023
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Journal Cover Vol 10, No 5 (2023) Journal Cover
Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol. 10 No. 5 (2023): September-2023
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract


Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 4 (2025): November-2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Agustus-2025 Vol. 12 No. 2 (2025): Mei-2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari-2025 Vol. 11 No. 4 (2024): November-2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Agustus-2024 Vol. 11 No. 2 (2024): Mei-2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari-2024 Vol. 10 No. 6 (2023): November-2023 Vol. 10 No. 5 (2023): September-2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Juli-2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Mei-2023 Vol. 10 No. 2 (2023): Maret-2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Januari-2023 Vol. 9 No. 6 (2022): November-2022 Vol. 9 No. 5 (2022): September-2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Juli-2022 Vol. 9 No. 3 (2022): Mei-2022 Vol. 9 No. 2 (2022): Maret-2022 Vol. 9 No. 1 (2022): Januari-2022 Vol. 8 No. 6 (2021): November-2021 Vol. 8 No. 5 (2021): September-2021 Vol. 8 No. 4 (2021): Juli-2021 Vol. 8 No. 3 (2021): Mei-2021 Vol. 8 No. 2 (2021): Maret-2021 Vol. 8 No. 1 (2021): Januari-2021 Vol. 7 No. 12 (2020): Desember-2020 Vol. 7 No. 11 (2020): November-2020 Vol. 7 No. 10 (2020): Oktober-2020 Vol. 7 No. 9 (2020): September-2020 Vol. 7 No. 8 (2020): Agustus-2020 Vol 7, No 7 (2020): Juli-2020 Vol. 7 No. 7 (2020): Juli-2020 Vol. 7 No. 6 (2020): Juni-2020 Vol. 7 No. 5 (2020): Mei-2020 Vol. 7 No. 4 (2020): April-2020 Vol. 7 No. 3 (2020): Maret-2020 Vol. 7 No. 2 (2020): Februari-2020 Vol. 7 No. 1 (2020): Januari-2020 Vol. 6 No. 12 (2019): Desember-2019 Vol. 6 No. 11 (2019): November-2019 Vol. 6 No. 10 (2019): Oktober-2019 Vol. 6 No. 9 (2019): September-2019 Vol. 6 No. 8 (2019): Agustus-2019 Vol. 6 No. 7 (2019): Juli-2019 Vol. 6 No. 6 (2019): Juni-2019 Vol. 6 No. 5 (2019): Mei-2019 Vol. 6 No. 4 (2019): April-2019 Vol. 6 No. 3 (2019): Maret-2019 Vol. 6 No. 2 (2019): Februari-2019 Vol. 6 No. 1 (2019): Januari-2019 Vol. 5 No. 12 (2018): Desember-2018 Vol. 5 No. 11 (2018): November-2018 Vol. 5 No. 10 (2018): Oktober-2018 Vol. 5 No. 9 (2018): September-2018 Vol. 5 No. 8 (2018): Agustus-2018 Vol. 5 No. 7 (2018): Juli-2018 Vol. 5 No. 6 (2018): Juni-2018 Vol. 5 No. 5 (2018): Mei-2018 Vol. 5 No. 4 (2018): April-2018 Vol. 5 No. 3 (2018): Maret-2018 Vol. 5 No. 2 (2018): Februari-2018 Vol. 5 No. 1 (2018): Januari-2018 Vol. 4 No. 12 (2017): Desember-2017 Vol. 4 No. 11 (2017): November-2017 Vol. 4 No. 10 (2017): Oktober-2017 Vol. 4 No. 9 (2017): September-2017 Vol. 4 No. 8 (2017): Agustus-2017 Vol. 4 No. 7 (2017): Juli-2017 Vol. 4 No. 6 (2017): Juni-2017 Vol. 4 No. 5 (2017): Mei-2017 Vol. 4 No. 4 (2017): April-2017 Vol. 4 No. 3 (2017): Maret-2017 Vol. 4 No. 2 (2017): Februari-2017 Vol. 4 No. 1 (2017): Januari-2017 Vol. 3 No. 12 (2016): Desember-2016 Vol. 3 No. 11 (2016): November-2016 Vol. 3 No. 10 (2016): Oktober-2016 Vol. 3 No. 9 (2016): September-2016 Vol. 3 No. 8 (2016): Agustus-2016 Vol. 3 No. 7 (2016): Juli-2016 Vol. 3 No. 6 (2016): Juni-2016 Vol. 3 No. 5 (2016): Mei-2016 Vol. 3 No. 4 (2016): April-2016 Vol. 3 No. 3 (2016): Maret-2016 Vol. 3 No. 2 (2016): Februari-2016 Vol. 3 No. 1 (2016): Januari-2016 Vol 2, No 12 (2015): Desember-2015 Vol. 2 No. 12 (2015): Desember-2015 Vol 2, No 11 (2015): November-2015 Vol. 2 No. 11 (2015): November-2015 Vol. 2 No. 10 (2015): Oktober-2015 Vol 2, No 10 (2015): Oktober-2015 Vol. 2 No. 9 (2015): September-2015 Vol 2, No 9 (2015): September-2015 Vol. 2 No. 8 (2015): Agustus-2015 Vol 2, No 8 (2015): Agustus-2015 Vol. 2 No. 7 (2015): Juli-2015 Vol 2, No 7 (2015): Juli-2015 Vol 2, No 6 (2015): Juni-2015 Vol. 2 No. 6 (2015): Juni-2015 Vol 2, No 5 (2015): Mei-2015 Vol. 2 No. 5 (2015): Mei-2015 Vol 2, No 4 (2015): April-2015 Vol. 2 No. 4 (2015): April-2015 Vol 2, No 3 (2015): Maret-2015 Vol. 2 No. 3 (2015): Maret-2015 Vol. 2 No. 2 (2015): Februari-2015 Vol 2, No 2 (2015): Februari-2015 Vol. 2 No. 1 (2015): Januari-2015 Vol 2, No 1 (2015): Januari-2015 Vol. 1 No. 12 (2014): Desember-2014 Vol 1, No 12 (2014): Desember-2014 Vol 1, No 11 (2014): November-2014 Vol. 1 No. 11 (2014): November-2014 Vol. 1 No. 10 (2014): Oktober-2014 Vol 1, No 10 (2014): Oktober-2014 Vol 1, No 9 (2014): September-2014 Vol. 1 No. 9 (2014): September-2014 Vol 1, No 8 (2014): Agustus-2014 Vol. 1 No. 8 (2014): Agustus-2014 Vol. 1 No. 7 (2014): Juli-2014 Vol 1, No 7 (2014): Juli-2014 Vol 1, No 6 (2014): Juni-2014 Vol. 1 No. 6 (2014): Juni-2014 Vol. 1 No. 5 (2014): Mei-2014 Vol 1, No 5 (2014): Mei-2014 Vol. 1 No. 4 (2014): April-2014 Vol 1, No 4 (2014): April-2014 Vol 1, No 3 (2014): Maret-2014 Vol. 1 No. 3 (2014): Maret-2014 Vol 1, No 2 (2014): Februari-2014 Vol. 1 No. 2 (2014): Februari-2014 Vol. 1 No. 1 (2014): Januari-2014 Vol 1, No 1 (2014): Januari-2014 More Issue