cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Sains Dan Teknologi Lingkungan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue " Vol 2, No 2 (2010): SAINS " : 6 Documents clear
Produksi Panel Dinding Bangunan Tahan Gempa dan Ramah Lingkungan dari Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun Industri Minyak dan Gas Hakim, Luqman; P., Yulianto; Yulianto, Andik; Willyam, Davis; Wilaksono, Aji; Ardi, Billy; maji, Prihat
Jurnal Sains Dan Teknologi Lingkungan Vol 2, No 2 (2010): SAINS & TEKNOLOGI LINGKUNGAN
Publisher : Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil uji karakteristik fisik terhadap panel dinding dari komposit limbah industry migasberupa activated alumina, sandblasting dan glasswall yang telah dilakukan pada tahun pertama diketahuibahwa kuat lentur tertinggi diperoleh dari sampel B4 yaitu sebesar 67,8 Kg/Cm2 dengan standar DIN1101 17 Kg/cm2, kuat desak sampel B 2 68,31 N/mm2 dengan standar bata merah 25 N/mm2 dan batako20 N/mm2 dan tingkat keausan terendah diperoleh dari sampel 37 streap. Dari hasil tersebut diketahuibahwa uji telah memiliki kemampuan lebih tinggi jika dibandingkan dengan standar yang berlaku. Makapada penelitian lanjutan yang akan dilakukan bertujuan untuk mempelajari apakah produk panel dindingini ramah lingkungan sehingga aman bagi kesehatan manusia dan lingkungan sekitarnya.Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode uji toxicity characteristic leaching procedure (TCLP)dan LC50 terhadap produk panel dinding terbaik. Uji TCLP yang akan dilakukan yaitu dengan caramendestruksi dan ekstraksi produk panel dinding dengan menggunakan rotating agitator selama 24 jamkemudian diuji dengan menggunakan AAS untuk mengetahui konsentrasi logam berat yang terdapatdalam produl panel dinding. Adapun untuk uji LC50 dilakukan dengan menggunakan hewan uji larvaudang atau tikus.Berdasarkan hasil uji TCLP dan LC50 diketahui bahwa: a) Kadar kandungan logam berat yang terdapatdi dalam wall panel setelah dilakukan uji TCLP ternyata berada dibawah baku mutu seperti yang telahditetapkan dalam PP No.85 Tahun 1999. Jadi ini artinya produk wall panel dalam penelitian ini ramahlingkungan, b) pengujian terhadap bahan baku wall panel, Limbah Activated Alumina, Sandblasting danGlasswoll sebelum di solidifikasi dapat mematikan sebesar 50% hewan uji pada konsentrasi 116.667 ppmdalam waktu 96 jam, dan c) hasil uji LC50 terhadap produk wall panel selama 96 jam tidak menunjukkanadanya kematian hewan uji. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa produk wall panel darilimbah PT Pertamina aman bagi lingkungan dan hewan sehingga dapat dipergunakan secara publik.Kata kunci: Panel dinding, TCLP, LC50, Tahan gempa, Ramah lingkungan
Pengembangan ”RWH” dari aspek ”WTP” dan ”ATP”: Studi Kasus Yogyakarta Brontowiyono, Widodo; Lupiyanto, Ribut
Jurnal Sains Dan Teknologi Lingkungan Vol 2, No 2 (2010): SAINS & TEKNOLOGI LINGKUNGAN
Publisher : Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rainwater harvesting (RWH) secara teknis dan ekologis layak dikembangkan di Kartamantul(Yogyakarta, Sleman dan Bantul) DIY dalam bentuk sumur resapan, penampungan air hujan (PAH),kolam konservasi, vegetasi, dan lahan terbuka. Penelitian bertujuan untuk menganalisis kelayakan sosialekonomi RWH. Kelayakan sosial ditentukan dengan metode Willingness To Pay (WTP) melalui penelitiansurvey. Kelayakan ekonomi ditentukan dengan metode Cost Benefit Ratio (CBR) dan Ability To Pay(ATP). Hasil penelitian menyimpulkan bahwa teknik RWH yang layak secara sosial ekonomi di daerahsurplus dan daerah kritis antropogenik adalah sumur resapan, kolam konservasi, vegetasi, biopori, danlahan terbuka, sedangkan untuk daerah kritis alami adalah penampungan air hujan.Kata kunci: Rainwater Harvesting (RWH), Kelayakan Sosial Ekonomi, Yogyakarta
Penyebaran Batuan Situs Purbakala Candi Palgading di Dusun Palgading, Desa Sinduharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta dengan Menggunakan Metode Resistivitas Dipole Dipole din, Usmar; to, Sisman
Jurnal Sains Dan Teknologi Lingkungan Vol 2, No 2 (2010): SAINS & TEKNOLOGI LINGKUNGAN
Publisher : Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Candi Palgading yang terletak di Desa Sinduharjo, Ngaglik, Sleman, D.I.Yogyakarta tanggal 1 Juli 2009sampai 4 Juli 2009 dengan menggunakan alat Resistivitymeter. Pemetaan ini bertujuan untuk mengetahuipenyebaran dan kedalaman batuan penyusun candi pada Situs Candi Palgading serta sebagai sumberinformasi bagi usaha penemuan benda-benda purbakala yang terpendam dalam tanah. Pengambilan datadilakukan dengan menggunakan 8 lintasan ukur, dan mencakup luas daerah pengukuran ±1000 m2.Lintasan 1, 2, 3, 4, 5, 6 dan 8 mengambil jarak rentang elektroda (a = 3 m) sedangkan lintasan 7 jarakrentang elektrodanya (a = 2 m). Keseluruhan lintasan menggunakan n = 1 sampai dengan n = 7.Pengolahan data menggunakan software Res2dinv dan surfer. Nilai resistivitas yang digunakan untukmenentukan batuan penyusun candi adalah nilai resistivitas batu andesit. Hasilnya menunjukkan profilnilai resistivitas batuan penyusun candi 750 Ohm-m sampai 5000 Ohm-m yang berada hingga kedalamanrata-rata 4,5 m sebagai batu andesit. Terdapat 7 lokasi yang diduga merupakan batu andesit penyusunCandi Palgading sedangkan salah satu lokasi yang lain merupakan batuan andesit bukan penyusuncandi. Batuan candi pada ketujuh lokasi tersebut salah satunya telah tersingkap yakni di lokasi 4sedangkan lokasi yang lain batuan candinya masih terpendam.Kata kunci: Candi Palgading, Resistivitas
Financial Prospect to The Application of High Rate Water Treatment Plant System hajit, Mo
Jurnal Sains Dan Teknologi Lingkungan Vol 2, No 2 (2010): SAINS & TEKNOLOGI LINGKUNGAN
Publisher : Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The High Rate Water Treatment Plant (HR-WTP) system, which is inexpensive, effective and efficient, hasbeen developed to reduce the common operational problems, and also as an alternative for thedevelopment of water treatment plant systems capacity in Indonesia.Implementation of HR-WTP system in up-rating of the Dekeng-WTP system at PDAM Kota Bogor provedsuccessful in increasing the plant capacity from its original of 500 Lps to more than 1200 Lps. Theperformance of the WTP system was also significantly improved from poor performance to very goodperformance.The investment cost for up-rating proved competitive when compared to alternatively constructing a newWTP system with an equivalent capacity and performance. Application of HR-WTP systems for thedevelopment of WTP system in Indonesia, i.e. rehabilitation, up-grading, and up-rating, as well asconstruction of a new WTP system, is expected to bring technical, financial, and economic benefits.This new approach might be an innovative solution to the challenge of Millennium Development Goals inWater Supply Sector in Indonesia, where an additional capacity of ca 150,000 Lps should be developedwithin a 15 years period with an estimated budget of US $1.5 billions. This budget might be reduced toless than 50% through the application of the HR-WTP system.Keywords: loading rate, filtration rate, conventional system, high rate system
Studi Potensi Pemanfaatan Biogas Sebagai Pembangkit Energi Listrik di Dusun Kaliurang Timur, Kelurahan Hargobinangun, Pakem, Sleman, Yogyakarta Yulianto, Andik; Adi, Agung Nugroho; Priyambodo, Hervian Lanang
Jurnal Sains Dan Teknologi Lingkungan Vol 2, No 2 (2010): SAINS & TEKNOLOGI LINGKUNGAN
Publisher : Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biogas adalah gas mudah terbakar yang dihasilkan dari proses fermentasi bahan-bahan organik olehbakteri anaerob. Dengan kandungan utama berupa gas metana, biogas mempunyai potensi yang sangatbesar untuk dikembangkan sebagai sumber energi alternatif. Pemanfaatan biogas sebagai sumber energidapat dilakukan secara langsung, dengan membakar biogas tersebut, atau secara tidak langsung denganmengubahnya menjadi bentuk energi lain seperti listrik. Sebagian warga Dusun Kaliurang Timur,Kelurahan Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Sleman selama ini telah memanfaatkan biogas secaralangsung. Studi terdahulu pada lokasi yang sama (Yulianto dan Purnomo, 2009) menunjukkan potensibiogas yang dapat dihasilkan oleh 54 ekor sapi di dusun tersebut adalah 362,88 m3/hari. Studi lanjutanini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan biogas di dusun tersebut dengan mengonversi terlebih dahulumenjadi energi listrik. Kajian dilakukan pula pada estimasi pembangkitan daya, jenis mesin penggerak,dan analisa ekonomi. Dari volume biogas yang diproduksi per hari diperkirakan energi ini setara denganlistrik sebesar 18,75 kW. Sedangkan dari analisa teknis dan ekonomis, mesin penggerak pembangkitlistrik berbahan bakar biogas skala rumah tangga yang cocok dikembangkan di Dusun Kaliurang Timuradalah menggunakan mesin diesel dengan estimasi pembangkitan daya sebesar 3kW dan waktuoperasional 12 jam/hari. Kondisi ini layak secara ekonomi layak dengan BC ratio 1,76 serta simple payback 1,9 tahun.Kata kunci: biogas, energi listrik, konversi, mesin penggerak,
Pemetaan Kelembagaan dalam Kajian Lingkungan Hidup Strategis DAS Bengawan Solo Hulu Giyarsih, Sri Rum
Jurnal Sains Dan Teknologi Lingkungan Vol 2, No 2 (2010): SAINS & TEKNOLOGI LINGKUNGAN
Publisher : Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fakta empiris memberikan pembuktian terhadap pentingnya pengembangan kelembagaan dalam rangkamencapai keberhasilan suatu program pembangunan, bahkan seringkali program pembangunan yangmengabaikan pengembangan kelembagaan berakhir dengan kegagalan. Pengembangan kelembagaantelah menjadi bagian dari strategi pembangunan tak terkecuali dalam Kajian Lingkungan HidupStrategis di DAS Bengawan Solo Hulu. Sasaran yang ingin dicapai dari kegiatan pengembangankelembagaan adalah tumbuhnya kelembagaan yang tangguh, dinamis, dan berdaya saing serta mandiridalam melakukan pengelolaan lingkungan. Untuk mencapai hal ini maka perlu dilakukan pemetaankelembagaan di DAS tersebut. Dari pemetaan kelembagaan yang ada di wilayah ini terdapat tigalembaga yang dapat melakukan kegiatan Koordinasi, Intergrasi, Sinergitas, Sinkronisasi (KISS) yaituBKPRD (Badan Koordinasi Penataan Ruang Daerah), BP DAS (Badan Pengelolaan Daerah AliranSungai)/Forum DAS, dan TKPSDA WS Bengawan Solo (Tim Koordinasi Pengelolaan Sumberdaya AirWilayah Sungai Bengawan Solo). Di antara ketiga lembaga tersebut maka TKPSDA adalah lembagayang dipercaya untuk melakukan Koordinasi, Intergrasi, Sinergitas, Sinkronisasi (KISS) dalampengelolaan lingkungan DAS Bengawan Solo Hulu.Kata kunci: DAS, pemetaan kelembagaan, lingkungan hidup

Page 1 of 1 | Total Record : 6