cover
Contact Name
Haerana
Contact Email
Haeranasupratman@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
kolaborasi@unismuh.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JURNAL KOLABORASI
ISSN : 2442949X     EISSN : 26203499     DOI : https://doi.org/10.26618/kjap
Core Subject : Social,
Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik is an-Opened Access journal and published three times a year every April, August and December. Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik received articles from research findings and new scientific review articles. The aims of this journal is to publish research article in the field of the bureaucracy, the public service management, the public policy, the regional autonomy, the management public, the human resource management in public sector, and its related issues.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 3 (2016): Desember 2016" : 8 Documents clear
PERILAKU BIROKRASI DALAM PELAYANAN AKTA KELAHIRAN DI KANTOR DINAS KEPENDUDUKAN DAN CATATAN SIPIL KABUPATEN BONE Henriawansah Henriawansah; Nuryanti Mustari; Samsir Rahim
Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 3 (2016): Desember 2016
Publisher : Department of Public Administration, Muhammadiyah University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/kjap.v2i3.882

Abstract

The purpose of this study was to determine the Behavior Bureaucracy In Birth Certificate Services in the Office of Population and Civil Registration Bone regency.This type of research used in this research is descriptive and qualitative analysis of the data used is Data Reduction, Data Display, Conclusion Drawing / Verification (Conclusions and Verification). While data collection techniques used by researchers is the observation, interviews and documents. The results showed that the behavior is bureaucracy in the Ministry of Birth Certificate not comply with the Public Service Act Number 25 of 2009 on Implementation Public service, as an employee: a) fair, b) Professionals, c) Use the facility with good service, d) Use the authority / Position appropriately. e) In accordance with standard operating procedures (SOP).  Keyword: Behavioral Bureaucracy, Birth Certificate Service  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Perilaku Birokrasi Dalam Pelayanan Akta Kelahiran di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bone.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan analisa data yang digunakan adalah  reduksi data, penyajian data, kesimpulan dan verifikasi. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Perilaku Birokrasi dalam Pelayanan Akta Kelahiran belum mengacu pada  Undang-Undang Pelayanan Publik Nomor 25 Tahun 2009  tentang  Penyelenggaraan Pelayanan Publik, yang harus memiliki perilaku adil, profesional, menggunakan fasilitas pelayanan dengan baik, menggunakan jabatan atau kewenangan dengan tepat,  sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) Kata Kunci : Perilaku Birokrasi, Pelayanan Akta Kelahiran  
PELAKSANAAN PROGRAM PEMBINAAN NARAPIDANA WANITA DI LEMBAGA PERMASYARAKATAN WANITA KLAS IIA SUNGGUMINASA Mutfi Ramadhani; Abdul Mahsyar; Jaelan Usman
Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 3 (2016): Desember 2016
Publisher : Department of Public Administration, Muhammadiyah University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/kjap.v2i3.887

Abstract

This research aims to know the implementation of woman’s founding convict which are realized by a woman’s correctional in Sungguminasa, IIA Class. The kinds of this research are qualitative description by using a Primary data and Secondary data. This researching data is gotten by some methods like observation, documentation, and interview. Therefore,this data is analyzed by some steps they are Reduction, Display Data, Verification,and the last is Anticipatory.  The result of this research shows that the implementation of woman’s founding convict which are realized by a woman’s correctional in Sungguminasa IIA Class is running well. Founding process is done by two methods, Personality’s founding and Autonomous  founding. Personality’s founding includes religion consciousness and character building, then Autonomous founding includes skills and society’s effort.Keywords: Founding, Correctional, Woman Convicted  Penelitian ini bertujuan mengetahui pelaksanaan program pembinaan narapidana wanita yang dilaksanakan oleh Lembaga Permasyarakatan Wanita Klas IIA Sungguminasa. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan sumber data primer dan data sekunder. Data diperoleh melalui observasi, dokumentasi dan wawancara. Data dianalisis secara reduction, displaydata dan verification kemudian dilakukan anticipatory. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program pembinaan narapidana wanita di Lapas Wanita Klas IIA Sungguminasa berjalan dengan baik. Proses pembinaan dilaksanakan  melalui pembinaan kepribadian dan pembinaan kemandirian. Pembinaan kepribadian meliputi pembinaan kesadaran beragama dan pembinaan karakter. Sedangkan pembinaan kemandirian meliputi pembinaan keterampilan dan upaya pemasyarakatan. Kata kunci: pembinaan, lembaga permasyarakatan, narapidana wanita
PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI DI KECAMATAN MARIORIWAWO KABUPATEN SOPPENG Inayatul Mutmainna; Lukman Hakim; Djuliati Saleh
Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 3 (2016): Desember 2016
Publisher : Department of Public Administration, Muhammadiyah University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/kjap.v2i3.883

Abstract

The purpose of the research is to know how the empowerment of farmers group and inhibiting factor of empowering  farmer groups in the District Marioriwawo, Soppeng Regency. The research is qualitative descriptive informant seven people. Data collection tecniques were collected using an instrument by the form of observations, interviews and documentation of the informant. The data were analyzed descriptively. The results of this study indicate that the empowerment of farmer groups in done by way of settlement, strengthening and the safety. The inhibiting factor in this empowerment was the low quality of human resources, less of community participation and the lack of technology in the District of Marioriwawo, Soppeng Regency.   Keywords :the humans empowerment, group of farmers  Adapun tujuan dilakukannya penelitian ini ialah untuk mengetahui bagaimana Pemberdayaan Kelompok Tani dan faktor penghambat pemberdayaan kelompok tani di Kecamatan Marioriwawo Kabupaten Soppeng. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan informan tujuh orang. Tekhnik pengumpulan data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen dengan berupa observasi, wawancara dan dokumentasi terhadap informan. Data tersebut dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberdayaan kelompok tani ini dilakukan dengan cara pemukiman, penguatan dan keamanan. Faktor penghambat dalam pemberdayaan ini adalah kualitas sumber daya manusia yang rendah, partisipasi masyarakat  yang kurang, minimnya teknologi di Kecamatan Marioriwawo Kabupaten Soppeng.  Katakunci: pemberdayaan masyarakat, kelompok tani
STRATEGI PENGEMBANGAN PARIWISATA PANTAI BIRA SEBAGAISUMBER UNGGULAN PENDAPATAN ASLI DI DAERAHKABUPATEN BULUKUMBA Susilawati Susilawati; H. Mappamiring H. Mappamiring; Alimuddin Said
Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 3 (2016): Desember 2016
Publisher : Department of Public Administration, Muhammadiyah University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/kjap.v2i3.888

Abstract

The aim of this research is to explain how the development strategyBirabeach tourisms source ofrevenuein the areaseedin accordance withlaw No.6of 2009and to identify indicators oftourism development strategy. This type of researc his qualitative. This study uses aphenomenolog icland data collection techniques is instrumentssuch as interviews, observation and document retrieval. The results showedthat thetourism development strategy Birabeachis good enough,Seenfromthree indicators: (1) human resources,(2) promotionof tourism, and (3)carefacilities.While the indicator(4) Infrastructuresand(5) Environment are stillnot maximized duea musement rides and road facilities are still inadequate, As well asless cleanenvironment. Keywords: Strategy development, coastaltourism Bira. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana strategi pengembangan pariwisata pantai Bira sebagai sumber unggulan pendapatan asli di daerah sesuai dengan Perda Nomor 6 tahun 2009 dan untuk mengetahui indikatorstrategi pengembangan pariwisata. Jenis penelitian adalah kualitatif. Penelitian ini menggunakan fenomenologis dan teknik pengumpulan data menggunakan instrumen berupa wawancara, observasi dan pengambilan dokumen.Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan pariwisata pantai Bira ini sudah cukup baik,dilihat dari tiga indikator: (1) SDM, (2) Promosi kepariwisataan, dan (3) Fasilitas pelayanan. Sementara indikator  (4) Sarana dan Prasarana dan (5) Lingkungan masih belum maksimal dikarenakan fasilitas wahana hiburan dan jalan yang masih belum memadai, Serta lingkungan kurang bersih.Kata kunci: strategi pengembangan,  pariwisata pantai bira  
PERAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PENGENDALIAN PERKAWINAN USIA DINI DI KECAMATAN POLONGBANGKENG UTARA KABUPATEN TAKALAR Indah Muhadara; Anwar Parawangi; Ihyani Malik
Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 3 (2016): Desember 2016
Publisher : Department of Public Administration, Muhammadiyah University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/kjap.v2i3.884

Abstract

The aim of research is to find out how the rule of government in control of early age marriage at the subdistrict of north polongbangken, Takalar district and the factors that affect the earlyage marriage. The research method is qualitative. This research is use phenomenology and the data collection techniques are theobservation, interviews and documentation. The result control of early age marriage is quite good. It is refer to factors:(1)the control (2)the factors of early age marriage. Manwhile, the factors which has not going well is socialization still not maximal because the facilities and the personnel which is still inadequate.Keyword : The role of government, control.                   Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui peran pemerintah dalam mengendalikan perkawinana usia dini di kecamatan polongbangkeng utara kabupaten takalar dan faktor-faktor yanag mempengaruhi terjadinya perkawinana usia dini ini. Jenis penelitian adalah kualitatif. Penelitian ini menggunakan studi fenomenologi teknik pengumpulan data menggunakan instrument berupa wawancara, observasi dan pengambilan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegndalian perkawinan usia dini ini sudah cukup baik. Dilihat dari beberapa faktor. (1)Penegndalia (2)faktor-faktor perkawinan usia dini. Sementara faktor-faktor yang beleum berjalan dengan baik yaitu Sosialisasi masih beleum maksimal dikarenakan fasilitas serta personil yang masih belum memadai.Kata Kunci : peran pemerintah, pengendalian.
TRATEGI PEMERINTAH DALAM PELAKSANAAN PROGRAM MAKASSAR TIDAK RANTASA’ (MTR) KELURAHAN KARANG ANYAR KECAMATAN MAMAJANG KOTA MAKASSAR M. Syahwalill Akbar; Fatmawati Fatmawati; Nasrul Haq
Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 3 (2016): Desember 2016
Publisher : Department of Public Administration, Muhammadiyah University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/kjap.v2i3.885

Abstract

The aim of this research is to describe a design of Makassar tidak rantasa’ program and its implementation strategy. The type of this research is a qualitative descriptive by choosing people who have the knowledge and information about the Karang Anyar District’s problem in order to coordinate and government strategy handling program Makassar tidak rantasa’. The result of this research is a program that has aim to change society mind set to pure life. There is a jargon to realize this program, that is LISA, MABELLO, Makassar Free of Garbage and I and my school is not slovenly. Besides that, some activities that change a society mind set to pure life are hallway garden, community service, socialization, and the exchange garbage free movement. Keywords : Goverment Strategy, Makassar Tidak Rantasa’, Karang Anyar  Penelitian ini bertujuan menggambarkan desain program Makassar tidak rantasa’ serta strategi pelaksanaannya.Jenis penelitian adalah deskriptiif kualitatif  dengan memilih orang memiliki pengetahuan dan informasi mengenai permasalahan kelurahan karang anyar dalam mengkoordinasikan dan strategi pemerintah penaganan program Makassar tidak rantasa’. Hasil penelitian yang telah dilakukan program iniadalah program yang bertujuan merubah pola pikir masyarakat untuk hidup bersih. Mewujudkan tujuan dari program ini digunakan jargon pendukung seperti LISA, MABELLO, Makassar Bebas Sampah dan Aku Dan Sekolahku Tidak Rantasa. Selain itu beberapa kegiatan yang merubah pola pikir masyarakat untuk hidup bersih adalah Lorong Garden,Kerja Bakti, Sosialisasi, dan Gerakan Sampah Tukar Beras. Kata kunci : Strategi Pemerintah, Makassar Tidak Rantasa’, Karang Anyar
PERAN PEMERINTAH DALAM PENANGGULANGAN PENGANGGURAN DI KOTA MAKASSAR Firnawati Firnawati; Muhammadiah Muhammadiah; Ansyari Mone
Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 3 (2016): Desember 2016
Publisher : Department of Public Administration, Muhammadiyah University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/kjap.v2i3.881

Abstract

Government of Makassar labor agency held job fair event to arrange a meeting between job seekers and users of labor in order to reduce the unemployment rate in the city of Makassar. The research methods applied was qualitative method with descriptive qualitative design. This research aimed to find out how the government’s role in reducing unemployment in Makassar and to determine supporting and inhibiting factors of government’s role. The results of this study indicated that the governments role in reducing unemployment in Makassar had been executed and every year the number of unemployed in the city of makassar had decreased.Keywords: The role of government, reducing unemployment              Pemerintah Dinas Tenaga Kerja Kota Makassar mengadakan kegiatan job fair untuk mempertemukan antara pencari kerja dengan pengguna tenaga kerja guna menekan angka pengangguran di Kota Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dan tipe penelitian adalah deskriptif kualitatif. Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana peran pemerintah dalam penanggulangan pengangguran di Kota Makassar dan untuk mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat peran pemerintah.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran pemerintah dalam penanggulangan pengangguran di Kota Makassar sudah dijalankan dan setiap tahun jumlah pengangguran di Kota Makassar sudah mulai berkurang. Kata kunci: peran pemerintah, penanggulangan pengangguran 
PELAYANAN PEMERINTAH TERHADAP PEMEKARAN WILAYAH DI KABUPATEN MAMUJU TENGAH PROVINSI SULAWESI BARAT Muh Nurhadi Muh Nurhadi; Musliha Karim; Adnan Ma'ruf
Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 3 (2016): Desember 2016
Publisher : Department of Public Administration, Muhammadiyah University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/kjap.v2i3.886

Abstract

The purpose of this research was to know how the Government services toward the regional expansion at the Central Mamuju of West Sulawesi. The kind of this research was descriptive qualitative. This research was study case. The instruments were observation, documentation and interview. The sample were 10 informants. The result of this research showed that the regional expansion which done by the Government was success. However, the services giving were still pickup. There were somethings that still have happened such as less amount of apparatus in giving services, the official were not ready because the frequency of rotation among of them, and the infrastructure that still pickup such as less of building for the place to give the services that influence directly to the giving services for the society. Keywords: government services, regional expansion  Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana pelayanan pemerintah terhadap pemekaran wilayah di Kabupaten Mamuju Tengah Provinsi Sulawesi Barat. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Tipe penelitian ini bersifat studi kasus Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, dokumentasi dan wawancara. Informan penelitian ini 10 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemekaran yang dilakukan pemerintah berhasil namun pemberian pelayanan masih seadanya, hal-hal yang masih terjadi yakni kurangnya jumlah aparatur dalam pemberian pelayanan, seringnya terjadi rotasi antar pegawai sehingga kurang siapnya pegawai, dan insfrastruktur yang masih seadanya seperti kurangnya gedung-gedung tempat pemberian pelayanan yang berdampak langsung pada pemberian pelayanan kepada masyarakat.   Kata Kunci : pelayanan pemerintah, pemekaran wilayah

Page 1 of 1 | Total Record : 8