cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Counsellia
ISSN : 20883072     EISSN : 24775886     DOI : -
Core Subject : Education,
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling with registered number ISSN: 2088-3072 (Print) and ISSN: 2477-5886 (Online), is a peer-reviewed journal which publishes conceptual ideas, studies and research on the theory and application of Guidance and Counseling also education related to Guidance and Counseling. Counsellia is published by Departement of Guidence and Counseling Faculty of Teacher Training and Education Universitas PGRI Madiun. Any changes to the journal will be delivered on Journal History. Abstracts and full text that have been published on the website can be read and downloaded for free. Counsellia publish regularly two times a year in May and November.
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2011)" : 13 Documents clear
PERBEDAAN PENERIMAAN TEMAN SEBAYA ANTARA SISWA YANG BERKEPRIBADIAN EKSTROVERT DAN INTROVERT PADA SISWA SMK NEGERI 1 MADIUN TAHUN PELAJARAN 2010/2011 Dewi, Novianti Kartika
Jurnal Counsellia Vol 1, No 1 (2011)
Publisher : Jurnal Counsellia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penerimaan teman sebaya pada siswa yang berkepribadian ekstrovert dan yang berkepribadian introvert . Penelitian ini juga ingin mengetahui perbedaan penerimaan teman sebaya antara siswa yang berkepribadian ekstrovert dan yang berkepribadian introvertRancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan komparatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMK Negeri 1 Madiun, sebesar 735 siswa. Teknik sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Cluster smapling. Pengambilan sampel dalam penelitian ini sebesar 33%, sehingga sampel dalam penelitian ini sebesar 242 siswa. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan analisis komparatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat siswa yang berkepribadianekstrovert (54,1%) lebih banyak daripada siswa yang berkepribadian introvert(45,9%). Penerimaan teman sebaya pada siswa yang berkepribadian ekstrovertberada pada kategori kurang (49,6%) sedangkan peneimaan teman sebaya pada siswa yang berkepribadian introvert berada pada kategori kurang (44,2%). Berdasarkan nilai persentase tersebut terdapat perbedaan penerimaan teman sebaya antara siswa yang berkepribadian ekstrovert dan introvert. Berdasarkan hasil uji-t yang dilakukan diperoleh hasil nilai p (0,000) < α (0,05) maka dapat dinyatakan terdapat perbedaan penerimaan teman sebaya antara siswa yang berkeribadian ekstrovert dan siswa yang berkepribadian introvert.Kata Kunci: penerimaan teman sebaya, ekstrovert, introvert
HUBUNGAN LOCUS OF CONTROL DAN PERSEPSI PERAN JENIS KELAMIN DENGAN KEPUTUSAN PEMILIHAN KARIER SISWA KELAS X SMA NEGERI 6 SEMARANGt Martika A, Tyas
Jurnal Counsellia Vol 1, No 1 (2011)
Publisher : Jurnal Counsellia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh locus of control dan persepsi peran jenis kelamin terhadap keputusan pemilihan karier siswa SMA Negeri 6 Semarang.Penelitian ini adalah penelitian expost-facto dengan menggunakan pendekatan kuantitatif non-ekperimental. Pengujian validitas alat ukur menggunakan analisis rasional atau professional judgement dan perhitungan validitas konstruk menggunakan uji Product Moment. Estimasi reliabilitas diukur dengan menggunakan koefisien reliabilitas Alpha. Penelitian ini mengambil sampel dari sebagian siswa kelas X SMA Negeri 6 Semarang dengan jumlah sampel 186 siswa menggunakan teknik cluster random sampling. Uji hipotesis dilakukan dengan menggunakan analisis regresi.Berdasarkan uji hipotesis diperoleh hasil terdapat hubungan locus of control dan persepsi peran jenis kelamin terhadap keputusan pemilihan karier siswa. Analisis tambahan dengan menggunakan uji crosstabulation (Chi-Square) diperoleh hasil tidak terdapat perbedaan pemilihan karier siswa yang memiliki internal locus of control dan external locus of control, namun terdapat perbedaan pemilihan karier siswa dengan peran jenis maskulin, feminin, androgini, danundifferentiated. Kata kunci: keputusan pemilihan karier, locus of control, persepsi peran jenis kelamin
STUDI TENTANG KEMANDIRIAN LANJUT USIA DI KOTA MADIUN DITINJAU DARI DUKUNGAN SOSIAL DAN OPTIMISME Asri, Dahlia Novarianing
Jurnal Counsellia Vol 1, No 1 (2011)
Publisher : Jurnal Counsellia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemandirian lanjut usia (lansia) ditinjau dari dukungan sosial dan optimisme. Penelitian ini juga ingin mengetahui kemandirian lansia ditinjau dari jenis kelaminnya, antara laki-laki dan perempuan.Pengumpulan data dilakukan dengan skala kemandirian, skala dukungan sosial, dan skala optimisme. Subjek dalam penelitian ini adalah 68 lansia yang ada di Kota Madiun yang terdiri dari 35 lansia laki-laki dan 33 lansia perempuan. Hasil analisis regresi pada lansia diperoleh R = 0,347, dan p = 0,015, pada taraf signifikansi < 0,05. Hasil ini menunjukkan bahwa ada hubungan positif yang signifikan antara kemandirian lansia dengan dukungan sosial dan optimisme, dengan sumbangan efektif sebesar 12,1 %. Hasil ini juga menunjukkan bahwa hipotesis pertama diterima.Hasil analisis regresi pada lansia diperoleh R = 0,244, dengan p = 0,022, pada taraf signifikansi < 0,05. Hasil ini menunjukkan bahwa ada hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial dengan kemandirian lansia, dengan sumbangan efektif sebesar 9,61 %. Hasil ini juga menunjukkan bahwa hipotesis kedua diterima.Hasil analisis regresi pada lansia diperoleh R = 0,301, dengan p = 0,005, pada taraf signifikansi < 0,01. Hasil ini menunjukkan bahwa ada hubungan positif yang sangat signifikan antara optimisme dengan kemandirian lansia, dengan sumbangan efektif sebesar 5,95 %. Hasil ini juga menunjukkan bahwa hipotesis ketiga diterima. Hasil analisis uji t-test diperoleh mean laki-laki 24,31, mean perempuan 24,06, t = 0,240, p = 0,811, dengan p > 0,05. Hasil analisis ini menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan kemandirian dalam jenis kelamin antara lansia laki-laki dan lansia perempuan. Hasil ini juga menunjukkan bahwa hipotesis keempat ditolak.Kata Kunci : dukungan sosial, optimisme , kemandirian dan lansia
KEEFEKTIFAN BIMBINGAN KELOMPOK TERHADAP PENINGKATAN MOTIVASI BERWIRAUSAHA SISWA KELAS X SMK NEGERI 1 MADIUN TAHUN PELAJARAN 2010/2011 Wicaksono, Hery Bagus Anggoro
Jurnal Counsellia Vol 1, No 1 (2011)
Publisher : Jurnal Counsellia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan bimbingan kelompok terhadap peningkatan motivasi berwirausaha siswa kelas X SMK Negeri I Madiun.Populasi penelitian sebanyak 623 siswa kelas X SMK Negeri 1 Madiun Teknik sampling yang digunakan adalah porposive sampling dengan ukuran sampel sebanyak 32 siswa. Pengumpulan data dengan menggunakan skala psikologis  dan dianalisis secara kuantitatif dengan uji t sampel berkorelasi dan uji t sampel independent.Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi berwirausaha kelompok eksperimen menunjukkan motivasi berwirausaha sangat tinggi 0 %, motivasi berwirausaha tinggi 43,75 %, motivasi berwirausaha sedang 25%, motivasi berwirausaha rendah 25 %, dan motivasi berwirausaha sangat rendah 6,25 % Sedangkan kelompok kontrol menunjukkan motivasi berwirausaha sangat tinggi 0 %, motivasi berwirausaha tinggi 37,5 %, motivasi berwirausaha sedang 25 %, motivasi berwirausaha rendah 25 %, dan motivasi sangat rendah 12,5 %. Motivasi berwirausaha pada kelompok eksperimen hasil pre tes lebih rendah dibanding dengan hasil post tes yang menunjukkan skor tertinggi ada selisih 25, skor terendah selisih 9 untuk pre test lebih rendah,  skor mean ada selisih 22,06 untuk sebelum perlakuan lebih rendah. Data tentang motivasi berwirausaha pada kelompok kontrol hasil pretes lebih rendah dibanding dengan hasil post tes yang menunjukkan skor tertinggi ada selisih 3 untuk pretest lebih rendah, skor terendah selisih 2 untuk pre test lebih rendah,  skor mean ada selisih 1,69 untuk sesudah post test lebih rendah.Saran untuk SMK Negeri I Madiun hendaknya menambah fasilitas pendukung layanan bimbingan dan konseling dalam memberikan layanan bimbingan kelompok terhadap peningkatan motivasi berwirausaha sehingga siswa dapat mempunyai pemahaman yang luas terhadap motivasi berwirausaha.Kata Kunci : bimbingan kelompok, motivasi berwirausaha 
PENGARUH KEDISIPLINAN PENGGUNAAN WAKTU LUANG UNTUK BELAJAR ANTARA PRIA DENGAN WANITA Djarot S, Vitalis
Jurnal Counsellia Vol 1, No 1 (2011)
Publisher : Jurnal Counsellia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini hakikatnya ingin mengetahui perbedaan kedisiplinan menggunakan waktu luang antara siswa pria dengan siswa wanita pada siswa kelas XI SMA Negeri I PGRI Maospati Magetan tahun pelajaran 2010-2011. Masalah dalam penelitian ini akan menjadi lebih konkrit apabila dirumuskan sebagai berikut: “Pengaruh kedisiplinan penggunaan waktu luang untuk belajar terhadap siswa pria dengan siswa wanita”.Metode penelitian adalah eksperimen, yaitu cara mengadakan pengamatan kepada kelompok responden. Pengamatan dilakukan pada pertengahan bulan Januari sampai pertemngahan bulan Februari tahun 2011. Pelaksanaan eksperimen melibatkan konselor sekolah tempat penelitian. Penelitian ini dilaksanakandi SMA PGRI I Maospati Kabupaten Magetan tahun pelajaran 2010-2011. Sampel penelitian terdiri dari dua kelompok, yaitu kelompok siswa pria dan kelompok siswa wanita. Jumlah anggota masing-masing kelompok adalah 30 siswa, dan ditetapan dengan teknik random sampling. Pengumpulan data penelitian dengan teknik angket.Analisis data menggunakan teknik statistik, dengan rumus bangun t-score.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) ada perbedaan kedisplinan penggunaan watu luang untuk belajar antara siswa pria dan siswa wanita pada siswa kelas XI SMA PGRI 1 Maospati Kabupaten  Magetan tahun pelajaran 2010-2011, dan (2) kedisiplinan siswa wanita dalam menggunakan waktu luang untuk belajar lebih baik jika dibandingkan dengan siswa pria.Kata Kunci:  kedisiplinan, waktu luang, pria, wanita
PERANAN BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAMI DALAM MENANGGULANGI KEHAMILAN DI LUAR NIKAH Mahmudi, Ibnu
Jurnal Counsellia Vol 1, No 1 (2011)
Publisher : Jurnal Counsellia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bimbingan dan Konseling secara yuridis diakui keberadaannya di Indoensia pada kurikulum 1975. Dalam pelaksanaannya belum bisa maksimal karena masih banyak masalah yang belum bisa  diantisipasi atau dicegah khususnya terjadinya kehamilan di  luar nikah.Hasil penelitian menunjukkan kehamilan di luar nikah semakin meningkat. Kenyataan semacam ini masih belum dilakukan pencegahan oleh bimbingan dan konseling sekolah  sehingga diperlukan upaya pencegahan. Dari berbagai hasil penelitian menyimpulkan bahwa di antara penyebab tersebut adalah kurang adanya pengawasan dari orang tua, kurang mengamalkan ajaran agama dengan baik dan benarKata Kunci:  bimbingan dan konseling Islami, mencegah kehamilan di luar nikah
PENGARUH KEDISIPLINAN PENGGUNAAN WAKTU LUANG UNTUK BELAJAR ANTARA PRIA DENGAN WANITA Vitalis Djarot Sumarwoto
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 1 (2011)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.798 KB) | DOI: 10.25273/counsellia.v1i1.152

Abstract

Tujuan penelitian ini hakikatnya ingin mengetahui perbedaan kedisiplinanmenggunakan waktu luang antara siswa pria dengan siswa wanita pada siswa kelas XISMA Negeri I PGRI Maospati Magetan tahun pelajaran 2010-2011. Masalah dalampenelitian ini akan menjadi lebih konkrit apabila dirumuskan sebagai berikut:“Pengaruh kedisiplinan penggunaan waktu luang untuk belajar terhadap siswa priadengan siswa wanita”.Metode penelitian adalah eksperimen, yaitu cara mengadakan pengamatankepada kelompok responden. Pengamatan dilakukan pada pertengahan bulan Januarisampai pertemngahan bulan Februari tahun 2011. Pelaksanaan eksperimen melibatkankonselor sekolah tempat penelitian. Penelitian ini dilaksanakandi SMA PGRI IMaospati Kabupaten Magetan tahun pelajaran 2010-2011. Sampel penelitian terdiridari dua kelompok, yaitu kelompok siswa pria dan kelompok siswa wanita. Jumlahanggota masing-masing kelompok adalah 30 siswa, dan ditetapan dengan teknikrandom sampling. Pengumpulan data penelitian dengan teknik angket.Analisis datamenggunakan teknik statistik, dengan rumus bangun t-score.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) ada perbedaan kedisplinanpenggunaan watu luang untuk belajar antara siswa pria dan siswa wanita pada siswakelas XI SMA PGRI 1 Maospati Kabupaten Magetan tahun pelajaran 2010-2011, dan(2) kedisiplinan siswa wanita dalam menggunakan waktu luang untuk belajar lebihbaik jika dibandingkan dengan siswa pria.
KEEFEKTIFAN BIMBINGAN KELOMPOK TERHADAP PENINGKATAN MOTIVASI BERWIRAUSAHA SISWA KELAS X SMK NEGERI 1 MADIUN TAHUN PELAJARAN 2010/2011 Hery Bagus Anggoro Wicaksono
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 1 (2011)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.898 KB) | DOI: 10.25273/counsellia.v1i1.167

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan bimbingan kelompokterhadap peningkatan motivasi berwirausaha siswa kelas X SMK Negeri IMadiun.Populasi penelitian sebanyak 623 siswa kelas X SMK Negeri 1 MadiunTeknik sampling yang digunakan adalah porposive sampling dengan ukuransampel sebanyak 32 siswa. Pengumpulan data dengan menggunakan skalapsikologis dan dianalisis secara kuantitatif dengan uji t sampel berkorelasi dan ujit sampel independent.Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi berwirausaha kelompokeksperimen menunjukkan motivasi berwirausaha sangat tinggi 0 %, motivasiberwirausaha tinggi 43,75 %, motivasi berwirausaha sedang 25%, motivasiberwirausaha rendah 25 %, dan motivasi berwirausaha sangat rendah 6,25 %Sedangkan kelompok kontrol menunjukkan motivasi berwirausaha sangat tinggi 0%, motivasi berwirausaha tinggi 37,5 %, motivasi berwirausaha sedang 25 %,motivasi berwirausaha rendah 25 %, dan motivasi sangat rendah 12,5 %. Motivasiberwirausaha pada kelompok eksperimen hasil pre tes lebih rendah dibandingdengan hasil post tes yang menunjukkan skor tertinggi ada selisih 25, skorterendah selisih 9 untuk pre test lebih rendah, skor mean ada selisih 22,06 untuksebelum perlakuan lebih rendah. Data tentang motivasi berwirausaha padakelompok kontrol hasil pretes lebih rendah dibanding dengan hasil post tes yangmenunjukkan skor tertinggi ada selisih 3 untuk pretest lebih rendah, skor terendahselisih 2 untuk pre test lebih rendah, skor mean ada selisih 1,69 untuk sesudahpost test lebih rendah.Saran untuk SMK Negeri I Madiun hendaknya menambah fasilitaspendukung layanan bimbingan dan konseling dalam memberikan layananbimbingan kelompok terhadap peningkatan motivasi berwirausaha sehingga siswadapat mempunyai pemahaman yang luas terhadap motivasi berwirausaha.
STUDI TENTANG KEMANDIRIAN LANJUT USIA DI KOTA MADIUN DITINJAU DARI DUKUNGAN SOSIAL DAN OPTIMISME Dahlia Novarianing Asri
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 1 (2011)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.481 KB) | DOI: 10.25273/counsellia.v1i1.155

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemandirian lanjut usia(lansia) ditinjau dari dukungan sosial dan optimisme. Penelitian ini juga inginmengetahui kemandirian lansia ditinjau dari jenis kelaminnya, antara laki-laki danperempuan.Pengumpulan data dilakukan dengan skala kemandirian, skala dukungansosial, dan skala optimisme. Subjek dalam penelitian ini adalah 68 lansia yang adadi Kota Madiun yang terdiri dari 35 lansia laki-laki dan 33 lansia perempuan.Hasil analisis regresi pada lansia diperoleh R = 0,347, dan p = 0,015, pada tarafsignifikansi < 0,05. Hasil ini menunjukkan bahwa ada hubungan positif yangsignifikan antara kemandirian lansia dengan dukungan sosial dan optimisme,dengan sumbangan efektif sebesar 12,1 %. Hasil ini juga menunjukkan bahwahipotesis pertama diterima.Hasil analisis regresi pada lansia diperoleh R = 0,244, dengan p = 0,022,pada taraf signifikansi < 0,05. Hasil ini menunjukkan bahwa ada hubungan positifyang signifikan antara dukungan sosial dengan kemandirian lansia, dengansumbangan efektif sebesar 9,61 %. Hasil ini juga menunjukkan bahwa hipotesiskedua diterima.Hasil analisis regresi pada lansia diperoleh R = 0,301, dengan p = 0,005,pada taraf signifikansi < 0,01. Hasil ini menunjukkan bahwa ada hubungan positifyang sangat signifikan antara optimisme dengan kemandirian lansia, dengansumbangan efektif sebesar 5,95 %. Hasil ini juga menunjukkan bahwa hipotesisketiga diterima. Hasil analisis uji t-test diperoleh mean laki-laki 24,31, meanperempuan 24,06, t = 0,240, p = 0,811, dengan p > 0,05. Hasil analisis inimenunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan kemandirian dalam jenis kelaminantara lansia laki-laki dan lansia perempuan. Hasil ini juga menunjukkan bahwahipotesis keempat ditolak.
MENGURANGI TINGKAT AGRESIVITAS ANAK USIA TK MELALUI TERAPI BERMAIN (PLAY THERAPY) Muh. Chotim
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 1 (2011)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.747 KB) | DOI: 10.25273/counsellia.v1i1.222

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat agresivitas anak usia TK .penelitian ini juga untuk mengetahui bagaimana keefektivan Play Therapy dalammengurangi tingkat agresivitas anak usia TK.Rancangan penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif eksperimen.Berdasarkan penelitian yang dilaksanakan di TK ABA Dagangan KabupatenMadiun diperoleh gambaran bahwa anak usia TK di TK ABA tersebut cenderungmenunjukkan perilaku agresif. Hal ini terlihat dari lembar observasi ChildBehavior Check List (CBCL) yang dilakukan oleh peneliti terhadap orang tua danguru siswa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku agresi yang sering munculpada anak TK ABA Dagangan adalah memukul, mengejek dan merebut mainanteman. Ketiga perilaku tersebut mendominasi tingkah laku mereka sehari-haribaik alam kegiatan disekolah maupun dirumah. Untuk dapat mengurangi tingkatagresi tersebut peneliti melakukan kegiatan intervensi dengan menggunakan PlayTherapy sebanyak 6 kali. Rancangan Play Therapy yang digunakan dalampenelitian untuk mengurangi tingkat agresivitas ini adalah dengan permainan ulartangga dan sandiwara boneka. Berdasarkan kegiatan intervensi yang dilakukandapat disimpulkan bahwa tingkat agresi anak TK Dagangan mengalamipenurunan. Walaupun tidak semua anak mengalami penurunan yang drasticnamun dari 6 kali kegiatan intervensi yang dilakukan (3 kali untuk kegiatanintervensi permainan ular tangga dan 3 kaliuntuk kegiatan intervensi bermaindrama boneka) tersebut anak yang bernama Nina, Albert, Cika dan Deni sudahdapat mengontrol tingkah laku agresinya. Sedangkan untuk siswa yang bernamaAndi dan Firman perlu rancangan intervensi lebih lanjut. Dengan demikian2penggunaan Play Therapy yang dirumuskan oleh peneliti efektif untukmenurunkan perilaku agresi anak TK ABA Dagangan.

Page 1 of 2 | Total Record : 13