cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Counsellia
ISSN : 20883072     EISSN : 24775886     DOI : -
Core Subject : Education,
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling with registered number ISSN: 2088-3072 (Print) and ISSN: 2477-5886 (Online), is a peer-reviewed journal which publishes conceptual ideas, studies and research on the theory and application of Guidance and Counseling also education related to Guidance and Counseling. Counsellia is published by Departement of Guidence and Counseling Faculty of Teacher Training and Education Universitas PGRI Madiun. Any changes to the journal will be delivered on Journal History. Abstracts and full text that have been published on the website can be read and downloaded for free. Counsellia publish regularly two times a year in May and November.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2012)" : 10 Documents clear
PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA OTORITER DAN AKTIVITAS SOSIAL TERHADAP KEMAMPUAN MENGATASI MASALAH BELAJAR PADA SISWA KELAS VI SDN KRATON 2 MAOSPATI TAHUN PELAJARAN 2010/2011 Asri, Dahlia Novarianing; Yuliani, Indah Wahyu
Jurnal Counsellia Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Jurnal Counsellia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh pola asuh orang tua otoriter terhadap kemampuan mengatasi masalah belajar pada siswa kelas VI SDN Kraton 2 Maospati; (2) pengaruh tingkat aktivitas sosial siswa terhadap kemampuan mengatasi masalah belajar pada siswa kelas VI SDN Kraton 2 Maospati; (3) pengaruh pola asuh orang tua otoriter dan tingkat aktivitas sosial siswa secara simultan terhadap kemampuan mengatasi masalah belajar pada siswa kelas VI SDN Kraton 2 Maospati.Populasi penelitian adalah siswa kelas VI SDN Kraton 2 Maospati tahun pelajaran 2010/2011. Sampel penelitian menggunakan teknik total sampling dengan jumlah populasi 31 siswa. Pengumpulan data menggunakan metode angket. Analisis data menggunakan teknik statistik dengan menggunakan rumus korelasi berganda dan untuk mengetahui signifikansi pengaruh antar variabel digunakan uji-F.Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) ada pengaruh yang signifikan dan negatif antara pola asuh orang tua otoriter terhadap kemampuan siswa mengatasi masalah belajar pada siswa kelas VI SDN Kraton 2 Maospati tahun pelajaran 2010/2011, (2) ada pengaruh signifikan dan positif antara aktivitas sosial siswa terhadap kemampuan siswa mengatasi masalah belajar pada siswa kelas VI SDN Kraton 2 Maospati tahun pelajaran 2010/2011, dan (3) ada pengaruh signifikan dan positif antara pola asuh orang tua otoriter bersama dengan aktivitas sosial siswa secara simultan terhadap kemampuan siswa mengatasi masalah belajar pada siswa kelas VI SDN Kraton 2 Maospati tahun pelajaran 2010/2011. Kata Kunci: Pola Asuh Orang Tua Otoriter, Aktivitas Sosial, Kemampuan Mengatasi Masalah Belajar
PENTINGNYA PENGUASAAN PSIKOLOGI BAGI PENYIDIK DALAM PEMERIKSAAN TERSANGKA PADA TAHAP PENYIDIKAN (Suatu Tinjauan Yuridis dan Psikologi) Sari, Siska Diana
Jurnal Counsellia Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Jurnal Counsellia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan penguasaan beberapa ilmu bantu dalam bidang hukum, khususnya dalam bidang psikologi bagi seorang penyidik. Hal ini dikarenakan penyidik mempunyai kesulitan untuk mendapatkan keterangan dari tersangak sehubungan dengan terjadinya suatu tindak pidana yang melibatkan tersangka. Tujuannya adalah guna menghindari adanya pemaksaan yang menyalahi hak asasi tersangka. Tujuan yang kedua adalah mendapatkan keterangan yang sebenarnya adalah karena kurangnya kemampuan para penyidik dalam teknik-teknik pemeriksaan tersangka. Penelitian dilakukan secara studi kepustakaan dan mencari data elektronik melalui internet. Data yang diteliti adalah pentingnya penguasaan ilmu psikologi bagi penyidik dalam proses pemeriksaan tersangka dalam tahap penyidikan di tingkat kepolisian, Hasil penelitian memperlihatkan bahwa seorang penyidik dapat menerapkan salah satu bidang ilmu bantu dalam rangka penegakkan hukum, yaitu psikologi. Psikologi lebih berpijak pada pengetahuan tentang manusia, khusunya tentang perilaku dan perbuatan manusia dalam hubungannya dengan lingkungannya. Dengan dibantu psikologi, dapatlah seorang penyidik memperoleh atau “mengorek” keterangan dari tersangka dengan mudah, oleh karena telah  dapat dilakukan pendekatan pribadi (personal approach) yang manusiawi. Dengan demikian dapat memperlancar pelaksanaan penyidikan sebagai langkah awal dalam proses pidana. Dalam kaitanya dengan hal tersebut yang perlu diusahakan adalah agar supaya jumlah tenaga psikologi jangan sampai kurang oleh karena penggunaan psikologi ini benar-benar dapat dirasakan manfaatnya. Dengan demikian penggunaan psikologi dalam pemeriksaan tersangka merupakan satu tahap langkah kemajuan bagi dunia penegak hukum. Jadi peranan psikologi dalam hukum mempunyai tujuan yang positif, yakni disamping untuk menjaga harkat dan martabat tersangka pada tingkat penyidikan, juga demi efektifitas pemeriksaan. Kata kunci : psikologi, penyidik, penyidikan
POLA ASUH DIALOGIS DAN METODE INDIVIDUAL DALAM PENDIDIKAN SEKS ISLAM PADA PENDIDIKAN AGAMA TERHADAP SIKAP ANAK BERBUSANA SESUAI DENGAN JENIS KELAMINNYA Muhayati, Siti
Jurnal Counsellia Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Jurnal Counsellia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pola Asuh Dialogis adalah pola asuh dimana orang tua memberi bimbingan, membina, mengamati, mengingatkan, memberi contoh dan mengajak dialog anak mengenai masalah yang dihadapi anak. Keterbatasan kemampuan orang tua maka anak dikirim ke sekolah untuk mengembangkan dan memperkuat jenis kelamin yang dibawa sejak dari rumah atau sejak lahir. Pendidikan Seks (berbusana sesuai jenis kelaminnya) merupakan ketrampilan maka untuk mengasuh anak agar bersikap berbusana sesuai jenis kelaminnya dengan metode individualisasi. Hasil peneitian menunjukkan bahwa pola asuh dialogis berpengaruh positif terhadap sikap anak berbusana sesuai jenis kelaminnya (Fo> Ft atau 38,55>4,11),  metode individualisasi berpengaruh positif terhadap sikap anak berbusana sesuai jenis kelaminnya (Fo>Ft atau 33,33>4.11), pola asuh dialogis dan metode individualisasi berpengaru positif terhadap sikap anak berbusana sesuai jenis kelaminnya (Fo>Ft atau 6.32>4.11)Kata kunci: Pola Asuh Dialogis, Metode Individual, Pendidikan Seks Islam, Berbusana Sesuai Dengan Jenis Kelaminnya
PUBLIC TRUST DAN PROFESI BK BERMARTABAT MENUJU KARAKTER KONSELOR YANG DIBUTUHKAN Surjono, Budi
Jurnal Counsellia Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Jurnal Counsellia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dunia globalisasi yang semakin berkembang pesat menyebabkan masyarakat disibukkan dengan rutinitas pekerjaan dan kariernya, bekerja dibawah tekanan dan kecemasan akan kesuksesan dalam kariernya, meninggalkan keluarga yang membutuhkan perhatian lebih dan kasih sayang. Kecenderungan kriminalitas meningkat dan kenakalan remaja serta perbuatan-perbuatan yang melampaui norma-norma sosial semakin subur. Sikap individualitas muncul. Begitulah dunia globalisasi saat ini, sehingga keberadaan konselor, psikolog dan pskiater sesungguhnya sangat dibutuhkan dan mempunyai peranan penting di dalam masyarakat industri seperti sekarang ini. Kehadiran konselor sepertinya menjawab tantangan zaman dan seiring dengan pesatnya kemajuan pasar global. Kualifikasi yang harus dimiliki seorang konselor adalah (1) memiliki nilai, sikap. ketrampilan, pengetahuan, dan wawasan dalam bidang profesi bimbingan dan konseling, dan (2) memperoleh pengakuan atas kemampuan dan kewenangan sebagai konselor.  Kata kunci : public trust, karakter konselor
PENGARUH KEDISIPLINAN BELAJAR DAN MINAT BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 DAGANGAN KABUPATEN MADIUN TAHUN AJARAN 2010/2011 Kardi, Kardi; Prasongko, Yohni Alimin
Jurnal Counsellia Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Jurnal Counsellia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kedisiplinan belajar dan minat belajar baik secara bersama-sama maupun secara individual terhadap prestasi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Dagangan Kabupaten Madiun Tahun Ajaran 2010/2011.Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan sampel acak (sampel random) yaitu mengambil 45 siswa atau 20,54% dari jumlah populasi kelas VIII yang berjumlah 219 siswa. Pengumpulan data menggunakan metode teknik angket. Dalam menganalisis data menggunakan analisis dua prediktor dan Uji F.Uji kedisiplinan belajar (X1) rhit = 0,492 rtab = 0,294 ini berarti Ha diterima, maka ada pengaruh antara variabel X1 terhadap variabel variabel Y. Uji minat belajar(X2) r hit = 0,783 < rtab = 0,294 ini berarti Ha diterima, maka ada pengaruh antara variabel X2 terhadap variabel variabel Y. Dari hasil uji F. Freg = 32,984 Ftab = 3,22 ini berarti Ha diterima sehingga ada pengaruh antara variable x dalam arti kedisiplinan belajar dan minat belajar terhadap variable Y dalam arti prestasi belajar.Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh kedisiplinan belajar dan minat belajar terhadap prestasi belajar pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Dagangan Kabupaten Madiun Tahun Ajaran 2010/2011. Hal ini ditunjukkan dengan perolehan hasil analisis data.Kata Kunci: Kedisiplinan Belajar, Minat Belajar, Pestasi Belajar
PENTINGNYA PENGUASAAN PSIKOLOGI BAGI PENYIDIK DALAM PEMERIKSAAN TERSANGKA PADA TAHAP PENYIDIKAN Siska Diana Sari
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.966 KB) | DOI: 10.25273/counsellia.v2i1.199

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan penguasaan beberapa ilmubantu dalam bidang hukum, khususnya dalam bidang psikologi bagi seorangpenyidik. Hal ini dikarenakan penyidik mempunyai kesulitan untuk mendapatkanketerangan dari tersangak sehubungan dengan terjadinya suatu tindak pidana yangmelibatkan tersangka. Tujuannya adalah guna menghindari adanya pemaksaanyang menyalahi hak asasi tersangka. Tujuan yang kedua adalah mendapatkanketerangan yang sebenarnya adalah karena kurangnya kemampuan para penyidikdalam teknik-teknik pemeriksaan tersangka. Penelitian dilakukan secara studikepustakaan dan mencari data elektronik melalui internet. Data yang ditelitiadalah pentingnya penguasaan ilmu psikologi bagi penyidik dalam prosespemeriksaan tersangka dalam tahap penyidikan di tingkat kepolisian,Hasil penelitian memperlihatkan bahwa seorang penyidik dapat menerapkan salahsatu bidang ilmu bantu dalam rangka penegakkan hukum, yaitu psikologi.Psikologi lebih berpijak pada pengetahuan tentang manusia, khusunya tentangperilaku dan perbuatan manusia dalam hubungannya dengan lingkungannya.Dengan dibantu psikologi, dapatlah seorang penyidik memperoleh atau“mengorek” keterangan dari tersangka dengan mudah, oleh karena telah dapatdilakukan pendekatan pribadi (personal approach) yang manusiawi. Dengandemikian dapat memperlancar pelaksanaan penyidikan sebagai langkah awaldalam proses pidana. Dalam kaitanya dengan hal tersebut yang perlu diusahakanadalah agar supaya jumlah tenaga psikologi jangan sampai kurang oleh karenapenggunaan psikologi ini benar-benar dapat dirasakan manfaatnya. Dengandemikian penggunaan psikologi dalam pemeriksaan tersangka merupakan satutahap langkah kemajuan bagi dunia penegak hukum. Jadi peranan psikologi dalamhukum mempunyai tujuan yang positif, yakni disamping untuk menjaga harkatdan martabat tersangka pada tingkat penyidikan, juga demi efektifitaspemeriksaan.
POLA ASUH DIALOGIS DAN METODE INDIVIDUAL DALAM PENDIDIKAN SEKS ISLAM PADA PENDIDIKAN AGAMA TERHADAP SIKAP ANAK BERBUSANA SESUAI DENGAN JENIS KELAMINNYA Siti Muhayati
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.489 KB) | DOI: 10.25273/counsellia.v2i1.201

Abstract

Pola Asuh Dialogis adalah pola asuh dimana orang tua memberi bimbingan,membina, mengamati, mengingatkan, memberi contoh dan mengajak dialog anakmengenai masalah yang dihadapi anak. Keterbatasan kemampuan orang tua makaanak dikirim ke sekolah untuk mengembangkan dan memperkuat jenis kelaminyang dibawa sejak dari rumah atau sejak lahir. Pendidikan Seks (berbusana sesuaijenis kelaminnya) merupakan ketrampilan maka untuk mengasuh anak agarbersikap berbusana sesuai jenis kelaminnya dengan metode individualisasi. Hasilpeneitian menunjukkan bahwa pola asuh dialogis berpengaruh positif terhadapsikap anak berbusana sesuai jenis kelaminnya (Fo> Ft atau 38,55>4,11), metodeindividualisasi berpengaruh positif terhadap sikap anak berbusana sesuai jeniskelaminnya (Fo>Ft atau 33,33>4.11), pola asuh dialogis dan metodeindividualisasi berpengaru positif terhadap sikap anak berbusana sesuai jeniskelaminnya (Fo>Ft atau 6.32>4.11)
PENGARUH KEDISIPLINAN BELAJAR DAN MINAT BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 DAGANGAN KABUPATEN MADIUN TAHUN AJARAN 2010/2011 Kardi Kardi; Yohni Alimin Prasongko
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.179 KB) | DOI: 10.25273/counsellia.v2i1.204

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kedisiplinan belajar danminat belajar baik secara bersama-sama maupun secara individual terhadap prestasibelajar siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Dagangan Kabupaten Madiun Tahun Ajaran2010/2011.Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan sampel acak (sampelrandom) yaitu mengambil 45 siswa atau 20,54% dari jumlah populasi kelas VIII yangberjumlah 219 siswa. Pengumpulan data menggunakan metode teknik angket. Dalammenganalisis data menggunakan analisis dua prediktor dan Uji F.Uji kedisiplinan belajar (X1) rhit = 0,492 rtab = 0,294 ini berarti Ha diterima,maka ada pengaruh antara variabel X1 terhadap variabel variabel Y. Uji minatbelajar(X2) r hit = 0,783 < rtab = 0,294 ini berarti Ha diterima, maka ada pengaruh antaravariabel X2 terhadap variabel variabel Y. Dari hasil uji F. Freg = 32,984 Ftab = 3,22ini berarti Ha diterima sehingga ada pengaruh antara variable x dalam arti kedisiplinanbelajar dan minat belajar terhadap variable Y dalam arti prestasi belajar.Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh kedisiplinan belajardan minat belajar terhadap prestasi belajar pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1Dagangan Kabupaten Madiun Tahun Ajaran 2010/2011. Hal ini ditunjukkan denganperolehan hasil analisis data.
PUBLIC TRUST DAN PROFESI BK BERMARTABAT MENUJU KARAKTER KONSELOR YANG DIBUTUHKAN Budi Suryono
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.653 KB) | DOI: 10.25273/counsellia.v2i1.195

Abstract

Dunia globalisasi yang semakin berkembang pesat menyebabkan masyarakatdisibukkan dengan rutinitas pekerjaan dan kariernya, bekerja dibawah tekanan dankecemasan akan kesuksesan dalam kariernya, meninggalkan keluarga yangmembutuhkan perhatian lebih dan kasih sayang. Kecenderungan kriminalitasmeningkat dan kenakalan remaja serta perbuatan-perbuatan yang melampauinorma-norma sosial semakin subur. Sikap individualitas muncul. Begitulah duniaglobalisasi saat ini, sehingga keberadaan konselor, psikolog dan pskiatersesungguhnya sangat dibutuhkan dan mempunyai peranan penting di dalammasyarakat industri seperti sekarang ini. Kehadiran konselor sepertinya menjawabtantangan zaman dan seiring dengan pesatnya kemajuan pasar global. Kualifikasiyang harus dimiliki seorang konselor adalah (1) memiliki nilai, sikap.ketrampilan, pengetahuan, dan wawasan dalam bidang profesi bimbingan dankonseling, dan (2) memperoleh pengakuan atas kemampuan dan kewenangansebagai konselor.
PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA OTORITER DAN AKTIVITAS SOSIAL TERHADAP KEMAMPUAN MENGATASI MASALAH BELAJAR PADA SISWA KELAS VI SDN KRATON 2 MAOSPATI TAHUN PELAJARAN 2010/2011 Indah Wahyu Yuliani; Dahlia Novarianing Asri
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.003 KB) | DOI: 10.25273/counsellia.v2i1.196

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh pola asuh orangtua otoriter terhadap kemampuan mengatasi masalah belajar pada siswa kelas VISDN Kraton 2 Maospati; (2) pengaruh tingkat aktivitas sosial siswa terhadapkemampuan mengatasi masalah belajar pada siswa kelas VI SDN Kraton 2Maospati; (3) pengaruh pola asuh orang tua otoriter dan tingkat aktivitas sosialsiswa secara simultan terhadap kemampuan mengatasi masalah belajar pada siswakelas VI SDN Kraton 2 Maospati.Populasi penelitian adalah siswa kelas VI SDN Kraton 2 Maospati tahunpelajaran 2010/2011. Sampel penelitian menggunakan teknik total samplingdengan jumlah populasi 31 siswa. Pengumpulan data menggunakan metodeangket. Analisis data menggunakan teknik statistik dengan menggunakan rumuskorelasi berganda dan untuk mengetahui signifikansi pengaruh antar variabeldigunakan uji-F.Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) adapengaruh yang signifikan dan negatif antara pola asuh orang tua otoriter terhadapkemampuan siswa mengatasi masalah belajar pada siswa kelas VI SDN Kraton 2Maospati tahun pelajaran 2010/2011, (2) ada pengaruh signifikan dan positifantara aktivitas sosial siswa terhadap kemampuan siswa mengatasi masalahbelajar pada siswa kelas VI SDN Kraton 2 Maospati tahun pelajaran 2010/2011,dan (3) ada pengaruh signifikan dan positif antara pola asuh orang tua otoriterbersama dengan aktivitas sosial siswa secara simultan terhadap kemampuan siswamengatasi masalah belajar pada siswa kelas VI SDN Kraton 2 Maospati tahunpelajaran 2010/2011.

Page 1 of 1 | Total Record : 10