cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Counsellia
ISSN : 20883072     EISSN : 24775886     DOI : -
Core Subject : Education,
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling with registered number ISSN: 2088-3072 (Print) and ISSN: 2477-5886 (Online), is a peer-reviewed journal which publishes conceptual ideas, studies and research on the theory and application of Guidance and Counseling also education related to Guidance and Counseling. Counsellia is published by Departement of Guidence and Counseling Faculty of Teacher Training and Education Universitas PGRI Madiun. Any changes to the journal will be delivered on Journal History. Abstracts and full text that have been published on the website can be read and downloaded for free. Counsellia publish regularly two times a year in May and November.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2013)" : 12 Documents clear
IMPLEMENTASI PELATIHAN PERSONAL DEVELOPMENT DALAM MENGEMBANGKAN KONSEP DIRI POSITIF PADA WARGA RUMAH PINTAR “BUNGA PADI” DI KABUPATEN MADIUN Asri, Dahlia Novarianing; Ratnaningtyas A, Dian; Triningtyas, Diana Ariswanti
Jurnal Counsellia Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Counsellia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan deskripsi yang jelas mengenai (1) implementasi pelatihan personal development dalam mengembangkan konsep diri positif pada warga rumah pintar “Bunga Padi” di Kabupaten Madiun, dan    (2) peranan pelatihan personal development dalam mengembangkan konsep diri positif pada warga rumah pintar “Bunga Padi” di Kabupaten Madiun.Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan penelitian kualitatif. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan skala psikologi. Data-data yang telah dikumpulkan dianalisis melalui 3 alur kegiatan yang berlangsung secara bersamaan, yaitu (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) penarikan simpulan/verifikasi.Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh hasil sebagai berikut: (1) pelatihanpersonal development bagi warga Rumah Pintar “Bunga Padi” Kabupaten Madiun dapat diimplementasikan dengan lancar dan telah sesuai dengan prosedur standar serta tujuan yang telah ditetapkan. Pelatihan dilakukan melalui 5 tahap, yaitu: (a) penyampaian materi dan tugas tentang “Gambaran Diri”, (b) penyampaian materi dan tugas tentang “Potensi Diri”, (c) penyampaian materi dan tugas tentang “Pola Pikir”, (d) penyampaian materi dan tugas tentang “Komitmen dan Cita-cita”, (e) Evaluasi, dan (2) kegiatan pelatihan personaldevelopment dapat berperan dalam mengembangkan konsep diri positif pada warga Rumah Pintar “Bunga Padi” di Kabupaten Madiun. Berkembangnya konsep diri positif ini didasarkan pada 3 indikator, yaitu: (1) berkembangnya harapan positif, (2) berkembangnya afirmasi diri, dan (3) berkembangnya kemampuan menanggapi penilaian sosial yang terdapat pada diri peserta pelatihan.Kata Kunci: pelatihan personal development, konsep diri positif
STUDI KASUS TENTANG RASA PERCAYA DIRI, FAKTOR PENYEBABNYA DAN UPAYA MEMPERBAIKI DENGAN MENGGUNAKAN KONSELING INDIVIDUAL Triningtyas, Diana Ariswanti
Jurnal Counsellia Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Counsellia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada hakekatnya manusia mempunyai rasa percaya diri, namun antara satu dengan yang lain ada perbedaan yaitu ada yang memiliki rasa percaya diri rendah dan ada yang rasa percaya dirinya tinggi.Rasa percaya diri diperlukan dimana saja seseorang itu berada, karena itu rasa percaya diri perlu dibangun dan dikembangkan secara positif dan objektif. Siswa sebagai peserta didik yang berfungsi sebagai subjek maupun objek pendidikan dituntut untuk dapat menyesuaikan diri terhadap perubahan-perubahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengubah seorang siswa yang mempunyai rasa percaya diri rendah menjadi memiliki percaya diri tinggi juga untuk mengetahui seberapa banyak kontribusi layanan konseling dalam menangani masalah pribadi siswa demi keberhasilan.Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan pemikiran dan jalan keluar langkah-langkah apa yang perlu diambil oleh pihak sekolah, agar keberadaan konseling individu dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan dan peningkatan prestasi belajar siswa.Lingkup penelitian adalah siswa SMK PGRI 3 Kediri. Untuk menetapkan seorang siswa yang mengalami rasa percaya diri rendah dipergunakan kriteria-kriteria tertentu yaitu menunjukkan hasil belajar rendah, hasil yang dicapai tidak sesuai dengan usaha yang dilakukan, sering melamun, menunjukkan perilaku yang berlainan, menunjukkan gejala emosional yang kurang wajar. Untuk mengetahui faktor-faktor penyebab kurangnya rasa percaya diri yang dialami siswa digunakan teknik wawancara, observasi, pencatatan dokumen pribadi untuk faktor internal, sedangkan untuk faktor eksternal adalah lingkungan keluarga dan masyarakat.Penelitian ini berusaha untuk mengungkap fakta-fakta yang terjadi pada saat penelitian. Fakta-fakta yang dimaksud adalah banyaknya, jenisnya, faktor-faktor penyebab dan upaya penanggulangannya, utamanya menggunakan strategi konseling individual. Fakta-fakta yang terungkap dideskripsikan dengan kata-kata dan tindakan, bukan dengan angka-angka maka penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif.   Kata kunci : kurangnya rasa percaya diri.
PEMBENTUKAN KARAKTER MELALUI LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAMI Mahmudi, Ibnu
Jurnal Counsellia Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Counsellia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Membentuk karakter menjadi bagian penting bagi bangsa kita ke depan. Pendidikan yang dilakukan sampai saat ini, hasilnya belum sesuai dengan yang diharapkan. Masih banyak terjadi berbagai peristiwa yang muncul dan memberikan pengaruh pada kehidupan peserta didik dalam hal perilaku yang menyimpang seperti penggunaan obat terlarang, pelecehan seksual, sikap agresif, tawuran, bullying, tawuran antar kerlompok remaja, perkelaian antara pelajar  dan lain-lain.Data dan fakta lain masih banyak perilaku korupsi yang justru di lakukan oleh para petinggi di negara dan berpendidikan tinggi.Usaha untuk mengatasi hal tersebut perlu ada pembaharuan kurikulum dalam dunia pendidikan khususnya untuk pembentukan karakter, yang selama ini sudah ada melalui layanan bimbingan dan konseling di sekolah, namun hasilnya belum sesuai dengan harapan. Usaha lain yang diyakini dapat digunakan untuk membentuk karakter yang baik dapat dilakukan melalui perpaduan layanan bimbingan dan konseling dengan agama yaitu melalui layanan bimbingan dan konseling Islami.Kata Kunci: Pembentukan Karakter, Layanan Bimbingan dan Konseling, Islam
PENGARUH RASA PERCAYA DIRI DAN INTENSITAS INTERAKSI SOSIAL TERHADAP PENYESUAIAN DIRI ANAK JALANAN DI KOTA MADIUN Lestari, Desti; Chotim, Muhammad
Jurnal Counsellia Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Counsellia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasa percaya diri dan intensitas interaksi sosial terhadap penyesuaian diri anak jalanan di Kota Madiun.      Penentuan sampel pada penelitian ini menggunakan populasi sensus, yaitu mengambil seluruh data anak jalanan yang ada di kota madiun. Pengambilan sampel seluruhnya sebanyak 21 anak atau 100% dari jumlah populasi yang berjumlah 21 anak. Pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah menggunakan angket. Dalam menganalisa data digunakan teknik analisa regresi korelasi linier multiple untuk menguji ada tidaknya hubungan positif yang signifikan antara rasa percaya diri, intensitas interaksi sosial, dan penyesuaian diri.       Hasil penelitian ini menunjukkan hasil yang signifikan antara rasa percaya diri (X₁) dan Intensitas interaksi sosial (X₂) terhadap penyesuaian diri (Y). Hasil analisa data tentang pengaruh rasa percaya diri (X₁) terhadap penyesuaian diri (Y) menunjukkan harga nilai konstan (a) = 6.430 dan beta = 0.617 serta t-hitung= 4.229 dan tingkat Sig = 0,001. Untuk pola rasa percaya diri Sig 0,001 lebih kecil dari taraf signifikasi 5%, untuk N sebanyak 21. Jadi hipotesis yang berbunyi : terdapat pengaruh antara rasa percaya diri terhadap penyesuaian diri dinyatakan diterima. Hasil analisa data tentang pengaruh intensitas interaksi sosial (X₂) terhadap penyesuaian diri (Y) menunjukkan harga nilai konstan (a) = 6.430 dan beta = 0.378 serta t-hitung = 2.592 dan tingkat Sig = 0.018. Untuk intensitas interaksi sosial nilai Sig 0,018 lebih kecil dari pada taraf signifikasi 5%, untuk N sebanyak 21. Jadi hipotesis yang berbunyi : terdapat pengaruh antara intensitas interaksi sosial terhadap penyesuaian diri dinyatakan diterima. Dari hasil uji F menggunakan anova tentang pengaruh rasa percaya diri dan intensitas interaksi sosial terhadap penyesuaian diri anak jalanan menunjukkan bahwa Freg =  16,123 > Ftab = 3,47 dengan taraf signifikan 5%. Jadi hipotesis yang berbunyi: terdapat pengaruh secara simultan rasa percaya diri dan intensitas interaksi sosial terhadap penyesuaian diri dinyatakan diterima. Penelitian ini dalam penghitungannya menggunakan program SPSS (Statistical Product and Service Solution) 16.      Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh rasa percaya diri dan intensitas interaksi sosial terhadap penyesuaian diri anak jalanan di kota Madiun.Kata kunci : Rasa Percaya Diri, Intensitas Interaksi Sosial, Penyesuaian Diri.
PENGARUH PERHATIAN ORANG TUA DAN KEHARMONISAN KELUARGA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 KEBONSARI KABUPATEN MADIUN Novitasari, Ika; Kardi, Kardi
Jurnal Counsellia Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Counsellia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui “Pengaruh perhatian orang tua dan keharmonisan keluarga terhadap motivasi  belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Kebonsari  Kabupaten Madiun.Sampel penelitian ditetapkan sebanyak 40 orang siswa dari 166 siswa anggota populasi. Penetapan anggota sampel menggunakan teknik random sampling. Pengumpulan data penelitian menggunakan teknik angket. Teknik angket untuk memperoleh data tentang perhatian orang tua, keharmonisan keluarga, dan motivasi belajar.      Analisis data penelitian tentang (1) pengaruh X1 terhadap Y; dan (2) pengaruh X2 terhadap Y dianalisis dengan korelasi Product Moment. Analisis data tentang pengaruh X1 dan X2 terhadap Y dengan Analisis Regresi: Dua Prediktor. Hasil analisis data menunjukkan bahwa: (a) rx1y lebih besar dibandingkan harga r-tabel (0,481 > 0,316/TS=5%), berarti signifikan. (b) rx2y lebih besar dibanding harga r-tabel (0,858 >0,325/ TS=5%), berarti  signifikan. Hasil  F-regresi = 74.5t2. Harga F-tabel dengan 2 lawan 37 adalah 3,25/TS=5%. Jadi harga F-reg > harga F-tabel (sangat signifikan/TS=5%).       Simpulan penelitian: (a) Ada pengaruh perhatian orang tua terhadap motivasi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Kebonsari Kabupaten Madiun; (b) Ada pengaruh keharmonisan keluarga terhadap motivasi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Kebonsari Kabupaten Madiun; (c) Ada pengaruh perhatian orang tua dan keharmonisan keluarga terhadap motivasi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Kebonsari Kabupaten  Madiun. Saran: sekolah bekerja sama dengan pihak orang tua untuk selalu memelihara perhatian, keharmonisan antar siswa dan staf sekolah, sehingga membantu motivasi belajar siswa di sekolah.Kata kunci:  Perhatian Orang Tua, Keharmonisan Keluarga, Motivasi Belajar
PENGEMBANGAN MODEL BIMBINGAN KELOMPOK BERBASIS NILAI KARAKTER LOKAL JAWA UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN DIRI (SELF AWARENESS) SISWA. Dewi, Novianti Kartika
Jurnal Counsellia Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Counsellia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Self-awareness is the ability of individuals to think of themselves not only as an actor of environmental, but also as an object attention of the others. Based on the preliminary data the researcher found if the level of self-awareness Junior High School’s student divided into 3 categories, there are high 38.3%, moderate 40%  and lower 21.7%. Given the importance of self-awareness to be owned by all the students, so it is need necessary to relief efforts to increase self-awareness of the students. Which ones effort to help the students increase their self-awareness is optimize the implementation of guidance group services. Model of guidance group based on the value of java local characters can be used as an alternative to maximize the quality of guidance services.Keywords: model of guidance group based on the values of java local characters, self-awareness students.Kesadaran diri adalah  kemampuan individu untuk memikirkan dirinya bukan hanya sebagai aktor lingkungan, namun juga sebagai objek perhatian orang lain. Bedasarkan studi pendahuluan ditemukan bahwa tingkat kesadaran diri siwa SMP berada pada kategori tinggi 38,3%, sedang 40% dan rendah 21,7 %. Mengingat pentingnya kesadaran diri untuk dimiliki oleh semua siswa maka perlu adanya upaya bantuan untuk meningkatkan kesadaran diri siswa tersebut. Adapun upaya yang perlu dilakukan untuk membantu siswa meningkatkan kesadaran diri (self awareness) adalah dengan mengoptimalkan pelaksanaan layanan bimbingan kelompok. Model bimbingan kelompok berbasis nilai karakter lokal jawa ini dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif dalam memaksimalkan mutu layanan bimbingan kelompok.Kata kunci: model bimbingan kelompok berbasis nilai karakter lokal jawa, kesadaran diri (self awareness) siswa.
IMPLEMENTASI PELATIHAN PERSONAL DEVELOPMENT DALAM MENGEMBANGKAN KONSEP DIRI POSITIF PADA WARGA RUMAH PINTAR “BUNGA PADI” DI KABUPATEN MADIUN Dahlia Novarianing Asri; Dian Ratnaningtyas Afifah; Diana Ariswanti Triningtyas
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.368 KB) | DOI: 10.25273/counsellia.v3i1.229

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan deskripsi yang jelas mengenai(1) implementasi pelatihan personal development dalam mengembangkan konsepdiri positif pada warga rumah pintar “Bunga Padi” di Kabupaten Madiun, dan(2) peranan pelatihan personal development dalam mengembangkan konsep diripositif pada warga rumah pintar “Bunga Padi” di Kabupaten Madiun.Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan penelitiankualitatif. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara,dan skala psikologi. Data-data yang telah dikumpulkan dianalisis melalui 3 alurkegiatan yang berlangsung secara bersamaan, yaitu (1) reduksi data, (2) penyajiandata, dan (3) penarikan simpulan/verifikasi.Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh hasil sebagai berikut: (1)pelatihan personal development bagi warga Rumah Pintar “Bunga Padi”Kabupaten Madiun dapat diimplementasikan dengan lancar dan telah sesuaidengan prosedur standar serta tujuan yang telah ditetapkan. Pelatihan dilakukanmelalui 5 tahap, yaitu: (a) penyampaian materi dan tugas tentang “GambaranDiri”, (b) penyampaian materi dan tugas tentang “Potensi Diri”, (c) penyampaianmateri dan tugas tentang “Pola Pikir”, (d) penyampaian materi dan tugas tentang“Komitmen dan Cita-cita”, (e) Evaluasi, dan (2) kegiatan pelatihan personaldevelopment dapat berperan dalam mengembangkan konsep diri positif padawarga Rumah Pintar “Bunga Padi” di Kabupaten Madiun. Berkembangnyakonsep diri positif ini didasarkan pada 3 indikator, yaitu: (1) berkembangnyaharapan positif, (2) berkembangnya afirmasi diri, dan (3) berkembangnyakemampuan menanggapi penilaian sosial yang terdapat pada diri pesertapelatihan.
STUDI KASUS TENTANG RASA PERCAYA DIRI, FAKTOR PENYEBABNYA DAN UPAYA MEMPERBAIKI DENGAN MENGGUNAKAN KONSELING INDIVIDUAL Diana Ariswanti Triningtyas
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.866 KB) | DOI: 10.25273/counsellia.v3i1.239

Abstract

Pada hakekatnya manusia mempunyai rasa percaya diri, namun antara satudengan yang lain ada perbedaan yaitu ada yang memiliki rasa percaya diri rendahdan ada yang rasa percaya dirinya tinggi.Rasa percaya diri diperlukan dimana saja seseorang itu berada, karena iturasa percaya diri perlu dibangun dan dikembangkan secara positif dan objektif.Siswa sebagai peserta didik yang berfungsi sebagai subjek maupun objekpendidikan dituntut untuk dapat menyesuaikan diri terhadap perubahanperubahan.Penelitian ini bertujuan untuk mengubah seorang siswa yangmempunyai rasa percaya diri rendah menjadi memiliki percaya diri tinggi jugauntuk mengetahui seberapa banyak kontribusi layanan konseling dalammenangani masalah pribadi siswa demi keberhasilan.Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan pemikirandan jalan keluar langkah-langkah apa yang perlu diambil oleh pihak sekolah, agarkeberadaan konseling individu dapat memberikan kontribusi nyata terhadappengembangan dan peningkatan prestasi belajar siswa.Lingkup penelitian adalah siswa SMK PGRI 3 Kediri. Untuk menetapkanseorang siswa yang mengalami rasa percaya diri rendah dipergunakan kriteriakriteriatertentu yaitu menunjukkan hasil belajar rendah, hasil yang dicapai tidaksesuai dengan usaha yang dilakukan, sering melamun, menunjukkan perilakuyang berlainan, menunjukkan gejala emosional yang kurang wajar. Untukmengetahui faktor-faktor penyebab kurangnya rasa percaya diri yang dialamisiswa digunakan teknik wawancara, observasi, pencatatan dokumen pribadi untukfaktor internal, sedangkan untuk faktor eksternal adalah lingkungan keluarga danmasyarakat.Penelitian ini berusaha untuk mengungkap fakta-fakta yang terjadi padasaat penelitian. Fakta-fakta yang dimaksud adalah banyaknya, jenisnya, faktorfaktorpenyebab dan upaya penanggulangannya, utamanya menggunakan strategikonseling individual. Fakta-fakta yang terungkap dideskripsikan dengan kata-katadan tindakan, bukan dengan angka-angka maka penelitian ini menggunakanpendekatan kualitatif.
PENGEMBANGAN MODEL BIMBINGAN KELOMPOK BERBASIS NILAI KARAKTER LOKAL JAWA UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN DIRI (SELF AWARENESS) SISWA. Noviyanti Kartika Dewi
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.335 KB) | DOI: 10.25273/counsellia.v3i1.231

Abstract

Self-awareness is the ability of individuals to think of themselves not only as anactor of environmental, but also as an object attention of the others. Based on thepreliminary data the researcher found if the level of self-awareness Junior HighSchool’s student divided into 3 categories, there are high 38.3%, moderate 40%and lower 21.7%. Given the importance of self-awareness to be owned by all thestudents, so it is need necessary to relief efforts to increase self-awareness of thestudents. Which ones effort to help the students increase their self-awareness isoptimize the implementation of guidance group services. Model of guidancegroup based on the value of java local characters can be used as an alternative tomaximize the quality of guidance services
PENGARUH RASA PERCAYA DIRI DAN INTENSITAS INTERAKSI SOSIAL TERHADAP PENYESUAIAN DIRI ANAK JALANAN DI KOTA MADIUN Desti Lestari; Muh. Chotim
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.036 KB) | DOI: 10.25273/counsellia.v3i1.235

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasa percaya diri danintensitas interaksi sosial terhadap penyesuaian diri anak jalanan di Kota Madiun.Penentuan sampel pada penelitian ini menggunakan populasi sensus, yaitumengambil seluruh data anak jalanan yang ada di kota madiun. Pengambilansampel seluruhnya sebanyak 21 anak atau 100% dari jumlah populasi yangberjumlah 21 anak. Pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalahmenggunakan angket. Dalam menganalisa data digunakan teknik analisa regresikorelasi linier multiple untuk menguji ada tidaknya hubungan positif yangsignifikan antara rasa percaya diri, intensitas interaksi sosial, dan penyesuaiandiri.Hasil penelitian ini menunjukkan hasil yang signifikan antara rasa percayadiri (X₁) dan Intensitas interaksi sosial (X₂) terhadap penyesuaian diri (Y). Hasilanalisa data tentang pengaruh rasa percaya diri (X₁) terhadap penyesuaian diri (Y)menunjukkan harga nilai konstan (a) = 6.430 dan beta = 0.617 serta t-hitung=4.229 dan tingkat Sig = 0,001. Untuk pola rasa percaya diri Sig 0,001 lebih kecildari taraf signifikasi 5%, untuk N sebanyak 21. Jadi hipotesis yang berbunyi :terdapat pengaruh antara rasa percaya diri terhadap penyesuaian diri dinyatakanditerima. Hasil analisa data tentang pengaruh intensitas interaksi sosial (X₂)terhadap penyesuaian diri (Y) menunjukkan harga nilai konstan (a) = 6.430 danbeta = 0.378 serta t-hitung = 2.592 dan tingkat Sig = 0.018. Untuk intensitasinteraksi sosial nilai Sig 0,018 lebih kecil dari pada taraf signifikasi 5%, untuk Nsebanyak 21. Jadi hipotesis yang berbunyi : terdapat pengaruh antara intensitasinteraksi sosial terhadap penyesuaian diri dinyatakan diterima. Dari hasil uji Fmenggunakan anova tentang pengaruh rasa percaya diri dan intensitas interaksisosial terhadap penyesuaian diri anak jalanan menunjukkan bahwa Freg = 16,123> Ftab = 3,47 dengan taraf signifikan 5%. Jadi hipotesis yang berbunyi: terdapatpengaruh secara simultan rasa percaya diri dan intensitas interaksi sosial terhadappenyesuaian diri dinyatakan diterima. Penelitian ini dalam penghitungannyamenggunakan program SPSS (Statistical Product and Service Solution) 16.Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh rasa percayadiri dan intensitas interaksi sosial terhadap penyesuaian diri anak jalanan di kotaMadiun.

Page 1 of 2 | Total Record : 12