cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Counsellia
ISSN : 20883072     EISSN : 24775886     DOI : -
Core Subject : Education,
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling with registered number ISSN: 2088-3072 (Print) and ISSN: 2477-5886 (Online), is a peer-reviewed journal which publishes conceptual ideas, studies and research on the theory and application of Guidance and Counseling also education related to Guidance and Counseling. Counsellia is published by Departement of Guidence and Counseling Faculty of Teacher Training and Education Universitas PGRI Madiun. Any changes to the journal will be delivered on Journal History. Abstracts and full text that have been published on the website can be read and downloaded for free. Counsellia publish regularly two times a year in May and November.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2014)" : 9 Documents clear
PENGARUH KEAKTIFAN SISWA DALAM MENGIKUTI BELA DIRI DAN PERHATIAN ORANG TUA TERHADAP PERILAKU BULLYING PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 KARANGREJO KABUPATEN MAGETAN TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Sari, Fristiani Novita; Mahmudi, Ibnu
Jurnal Counsellia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Counsellia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini untuk mengetahui: 1) pengaruh keaktifan siswa dalam mengikuti bela diri terhadap perilaku bullying. 2) pengaruh perhatian orang tua terhadap perilaku bullying. 3) pengaruh keaktifan siswa dalam mengikuti bela diri dan perhatian orang tua terhadap perilaku bullyingPenelitian dilaksanakan di SMP Negeri 2 Karangrejo Kabupaten Magetan tahun pelajaran 2013/2014. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Karangrejo yang berjumlah 221 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara sampling purposive. Jumlah anggota sampel  sebanyak 44 siswa atau 20 % dari jumlah populasi.Hasil penelitian menunjukkan (1) pengaruh keaktifan siswa dalam mengikuti bela diri terhadap perilaku bullying siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Karangrejo tahun pelajaran 2013/2014   memperoleh nilai  = 0,39 > = 0,297. (2) pengaruh perhatian orang tua terhadap perilaku bullying siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Karangrejo tahun pelajaran 2013/2014, memperoleh nilai  = 0,63 > = 0,297.  (3) pengaruh keaktifan siswa dalam mengikuti bela diri dan perhatian orang tua terhadap perilaku bullying siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Karangrejo tahun pelajaran 2013/2014, memperoleh nilai Freg>Ftabel = (14,96 > 1,684).Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa: (1) Ada pengaruh keaktifan siswa dalam mengikuti bela diri terhadap perilaku bullying siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Karangrejo tahun pelajaran 2013/2014.  (2) Ada pengaruh perhatian orang tua terhadap perilaku bullying siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Karangrejo tahun pelajaran 2013/2014,  (3) Ada pengaruh keaktifan siswa dalam mengikuti bela diri dan perhatian orang tua terhadap perilaku bullying siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Karangrejo tahun pelajaran 2013/2014. Saran, sekolah hendaknya melakukan evaluasi dan memonitor terhadap pelaksanaan tata tertib sekolah agar perilaku bullying di sekolah dapat di minimalisir atau bahkan dihilangkan di masa yang akan datang. Kata Kunci : Keaktifan Siswa dalam Mengikuti Bela Diri, Perhatian Orang Tua, dan Perilaku Bullying
LAYANAN INFORMASI KARIER TEHNIK e-LEARNING MEMANTAPKAN PILIHAN KARIER SISWA KELAS X SMA Ismadi, Ismadi
Jurnal Counsellia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Counsellia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seeing a new era in education, namely the introduction of educational reforms that are closely related to the information systems needed in the development of education, then developed a career information service with e-Learning techniques aimed at 1) see the condition of the implementation of career services at SMAN 1 Ponorogo 2) find the implementation models career information with e-Learning techniques 3) look at the effectiveness of career information service with e-Learning techniques. Research and development is a method used to produce a particular product, and test the effectiveness of the product. Results and conclusions of this study were 1) to know the implementation of career information service in SMAN 1 Ponorogo 2) the discovery of career information service model with e-Learning techniques for establishing the direction select careers class X 3) determine the effectiveness of career information service model with techniques of e-Learning to select a career direction establish class X. Keywords: career information with e-learning techniques, the students selects a career.
PERANAN SELF-REGULATED LEARNING DALAM PENDEKATAN KONSTRUKTIVISME DALAM KERANGKA IMPLEMENTASI KURIKULUM TAHUN 2013 Asri, Dahlia Novarianing
Jurnal Counsellia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Counsellia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPendidikan dan pembelajaran di sekolah dapat dipandang sebagai suatu sistem. Di dalamnya terdapat beberapa komponen yang saling berinteraksi, yaitu siswa, guru, kurikulum, administrasi, fasilitas penunjang dan lingkungan belajar. Setiap komponen pembelajaran tersebut mempunyai peranan dan fungsi masing-masing yang mendukung keseluruhan sistem pendidikan dan pembelajaran di sekolah dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan.Dalam pengertian pendidikan dan pembelajaran sebagai suatu sistem sebagaimana yang telah dikemukakan di atas, kurikulum dipandang sebagai salah satu komponen yang paling penting. Implementasi Kurikulum 2013 mendorong siswa mampu melakukan kegiatan eksplorasi dan hal ini ber-implikasi terhadap pelaksanaan kegiatan pembelajaran yang menerapkan berbagai strategi dan metode pembelajaran yang menyenangkan, kontekstual, efektif, dan bermakna.Salah satu inovasi pembelajaran menuju student centered adalah pendekatan konstruktivisme. Dalam pendekatan konstruktivisme, siswa harus membangun pengetahuan dalam kerangka berpikirnya. Guru dapat memfasilitasi proses dalam mengajar dengan cara memberikan informasi yang bermakna dan relevan kepada siswa. Salah satu konsep dalam pendekatan konstruktivisme adalah self-regulated learning. Dalam self-regulated learning, siswa perlu diarahkan untuk mengatur diri sendiri dan berperan mengevaluasi kemajuan siswa, dan bertindak melampaui standar-standar yang disyaratkan bagi mereka dengan menelusuri hal-hal yang menjadi minat mereka. Self-regulation bukanlah suatu kemampuan mental atau keterampilan performance akademik, melainkan suatu proses self-directive dimana siswa mengubah kemampuan mental mereka ke dalam keterampilan akademik.    Kata kunci : Self-Regulated Learning, Konstruktivisme, Kurikulum 2013
TANGGAPAN PADA SANKSI HUKUM PIDANA ISLAM HAD ZINA TERHADAP SIKAP TAUBATAN NASHUHA Muhayati, Siti
Jurnal Counsellia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Counsellia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini untuk mengetahui tanggapan (masa lalu ”kognitif”, ; masa sekarang ”pengalaman”; masa yang akan datang ”harapan”/imajinasi) pada sanksi hukum pidana Islam had zina terhadap sikap taubatan nashuha. Hasil penelitian menunjukan bahwa kognitif diisi dengan ilmu had zina maka mereka selalu bersikap taubatan nashuha, r1o=y1t=0; pengalaman diri dan orang lain pada had zina membuat mereka tetap taubatan nashuha, r2o=y2o=0; harapan had zina sebagai antisipasi membuat mereka tetap bersikap taubatan nashuhai, r3o=y3t=0. Ilmu, pengalaman dan harapan zina sebagai antisipasi berpengaruh terhadap sikap taubatan nashuha ro=yt=0 atau tidak ada beda antara tanggapan pada sanksi hukum pidana Islam dan sikap taubatan nashuha. Kata kunci: Tanggapan, Had Zina, Sikap, Taubatan Nashuha
TANGGAPAN PADA SANKSI HUKUM PIDANA ISLAM HAD ZINA TERHADAP SIKAP TAUBATAN NASHUHA Siti Muhayati
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.552 KB) | DOI: 10.25273/counsellia.v4i1.256

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tanggapan (masa lalu ”kognitif”, ;masa sekarang ”pengalaman”; masa yang akan datang ”harapan”/imajinasi) padasanksi hukum pidana Islam had zina terhadap sikap taubatan nashuha. Hasilpenelitian menunjukan bahwa kognitif diisi dengan ilmu had zina maka merekaselalu bersikap taubatan nashuha, r1o=y1t=0; pengalaman diri dan orang lain padahad zina membuat mereka tetap taubatan nashuha, r2o=y2o=0; harapan had zinasebagai antisipasi membuat mereka tetap bersikap taubatan nashuhai, r3o=y3t=0.Ilmu, pengalaman dan harapan zina sebagai antisipasi berpengaruh terhadap sikaptaubatan nashuha ro=yt=0 atau tidak ada beda antara tanggapan pada sanksi hukumpidana Islam dan sikap taubatan nashuha.
PENGARUH KEAKTIFAN SISWA DALAM MENGIKUTI BELA DIRI DAN PERHATIAN ORANG TUA TERHADAP PERILAKU BULLYING PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 KARANGREJO KABUPATEN MAGETAN TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Fristiani Novita Sari; Ibnu mahmudi
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.692 KB) | DOI: 10.25273/counsellia.v4i1.257

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui: 1) pengaruh keaktifan siswa dalammengikuti bela diri terhadap perilaku bullying. 2) pengaruh perhatian orang tuaterhadap perilaku bullying. 3) pengaruh keaktifan siswa dalam mengikuti bela diridan perhatian orang tua terhadap perilaku bullyingPenelitian dilaksanakan di SMP Negeri 2 Karangrejo Kabupaten Magetantahun pelajaran 2013/2014. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswakelas VIII SMP Negeri 2 Karangrejo yang berjumlah 221 siswa. Pengambilansampel dilakukan dengan cara sampling purposive. Jumlah anggota sampelsebanyak 44 siswa atau 20 % dari jumlah populasi.Hasil penelitian menunjukkan (1) pengaruh keaktifan siswa dalammengikuti bela diri terhadap perilaku bullying siswa kelas VIII SMP Negeri 2Karangrejo tahun pelajaran 2013/2014 memperoleh nilai ????ℎ???????????????????? = 0,39 > ???????????????????????? =0,297. (2) pengaruh perhatian orang tua terhadap perilaku bullying siswa kelasVIII SMP Negeri 2 Karangrejo tahun pelajaran 2013/2014, memperoleh nilai????ℎ???????????????????? = 0,63 > ???????????????????????? = 0,297. (3) pengaruh keaktifan siswa dalam mengikuti beladiri dan perhatian orang tua terhadap perilaku bullying siswa kelas VIII SMPNegeri 2 Karangrejo tahun pelajaran 2013/2014, memperoleh nilai Freg>Ftabel =(14,96 > 1,684).Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa: (1) Ada pengaruhkeaktifan siswa dalam mengikuti bela diri terhadap perilaku bullying siswa kelasVIII SMP Negeri 2 Karangrejo tahun pelajaran 2013/2014. (2) Ada pengaruhperhatian orang tua terhadap perilaku bullying siswa kelas VIII SMP Negeri 2Karangrejo tahun pelajaran 2013/2014, (3) Ada pengaruh keaktifan siswa dalammengikuti bela diri dan perhatian orang tua terhadap perilaku bullying siswa kelasVIII SMP Negeri 2 Karangrejo tahun pelajaran 2013/2014. Saran, sekolahhendaknya melakukan evaluasi dan memonitor terhadap pelaksanaan tata tertibsekolah agar perilaku bullying di sekolah dapat di minimalisir atau bahkandihilangkan di masa yang akan datang.Kata Kunci : Keaktifan Siswa dalam Mengikuti Bela Diri, Perhatian Orang Tua,dan Perilaku Bullying
PENINGKATAN KEAKTIFAN MENGEMUKAKAN PENDAPAT MELALUI BIMBINGAN PRIBADI DENGAN TEKNIK REINFORCEMENT PADA SISWA SMP NEGERI 1 TAKERAN KAB. MAGETAN Yulia Rahmatika Aziza; Vitalis Djarot Sumarwoto
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.341 KB) | DOI: 10.25273/counsellia.v4i1.258

Abstract

Proses pembelajaran siswa di sekolah dalam beberapa aspek menuntut keaktifansiswa dalam mengemukakan pendapat. Tuntutan tersebut bertujuan untuk mengetahuiseberapa besar pemahaman siswa terhadap obyek yang dihadapinya. Semakin siswamenunjukkan keaktifan dalam mengemukakan pendapat, semakin memberi petunjuktentang seberapa besar pemahaman siswa terhadap materi yang diterimanya.Menghadapi tuntutan di atas ternyata tidak semua siswa menunjukkan perilaku yangsama. Hasil observasi awal yang peneliti lakukan pada minggu pertama dan kedua padabulan Mei 2013, terhadap siswa kelas VII SMP Negeri 1 Takeran Kabupaten Magetan,yang berjumlah 110 siswa diketahui terdapat 85 siswa yang tidak aktif mengemukakanpendapatnya. Penyebab utamanya adalah: dalam proses pembelajaran tidak dikondisikanuntuk mengeluarkan pendapat, dan takut jika pendapatnya salah.Kenyataan di atas perlu disikapi secara positif, yaitu dengan mencari solusi terhadapmasalah tersebut, sehingga tidak menghambat perkembangan siswa. Solusi yangditawarkan adalah dengan memberi bimbingan pribadi melalui tekhnik reinforcement.Hakikat teknik reinforcement adalah suatu tindakan penguatan didefinisikan sebagaisetiap konsekuensi yang memperkuat dan meningkatkan frekuensi perilaku.Subyek penelitian adalah 20 dari 85 siswa total siswa yang bermasalah pada keaktifanmengemukakan pendapat. Penetapan sampel dengan teknik random sampling. Kepada 20siswa diberi treatment berupa bimbingan pribadi melalui teknik reinforcement. Frekuensipemberian bimbingan sebanyak 4 kali pertemuan, lama bimbingan 60 menit/pertemuan,dan diakhiri dengan evaluasi. Hasil evaluasi berupa kumpulan skor dari observasi danhasil isian angket antara sebelum dan setelah diberi treatment, kemudian dibandingkan,untuk mengetahui seberapa besar peningkatan keaktifan mengemukakan pendapat.Analisis data menggunakan rumus t-skor. Hasil analisis data menunjukkan terdapatpeningkatan yang signifikan. Simpulan yang diperoleh adalah bahwa bimbingan pribadidengan teknik reinforcement dapat meningkatkan keaktifan mengemukakan pendapatsiswa kelas VII SMP Negeri 1 Takeran Kabupaten Magetan tahun pelajaran 2013/2014.
PERANAN SELF-REGULATED LEARNING DALAM PENDEKATAN KONSTRUKTIVISME DALAM KERANGKA IMPLEMENTASI KURIKULUM TAHUN 2013 Dahlia Novarianing Asri
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.29 KB) | DOI: 10.25273/counsellia.v4i1.259

Abstract

Pendidikan dan pembelajaran di sekolah dapat dipandang sebagai suatusistem. Di dalamnya terdapat beberapa komponen yang saling berinteraksi, yaitusiswa, guru, kurikulum, administrasi, fasilitas penunjang dan lingkungan belajar.Setiap komponen pembelajaran tersebut mempunyai peranan dan fungsi masingmasingyang mendukung keseluruhan sistem pendidikan dan pembelajaran disekolah dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan.Dalam pengertian pendidikan dan pembelajaran sebagai suatu sistemsebagaimana yang telah dikemukakan di atas, kurikulum dipandang sebagai salahsatu komponen yang paling penting. Implementasi Kurikulum 2013 mendorongsiswa mampu melakukan kegiatan eksplorasi dan hal ini ber-implikasi terhadappelaksanaan kegiatan pembelajaran yang menerapkan berbagai strategi danmetode pembelajaran yang menyenangkan, kontekstual, efektif, dan bermakna.Salah satu inovasi pembelajaran menuju student centered adalahpendekatan konstruktivisme. Dalam pendekatan konstruktivisme, siswa harusmembangun pengetahuan dalam kerangka berpikirnya. Guru dapat memfasilitasiproses dalam mengajar dengan cara memberikan informasi yang bermakna danrelevan kepada siswa. Salah satu konsep dalam pendekatan konstruktivismeadalah self-regulated learning. Dalam self-regulated learning, siswa perludiarahkan untuk mengatur diri sendiri dan berperan mengevaluasi kemajuansiswa, dan bertindak melampaui standar-standar yang disyaratkan bagi merekadengan menelusuri hal-hal yang menjadi minat mereka. Self-regulation bukanlahsuatu kemampuan mental atau keterampilan performance akademik, melainkansuatu proses self-directive dimana siswa mengubah kemampuan mental mereka kedalam keterampilan akademik.
LAYANAN INFORMASI KARIER TEHNIK e-LEARNING MEMANTAPKAN PILIHAN KARIER SISWA KELAS X SMA Ismadi Ismadi
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.048 KB) | DOI: 10.25273/counsellia.v4i1.255

Abstract

Seeing a new era in education, namely the introduction of educationalreforms that are closely related to the information systems needed in thedevelopment of education, then developed a career information service with e-Learning techniques aimed at 1) see the condition of the implementation of careerservices at SMAN 1 Ponorogo 2) find the implementation models careerinformation with e-Learning techniques 3) look at the effectiveness of careerinformation service with e-Learning techniques. Research and development is amethod used to produce a particular product, and test the effectiveness of theproduct. Results and conclusions of this study were 1) to know the implementationof career information service in SMAN 1 Ponorogo 2) the discovery of careerinformation service model with e-Learning techniques for establishing thedirection select careers class X 3) determine the effectiveness of careerinformation service model with techniques of e-Learning to select a careerdirection establish class X.

Page 1 of 1 | Total Record : 9