cover
Contact Name
Khoirul Huda
Contact Email
khoirulhuda@unipma.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
agastya@unipma.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
AGASTYA: JURNAL SEJARAH DAN PEMBELAJARANNYA
ISSN : 20878907     EISSN : 25022857     DOI : -
Agastya: Jurnal Sejarah dan Pembelajarannya is a biannual journal, published by Universitas PGRI Madiun on January and July, with regitered number ISSN 2087-8907 (printed), ISSN 2502-2857 (online). Agastya provides a forum for lecturers, academicians, researchers, practitioners, to deliver and share knowledge in the form of empirical and theoretical research articles on historical education and learning.
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2011)" : 16 Documents clear
PERAN PENDIDIKAN SEJARAH DALAM PENGEMBANGAN PENGAJARAN PENDIDIKAN MULTIKULTUR DI LPTK Soebijantoro Soebijantoro
AGASTYA: JURNAL SEJARAH DAN PEMBELAJARANNYA Vol 1, No 1 (2011)
Publisher : UNIVERITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.664 KB) | DOI: 10.25273/ajsp.v1i1.121

Abstract

Karakteristik masyarakat Indonesia dapat ditunjukkan dengan keragaman, baik suku, bahasa, agama, budaya maupun adat istiadat. Dalam konteks berbangsa dan bernegara, maka kesadaran akan sifat humanis, pluralis dan demokratis di atas keragaman merupakan sebuah tuntutan. Kristalisasi budaya atas sifat-sifattersebut telah tercatat dalam perjalanan panjang sejarah Indonesia. Pendidikan multikultur di Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) diharapkan dapat menumbuhkan empati bagi calon-calon guru yang melihat bahwa keragaman adalah sebuah kenyataan, bukan sesuatu yang harus dihindari. Pendidikan sejarah diharapkan dapat mengantarkan kesadaran itu melalui pengembangan pembelajaran berbasis kultural dengan acuan pengalaman kolektif bangsa Indonesia. 
INTERAKSIONISME SIMBOLIK DALAM KAJIAN SEJARAH Debi Setiawati
AGASTYA: JURNAL SEJARAH DAN PEMBELAJARANNYA Vol 1, No 1 (2011)
Publisher : UNIVERITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.92 KB) | DOI: 10.25273/ajsp.v1i1.137

Abstract

Ilmu sejarah sebagai bagian dari ilmu sosial membutuhkan teori interaksionisme simbolik dalam mengungkap kebenaran peristiwa masa lampau. Teori tersebut memiliki peran dalam mengungkap dan memaknai simbol-simbol yang terdapat di dalam setiap realitas kehidupan manusia. Oleh sebab itu makna dan kebenaran yang ada di setiap peristiwa sejarah dapat diungkap secara utuh dan menyeluruh, sehingga memiliki hubungan keterkaitan dan bersifat integral yang tidak dapat dipisahkan. Seorang guru sejarah memiliki peran penting dalam proses pembelajaran sejarah, maka dibutuhkan kesadaran yang tinggi dalam menginterpretasi makna yang ada dalam peristiwa-peristiwa sejarah secara obyektif. 
PEMBELAJARAN YANG MULTIKULTURAL UNTUK MEMBANGUN KARAKTER BANGSA Yudi Hartono
AGASTYA: JURNAL SEJARAH DAN PEMBELAJARANNYA Vol 1, No 1 (2011)
Publisher : UNIVERITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.826 KB) | DOI: 10.25273/ajsp.v1i1.125

Abstract

Masyarakat Indonesia yang majemuk memerlukan pendidikan yang multikultural. Pendekatan multikultural harus diperhatikan oleh para pengembang kurikulum dan pembelajaran. Pembelajaran sejarah yang multikultural juga menjadi semakin penting di tengah tantangan yang dihadapi masyarakat Indonesia saat ini. Kurikulum dan praksis pembelajaran sejarah yang multikultural adalah kurikulum dan pembelajaran yang mengakomodasi perbedaan latar belakang sejarah, memanfaatkan kebudayaan sebagai sumber muatan dan titik berangkat bagi pengembangan kebudayaan itu sendiri, pemahaman terhadap kebudayaan orang lain, toleransi, membangkitkan semangat kebangsaan dan mengembangkan perilaku yang lebih beretika serta memanfaatkan kebudayaan peserta didik sebagai bagian dari pembangunan peserta didik. Dengan cara demikian, pembelajaran sejarah diharapkan akan semakin dapat berperan bagi pembangunan karakter bangsa. 
METODE ILMIAH DALAM ILMU-ILMU SOSIAL John Sabari
AGASTYA: JURNAL SEJARAH DAN PEMBELAJARANNYA Vol 1, No 1 (2011)
Publisher : UNIVERITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.486 KB) | DOI: 10.25273/ajsp.v1i1.140

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengetahui lebih dalam dan komprehensif tentang metode ilmiah dalam studi ilmu-ilmu sosial. Dari telaah kritis yang dilakukan terhadap hubungan obyek-metode diperoleh gambaran, bahwa prosedur kinerjanya ilmiah ilmu-ilmu sosial menggunakan metode linier (persepsi, konsepsi, dan prediksi) dan untuk mengungkap kebenarannya menggunakan metode kuantitatif dan metode kualitatif. Metode kuantitatif dan metode kualitatif dalam studi ilmu-ilmu sosial tidak perlu dipertentangkan secara radikal, namun perlu pemanduan agar hasil yang diharapkan lebih optimal. Dengan kuantitatif, masalah obyektivitas lebih mudah terjaga dan dengan kualitatif, realitas ganda dapat diungkap, lebih sensitif dan adaptif terhadap pola-pola nilai yang diteliti. 
STRATEGI BERCERITA CERITA SEJARAH Tadkiroatun Musfiroh
AGASTYA: JURNAL SEJARAH DAN PEMBELAJARANNYA Vol 1, No 1 (2011)
Publisher : UNIVERITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.624 KB) | DOI: 10.25273/ajsp.v1i1.127

Abstract

Sejarah memiliki bahan dasar cerita. Cerita sejarah merupakan cerita faktual yang bernilai kebenaran tinggi. Sejarah yang disajikan dalam bentuk cerita memiliki efektivitas yang sulit ditandingi oleh metode lain. Bercerita sejarah memerlukan strategi. Strategi dilakukan dalam tiga tahap, yakni tahap persiapan, penyajian, dan evaluasi. Pengemasan sejarah dalam bentuk cerita dapat menjadi alternatif pembelajaran karena sejarah memiliki materi beragam yang mampu menyedot perhatian anak didik. Cerita sejarah juga mampu merangsang minat baca peserta didik. 
PERANAN WANITA DESA SOCO BENDO MAGETAN DALAM MENGATASI DAMPAK PSIKOLOGI SOSIAL PASCA MADIUN AFFAIR 1948 (STUDI SEJARAH SOSIAL) Muhammad Hanif
AGASTYA: JURNAL SEJARAH DAN PEMBELAJARANNYA Vol 1, No 1 (2011)
Publisher : UNIVERITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.467 KB) | DOI: 10.25273/ajsp.v1i1.128

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran yang lebih memadai tentang peranan wanitia desa Soco Bendo Magetan dalam mengatasi dampak psikologi sosial pasca Madiun Affair 1948. Penelitian dilakukan selama delapan bulan. Data diperoleh dari sumber materiil berupa sumber lisan/kesaksian laporan tertulis, dan dokumen, serta dari sumber non materiil berupa lembaga sosial, etik, dan tradisi. Penentuan responden dilakukan secara snowball. Teknik pengambilan data dengan wawancara, observasi, dan pencatatan dokumen. Analisis datanya menggunakan analisis kualitatif model interaktif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Madiun Affait 1948 memodifikasi dan mendistorsi interaksi sosial masyarakat Soco yang hidup rukun dan saling menghargai berubah menjadi interaksi sosial yang penuh prasangka sosial dan sterotip. Dalam situasi seperti itu, kaum wanita mempunyai kemampuan mengontrol nilai-nilai dan mengkomunikasikan secara verbal maupun non verbal. Meski tidak banyak kaum wanita yang dapat mengakses simbol-simbol nilai secara komprehensif, namun simbol-simbol dan nilai-nilai hidup yang adiluhung dapat dienkulturasikan dan disosialisasikan kepada anggota keluarga, terutama anak-anak dan tetangga melalui petuah pendidikan keluarga. Kontak yang semakin intensif dalam memenuhi kebutuhan hidup dan juga perkembangan politik nasional memberi andil dalam mengeliminasi prasangka sosial dan sterotip di Soco Bendo Magetan. 

Page 2 of 2 | Total Record : 16