cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Edukasi Matematika dan Sains
ISSN : 23379049     EISSN : 25024671     DOI : -
Core Subject : Education,
Terbit dua kali setahun, pada bulan Maret dan September.
Arjuna Subject : -
Articles 381 Documents
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe GR (Group Resume) Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X Pada Pokok Pembahasan Nilai Mutlak Edi Mulyadin
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.502 KB) | DOI: 10.25273/jems.v6i1.5315

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe GR (Group Resume) terhadap hasil belajar siswa kelas X pada pokok pembahasan nilai mutlak di MAN 2 Bima tahun pelajaran 2017/2018. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperimental) dengan rancangan penelitian Control Group Pre-tes Post-tes. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MAN 2 Bima yang berjumlah 223 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Berdasarkan data yang diperoleh dapat diketahui bahwa pembelajaran kooperatif tipe GR (Group Resume)  dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pokok bahasan nilai mutlak. Ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe GR (Group Resume) terhadap hasil belajar siswa kelas X MAN 2 Bima tahun pelajaran 2017/2018. This study aims to determine the effect of the GR (Group Resume) cooperative learning model on class X student learning outcomes on the subject of absolute value discussion at MAN 2 Bima in the academic year 2017/2018. This type of research used in this study is quasi-experimental research (Quasi-Experimental) with a Control Group Pre-test Post-test research design. The population of this study was all students of class X MAN 2 Bima, amounting to 223 students. The research instrument used in this study was a student learning achievement test. The data analysis technique used is descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis. Based on the data obtained, it can be seen that cooperative learning type GR (Group Resume) can improve student learning outcomes on the subject of absolute value. There is an influence of the GR (Group Resume) cooperative learning model on the learning outcomes of Class X MAN 2 Bima students in the 2017/2018 school year.
PENGARUH KONSENTRASI DAN LAMA PERENDAMAN ASAM LAKTAT TERHADAP KADAR GLUKOSA DAN KUALITAS TEPUNG GARUT Nasrul Rofiah Hidayati
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (599.323 KB) | DOI: 10.25273/jems.v2i2.205

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh konsentrasi dan lama perendaman asam laktat terhadap kadar glukosa dan kualitas tepung garut (Maranta arundinacea L). Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan factorial 3x3 dan tiga kali ulangan. Faktor pertama variasi konsentrasi (K) meliputi 1%, 1,5%, 2%, factor kedua lama perendaman (L) meliputi 60 menit, 90 menit, 120 menit. Pengambilan data dengan menghitung kadar glukosa menggunakan metode titrasi menggunakan Na2S2O3 dan uji organoleptik meliputi warna, bau, tekstur dan tingkat kesukaan kepada 15 panelis dengan menggunakan angket tertutup. Analisis data menggunakan analisis varian (anava) dua jalur melalui SPSS versi 17.0 dengan taraf signifikan 0,05, kemudian jika signifikan akan dilanjutkanuji BNT atau LSD. Hasil analisis menunjukkan variasi konsentrasi berpengaruh terhadap kadar glukosa(P= 0,000 < 0,05). Lama perendaman berpengaruh terhadap kadar glukosa(P= 0,000 < 0,05). Terdapat pengaruh interaksi variasi konsentrasi dan lama perendaman terhadap kadar glukosa(P= 0,013 < 0,05). Kadar glukosa tertinggi terdapat pada perlakuan K1L1 (konsentrasi 1% dan lama perendaman 60 menit), sedangkan kadar glukosa terendah pada perlakuan K3L2 dan K3L3 pada perendaman 120 menit.Hasil uji organoleptik yang disukai pada perlakuan K3L3 karena bau khas garut hilang, warna lebih putih, tekstur sangat lembut dan kadar glukosanya rendah.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS LESSON STUDY PADA MATA KULIAH ANALISIS VEKTOR Edy Suprapto
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.738 KB) | DOI: 10.25273/jems.v1i1.771

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menghasilkan rumusan nilai-nilai karakter yang perlu ditanamkan dalam implementasi pendidikan karakter pada matakuliah analisis vektor, (2) Menghasilkan rumusan implementasi pendidikan karakter dalam matakuliah analisis vektor berikut perangkatnya, dan (3) Menghasilkan rumusan implementasi pendidikan karakter dalam matakuliah analisis vektor yang efektif. Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas dengan desain penelitian menggunakan lesson study yang terdiri dari empat komponen siklus mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, refleksi dan tindak lanjut. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester genap kelas VI-B di IKIP PGRI Madiun. Teknik pengumpulan data meliputi metode tes, dokumentasi dan observasi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Nilai-nilai karakter yang dapat ditanamkan berkaitan dengan implementasi pendidikan karakter pada matakuliah analisis vektor meliputi: jujur, kerjasama, tanggung jawab dan percaya diri; (2) Implementasi pendidikan karakter pada matakuliah analisis vektor meliputi aspek perencanaan (silabus dan rencana pembelajaran),pelaksanaan (pemilihan metode, sumber belajar, dan media pembelajaran), dan evaluasi pembelajaran (terutama dalam aspek afektif); (3) Integrasi nilai-nilai karakter dalam perkuliahan analisis vektor lebih efektif melalui model kooperatif kolaboratif model diskusi diakhiri dengan presentasi.
Pengembangan E-Modul Berbasis Kontekstual pada Materi Program Linear Kelas XI Reny Eka Nur Afrianti; Abd. Qohar
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (977.804 KB) | DOI: 10.25273/jems.v7i1.5288

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul berbasis elektronik (E-Modul) pada materi program linier dengan menggunakan masalah yang kontekstual. E-Modul yang dikembangkan merupakan modul berbasis android. Respoden penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Talun. Media dikembangkan dalam tiga tahap. Tahap pertama adalah tahap analisis produk yang dikembangkan yaitu terdiri dari analisis concept, design, dan collecting materials. Tahap kedua adalah tahap mengembangkan produk awal yaitu terdiri dari pembuatan power point yang kemudian di-upload dalam program web to apk. Saat pengembangan produk gambar dan animasi yang dipilih disesuaikan dengan usia siswa sekolah menengah agar konsep mudah dipahami siswa. Produk dibuat dengan mengangkat cerita kontekstual dalam kehidupan sehari-hari yang dipahami siswa sekolah menengah. Tahap ketiga adalah uji coba produk yang terdiri dari uji ahli dan uji coba skala kecil. Uji ahli terdiri dari validasi media dan validasi materi. Hasil menunjukkan bahwa media pembelajaran E-Modul yang dikembangkan valid dan praktis. Nilai kevalidan yang diperoleh yaitu nilainya 3,2. This study aims to develop electronic-based modules (E-Modules) in linear program material using contextual problems. The developed e-module is an android-based module. The respondents of this study were students of class XI of SMA Negeri 1 Talun. The media developed in three stages. The first stage is the product analysis stage, which is developed, which consists of the analysis of concepts, design, and collecting materials. The second stage is the stage of developing the initial product, which consists of making powerpoints that are then uploaded on the web to an application program. When developing selected drawing and animation products, it is adjusted to the age of secondary school students so that the concepts are easily understood by students. Products are made by bringing up contextual stories in everyday life that are understood by middle school students. The third stage is product trials consisting of expert trials and small scale trials. Expert tests consist of media validation and material validation. The results show that the E-Module learning media developed are valid and practical. The validity value obtained is 3.2.
PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS ALAM PADA POKOK BAHASAN KALOR Galuh Wijayanti; Jeffry Handhika; Farida Huriawati
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.771 KB) | DOI: 10.25273/jems.v2i1.187

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan modul fisika berbasis alam untuk materi kalor. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan adaptasidarimodel pengembangan menurut Sugiyono dan model pengembangan 4-D (Four D). Sasaran dalam penelitian ini adalah modul berbasis alam pada pokok bahasan kalor untuk siswa SMP/MTs kelas VII yang diuji cobakan pada siswa SMPN 1 Takeran Magetan sebanyak 20 anak. Kelayakan modul ditinjau dari hasil validasi ahli, respon guru serta siswa. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa 1)hasil penilaian ahli terhadap produk pengembangan modul menyatakan baik, ahli materi (83,9) dan ahli modul (84,1), 2)hasil respon peserta didiksangat baik, uji kelas kecil (89,7) dan uji kelas besar (83,8), 3)guru mata pelajaran fisika memberikan respon yang sangat baik (90,6).
Pembelajaran Biologi Melalui Inkuiri Terbimbing Dan Inkuiri Bebas Termodifikasi Ditinjau Dari Keterampilan Proses Sains Dan Kreativitas Siswa Dwijono Dwijono
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.915 KB) | DOI: 10.25273/jems.v4i2.686

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran biologi melalui inkuiri terbimbing dan inkuiri bebas termodifikasi, pengaruh keterampilan proses sains dan kreativitas serta interaksi diantara ketiganya terhadap prestasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan dilaksanakan bulan September 2012 – Oktober 2012. Populasi adalah semua siswa kelas XII IPA SMAN 2 Madiun. Sampel penelitian diambil dengan metode cluster random sampling terdiri dari 2 kelas. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes untuk prestasi belajar kognitif dan kreativitas verbal serta metode angket untuk mengukur keterampilan proses sains serta metode observasi untuk data prestasi belajar afektif dan psikomotor. Teknik analisis data menggunakan analisis variansi dengan desain faktorial 2 x 2 x 2 menggunakan software SPSS versi 16 dengan taraf signifikansi 5%. Hasil pada penelitian ini adalah (1) terdapat perbedaan prestasi kognitif, afektif, dan psikomotor pada siswa yang belajar dengan pendekatan  melalui inkuiri termbimbing dan inkuiri bebas termodifikasi (2) ada perbedaan antara siswa yang memiliki keterampilan proses sains tinggi dan rendah terhadap prestasi belajar kognitif, afektif, dan psikomotor (3) ada perbedaan antara siswa yang memiliki kreativitas tinggi dan rendah terhadap prestasi belajar kognitif, afektif, dan psikomotor (4) tidak terdapat interaksi terhadap prestasi belajar kognitif, afektif, dan psikomotor antara pembelajaran model inkuiri dengan keterampilan proses sains (5) terdapat interaksi prestasi kognitif dan tidak ada interaksi prestasi afektif dan psikomotor terhadap penggunaan model pembelajaran inkuiri dengan kreativitas siswa (6) terdapat interalsi antara keterampilan proses sains dengan kreativitas siswa terhadap prestasi afektif dan psikomotor (7) tidak ada interaksi antara model pembelajaran inkuiri, keterampilan proses sains dan kreativitas terhadap prestasi belajar siswa.  
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN TEORI EVOLUSI MELALUI MODEL DICK & CAREY BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER TERHADAP HASIL BELAJAR DAN SIKAP MAHASISWA BIOLOGI DI KOTA MALANG Riyanto Riyanto; Numala Hindun
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.067 KB) | DOI: 10.25273/jems.v2i1.159

Abstract

This research is to improve understanding of the concept and attitude on the phenomenon that is occurred, so as to understand the concept of the theory of evolution truelly with the next character-based on education is able to avoid misconception of the concept of evolution, which is still a matter of controversy .The experimental data is analyzed with analysis of covariance ( Anacova ), where the pre-test as a covariate, then further testing is done with a different test Least Significances Different ( LSD ). The statistical analysisis assisted by software of SPSS 14 for Windows, conducted with a significance level of 0.05 ( p< 0,05 ) .The Results of Anacova test showed that the Instructional Materials Theory of Evolution with Model Dick & Carey has real significant effect on cognitive achievement with calculation F value of 32. 014 with a value of p = 0.000 is smaller than the alpha value 0.05 which means that the null hypothesisis rejected and the research hypothesisis accepted which states there is influence teaching materials with on Theory of Evolution with Dick & Carey Model of the students’ cognitive achievement and the influence of Instructional Materials of Theory of Evolution by Dick & Carey Model on the attitude result indicates that calculation F value of 40.873 with a value of p = 0.000 is smaller than the alpha value of 0.05 which means that the null hypothesisis rejected and the research hypothesisis accepted which states there is the effect of different device Instructional Materials of Theory of Evolution by Dick & Carey Model for attitude learning outcomes.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INQUIRI TERBIMBING TERHADAP HASIL BELAJAR DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA KELAS X SMA NEGERI TUGUMULYO TAHUN PEMBELAJARAN 2013/2014 Surono Surono; Lely Rosminarti
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.334 KB) | DOI: 10.25273/jems.v2i2.232

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inquiri terbimbing terhadap hasil belajar dan mengetahui ketercapaian keterampilan proses sains fisika siswa dengan menggunakan model pembelajaran inquiri terbimbing di kelas X SMA Negeri Tugumulyo tahun pembelajaran 2013/2014. Jenis penelitian adalah eksperimen, dengan desain penelitian pre-test pos-test control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri Tugumulyo. Dua kelas diambil sebagai sampel secara acak yaitu kelas X.2 sebagai kelas eksperimen dan kelas X.9 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes dan observasi. Data skor tes siswa dianalisis dengan menggunakan uji t dan data observasi dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data post-test kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan taraf signifikan = 0,05 diperoleh bahwa t hitung > t tabel (4,08 > 1,671), sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran Inquiri Terbimbing terhadap hasil belajar siswa di kelas X SMA Negeri Tugumulyo tahun pembelajaran 2013/2014. Dari analisis data keterampilan proses sains siswa diperoleh bahwa rata-rata keterampilan proses sains siswa adalah 75,26% dengan kategori baik.
Pengaruh Penerapan Multiple Intelligences dengan Model PBL Terhadap Pemahaman Konsep dan Kemampuan Berpikir Kreatif Kartika Gita Septiana; Jaslin Ikhsan
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (607.219 KB) | DOI: 10.25273/jems.v5i1.1785

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan hasil sebelum dan sesudah pembelajaran IPA dengan menerapkan multiple intelligences dengan model Problem Based Learning dan besar pengaruh penerapan multiple intelligences dengan model Problem Based Learning dalam pembelajaran IPA baik terhadap pemahaman konsep, maupun terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa SMP N 1 Sentolo. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan desain one group pretest posttest design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP N 1 Sentolo pada semester kedua Tahun ajaran 2013/2014.. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah teknik angket, observasi dan tes. Teknik observasi digunakan untuk mengetahui keterlaksanaan pembelajaran, teknik angket digunakan untuk mengetahui kecenderungan kecerdasan siswa, dan teknik tes digunakan untuk mengetahui pemahaman konsep dan kemampuan berpikir kreatif pada pokok bahasan Bunyi sebelum dan sesuadah perlakuan. Teknik analisis data yang digunakan adalah paired sample t-test dan effect size. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat perbedaan hasil yang signifikan sebelum dan sesudah penerapan multiple intelligences dengan model problem based learning dalam pembelajaran IPA baik terhadap pemahaman konsep maupun kemampuan berpikir kreatif. Hal ini ditunjukan dari perolehan hasil analisis uji hipotesis paired sample t tes bahwa nilai Sig.(2.tailed) yang diperoleh sebesar 0,000. Selain itu, berdasarkan nilai effect size meemberikan informasi bahwa penerapan multiple intelligences dengan model PBL dalam pembelajaran IPA memberikan pengaruh yang tinggi. Hal ini ditunjukan dari nilai effect size sebesar 2,39 untuk pengaruh penerapan multiple intelligences terhadap pemahaman konsep, dan 4,4 untuk pengaruh penerapan multiple intelligences terhadap pemahaman konsep.
Profil Tingkat Berpikir Kreatif Siswa Kelas VII SMP dalam Pemecahan Masalah Pada Pokok Bahasan Segitiga dan Segiempat Citha Ade Priyandani; Nonik Indrawatiningsih; Ani Afifah
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (948.345 KB) | DOI: 10.25273/jems.v6i2.5329

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat berpikir kreatif siswa kelas VII SMP dalam pemecahan masalah pokok bahasan segitiga dan segiempat. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 3 siswa dengan kemampuan matematika tinggi, sedang, dan rendah. Pengumpulan data menggunakan tes kemampuan berpikir kreatif, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek berkemampuan matematika tinggi berada pada TBK 4, subjek mampu menunjukkan aspek kelancaran, keluwesan, keaslian, dan keterincian. Subjek berkemampuan matematika sedang berada pada TBK 2, subjek hanya mampu menunjukkan aspek kelancaran dan keluwesan. Sedangkan subjek berkemampuan matematika rendah berada pada TBK 0, subjek tidak mampu menunjukkan semua aspek kemampuan berpikir kreatif. This research is qualitative research that aims to describe the level of creative thinking of Grade VII Middle School students in solving triangles and quadrilateral problems. The subjects in this study were three students with high, medium, and low mathematical abilities. Data collection uses tests of creative thinking skills, interviews, and documentation. The results showed that subjects with high mathematical abilities were at TBK 4, subjects were able to show aspects of fluency, flexibility, authenticity, and detail. Subjects with mathematical abilities are at TBK 2; subjects are only able to show aspects of fluency and flexibility. While subjects with low mathematical ability are at TBK 0, subjects are not able to show all aspects of creative thinking abilities.