cover
Contact Name
Nanang Fakhrur Rozi
Contact Email
nanang@itats.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
iptek.journal@itats.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal IPTEK
ISSN : 14117010     EISSN : 2477507X     DOI : -
Jurnal IPTEK - Media Komunikasi Teknologi Diterbitkan secara berkala setahun 2 (dua) kali pada bulan Mei dan Desember oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS). Jurnal ini memuat hal-hal yang berkaitan dengan bidang Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Arsitektur, Teknik Perkapalan, Teknik Informatika, Teknik Industri, Teknik Kimia, Teknik Lingkungan, Teknik Pertambangan, Teknik Geologi, Desain Produk, Sistem Informasi, dan Sistem Komputer baik yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris (diutamakan).
Arjuna Subject : -
Articles 399 Documents
Supporting Docs (Cover, Editorial Board, Table of Contents) Redaksi Jurnal IPTEK
Jurnal IPTEK Vol 22, No 2 (2018)
Publisher : LPPM Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

(Cover, Editorial Board, Table of Contents) Editor Jurnal Iptek
Jurnal IPTEK Vol 24, No 2 (2020)
Publisher : LPPM Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK ANAK USIA DINI MENGGUNAKAN AUGMENTED REALITY nia saurina
Jurnal IPTEK Vol 20, No 1 (2016)
Publisher : LPPM Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.iptek.2016.v20i1.27

Abstract

Media pembelajaran untuk anak usia dini merupakan alat bantu yang digunakan untuk mengenalkan tema-tema sebagai bahan ajaran atau yang sering disebut dengan kurikulum untuk anak usia dini. Semakin banyak alat indra yang terlibat dalam proses belajar maka semakin besar kemungkinan anak paham pada materi yang disampaikan oleh pengajar atau guru. Untuk saat ini media pembelajaran masih menggunakan metode tatap muka atau buku. Sedangkan anak usia dini gampang bosan dan lebih tertarik dengan hal baru. Untuk itu peneliti melakukan pengembangan media pembelajaran yang digunakan untuk mengenalkan binatang menggunakan Augmented Reality (AR), sehingga anak dapat mengetahui lingkungan hidup dan makanan yang dibutuhkan oleh binatang yang diperkenalkan tersebut. Penelitian ini mengajak anak-anak KBIT Wildani 2 Surabaya sebagai responden hasil uji coba aplikasi yang telah dibangun. Hasil uji coba menjelaskan bahwa 93% anak dapat mengenali objek binatang dari lingkungan hidupnya, sebesar 96,7 % menyatakan anak dapat menyebutkan lingkungan tempat hidup binatang dari objek yang ditampilkan, sebesar 93,3% menyatakan anak lebih tertarik menggunakan AR daripada menggunakan Alat Peraga Edukasi (APE) dan sebesar 96,7% menyatakan anak dapat menyebutkan ciri-ciri binatang dengan memilih salah satu bagian tubuh dari binatang yang dipilih, dengan tujuan agar objek dapat mengeluarkan suara dan menyebutkan nama bagian tubuh yang dipilih.Kata kunci: Media Pembelajaran, Pengenalan Binatang, Augmented Reality
PERBANDINGAN KINERJA OSTBC (Orthogonal Space Time Block Code) DENGAN RATE ½ MENGGUNAKAN MODULASI BPSK & QPSK Ridho Hendra Yoga Perdana
Jurnal IPTEK Vol 21, No 2 (2017)
Publisher : LPPM Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.iptek.2017.v21i2.202

Abstract

The wireless communication system is a well known and a standard technology. However, the system performance is highly dependent on the channel fading between transmitter and receiver. Therefore, there is a transmit diversity technique such as Multiple Input Multiple Output (MIMO) to reduce fading effect.One of the transmit diversity technique is Orthogonal Space-Time Block Code (OSTBC). OSTBC is a transmission channel coding technique with multiple transmitting and receiving antennas. The principle of OSTBC is to send multiple copies of the information signal from a data stream across some antennas; thus, some of the copies of data received are better than others. After combined with BPSK modulation, a compressed Bot Error Rate (BER) value at 10-3 at 5 dB Signal to Noise Ratio (SNR) was obtained, whereas after combined by QPSK modulation, a BER value at 10-3 at 7 dB SNR was obtained.
Sistem Monitoring Penggunaan Air PDAM pada Rumah Tangga Menggunakan Mikrokontroler NODEMCU Berbasis Smartphone ANDROID Dwi Putra Arief Rachman Hakim; Arief Budijanto; Bambang Widjanarko
Jurnal IPTEK Vol 22, No 2 (2018)
Publisher : LPPM Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.iptek.2018.v22i2.259

Abstract

Air merupakan salah satu sumber kehidupan yang sangat penting. Seiring meningkatnya populasi penduduk maka keperluan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti minum, memasak, mencuci pakaian, mandi cuci kakus (MCK) dan lain sebagainya juga meningkat. Hal ini tidak diimbangi oleh kesadaran masyarakat untuk melakukan penghematan air. Salah satu cara untuk melakukan penghematan air yaitu dengan memonitoring debit air yang dikonsumsi perbulannya. PDAM merupakan perusahaan daerah yang memberikan jasa penyediaan air kepada seluruh penduduk masyarakat Indonesia yang membutuhkan. PDAM mengecek jumlah penggunaan air pada masing-masing pelanggan setiap bulan dengan mengirimkan petugas ke rumah pelanggan untuk mengecek dan mencatat jumlah penggunaan air melalui meter air. Meter air yang digunakan PDAM masih bersifat analog sehingga pelanggan mengalami kesulitan dalam pembacaan jumlah penggunaan air. Karena cara pengecekan yang masih bersifat manual dan alat yang masih bersifat analog, maka penulis merancang suatu alat yang dapat memonitoring penggunaan air secara digital dan online yang dapat diakses melalui smartphone secara real time. Sehingga Masyarakat akan mengetahui jumlah penggunaan air setiap harinya. Alat ini dirancang menggunakan sensor flow water yang akan mengukur debit air yang mengalir ke pipa dan hasil pengukuran akan diolah oleh mikrokontroler NodeMCU. Data akan diolah dan ditampilkan pada LCD serta dapat diakses juga melalui smartphone.
Axial Bearing Capacity Analysis of Pile Foundation using Nakazawa Method Laras Laila Lestari; Jaka Propika; Aisyah Dwi Puspasari
Jurnal IPTEK Vol 24, No 1 (2020)
Publisher : LPPM Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.iptek.2020.v24i1.900

Abstract

Pile foundation serves to distribute all the loads in the building to the ground. There are several calculation methods for bearing capacity of pile foundation, one of them is Nakazawa method. Nakazawa method adapted from calculation used in Japan where it is relevant for soft soils. The aim of this research is to obtain axial bearing capacity of pile foundation that can withstand axial forces using Nakazawa method. The parameter that used for the calculation is modified or average N-value (). The analysis result shows the  value is smaller than N existing, indicate that Nakazawa tend to use weaker value of N blows. It means the calculation is considered softer type of soils than the existing ones.The value of point bearing capacity, Rp, assimilate to the pattern of N-SPT. The result value of friction bearing, Rf, in respect of depth shows the linear trending. Rf along the pile depends on the friction interaction between soil and structure. This phenomena influenced by the soil type. The value of cohession along the pile augment, means the ability of soils to stick to the pile/structure is also high. It explains why the value of friction bearing is bigger in respect of depth.
Desain Hybrid Panel Surya Tipe Monocrystalline dan Thermal Kolektor Fluida Air Mustofa; Ramang Magga; Yusnaini Arifin
Jurnal IPTEK Vol 19, No 2 (2015)
Publisher : LPPM Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.iptek.2015.v19i2.11

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendesain dan menguji hybrid panel surya type monocrystalline daya 60 Wh pada laju aliran fluida 0,027 kg/s. Dari hasil beberapa penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa panel monocrystalline menyerap panas yang besar dibandingkan dengan yang jenis polycrystalline pada kondisi cuaca yang sama. Jika ini terjadi dalam jangka waktu yang lama, maka suhu permukaan panel akan semakin tinggi yang berimplikasi menurunnya efisiensi elektrik dan/atau konversi energi panas menjadi energi listrik akan berkurang. Oleh karena itu dibutuhkan media pendingin yang saling menguntungkan. Artinya dengan menhybrid dengan sirkulasi fluida (T) pada photovoltaic (PV) atau PVT, akan mempertahankan bahkan meningkatkan efisiensi elektrik PVT meskipun efisiensi thermal pada artikel ini masih perlu ditingkatkan. Disamping itu, arus yang dihasilkan lebih besar jika dengan PVT dibandingkan PV, sementara tegangan listrik cenderung tetap. Efisiensi elektrik maksimum PVT yang dihasilkan adalah sekitar 18,87% dengan suhu air panas sekitar 49oC, sementara yang PV adalah 10,89%. Ada peningkatan sekitar 8% yang menunjukkan hasil yang signifikan.
PENERAPAN METODE HOUGH LINE TRANSFORM UNTUK MENDETEKSI PINTU RUANGAN MENGGUNAKAN KAMERA Syahri Muharom
Jurnal IPTEK Vol 21, No 1 (2017)
Publisher : LPPM Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.iptek.2017.v21i1.108

Abstract

Kamera sering digunakan untuk mengenali suatu benda dalam bidang pandang kamera. Pintu adalah salah satu bagian terpenting dari suatu ruangan, dimana pintu adalah akses keluar dam masuknya seseorang dalam ruangan tersebut. Dalam penelitian ini kamera difungsikan untuk mendeteksi keberadaan pintu sebuah ruangan. Proses untuk pendeteksian pintu adalah dengan pengenalan ciri-ciri dari pintu ruangan, citra pintu yang di capture kamera diubah menjadi citra gray, dengan edge detection citra menjadi bentuk biner, dan hough-transform. Dari hasil pengolahan citra menggunkan hough-transform, citra menjadi pola garis-garis pada bagian bingkai pintu, garis-garis inilah yang dijadikan parameter dalam mendeteksi pintu ruangan. Sistem dapat mendeteksi pintu dengan nilai rata-rata 81.3%, dimana nilai luminasi sangat mempengaruhi pendeteksian pintu ruangan. Dengan nilai liminasi kurang dari 120 dan lebih dari 350, tingkat akurasi sistem sebesar 73.3%, dan dengan nilai luminasi 224-230, tingkat akurasi sistem sebesar 93.3%. Dapat disimpulkan bahwa nilai luminasi sangat mempengaruhi dalam pengenalan pintu ruangan, dan nilai luminasi sebesar 120-349 dengan nilai keberhasilan sebesar 80-93.3%.
Meningkatkan Kinerja Pegawai Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya dengan Menganalisa Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Budaya Kerja dan Remunerasi Gatot Basuki Hari Mukti; Setiawan Setiawan
Jurnal IPTEK Vol 22, No 1 (2018)
Publisher : LPPM Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.iptek.2018.v22i1.236

Abstract

Penelitian ini membahas tentang analisis pengaruh gaya kepemimpinan ,budaya kerja dan remunerasi terhadap kepuasan kerja untuk meningkatkan kinerja di UPT BBKP Surabaya. Tujuan penelitian adalah untuk (1) Menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kepuasan kerja (2) Menganalisis budaya kerja terhadap kepuasan kerja (3) Menganalisis gaya kepemimpinan terhadap kinerja pegawai (4) Menganalisis budaya kerja terhadap kinerja pegawai (5) Menganalisis remunerasi terhadap kepuasan kerja (6) Menganalisis kepuasan kerja terhadap  kinerja pegawai (7) Menganalisis remunerasi terhadap kinerja pegawai Sampel yang digunakan untuk menjawab permasalahan yang diajukan dalam penelitian ini sejumlah 106 data responden dengan menggunakan pendekatan analisis Structural Equation Modeling (SEM). Besarnya hasil goodness of fit  untuk nilai Chi Square = 574,85 dengan probabilitas sebesar 0,28. dan indeks kelayakan lainya berada dalam rentang yang diharapkan kecuali GFI dan AGFI namun hal ini masih membuktikan bahwa model ini dapat diterima. Dalam penelitian ini menghasilkan bahwa pengaruh gaya kepemimpinan, budaya kerja dan kepuasan kerja memiliki pengaruh langsung lebih besar dari pada pengaruh tidak langsung dan terdapat nilai negatife yakni pengaruh. remunerasi terhadapa kinerja. Sehingga dapat simpulkan bahwa gaya kepemimpinan dengan budaya kerja sangat mempengaruhi kepuasan kerja sehingga dapat meningkatkan kinerja pegawai di UPT BBKP Surabaya
Pengaruh Kecepatan Aliran Udara Panas Terhadap Kualitas Pengeringan Keripik Porang dengan Dimensi Ruang Pengering 1 m3 Menggunakan Heater 700 Watt Hasan Syafik Maulana; Adi Kurniawan
Jurnal IPTEK Vol 23, No 2 (2019)
Publisher : LPPM Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.iptek.2019.v23i2.539

Abstract

Umbi porang (Amorphophallus Muelleri) merupakan komoditi tumbuhan yang berguna dan bermanfaat bagi manusia. Umbi porang ini memiliki kandungan Glucomannan Konjac yang tinggi sehingga cocok digunakan bagi penderita diabetes maupun orang yang melakukan diet. Indonesia yang berada pada wilayah tropis mengakibatkan daerah-daerahnya memiliki curah hujan yang cukup beasar dan durasinya lama, maka pemanfaatan umbi porang sebagai keripik menjadi tidak efiisien karena pada musim penghujan keripik porang tidak dapat dikeringkan secara maksimal karena keripik porang memiliki kandungan air yang tinggi. Oleh karena itu pada penelitian ini dibuatlah mesin pengering untuk mengeringkan keripik porang. Alat pengering dibuat dengan ukuran 1 m3 dan pemanas (Heater) 700 Watt. Udara panas dari heater dialirkan menggunakan kipas dengan variasi kecepatan aliran sebesar 2 ms, 4 ms, dan 6 ms.Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa Semakin lama waktu pengeringan maka perpindahan panas atau temperatur yang dihasilkani akan semakin besar. Dengan waktu pengeringan sebesar 120 menit, pengeringan menggunakan aliran udara sebesar 4 m/s mengalami penurunan massa dan prosentase pengeringan yang paling besar dibandingkan dengan aliran udara panas 2 m/s dan 6 m/s yaitu sebesar 133 gram untuk penurunan masanya dan 44% untuk prosentase pengeringannya.