cover
Contact Name
Nanang Fakhrur Rozi
Contact Email
nanang@itats.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
iptek.journal@itats.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal IPTEK
ISSN : 14117010     EISSN : 2477507X     DOI : -
Jurnal IPTEK - Media Komunikasi Teknologi Diterbitkan secara berkala setahun 2 (dua) kali pada bulan Mei dan Desember oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS). Jurnal ini memuat hal-hal yang berkaitan dengan bidang Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Arsitektur, Teknik Perkapalan, Teknik Informatika, Teknik Industri, Teknik Kimia, Teknik Lingkungan, Teknik Pertambangan, Teknik Geologi, Desain Produk, Sistem Informasi, dan Sistem Komputer baik yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris (diutamakan).
Arjuna Subject : -
Articles 399 Documents
STUDI PERBANDINGAN PELAT BERUSUK DUA ARAH (WAFFLE SLAB) DAN PELAT KONVENSIONAL eka susanti, Nova Arie Youlanda, Amrita Winaya
Jurnal IPTEK Vol 20, No 1 (2016)
Publisher : LPPM Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.iptek.2016.v20i1.19

Abstract

ABSTRAKDalam buku yang berjudul “Teori Analisis Balok Grid” karangan Ir.Ign. Benny Puspantoro, M.Sc. menjelaskan beberapa keuntungan dari balok grid yang diantaranya adalah mempunyai kekakuan yang besar, jumlah kolom-kolomnya dapat dikurangi sehingga dapat memberi ruang yang lebih luas dan tebal pelat yang tipis. Dari beberapa keuntungan yang telah dijelaskan pada buku tersebut, pada studi ini akan dibahas analisis strukturnya dengan lebih detail lagi.Tujuan dari studi ini adalah membandingkan sistem pelat berusuk dua arah (waffle slab) dengan sistem pelat konvensional ditinjau dari segi kekakuan, ketebalan pelat, jarak antar kolom dan penggunaan material beton dan tulangan. Masing-masing sistem pelat dianalisis terhadap jarak maksimal antar kolom dan tebal minimum pelat yang nilai lendutannya masih memenuhi lendutan ijin sesuai SNI  03-2847-2002. Nilai kekakuan pelat diperoleh dengan cara membandingkan lendutan yang terjadi pada kedua sistem pelat. Dimensi plat yang distudi adalah pelat  dengan luasan 30 meter  x 30 meter. Analisis struktur menggunakan software SAP 2000 v14.Dari hasil analisis tersebut ditarik kesimpulan bahwa sistem pelat konvensional lebih kaku 47,42% dibanding sistem waffle slab. Sistem waffle slab lebih tipis 40% dibanding sistem pelat konvensional. Dan sistem waffle slab memiliki jarak antar kolom maksimum lebih panjang 55,57% dibanding sistem pelat konvensional. Hal ini memberikan dampak pada jumlah kolom yang diperlukan. Sistem waffle slab memerlukan jumlah kolom 55,55% lebih sedikit dibanding dengan sistem pelat konvensional.Hasil analisis tulangan manunjukkan perbandingan penggunaan volume beton dan berat tulangan baja. Penggunaan volume beton untuk sistem waffle slab lebih boros 27,64% dibanding dengan sistem pelat konvensional. Dan penggunaan tulangan baja untuk sistem waffle slab lebih boros 66,99% dibanding sistem pelat konvensional. Kata Kunci : Waffle Slab, Pelat Konvensional, Kekakuan, Lendutan
ANALISIS PENGENDALIAN MUTU PADA PENJUALAN IKAN BADER/TAWES METODE SQC DI TPI UD. JAZULI IB GRESIK MOH RIRIN ROSYIDI
Jurnal IPTEK Vol 21, No 2 (2017)
Publisher : LPPM Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.iptek.2017.v21i2.147

Abstract

UD. Jazuli IB in TPI Lumpur Gresik has implemented quality control. But in the belief, there is damage to bader/tawes in 2016 with a percentage of 17%. The purpose of this research is to know the implementation of quality control at UD. Jazuli IB in bader/tawes fishing and quality control system using statistical quality. Control approach with the result of this research is implementation of quality control in fish processing bader/tawes seen from good in meeting company standards, this is evidenced by customer statement when monitored using map control, quality control it some have not been properly implemented, as many damaged fish are out control limits quality control by using the quality cost implemented by the company is still loose, because the cost of quality issued to control the cost quality is 187,444,404 IDR, quality assurance fee 18,204,000 IDR, and total cost for quality 205,648,404 IDR with damage rate 1,517 kg, it is bigger than it should be quality cost. Costs for 58,414,320 IDR, and the total cost for the quality level is 116,828,715 IDR with the rate from damage 4,867.86 kg. Thus, companies need to improve quality continuously to obtain maximum results and processing and quality control.
Cover (Front) Redaksi IPTEK
Jurnal IPTEK Vol 22, No 1 (2018)
Publisher : LPPM Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.iptek.2018.v22i1.248

Abstract

Pengembangan PV Solar Tracking System Dua Sumbu Putar Berbasis Model Fuzzy Sugeno Oorde Nol Sryang Tera Sarena; Ryan Yudha Adhitya; Noorman Rinanto; Dana Hartono
Jurnal IPTEK Vol 24, No 1 (2020)
Publisher : LPPM Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.iptek.2020.v24i1.549

Abstract

Solar Tracking System (STS) merupakan salah satu cara esensial untuk meningkatkan efisiensi penangkapan cahaya matahari pada panel sel surya. Penelitian ini membahas tentang pengembangan STS pada sel fotovoltaik yang mempunyai dua sumbu putar (rotasi vertikal-rotasi horisontal) dengan perangkat pengendali berupa sebuah mikrokontroler dan algoritma cerdas Fuzzy Sugeno orde nol. Masukan sistem tersebut berasal dari 4 (empat) buah sensor cahaya Light Dependent Resistor (LDR) yang terdiri dari 2 (dua) sensor LDR untuk mendeteksi pergerakan matahari dari arah timur ke barat dan 2 (dua) sensor sisanya untuk pergerakan matahari di arah utara atau selatan. Keempat sersor tersebut ditempatkan ditepi sisi bagian luar dari sel fotovoltaik. Sistem ini menggunakan sel surya polycrystalline 10 Wp dan sebuah baterai berkapasitas 12 volt / 7,2Ah. Aktuator sistem ini berupa 2 (dua) motor DC servo bertorsi tinggi. Pengujian kinerja sistem ini masih dilakukan dalam skala laboratorium dengan bantuan cahaya lampu LED yang digerakan manual. Tegangan dan arus keluaran sel surya diukur menggunakan sensor tegangan dan sensor arus ACS712, dimana hasilnya disimpan pada sebuah komputer yang terhubung dengan sistem. Respon unjuk kerja sistem STS yang menggunakan Fuzzy sugeno orde nol memiliki efisiensi yang lebih tinggi 34,18 % jika dibandingkan dengan sistem sel surya yang statis.
Rancang Bangun Mesin Pengering Jamur Kuping dengan Menggunakan Metode Fuzzy Logic Abdul Hamid
Jurnal IPTEK Vol 19, No 2 (2015)
Publisher : LPPM Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.iptek.2015.v19i2.5

Abstract

Hal terpenting pasca panen jamur kuping adalah pengeringan jamur kuping. Pengeringan jamur kuping ada dua cara, yaitu secara alami dan buatan. Pengeringan secara alami sangat tergantung dengan cuaca. Di Indonesia curah hujan pada bulan Oktober sampai April sangat tinggi, bahkan bisa turun hujan sampai berhari-hari. Dari kondisi tersebut pengeringan ini tidak efektif sehingga diperlukan sebuah mesin pengering yang dapat mengeringkan jamur kuping tanpa tergantung cuaca dan dapat dikontrol suhu dan kelembaban didalam mesin pengering sesuai set point yang diinginkan. Pengeringan buatan ini menggunakan heater, blower, dan kipas sirkulasi udara. Heater berasal dari elemen setrika sebagai sumber panasnya. Blower berfungsi untuk menyebarkan udara panas kedalam ruang pengering dan kipas sirkulasi mengeluarkan udara kering didalam ruang pengeringan. Pengontrol dari mesin pengering ini menggunakan mikrokontroler AVR Atmega 32 dengan menggunakan metode fuzzy logic. Pembacaan suhu dan kelembaban dilakukan oleh Sensor SHT11 dimana komunikasi sensor ini menggunakan cara 2 wire serial interface yang menggunakan serial clock input (SCK) dan serial data (DATA). Pengeringan menggunakan mesin pengering memiliki waktu yang lebih cepat dibandingkan dengan pengeringan alami. Pengeringan secara alami berlangsung antara 7-8jam, sedangkan pengeringan dengan mesin pengering hanya 4-5jam.
PENGARUH ORIENTASI SERAT KACA TERHADAP KEKUATAN IMPACT PADA BODI PROTOTIPE MOBIL LISTRIK Widya Emilia Primaningtyas
Jurnal IPTEK Vol 21, No 1 (2017)
Publisher : LPPM Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.iptek.2017.v21i1.75

Abstract

Pengembangan produksi kendaraan bermotor berpenggerak listrik tengah berjalan pesat dewasa ini, sebagai salah satu upaya pemecahan masalah krisis energi dunia. Studi perihal bodi mobil listrik berbahan komposit pun juga sedang dikembangkan untuk mencapai bodi mobil yang ringan, fleksibel, ekonomis, namun kuat dan tangguh. Penelitian tentang pengaruh variasi penyusunan orientasi serat kaca (30o , 45o , 60o, dan Acak) pada variasi komposisi material penguat dan material pengikat (1:2,7 dan 1:4,4) terhadap kekuatan impact pada bodi mobil listrik tipe prototipe dilakukan, dan didapatkan hasil nilai kekuatan impact tertinggi dari variasi komposisi 1 : 2,7 dengan penyusunan serat gelas secara acak. Untuk komposit dengan susunan serat acak dengan campuran komposisi 1:2,7 didapatkan nilai kekuatan impact sebesar 557.33± 38.68 kgm/m2, sedangkan untuk komposisi 1:4,4 didapat nilai 400 kgm/m2, dan masing-masing nilai tersebut merupakan kekuatan impact tertinggi dibandingkan dengan komposit yang tersusun secara seragam dengan variasi sudut di setiap komposisi campuran. Disimpulkan juga bahwa nilai kekuatan impact akan meningkat dengan bertambahnya komposisi penambahan serat pada campuran komposit.Kata Kunci : Serat Gelas, Komposit, Orientasi, Kekuatan Impact
Perancangan Enterprise Architecture Menggunakan TOGAF di Universitas ABC Lestari Retnawati
Jurnal IPTEK Vol 22, No 1 (2018)
Publisher : LPPM Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.iptek.2018.v22i1.221

Abstract

Universitas ABC merupakan institusi yang telah menerapkan ICT dalam operasional akademik maupun non-akademik. Universitas ABC telah berkomitmen untuk menjadi perguruan tinggi berkualitas yang selalu ingin menjadi terdepan seperti yang tertuang dalam visi dan misi Universitas ABC. Teknologi telah berkembang dengan sangat cepat untuk memasukkan layanan dan sistem yang lebih luas yang membuat Universitas ABC harus mampu mengorganisasi informasi yang diciptakan secara lokal dan akses informasi yang tersebar secara global. Penting sekali untuk mengembangkan perencanaan teknologi dasar sebagai tahap awal dalam mengidentifikasi sistem dan layanan yang diyakini paling baik untuk memenuhi kebutuhan pengguna dan memenuhi misi dan visi Universitas ABC. Berdasarkan hal tersebut, Universitas ABC membutuhkan perencanaan enterprise architecture yang sesuai dengan strategi dan perkembangan lembaga pendidikan. Maka dari itu, penulis melakukan penelitian dengan judul Perancangan Enterprise Archicture Menggunakan TOGAF di Universitas ABC. Adapun perencanaan arsitektur pada penelitian ini, lebih dikhususkan pada TOGAF ADM. Penelitian ini menghasilkan blue print arsitektur bisnis, arsitektur aplikasi, arsitektur data, arsitektur teknologi, dan analisis gap, serta gambaran mengenai penerapan aplikasi di Universitas ABC.
Supporting Docs (Cover, Editorial Board, Table of Contents) redaksi jurnal
Jurnal IPTEK Vol 23, No 1 (2019)
Publisher : LPPM Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

-
Konsep Bentuk dan Tata Ruang pada Komplek Museum Sejarah Wali Songo di Kota Kediri dengan pendekatan Arsitektur Vernakullar Jawa Rizky Rusmal; Wiwik Widyo Widjajanti; Broto Wahyono Sulistyo
Jurnal IPTEK Vol 25, No 1 (2021)
Publisher : LPPM Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.iptek.2021.v25i1.1005

Abstract

Kota kediri merupakan kota yang kental dengan sejarah , alam,  budaya dan agama. Dengan beragamnya kebudayaan dan agama tersebut Kota Kediri belum mempunyai objek wisata dari segi religi islami. Sejarah perkembangan Islam dan pengaruh Islam dikota tersebut sangat besar dan mayoritas penduduknya memeluk agama islam. Komplek museum wali songo merupakan salah satu cara mengembangkan sektor pariwisata di Kota tersebut dari segi religi Islami. Komplek museum ini menyajikan fasilitas yang lebih lengkap dan lebih interaktif. Selain sebagai museum , kawasan ini juga sebagai wadah kegiatan masyarakat sekitar dan sebagai Ruang Terbuka Hijau sebagai indikator kota sehat. Mengunakan analisis deskriptif untuk mengulas objek bentuk dan ruang pada museum tersebut . Konsep Bentuk dengan pendekatan Arsitektur Vernakullar Jawa Timur yang terdiri dari empat tlatah yang berbeda , diaplikasikan pada bentuk museum tersebut dengan tampilan yang lebih modern dan heterogen . Konsep Tata Ruang mengadopsi dari Vernakullar Ruang Pada Rumah Jawa Timur yang secara garis besar dibagi menjadi tiga zona , Pendopo , Pringgitan dan Omah Dalem. Sehingga kesatuan antara Bentuk dan Ruang memiliki kesatuan sehingga dapat mempermudah pengujung dalam mengenali karakter masing-masing Wali Songo dan memberikan edukasi tentang hubungan kebudayaan asli Jawa dan Agama Islam yang dibawakan oleh Wali Songo.
APLIKASI VALUE ENGINEERING PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG ( Studi Kasus Hotel Grand Banjarmasin ) vicky bertolini
Jurnal IPTEK Vol 20, No 2 (2016)
Publisher : LPPM Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.iptek.2016.v20i2.32

Abstract

Pada saat ini Indonesia  mengalami pertumbuhan ekonomi yang cukup signifikan sehingga pembangunan di segala bidang berjalan dengan segala dinamika tersendiri. Tingkat pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi memerlukan sarana dan prasarana untuk mengakomodasi berlangsungnya usaha usaha tersebut. Permintaan yang cukup tinggi maka akan timbul masalah masalah pula dalam bidang konstruksi yaitu masalah ketersediaan tenaga kerja, ketersediaan tenggat waktu penyelesaian proyek, ketersediaan bahan akan konstruksi tersebut, ketersediaan akan energi yang dibutuhkan untuk merealisasikan proyek tersebut dan ketersediaan akan ruang kerja dalam proyek tersebut.Tantangan kedepan dalam dunia usaha adalah di wajibkan setiap produk atau pelayanan jasa dapat mencapai standar yang baik dengan dicapai melalui pemenuhan waktu yang cepat dan biaya yang rendah. Karena dasar tersebut maka studi dengan mengunakan value engineering (VE) atau yang sering disebut rekayasa nilai adalah solusi yang baik karena dalam rekayasa nilai bertujuan sebagai upaya pemecahan masalah secara terstruktur dan kreatif. Pembangunan gedung berlantai 4 yang akan digunakan sebagai hotel dengan luas bangunan mencapai 2840m2 dengan beberapa fungsi tambahan seperti ruang rapat, ruang serba guna dan restoran yang terintergrasi dalam 1 bangunan maka memerlukan perencanaan yang matang agar setiap fungsi yang disyaratkan dapat terpenuhi. Rencana Angaran Biaya sebesar Rp. 16.005.296.755,00 untuk pembangunan gedung pada tahap perencanaan akan dilakukan studi peningkatan nilai dengan Value Engineering Method. Tahap yang dilakukan pada studi VE seperti  tahap pra studi, tahap informasi, tahap analisis fungsi, tahap kreatif, tahap evaluasi, tahap pengembangan, tahap presentasi, tahap implementasi maka diperoleh bahwa faktor paling tinggi yang dapat dilakukan efisiensi adalah pekerjaan mekanikal dan elektrikal serta pekerjaan aristektur. Pekerjaan M/E melalui studi VE didapat penghematan sebesar 10,8% dari total nilai pekerjaan tersebut pada nilai pembangunan bangunan tersebut dengan asumsi 10 tahun pemakaian.Â