cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE
ISSN : 24423106     EISSN : 26155338     DOI : -
Core Subject : Education,
The aim of the Journal of Education Science (JES), p-ISSN 2442-3106, e-ISSN 2615-5338 is to provide an international forum for the sharing, dissemination and discussion of research, experience and perspectives across a wide range of education, teaching, development, instruction, educational projects and innovations, learning methodologies and new technologies in education and learning.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2018): Oktober 2018" : 8 Documents clear
PROGRAM KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU LULUSAN PADA SMP BABUL MAGFIRAH ACEH BESAR Akmaluddin, Akmaluddin; Mutiawati, Mutiawati; Herawati, Herawati
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 4, No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program kepala sekolah yang efektif merupakan salah satu faktor penentu peningkatan mutu lulusan dan keberhasilan pendidikan di sekolah.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui program, strategi, kepala sekolah dalam meningkatkan mutu lulusan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah: kepala sekolah, wakil kepala sekolah, komite sekolah, waka pengajaran, ketua MGMP dan dewan guru. Hasil penelitan diperoleh: (1) program peningkatan mutu lulusan pendidikan dengan meningkatkan mutu proses mengajar guru, mengadakan pelatihan-pelatihan, kompetensi kepemimpinan kepala sekolah, menerapkan manajemen terbuka, melakukan kerja sama dengan internal dan eksternal dengan baik, mendelegasikan tugas kepada bawahan dengan penuh tanggung jawab.  Kata kunci: Program Kepala Sekolah dan Mutu Lulusan
TINGKAT PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIS DAN SELF-CONCEPT MAHASISWA Mutiawati Mutiawati
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 4, No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3314/jes.v4i2.284

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan antara penerapan model pembelajaran kooperatif tipe group invetigasi dan kemampuan pemecahan masalah matematis pada mahasiswa. Penelitian ini dilakukan kepada 29 mahasiswa program studi farmasi semester pertama, dengan tingkat kemampuan awal dari mahasiswa berbeda secara signifikan. Dalam pelaksanaan studi ini digunakan 6 pertanyaan dari 15 pertanyaan tes MPI (Mathematical Processing Instrument) yang dikembangkan oleh Hegarty & Kozhevnikov dan angket (skala sikap) tipe Likert yang terdiri dari 14 item pertanyaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Adanya hubungan positif antara penggunaan model pembelajaran Group Investigation dengan kemampuan memecahkan masalah matematis dan self-concept mahasiswa dalam tes MPI; dan (2) Adanya pendapat positif dari mahasiswa terhadap penggunaan model pembelajaran Group Investigation dalam memecahkan masalah matematis.Kata Kunci: Group Investigation, Pemecahan Masalah Matematis, Self-Concept
TEORI BELAJAR SIBERNETIK DAN IMPLEMENTASINYA DALAM PELAKSANAAN DIKLAT Razali Yunus
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 4, No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3314/jes.v4i2.290

Abstract

Pembelajaran merupakan suatu upaya yang dilakukan oleh seorang Instruktur atau fasilitator untuk membelajarkan peserta yang belajar. Pembelajaran di lembaga diklat semakin berkembang, dari pengajaran yang bersifat tradisional sampai pembelajaran dengan sistem modern. Sehingga dalam pembelajaran muncullah pengembangan teori pemrosesan informasi yang disebut dengan teori sibernatik yang mana teori ini mempelajari kegiatan belajar dengan menggunakan teknologi informasi sesuai dengan perkembangan IT diera modern. Dalam hal ini, ditemukannya implikasi dengan adanya penerapan teori sibernetik. Maka dari itu dibuatlah metode pembelajaran dengan menggunakan monitor yang terhubung langsung dengan seorang Instruktur (nara sumber).Kata Kunci: Teori Sibernatik, IT
THE RESPONSES OF THE NON-ENGLISH DEPARTMENT STUDENTS TOWARD ENGLISH AS AN OBLIGATORY SUBJECT Murnia Suri
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 4, No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3314/jes.v4i2.289

Abstract

This study aims to know how the students of non-English Department students of Ubudiyah University (UUI) respond to English subject. The study measurement focuses on students’ responses toward teaching learning process in the English class.  The sample of this study was non-English department students of UUI from the students from the Technical Information department. The students were the second-year students who studied in UUI and were obligated to take the English class as one of the public subjects. The method used in this research were oral test and questionnaire. The oral test done by asking questions about students’ daily activity, elaborating a trending topic and inviting students to discuss about up to date news. The method used to collect the data from questionnaire was by distributing a closed questionnaire to the students about how their feeling to English. From the data obtained from the oral test, it was found the students seemed enthusiast in the beginning of teaching learning process, it was observed the students’ curiosity about English and how the students’ responses to the teacher’s explanation the female students had highercuriosity than male students and it also found the students who took a frontage row in sitting were deeply interested for English lesson compared to those who were in the rare position. When the oral test held the students seemed easily answered the questions about daily activity but then when they were asked the idea about a trending topic and an up to date news, they faced some obstacles. The obstacles of this problem were answered in the questionnaire sheets then. The students’ showed slow responses toward the questions, sharing and explanation when the oral test conducted because they were lack of English vocabulary, poor pronunciation and confusing in grammatical mastery.Keywords: responses, non-English department students, obligatory subject
PERAN KOMITE SEKOLAH DALAM RANGKA PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN Nelliraharti Nelliraharti
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 4, No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3314/jes.v4i2.287

Abstract

Pendidikan adalah tanggung jawab bersama antara orang tua, masyarakat, dan pemerintah. Masyarakat adalah stokeholder pendidikan yang memiliki kepentingan akan keberhasilan pendidikan di sekolah, karena mereka adalah pembayar pendidikan baik melalui uang sekolah maupun pajak. Peran masyarakat dan orang tua dalam peningkatan mutu pendidikan di sekolah diwadahi oleh sebuah badan bernama Komite Sekolah. Dalam UU Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003 Pasal 56 ayat (3) “Komite sekolah/madrasah sebagai lembaga mandiri, dibentuk dan berperan dalam peningkatan mutu pelayanan dengan memberikan pertimbangan, arahan, dan dukungan tenaga, sarana, dan prasarana, serta pengawasan pendidikan pada tingkat satuan pendidikan” Peran komite sekolah bukan hanya sebatas pada mobilisasi sumbangan dan mengawasi pelaksanaan pendidikan, namun juga meningkatkan kualitas pengambilan keputusan dan perencanaan sekolah yang dapat merubah pola pikir, keterampilan, dan distribusi kewenangan atas individual dan masyarakat yang dapat memperluas kapasitas manusia meningkatkan taraf hidup dalam sistem manajemen pemberdayaan sekolah. Tujuan pembentukan Komite Sekolah ini salah satunya adalah untuk meningkatkan peran serta dan tanggung jawab masyarakat dalam proses penyelenggaraan pendidikan pada suatu satuan pendidikan. Ini penting dalam rangka keterlibatan masyarakat guna peningkatan mutu pendidikan, yang bukan hanya sekedar memberikan bantuan berwujud finansial saja, tetapi diperlukan bantuan yang berupa pemikiran, ide, dan gagasan-gagasan inovatif, kreatif demi kemajuan suatu sekolahKata kunci: Komite Sekolah, Mutu Pendidikan
PEMBELAJARAN IPA BERBASIS AL-QURAN DENGAN PENDEKATAN ACTIVE LEARNING Herawati Herawati
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 4, No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3314/jes.v4i2.286

Abstract

Al-Qur’an merupakan pedoman bagi umat manusia dalam setiap aspek kehidupannya, termasuk pendidikan.Implementasi pendidikan Islam di sekolah disampaikan melalui sejumlah mata pelajaran yang seharusnya pula menanamkan konsep-konsep pembelajaran dengan rujukan utamanya adalah al-Qur’an.Banyak ayat al-Qur’an yang mengisyaratkan tentang ilmu pengetahuan dan teknologi di alam terutama IPA. Masalahnya paradigma umum yang berkembang sampai saat ini adalah “IPA merupakan ilmu pengetahuan produk bangsa Barat non-muslim”, sehingga semakin memperluas praktik dikotomi pendidikan yang mulai terindikasi sejak pertengahan abad ke-13 M. Dalam kasus ini, pembelajaran berbasis al-Qur’an dijadikan sebagai salah satu upaya reformasi pendidikan Islam yang hendaknya dapat diterapkan oleh setiap guru bidang studi dalam setiap KBM, demikian pula IPA. Agar aplikasi pembelajaran berbasis al-Qur’an menjadi lebih menarik dan bermakna secara permanen, maka setiap proses pembelajaran sepatutnya disajikan dengan pendekatan active learning. Teknis penerapan pembelajaran IPA berbasis al-Qur’an dengan pendekatan active learning yang efektif, meliputi: tahap perencanaan/persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Berdasarkan permasalahan tersebut, penulis tertarik untuk meneliti lebih lanjut terkait Pembelajaran IPA Berbasis Al-Qur’an dengan Pendekatan Active Learning ini guna memperoleh beberapa tujuan, yaitu: untuk mengetahui: (1) teknis persiapan/perencanaan pembelajaran, (2) teknis pelaksanaan, (3) dan teknis evaluasi pembelajaran IPA berbasis al-Qur’an dengan pendekatan active learning. Metode penelitian bersifat kualitatif, yaitu dengan mendeskripsikan data yang diperoleh melalui observasi, wawancara dan penyebaran angket di lapangan.Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa, dalam tahap perencanaan dilakukan beberapa bentuk persiapan, di antaranya; (1) pelatihan kurikulum pembelajaran berbasis al-Qur’an (Fahmul Qur’an), (2) perancangan perangkat pembelajaran, dan (3) validasi perangkat.  Untuk tahap pelaksanaan pembelajaran dilakukan 5 fase, yaitu: fase 1; menyampaikan tujuan dan memotivasi siswa,  fase 2; menyajikan informasi dan menjelaskan ayat-ayat penunjang materi, fase 3; mengorganisasi siswa dalam kelompok belajar, fase 4; membimbing kelompok belajar siswa, dan fase 5; evaluasi dan memberikan penghargaan. Sedangkan teknis evaluasi pembelajaran mengacu pada konsep penilaian autentik.Kata Kunci: Pembelajaran IPA, Berbasis Al-Quran, Pendekatan Active Learning
KESULITAN YANG DIHADAPI MAHASISWA FARMASI DALAM MEMAHAMI TEKS SAINS BAHASA INGGRIS Rahmat Fajri; Akmaluddin Akmaluddin
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 4, No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3314/jes.v4i2.366

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan yang dihadapi oleh mahasiswa farmasi dalam memahami teks sains bahasa Inggris. Peneliti menggunakan metode kualitatif untuk melakukan penelitian ini. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa semeter kelima jurusan farmasi Universitas Ubudiyah Indonesia. Ada dua kelas mahasiswa semester lima, kelas Farmasi A dan Farmasi B yang dijadikan sampel dalam penelitian ini. Instrumen yang digunakan dalam penelitian soal teks sains bahasa Inggris yang terdiri dari lima belas pertanyaan dimana terdapat lima item yang diuji yaitu ide pokok bacaan, informasi rinci (detail), informasi tersurat, informasi tersirat, dan kosakata bacaan. Hasil tes ini menunjukan bahwa mahasiswa kesulitan didalam memahami ide pokok bacaan, informasi tersirat, kosa kata bacaan. Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan memahami teks sains bahasa Inggris. Kata Kunci: teks sains, bahasa inggris
PROGRAM KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU LULUSAN PADA SMP BABUL MAGFIRAH ACEH BESAR Akmaluddin Akmaluddin; Mutiawati Mutiawati
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 4, No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3314/jes.v4i2.482

Abstract

Abstrak  Program kepala sekolah yang efektif merupakan salah satu faktor penentu peningkatan mutu lulusan dan keberhasilan pendidikan di sekolah.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui program, strategi, kepala sekolah dalam meningkatkan mutu lulusan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi.  Subjek  dalam  penelitian  ini  adalah:  kepala  sekolah,  wakil  kepala  sekolah,  komite sekolah, waka pengajaran, ketua MGMP dan dewan guru. Hasil penelitan diperoleh: (1) program peningkatan mutu lulusan pendidikan dengan meningkatkan mutu proses mengajar guru, mengadakan pelatihan-pelatihan, kompetensi kepemimpinan kepala sekolah, menerapkan manajemen terbuka, melakukan kerja sama dengan internal dan eksternal dengan baik, mendelegasikan tugas kepada bawahan dengan penuh tanggung jawab.Kata kunci: Program Kepala Sekolah dan Mutu Lulusan.

Page 1 of 1 | Total Record : 8