cover
Contact Name
Muhammad Hafizd
Contact Email
muhammadhafizd@mercubuana.ac.id
Phone
+6285782804092
Journal Mail Official
jte@mercubuana.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik Universitas Mercu Buana Jl. Raya Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta 11650 Tlp./Fax: +62215871335
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Teknologi Elektro
ISSN : 20869479     EISSN : 26218534     DOI : https://dx.doi.org/10.22441/jte
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknologi Elektro adalah Jurnal Ilmiah yang diterbitkan oleh Teknik Elektro, Universitas Mercu Buana. Jurnal Teknologi Elektro diterbitkan 3 kali setahun, pada bulan Januari, Mei dan September. Setiap artikel diproses melalui proses review yang teliti. Artikel yang diterima bertemakan seluruh bidang Elektro, berupa hasil penelitian, studi pustaka atau perancangan alat terbaru, dengan fokus kepada aplikasi industri, teknologi hijau dan energi terbarukan.
Articles 341 Documents
Prototipe Alat Transmisi Data menggunakan Gelombang Cahaya berbasis Arduino Endah Kurniawati; Agung Yoke Basuki
Jurnal Teknologi Elektro Vol 12, No 2 (2021)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2021.v12i2.007

Abstract

Pada era pandemi saat ini perkembangan teknologi sangat dibutuhkan pada bidang telekomunikasi. Hal ini terjadi karena adanya social distancing, adanya kondisi yang diharuskan untuk tidak menyentuh barang – barang yang ada disekitar untuk kesehatan kita sehingga kemudahan untuk berkomunikasi secara wireless dimanapun dan kapanpun sudah menjadi faktor utama bagi konsumen pengguna jasa telekomunikasi, begitu juga dengan kualitas dalam penggunaannya Hampir semua hal dilakukan atau dikerjakan melalui internet bahkan sistem pembelajaran Sekolah Dasar hingga Perguruan Tinggi  dilakukan dengan sistem pembelajaran online atau daring, sehingga komunikasi data dilakukan hampir setiap saat dan setiap tempat. Wi-Fi (Wireless Fidelity) hampir digunakan disetiap gedung, pertokoan, hunian dan sebagainya.. Light Fidelity atau Li-Fi merupakan teknologi terbaru yang akan menggantikan Wi-Fi (Wireless Fidelity). Teknologi ini disebut VLC (Visible Light Communication) yaitu sistem komunikasi nirkabel yang menyampaikan informasi dengan memodulasi cahaya yang terlihat oleh mata manusia. Secara teoritis cahaya lampu dari jenis LED (Light Emitting Dioda) bisa digunakan sebagai media transmisi untuk kecepatan tinggi. Sementara itu pengunaan LED saat ini hanya diaplikasikan sebagai lampu penerangan.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian eksperimental. Sistem kendali alat transmisi pada penelitian ini dirancang menggunakan Arduino sebagai pusat kendali dari sistem. Dari Hasil pengujian LED RGB yang digunakan pada sistem ini dengan jarak 60 cm sebanyak 20 buah dapat bekerja sesuai yang dibutuhkan. Pada pengujian komunikasi membutuhkan waktu kurang dari 1 detik. Dalam pengiriman sinyal pada prototipe ini terdapat bit error rate sistem sebesar 25% hingga 75%, namun tidak mempengaruhi proses lainnya.
Pengenalan Wajah Manusia Dengan Variasi Pencahayaan Menggunakan Metode Local Binary Pattern (LBP) Mochamad Miftakhul Huda; Regina Lionnie; Trie Maya Kadarina
Jurnal Teknologi Elektro Vol 11, No 3 (2020)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2020.v11i3.003

Abstract

Sistem pengenalan wajah adalah teknik biometrik yang memungkinkan komputer atau mesin untuk mengenal wajah manusia melalui sebuah gambar digital dengan cara mencocokan pola wajah dengan basis data yang tersimpan. Sistem pengenalan wajah variasi pencahayaan mempunyai kendala pada performa sistem pengenalan wajah, terutama pada pencahayaan. Contoh kasus nya ada pada sebuah smartphone yang mempunyai masalah pada sistem pengenalan wajah pada kondisi ruangan yang gelap. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pengenalan wajah dalam permasalahan variasi pencahayaan agar dapat meningkatkan performa keakuratan sistem pengenalan wajah dalam mengenal wajah pengguna smartphone. Sistem ini akan menggunakan metode Local Binary Pattern (LBP), dan akan di kombinasikan dengan beberapa Pra Proses, yaitu Ekualisasi Histogram, Sharpening, Gaussian Filter, dan Median Filter yang berfungsi sebagai ekstrasi fitur dalam pengenalan wajah manusia dengan variasi pencahayaan. Kemudian sistem ini menambahkan fitur klasifikasi menggunakan metode Nearest Neightbor yang berfungsi untuk pengklasifikasian wajah manusia ke dalam class class yang sudah ditentukan.
Rancang Bangun Sistem Pemantauan Dan Pengendali Kualitas Udara Diruang MI (Manual Insert) PT. Smart Meter Muhammad Firdos Afris Bona Zagita
Jurnal Teknologi Elektro Vol 12, No 1 (2021)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2021.v12i1.004

Abstract

Polusi udara adalah zat fisik, kimia, maupun biologi yang dapat membahayakan kesehatan dan dapat menimbulkan penyakit pada makhluk hidup, udara merupakan salah satu unsur pokok bagi makhluk hidup. Sistem monitoring pada penelitian ini mengacu pada data yang didapatkan dari tiga kombinasi sensor, sensor Air quality sensor  untuk mengukur kadar kualitas udara, sensor MQ-7 sebagai pengukur gas karbon monoksida(CO), sensor MQ-135 sebagai pengukur gas karbon Dioksida (CO2). Membuat alat yang dapat mengukur kualitas udara dengan akurasi yang baik, Memperbaiki sirkulasi udara dalam ruangan dan menjaga kualitas-nya, masuk dalam ambang batas standar ISPU atau WHO serta Mengurangi kadar udara berbahaya yang secara langsung dapat merugikan kesehtan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa sistem yang dibuat mampu mendeteksi kualitas udara dan kadar gas dengan kecepatan respon 0,5 detik saat sistem dilakukan uji coba pada ruang MI (dalam ruangan, ber-AC) dengan suhu ruangan 27ºC, kelembaban 63% rata-rata Kadar kualitas udara didalam ruang MI saat dilakukan pengujian yaitu 29,7 ppm. Sedangkan untuk kadar gas CO2 adalah 10.90 ppm dan untuk kadar gas CO  rata-rata 1.48 ppm.
Perancangan Sistem Akuaponik Menggunakan SCADA Afit Miranto; Syamsyarief Baqaruzi; Amrina Mustaqim; Fikar Tsaqib Adnan
Jurnal Teknologi Elektro Vol 12, No 2 (2021)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2021.v12i2.001

Abstract

Abstrak — Sistem akuaponik merupakan habitat buatan penggabungan yang saling mengguntungkan, penggabungan ini terbagi dua media yaitu sistem akuakultur dan sistem hidroponik. Dalam pengembangan konservasi khususnya tambahan teknologi yang membuatnya lebih cerdas, dengan menggunakan mikrokontroler yang di monitoring menggunakan Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA) WinTr. Dimana dalam sistem akuaponik ini dapat mengendalikan dan memonitor media sekitar secara real time.  Media yang dipakai dalam penelitian ialah budidaya ikan nila, sedangkan budidaya tanaman dengan memanfaatkan air sebagai media tanamnya dengan jenis sayuran kangkung. Selanjutnya Sensor yang berfungsi sebagai monitoring diantaranya sensor level air, level float switch, suhu air DS18B20, suhu udara, kelembapan dan komponen pendukung adalah RTC. Hasil perancangan membuat interface SCADA menampilkan berupa menu utama, ruangan kolam, ruangan filter, trending. Trending adalah berupa grafik data secara real time yang didapatkan dari sensor-sensor diterima oleh mikrokontroler. Hasil perancangan didapatkan untuk pH dalam budidaya akuaponik berkisar 7.29–7.35 sedangkan ikan nila didapatkan tumbuh pada suhu 26-31 °C,
Artificial Intelligence For Banana's Ripeness Detection Using Conventional Neural Network Algorithm Melinda Utami; Julpri Andika; Said Attamimi
Jurnal Teknologi Elektro Vol 12, No 2 (2021)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2021.v12i2.005

Abstract

Sistem pendeteksian tingkat kematangan buah pisang ini dirancang untuk melihat perbedaan buah yang layak dikonsumsi dan tidak layak dikonsumsi. Menggunakan metode Convolutional Neural Network yang telah dilatih, Metode CNN merupakan salah satu metode deep learning yang mampu melakukan proses pembelajaran mandiri untuk pengenalan objek, ekstraksi objek dan klasifikasi serta dapat diterapkan dapat diterapkan pada citra resolusi tinggi yang memiliki model distribusi nonparametrik. Kemudian gambar yang telah diterima dijalankan menggunakan Bahasa pemrograman python pada laptop operasional menggunakan platform google chrome. Setelah program dijalankan maka outputnya adalah sebuah citra yang dengan keterangan pisang mentah untuk buah pisang dengan kondisi yang mentah atau tidak layak di konsumsi, pisang matang dengan kondisi yang layak di konsumsi dan pisang busuk untuik buah pisang dengan kondisi tidak layak dikonsumsi. Penelitian menggunakan empat kelompok gambar percobaan dan menggunakan jarak, gambar kelompok pertama berisikan gambar dengan objek buah pisang dengan kondisi mentah, kelompok gambar kedua berisikan buah pisang dengan kondisi matang, kelompok gambar ketiga berisikan buah pisang dengan kondisi busuk dan kelompok gambar selain buah pisang. Pada percobaan kelompok pertama hasil deteksi mencapai 100%, Dan kelompok kedua di dapat hasil deteksi mencapai 78%, Dan kelompok ketiga di dapat hasil deteksi mencapai 89%. Dan pada percobaan gambar kelompok keempat system tidak mendeteksi adanya pola buah pisang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan metode CNN berpotensi untuk pendekatan pengenalan objek secara otomatis dalam membedakan jenis pola buah pisang bahan pertimbangan interpreter dalam menentukan objek pada citra
Rancang Bangun Prototipe Sistem Kontrol Terdistribusi untuk Pemantauan dan Pengendali Ketinggian Permukaan Air pada 5 Pintu Air Berbasis IoT (Internet of Things) menggunakan Socket.IO Zendi Iklima
Jurnal Teknologi Elektro Vol 11, No 3 (2020)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2020.v11i3.008

Abstract

Pemantauan tinggi permukaan air pada sungai merupakan salah satu tindakan untuk mengurangi terjadinya banjir akibat kelebihan debit air sungai dan ketinggiannya. Pengembangan sistem pemantauan permukaan air sungai telah banyak dilakukan. Namun, sistem tersebut tidak saling terhubung antar pintu air yang saling berhubungan. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Sistem tersebut dalam pengembangan teknologi IoT (Internet of Things) yaitu menggunakan workflow Socket sebagai sistem kontrol terdistribusi. Dengan adanya pengembangan pada sistem tersebut diharapkan memberikan informasi yang akurat dan tepat waktu (real-time) mengenai status dari ketinggian permukaan air yaitu Siaga I, Siaga II, Siaga III dan Normal.  Dengan sistem yang terpusat (centralized Sistem) maka sistem ini dapat melakukan pemantauan dan pengkontrolan pintu air yang terintegrasi dalam suatu wilayah desa, kota, provinsi dan negara tertentu. Maka hasil pemantuan ketinggian permukaan air sungai pada 5 kanal diketahui memiliki respons 7.05ms dengan data berkapasitas 117B. Data yang diolah tersebut didistribusikan oleh server kesemua client yang terkoneksi didalam sistem dan mengirim notifikasi dengan Google SMTP Server. Sistem ini merekam semua data yang diambil dari sensor HC-SR04 secara real-time serta men-tigger untuk membuka pintu air (gate servo MG90S) dalam status tertentu sehingga disediakan sebuah dashboard untuk melakukan pemantauan dan pengendalian sistem terintegrasi pada pintu air.
Analisis Susut Energi Pada Penyulang Wombat Dengan Menggunakan Meter Trafo Distribusi PT. PLN (Persero) UP3 Teluk Naga Muhammad Firdaus
Jurnal Teknologi Elektro Vol 12, No 1 (2021)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2021.v12i1.003

Abstract

Losses atau lebih dikenal dengan istilah Susut merupakan parameter yang harus selalu diperhatikan oleh PT. PLN (Persero), karena parameter tersebut yang menunjukkan seberapa baik efisiensi dari suatu sistem. Semakin besar nilai susut, berarti semakin kecil efisiensi sistem tersebut. Pada jaringan distribusi susut dapat terjadi karena beberapa faktor, antara lain faktor teknis dan non teknis. Prosentase total susut PLN UP3 Teluk Naga pada tahun 2019 sebesar 11,89 %. Angka tersebut masih jauh diatas target kinerja yang ditetapkan oleh PLN Pusat sebesar 9,98 %. Saat ini penulis menerapkan metode perbandingan nilai deviasi disetiap gardu Penyulang Wombat menggunakan Meter Trafo Distribusi. Nilai deviasi merupakan suatu nilai tolak ukur dalam menentukan apakah pemakaian listrik pada gardu tertentu sudah sesuai standar SPLN 72 : 1987 atau belum, dengan cara melakukan analisa aliran daya menggunakan aplikasi Etap kemudian membandingkan energi yang tersalurkan dengan energi yang terjual, sehingga dalam proses penurunan susut distribusi dapat dilakukan lebih terarah dan efisien. Dari hasil analisa dan perhitungan nilai deviasi pada Penyulang Wombat, terdapat dua gardu yang memiliki nilai deviasi diatas lima persen. ketika melakukan pemeriksaan didapati beberapa anomali penyebab tingginya nilai deviasi pada kedua gardu tersebut antara lain anomali arus, tegangan, CT meleleh, pemakaian listrik ilegal, Kwh meter blank dan kesalahan pada saat pengawatan. Setelah dilakukan perbaikan, metode perbandingan nilai deviasi menggunakan Meter Trafo Distribusi dapat menurunkan nilai deviasi pada gardu Penyulang Wombat antara lain Gardu SPT 29 deviasi 7,24 % pada bulan januari 2020 menjadi 3,41 % dibulan Mei 2020 dan Gardu SPT 21 deviasi 8,45 % pada bulan januari 2020 menjadi 3,16 % dibulan Mei 2020.
Rancang Bangun Sistem Navigasi Robot Hexapod 3 DOF di Ruangan Labirin Menggunakan Metode Fuzzy Sugeno Berbasis Arduino Ilham Muhammad Sidiq; Eko Ihsanto; Yuliza Yuliza
Jurnal Teknologi Elektro Vol 11, No 3 (2020)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2020.v11i3.004

Abstract

Pada era teknologi dan otomasi industri saat ini banyak digunakan robot sebagai alat bantu yang dapat meringankan pekerjaan manusia, sehingga dibutuhkan robot yang memiliki sistem pengendalian yang baik agar pekerjaan yang dilakukan oleh robot tersebut dapat lebih optimal. Perkembangan sistem pengendalian pada robot saat ini cukup pesat seiring dengan kebutuhan manusia yang semakin beragam.Beberapa metode banyak diterapkan pada sistem pengendalian robot secara otomatis. Logika fuzzy merupakan metode yang banyak digunakan dalam navigasi gerak robot. Sehingga pada penelitian ini akan diterapkan metode logika fuzzy dengan tipe Sugeno sebagai sistem navigasi robot hexapod yang ditanamkan pada mikrokontroler Arduino mega dan digunakan lima buah sensor ultrasonik sebagai nilai inputan jarak, dan menggunakan servo motor controller 32 channel yang digunakan untuk mengontrol 18 servo untuk mengerakan robot baik maju, belok kanan, dan kiri dan juga membantu meringkas kabel yang terhubung kearduino, codingan motor servo yang mudah yang dimana hanya memanggil perintah serial ke arduino mega.Dalam hal ini logika fuzzy diterapkan untuk mengatur delay yang bisa mengatur speed robot hexapod ini ketika berhadapan  tembok dekat maka berjalan lambat dan jauh dari tembok maka berjalan cepat. Sehingga dapat menghindari halangan yang berada dengan baik.
Rancang Bangun Pendeteksi Wajah Bermasker Dan Tidak Bermasker Dalam Absensi Di Masa Pandemi COVID-19 Menggunakan Convolutional Neural Network Ahmad Prasetya; Eko Ihsanto; Akhmad Wahyu Dani
Jurnal Teknologi Elektro Vol 12, No 2 (2021)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2021.v12i2.006

Abstract

Pada awal tahun 2020 dunia dikejutkan dengan Penemuan virus baru yaitu Coronavirus yang dapat mengakibatkan kematian. Penyebaran virus tersebut ialah dengan kontak lansung antara individu, batuk, dan flu. Oleh sebab itu pencegahaan ialah agar menggunakan masker apabila beraktivitas diluar rumah maupun di keramaian. Oleh sebab itu teknologi ikut peran dalam mengatasi penyebarannya dengan sebuah pendeteksian terhadap orang yang menggunakan masker dan tidak menggunakan masker yang menggunakan sebuah kamera. Pendeteksian dalam menggunakan sebuah kamera banyak diterapkan menggunakan konsep dari Deep learing. Deep learing (DL) merupakan bagian dari ilmu komputer yang mempelajari bagaimana menjadikan mesin (komputer) dapat melakukan pekerjaan seperti dan sebaik yang dilakukan manusia, bahkan bisa lebih baik. Pada penelitian ini menggunakan salah satu dari Deep Learning yaitu Convolutional Neural Network yang dirancang menggunakan filter pertama 32 dengan Kernel 3x3 berikutnya menggunakan filter 64 dengan kernel yang 3x3. Berdasarkan hasil pengujian training menggunakan model Convolutional Neural Network memiliki akurasi 95% pada testing menghasilkan akurasi 91% dalam hal ini Convolutional Neural Network mempunyai potensi untuk mendeteksi wajah dengan performa yang optimal dalam mengklasifikasi Wajah bermasker dan Tidak Bermasker
Rancang Bangun Monitoring Dan Kontrol Kualitas Udara Dengan Metode Fuzzy Logic Berbasis Wemos Muchamad Seno Sahisnu Virdaus; Eko Ihsanto
Jurnal Teknologi Elektro Vol 12, No 1 (2021)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2021.v12i1.005

Abstract

Pencemaran udara di lingkungan semakin meningkat. Pengaruh geografis dapat mendorong terjadinya peningkatan pencemaran udara, misalnya pencemaran udara seringkali dihasilkan oleh berbagai  kegiatan seperti transportasi, industri, kebocoran gas LPG rumahan, dan pembangunan infrastruktur. Selain gas-gas yang disebutkan diatas, tidak ketinggalan adalah asap yang juga dapat menyebabkan pencemaran lingkungan. Kandungan gas berbahaya dan asap tidak kasat mata, sehingga sulit bagi masyarakat awam untuk mengantisipasi gangguan tersebut. Bahkan banyak diantaranya menganggap jika udara yang dihirup sudah bersih dan menyehatkan. Pada penelitian ini dibuat sebuah alat yang dapat memberikan informasi keadaan udara pada lingkungan setiap waktu. Alat berbasis mikrokontroler Wemos yang disusun dengan sensor MQ-7 sebagai sensor pendeteksi karbon monoksida dan sensor MQ-135 sebagai pendeteksi kualitas udara akan membaca kandungan karbon monoksida dan kualitas udara yang ada untuk kemudian kedua nilai masukan ini akan diolah menggunakan Logika Fuzzy Mamdani yang akan menentukan keadaan udara dalam ruangan gudang bahan berbahaya dan beracun (B3). Pengujian implementasi alat dilakukan dua kali yaitu yang pertama menguji sensor MQ-7 dengan korek api gas dan untuk pengujian sensor MQ-135 dengan kertas dibakar yang menimbulkan asap. Dengan melihat hasil pengujian maka dapat disimpulkan bahwa alat pendeteksi pencemaran udara ini memiliki akurasi sebesar 100%.