cover
Contact Name
Muhammad Hafizd
Contact Email
muhammadhafizd@mercubuana.ac.id
Phone
+6285782804092
Journal Mail Official
jte@mercubuana.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik Universitas Mercu Buana Jl. Raya Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta 11650 Tlp./Fax: +62215871335
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Teknologi Elektro
ISSN : 20869479     EISSN : 26218534     DOI : https://dx.doi.org/10.22441/jte
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknologi Elektro adalah Jurnal Ilmiah yang diterbitkan oleh Teknik Elektro, Universitas Mercu Buana. Jurnal Teknologi Elektro diterbitkan 3 kali setahun, pada bulan Januari, Mei dan September. Setiap artikel diproses melalui proses review yang teliti. Artikel yang diterima bertemakan seluruh bidang Elektro, berupa hasil penelitian, studi pustaka atau perancangan alat terbaru, dengan fokus kepada aplikasi industri, teknologi hijau dan energi terbarukan.
Articles 331 Documents
IMPLEMENTASI METODE VULNERABILITY DAN HARDENING PADA SISTEM KEAMANAN JARINGAN Fadli Sirait; M. Sofyan K. Putra
Jurnal Teknologi Elektro Vol 9, No 1 (2018)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (577.867 KB) | DOI: 10.22441/jte.v9i1.3134

Abstract

Penggunaan aktivitas komputer meningkat dari hari ke hari, sebagian besar sistem yang terkomputerisasi sekarang telah terhubung ke jaringan internet. Semua aktivitas ini meningkatkan kerentanan dalam sistem terutama dalam bidang jaringan yang menuntut meningkatnya suatu kebutuhan akan kualitas keamanan jaringan. Kerentanan adalah potensi resiko bagi sebuah sistem dan penyerang memanfaatkan sebuah kerentanan ini untuk mengeksploitasi sistem sehingga penyerang mendapatkan akses dan informasi yang tidak sah. Hampir tidak mungkin memiliki sistem bebas kerentanan 100%, namun dengan mengurangi kerentanan dalam sebuah sistem dan jaringan sebanyak mungkin dapat meningkatkan keamanan jaringan. Dalam penelitian ini, melakukan optimalisasi keamanan jaringan dengan pemodelan penilaian kerentanan (vulnerability assessment) dan proses hardening pada sistem dan desain jaringan komputer untuk mengukur tingkat kerentanan dan mengkategorikan aset jaringan yang kritikal, yang selanjutnya dilakukan perbaikan pada sistem dan desain jaringan sesuai standar keamanan jaringan serta dari hasil penilaian tersebut menghasilkan panduan kebijakan prosedur keamanan jaringan pada perusahaan PT XYZ. Dengan metode vulnerability assessment dapat mengidentifikasi OS vulnerability (JunOS, IOS, Debian, Microsoft), Network vulnerability (Mac-Address, IP Address), Open port vulnerability (TCP/UDP), Engine application vulnerability (HTTP, FTP, NTP, Telnet, SSH) dan mengkategorikan tingkat kerentanan yang terbagi 4 kategori, yaitu Critical (10–9), High (8–7), Medium (6–5), Low (4–2), sedangkan hardening dapat meminimalkan tingkat resiko kerentanan dengan melakukan penguatan terhadap sistem, konfigurasi, dan desain topologi pada infrastruktur jaringan computer. Kata Kunci— Assessment, Keamanan Jaringan, Security, Vulnerability
ANALISA PENGARUH ARUS PENGELASAN SMAW PADA MATERIAL BAJA KARBON RENDAH TERHADAP KEKUATAN MATERIAL HASIL SAMBUNGAN Abdul Hamid
Jurnal Teknologi Elektro Vol 7, No 1 (2016)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1747.552 KB) | DOI: 10.22441/jte.v7i1.813

Abstract

Pengelasan  menurut  DIN  (Deutsche  Industrie  Norman)  adalah  ikatan metalurgi pada sambungan logam atau logam paduan yang dilaksanakan dalam keadaan lumer atau cair. Dengan kata lain, pengelasan merupakan penyambungan dua buah logam menjadi  satu  dilakukan  dengan  jalan  pemanasan  atau  pelumeran,  dimana  kedua  ujung logam  yang  akan  disambung  dibuat  meleleh  dengan  busur  menyala  atau  panas  yang didapatkan  dari  busur  nyala  listrik  (gas  pembakar).  Dalam  penelitian  ini  dilakukan pemakaian  arus  yang  berbeda  pada  tiap  spesimen,  material  yang  digunakan  S355JO, eletroda  E7018-1  diameter  2,6mm  posisi  pengelasan  mendaki(vertical),arus  yang digunakan  70A,  75A,  80A.  dalam  pelaksanaan  pengelasan  menggunakan  metode pengelasan SMAW (Shielded Metal Arc Weldin). Kemudian diambil nilai impak metode Charpy pada daerah logam las dan nilai kekerasan metode Vickers didaerah logam induk, HAZ,  dan  logam  las.  Dari  hasil  penelitian impak  metode  Charpy,  nilai  arus  pengelasan 80A  lebih  tinggi  dari  pada  arus  pengelasan  70A  dan  75A.  Sedangkan  angka  kekerasan arus pengelasan 70A mendapatkan kekerasan yang lebih tinggi dari arus pengelasan 75A dan 80A.Kata kunci :Interpolasi, SMAW, E7018-1, Vickers, Charpys
RANCANG BANGUN SISTEM PENGAIRAN TANAMAN MENGGUNAKAN SENSOR KELEMBABAN TANAH Akhmad Wahyu Dani; Aldila Aldila
Jurnal Teknologi Elektro Vol 8, No 2 (2017)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.863 KB) | DOI: 10.22441/jte.v8i2.1612

Abstract

Penghijauan sangat penting dalam kehidupan manusia. Tanaman adalah kekayaan keanekaragaman hayati yang menyediakan jasa ekosistem yang penting, seperti mengatur aliran air dan mempengaruhi pola cuaca. Tanaman juga membantu mengatur jumlah gas rumah kaca, karbon dioksida di atmosfir. Dengan berkembangnya teknologi saat ini dimungkinkan membuat sebuah teknologi dalam penyiraman. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah merancang dan membuat sebuah sistem yang mampu melakukan penyiraman secara otomatis dan mendeteksi ketersediaan air untuk penyiraman. Sistem ini dibagi menjadi 2 bagian, yaitu sistem otomatis penyiraman tanaman dan sistem pendeteksi kekosongan air pada tangki air penyiraman. Sistem ini menggunakan Arduino Uno sebagai pengotrol utama. Sensor yang digunakan adalah sensor kelembaban tanah yang digunakan untuk membaca keadaan tanah dan sensor ultrasonik yang digunakan untuk mendeteksi ketinggian air pada tangki. Berdasarkan hasil pengujian, persentase kesalahan rata-rata sensor kelembaban tanah adalah 3,285%, sedangkan persentase kesalahan rata-rata sensor ultrasonik adalah 4,91%. Buzzer akan menyala jika diberi tegangan kecil sekitar 0V sampai dengan 0,07V, dan berhenti berbunyi jika diberi tegangan 4V sampai 5V.Kata Kunci— Penghijauan, Sensor Kelembaban Tanah, Sensor Ultrasonik, Arduino Uno
RANCANG BANGUN MINIATUR MESIN OTOMATIS MINUMAN KALENG BERBASIS ARDUINO UNO Fina Supegina; Achmad Munandar
Jurnal Teknologi Elektro Vol 5, No 3 (2014)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (643.83 KB) | DOI: 10.22441/jte.v5i3.768

Abstract

Pada perkembangan teknologi yang semakin canggih saat ini, lebih memudahkan pelayanan kepada pengguna untuk sarana dan prasarana. Pada mesin penjual otomatis dapat menjual barang kepada konsumen hanya dengan mamasukan uang koin/kertas lalu teknologi semakin memfokuskan fungsi dan tujuan penggunaannya Sehingga mesin penjual otomatis hanya dapat dioperasikan seseorang yang memiliki sebuah account yaitu ID dan password untuk dapat mengakses lalu memilih minuman dari mesin otomatis.HMI (Human Machine Interface) yaitu sebuah perangkat yang menghubungkan manusia dengan mesin adalah keypad. Keypad merupakan input untuk sistem kerja dari sebuah mesin otomatis yang dibuat dari berbagai metode mekanik, metode elektrikal maupun metode algoritma pemrogramannya.Perancangan miniatur mesin otomatis minuman kaleng merupakan usaha pengembangan teknologi sebelumnya yang mempermudah penggunaan dengan berbasis arduino uno menjadi pengenalan teknologi akses kode kepada masyarakat khususnya usia dini.Dari percobaan yang telah dilakukan pada perancangan miniatur mesin otomatis minuman kaleng maka perancangan alat ini dapat digunakan pada khalayak umum khususnya pengguna yang di bawah umur dengan syarat pengguna memiliki account untuk memilih minuman dari miniatur mesin minuman tersebut dikarenakan miniatur ini sebagai fasilitas pembagian minuman disebuah sekolah yang hanya memiliki satu kali kesempatan dalam pengambilan minuman.Kata kunci: account, ID, password, keypad, Arduino Uno
STUDI ANALISA PERFORMANSI TROUBLESHOOTING NATIVE IP TRANSMISI MINILINK TN PADA LINK SINDANGRASA – RANCAMAYA Said Attamimi; Dadang Fadillah
Jurnal Teknologi Elektro Vol 4, No 3 (2013)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.325 KB) | DOI: 10.22441/jte.v4i3.754

Abstract

Untuk menyelesaikan masalah transmisi data besar salah satu solusinya adalah penggunaan peralatan transmisi berbasis IP (Native IP). Penelitian ini dilakukan analisa hasil penerapan peralatan transmisi berbasis IP pada jalur transmisi Rancamaya – Sindangrasa. Analisa ini melihat adanya bottleneck pada sisi peralatan transmisi dengan melihat bandwidth uility yang mencapai 100%. Akibat dari terjadinya bottlenect tersebut adalah munculnya alarm NTP Server pada Node-B (BTS 3G) ericsson, dan congestion disertai dropcall pada sisi BTS 2G ericsson. Dengan melakukan aktifitas upgrade peralatan transmisi berbasis IP dari 18 Mbps menjadi 51 Mbps diharapkan dapat menyelesaikan masalah bottleneck akibat transmisi data yang besar tersebut.Hasil dari aktifitas upgrade kapasitas transmisi berbasis IP tersebut ternyata dapat menghilangkan adanya bottleneck tersebut, dengan melihat bandwidth utility yang turun sampai 50% serta hilangnya alarm NTP Server pada sisi Node-B (BTS 3G) ericsson, congestion dan dropcall pada sisi BTS 2G ericsson membuktikan hal tersebut. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa peralatan transmisi berbasis IP adalah mutlak untuk diterapkan pada masa sekarang ini.Kata kunci : E1toIP, Transmission Link, HSDPA, HSUPA, Native IP, Ericsson Minilink TN
Pemantauan Cairan Infus Menggunakan Metode Komunikasi Wireless Iqbal Ali Muzar; Yuliza Yuliza
Jurnal Teknologi Elektro Vol 10, No 2 (2019)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (985.452 KB) | DOI: 10.22441/jte.v10i2.005

Abstract

Perkembangan teknologi saat ini semakin meluas hingga merambat ke dunia medis. Salah satunya adalah dalam penggunaan cairan infus, karena peralatan ini sangat banyak digunakan pada pasien yang membutuhkannya. Ada faktor yang membuat keadaan pasien menjadi fatal saat pemakaian cairan infus, seperti penyumbatan atau habisnya cairan infus. Penggunaan Infus pada saat ini masih manual yang membuat faktor-faktor seperti tersebut sering terjadi. Pada penelitian ini akan dikembangkan alat yang mampu mendeteksi cairan pada infus. Terdapat sensor yang mampu mendeteksi adanya tetesan dengan menggunakan perubahan nilai analog cahaya. Perubahan tersebut dikonversi menjadi sinyal digital dengan fitur ADC (Analog To Digital Converter) pada mikrokontroler. Sinyal digital yang diterima mikrokontroler dirubah menjadi besaran dengan satuan tetes per menit. Data tetesan tersebut dikirim menggunakan Komunikasi wireless NRF24L01 2,4 Ghz. Setelah informasi perubahan diperoleh dan diolah menggunakan Mikrokontroller Atmega328p, kemudian data tersebut ditampilkan pada aplikasi LabVIEW2013. Penelitian ini mampu menghasilkan suatu alat monitoring tetesan infus yang dapat memberikan informasi mengenai kondisi cairan pada infus pada pasien secara terpusat. Sistem yang secara realtime dimonitoring oleh perawat ini juga diharapkan dapat mengurangi permasalahan yang timbul karena kelalaian petugas. Hasil pengujian di dalam ruangan, alat ini memiliki delay rata-rata 1730 ms, sedangkan untuk di luar ruangan memiliki delay rata-rata 2660 ms.  Sehingga perawat tidak secara manual dalam mengatur pengecekan tetesan infus pada pasien dan meningkatkan pelayanan kepada pasien.
PERANCANGAN RANGKAIAN MATCHING DENGAN DIAGRAM-SMITCH TERINTEGRASI KOMPUTER Said Attammimi
Jurnal Teknologi Elektro Vol 3, No 1 (2012)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.022 KB) | DOI: 10.22441/jte.v3i1.736

Abstract

Dalam Penelitian ini dibuat program aplikasi komputer berbasis MATLAB. Program aplikasi tersebut diberi nama Solusi Smith. Solusi Smith dapat digunakan untuk merancang rangkaian matching jenis stub short circuit : stub tunggal paralel, stub tunggal serial, dan stub ganda paralel. Untuk menganalisa performansi, SolusiSmith menggunakan tiga jenis grafik : grafik VSWR, grafik faktor refleksi, dan grafik (lokus) faktor refleksi pada diagram smith.Kata kunci : Pemrograman MATLAB, Rangkaian Matching, Diagram Smith
Sistem Kontrol Pada Hydroponics Grow Room Dengan Menggunakan Module Esp8266-01 Andrial Saputra; Muhammad Hafizd Ibnu Hajar; Ahmad Rasikh Bahrain
Jurnal Teknologi Elektro Vol 10, No 1 (2019)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.993 KB) | DOI: 10.22441/jte.v10i1.003

Abstract

Media tanaman yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik hidroponik dengan memakai tanaman kangkung untuk media pengamatan yang akan dilakukan pada Hydroponics grow room menggunakan lampu LED Grow Light sebagai pengganti cahaya matahari. Dalam sistem kontrol ada 3 input yang akan di proses menjadi output adalah sensor DHT11 sebagai input untuk pembacaan hasil pada program arduino yang akan mengontrol relay terhadap kipas, sensor LDR sebagai input untuk pembacaan hasil pada program arduino yang akan mengontrol relay terhadap lampu, kemudian water level sensor sebagai input untuk pembacaan hasil pada program arduino yang akan mengontrol relay terhadap pompa. Pada sistem monitoring yang akan dihasilkan pada internet web Thinkspeak mempunyai 4 output dari sensor suhu DHT11, sensor kelembaban DHT11, sensor Ultrasonik HC-SR04 untuk mengukur ketinggian tanaman, dan water level sensor untuk mengukur ketinggian air pada baki. Hasil pada pengaturan kontrol otomatis sesuai dengan pembacaan data oleh arduino, yaitu kipas akan hidup (on) ketika suhu >300 dan kelembaban sebesar >60% pada Hydroponics Grow Room. Kemudian pada pompa air akan hidup (on) ketika ketinggian air pada baki hidroponik kurang dari 50 % sesuai dengan setpoint yang dibutuhkan. Selanjutnya adalah kontrol pada lampu LED grow light dan LED bulb ketika sensor LDR mencapai setpoint >500 dalam keadaan terang, dan <500 dalam keadaan gelap. Pada sistem monitoring melalui wifi module esp8266-01 yang terhubung hotspot internet mempunyai waktu update / menerima data di web Thingspeak rata-rata selama 2,4 detik dari waktu pengiriman data melalui arduino dan wifi module esp8266-01. Untuk hasil pengamatan pertumbuhan tanaman kangkung menggunakan pencahayaan LED bulbs memiliki pertumbuhan lebih pesat dibandingkan pertumbuhan tanaman kangkung menggunakan pencahayaan LED grow light. Faktor yang menyebabkan pertumbuhan menggunakan pencahayaan LED bulbs lebih cepat dibandingkan dengan pertumbuhan menggunakan LED grow light adalah adanya pengaruh dari hormon auksin. Jika terkena cahaya LED grow light, auksin menjadi tidak aktif, tetapi apabila terkena cahaya LED bulbs pengaruh auksin menjadi lebih aktif dan menghasilkan kondisi batang dan daun menjadi kuning pucat serta layu.
PENGEMBANGAN KONTROL PENINGKATAN DAYA LISTRIK RUMAH TANGGA MENGGUNAKAN ON/OFF GRID TIE INVERTER Hartono BS; Sapto Prayogo; Wahyu BM
Jurnal Teknologi Elektro Vol 8, No 3 (2017)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (732.611 KB) | DOI: 10.22441/jte.v8i3.2184

Abstract

Kapasitas daya listrik yang terpasang pada jaringan rumah akan membatasi penggunaan daya listrik yang mampu disalurkan ke beban. Jika terjadi kelebihan daya maka jaringan listrik akan terputus. Jika diinginkan kapasitas daya yang lebih tinggi maka kapasitas jaringan listrik harus ditingkatkan, meskipun penggunaan daya listrik saat melebihi kapasitas daya terpasang hanya beroperasi dalam waktu yang tidak terlalu lama. Untuk mengatasi beban yang melebihi kapasitas daya terpasang adalah dengan menambahkan perangkat inverter untuk mensuplai kekurangan daya. Inverter adalah perangkat listrik yang merubah sumber tegangan DC menjadi sumber tegangan AC, sehingga dapat mensuplai beban AC. Hasil pengukuran aliran daya menunjukan besaran daya dari jaringan pada saat mensuplai beban tanpa ada subtitusi daya dari inverter sebesar 714Watt sementara pada saat ada subtitusi daya besaran daya dari PLN menjadi sebesar 273 Watt dan dari inverter sebesar 443 Watt.Kata Kunci— on/off grid tie inverter; baterai; beban rumah tangga; beban berlebih (over load)
ANALISIS PAPARAN RADIASI LINGKUNGAN RUANG RADIOLOGI DI RUMAH SAKIT DENGAN PROGRAM DELPHI Toto Trikasjono; Kamila Hanifasari; Budi Suhendro
Jurnal Teknologi Elektro Vol 6, No 3 (2015)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1641.919 KB) | DOI: 10.22441/jte.v6i3.803

Abstract

Telah dibuat dan diuji suatu program perhitungan Borland Delphi 7 untuk menganalisis paparan radiasi lingkungan dan penahan radiasi. Program ini dibuat berdasarkan kebutuhan rumah sakit untuk mengetahui paparan radiasi lingkungan yang ada pada sekitar ruang roentgen dengan menghitung laju paparan dan penahan radiasi struktural. Untuk itu, hasil perhitungan menggunakan program ini dapat disimpan ke database dan ditampilkan menggunakan report sebagai dokumen untuk rumah sakit ataupun pihak yang berkaitan. Program yang dibuat telah diuji menggunakan data penelitian yang ada pada Ruang Radiografi Rumah Sakit X1dan Ruang Radiografi Rumah Sakit X2. Hasil perhitungan paparan radiasi lingkungan diperoleh nilai yang jauh dibawah dari 1 mSv/tahun sebagai standar NBD yang ditetapkan. Hasil perhitungan penahan radiasi struktural juga dinyatakan tidak memerlukan material tambahan karena penahan radiasi yang sudah ada terpasang telah melebihi dari hasil perhitungan. Berdasarkan hasil perhitungan keseluruhan tersebut, program Delphi ini sudah sesuai dengan menghitung secara manual.Kata kunci : Paparan radiasi, Penahan radiasi, Delphi  

Page 9 of 34 | Total Record : 331