cover
Contact Name
Muhammad Hafizd
Contact Email
muhammadhafizd@mercubuana.ac.id
Phone
+6285782804092
Journal Mail Official
jte@mercubuana.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik Universitas Mercu Buana Jl. Raya Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta 11650 Tlp./Fax: +62215871335
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Teknologi Elektro
ISSN : 20869479     EISSN : 26218534     DOI : https://dx.doi.org/10.22441/jte
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknologi Elektro adalah Jurnal Ilmiah yang diterbitkan oleh Teknik Elektro, Universitas Mercu Buana. Jurnal Teknologi Elektro diterbitkan 3 kali setahun, pada bulan Januari, Mei dan September. Setiap artikel diproses melalui proses review yang teliti. Artikel yang diterima bertemakan seluruh bidang Elektro, berupa hasil penelitian, studi pustaka atau perancangan alat terbaru, dengan fokus kepada aplikasi industri, teknologi hijau dan energi terbarukan.
Articles 331 Documents
TRACKING QUADCOPTER MENGGUNAKAN METODE COMMAND-GENERATOR TRACKER DENGAN EFEK INTEGRATOR Anggara Trisna Nugraha
Jurnal Teknologi Elektro Vol 8, No 2 (2017)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (625.795 KB) | DOI: 10.22441/jte.v8i2.1608

Abstract

Quadcopter UAV merupakan sistem yang nonlinier, underactuated dan tidak stabil. Karakteristik tersebut menjadi fokus perhatian untuk perkembangan penelitian kontrol quadcopter. Pada penelitian ini metode kontrol optimal output feedback digunakan untuk kontrol attitude dan posisi quadcopter. Kontrol optimal output feedback yang memiliki performa H∞ digunakan untuk menjaga kestabilan dan kekokohan quadcopter. Gain kontroler diperoleh menggunakan teknik numerik iterative Linear Matrix Inequality (LMI). Untuk kontrol tracking posisi pada sumbu X dan Y, digunakan struktur Command-Generator Tracker (CGT). Permasalahan kontrol tracking tersebut diselesaikan menggunakan metode LQ regulator dengan output feedback. Simulasi menunjukkan bahwa sistem kontrol dapat men-track sinyal referensi yang diberikan.Kata Kunci— Quadcopter UAV, performa H∞, LMI, Command-Generator Tracker, LQ regulator.
SIMULASI GELOMBANG LAUT UNTUK PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA GELOMBANG LAUT (PLTGL) Parjiman Parjiman; Massus Subekti; Daryanto Daryanto; Muhammad Rif’an
Jurnal Teknologi Elektro Vol 9, No 2 (2018)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2512.792 KB) | DOI: 10.22441/jte.v9i2.4068

Abstract

Potensi sumber daya maritim terbesar sebagai sumber energi terbarukan untuk menghasilkan energi listrik adalah gelombang laut. Indonesia dengan garis pantai terbesar kedua memiliki potensi yang sangat besar dengan kerapatan mencapai 20 kW/m2 gelombang laut. Namun demikian belum ada yang mampu menghasilkan sistem pembangkit listrik yang optimal dalam mengubah energi gelombang laut menjadi energi listrik. Hal ini terjadi karena sebagian besar peneliti membangun sistem pembangkit listrik tenaga gelombang laut secara langsung. Dalam makalah ini akan dibangun model simulasi gelombang laut yang menjadi komponen utama dalam pengembangan sistem pembangkit listrik tenaga gelombang laut. Dengan adanya model simulasi gelombang laut secara visual dan tervalidasi, pengembangan sistem pembangkit tenaga gelombang laut menjadi lebih mudah dan optimal.Kata Kunci— Energi Terbarukan, Gelombang Laut, Pembangkit Listrik, PLTGL.
PERANCANGAN KONTROL OTOMATIS TEMPERATUR RUMAH KACA BERBASIS MIKROKONTROLLER AT89S51 Yudhi Gunardi; Firmansyah Firmansyah
Jurnal Teknologi Elektro Vol 4, No 3 (2013)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.777 KB) | DOI: 10.22441/jte.v4i3.756

Abstract

Kontrol otomatis temperatur rumah kaca merupakan sebuah aplikasi sistim temperature suhu otomatis pada sebuah ruangan tertentu.Untuk dapat menjalankan fungsi otomatis temperature tersebut digunakan beberapa macam sensor sebagai suatu sistim indranya dan beberapa actuator sebagi sistim pendingin ruangan.Sistem yang digunakan berbasis pengendali mikro ( mikrokontroller ) AT89S51. dimana temperatur ruangan akan dikendalikan secara otomatis oleh mikrokontroler, Untuk input mikrokontroler dipasang heater dengan tegangan 220volt/300Watt.Sebagai pemanas ruangan dan sensor LM 35 berfungsi sebagai input untuk menditeksi panas pada ruangan. Untuk output mikrokontroler dipasang 2 buah fan yang berfungsi sebagai pengatur udara panas pada ruangan.Pada akhirya dengan sebuah sistem kontrol yang baik akan memanfaatkan sensor serta aktuator- aktuator untuk mengendalikan temperatur pada ruang kaca.Kata kunci : Kontrol otomatis, Temperatur, Sensor LM 35, Mikrokontroller
Analisa Kendali Dan Pemantauan Pintu Perlintasan Kereta Api Berbasis IoT (Internet Of Things) Menggunakan Aplikasi MIT Inventor Adikrisna Nugraha; Andi Adriansyah; Akhmad Wahyu Dani
Jurnal Teknologi Elektro Vol 10, No 3 (2019)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.796 KB) | DOI: 10.22441/jte.v10i3.001

Abstract

Kereta Api merupakan transportasi umum yang banyak digunakan masyarakat di Indonesia karena, dengan Kereta Api masyarakat dapat terhindar dari kemacetan dan juga harganya pun terjangkau. Namun pintu perlintasan Kereta Api di Indonesia memang masih sangat kurang fasiltas di bagian kendali dan pemantauan keamanan perlintasan kereta api sehingga petugas pos yang bekerja mengalami kesulitan untuk memantau keamanan di area perlintasan kereta api. Pada perancangan akan dibuat sebuah alat kendali dan pemantauan secara manual dan berkala yang akan terpantau melalui Android yang terhubung dengan Database Firebase agar dapat membantu petugas pos dan masinis untuk mengupayakan pengurangan angka kecelakaan di pintu perlintasan kereta api. Petugas pos dan masinis hanya cukup memantau pada Smartphone Android yang terkoneksi dengan internet. Dari pengujian dapat disimpulkan purwarupa kendali dan pemantauan pintu perlintasan kereta api berbasis IoT menggunakan Aplikasi MIT Inventor dapat bekerja ketika sensor RFID bergerak dengan kecepatan rata – rata 12,55 cm/detik yang akan mentrigger motor servo serta kendaraan yang mentrigger sensor ultrasonik yang berada di palang pintu perlintasan kereta api dan dapat  langsung terhubung dengan mikrokontroler NodeMcu dengan menggunakan aplikasi MIT Inventor yang akan langsung diolah oleh Firebase sebagai realtime database. Pada aplikasi MIT Inventor akan menampilkan situasi palang dan keramaian yang ada di area palang pintu perlintasan. Smartphone dan mikrokontroler akan selalu terhubung dengan internet.Kata Kunci: Aplikasi MIT Inventor, Firebase, Internet of Things, Motor Servo, Ultrasonik, RFID
PERANCANGAN DAN PEMBUATAN SILICON SPRAYER PADA ROBOT ABB IRB 4600 MESIN PLASTIK INJEKSI HWA CHIN 1060-3 DI PT API Muhammad Hidayat; Suhartinah Suhartinah; Aang Kunnaifi
Jurnal Teknologi Elektro Vol 6, No 3 (2015)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (951.859 KB) | DOI: 10.22441/jte.v6i3.807

Abstract

PT API merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang plastik injeksi untuk industri otomotif roda empat (4W). Pada proses produksi PT API menggunakan robot ABB IRB 4600 yang digunakan untuk mengambil part spacer side rail FR RH/LH yang berbahan baku material PP cosmoplene AZ 564 G dari dalam mesin plastik injeksi Hwa chin1060-3 dengan berat mesin 1060 ton. Pada proses pengambilan part spacer side rail FR RH/LH dari mold memerlukan perlakuan khusus pada saat memproduksinya yaitu dengan cara menyemprotkan cairan silikon di Mold setiap kali proses produksi dilakukan. Tujuan disemprotkannya silikon adalah untuk menghindari part spacer side rail FR RH/LH menempel pada mold. Oleh karena itu ketika pengambilan part dilakukan dengan robot ABB IRB 4600, maka robot harus menyemprotkan silikon ke mold. Untuk mengatasi hal ini dibuatlah silicon sprayer pada robot ABB IRB 4600, agar proses penyemprotan silikon pada saat produksi part spacer side rail FR RH/LH di mesin Hwa chin 1060-3 dapat dilakukan. Hasilnya part spacer side rail FR RH/LH tidak menempel pada mold,ketika pengambilan part dilakukan oleh robot ABB IRB 4600.Kata kunci: Robot, silicon sprayer, part spacer side rail FR RH/LH
SISTEM MONITORING SUHU MELALUI SISTEM KOMUNIKASI PROGRAMMABLE LOGIC CONTROLLER TO PERSONAL COMPUTER Triyanto Pangaribowo; Hibnu Yulianda
Jurnal Teknologi Elektro Vol 7, No 3 (2016)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.411 KB) | DOI: 10.22441/jte.v7i3.895

Abstract

Pada penelitian ini memanfaatan PLC (Programable Logic Controller) untuk  monitoring  suhu  yang  diterapkan  pada  Building  Auto  System.  PLC merupakan  suatu  controller  yang  umum  digunakan  pada  dunia  industri.  PLC digunakan untuk memonitoring sistem kerja panel dalam satu gedung dalam jarak yang  jauh  dengan  memanfaatkan  komunikasi  PLC  sebagai  indicator  status ON/OFF  serta  pembacaan  suhu.  Sebagai  interface  antara  PLC  dan  user,  maka digunakan HMI (Human Machine Interface).Pemanfaatan PLC sebagai monitoring dilakukan pada sebuah gedung yang memiliki  sistem  kontrol  dalam  jumlah  yang  banyak  serta  memiliki  jarak  yang jauh.  Pada  penelitian  ini  dilakukan  pengujian  sistem  monitoring  menggunakan koneksi  PLC  To  PC,  PLC  To  PLC  dengan  PC.  Untuk  koneksi  menggunakan protocol  Modbus  serial  RS485.Aplikasi  yang  dirancang  untuk  sistem  monitoring ini  lebih  efektif,  karena  dapat  menghemat  waktu  dan  memudahkan  dalam mengetahui status suatu kontrol apakah bekerja atau tidak.Berdasarkan  hasil  Analisa  dan  pengukuran  respon  waktu  sistem  terhadap perubahan suhu untuk setiap kenaikan rata-rata 2,4 oC pada sistem koneksi PC to PLC  rata-rata  2,6  detik,  dan  Pada  sistem  monitoring  PLC  to  PLC  yang ditampilkan pada layar PC memiliki respon waktu terhadap perubahan suhu untuk setiap  kenaikan  rata-rata  2,3  oC  rata-rata  2,67  detik.  Sistem  monitoring  mampu bekerja pada jarak 100 meter Kata kunci : PLC To PC ,Monitoring, HMI, Modbus.
STUDI ANALISA PERFORMANSI PACKET DATA PROTOCOL PADA JARINGAN GENERAL PACKET RADIO SERVICE Budi Irawan Prima Putra; Dian Widi Astuti
Jurnal Teknologi Elektro Vol 5, No 1 (2014)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (612.795 KB) | DOI: 10.22441/jte.v5i1.760

Abstract

PDP merupakan struktur data yang berisi informasi tentang pelanggan ketika user pada kondisi aktif. PDP dapat disebut juga sebagai suatu syarat akses paket data yang digunakan oleh user untuk dapat terkoneksi dengan internet, ketika user menginginkan untuk mengakses internet melalui handset. Suatu PDP diaktifkan secara otomatis melalui pesan ke jaringan (core network) yang dikirimkan dari sebuah handset yang gunakan oleh user. Dalam suatu proses aktivasi PDP sering kali terjadi kegagalan yang disebabkan oleh jaringan ataupun handset yang digunakan oleh user itu sendiri. Oleh karena itu dilakukan proses pengecekkan untuk mengetahui letak kegagalan aktivasi PDP. Proses pengecekkan tanggal 20 Februari 2014 pada kedua RNC (RJKKP3 dan RJKKP4) ke arah SGJKT1 di Site KPPTI lt.3. Perbaikan dilakukan pada tanggal 21 Februari 2014 dengan menggunakan 3 metode berikut diantaranya, sosialisasi dengan user, troubleshoot pada SGJKT1 ke arah RJKKP3 dan RJKKP4, dan refresh SGSN pada database. Setelah dilakukan perbaikan, total rata-rata transaksi kegagalan aktivasi PDP yang semula mencapai 10,05% kini menurun hingga 4,67% dengan rata-rata transaksi yang gagal sebesar 5,38%. sudah mencapai standarisasi KPI yang telah ditetapkan yakni <10% dengan kualitas baik. Total rata-rata aktivasi PDP berhasil dalam 2 sesi yang semula sebesar sebesar 89,95%, kini naik menjadi 94,62%.Kata kunci : PDP, APN, RNC, SGSN, GGSN
Perancangan, Realisasi, dan Analisa Sistem Keamanan Cloud Peer to Peer P2P Pada Jaringan IEEE 802.11 Imelda Uli Vistalina Simanjuntak; Rini Kusumawardani; Setiyo Budiyanto
Jurnal Teknologi Elektro Vol 10, No 1 (2019)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1126.227 KB) | DOI: 10.22441/jte.v10i1.008

Abstract

camera merupakan solusi terbaru sistem security dan tidak hanya terbatas ruangan, namun IP camera merupakan solusi jangka panjang yang sangat bermanfaat. IP camera sangat fleksibel. IP camera dengan fitur lainnya seperti pemilihan kamera dan fitur navigasi pada size video, kecepatan streaming. IP camera adalah CCTV (Closed Circuit Television) kamera yang menggunakan Internet Protocol untuk mengirimkan data gambar dan sinyal kendali atas Fast Ethernet Link. Dengan demikian IP camera juga sering disebut sebagai kamera jaringan. Yang mana IP camera ini biasanya juga memerlukan ADSL/DSL modem, cable modem, switch atau hub, agar bekerja dan berungsi dengan baik pada jaringan LAN atau Internet. Namun pada jaman yang semakin canggih ini, IP camera terus berkembang dengan selalu menciptakan teknologi terbaru, yakni salah satunya dengan didukung sistem cloud P2P. Peer to peer (P2P) digunakan untuk saling membagikan file data yang sudah tersimpan dalam suatu server. Pada sebuah smartphone dengan sebuah IP camera dihubungkan hingga koneksi terjalin antara IP camera dengan smartphone yang merupakan peer to peer networking. Sistem ini berguna untuk melihat-lihat gambar atau video dan mengendalikan dalam jarak jauh menggunakan smartphone. Hal ini juga mewakili arsitektur untuk meningkatkan pengawasan video menggunakan smartphone. Sistem ini memungkinkan komposisi dinamis aplikasi yang meningkatkan fleksibilitas keseluruhan sistem. Sistem surveillans video ini memenuhi semua kebutuhan dinamika yang memungkinkan penggunaan sistem kepada pengguna yang berbeda, sistem ini memberikan pengawasan yang lebih baik dengan memilih akses langsung untuk video dari lokasi yang berbeda.
PERANCANGAN JARINGAN FTTH KONFIGURASI BUS DUAL STAGE PASSIVE SPLITTER UNDERGROUND ACCESS DI CLUSTER MISSISIPI, JAKARTA GARDEN CITY Alven Delano; Dian Widi Astuti
Jurnal Teknologi Elektro Vol 8, No 3 (2017)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1157.61 KB) | DOI: 10.22441/jte.v8i3.2188

Abstract

Provider telekomunikasi di Indonesia mulai gencar meningkatkan penetrasi fixed broadband melalui kabel fiber optik dengan teknologi passive optical network (PON). Tantangan penyediaan fixed broadband ini membutuhkan kecepatan dan juga pembangunan jaringan broadband yang handal untuk meminimalisir biaya dan juga redaman (loss). Metodologi yang digunakan dalam perancangan jaringan akses FTTH dalam penelitian ini menggunakan konfigurasi bus dikarenakan memiliki kelebihan dalam kemudahan instalasi serta menggunakan dual stage passive splitter karena dapat memaksimalkan panjang kabel hingga 20 km. Hasil penelitian ini didapatkan link budget untuk high level design sebesar 22,65 dB upstream dan 21,54 dB downstream, low level design sebesar 22,74 dB upstream dan 22,59 dB downstream, dan as built sebesar 22,62 dB upstream dan 22,49 dB downstream. Sedangkan untuk daya sensitivitas yang didapatkan untuk high level design sebesar -23,39 dBm upstream, -22,35 dBm downstream, low level design -23,44 dBm upstream, -22,38 dB downstream, dan as built sebesar -23,43 dBm upstream, -22,37 dBm downstream. Jika dilihat dari biaya untuk high level design terhadap as built terjadi perubahan sebesar 22%, low level design terhadap as built terjadi perubahan sebesar -1%, atau meningkat 1% dari perancangan low level design.Kata Kunci— PON, GPON, fiber to the home, Passive Splitter, Link Budget
RANCANG BANGUN AKSES PINTU KELUAR MASUK MENGGUNAKAN PIN BERBASIS MIKROKONTROLLER AT89S52 Eko Ihsanto
Jurnal Teknologi Elektro Vol 4, No 1 (2013)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.681 KB) | DOI: 10.22441/jte.v4i1.743

Abstract

Perkembangan teknologi semakin maju, sehingga manusia berusaha sekeras mungkin untuk merealisasikan alat – alat pendukung untuk mendapatkan kemudahan dan kenyamanan. Perkembangan teknologi yang seperti ini tidak hanya pada dunia industri saja, melainkan diberbagai bidang.Pemikiran untuk membantu mengatasi masalah keamanan pada suatu ruangan yang selama ini masih banyak aktivitas pencurian saat pemilik rumah tidak berada ditempat. Oleh karena itu pada penelitian ini dibangun sistem yang dapat mencegah pihak yang tidak berwenang untuk masuk ke dalam dan keluar dari ruangan tersebut, maka digunakan PIN ( Personal Identification Number ) sebagai kode akses untuk dapat melewati ruangan.PIN yang terdiri dari 4 angka digunakan sebagai kunci untuk dapat memasuki ruangan atau gedung. Sistem pengendali utama dari peralatan ini adalah mikrokontroller AT89S52 yang berfungsi sebagai pembuat keputusan. Penekanan nomor PIN pada papan kunci ( keypad ) merupakan sinyal masukan yang kemudian diolah oleh mikrokontroller untuk dapat mengaktifkan rangkaian driver motor DC dimana perputaran motor DC ini mengakibatkan membuka dan menutupnya pintu suatu ruangan.Kata Kunci : Pintu, Mikrokontroller, Motor DC, Keypad

Page 7 of 34 | Total Record : 331