cover
Contact Name
habibullah
Contact Email
habibullah@kemsos.go.id
Phone
-
Journal Mail Official
sosiokonsepsia@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Sosio Konsepsia
ISSN : 20890338     EISSN : 25027921     DOI : -
Core Subject : Social,
Sosio Koncepsia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial presents scientific essays in the form of the results of field research on social welfare. Publish three times the April, August and December periods.
Arjuna Subject : -
Articles 397 Documents
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PENGUSAHA SEBAGAI SALAH SATU BENTUK PERILAKU PROSOSIAL UNTUK PENGUATAN KETAHANAN SOSIAL MASYARAKAT DI KOTA SURABAYA, JAWA TIMUR Irmayani Irmayani
Sosio Konsepsia Vol 12 No 1 (2007): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v12i1.617

Abstract

Pengalaman industrialisasi di negara-negara maju telah banyak memberikan inspirasi bagi negaranegaraberkembang seperti Indonesia. Berbagai pengalaman yang dapat ditimba dari negara-negara majuadalah masalah keterkaitan industri atau dunia usaha pada pembangunan masyarakat di sekitarnyakeharmonisan hubungan antara dunia usaha dan masyarakat sekitarnya akan menciptakan keseimbanganyang dipandang sama-sama menguntungkan kedua belah pihak.Dalam konteks Indonesia, dimana kerusakan lingkungan terus-menerus meluas di negeri ini,kemiskinan dan pengangguran terus bertambah. Kemelut tersebut menjadi tantangan bersama yang harusdijawab pemerintah, pelaku bisnis dan masyarakat. Potensi pelaku dunia bisnis atau pengusaha untukmenjalankan perubahan sosial melalui pelaksanaan tanggung jawab sosial tidak dapat tercapai optimaljika aturan tidak ditegakkan, bahkan oleh penegak hukum. Kemitraan antara pemerintah, pengusaha dankomunitas hanya dapat berjalan jika ada kepercayaan dan sikap keterbukaan.
PEMBINAAN LANJUT BAGI KORBAN PENYALAHGUNA NAPZA (Kasus di Panti Sosial Pamardi Putera Galih Pakuan Bogor). Alit Kurniasari
Sosio Konsepsia Vol 6 No 2 (2017): Sosio Konsepsia
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v6i2.383

Abstract

Abstrak Meningkatnya kasus penyalahguna NAPZA, mendorong negara melalui PSPP Galih Pakuan memberikan kesempatan bagi para pecandu NAPZA untuk wajib menjalani rehabilitasi sosial agar mereka dapat kembali berfungsi sosial di lingkungan masyarakat. Pembinaan lanjut sebagai bagian dari tahap rehabilitasi berperan agar eks klien dapat mempertahankan kepulihan dan keberfungsian sosialnya serta mendorong peran keluarga memelihara kepulihannya. Melalui kajian ini ingin diketahui proses pembinaan lanjut dan mengetahui kendalanya, serta mengetahui kondisi pengguna NAPZA pasca rehabilitasi. Penelitian kualitatif ini menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku eks klien mulai berubah dibandingkan sebelumnya, meski belum sepenuhnya mampu memanfaatkan ketrampilan yang telah dilatihkan di Panti selama 3 bulan. Bantuan stimulant yang diberikan pasca rehabilitasi, belum dapat dimanfaatkan sebagai modal untuk bekerja. Pada saat kajian, sebagian eks klien tidak bekerja, serta tidak memiliki kegiatan rutin untuk mengisi waktu luang. Dalam kondisi ini, di dikhawatirkan mereka kembali menggunakan NAPZA. Program pembinaan lanjut belum optimal dilaksanakan, termasuk tidak mempersiapkan keluarga sebelum berakhirnya pelayanan. Adapun studi mengidentifikasi adanya kendala dalam kegiatan, antara lain kurangnya“setting plan” anggaran pembinaan lanjut di PSPP Galih Pakuan, terbatasnya kapasitas instruktur dan pendamping NAPZA dan terbatasnya jejaring kerja. Kajian ini merekomendasikan agar perencanaan anggaran rehabilitasi penyandang NAPZA mempertimbangkan pendekatan kasuistik dengan sistem pembinaan berkesinambungan. Selain itu, peningkatan kemampuan Pendamping atau Pekerja Sosial NAPZA dalam proses rehabilitasi dan peningkatan jejaring kerja dengan Lembaga Adiksi lainnyaKata kunci: Penyalahgunaan NAPZA, Pendamping, Pembinaan LanjutAbstrakThe increasing of cases of drug abuse, encourages the Indonesian country to provide an opportunity for drug addicts to involve social rehabilitation so that they are not to be drug abuser. Social rehabilitation in PSPP Galih Pakuan intends that it’s client could return to normal social function. After Care services as part of whole rehabilitation has aimed that ex-clients might sustain their recovery and social functioning and encourage family support for the maintenance of ex-client condition. This study has aimed to describe about the After Care process and it’s obstacles. Beyond that, the study has also intended to describe ex-client condition. This qualitative research uses descriptive methods. The result shows that after care services gave significant effects on ex-clients social function. They have also performed good progress psychologically. On the other hand, it has found that not all ex-clients capable to utilize their stimulant aids and skills that gained from the workshop within 3 months. The study has also found that not all Ex-clients has been monitored by PSPP, and without any intervention for their family before terminated. Beyond that, the study also notes that not all ex client have employed, so there is worried that they possibly back to be drug abuser. In terms of obstacle in after care services, PSPP has not have supported by sufficient budget, limited qualified trainers, and less networking. Based on this result, so it recommends to set up a specific program for drugs abuser, due to the clients problems that needs individual approach, casuistic and continuum guidance. Beyond that, it seens to enhance facilitator capability since social rehabilitation till after care services.  Keywords: Drug Abuse, Facilitator, After Care Services.
KONDISI SOSIAL EKONOMI KELUARGA PASCA PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA Gunawan Gunawan; Sugiyanto Sugiyanto
Sosio Konsepsia Vol 16 No 1 (2011): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v16i1.791

Abstract

Kondisi Sosial - ekonomi Keluarga Pasca Pemutusan Hubungan Kerja di Industri Tekstilmerupakan penelitian kasus di Kabupaten Bandung - Jawa Barat dan Kabupaten Semarang- Propinsi Jawa Tengah yang bertujuan menggali informasi tentang karakteristik permasalahandan potensi keluarga akibat PHK serta potensi lingkungan untuk pemecahan masalahnya.Analisis terhadap data dan informasi yang terhimpun dapat dikemukakan: (1) Keluarga cukuparif dalam menyikapi permasalahan yang sedang bergejolak ekonomi keluarga. (2) Potensi(Industri yang ada dan kemasyarakatan) dan Sumber daya alam yang tersedia masingmemungkinkan untuk menampung dan membutuhkan tenaga. (3) Program anti kemiskinanyang secara khusus menunjuk pada keluarga Pasca PHK belum tampak jelas, tetapi merekadapat dijadikan sasaran Program yang ditujukan kepada keluarga miskin yang memangsudah cukup banyak; Ketiga aspek tersebut telah mendasari tersusunnya Konsep Model:Strategi Pemberdayaan Keluarga Pasca PHK. Kata-kata kunci: Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) - strategi pengentasan Kemiskinan
KUALITAS HIDUP LANJUT USIA DI DAERAH RAWAN BENCANA (Studi kasus di Desa Sukamanah Kecamatan Pangalengan) Husmiati Yusuf; Nyi. R. Irmayani; Ivo Noviana; Ayu Diah Amalia
Sosio Konsepsia Vol 5 No 2 (2016): Sosio Konsepsia
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v5i2.138

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian yang bertujuan untuk memperoleh data mengenai profil lanjut usia, untuk memperoleh penjelasan empirik mengenai kualitas hidup lanjut usia di wilayah Desa,  Sukamanah, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Dan untuk mengkaji aspek kebijakan dan program perlindungan lanjut usia terutama menyangkut kualitas hidup lanjut usia di daerah rawan bencana. Jumlah sampel dalam penelitian ini 50 orang lansia yan terdiri dari 18% laki-laki dan 82% perempuan. Teknik penarikan sampel menggunakan teknik two stage cluster random sampling yaitu teknik penarikan sampel yang dilakukan dengan cara memilih kluster secara dua peringkat. Teknik pengumpulan data yang digunakan penelitian ini adalah wawancara berstruktur, yaitu pengumpulan data dengan mengajukan daftar pertanyaan yang telah dipersiapkan tim peneliti yaitu berdasarkan World Health Organization of Life Instrument – Bref (WHOQO-BREF). Data yang diperoleh diolah dengan program SPSS 19. Hasil penelitian mendapati tidak ada perbedaan kualitas hidup lansia berdasarkan jenis kelamin dan tahap pendidikan. Demikian pula ada 44% responden memiliki persepsi tentang kualitas hidup pada tahap biasa saja dan memandang kualitas hidup dengan baik sebanyak 34%. Selain itu ternyata program pelayanan sosial bagi lansia di desa sukamanah belum merupakan prioritas walaupun dari segi populasi lansia cukup besar. Rekomendasi yang diberikan perlu segera turun tangan pemerintah pusat dan daerah dalam menyusun program pelayanan sosial bagi lansia didaerah bencana. Selain itu perlu kajian lanjutan untuk mengetahui kontribusi pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup lansia. Kata kunci: Lanjut Usia, kualitas hidup, daerah bencana
INTERAKSI SOSIAL KLIEN DENGAN LINGKUNGAN SOSIAL Studi Pada PSTW Budi Dharma Ruaida Murni
Sosio Konsepsia Vol 13 No 3 (2008): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v13i3.704

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami interaksi sosial baik antar klien (lansia dalam PSTW Budi Dharma) maupun dengan keluarga, masyarakat dan petugas panti. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, teknik pengambilan sampel responden (klien sehat fisik, mental dan sosial) dengan cara acak. Pengumpulan data menggunakan: wawancara terstruktur, observasi langsung, dan studi dokumentasi. Data yang diperoleh dikategorisasi kedalam aspek-aspek penelitian yang telah ditentukan dan dipersentase, sehingga diperoleh informasi yang menjelaskan interaksi sosial. Hasil penelitian menampilkan berbagai interaksi yang dilakukan oleh klien panti pada saat-saat tertentu, antara lain interaksi antar sesama penghuni, interaksi dengan keluarga yang dilakukan pada saat berkunjung, serta interaksi dengan petugas panti dalam bentuk formal maupun informal. Penelitian ini menyimpulkan, setiap komunikasi yang terjalin dengan baik antar klien dan dengan lingkungannya, selain berdampak positif/kebaikan, juga berdampak negatif/konflik. Akhimya, penelitian ini menyarankan, pentingnya dilakukan pendampingan yang lebih intensif sehingga tidak terjadi konflik.
KARANG TARUNA, AGEN PERUBAHAN DAN PENGEMBANGAN MASYARAKAT DI PANDEGLANG Suradi, Suradi
Sosio Konsepsia Vol 8, No 3 (2019): Sosio Konsepsia
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v8i3.1676

Abstract

Peran pemuda sangat penting sebagai agen perubahan dalam pengembangan masyarakat. Karang Taruna yang tumbuh di desa/kelurahan, merupakan wahana bagi pemuda untuk memperlihatkan berbagai peran  mereka.  Karang Taruna hadir dalam upaya memenuhi harapan masyarakat untuk menanggulangi permasalahan sosial, khususnya permasalahan yang terjadi pada pemuda. Karena peran strategisnya itu, maka Kementerian Sosial RI menempatkan Karang Taruna sebagai salah satu pilar sosial dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial. Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan peran Karang Taruna Sukajadi sebagai agen perubahan dalam pengembangan masyarakat. Data dan informasi dikumpulkan melalui studi dokmentasi dan wawancara dengan pengurus Karang Taruna, tokoh masyarakat, aparat desa, instansi pemerintah dan penerima layanan. Hasi menelitian, bahwa Karang Taruna Sukajadi telah melaksanakan berbagai peran sebagai agen perubahan dalam pengembangan masyarakat, dengan melaksanakan kegiatan di bidang sosial, seperti: bantuan pendidikan anak yatim, bantuan kebutuhan pokok bagi orang miskin, dan perbaikan rumah bagi keluarga miskin, pencegahan penyalahgunaan narkoba dan pembinaan preman jalanan, pelestarian budaya melalui peletarian kesenian lokal. Kemudian di bidang ekonomi, bekerja sama dengan sebuah cafe untuk pemasaran kopi bakar. Meskipun demikian, berbagai peran tersebut masih perlu dioptimalkan melalui peningkatan kapasitas anggota Karang Taruna. Kata kunci: Karang Taruna, agen perubahan, pengembangan masyarakat.
Halaman Depan Vol 15 No 02 Mei - Agust 2010 Ejournal Ejournal
Sosio Konsepsia Vol 15 No 2 (2010): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v15i2.568

Abstract

Hal Belakang Vol 14 No 1 Jan Apr 2009 Ejournal Ejournal
Sosio Konsepsia Vol 14 No 1 (2009): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v14i1.758

Abstract

PERMASALAHAN KELUARGA PASCA BENCANA BANJIR (Studi Kasus Desa Blanting, Kecamatan Sambelia, Kab. Lombok Timur) Ruaida Murni
Sosio Konsepsia Vol 15 No 3 (2010): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v15i3.562

Abstract

Natural disaster in form of a flood that was occurred in Desa Blanting leaving behind many issue for the victims' families that were affected lYy this natural disaster. To do efforts to restore the victims of natural disasters to their normal conditions, first we must know what problems they are faced. The purpose of this study was to describe any problems encountered by the families of the natural disaster victims in Desa Blanting on post-flood disaster. The type of this research is descriptive qualitative study. The location of thisstudy was determined by purposive method, is one of the areas affected by natural disasters in the Province of West Nusa Tenggara. The selection of informants involved in this research done purposively. Data collected through in-depht interviews with 5 leader of disaster victims' families. FGD wad done with local communihJ leaders, village leader, the Social Service Manpower and Transmigration and Tagana East Lombok, and observation and documentation study. The results showed that the problems faced by families after the floods, associated with major job losses, heavily damaged home, traumatic children, child education and health. The result of these issues is that all of the flood victims' families are prone to social and economicproblems. While the existing natural resource potential only able to overcome the problem shortly. Suggestions from this study are: relevant agencies immediately restore the condition of agricultural land as the main job, recovering trauma in children and immediate repair of heavily damaged homes. Need to empower families to improve the socio-economic welfare families post-flood disaster. Need assistance from social workers in disaster victims recovery.
PEMBANGUNAN MANUSIA, KEMISKINAN DAN KESEJAHTERAAN SOSIAL Kajian tentang Kebijakan Pembangunan Kesejahteraan Sosial di Nusa Tenggara Barat Suradi Suradi
Sosio Konsepsia Vol 12 No 3 (2007): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v12i3.636

Abstract

Pembangunan manusia dan kemiskinan merupakan kondisi yang ikut menentukan keberhasilan pembangunan kesejahteraan sosial; dan ketiga konsep itu menggambarkan adanya korelasi. Berdasarkan anggapan dasar itu, kajian ini dilakukan untuk mengidentifikasi pembangunan manusia, kemiskinan dan pembangunan kesejahteraan sosial di Provinsi NTB. Dari hasil kajian diperoleh informasi, bahwa tingkat pembangunan manusia yang dicermati dari IPM termasuk kategori rendah, dan tingkat kemiskinan yang dicermati dari IKM masih cukup tinggi. Kedua kondisi itu mengakibatkan populasi penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) masih cukup tinggi pula. Oleh karena itu, kebijakan dan program pembangunankesejahteraan sosial daerah di Provinsi NTB perlu dioptimalkan lagi. Sehubungan dengan itu, diperlukan kemauan politik (political will) dan kemauan untuk bertindak (political action) dari seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) di NTB.

Filter by Year

2006 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 11 No 1 (2021): Sosio Konsepsia Vol 10 No 3 (2021): Sosio Konsepsia Vol 10, No 2 (2021) Vol 10, No 1 (2020): Sosio Konsepsia Vol 9, No 3 (2020): Sosio Konsepsia Vol 9, No 2 (2020): Sosio Konsepsia Vol 9, No 1 (2019): Sosio Konsepsia Vol 8, No 3 (2019): Sosio Konsepsia Vol 8, No 2 (2019): Sosio Konsepsia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 8, No 2 (2019): Sosio Konsepsia Vol 8 No 1 (2018): Sosio Konsepsia Vol 7 No 3 (2018): Volume 7 Nomor 3 Tahun 2018 Sosio Konsepsia Vol 8, No 1 (2018): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 7, No 3 (2018): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 7, No 2 (2018): Sosio Konsepsia Vol 7, No 2 (2018): Sosio Konsepsia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 7, No 1 (2017): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 7, No 1 (2017): Sosio Konsepsia Vol 6 No 3 (2017): Sosio Konsepsia Vol 6, No 3 (2017): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 6, No 3 (2017): Sosio Konsepsia Vol 6 No 2 (2017): Sosio Konsepsia Vol 6, No 2 (2017): Sosio Konsepsia Vol 6, No 2 (2017): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 6 No 1 (2016): Sosio Konsepsia Vol 5 No 3 (2016): Sosio Konsepsia Vol 5 No 2 (2016): Sosio Konsepsia Vol 5 No 1 (2015): Sosio Konsepsia Vol 5, No 1 (2015): Sosio Konsepsia Vol 4 No 3 (2015): Sosio Konsepsia Vol 4, No 3 (2015): Sosio Konsepsia Vol 4, No 2 (2015): Sosio Konsepsia Vol 4 No 2 (2015): Sosio Konsepsia Vol 4 No 1 (2014): Sosio Konsepsia Vol 4, No 1 (2014) Vol 3 No 3 (2014): Sosio Konsepsia Vol 3 No 2 (2014): Sosio Konsepsia Vol 3 No 1 (2013): Sosio Konsepsia Vol 2 No 3 (2013): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 2 No 2 (2013): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 17, No 3 (2012): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 17 No 3 (2012): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 17 No 2 (2012): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 17 No 1 (2012): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 16 No 3 (2011): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 16 No 2 (2011): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 16 No 1 (2011): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 15 No 3 (2010): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 15 No 2 (2010): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 15 No 1 (2010): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 14 No 3 (2009): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 14 No 2 (2009): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 14 No 1 (2009): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 13 No 3 (2008): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 13 No 2 (2008): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 13 No 1 (2008): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 12 No 3 (2007): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 12 No 2 (2007): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 12 No 1 (2007): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 11 No 3 (2006): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 11 No 2 (2006): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 11 No 1 (2006): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial More Issue