cover
Contact Name
habibullah
Contact Email
habibullah@kemsos.go.id
Phone
-
Journal Mail Official
sosiokonsepsia@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Sosio Konsepsia
ISSN : 20890338     EISSN : 25027921     DOI : -
Core Subject : Social,
Sosio Koncepsia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial presents scientific essays in the form of the results of field research on social welfare. Publish three times the April, August and December periods.
Arjuna Subject : -
Articles 397 Documents
PENELITIAN EVALUASI DAMPAK KEBIJAKAN SOSIAL Kelompok Usaha Bersama bagi Keluarga Miskin Perkotaan Di Kota Denpasar Suradi Suradi
Sosio Konsepsia Vol 17 No 3 (2012): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v17i3.832

Abstract

Kementerian Sosial untuk mengembangkan kebijakan sosial untuk pengentasan kemiskinan dalam bentuk Kelompok Usaha Bersama (KUBE). KUBE diimplementasikan di seluruh Indonesia, dan di antara di Kota Denpasar - Bali. Studi Evaluasi dilakukan dalam rangka memperoleh data dan informasi tentang pelaksanaan dan dampak KUBE di Kota Denpasar - Bali. Aspek yang menjadi perhatian dalam penelitian ini adalah evaluasi input, proses dan output / produk. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah gabungan (metode campuran) antara metode kualitatif dan kuantitatif. Metode kualitatif untuk menjelaskan aspek input dan proses, sedangkan metode kuantitatif untuk menjelaskan aspek output / produk. Dalam aspek output / produk yang digunakan pretest-posttest desain tanpa kelompok kontrol.Dampak KUBE ditentukan dengan membandingkan data awal dan akhir pada 30 responden (anggota KUBE). Sehubungan dengan itu, aspek instrumen penelitian untuk produk keluaran / dirancang dengan skala ordinal. Jawaban responen (skor) diakumulasikan dan dikategorikan, sehingga menghasilkan kategori tinggi, sedang dan rendah pada aspek sosio-ekonomi dan psikologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KUBE bukan faktor utama mengubah kondisi KUBE anggota. Namun, KUBE berpartisipasi mendorong peningkatan pada aspek ekonomi dan sosial-psikologis pada anggota KUBE. Kata kunci : keluarga miskin, kebijakan sosial, kelompok usaha bersama.
SIKAP SOSIAL MASYARAKAT DI KOTA PONTIANAK TERHADAP KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA Chatarina Rusmiyati; Eny Hikmawati
Sosio Konsepsia Vol 2 No 3 (2013): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v2i3.786

Abstract

Kajian ini dilakukan untuk mengetahui sikap sosial masyarakat terhadap KDRT, berdasar aspek kognitif, afektif dan konatif sebagai bentuk reaksi terhadap kekerasan fisik, psikologis, seksual dan ekonomi dalam rumah tangga, juga reaksi terhadap pelaku dan korban serta faktor penyebab terjadinya kekerasan dalam rumah tangga. Kajian dilakukan di Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Selatan, dengan subjek penelitian masyarakat dipilih dari pegawai-karyawan pemerintah dan swasta, tokoh masyarakat dan agama serta aktivis LSM yang peduli pada masalah KDRT, sejumlah 30 orang, dengan tambahan beberapa korban KDRT. Dari analisis deskriptif kualitatif dapat disimpulkan bahwa masyarakat telah mengetahui KDRT sebagaimana tertuang dalam UU tentang Penghapusan KDRT. Meskipun demikian, pengetahuan tentang adanya peraturan tersebut belum diikuti sikap sosial berupa keberanian untuk melakukan tindakan tindakan nyata guna mencegah terjadinya KDRT. Hal tersebut karena masih ada perbedaan pemahaman dan sikap sosial dalam menyikapi KDRT. Direkomendasikan kepada Kementerian Sosial melalui Direktorat Pemberdayaan Keluarga dan Kelembagaan Sosial dan instansi terkait seperti Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kementerian Hukum dan HAM, Kepolisian, Kementerian Kesehatan, LSM, serta media massa untuk melakukan upaya-upaya terpadu dalam rangka mendorong kesamaan pemahaman dan sikap sehingga permasalahan KDRT dapat ditekan. Keterlibatan semua pihak secara terpadu dalam rangka mendorong agar masyarakat memiliki kesamaan pemahaman dan sikap sosial terhadap KDRT, guna mencegah dan menekan terjadinya KDRT. Kata kunci: Sikap sosial, masyarakat, rumah tangga, kekerasan domestik, kekerasan dalam rumah tangga.
PELAYANAN SATU PINTU PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI SRAGEN Muhtar Muhtar; Indah Huruswati
Sosio Konsepsia Vol 5 No 1 (2015): Sosio Konsepsia
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v5i1.161

Abstract

Otonomi daerah memberikan peluang secara luas kepada daerah untuk melakukan terobosan dalam kerangka peningkatan kesejahterakan rakyat. Dalam konteks itu, kajian ini bertujuan memahami apakah Unit Pelayanan Terpadu Penanggulangan Kemiskinan sebagai lembaga layanan publik yang dibentuk Pemerintah Kabupaten Sragen di era otonomi daerah dapat melakukan koordinasi dan sinkronisasi antar satuan kerja, dan berkontribusi secara positif dalampenanggulangan kemiskinan. Kajian kualitatif di Kabupaten Sragen dengan teknik pengumpulan data: wawancara dengan Kepala Unit Pelayanan Terpadu Penanggulangan Kemiskinan, diskusi dengan pihak terkait penyelenggaraan penanggulangan kemiskinan terpadu, dan studi dokumentasi dengan memanfaatkan dokumen yang relevan, membuktikan bahwa Unit Pelayanan Terpadu Penanggulangan Kemiskinan mampu melakukan koordinasi dan sinkronisasi antar satuan kerja, serta berkontribusi secara nyata dalam penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Sragen. Hal itu terlihat dari layanan yang dilakukan melalui Unit Pelayanan TerpaduPenanggulangan Kemiskinan selama ini khususnya bagi warga miskin di bidang: kesehatan, pendidikan, dan sosial ekonomi. Dalam bidang kesehatan diberlakukan Kartu “Saraswati”, “Kartu Sintawati” di bidang pendidikan, dan bantuan rehab rumah sehat layak huni, serta berbagai bantuan lainnya di bidang sosial ekonomi. Terobosan Pemerintah Kabupaten Sragen melalui Unit Pelayanan Terpadu Penanggulangan Kemiskinan tersebut dapat menjadi salah satu inspirasi bagi daerah-daerah laindalam upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat sesuai karakteristik daerah masing-masing.
Halaman Belakang Vol 13 No 3 Sep Des 2008 Ejournal Ejournal
Sosio Konsepsia Vol 13 No 3 (2008): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v13i3.699

Abstract

PEMBINAAN TERORIS ANAK DI LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK KLAS I TANGERANG Biafri, Vivi Sylviani
Sosio Konsepsia Vol 8, No 2 (2019): Sosio Konsepsia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v8i2.1450

Abstract

Anak merupakan generasi penerus bangsa. Gambaran anak saat ini merupakan gambaran orang dewasa di masa depan oleh karena itu anak perlu dilindungi termasuk juga Anak Teroris. Dalam UU Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak dijelaskan hak-hak anak pelaku secara umum selain itu juga terdapat dalam UU Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak menyebutkan tentang anak korban jaringan teroris. Sekalipun anak berada dalam Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA), anak tetap harus menerima hak-haknya seperti pendidikan, sama seperti anak yang bebas yang berada di luar LPKA. Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas I Tangerang saat ini berisi 122 orang anak dengan rincian jumlah tahanan 18 orang dan anak didik pemasyarakatan 104 orang. Jumlah ini akan terus bertambah karena LPKA Kelas I Tangerang akan terus menerima pindahan anak-anak dari LPKA Jakarta yang karena keterbatasan sarana dan prasarana. Pembinaan yang diberikan di LPKA Kelas I Tangerang meliputi pendidikan, latihan keterampilan, olah raga, kesenian, komputer dan lain-lain. SMK Montir sepeda motor yang bekerja sama dengan Honda sudah memberikan prestasi yang cukup membanggakan yang merupakan salah satu contoh kegiatan pembinaan yang dapat dinilai berhasil. Penelitian ini bertujuan memperoleh gambaran umum tentang anak teroris di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas I Tangerang melalui pendekatan deskriptif kualitatif dengan wawancara pada pegawai dan anak teroris sebagai informan. Program Pembinaan yang diberikan kepada Anak teroris dalam rangka pemulihan anak dan pemenuhan hak anak. Keyword : Anak, pemenuhan hak anak, pembinaan 
POTRET PEREMPUAN MISKIN ; Studi Kasus Peran Ganda Perempuan di Pinggiran Kali Code, Kelurahan Terban, Kota Yogyakarta Yanuar Farida Wismayanti
Sosio Konsepsia Vol 14 No 1 (2009): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v14i1.737

Abstract

Berbicara tentang perempuan miskin, adalah bicara kemarjinalitasannya atas ketiadakberdayaannya. Banyak peran yang telah dilakukan perempuan, namun hasilnya belum cukup memberikan posisi yang 'mapan' bagi perempuan itu sendiri. Kemiskinan yang melekat pada dirinya, memposisikan mereka ke dalam kondisi yang semakin 'menyesakkan'. Potret perempuan miskin, di Pinggiran Kali Code, Yogyakarta memberikan sebuah gambaran yang menarik atas peran ganda perempuan. Di mana selain peran domestik, peran produktif juga dilakukan untuk keluarganya, sangat kecil toleransi serta batasan atas peran ekonomisnya, terhadap posisi tawamya dalam keluarga. Sebut saja untuk peran pemenuhmz ekonomi, perempuan miskin terjebak pada pemenuhan kebutuhan keluarga,di samping berperan juga dalam urusan domestik. Namun demikian, untuk keputusan atas dirinya seperti sebut saja untuk pengaturan kelahiran anak, perempuan-lah yang harus berjuang melawan berbagai dampak alat kontrasepsi yang digunakan. Sebuah ironi atas perempuan, ketika semangat atas kesetaraan, namun tidak untuk sebuah keputusan, bahkan atas dirinya sekalipun.
HIV/AIDS DI KALANGAN PEKERJA SEKS PEREMPUAN Studi Kasus di Lokalisasi Kota Surabaya Yanuar Farida Wismayanti
Sosio Konsepsia Vol 15 No 3 (2010): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v15i3.556

Abstract

This paper based on the field research focusing at the study on women for sexual purposed. The research answer two research questions, how about the pattern of work the women for sexual purposed and how about the prevalence of spread the HIV/AIDS among of the women for sexual exploitation? This research conducted in Surabaya city, with ethnographic research approached. The result of this research indicated the women has the high risk with their activities, belong infection by the HIV / AIDS. Some sex workers, including child sex workers, ranging exposed to different types of diseases STDs (Sexually Transmitted Infections), even some of them had been infected with HIV/ AIDS. What a risk on their own bodies, they never think about it. When the women for sexual purposed was trapped in a world of prostitution, they have difficulty to get out. Crush of debt, consumer demands, including dependence on alcohol and the habit to use pills koplo every day, add a row of the reasons that make the women for sexual purposed to get out of prostitution world full of risks. The strategic for fighting back the women prostitution with HIV/AIDS needs the preventive program by campaign the HIV/AIDS and build the awareness from community, rehabilitative program by build the shelter and routine examination to sex worker and integrative programs to encourage the regulation to prevent the transmission of HIV/AIDS .
MENCEGAH MENJADI ANAK JALANAN DAN MENGEMBALIKANNYA KEPADA KELUARGA MELALUI MODEL COMMUNITY BASED Hari Harjanto Setiawan
Sosio Konsepsia Vol 12 No 2 (2007): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v12i2.631

Abstract

Anak-anak di Kampung Pedongkelan mempunyai resiko tinggi untuk menjadi anak jalanan. Hal ini disebabkan ketidakmampuan keluarga dalam pemenuhan kebutuhan, sehingga mendorong anak untuk bekerja sebagi pengamen, penjual koran, atau pedagang asongan. Secara umum, anak-anak masih tinggal bersama keluarga. Karena mereka mempunyai resiko tinggi untuk menjadi anak jalanan, maka pendekatan yang harus dilakukan adalah melalui pendekatan komunitas. Program yang dilaksanakan adalah melalui program income generating dan mendorong komunitas untuk turut serta mendorong potensi keluarga.Tujuan dari pendekatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan keluarga dalam pemenuhan kebutuhan sosial, melindungi anak-anak sesuai dengan haknya.
PREVALENSI KEKERASAN TERHADAP ANAK LAKI-LAKI DAN ANAK PEREMPUAN DI INDONESIA Alit Kurniasari; Nurdin Widodo; Husmiati Yusuf; Badrun Susantyo; Yanuar Farida Wismayanti; Nyi. R. Irmayani
Sosio Konsepsia Vol 6 No 3 (2017): Sosio Konsepsia
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v6i3.740

Abstract

Salah satu tujuan dari survey kekerasan terhadap anak adalah untuk mendapatkan prevalensi kekerasan terhadap anak. Dengan metode yang kuat dan pemilihan responden yang memadai, ditujukan untuk mendapatkan pengalaman kekerasan terhadap anak sebelum umur 18 tahun dan pengalaman setahun yang lalu. Alasan mendapatkan prevalensi, karena selama ini kebijakan dan program Perlindungan anak  berdasarkan pada laporan kasus, yang kurang dapat dipertanggung jawabkan secara metodologi. Hasilnya menunjukkan bahwa anak laki-laki memiliki kerentanan menjadi korban kekerasan, daripada perempuan, baik pengalaman kekerasan overlap yakni kekerasan baik fisik/emosi/seksual maupun kekerasan fisik itu sendiri. Hal tersebut dapat diperbandingkan dengan hasil kajian terkait lainnya yang dilaksanakan di Indonesia maupun survey sejenis yang dilakukan di Tanzania. Pelaku tindak kekerasan anak adalah orang terdekat dengan anak. Untuk mengoptimalkan hasil prevalensi kekerasan terhadap anak, maka dapat merekomendasikan data prevelensi ini sebagai bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN) tahun 2015-2019, sehingga dapat menjadi dasar untuk melakukan penelitian lanjutan terkait kekerasan terhadap anak secara lebih mendalam. Kata kunci: Kekerasan, anak, prevalensi. AbstractOne of the purposes of the survey of violence against children is to get the prevalence of violence against children. With a powerful method and an adequate selection of respondents, intended to gain experience of violence against children before the age of 18 years and the experience of a year ago. Reasons gain prevalence, because during this time the child protection policies and programs based on case reports, the less can be justified by the methodology. The results showed that the boy has a vulnerability to violence, rather than women, both the experience of abuse overlap the violence both in physical / emotional / sexual or physical violence itself. It can be compared with the results of other relevant studies conducted in Indonesia as well as a similar survey conducted in Tanzania. Perpetrators, children are those closest to the child. To optimize the results of the prevalence of violence against children, it can recommend this prevalence of data as part of the Medium Term Development Plan (RPJMN) from 2015 to 2019, so it can be the basis for conducting advanced research related to violence against children in more depth. Keywords: Violence, children, the prevalence.
PROFIL DAN PERANAN ORGANISASI LOKAL DALAM PEMBANGUNAN MASYARAKAT Nurdin Widodo; Suradi Suradi
Sosio Konsepsia Vol 16 No 2 (2011): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v16i2.803

Abstract

Agenda 21 yang merupakan komitmen dunia terhadap pembangunan yang berpusat padamanusia, mengembangkan sebuah konsep “berpikir global, bertindak lokal”. Konsep ini telahditindaklanjuti di dalam deklarasi IULA (International Union of Local Authorities) dan EU (European Union), dimana adanya keharusan bagi otoritas lokal di seluruh dunia memberikan prioritas untuk partisipasi bagi organisasi lokal. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa organisasi lokal sebagai wahana partisipasi masyarakat lokal, telah memberikan kontribusi yang nyata dan bermakna dalam pembangunan. Sehubungan dengan itu, organisasi lokal yang tumbuh dan berkembang di seluruh lapisan masyarakat Indonesia, perlu dipertimbangkan sebagai instrumen dan strategi dalam pembangunan masyarakat. Kata-kata kunci : Organisasi Lokal, Pengembangan/Pembangunan Masyarakat, Masyarakat Madani

Filter by Year

2006 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 11 No 1 (2021): Sosio Konsepsia Vol 10 No 3 (2021): Sosio Konsepsia Vol 10, No 2 (2021) Vol 10, No 1 (2020): Sosio Konsepsia Vol 9, No 3 (2020): Sosio Konsepsia Vol 9, No 2 (2020): Sosio Konsepsia Vol 9, No 1 (2019): Sosio Konsepsia Vol 8, No 3 (2019): Sosio Konsepsia Vol 8, No 2 (2019): Sosio Konsepsia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 8, No 2 (2019): Sosio Konsepsia Vol 8 No 1 (2018): Sosio Konsepsia Vol 7 No 3 (2018): Volume 7 Nomor 3 Tahun 2018 Sosio Konsepsia Vol 8, No 1 (2018): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 7, No 3 (2018): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 7, No 2 (2018): Sosio Konsepsia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 7, No 2 (2018): Sosio Konsepsia Vol 7, No 1 (2017): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 7, No 1 (2017): Sosio Konsepsia Vol 6, No 3 (2017): Sosio Konsepsia Vol 6 No 3 (2017): Sosio Konsepsia Vol 6, No 3 (2017): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 6 No 2 (2017): Sosio Konsepsia Vol 6, No 2 (2017): Sosio Konsepsia Vol 6, No 2 (2017): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 6 No 1 (2016): Sosio Konsepsia Vol 5 No 3 (2016): Sosio Konsepsia Vol 5 No 2 (2016): Sosio Konsepsia Vol 5 No 1 (2015): Sosio Konsepsia Vol 5, No 1 (2015): Sosio Konsepsia Vol 4, No 3 (2015): Sosio Konsepsia Vol 4 No 3 (2015): Sosio Konsepsia Vol 4 No 2 (2015): Sosio Konsepsia Vol 4, No 2 (2015): Sosio Konsepsia Vol 4, No 1 (2014) Vol 4 No 1 (2014): Sosio Konsepsia Vol 3 No 3 (2014): Sosio Konsepsia Vol 3 No 2 (2014): Sosio Konsepsia Vol 3 No 1 (2013): Sosio Konsepsia Vol 2 No 3 (2013): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 2 No 2 (2013): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 17, No 3 (2012): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 17 No 3 (2012): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 17 No 2 (2012): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 17 No 1 (2012): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 16 No 3 (2011): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 16 No 2 (2011): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 16 No 1 (2011): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 15 No 3 (2010): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 15 No 2 (2010): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 15 No 1 (2010): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 14 No 3 (2009): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 14 No 2 (2009): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 14 No 1 (2009): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 13 No 3 (2008): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 13 No 2 (2008): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 13 No 1 (2008): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 12 No 3 (2007): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 12 No 2 (2007): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 12 No 1 (2007): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 11 No 3 (2006): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 11 No 2 (2006): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 11 No 1 (2006): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial More Issue