cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Arena Tekstil
ISSN : 05184010     EISSN : 25487264     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal ini memuat artikel dalam bidang tekstil yang meliputi teknik, kimia, material, desain serta konservasi energi dan lingkungan. Jurnal ini mempublikasikan artikel hasil penelitian orisinal yang menyampaikan informasi baru pada bidang tekstil, hasil penelitian teknis yang menggambarkan suatu pengembangan, kemajuan teknis, dan inovasi dalam manufaktur dan processing, teknik laboran dengan data eksperimental yang cukup yang mengilustrasikan kegunaan suatu metoda atau peralatan tertentu, atau artikel tinjauan ilmiah (review) yang mengupas secara kritis suatu topik pada bidang tekstil yang cukup penting. Topik bahasan tidak bersifat umum, tetapi berupa suatu aspek yang dibahas secara mendalam.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 36, No 2 (2021)" : 8 Documents clear
KAJIAN KENYAMANAN MASKER KAIN DARI KAPAS/POLIESTER DAN MASKER SCUBA BUATAN USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) LOKAL Febrianti Nurul Hidayah; Sukirman Sukirman
Arena Tekstil Vol 36, No 2 (2021)
Publisher : Balai Besar Tekstil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31266/at.v36i2.6913

Abstract

Penyebaran virus corona (COVID-19) telah begitu pesat hingga pemerintah Indonesia mewajibkan penggunaan alat pelindung diri (APD) berupa masker kain bagi masyarakat umum supaya persediaan masker bedah yang stoknya terbatas hanya diperuntukkan bagi tenaga medis. Adaptasi kebiasaan baru, tidak dipungkiri akan tetap menerapkan protokol kesehatan ini tanpa batas waktu yang diketahui. Hal ini dijadikan peluang bisnis bagi UMKM di daerah untuk membuat masker kain dan menjualnya dengan harga terjangkau. Tujuan dari penelitian ini adalah menguji keefektifan dari masker kain dari kenyamanan dengan 2 aspek: objektif dan subjektif. Sampel yang digunakan adalah masker kain hasil UMKM daerah Ngemplak, Sleman Yogyakarta dengan tiga jenis struktur yang berbeda, yaitu masker satu lapis kain rajut dari polikloroprena (PCP) atau dikenal dengan masker scuba, dua lapis masker kain tenun dengan bagian dalam menggunakan poliester dan bagian luar menggunakan kapas (PES/Co), serta tiga lapis masker kain tenun dengan bagian dalam poliester dan bagian tengah-luar adalah kapas (PES/Co2).  Untuk pengujian kenyamanan pengguna secara kuantitatif dan objektif dilakukan dengan menggunakan Fabric Touch Tester (FTT) dengan menilai beberapa parameter yaitu kelembutan, kehalusan, dan kehangatan. Kuisioner sebagai data kualitatif mengenai ergonomi, juga dibagikan kepada responden yang menggunakan masker kain produksi UMKM Kecamatan Ngemplak dengan penilaian AATCC parameter 5 yang menilai kehalusan, kehangatan, dan ketebalan dengan skala 1-4. Hasil yang didapatkan adalah masker dua lapis (PES/Co) memiliki keunggulan rata-rata nilai indeks sensorik primer yang tertinggi pada uji kenyamanan menggunakan FTT, sedangkan masker scuba (PCP) memiliki kenyamanan terbaik dinilai oleh pengguna. Masker tiga lapis (PES/Co2) baik secara objektif dan subjektif memiliki nilai terendah karena faktor kehangatan yang tinggi sehingga pengguna merasa panas dan pengap saat masker digunakan dalam waktu lama.
Preface Arena Tekstil Vol 36 No 2 2021 Author BBT
Arena Tekstil Vol 36, No 2 (2021)
Publisher : Balai Besar Tekstil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31266/at.v36i2.7583

Abstract

STUDI PEMBUATAN BIOKOMPOSIT DARI LIMBAH TEPUNG Manihot esculenta cranzt DENGAN PENGUAT SERAT BATANG SEMU PISANG Noerati Kemal; Maria Siahaan MS; Srie Gustiani; Kurniawan Kurniawan
Arena Tekstil Vol 36, No 2 (2021)
Publisher : Balai Besar Tekstil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31266/at.v36i2.7217

Abstract

Biokomposit merupakan material komposit yang berasal dari polimer alami yang dapat terbiodegradasi, baik yang berfungsi sebagai matriks atau pengisi. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah pati dan serat batang semu pisang sebagai bahan baku biokomposit. Pada penelitian ini matriks dibuat dari material biopolimer pati dari ampas singkong, yaitu limbah hasil pengolahan akar tanaman Manihot esculenta crantz dan penguat dari serat batang semu tanaman pisang. Pati dapat diolah menjadi material termoplastik untuk digunakan sebagai bahan bioplastik. Sebagai penguat, digunakan selulosa alami yang diisolasi dari limbah batang semu pisang menggunakan metode solution casting dengan menggunakan variasi gliserol sebagai plasticizer sebesar (10%, 20%, 30%, 40%, dan 50%). Biokomposit dibuat dengan menggunakan metode solution casting polymer menggunakan variasi komposisi serat dan film dengan perbandingan (30:70, 40:60, dan 50:50). Karakterisasi dilakukan terhadap sifat mekanikal dan hidrofilisitasnya. Hasil pengujian menunjukkan pati dapat dijadikan film dengan konsentrasi optimum gliserol sebesar 40% dengan nilai kekuatan tarik sebesar 0,71 MPa dan mulur sebesar 101,04%, dan kemampuan menyerap air sebesar 144,68%. Hasil pengujian terhadap biokomposit menunjukkan bahwa penambahan serat batang semu pisang pada pati dengan perbandingan serat dan film optimum sebesar 50:50 dapat meningkatkan kekuatan tarik dan daya serap dari nilai kekuatan tarik 0,71 MPa menjadi 4,62 MPa dan daya serap dari 144,68 menjadi 243,21%.
PERFORMA KENYAMANAN TAKTIL KAIN RAJUT DARI BENANG CAMPURAN BIDURI Arif Wibi Sana; Emma Yuniar Rakhmatiara; Saeful Islam; M. Danny Sukardan; Wiah Wardiningsih
Arena Tekstil Vol 36, No 2 (2021)
Publisher : Balai Besar Tekstil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31266/at.v36i2.7295

Abstract

Kenyamanan taktil merupakan salah satu aspek yang menentukan kenyamanan pada pakaian secara keseluruhan. Dalam studi ini, performa kenyamanan taktil pada tiga variasi kain rajut single jersey yang mengandung serat biduri, yaitu: thermolite-biduri (TB) 50%:50%, micropolyester-biduri (MB) 50%:50%, dan excel-biduri (EB) 50%:50%, dibandingkan terhadap kain kapas (K) 100% dan poliester (PES) 100%. Kelima jenis kain tersebut juga divariasikan menjadi dua jenis kerapatan jeratan, yaitu rendah dan tinggi. Karakteristik kenyamanan taktil dievaluasi dengan menggunakan alat uji fabric touch tester (FTT). Hasil uji menunjukkan bahwa berdasarkan kriteria nilai primary sensory index (PSI), kain rajut dengan konstruksi kerapatan tinggi dapat menghasilkan nilai smoothness (kehalusan permukaan), softness (kelembutan), dan kenyamanan taktil total yang lebih baik dibanding kerapatan rendah. Kain rajut MB dengan komposisi campuran serat biduri 50% dan poliester microfiber 50% berpotensi menghasilkan karakteristik kenyamanan taktil dan softness yang lebih baik dibanding kain lainnya, termasuk kapas dan poliester 100%. Semua kain rajut biduri berkerapatan tinggi memiliki nilai warmness yang lebih tinggi daripada kain kapas dan poliester 100% sebagai pembanding. Kain rajut TB dengan komposisi campuran serat biduri 50% dan thermolite 50% memiliki nilai warmness yang paling baik dibandingkan dengan kain lainnya.
ANALISIS PENGARUH ASEAN-CHINA FREE TRADE AREA (ACFTA) TERHADAP KINERJA EKSPOR INDUSTRI TEKSTIL DAN PRODUK TEKSTIL (TPT) INDONESIA Sri Eva Mayasari; Budiono Budiono; Eva Ervani
Arena Tekstil Vol 36, No 2 (2021)
Publisher : Balai Besar Tekstil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31266/at.v36i2.6474

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ASEAN-China Free Trade Area (ACFTA), ukuran ekonomi dan jarak ekonomi terhadap kinerja ekspor industri tekstil dan produk tekstil (TPT) antara Indonesia dengan mitra dagang pada periode tahun 2001-2018. Penelitian ini menggunakan analisis gravity model pada data panel melalui pendekatan model fixed effect dengan estimasi feasible generalized least square (FGLS) cross-section seemingly unrelated regression (SUR). Hasil penelitian menemukan bahwa pengaruh kesepakatan ACFTA dari sisi tarif berpengaruh negatif terhadap ekspor tekstil dan produk tekstil Indonesia. Sedangkan dari sisi investasi, masuknya foreign direct investment (FDI) melalui kesepakatan ACFTA telah meningkatkan ekspor produk tekstil Indonesia. Penelitian ini juga menemukan bahwa setelah bergabung dalam ACFTA, Indonesia lebih banyak melakukan impor produk tekstil daripada melakukan ekspor. Ukuran ekonomi menunjukkan hubungan timbal balik antara Indonesia dengan mitra dagang, sedangkan jarak ekonomi berpengaruh negatif terhadap ekspor tekstil dan produk tekstil Indonesia.
AKTIVITAS ANTI NYAMUK MIKROKAPSUL MINYAK ASIRI Citrus aurantifolia TERHADAP Aedes aegypti Nila Sari Pandiangan; Luthfia Pratiwi; Diana Rakhmawaty Eddy; Tatang Wahyudi; Agus Surya Mulyawan; Euis Julaeha
Arena Tekstil Vol 36, No 2 (2021)
Publisher : Balai Besar Tekstil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31266/at.v36i2.7337

Abstract

Pada penelitian ini, telah dilakukan evaluasi sifat antinyamuk dari mikrokapsul yang berisi minyak asiri kulit jeruk nipis (Citrus aurantifolia) terhadap nyamuk Aedes aegypti. Preparasi minyak asiri dilakukan dengan metode hidrodistilasi; pembuatan mikrokapsul dengan metode koaservasi kompleks menggunakan penyalut alginat-gelatin, pengikat silang glutaraldehid, dan pengemulsi span-80 dan tween-80; pelepasan minyak asiri dalam mikrokapsul dilakukan dengan rangsangan magnetic stirrer 100 rpm; dan uji aktivitas antinyamuk dilakukan terhadap nyamuk A. aegypti. Hasil preparasi minyak asiri diperoleh rendemen sebesar 0,44%, dengan kualitas baik, berwarna kuning pucat dengan aroma segar khas jeruk nipis, komponen utama minyak asiri d-limonen (33,14%) dan b-pinen (28,32%). Mikrokapsul diperoleh dengan rendemen sebesar 47,3%, oil content sebesar 66,7%, dan efisiensi enkapsulasi sebesar 87,9%. Rata-rata pelepasan minyak asiri dari mikrokapsul dari hari pertama hingga hari ketujuh berkisar 44,7-65,9%.  Nilai % total perlindungan dari minyak asiri C. aurantifolia utuh lebih tinggi daripada limonen dan mikrokapsul, hal ini menunjukkan ada kerja sinergis antara komponen-komponen yang terdapat dalam minyak asiri. Rentang total perlindungan terhadap nyamuk A. aegypti antara 85,0-98,8%.
PENGOLAHAN LIMBAH CAIR TEKSTIL DENGAN PROSES OKSIDASI MENGGUNAKAN OZON GELEMBUNG MIKRO Nur Athikoh; Gunawan Gunawan; Muhammad Nur
Arena Tekstil Vol 36, No 2 (2021)
Publisher : Balai Besar Tekstil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31266/at.v36i2.6688

Abstract

Proses pengolahan limbah cair industri tekstil dengan pewarna indigo dapat dilakukan dengan proses oksidasi oleh ozon gelembung mikro. Dalam penelitian ini, limbah yang digunakan merupakan limbah cair industri tekstil yang telah mengalami pengolahan limbah dengan proses koagulasi kimia. Proses tersebut kemudian dilanjutkan dengan pengolahan limbah menggunakan ozon gelembung mikro untuk meningkatkan proses oksidasi guna mendegradasi pewarna indigo pada limbah cair tekstil tersebut. Pengolahan limbah cair tekstil dengan pewarna indigo dilakukan dengan proses oksidasi menggunakan ozon gelembung mikro yang berukuran 61 – 80 µm.  Generator ozon gelembung mikro dibangkitkan dengan menyisipkan ozon pada aliran sirkulasi 20 liter limbah cair tekstil melalui pipa venturi dengan diameter 6,35 mm sebanyak 4 buah. Ozon dibangkitkan melalui reaktor lucutan berpenghalang dielektrik dengan nilai kapasitas ozon yang dapat divariasikan. Penelitian ini menggunakan nilai kapasitas ozon sebesar 50,4 g/jam, 67,7 g/jam, dan 86,4 g/jam. Setiap nilai kapasitas ozon yang digunakan untuk pengolahan limbah cair tekstil divariasikan dengan waktu pengolahan limbah selama 60, 120, 180, dan 540 menit. Hasil pengolahan limbah cair tekstil dengan proses oksidasi menggunakan ozon gelembung mikro menunjukkan bahwa pewarna indigo dalam limbah cair tekstil mampu tereduksi optimum menggunakan nilai kapasitas ozon sebesar 86,4 g/jam dan waktu pengolahan limbah selama 540 menit. Hal tersebut menunjukkan bahwa semakin lama waktu pengolahan limbah dan besar nilai kapasitas ozon yang digunakan maka proses degradasi pewarna indigo semakin tinggi.
IMOBILISASI MIKROKAPSUL ANTIBAKTERI MINYAK ASIRI Eucalyptus globulus PADA KAIN KAPAS DENGAN METODE DEEP COATING Chantika Azka Hunafa; Dinda Dede Nabila; Dwi Nur Indah Sari; Retna Nurkhotimah; Miftah Andiani Lestari; Tatang Wahyudi; Euis Julaeha
Arena Tekstil Vol 36, No 2 (2021)
Publisher : Balai Besar Tekstil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31266/at.v36i2.7345

Abstract

Imobilisasi mikrokapsul antibakteri minyak asiri Eucalyptus globulus pada kain kapas telah dilakukan dengan cara deep coating. Mikrokapsul yang berisi minyak asiri E. globulus dibuat dengan metode koaservasi kompleks menggunakan penyalut alginat-gelatin. Hasil pengukuran GC-MS terhadap minyak asiri E. globulus komersial menunjukkan komponen utamanya adalah isopropil miristat 63,69% dan 1,8-sineol sebesar 29,35%. Mikrokapsul dibuat dalam dua sampel, yang dibedakan dari penggunaan minyak asiri E. globulus dalam Sampel I yakni 4 g dan Sampel II yakni 6 g. Ukuran rata-rata mikrokapsul Sampel I sebesar 1,550 µm dan Sampel II sebesar 1,154 µm. Kandungan minyak asiri (Oil Content; OC) dan efisiensi enkapsulasi (Encapsulation Efficiency; EE) secara berurutan, yaitu OC 78,70%; 42,49% dan EE 75,19%; 51,54%. Morfologi mikrokapsul Sampel I terlihat bentuknya lebih membulat dibanding Sampel II. Hasil uji antibakteri terhadap S. aureus lebih tinggi dibandingkan dengan terhadap E. coli. Sampel I lebih aktif dibandingkan Sampel II.

Page 1 of 1 | Total Record : 8