cover
Contact Name
Fera Tri Susilawaty
Contact Email
feralawata@gmail.com
Phone
+6287843836544
Journal Mail Official
jurnal.komunikasiuho@gmail.com
Editorial Address
Redaksi Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Gedung Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Universitas Halu Oleo. Kampus Hijau Bumi Tridharma, Anduonohu, Kambu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara 93232
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 25279173     DOI : 10.52423
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Is a journal of scientific in the form of research results in communication and information science. This journal is published 4 times a year (January, April, July and October) published by the Laboratorium Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Halu Oleo, Kendari. Articles are written in Indonesian and English. Each text that is published will go through the verification and editing process by the editor and the articles will be reviewed using a double-blind review system by the partners who are competent in their field. This journal is expected to be a medium for researchers / writers who want to publish the results of their research so that it can become a reference for further studies related to the study of Communication and information. Scope of the Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi covers communication management, mass media (TV, Radio, Newspapers), public relations, marketing communications, political communication, organizational communication, cultural communication, online media and popular culture. Also focus on studies of information and libraries including information literacy, information technology, digital library, librarian profession development, information management.
Articles 352 Documents
DAMPAK KAMPANYE ENERGI TERBARUKAN PADA MASYARAKAT PEMULUNG DI KECAMATAN PUUWATU KOTA KENDARI (Studi di Kampung Mandiri Energi Kota Kendari) Lisa Triana Putri
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol 2, No 2 (2017): Edisi April
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Ha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.199 KB) | DOI: 10.52423/jikuho.v2i2.2523

Abstract

Judul Skripsi adalah Dampak Kampanye Energi Terbarukan Pada Masyarakat Pemulung Di Kecamatan Puuwatu Kota Kendari (Studi Di Kampung Mandiri Energi Kota Kendari). Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak pelaksanaan kampanye energi terbarukan pada masyarakat pemulung kampung mandiri energi Kota Kendari serta untuk mengetahui faktor-faktor apa yang mempengaruhi pelaksanaan kampanye energi terbarukan pada masyarakat pemulung kampung mandiri energi Kota Kendari. Manfaat penelitian ini secara umum adalah diharapkan melalui penelitian ini menjadi tahu keberadaan dan implementasi pembangunan Kampung Mandiri Energi di area TPAS puuwatu. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di Kampung Mandiri Energi yang berada di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Puuwatu Kota Kendari. Teori yang digunakan adalah teori Difusi Inovasi. Dengan jumlah informan sebanyak 7 orang, yakni Kepala Dinas Kebersihan Kota Kendari, Kepala Seksi TPAS Puuwatu, dan 5 warga Kampung Mandiri Energi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelaksanaan kampanye energi terbarukan membawa banyak dampak positif bagi masyarakat pemulung di TPAS Puuwatu. Faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan kampanye energi terbarukan terdiri dari lima faktor, yaitu: Keuntungan relatif,  Kompatibilitas (Keserasian), Kompleksitas (Kerumitan), Triabilitas (Dapat diuji coba), dan Observasi (Dapat diobservasi). Kata Kunci : Dampak, Kampanye, Energi Terbarukan, Kampung Mandiri Energi
MAKNA SIMBOLIK BENDA ADAT PINANGAN (Kafeena) DALAM PERNIKAHAN MASYARAKAT ETNIS MUNA (Studi Kasus Pada Masyarakat Desa Lapole Kecaamatan Maligano Kabupaten Muna) Erwin, Erwin
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol 1, No 3 (2016)
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Ha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.366 KB) | DOI: 10.52423/jikuho.v1i3.1606

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana makna simbolik bendat adat pinangan dalam pernikahan masyarakat etnis Muna, di desa Lapole, Kecamatan Maligano, Kabupaten Muna.Penelitian dilaksanakan di Desa Lapole, Kecamatan Maligano, Kabupaten Muna. teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan melalui penelitian lapangan yang dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dengan menggunakan informan sebanyak 5 Orang, selanjutnya di analisis dengan data kualitatif.Hasil penelitian ini menunjukan bahawa berdasarkan urain dalam prosesi pelaksanaan perkawinan etnis Muna pada masyarakat desa Lapole dengan sistem pernikahan Kawin Pinang (angka mata), menunjukan adanya beberapa benda-benda yang mengiringi prosesi peminangan (Kafeena) tersebut dan mengandung makna diantranya adalah cincin Pinagan (Fotuno Kafeena) sebagai dasar fondasi adat, Al-Quran sebagai pedoman hidup berumah tangga, kerudung atau mukenah sebagai kelengkapan ibadah, sajadah sebagai tempat bersujud, kebaya sebagai penghormatan kepada perempuan, cermin sebagai bayangan kesungguhan hati laki-laki, sisir sebagai penyelesaian masalah, pisau sebagai ketajaman hati laki-laki, sandal sebagai alas mencari rezeki, kosmetik sebagai lambang keharmonisan, sabun sebagai kesucian diri, pakaian dalam sebagai penjaga kehormatan dalam rumah tanggaa, sikat gigi dan odol sebagai kesopanan dalam bertutur kata, dan kain baju sebagai pelengkap keluarga yang sakina, mawadah, dan warahmah. Dimana dari hasil penelitian ini, makna benda-benda pinangan (Kafeena) yang diyakini oleh masyarakat di Desa Lapole adalah sebagai pedoman dan kontrol sosial kedua mempelai dalam mengarungi kehidupan berumah tangga dan bermasyarakat.Kata kunci : Makna Simbolik, Benda Adat.
ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN EKSEKUSI MATI BALI NINE DALAM HARIAN KOMPAS.COM sahrun sahrun
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Ha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (30.306 KB) | DOI: 10.52423/jikuho.v1i1.1192

Abstract

ABSTRAK Permasalahan dalam penelitian ini adalah Bagaimanakah Kompas.Com Memberikan Ekseskusi Mati Bali Nine Cs. Dalam Pemberitaannya.  Penelitian ini bertujuan menganalisis kasus eksekusi mati bali nine dalam harian kompas.com dalam bentuk fakta pemberitaan melalui median online. Penelitian ini dilakukan dalam bentuk penelitian perpustakaan melalui model analisis framing Roberret E  Etman. Bersumbar dari data dokumen berita harian Kompa.Com dalam kurung waktu 2005 – 2015. Data penelitian di analisis dalam tiga tahapan yaikni; subjuk penelitian, isi berita dan framing yang digunakan. Berita yang di analisis mencakup judul, rubrik,halaman,edisi dan nama hariana. Berdasarkan hasil penelitin diperoleh bahwa pemberitaan yang dilakukan oleh harian Kompas.Com sesuai framenya atau terfokus pada aspek hukumnya saja. Hal ini dapa dilihat dari beberapa pemberitaan menyangkut kronologi penangkapan,proses persidangan,penahanan,grasi hinga sampai hukuman mati. Meskipun begitu terdapat pula beberapa berita yang keluar dari frame hukum (out off framing) pada aspek politik dan hubungan internasional terutama  upanaya grasi. Kata kunci: Framing, Eksekusi Mati,Kompas.Com
Aktivitas Komunikasi Tokoh Masyarakat Dalam Melestraikan Tarian Lulo Sebagai Tradisi Budaya Etnis Tolaki (Studi Pada Desa Kosebo. Kec. Angata. Kab. Konsel) Putri Rahayu
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol 2, No 2 (2017): Edisi April
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Ha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (54.344 KB) | DOI: 10.52423/jikuho.v2i2.2528

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana aktivitas komunikasi tokoh masyarakat dalam melestarikan tarian lulo sebagai tradisi budaya etnis tolaki dan Faktor-faktor yang mempengaruhi aktivitas komunikasi tokoh masyarakat dalam melestarikan tarian lulo di Desa Kosebo Kecamatan Angata Kabupaten Konawe Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas komunikasi tokoh masyarakat dalam melestarikan tarian lulo sebagai tradisi budaya etnis tolaki serta untuk menegetahui faktor-faktor yang mempengaruhi aktivitas komunikasi tokoh masyarakat dalam melestarikan tarian lulo di Desa Kosebo Kecamatan Angata Kabupaten Konawe Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis deskripif kualitatif dengan jumlah informan penelitian sebanyak 6 orang, yang ditentukan secara sengaja (purposive sampling). Dalam melakukan pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi kepustakaan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas komunikasi tokoh masyarakat dalam melestarikan tarian lulo sebagai tradisi budaya etnis tolaki di Desa Kosebo Kecamatan Angata Kabupaten Konawe Selatan, terdapat 3 aktivitas yakni (1) Aktivitas Lulo ketika akan memulai penanaman padi, bahwa tradisi dalam penanaman padi lulo yang biasa  dilaksanakan adalah Lulo hada, (2) Aktivitas Lulo dalam merayakan hasil panen, dalam tradisi ini untuk merayakan hasil panen maka mereka melaksanakan Lulo Ngganda, (3) Aktivitas Lulo dalam acara pernikahan, Lulo tersebut selalu dilaksanakan sebagai salah satu bentuk kebiasaan yang sudah mengakar di dalam masyarakat Desa Kosebo. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi aktivitas komunikasi tokoh masyarakat dalam melestariakan tarian lulo di desa kosebo kecamatan angata kabupaten konawe selatan adalah (1) faktor intern, dalam hal ini adanya faktor perubahan kependudukan dan penemuan baru di dalam masyarakat, (2) Faktor Ekstern, yaitu adanya pengaruh dari budaya pendatang seperti Bugis, Bungku, Jawa. Kedatangan mereka menyebabkan tatanan kehidupan masyarakat Tolaki berubah antara kedua unsur budaya masing-masing saling mempengaruhi, diantaranya karena terjadi perkawinan campuran ataupun terjadinya interaksi. Kata Kunci: Aktivitas Komunikasi, Tokoh Masyarakat, Tarian Lulo Tradisional
POLA KOMUNIKASI PEMUSTAKA DAN PUSTAKAWAN DI SMA NEGERI 1 WAKORUMBA SELATAN KABUPATEN MUNA Ikzal Ikzal
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol 1, No 3 (2016)
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Ha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (37.337 KB) | DOI: 10.52423/jikuho.v1i3.1612

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola komunikasi pemustaka dan pustakawan di perpustakaan SMA Negeri 1 Wakorumba Selatan Kab. Muna. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pola komunikasi pemustaka dan pustakawan di perpustakaan SMA Negeri 1 Wakorumba Selatan Kab. Muna. Penelitian ini dilaksanakan pada perpustakaan SMA Negeri 1 Wakorumba Selatan Kab. Muna. Metode penelitian ini secara deskriptif kualitatif dengan metode deskriptif. Jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak 8 orang yang dapat memberikan informasi yang dibutuhkan dalam penelitian terdiri dari 5 orang pemustaka dan 3 orang pustakawan di Perpustakaan SMA Negeri 1 Wakorumba Selatan Kab. Muna. Teknik penentuan informan dilakukan dengan purposive sampling atau penentuan secara langsung oleh peneliti yang dijadikan informan. Pengumpulan data dilakukan dengan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi di Perpustakaan SMA Negeri 1 Wakorumba Selatan Kab. Muna. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa pola komunikasi pemustaka dan pustakawan di SMA Negeri 1 Wakorumba Selatan Kab. Muna terjadi komunikasi satu arah, komunikasi dua arah dan komunikasi multi arah, dimana hal tersebut dapat disimpulkan berdasarkan hasil wawancara pemustaka dan pustakawan di Perpustakaan SMA Negeri 1 Wakorumba Selatan Kab. Muna. Kata Kunci : Pola Komunikasi, Pemustaka dan Pustakawan.
FUNGSI HUMAS DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN PADA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTA KENDARI Sartin, Sartin
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Ha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (32.978 KB) | DOI: 10.52423/jikuho.v1i1.1198

Abstract

ABSTRACT The purpose of this study was to determine and describe the function of public relations in improving the quality of health care at the Regional General Hospital (RGH) Kendari City. This study used a qualitative descriptive approach and data collection techniques are used interview, observation and document. Data analysis was performed based on primary and secondary data that during the study. The results showed that the function of public relations in improving the quality of health services at the RGH Kendari City, namely: (1) support the activities of the management and the achievement of objectives, supporting the activities of the Regional General Hospital  Kendari City began planning, organizing, implementation and evaluation of the work, (2) creating a two-way communication to the public through the delivery of information or policies important related health services in hospitals and distribute back information from the public to the management RGH Kendari City, (3) serve the public and provide information management, namely PR disseminate needed information public and giving information to leaders in connection with health services in hospitals in the public interest, and (4) fostering a harmonious relationship that PR RGH of Kendari always maintained a public relations internally which is doing a good relationship with the users of health services and fostering good relationships with the users of the service externally as one effort improve the quality of health care at the RGH Kendari City. Keywords: Function, Public Relations, Quality. Care and Health
PERSEPSI PEMUSTAKA TERHADAP KUALITAS LAYANAN SIRKULASI DI BADAN PERPUSTAKAAN DAN ARSIP DAERAH PROVINSI SULAWESI TENGGARA Wamira Wamira
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol 2, No 2 (2017): Edisi April
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Ha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.328 KB) | DOI: 10.52423/jikuho.v2i2.2533

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah persepsi pemustaka terhadap kualitas layanan di Badan Perpstakaan dan Arsip Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Persepsi Pemustaka terhadap Kualitas Layanan Sirkulasi di Badan Perpustakaan dan  Arsip Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara.Penelitian ini di Lakukan di Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara .Penentuan informan di lakukan secara purposive sampling sebanyak 30 orang yaitu Kepala Sub Bagian Umum 1 orang,Petugas Layanan Sirkulasi 1 orang,Pemustaka 28 orang.Adapun teknik pengumpulan data yaitu dangan cara observasi ,wawancara,dokumentasi.Jenis data yang digunakan adalah kualitatif.Adapun alat analisis yang digunakan adalah kualitatif.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelayanan yang diterapkan di Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara berdasarkan undang-undang NO.43 Tahun 2007 tentang standar pelayanan perpustakaan umum yaitu pelayanan prima yang didalamnya dimuat pelayanan secara terarah ,terpadu,dan akurat.Layanan perpustakaan yang ada di Perpustakaan kareana itu pelayanan perlu ditingkatakan lagi sehingga pengunjung lebih nyaman mengunjungi perpustkaan dan Arsip Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara sudah menggunakan layanan yang terotomasi serta sistem layanan sirkulasi adalah sistem terbuka dimana pemustaka bebas mencari bahan pustaka sendiri sesuai yang diinginkan atau dibutuhkan pemustaka khususnya dalam bidang sikap pustakawan terhadap pemustak sudah cukup baik dan disenangi oleh para pengunjung dalam hal ni masyarakat umum, karena sikap raamah dan cepat tanggap dalam menanggapi kebutuhan pengunjung serta metode pelayanan yang dierikan sudah cukup baik tetapi masih ada yang empunyai persepsi negatif karena pelayan pegawai belum mengoptimalkan waktu yang ada untuk melayani pemustaka.Dalam segi ketersedian koleksi terutama buku sudah cukup baik dan sudah optimal, walaupun begitumasih ada informan yang memberikan kesan negatif karena pertanyaan kurang akurat serta laporan-laporan yang sudah lama sehigga pegawai tidak memperhatikannya. Begitupula dengan kemudahan akses informasi masih banyak informan yang berpendapat bahwa masih perlu ditingkatkan lagi sehingga pengunjung tidak merasa terbebani terhadap layanan yang disediakan. Oleh karena itu pelayanan perlu ditingkatkan lagi sehingga pengunjung lebih nyaman mengunjungi perpustakaan. Kata kunci : persepsi, pemustaka, sirkulasi, Badan Perpustakaan Arsip Daerah
KETERSEDIAAN KOLEKSI PERPUSTAKAAN TERHADAP KUNJUNGAN PEMUSTAKA DI PERPUSTAKAAN DAERAH SULAWESI TENGGARA Jumal Anse
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol 1, No 3 (2016)
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Ha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.261 KB) | DOI: 10.52423/jikuho.v1i3.1617

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Ketersediaan Koleksi Perpustakaan Terhadap Kunjungan Pemustaka di Perpustakaan Daerah Sulawesi Tenggara. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pemustaka yang mengunjungi perpustakaan umum Daerah Sulawesi Tenggara dalam rentang waktu tertentu. Sampel yang digunakan sebanyak 35 responden dan menggunakan metode accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif  dengan menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dasarnya ketersediaan koleksi di perpustakaan daerah Sulawesi tenggara yang diukur berdasarkan Ketersediaan koleksi, Kondisi, Kemutakhiran, Kesesuaian, orientasi terhadap kebutuhan pengguna dan kerjasama dapat dilihat dari tanggapan responden yang menyatakan kurang memadai. Hal tersebut dapat dilihat dari tanggapan responden yang memberikan pernyataan kurang setuju terhadap indikator penelitian sedangkan kunjungan pemustaka di  perpustakaan daerah Sulawesi tenggara sudah cukup baik. Hal tersebut dapat dilihat dari tingkat kunjungan pemustaka yang didominasi oleh pelajar dengan kebutuhan untuk membaca koleksi perpustakaan. Sehingga walaupun koleksi perpustakaan kurang memadai tetapi perpustakaan daerah masih tetap dikunjungi oleh pemustaka. Kata Kunci : Ketersediaan Koleksi, Kunjungan Pemustaka
MAKNA PENGGUNAAN SIMBOL UKIRAN “PA’MANUK LONDONG” PADA MASYARAKAT TORAJA deprianus sarlis
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Ha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (40.325 KB) | DOI: 10.52423/jikuho.v1i1.1204

Abstract

Abstract The problem in this research are the meaning of symbols Carving is Pa 'Manuk Londong in Toraja Society and How to Use of Symbols Carving Pa' Manuk Londong in Toraja people. The purpose of this research were to determine the meaning of the symbols carved Pa 'Manuk Londong and use symbols carved Pa' Manuk Londong the Toraja people. The location of this research was held in Lamunde village, District Tinondo, East Kolaka. The used theory is the symbol theory by Susanne Langer. In this research the number of informants as many as 5 people to represent the Toraja society. Data used in this research is qualitative data and data analysis techniques used in this research is qualitative interpretative analysis. The results of this research indicate that the symbol Carving Pa 'Manuk Londong used Torajanese the Toraja traditional house (Tongkonan and reeds) and duplicate Toraja traditional house that is in use by the Toraja people both in Tanah Toraja (Toraja Regency and North Toraja) and the there is the migration areas that have significance both in terms of its use, color engravings and drawings roosters used. This research is expected to provide benefits and contributions of Sciences for the community, especially for Toraja people in overseas. This research is also expected to served the benefit in the development of Communication Studies, especially on research Meaning Use of Symbols Carving "Pa 'Manuk Londong" In the Toraja people. Keywords: Symbol Of Communication, Meaning Use Of Carving "Pa'manuk Londong", Toraja Society.
MAKNA SIMBOLIK RITUAL BULAN PURNAMA DAN RITUAL TILEM PADA MASYARAKAT SUKU BALI DI DESA LALONGGAPU, KECAMATAN LANDONO, KABUPATEN KONAWE SELATAN Debby Ayu Marinticha, Muh. Zein Abdullah, Marsia Sumule G
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol 2, No 3 (2017): Edisi Juli
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Ha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.858 KB) | DOI: 10.52423/jikuho.v2i3.2684

Abstract

Permasalahan yang timbul dalam penelitian ini adalah bentuk simbol yang ada dalam ritual bulan purnama dan ritual tilem pada masyarakat suku Bali dan makna simbol dalam ritual bulan purnama dan ritual tilem  pada masyarakat suku Bali. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk simbol yang ada dalam ritual bulan purnama dan ritual tilem ,serta untuk mengetahui makna simbol dalam ritual bulan purnama dan ritual tilem  pada masyarakat suku Bali.Lokasi penelitian ini dilaksanakan di Desa Lalonggapu Kecamatan Landono Kabupaten Konawe Selatan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Simbol dari Susanne Langer. Dalam penelitian ini informan berjumlah sebanyak 6 orang untuk mewakili masyarakat suku Bali di Desa Lalonggapu. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis interpretatif kualitatif.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa berbagai simbol yang ada dalam ritual bulan purnama dan ritual tilem  digunakan oleh masyarakat Bali atau umat hindu sebagai sebuah sarana untuk beribadah kepada Tuhan Yang Maha Esa serta sebagai ungkapan syukur mereka kepada Tuhan atas segala bentuk keselamatan serta perlindungan dan berkat yang mereka peroleh selama berada di dunia. Dimanapun mereka berada , masyarakat suku Bali akan selalu  menggunakan simbol -  simbol ini dalam peribadatan.Penelitian ini diharapkan dapat memberi manfaat dan sumbangan ilmu pengetahuan bagi masyarakat, khususnya masyarakat suku Bali yang ada di perantauan. Penelitian ini juga diharapkan dapat memberi manfaat dalam perkembangan Ilmu Komunikasi khususnya pada penelitian Makna simbolik Ritual Bulan Purnama dan Ritual Tilem  Pada Masyarakat Suku Bali di Desa Lalonggapu Kecamatan Landono Kabupaten Konawe Selatan.Kata Kunci : Simbol Komunikasi, Makna Simbolik Ritual Bulan Purnama dan Ritual Tilem Pada Suku Bali