cover
Contact Name
Anggriana Irwan
Contact Email
anggrianairwan8@gmail.com
Phone
+6285231750836
Journal Mail Official
lkim-pena@unismuh.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Makassar, Jalan Sultan Alauddin No.259 Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal PENA : Penelitian dan Penalaran
ISSN : 23553766     EISSN : 27227685     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2016)" : 10 Documents clear
STUDI KUALITATIF GENG MOTOR ANARKIS DI MAKASSAR Khaerul Khaerul; Julianto Julianto; Salmah Salmah
JURNAL PENA Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.624 KB)

Abstract

ABSTRAKGeng motor merupakan salah satu fenomena yang telah ada dan berkembang di Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses kemunculannya, komunitas subkultur dan perilaku geng motor di Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penentuan lokasi dan subjek penelitian dilakukan secara purposive random sampling.Teknik pengumpulan data terdiri dari : studi pustaka, pengamatan (observasi), dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan analisis data model Miles dan Hubermann. Hasil penelitian mendeskripsikan bahwa (1) munculnya geng motor di Makassar dimulai dari balapan liar. Bagi kelompok yang merasa tak menerima kekalahannya kemudian memancing keributan menggunakan cara-cara kekerasan. Aksi balapan liar ini telah ada sejak tahun 90an tetapi mulai marak lagi terjadi mulai pada tahun 2010, (2) terdapat sedikitnya 10 komunitas subkultural geng motor di Makassar yaitu Mappakoe, Lontara, Sekicol/Skejol, Tetta, Lada Hitam, May in Moral, Halilintar, Copergo, Cooper, Batu Lase, (3)perilaku geng motor di Makassar akhir-akhir ini sangat meresahkan masyarakat. Sasaran utama aksi brutal geng motor akhir-akhir ini adalah sejumlah mini market, seperti Alfa Mart, Indo Mart dan lainnya pada malam hari. Selain melakukan perampokan, mereka juga melakukan pencurian secara kekerasan bahkan melakukan pembunuhan. Kata kunci: anarkis, geng motor, Makassar
TINJAUAN SOSIOKULTURAL MAKNA FILOSOFI TRADISI UPACARA ADAT MACCERA MANURUNG SEBAGAI ASET BUDAYA BANGSA YANG PERLU DILESTARIKAN (Desa Kaluppini kabupaten Enrekang Sulawesi Selatan) Nur Rahma; Hajra Yansa; Hamsir Hamsir
JURNAL PENA Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (651.985 KB)

Abstract

 Kebudayaan adalah warisan leluhur atau aset bangsa berupa hasil karya manusia yang harus dijaga dan dilestarikan agar eksistensinya tetap berkembang  diantara kebudayaan asing yang masuk. Salah satu bentuk kebudayaan yang tetap dijaga kelestariannya oleh setiap suku bangsa adalah upacara tradisional atau upacara adat. Tetapi tidak bisa dipungkiri, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta masuknya pengaruh modernisasi mengakibatkan tatanan nilai-nilai tradisi dalam masyarakat semakin luntur. Salah satu tradisi upacara adat di Sulawesi Selatan yang mulai pudar di kalangan masyarakat yaitu tradisi upacara adat maccera manurung pada masyarakat Massenrempulu Kabupaten Enrekang. Maccera manurung merupakan tradisi upacara adat kuno yang dilaksanakan satu kali selama delapan tahun dan upacara ini telah dilaksanakan beratus tahun yang lalu. Berdasarkan latar belakang diatas peneliti ingin mengetahui makna filosofi yang terkandung dalam serangkaian  tradisi upacara adat maccera manurung serta proses pelaksanaannya. Penelitian ini dilaksanakan di desa Kaluppini Kabupaten Enrekang. Peneliti menggunakan jenis penelitian etnografi dengan pendekatan kualitatif, Informan dalam penelitian ini dipilih dengan teknik  purposive random sampling. Informan dalam penelitian ini adalah Masyarakat Desa Kaluppini Sulawesi Selatan dan tokoh adat yang mengetahui persis cara pelaksanaan upacara adat maccera manurung. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) Proses upacara maccera manurung dilaksanakan selama empat hari yang dimulai pada hari jumat sampai dengan hari senin. Pelaksanaannya dimulai mappabangun tanah, macce’do mayang, ma’ peong, ma’sodi gandang, Liang Wai, sipallolongana atau biasa na bilang orang disini Tuna’ ada sola Matalunna.(2) Makna filosofi yang terkandung dalam tradisi upacara adat Maccera Manurung dalam setiap tahapan pelaksanaanya. (a) Ma’pabangun tanah, masyarakat Massenrempulu meyakini tanah adalah inti dari seluruh jagad dan di maksudkan sebagai doa dalam menghadapi delapan tahun yang akan datang. (b) liwang wai pengambilan air dewata dan penentu nasib (c)  maccedo mayang sebagai keselamatan pelaksanaannya. Kata kunci: Makna Filosofi, Tradisi Upacara Adat, Maccera Manurung
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI MODEL KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH PADA SISWA KELAS X IPA SMA NEGERI 1 GOWA Hajra Yansa
JURNAL PENA Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (615.945 KB)

Abstract

ABSTRAK            Jenis penelitian ini adalah  penelitian pra-eksperimen yang melibatkan satu kelas sebagai kelas eksperimen dengan tujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran matematika melalui model kooperatif tipe make a match  pada siswa kelas X IPA SMA Negeri 1 Gowa Tahun Pelajaran 2017/2018. Penelitian ini mengacu pada tiga kriteria keefektifan pembelajaran yaitu hasil belajar matematika siswa tuntas dan meningkat, aktivitas siswa dalam kegiatan pembelajaran matematika, dan respon siswa terhadap pelaksanaan pembelajaran matematika dengan model kooperatif tipe make a match. Desain penelitian yang digunakan adalah One Group Pretest-Posttest Design, yaitu sebuah eksperimen yang dilaksanakan tanpa adanya kelompok pembanding (kontrol). Sampel penelitian dalam penelitian ini yaitu siswa kelas X IPA 2 SMA Negeri 1 Gowa sebanyak 31 orang sebagai kelas yang diterapkan model kooperatif tipe make a match. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Skor rata-rata tes hasil belajar matematika siswa melalui model kooperatif tipe make a match adalah 86,93%.  (2) Rata-rata persentase aktivitas siswa untuk setiap indikator mencapai kriteria efektif, yaitu 81,93%.(3) Angket respon siswa menunjukkan bahwa respon positif siswa terhadap model kooperatif tipe make a match  yaitu 90,83%, dan mencapai kriteria efektif. Hasil analisis inferensial menunjukan bahwa: (1) uji normalitas posttest dengan nilai Pvalue=0,07 α =0,05 dan uji normalitas gain dengan nilai Pvalue=0,2 α =0,05 berdistribusi normal. (2) Pengujian hipotesis terdiri dari (a) ketuntasan klasikal postest telah tercapai dengan  Zhitung =3,36 Ztabel= 1,645 maka Ho ditolak, (b) peningkatan hasil belajar matematika siswa sudah tercaoai dengan nilai pvalue = 0,000   α = 0,05 maka Ho ditolak. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa model kooperatif tipe make a match efektif diterapkan dalam pembelajaran matematika pada siswa kelas X IPA SMA Negeri 1 Gowa.  Kata Kunci: Efektivitas Pembelajaran Matematika,Model  Kooperatif  Tipe Make A Match
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG DENGAN PENDEKATAN MULTIPLE INTELLIGENCES TERHADAP SIKAP DAN HASIL BELAJAR FISIKA PESERTA DIDIK KELAS XI IPA SMA 1 LIMBUNG Salwiah Salwiah; Rahmayanti Rahmayanti; Satriyani Satriyani
JURNAL PENA Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.945 KB)

Abstract

ABSTRAKTelah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan multiple intelligences melalui model pembelajaran langsung terhadap sikap dan hasil belajar Fisika peserta didik kelas XI IPA di SMA 1 Limbung. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui besarnya korelasi antara sikap dan hasil belajar Fisika peserta didik kelas XI IPA setelah diajar dengan pendekatan multiple intelligences melalui model pembelajaran langsung di SMA 1 Limbung.Penelitian ini merupakan jenis penelitian true eksperimen dengan desain posttest only group design. Lokasi penelitian bertempat di SMA 1 Limbung. Variabel dalam penelitian terdiri dari dua variabel yaitu variabel bebas (pendekatan pembelajaran) dan variabel terikat (sikap dan hasil belajar Fisika). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes sikap dan hasil belajar. Tes ini akan diberikan kepada kelas eksperimen dan kelas kontrol setelah pembelajaran selesai. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial.Statistik deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan sikap dan hasil belajar peserta didik yang diperoleh. Selanjutnya, statistik inferensial digunakan untuk menguji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk sikap siswa terhadap Fisika diperoleh nilai sig. = 0,001 sig.
PENGEMBANGAN PUTURE (PUNAKAWAN ADVENTURE) SEBAGAI MEDIA PENDIDIKAN KARAKTER ANAK USIA DINI Hanun Nurrahma; Putri Dwi Naryaningsih
JURNAL PENA Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.368 KB)

Abstract

ABSTRAKKasus kenakalan yang dilakukan oleh anak usia dini di berbagai wilayah di Indonesia menunjukkan peningkatan setiap tahun. Salah satu penyebabnya adalah perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi yang tidak disertai dengan wawasan yang cukup sehingga membuat anak-anak cenderung mendapatkan dampak negatif dari penggunaannya. Untuk meminimalisir kondisi perilaku perilaku yang tidak sesuai norma tersebut diperlukan penananam pendidikan karakter menggunakan kearifan lokal. Salah satu alternatifnya adalah dengan membuat suatu media pembelajaran. Oleh karena itu, penulis mengembangkan media Puture (Punakawan Adventure) berbasis Adobe Flash CS6 dengan bahasa pemrograman Actionscript 3.0. Tujuan pengembangan Puture ini adalah untuk memberikan bekal kepada remaja dalam tahap pertumbuhan psikologisnya. Hasil pengembangan ini berupa aplikasi Puture yang berisi cerita sehari-hari yang mengandung nilai moral dan kearifan lokal jawa yang digambarkan dengan tokoh punakawan. Jenis penelitian yang digunakan penulis adalah R and D (research and development) menggunakan pendekatan kualitatif. Selain disajikan dalam aplikasi berbasis Android, penulis juga mengembangkannya dalam bentuk E-book dengan harapan dapat digunakan sebagai sumber bacaan yang bermanfaat bagi anak-anak. Kata kunci: Kearifan Lokal, Pendidikan Karakter, Puture
PENERAPAN MEDIA AUDIOVISUAL PADA PENYULUHAN PERTANIAN PADI DI DESA PARANGBADDO KECAMATAN POLONGBANGKENG UTARA KABUPATEN TAKALAR. Makmur Makmur
JURNAL PENA Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.215 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni - Agustus  2015 dengan tujuan untuk mengetahui penerapan media audiovisual pada penyuluhan pertanian, dan untuk mengetahui respon petani terhadap penerapan media audiovisual dipilih seorang responden yaitu penyuluh setempat dan untuk mengetahui respon petani terhadap penerapan media audiovisual di Desa Parangbaddo dipilih populasi petani yang pernah mengikuti penyuluhan dengan media audiovisual yaitu 92 orang populasi kemudian dijadikan sampel yaitu sebanyak 30 orang  responden berarti 32,6 % dari jumlah populasi. Pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan pengambilan sampel secara acak sederhana. Dan sampel  yaitu petani yang pernah mengikuti proses penyuluhan dengan penerapan media  audiovisual, yaitu 30 petani yang menjadi responden. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan metode observasi, wawancara terbuka, koesener dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan media audiovisual oleh penyuluhan pertanian tergolong mudah, dimana penyuluh tidak memiliki hambatan atau  kendala baik dalam menerapkan media audiovisual maupun dalam membuat materi audiovisual dan menyiapkan alat penyuluhan pertanian Dan Petani merespon positif penerapan media audiovisual pada penyuluhan pertanian, dan respon terhadap pelaksanaan penyuluhan pertanian  termasuk kategori sedang, karena petani datang mengikuti proses penyuluhan pertanian, membentuk kelompok tani, memperluas areal tanam pertanian, menyebar luaskan informasi kepada petani di kelompok tani dan sebagian petani masih kurang pengetahuan dan sibuk sehingga tidak bergabung di kelompok tani di Desa Parangbaddo Kecamatan Polongbangkeng Utara Kabupaten Takalar Kata kunci : Media Audiovisual, Komunikasi, Penyuluh,  Petani
KENCANA: KERAJINAN KAIN PERCA MENJADI LINE ART SEBAGAI INDUSTRI KREATIF BERPELUANG EKONOMI A'isah A'isah; Triyas Nur Aisyah; Desi Novitasari
JURNAL PENA Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.615 KB)

Abstract

ABSTRAK            Limbah kain merupakan salah satu jenis limbah yang sulit diolah karena merupakan limbah anorganik yang sulit terurai, sedangkan jika dibakar dapat menimbulkan asap dan gas beracun yang membahayakan lingkungan. Ini menjadikannya masalah karena berdasarkan data tahun 2011, limbah kain menempati urutan ke-4 prosentase limbah terbanyak yakni 6,36% secara berat dan 5,1% secara volume dengan peningkatan sekitar 3% sampai 5% per tahunnya (Susilo Karya, 2012). Sudah ada beberapa industri kreatif yang mengolahnya menjadi produk baru seperti bros, tas, keset dan sebagainya. Namun, kain perca tersebut punya potensi lebih untuk dikembangkan menjadi produk yang lebih estetis dan digandrungi berbagai kalangan. Salah satu produk yang sedang diminati masyarakat modern adalah karya seni line art, yang merupakan suatu gambar yang terdiri dari garis-garis membentuk suatu objek pada latar belakang yang kontras (kamus-internasional.com). Maka tercetuslah KENCANA (Kerajinan Perca menjadi Line Art), yang merupakan brand dari industri kreatif karya seni line art dengan kain perca, terutama kain batik sebagai bahan baku utamanya. Tujuan dari penelitian ini adalah memanfaatkan limbah kain perca menjadi suatu karya yang bernilai artistik, ramah lingkungan, berkearifan lokal sekaligus ekonomis. Metode yang digunakan ialah eksperimental dan survei pasar. Dengan menggunakan peralatan pengolah yang sederhana, KENCANA membentuk objek tokoh maupun bangunan yang dikemas menarik agar layak dijual sebagai elemen hias interior. Dengan demikian, diharapkan dapat mengurangi pencemaran limbah kain yang sekaligus berpotensi menjadi sumber ekonomi bagi masyarakat.  Kata kunci: Industri kreatif, kain perca, kewirausahaan, line art
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KEJADIAN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MANGASA KECAMATAN TAMALATE MAKASSAR Miftahul Jannah; Nurhasanah Nurhasanah; Nur Azmi M.; Riska Aulia Sartika
JURNAL PENA Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.075 KB)

Abstract

ABSTRAK            Hipertensi merupakan suatu keadaan terjadinya peningkatan tekanan darah yang memberi gejala berlanjut pada suatu target organ tubuh sehingga timbul kerusakan lebih berat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan jenis kelamin, umur, stres, merokok, dan kafein dengan kejadian hipertensi. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan rancangan Cross Sectional Study. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara accidental sampling. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah penderita hipertensi yang datang di Puskesmas Mangasa kecamatan Tamalate Makassar sebanyak 50 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kelamin (p 0,001) umur (p 0,002), stres (p 0,003), merokok (p 0,002) berhubungan dengan kejadian Hipertensi, sedangkan kafein (p 0,721) tidak ada hubungan dengan kejadian Hipertensi. Kesimpulan jenis kelamin, umur, stres, dan merokok berhubungan dengan kejadian Hipertensi, sedangkan  kafein tidak ada hubungan dengan kejadian Hipertensi. Mengadakan pelayanan terpadu bagi masyarakat mencakup beberapa kegiatan seperti pengukuran tekanan darah. Upaya promotif dan preventif dengan penyediaanan leaflet dan poster mengenai pola hidup yang sehat. Jenis kelamin, umur merupakan faktor yang tidak dapat di ubah sehingga diharapkan adanya perubahan terhadap kesehatan pada responden yang datang berobat di Puskesmas Padongko terhadap stres, merokok dan kafein.Kata Kunci : Kejadian Hipertensi, Jenis Kelamin, Umur, Stres, Merokok dan Kafein
KAJIAN KEHIDUPAN DAN KEGIATAN AKADEMIK PARA MAHASISWA RAJA PANGGUNG JALANAN DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR Mohammad Guntur; Fitriani Fitriani; Nur Ismi
JURNAL PENA Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.404 KB)

Abstract

ABSTRAKTelah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui (1) kehidupan akademik para raja panggung jalanan di Universitas Muhammadiyah Makassar, (2) untuk mengetahui kegiatan akademik para raja panggung jalanan di Universitas Muhammadiyah Makassar, (3) untuk mengetahui kapan dan situasi seperti apa para raja panggung jalanan turun ke jalan melakukan aksi demonstrasi di Universitas Muhammadiyah Makassar. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan tipe kualitatif untuk mendeskripsikan kehidupan dan kegiatan akademik para raja panggung jalanan di Universitas Muhammadiyah Makassar. Penentuan lokasi penelitian ini dilakukan secara purposive random sampling dengan memilih Universitas Muhammadiyah Makassar sebagai lokasi penelitian, dengan penentuan informan menggunakan teknik purposive random sampling yaitu informan yang memiliki ciri-ciri yang sesuai diperlukan sebagai sumber data. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik (1) studi pustaka, (2) pengamatan, (3) wawancara, (4) dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data Model Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data (data reduction), model data (data display) dan kesimpulan/verifikasi (conclusion/verification). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aksi demonstrasi kampus banyak merugikan masyarakat, merugikan diri mereka sendiri, dan utamanya merugikan kampus mereka, seperti halnya yang terjadi di Universitas Muhammadiyah Makassar. Selain itu kegiatan akademik para raja panggung seperti kegiatan intra kampus seperti IMM, kegiatan ekstra kampus seperti Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Wahdah, dan organda dari masing-masing daerah para raja panggung. Aktivitas mahasiswa sebagian besar dilakukan ketika memperingati hari-hari besar, dan adanya isu-isu dari berbagai bidang seperti bidang budaya, sosial, pendidikan, ekonomi hingga sampai pengawalan isu-isu politik, aksi-aksi demonstrasi tersebut telah direncanakan, diskusikan, dan disepakati terlebih dahulu baik dari segi teknis, tempat, waktu yang akan digunakan untuk demo dan kemungkinan-kemungkinan negatife yang nantinya terjadi dijalanan atau yang menganggu aksi tersebut.Kata kunci: Raja Panggung Jalanan, Kehidupan akademik, Kegiatan akademik 
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI METODE SENSE OF HUMOR BERBASIS EDUKATIF PADA KELAS IX.G SMPN 1 BONTONOMPO Surya Dharma; Irianti Irianti; Khaerunisa AK.; Musdalifah Musdalifah
JURNAL PENA Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.749 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui untuk mengetahui pengaruh Pendekatan Metode Sense Of Humor terhadap sikap peserta didik kelas IX.G SMPN 1 Bontonompo dan pengaruh pendekatan Metode sense of Humor terhadap hasil belajar peserta didik kelas IX.G SMPN 1 Bontonompo. Jenis penelitian ini merupakan Penelitian tindakan Kelas yang berlokasi di SMPN 1 Bontonompo. Adapun populasi dan sampel dalam penelitian ini yakni seluruh siswa kelas IX.G SMPN 1 Bontonompo sebanyak 26 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, dokumentasi dan tes hasil belajar siswa. Hasil Penelitian menunjukan bahwa Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada Siklus I yang tuntas belajar dari 26 siswa terdapat 19 orang atau 73,03% dengan nilai rata-rata 64,23. Secara klasikal belum terpenuhi karena siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) masih kurang dari 75%. Pada Siklus II yang tuntas belajar dari 26 siswa terdapat 20 orang atau 76,92% dengan nilai rata-rata 78,46. Secara klasikal sudah memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang telah ditetapkan yaitu melebihi dari 75%. Persentase rata-rata siswa yang melakukan tindakan sesuai dengan kegiatan pembelajaran pada setiap indikator ativitas meningkat dari Siklus I ke siklus II sedangkan rata-rata siswa yang melakukan aktivitas tidak sesuai dengan kegiatan pembelajaran menurun dari Siklus I ke Siklus II. Respon siswa pada umumnya positif. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran matematika siswa Kelas IX.GSMPN 1 Bontonompo melalui metode sense of humor mengalami peningkatan. Key Word : Hasil Belajar, Metode dan Sense Of Humor 

Page 1 of 1 | Total Record : 10