cover
Contact Name
Anggriana Irwan
Contact Email
anggrianairwan8@gmail.com
Phone
+6285231750836
Journal Mail Official
lkim-pena@unismuh.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Makassar, Jalan Sultan Alauddin No.259 Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal PENA : Penelitian dan Penalaran
ISSN : 23553766     EISSN : 27227685     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2018)" : 16 Documents clear
LEKSIKOSTATISTIK PADA BAHASA PATTINJO DAN BAHASA BUGIS DI PINRANG BAGIAN UTARA KABUPATEN PINRANG MIRNA DEWI; NUR KARMILAWATI ABDIS; MARLIKA MARLIKA; NUR ANALISA
JURNAL PENA Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang dua bahasa di Kabupaten Pinrang yaitu bahasa Bugis dan bahasa Pattinjo. Masyarakat yang berdomisili pada wilayah Pinrang bagian Utara khususnya pada daerah dataran rendah didominasi oleh masyarakat yang berbahasa Bugis, sedangkan pada daerah dataran tinggi atau pegunungan terdapat masyarakat yang berbahasa Pattinjo.  Sehingga, Penelitian ini mengkaji tentang Analisis komparatif berbasis metode leksikostatistik pada bahasa Pattinjo dan bahasa Bugis di Pinrang bagian Utara kabupaten Pinrang. Tingkat kekerabatan kedua bahasa ini dilakukan dengan penelitian kuantitatif dengan menerapkan  metode  leksikostatistik. Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1. Mengetahui relasi bahasa Bugis dengan bahasa Pattinjo dilihat dari segi morfologi dan Fonologi. 2. Bagaimana respon masyarakat Pattinjo mengenai penggunaan bahasa Pattinjo jika dibandingkan bahasa lain di daerah Pinrang. Data penelitian ini adalah dengan dua ratus kosakata dasar Swadesh dengan bahasa Bugis dan bahasa Pattinjo. Daftar Swadesh merupakan Instrumen yang dibagikan kepada informan untuk mengetahui perbedaan bahasa Pattinjo dan bahasa Bugis. Jenis penelitian ini adalah sumber lisan sebagai sumber primer yang dituturkan langsung oleh responden sebagai penutur asli, dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode leksikostatistik pada Analisis data. Berdasarkan hasil analisis data antara bahasa Bugis dan bahasa Pattinjo diperoleh hasil perhitungan leksikostatistik melalui daftar Swadesh dengan perbandingan 200 kata antara bahasa Bugis dan bahasa Pattinjo, persentase kekerabatan bahasa Bugis dengan bahasa Pattinjo adalah 45% yang menunjukkan bahwa bahasa Bugis dan bahasa Pattinjo merupakan keluarga bahasa (subfamily).  Dari 200 perbandingan bahasa terdapat 90 kata yang kognat (+) atau berkerabat sedangkan kata yang tidak kognat (-) terdapat 110 kata.
ANALISIS DAMPAK PULAU BUATAN TERHADAP EKOSISTEM LAUT KABUPATEN PANGKAJENE DAN KEPULAUAN Hasmawati Hasmawati; SAFITRI RAODA; HARDIANTI MURSALIM
JURNAL PENA Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan pulau buatan dari hasil reklamasi yang  penimbunan perairan air laut, menimbulkan dampak terhadap ekosistem laut yang  menyebabkan terumbu karang mengalami kerusakan serta menurunya ekosistem biota laut, yang tentunya  akan berdampak pada kehidupan masyarakat sekitarnya. Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Analisis Dampak Pulau Buatan Terhadap Ekosistem Laut Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Adapun objek penelitian ini adalah Pulau buatan yang ada di Kabupaten Pangkejene dan Kepulauan. Sumber data dalam penelitian ini yaitu sumber data primer yang diperoleh dari wawancara dan dokumentasi. Data dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan tiga tahap, yaitu reduksi data (Data Reduction), penyajian data (Data Display), penarikan kesimpualan (Conclusion Drawing/Verification). Berdasarkan penelitian yang dilakukan diperoleh hasil bahwa : (1) Eksistensi   adalah sesuatu yang muncul, timbul, berada dan keadaan yang hidup atau menjadi nyata, dengan penekanan bahwa eksistensi adalah sesuatu yang  ada atau kesempurnaan. Eksistensi Pulau Camba-cambang sebagai tempat wisata yang ada di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan yang disingkat Pangkep, memiiki fasilitas yang memadai dan sebagai tempat untuk menikmati sunset. (2) Dampak Pulau Buatan Terhadap Ekosistem Laut Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, memiliki dampak terhadap ekosistem lautnya, yang mengakibatkan rusaknya terumbu karang sehingga biota laut berkurang serta penghasilan nelayan yang menurun akibat biota laut yang kehilangan tempat hidupnya.
AMMOTERE ABBAJI PADA SUKU MAKASSAR (Studi Kasus di Desa Barembeng Kecamatan Bontonompo Kabupaten Gowa) MUH SARI SAM; BAU ASMA; ANDY SURIYANI; FITRA YUNIASTRI PUTRI; TUARNILA TUARNILA
JURNAL PENA Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena pernikahan saat ini yang marak terjadi dikalangan masyarakat yaitu kawin lari atau yang dikenal  ‘silariang’. Silariang merupakan bentuk perilaku menyimpang yang dilakukan secara sadar oleh pihak laki-laki maupun pihak untuk mencapai kehidupan bersama antara laki-laki dan perempuan sebagai pasangan suami istri dengan jalan silariang (kawin lari) tanpa mendapat restu dari pihak keluarga. Tindakan kawin lari sebagai bentuk penyimpangan hukum adat dalam masyarakat suku Makassar akan menyebabkan pihak keluarga dari pelaku kawin lari harus menanggung malu dari masyarakat setempat. Oleh karena itu, untuk memperbaiki hubungan tersebut maka dibutuhkan sebuah  proses damai antara pasangan dengan pihak keluarga yang dikenal dengan nama ammotere abbaji pada suku Makassar. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengetahui paradigma masyarakat dan tokoh adat dalam kasus silariang pada suku Makassar dan mengetahui prosedur ammotere abbaji pada kasus silariang berdasarkan perspektif hukum adat serta untuk mengetahui dampak ammotere abbaji’ dalam kasus silariang bagi keharmonisan keluarga dan lingkungan sosial. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif lapangan yang bersifat deskriptif dan lebih cenderung menggunakan analisis dengan pendekatan induktif, dengan menggunakan instrumen observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Silariang  dikenal oleh masyarakat sebagai salah satu jalan pintas bagi perempuan dan laki-laki yang tidak dapat melaksanakan pernikahan, karena tidak adanya restu dari kedua orang tua baik dari pihak laki-laki maupun perempuan, tingginya uang panai (uang belanja) terhadap perbedaan tingkat strata sosial dalam masyarakat, dan terjadinya kehamilan diluar nikah akibat pergaulan bebas. Penyelesaian kasus silariang berdasarkan hukum adat yaitu dengan melakukan ammotere abbaji, sehingga pelaku silariang tersebut akan terbebas dari sanksi adat. Ammotere abbaji merupakan kembali untuk baik artinya kembalinya pelaku kawin lari (silariang) kepihak keluarga untuk memohon maaf dan meminta doa restu. Adapun dampak setelah melakukan ammotere abbaji bagi pelaku silariang  ini dapat kembali ke keluarga dan masyarakat dengan aman. Pelanggaran adat dalam kasus silariang akan mendapat sanksi sosial berupa bahan gunjingan dalam kehidupan masyarakat.
UJI EFEKTIVITAS LARVA NGENGAT LILIN (GALLERIA MELLONELLA) TERHADAP POLIMER POLIETILENA DALAM UPAYA DEGRADASI LIMBAH PLASTIK YUSRIAH NURMALASARI R; ITA PURNAMASARI RAHMAN; ITMAL ITMAL
JURNAL PENA Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Plastik merupakan senyawa polimer yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Penggunaan plastik mengalami peningkatan yang signifikan dari tahun ke tahun. Wakil Ketua Umum Asosiasi Olefin dan Plastik Indonesia (Inaplas), Budi S Sadiman dalam halaman resmi Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, konsumsi plastik di Indonesia diproyeksikan meningkat sekitar 22,58% dari tahun sebelumnya. Mengingat konsumsi plastik yang terus meningkat serta bahan penyususn plastik sulit terurai di tanah menjadikan limbah yang dihasilkannya akan mengalami penumpukan dan terus menerus akan mencemari lingkungan.Larva ngengat lilin (Galleria mellonella) merupakan larva yang dikenal sebagai hama pada sarang lebah. Seorang peneliti dari Spanyol, Bombelli Paolo dalam publikasi Current Biology pada tahun 2017menemukan potensi larva lebah ngengat lilin dalam memecah polimer polietilena. Oleh karena itu peneliti ingin melakukan penelitian serupa untuk menguji dan membuktikan kembali efektivitas larva ngengat lilin (Galleria mellonella) dalam memecah polimer plastik polietilena (PET) serta pada polimer plastik lainnya (HDPE, PP, PS, PVC, LDPE, other). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan metode standar. Sampel larva dihaluskan diberikan perlakuan terhadap 7 polimer plastik berukuran 3x3 cm sebanyak 2 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan tingkat efektivitas jenis polimer plastik PP mengalami tingkat degradasi tertinggi sebesar 15,6% dan 14,15% dibandingkan dengan jenis polimer lainnya. Sedangkan tingkat efektivitas plastik jenis PS mengalami tingkat degradasi terendah sebesar 0,13% dan 0,15%.
ANALISIS IMPLEMENTASI DANA DESA TERHADAP PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI SULAWESI SELATAN MUHAMMAD YUSIN; ISNA JUMARDI; INDRA SATRIANI
JURNAL PENA Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alokasi Dana Desa sangat berperan penting dalam meningkatkan perekonomian masyarakat serta meningkatkan perekonomian untuk segala kebutuh kinerja pemerintah dalam mengaplikasikan Dana Desa sebagai penunjang dalam meningkatkan perekonomian serta pemberdayaan masyarakat. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah imlementasi dana desa terhadap pemberdayaan masyarakat desa Sulawesi selatan. Pemberdayaan masyarakat adalah proses pembagunan sumber daya manusia/masyarakat dalam bentuk upaya mengembangkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat dengan meningkatkan pengetahuan, sikap, keterampilan, perilaku, kemampuan, kesadaran serta memanfaatkan sumber daya melalui penetapan kebijakan program, kegiatan dan pendampingan yang sesuai dengan esensi masalah dan prioritas kebutuhan masyarakat. Metode  analisis  yang digunakan adalah metodologi penelitian dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian program pemerintah dalam pemberdayaan masyarakat seperti BUMDes, Kelompok Tani, Pasar, Industri Rumah Tangga, Peningkatan Sarana Prasarana Kesehatan, Meningkatkan Pendidikan Masyarakat. Bentuk programnya berupa pelatihan, pemodalan/permodalan, bantuan alat produksi, peningkatan sarana dan prasarana kesehatan, promosi,dan penyuluhan program kesehatan dan masih banyak lagi. Manfaatnya masyarakat lebih baik dalam perekonomianya, kesehatan. Dari program pemerintah mengenai trasparansi dalam pengelolaan dananya masih perlu di benahi.
GARUDAKU: INOVASI PELESTARIAN BUDAYA NUSANTARA BERBASIS CULTURAL MAPS MENUJU INDONESIA EMAS 2045 Nur Afia Awaliya B; M Yusuf K; Muhammad Agung
JURNAL PENA Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebudayaaan suatu bangsa merupakan sebuah keniscayaan yang harus dijaga dan tetap dilestarikan, budaya mencakup keseluruhan tingkah laku dan adat istiadat yang telah berlangsung turun temurun yang mengakar dan diwarisi oleh masyarakat. Bangsa Indonesia sebagai bangsa yang besar memiliki kekayaan kebudayaan yang dimiliki oleh setiap suku yang tersebar dari ujung barat pulau Sumatera hingga Papua. Perkembangan teknologi dan pesatnya arus globalisasi menjadi tantangan bagi suatu bangsa dalam upaya pelestarian kebudayaannya. Akses informasi dan komunikasi yang tidak dapat dibendung menjadikan mudahnya pergeseran budaya di suatu bangsa. Generasi muda merupakan generasi yang paling rentan mengalami pergeseran budaya. Sebagai generasi milenial atau disebut pula generasi Y yang didukung oleh perkembangan teknologi informasi dan komunikasi membuat fungsi alat komunikasi dan media informasi tidak hanya dijadikan sebagai alat penunjang tetapi sudah menjadi kebutuhan. Penggunaan media informasi semisal media sosial yang berkembang pula, menjadikan generasi muda sebagai pengguna aktif didalamnya, akses informasi pun dapat bergerak secara cepat. Dari fakta tersebut, bangsa Indonesia juga akan terkena dampak dari globalisasi, oleh karena itu dibutuhkan upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan minat bagi generasi muda terhadap budaya bangsanya sendiri. Melaui penelitian kepustakaan/library research dengan pendekatan penelitian kualitatif dan melakukan prosedur-prosedur pengumpulan analisis data yang sistematis, ditemukan upaya pelestarian budaya nusantara berbasis Cultural maps. Upaya ini diharapkan dapat menjadi ide solutif dalam peningkatan pengetahuan dan minat generasi muda untuk melestarikan budaya nusantara.Kata Kunci: Budaya Nusantara, Cultural Maps, Indonesia Emas 2045

Page 2 of 2 | Total Record : 16