cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Suska Journal of Mathematics Education
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2016)" : 8 Documents clear
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY (TSTS) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIIIB SMP NEGERI 23 PEKANBARU Susda Heleni
Suska Journal of mathematics Education Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v2i1.1448

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik di SMPN 23 Pekanbaru dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray (TSTS) dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Aktivitas dan data hasil pembelajaran didapat dari data aktivitas dengan menggunakan lembaran observasi dan ulangan harian.  Data yang telah di kumpulkan nilainya dianalisa secara statistik. Hasil dari pembelajaran pada siklus pertama ditemukan peserta didik yang mencapai nilai KKM pada siklus I sebanyak 15 orang dengan persentase ketercapaian KKM 37,5% dan pada siklus kedua jumlah siswa yang mencapai KKM sebanyak 18 orang dengan persentase ketercapaian KKM 45%, ini bertambah dari sebelumnya dengan jumlah siswa yang mencapai KKM sebanyak 9 orang dengan persentasi 22,5%. Penghargaan yang diterima pada siklus pertama adalah  dua kelompok mendapat penghargaan baik, tujuh kelompok mendapat  penghargaan hebat dan satu kelompok mendapat penghargaan super, sedangkan pada siklus kedua lima kelompok mendapat penghargaan hebat dan lima kelompok mendapat penghargaan super. Kesimpulan dari pembelajaran menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray (TSTS) dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VIII b SMPN 23 Pekanbaru semester genap tahun pelajaran 2011/2012 pada materi pokok Lingkaran. 
ANALISIS KESALAHAN MAHASISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL GEOMETRI ANALITIK BIDANG MATERI GARIS DAN LINGKARAN Aritsya Imswatama; Nur'aini Muhassanah
Suska Journal of mathematics Education Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v2i1.1368

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesalahan mahasiswa dalam menyelesaikan soal geometri analitik bidang pada materi garis dan lingkaran. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa pendidikan matematika semester II Universitas Muhammadiyah Sukabumi tahun akademik 2014/2015. Jenis dan pendekatan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan metode dokumentasi, tes dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan cara membandingkan data hasil tes geometri analitik dan data hasil wawancara. Dari hasil penelitian didapatkan kesimpulan bahwa kesalahan mahasiswa dalam meyelesaikan soal geometri analitik materi garis dan lingkaran adalah kesalahan konsep, kesalahan hitung, kesalahan strategi dan kesalahan sistematik.
PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN VISUAL THINKING DISERTAI AKTIVITAS QUICK ON THE DRAW UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA Rezi Ariawan
Suska Journal of mathematics Education Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v2i1.1446

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada permasalahan rendahnya kemampuan komunikasi matematis siswa. Untuk mengatasi hal tersebut, dilakukan penelitian dengan menggunakan pendekatan pembelajaran Visual Thinking disertai aktivitas Quick on the Draw. Penelitian ini mengkaji masalah peningkatan kemampuan komunikasi matematis antara siswa yang mendapat pendekatan pembelajaran Visual Thinking disertai aktivitas Quick on the Draw dan pendekatan pembelajaran konvensional ditinjau dari keseluruhan siswa dan kemampuan awal matematis siswa (tinggi, sedang, dan rendah). Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design menggunakan teknik Purposive Sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP di Kota Pekanbaru Riau Tahun Pelajaran 2012/2013. Sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII di salah satu SMP di Kota Pekanbaru Riau. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan komunikasi matematis. Analisis kuantitatif dilakukan dengan menggunakan uji perbedaan rataan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:  Peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa yang mendapat pendekatan pembelajaran Visual Thinking disertai aktivitas Quick on the Draw lebih baik daripada siswa yang mendapat pembelajaran konvensional ditinjau dari keseluruhan siswa  dan kemampuan awal matematis (tinggi, sedang, dan rendah). Kata Kunci: Pendekatan Pembelajaran Visual Thinking, Aktivitas Quick on the Draw, Kemampuan Komunikasi Matematis.
PENGARUH PEMBELAJARAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN STRATEGI INKUIRI TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA Lies Andriani
Suska Journal of mathematics Education Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v2i1.1443

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika antara mahasiswa yang belajar menggunakan strategi inkuiri dengan mahasiswa yang memperoleh pembelajaran secara konvensional pada mata kuliah Telaah Materi Matematika SMA.Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen, karena dalam desain ini peneliti tidak dapat mengontrol semua variable yang mempengaruhi jalannya eksperimen. Dalam penelitian ini, peneliti berperan langsung sebagai dosen dalam proses pembelajaran. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa kelas IVB dan mahasiswa kelas IVD Prodi Pendidikan Matematika yang berjumlah 69 orang dan objek penelitian ini adalah pemecahan masalah matematika mahasiswa. Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan dokumentasi, lembar observasi, dan tes. Dalam penelitian ini, pertemuan dilaksanakan selama lima kali, yaitu empat kali pertemuan dengan menggunakan strategi inkuiri  dan satu pertemuan lagi dilaksanakan postes. Untuk mengetahui hasil penelitian tersebut digunakan rumus tes-t, Berdasarkan hasil analisis data tersebut, diambil kesimpulan bahwa terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika antara mahasiswa yang belajar menggunakan strategi inkuiri dengan mahasiswa yang memperoleh pembelajaran secara konvensional pada mata kuliah Telaah Materi Matematika SMA.
MATEMATIKA REKREASI MELALUI PERMAINAN KARTU Benny Yong
Suska Journal of mathematics Education Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v2i1.1376

Abstract

Pembelajaran Matematika dapat dibuat lebih menarik melalui sebuah permainan, salah satunya melalui permainan kartu. Pada makalah ini, akan disajikan mengenai sebuah permainan kartu yang dimainkan oleh dua orang dengan aturan tertentu. Hal yang menantang dalam suatu permainan adalah ketika kita dapat memastikan bahwa seseorang dapat memenangkan permainan itu. Secara matematis dengan menggunakan konsep teori bilangan, dapat dipastikan pemenang dari permainan kartu ini.
IMPLEMENTASI PROGRAM APLIKASI MAPLE UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI DAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA PADA PERKULIAHAN KALKULUS INTEGRAL suhandri suhandri
Suska Journal of mathematics Education Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v2i1.1440

Abstract

Kalkulus merupakan salah satu pelajaran yang sulit bagi mahasiswa, membuat para pengajar berusaha membuat terobosan baru dalam proses mentransfer ilmu dikelas, salah satunya adalah memanfaatkan teknologi  komputasi dengan menggunakan software Maple sebagai upaya meningkatkan Prestasi dan motivasi belajar mahasiswa. Suatu penelitian eksperimen dilakukan untuk melihat pengaruh pembelajaran kalkulus integral dengan menggunakan teknologi komputer program aplikasi Maple. Subyek dari penelitian ini adalah mahasiswa pendidikan matematika semester dua. Dua kelas dipilih dengan menggunakan teknik sampling untuk dijadikan kelas kontrol dan kelas eksperimen. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini terdiri dari tes matematika untuk menunjukkan prestasi belajar yang berisi soal-soal kalkulus integral dan angket skala sikap motivasi belajar. Dari hasil analisis data secara statistik pada tingkat signifikansi α = 0,05, ditemukan bahwa pencapaian prestasi belajar mahasiswa kelas eksperimen yang diberikan perlakuan dengan menggunakan bantuan program aplikasi Maple lebih baik secara signifikan dibandingkan dengan pencapaian siswa kelas kontrol, yaitu kelas yang diajar dengan metode klasikal. Berdasarkan jawaban-jawaban dari angket sikap mahasiswa, ternyata mahasiswa termotivasi dan memberikan sikap positif terhadap pembelajaran dengan menggunakan program aplikasi Maple.keywords :  program maple, prestasi dan motivasi belajar.
KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA SMP DALAM BELAJAR GARIS DAN SUDUT DENGAN GEOGEBRA Farida Nursyahidah; Bagus Ardi Saputro; Muhammad Prayitno
Suska Journal of mathematics Education Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v2i1.1344

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kemampuan mengidentifikasi dugaan – dugaan matematis, mengevaluasi argumen – argumen matematis, dan membangun pembuktian matematis siswa SMP setelah memperoleh pembelajaran geometri menggunakan GeoGebra. Penelitian menggunakan desain pre-eksperimen jenis studi kasus sekali tes (the one shot case study).  Hasil penelitian yang diperoleh adalah kemampuan siswa dalam mengidentifikasi kemampuan mengidentifikasi dugaan – dugaan matematis, mengevaluasi argumen – argumen matematis, dan membangun pembuktian matematis, setelah memperoleh pembelajaran geometri menggunakan GeoGebra sudah ada dan mulai berkembang, tetapi masih dalam persentase yang rendah. Agar kemampuan penalaran matematis siswa lebih berkembang dan meningkat, disarankan untuk menggunakan GeoGebra dalam kegiatan yang bervaariasi seperti mengunakannya sebagai alat bantu konstruksi, dan sebagai alat bantu proses penemuan dalam satu pembelajaran, disamping sebagai media demonstrasi dan visualisasi. Memberikan banyak kesempatan dan fasilitas kepada siswa dalam kelas untuk mengembangkan kemampuan penalaran matematis dalam hal memberikan argumen, membuat dugaan, mengidentifikasi dan mengevaluasi argumen dan dugaan, serta membuat dan membangun pembuktian matematis.
KAJIAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN MODEL AKTIF KNOWLEDGE SHARING DAN TEAM ASISTED INDIVIDUALIZATION DALAM MENDUKUNG ANDRAGOGI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMA DI PROPINSI RIAU Zulkifli M. Nuh; Musa Thahir; Khusnal Marzuqo
Suska Journal of mathematics Education Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v2i1.1363

Abstract

Pemanfatan terhadap teknologi internet untuk pembelajaran di Indonesia sudah dimulai pada tahun 1996. Kondisi tersebut, kemudian disikapi oleh Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah (Ditjen Mandikdasmen) Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) dengan menerapkan proses belajar mengajar berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK) kepada siswa SMP.  Bahkan pada tahun 2009 telah tersambung 18000 sambungan internet tercapai pada 27 Desember 2009.  Akan tetapi, berdasarkan hasil penelitian Heru Suhartanto pada tahun 2009 pada sekolah-sekolah di Provinsi Riau, bahwa perkembangan Learning Management System (misalnya Moodle) dan situs tersebut mempunyai lebih dari sepuluh mata pelajaran yang dipraktekkan namun hanya ada satu sekolah yang memanfaatkan perkembangan tersebut.

Page 1 of 1 | Total Record : 8