p-Index From 2021 - 2026
7.387
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF PENDEKATAN STRUKTURAL THREE STAY ONE STRAY DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SMP -, Armis; Ariawan, Rezi
Gamatika Vol 1, No 1: Jurnal Gagasan Matematika Dan Informatika
Publisher : Gamatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan dari pembelajaran kooperatif dengan menggunakan pendekatan structural Three Stay One Stray (TSOS). Penelitian ini adalah tindakan kelas yang dilakukan dalam tiga tahap. Subjek penelitian ini adalah siswa SMP 22 Pekanbaru. Pengumpulan data dengan menggunakan teknik pengamatan dan latihan. Pengamtan akan dilakukan analisa narasi deskriptif dan penelitian dari tes pembelajaran akan dianalisa dengan kriteria ketuntasan minimum, analisa distribusi frekuensi dan analisa rata-rata. Hasil dari penelitian ini untuk menunjukkan bahwa jumlah siswa yang mencapai titik minimum 65 pada skor dasar sebesar 40 %, pada siklus I sebesar 51.43 %, pada siklus II sebesar 65.71 % dan pada siklus III sebesar 80 %. Rata –rata pada skor dasar adalah 60 %, pada siklus I sebesar 65.66 %, pada siklus II sebesar 71 %, dan pada siklus III sebesar 76.28 %. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan  pembelajaran kooperatif tipe Three stay One Stray (TSOS) dapat meningkatkan hasil belajar matematika. Kata kunci : Three Stay One Stray, pembelajaran matematika Abstract The purpose of this study was to determine the effect of the implementation of cooperative learning by using a structural approach Three Stay One Stray (TSOS). This study is a class act that is performed in three stages. The subjects students in SMP 22 Pekanbaru. Collecting data using observation techniques and exercises. Observations will be conducted descriptive narrative analysis and research of the learning tests will be analyzed with a minimum completeness criteria, frequency distribution analysis and rate analysis. The results of this study to show that the number of students who achieve the minimum point score of 65 on the basis of 40%, in the first cycle of 51.43%, in the second cycle by 65.71% and the third cycle by 80%. The mean basic score is 60%, in the first cycle by 65.66%, on the second cycle of 71%, and the third cycle of 76.28%. Based on the study it can be concluded that the implementation of cooperative learning Three types stay One Stray (TSOS) can improve math learning outcomes. Keywords: Three Stay One Stray, learning mathematics
PENGEMBANGAN INSTRUMEN TES KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN KOMUNIKASI MATEMATIS PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR Ariawan, Rezi
AdMathEdu : Mathematics Education, Mathematics, and Applied Mathematics Journal Vol 6, No 2: Desember 2016
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.513 KB) | DOI: 10.12928/admathedu.v6i2.5447

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan instrumen tes kemampuan pemecahan masalah dan komunikasi matematis pada materi bangun ruang sisi datar yang tervalidasi, memiliki reliabilitas, daya pembeda (DP), dan indeks kesukaran (IK) yang memadai. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (R&D) dengan tahapan mengidentifikasi potensi dan masalah, mengumpulkan informasi, mendesain produk, melakukan validasi, melakukan revisi, melakukan uji coba, dan melakukan revisi akhir. Instrumen penelitian terdiri dari lembar validasi dan  lembar tes kemampuan pemecahan masalah matematis dan komunikasi matematis. Validasi Instrumen tes dilakukan oleh 5 orang ahli yang terdiri dari 4 orang validator ahli, dan satu orang guru matematika. Subjek uji coba instrumen tes sebanyak 78 orang siswa kelas IX yang sudah belajar materi bangun ruang sisi datar. Hasil penelitian diperoleh seperangkat instrumen untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah matematis dan komunikasi matematis yang memadai. Kata Kunci :Pengembangan, Pemecahan Masalah Matematis, Komunikasi Matematis.
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF PENDEKATAN STRUKTURAL THREE STAY ONE STRAY DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SMP -, Armis; Ariawan, Rezi
Gamatika Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Gagasan Matematika Dan Informatika
Publisher : Gamatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan dari pembelajaran kooperatif dengan menggunakan pendekatan structural Three Stay One Stray (TSOS). Penelitian ini adalah tindakan kelas yang dilakukan dalam tiga tahap. Subjek penelitian ini adalah siswa SMP 22 Pekanbaru. Pengumpulan data dengan menggunakan teknik pengamatan dan latihan. Pengamtan akan dilakukan analisa narasi deskriptif dan penelitian dari tes pembelajaran akan dianalisa dengan kriteria ketuntasan minimum, analisa distribusi frekuensi dan analisa rata-rata. Hasil dari penelitian ini untuk menunjukkan bahwa jumlah siswa yang mencapai titik minimum 65 pada skor dasar sebesar 40 %, pada siklus I sebesar 51.43 %, pada siklus II sebesar 65.71 % dan pada siklus III sebesar 80 %. Rata –rata pada skor dasar adalah 60 %, pada siklus I sebesar 65.66 %, pada siklus II sebesar 71 %, dan pada siklus III sebesar 76.28 %. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan  pembelajaran kooperatif tipe Three stay One Stray (TSOS) dapat meningkatkan hasil belajar matematika. Kata kunci : Three Stay One Stray, pembelajaran matematika Abstract The purpose of this study was to determine the effect of the implementation of cooperative learning by using a structural approach Three Stay One Stray (TSOS). This study is a class act that is performed in three stages. The subjects students in SMP 22 Pekanbaru. Collecting data using observation techniques and exercises. Observations will be conducted descriptive narrative analysis and research of the learning tests will be analyzed with a minimum completeness criteria, frequency distribution analysis and rate analysis. The results of this study to show that the number of students who achieve the minimum point score of 65 on the basis of 40%, in the first cycle of 51.43%, in the second cycle by 65.71% and the third cycle by 80%. The mean basic score is 60%, in the first cycle by 65.66%, on the second cycle of 71%, and the third cycle of 76.28%. Based on the study it can be concluded that the implementation of cooperative learning Three types stay One Stray (TSOS) can improve math learning outcomes. Keywords: Three Stay One Stray, learning mathematics
HUBUNGAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DENGAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA Ariawan, Rezi
Jurnal THEOREMS (The Original Research of Mathematics) Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/th.v1i2.351

Abstract

Penelitian ini mengkaji hubungan antara kemampuan pemecahan masalah matematis dengan kemampuan komunikasi matematis siswa. Penelitian ini dilaksanakan di Pekanbaru pada semester genap tahun ajaran 2013/2014. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa SMPN 25 Pekanbaru kelas VIII dengan jumlah sampel sebanyak 81 orang siswa. Instrumen penelitian yang digunakan berupa soal tes kemampuan pemecahan masalah matematis dan kemampuan komunikasi matematis. Analisis data menggunakan uji prasyarat model regresi linier, uji koefisien korelasi rumus Pearson/Product Moment, uji t koefisien korelasi, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan pemecahan masalah matematis dengan kemampuan komunikasi matematis siswa secara keseluruhan. Artinya, semakin tinggi kemampuan pemecahan masalah matematis, maka semakin tinggi pula  kemampuan komunikasi matematis siswa tersebut. Namun sebaliknya pada level kemampuan tinggi, sedang, dan rendah, hubungan yang terjadi adalah hubungan yang negatif. artinya semakin tinggi kemampuan pemecahan masalah matematis, maka semakin rendah kemampuan komunikasi matematisnya. Kata Kunci : Pemecahan Masalah, Komunikasi Matematis, Korelasi
Hubungan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis dengan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Ariawan, Rezi
Jurnal THEOREMS (The Original Research of Mathematics) Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/th.v1i2.382

Abstract

Abstrak?Penelitian ini mengkaji hubungan antara kemampuan pemecahan masalah matematis dengan kemampuan komunikasi matematis siswa. Penelitian ini dilaksanakan di Pekanbaru pada semester genap tahun ajaran 2013/2014. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa SMPN 25 Pekanbaru kelas VIII dengan jumlah sampel sebanyak 81 orang siswa. Instrumen penelitian yang digunakan berupa soal tes kemampuan pemecahan masalah matematis dan kemampuan komunikasi matematis. Analisis data menggunakan uji prasyarat model regresi linier, uji koefisien korelasi rumus Pearson/Product Moment, uji t koefisien korelasi, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan pemecahan masalah matematis dengan kemampuan komunikasi matematis siswa secara keseluruhan. Artinya, semakin tinggi kemampuan pemecahan masalah matematis, maka semakin tinggi pula  kemampuan komunikasi matematis siswa tersebut. Namun sebaliknya pada level kemampuan tinggi, sedang, dan rendah, hubungan yang terjadi adalah hubungan yang negatif. artinya semakin tinggi kemampuan pemecahan masalah matematis, maka semakin rendah kemampuan komunikasi matematisnya. Kata Kunci : Komunikasi Matematis, Korelasi,  Pemecahan Masalah
Relationship between Cognitive Style and Habits of Mind Nufus, Hayatun; Ariawan, Rezi
Malikussaleh Journal of Mathematics Learning (MJML) Vol 2, No 1 (2019): May
Publisher : Universitas Malikussaleh, Aceh Utara, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/mjml.v2i1.756

Abstract

This research is a correlational study that examines the relationship between cognitive style and habits of mind. The research subjects involved 4th semester students in the Department of Mathematics Education at the Faculty of Tarbiyah and Teacher Training of UIN Suska Riau which consisted of students with heterogeneous academic abilities. Cognitive style data was collected using the GEFT question instrument with test techniques. Habits of mind data were collected using a questionnaire instrument with a questionnaire distribution technique. The data analysis technique begins with the Pearson Product Moment correlation test which is continued with the significance test and the calculation of the magnitude of the relationship that occurs using the coefficient of determination. Because the data is positively correlated, it continues with determining the linear regression equation. The results showed that there was a significant weak correlation between cognitive style and habits of mind with a relationship score of 6% and a linear regression equation y '= 36.35 + 0.31 x.
Peningkatan Kemampuan Desain Media Pembelajaran Matematika Berbasis Education For Sustainable Development Guru Nofriyandi Nofriyandi; Dedek Andrian; Leo Adhar Effendi; Firdaus Firdaus; Rezi Ariawan; Rahma Qudsi; Reni Wahyuni; Aulia Sthephani; Mefa Indriani
Community Education Engagement Journal Vol. 2 No. 2 (2021): April
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/ceej.v2i2.6682

Abstract

Pelaksanaan pengabdian ini dilatarbelakangi banyaknya pertanyaan guru-guru baik di Negeri maupun di Swasta yaitu yang menginginkan pendalaman pengetahuan terkait desain media pembelajaran Matematika selama masa pandemi Covid-19 yang menghasilkan Peserta didik saat ini dituntut untuk bisa berkontribusi secara luas tentang lingkungan global dan mengerti akan pengembangan sistem pendidikan berkepanjangan atau konstan dimasa sekarang dan masa akan datang. Pendidikan pembangunan konstan mengharuskan masing – masing siswa menguasai pengetahuan, keterampilan, etika dan tingkat pembentukan konstan dimasa akan datang. Berdasarkan inilah pengabdian perlu dilakukan dengan tujuan memotivasi guru-guru dalam menciptakan media pembelajaran matematika agar selalu siap menghasilkan peserta didik yang selalu siap mengisi pembangunan yang berkelanjutan sekarang dan masa depan serta mampu menjawab pertanyaan tentang “Bagaimana matematika dapat berkontribusi dalam mewujudkan kehidupan yang berkelanjutan”. Hasil pengabdian ini adalah termotivasinya guru-guru dalam mendesain media pembelajaran matematika dengan tujuan mengarahkan peserta didik dengan kawasan yang benar adalah jalan keluar agar dapat menghidupkan karakter di aspek ekonomi, sosial dan budaya serta lingkungan.
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF PENDEKATAN STRUKTURAL THREE STAY ONE STRAY DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SMP -, Armis; Ariawan, Rezi
Gamatika Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Gagasan Matematika Dan Informatika
Publisher : Gamatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan dari pembelajaran kooperatif dengan menggunakan pendekatan structural Three Stay One Stray (TSOS). Penelitian ini adalah tindakan kelas yang dilakukan dalam tiga tahap. Subjek penelitian ini adalah siswa SMP 22 Pekanbaru. Pengumpulan data dengan menggunakan teknik pengamatan dan latihan. Pengamtan akan dilakukan analisa narasi deskriptif dan penelitian dari tes pembelajaran akan dianalisa dengan kriteria ketuntasan minimum, analisa distribusi frekuensi dan analisa rata-rata. Hasil dari penelitian ini untuk menunjukkan bahwa jumlah siswa yang mencapai titik minimum 65 pada skor dasar sebesar 40 %, pada siklus I sebesar 51.43 %, pada siklus II sebesar 65.71 % dan pada siklus III sebesar 80 %. Rata –rata pada skor dasar adalah 60 %, pada siklus I sebesar 65.66 %, pada siklus II sebesar 71 %, dan pada siklus III sebesar 76.28 %. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan  pembelajaran kooperatif tipe Three stay One Stray (TSOS) dapat meningkatkan hasil belajar matematika. Kata kunci : Three Stay One Stray, pembelajaran matematika Abstract The purpose of this study was to determine the effect of the implementation of cooperative learning by using a structural approach Three Stay One Stray (TSOS). This study is a class act that is performed in three stages. The subjects students in SMP 22 Pekanbaru. Collecting data using observation techniques and exercises. Observations will be conducted descriptive narrative analysis and research of the learning tests will be analyzed with a minimum completeness criteria, frequency distribution analysis and rate analysis. The results of this study to show that the number of students who achieve the minimum point score of 65 on the basis of 40%, in the first cycle of 51.43%, in the second cycle by 65.71% and the third cycle by 80%. The mean basic score is 60%, in the first cycle by 65.66%, on the second cycle of 71%, and the third cycle of 76.28%. Based on the study it can be concluded that the implementation of cooperative learning Three types stay One Stray (TSOS) can improve math learning outcomes. Keywords: Three Stay One Stray, learning mathematics
STUDENTS’ MATHEMATICAL THINKING SKILL VIEWED FROM CURIOSITY THROUGH PROBLEM-BASED LEARNING MODEL ON INTEGRAL CALCULUS Zetriuslita Zetriuslita; Rezi Ariawan
Jurnal Infinity Vol 10, No 1 (2021): VOLUME 10, NUMBER 1, INFINITY
Publisher : IKIP Siliwangi and I-MES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/infinity.v10i1.p31-40

Abstract

This study aims to find out the improvement of students’ mathematical critical thinking viewed from curiosity through teaching materials with Problem Based Learning model. This is quasi-experimental research. The samples are, where the overall population consists of 75 samples divided into two classes.  This research employed a simple random sampling technique.  The instruments were the mathematical critical thinking skill test and curiosity questionnaire. The technique of data collection was carried out with test and non-test techniques. The data were analyzed through a two-way Anova test. Based on the analysis and interpretation of the research findings, it was found that: there was an improvement in students’ mathematical critical thinking skill from High curiosity by using teaching materials with Problem Based Learning model; 1) There was an improvement from  Average curiosity through learning with Integral Calculus teaching materials; 2) There was an improvement from Low curiosity; 3) There was no improvement from the level of curiosity (High,  Medium,  Low) through Problem-based Learning. 4) There was no influence between the level of curiosity and learning in improving students’ mathematical critical thinking skills. Do more in-depth studies related to improving mathematical critical thinking skills by reviewing other affective aspects
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS MAHASISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL URAIAN KALKULUS INTEGRAL BERDASARKAN LEVEL KEMAMPUAN MAHASISWA Zetriuslita Zetriuslita; Rezi Ariawan; Hayatun Nufus
Jurnal Infinity Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Number 1, Infinity
Publisher : IKIP Siliwangi and I-MES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.92 KB) | DOI: 10.22460/infinity.v5i1.p56-66

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kemampuan mahasiswa dalam menyelesaikan setiap soal uraian kalkulus integral yang disusun berdasarkan indikator kemampuan berpikir kritis matematis dan berdasarkan level akademik mahasiswa. Bentuk penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif.  Subyek dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester 2 tahun ajaran 2014/2015 Program Studi Pendidikan Matematika FKIP UIR Pekanbaru yang sedang mengikuti mata kuliah kalkulus 2 berjumlah sebanyak 115 orang. Subjek dibagi atas tiga kelompok yaitu mahasiswa pada level kemampuan tinggi (10 orang), mahasiswa pada level kemampuan sedang (88 orang), dan mahasiswa pada level kemampuan rendah (17 orang). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik tes dan wawancara. Pengolahan keabsahan data menggunakan teknik triangulasi (mereduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan). Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa: (1) Mahasiswa pada level kemampuan tinggi yang menjawab dengan benar soal pada indikator 1 sebanyak 4 orang (40%), indikator 2 sebanyak 8 orang (80%), dan indikator 3 sebanyak 5 orang (50%); (2) Mahasiswa pada level kemampuan sedang yang menjawab dengan benar soal pada indikator 1 sebanyak 5 orang (5,68%), indikator 2 sebanyak 75 orang (85,23%), dan indikator 3 sebanyak 8 orang (9,09%); (3) Mahasiswa pada level kemampuan rendah yang menjawab dengan benar soal pada indikator 1 sebanyak 0 orang (0%), indikator 2 sebanyak 13 orang (68,42%), indikator 3 sebanyak 5 orang (26,32%); (4) Secara keseluruhan, indikator 1 sebanyak 9 orang (7,69%), indikator 2 sebanyak 96 orang (82,05%), dan indikator 3 sebanyak 18 orang (15,38%). This research aims to describe the ability of students to solve any problem at integral calculus course which is based indicators of mathematical critical thinking ability and  level mathematical ability of students. Research method used in this study is a qualitative research. Subjects in this study were students of the 2nd semester 2014/2015 academic year at Mathematics Education FKIP UIR Pekanbaru. This population of this study were 115 students participating in  integral calculus course. Subjects were divided into three groups: students in high-level abilities (10), students in medium-level (88), and students in low-level (17). Data collection techniques in this study using the test and interview techniques. Processing of data validity using triangulation techniques (data reduction, data presentation, and conclusion). Based on the results of the study are found that: (1) Students at a high-level correctly answering questions on the indicator 1 of 4 students (40%), indicator 2 of 8 students (80%), and 3 indicators as much (50%); (2) Students at the level of ability is being correctly answering questions on the indicator 1 5 students (5.68%), indicator 2 many as 75 students (85.23%), and indicators 3 of 8 persons (9.09%) ; (3) Students at a low level ability correctly answering questions on a first indicator from 0 (0%), indicator 2 as many as 13 students (68.42%), indicator 3 by 5 votes (26.32%); (4) Overall, the indicators one by 9 votes (7.69%), indicator 2 as many as 96 students (82.05%), and a third indicator as many as 18 students (15.38%). 
Co-Authors Abdurahman Abdurrahman Afra Yunisa Rahmi Agus Dahlia Al Kurniasari Andrian, Dedek ANDRIANSYAH Armis Astri Wahyuni Astri Astri, Astri Wahyuni Astuti, Linda Triwira Aulia Sthephani Aulia Sthephani Azni Maziyatul Ilmiyah Cyintia Kumalasari Damar Rais Dea Lisma Delfi Safitri Depi Fitraini Dewi Fitriyah Dian Wahyu Ningsih Dwi Setia Ningsih, Putri Effendi, Leo Adhar Emi Pujiastuti Erdawati Nurdin Erdawati Nurdin Erdawati Nurdin Erdawati Nurdin Faisal Bakti Firdaus Firdaus Fitri Wulandari Fitriana Yolanda Fitriani, Depi Habib Syahlan Hasanuddin, H. Hayatun Nufus Hayatun Nufus Hayatun Nufus Hayatun Nufus Iis, Endang Istikomah Indriati, Mefa Istikomah, Endang Kafrina Kinanti Januarita Putri Kunalfi Reza Luthfiana Laksono Trisnantoro Lilis Marina Angraini Maryanti, Adelina Mefa Indriani Melinda, Nur Oktavia Nunuk Suryanti Nurdin, Erdawati Nurmala Sari Nurmaliza Nurmaliza Putri Dwi Setia Ningsih Qudsi, Rahma Radika Putra Anggara Radika Putra Anggara Rahman, Muklisur Ratri, Yulia Reni Wahyuni Reza Utami - Riska Aprilia Riska Novia Sari Riyan Hidayat Riyan Riyan Hidayat Riyanto, Mahadar Rizki Tika Ayuni Rizki Tika Ayuni Romi Cendra Rugaiyah Rugaiyah Rugaiyah Rugayah Ruqaiyah Ruqaiyah Ruqaiyah Ruqaiyah Ruqaiyah, Ruqaiyah Sa'adatul Ulwiyah Sai'da Tamalla Ali Akbar Sarah, Yuli Dwi Sari Herlina Sari Herlina Sari Herlina Sindi Amelia Sindi Sindi, Sindi Amelia Siregar, Annisa Fachraini Sri Rezeki Sri Rezeki Suci Rahayu Sugiman Sugiman Sukestiyarno, Yohannes Leonardus Suripah . Suripah Suripah Syania Vera Winanda Tamalla, Sai'da Tita Azzahra, Sevilla Wahyuni, Reni Yulia Ratri Zafrullah, Zafrullah Zetriuslita Zulfa Safina Ibrahim Zulfayani, Zulfayani