Jurnal Akuntansi Bisnis
Jurnal Akuntansi dan Bisnis (JAB) merupakan media ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Katolik Soegijapranata sebagai wadah para peneliti untuk mempublikasi karya ilmiah. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Maret dan September. Karya ilmiah dapat berupa riset empiris atau kajian teoretis yang memenuhi kaidah-kaidah penulisan ilmiah. Artikel yang dimuat harus memenuhi format penulisan yang telah ditetapkan redaksi JAB dan telah melalui proses blind review yang mencakup topik-topik sebagai berikut: Akuntansi keuangan, akuntansi manajemen, sistem informasi, pasar modal, etika bisnis dan akuntansi, pengauditan, tata kelola perusahaan, tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dan pelaporan berkelanjutan.
Articles
214 Documents
Analysis of Enterprise Resource Planning (ERP) Implementation: Institutional Work and Institutional Logics Perspectives
Apelina Teresia;
B. Linggar Yekti Nugraheni
Jurnal Akuntansi Bisnis Vol 20, No 1: Maret 2022
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24167/jab.v20i1.4373
AbstractThis study aims to analyse the role of the ERP system in supporting the management decision-making process by using institutional logics and institutional work perspectives. This study uses primary data through semi-structured interviews and applies NVivo software for coding management. It applies purposive sampling method and generate 2 key participants. Researchers used a qualitative method based on the concept of institutional logics and institutional work to analyse the suitability of the logics embedded in the ERP system with the institutional logics applied in XYZ. Identity of the company has been disguised to avoid unintended consequences. This study finds that organisation needs to synchronise its habits and culture with the system innovation, and vice versa. Moreover, this study finds that the works of actors are important in making successful ERP implementation. Organisation actors play significant roles through political, cultural, and technical works. This study contributes to current literature on how institutional works used to explain the works of actors in the implementation of innovation. Moreover, this study supports the argument about the importance of adjustment between system innovation and organisation logics during innovation implementation. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran sistem ERP dalam mendukung proses pengambilan keputusan manajemen menggunakan logika institusional dan perspektif kerja institusional. Penelitian ini menggunakan data primer melalui wawancara semi terstruktur dan menggunakan software NVivo untuk coding management. Metode yang digunakan adalah purposive sampling dan menghasilkan 2 partisipan kunci. Peneliti menggunakan metode kualitatif berdasarkan konsep logika institusional dan kerja institusional untuk menganalisis kesesuaian logika yang tertanam dalam sistem ERP dengan logika institusional yang diterapkan di XYZ. Identitas perusahaan telah disamarkan untuk menghindari konsekuensi yang tidak diinginkan. Studi ini menemukan bahwa organisasi perlu menyelaraskan kebiasaan dan budaya mereka dengan inovasi sistem, dan sebaliknya. Selain itu, studi ini menemukan bahwa kerja aktor penting dalam membuat implementasi ERP berhasil. Aktor organisasi memainkan peran penting melalui kerja politik, budaya dan teknis. Studi ini berkontribusi pada literatur terkini tentang bagaimana kerja institusional digunakan untuk menjelaskan kerja aktor dalam implementasi inovasi. Selain itu, penelitian ini mendukung argumen tentang pentingnya penyesuaian antara inovasi sistem dan logika organisasi selama implementasi inovasi.
Reaksi Pasar Modal Terhadap Penetapan Bencana Skala Nasional Wabah COVID-19
Mega Chyntia;
Agus Munandar
Jurnal Akuntansi Bisnis Vol 20, No 1: Maret 2022
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24167/jab.v20i1.4292
AbstractThe COVID-19 outbreak in the city of Wuhan, China began at the end of 2019 and spread to several countries in 2020 indicating a state of emergency not only for health but also for the global economy. The purpose of this study is to test whether the official determination of the COVID-19 disaster nationally can affect the capital market in Indonesia. The research method used is quantitative research using an event study approach. Samples were taken from companies listed on the Indonesian Capital Market belonging to the LQ45. The event period for calculating abnormal return and trading volume activity is 7 days (3 days before and 3 days after, including event date), with abnormal return and trading volume activity as a measure of market reaction. The results showed that there were differences in the average abnormal return (AAR) and trading volume activity (ATVA) on the 3 days before and after the determination. This finding shows that the official designation of Covid 19 as a national disaster by the Indonesian government is seen as bad news for capital market players in Indonesia.AbstrakWabah COVID-19 di kota Wuhan, China yang dimulai pada akhir tahun 2019 dan menyebar ke beberapa negara pada tahun 2020 menandakan keadaan darurat tidak hanya bagi kesehatan tetapi juga bagi perekonomian global. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji apakah penetapan resmi bencana COVID-19 secara nasional dapat mempengaruhi pasar modal di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan event study. Sampel diambil dari perusahaan yang terdaftar di Pasar Modal Indonesia yang tergabung dalam LQ45. Periode peristiwa untuk menghitung aktivitas abnormal return dan volume perdagangan adalah 7 hari (3 hari sebelum dan 3 hari setelah, termasuk tanggal peristiwa), dengan aktivitas abnormal return dan volume perdagangan sebagai ukuran reaksi pasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata abnormal return (AAR) dan trading volume activity (ATVA) pada 3 hari sebelum dan sesudah penetapan. Temuan ini menunjukkan bahwa penetapan resmi Covid 19 sebagai bencana nasional oleh pemerintah Indonesia dipandang sebagai kabar buruk bagi pelaku pasar modal di Indonesia.
The Effect of Accounting Information Systems and Information Technology on Accounting Staff Performance of Manufacturing Companies in Semarang
Yeni Kuntari;
Anis Chariri;
Nurdhiana Nurdhiana;
Cornelio Purwantini
Jurnal Akuntansi Bisnis Vol 20, No 1: Maret 2022
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24167/jab.v20i1.4397
Abstract In the industrial era and in the context of the COVID-19 pandemic, today's business community requires accounting professionals with information technology skills and a good understanding of computer applications. This study investigates the effect of application utilization. and trust in the accounting information system on accounting staff performance. The sample is 210 medium and large-scale manufacturing companies in Semarang City in 2020. The survey was conducted to collect the data from the selected sample. In order to satisfy the objectives of the study, a multiple regression analysis was held. The results of this study indicate that the trust in information technology accounting systems and information technology has a positive effect on the performance of accounting staff. Meanwhile, the application of the accounting information system, the use of the accounting information system, and the effectiveness of the accounting information system have no effect on the performance of the accounting staff.AbstrakDi era industri dan dalam konteks pandemic covid 19, lingkungan bisnis menuntut kompetensi para profesional akuntansi di bidang teknologi informasi dan memahami aplikasinya dengan piranti komputer. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penerapan sistem informasi akuntansi, penggunaan sistem informasi akuntansi, efektivitas sistem informasi akuntansi, kepercayaan pada sistem informasi akuntansi dan teknologi informasi terhadap kinerja pegawai bagian akuntansi. Sampel penelitian diambil dari 210 manajer akuntansi perusahaan manufaktur skala menengah dan besar di Kota Semarang. Pemerolehan data menggunakan kuesioner dan selanjutnya dianalisis dengan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan pada teknologi sistem informasi akuntansi dan teknologi informasi berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai bagian akuntansi. Penerapan sistem informasi akuntansi, penggunaan sistem informasi akuntansi, dan efektivitas sistem informasi akuntansi tidak berpengaruh terhadap kinerja pegawai bagian akuntansi.
Determinants of Debt Maturity Structure: Evidence from Indonesian Companies
Theresia Elsa;
Sansaloni Butar Butar
Jurnal Akuntansi Bisnis Vol 20, No 1: Maret 2022
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24167/jab.v20i1.4312
AbstractThis study examines the effect of earnings management, firm size, asset maturity, and leverage on the debt maturity structure. The debt maturity structure refers to the proportion of long-term debt to total debt. The choice between long-term and short-term debt has its own consequences. Long-term debt bears higher debt costs but the payback period is long enough to make it easier for companies to pay debt installments. Samples were taken from public companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) in 2016-2020 that met the sample criteria. The final observations that meet the sample criteria during the research period are 2,229 company years. Hypotheses were tested using multiple linear regression and the results showed that earnings management had a negative effect on the debt maturity structure. These results indicate that the company prefers short-term debt rather than long-term debt. In addition, firm size and asset maturity have a positive effect on the structure of debt maturity and leverage has no effect on the structure of debt maturity.AbstrakPenelitian ini menguji pengaruh manajemen laba, ukuran perusahaan, maturitas aset, dan leverage terhadap struktur maturitas utang. Struktur jatuh tempo utang mengacu pada proporsi utang jangka panjang terhadap total utang. Pilihan antara utang jangka panjang dan jangka pendek memiliki konsekuensi tersendiri. Utang jangka panjang menanggung biaya utang yang lebih tinggi namun payback periodnya cukup lama sehingga memudahkan perusahaan dalam membayar cicilan utang. Sampel diambil dari perusahaan publik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2016-2020 yang memenuhi kriteria sampel. Observasi akhir yang memenuhi kriteria sampel selama periode penelitian adalah 2.229 tahun perusahaan. Pengujian hipotesis menggunakan regresi linier berganda dan hasilnya menunjukkan bahwa manajemen laba berpengaruh negatif terhadap struktur jatuh tempo utang. Hasil ini menunjukkan bahwa perusahaan lebih menyukai utang jangka pendek daripada utang jangka panjang. Selain itu, ukuran perusahaan dan jatuh tempo aset berpengaruh positif terhadap struktur jatuh tempo utang dan leverage tidak berpengaruh terhadap struktur jatuh tempo utang.
Faktor-Faktor Penentu Kinerja UMKM Di Kelurahan Lagoa: Ketidakpastian Lingkungan Sebagai Variabel Moderating
Siti Holisoh;
Robiur Rahmat Putra
Jurnal Akuntansi Bisnis Vol 20, No 1: Maret 2022
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24167/jab.v20i1.4398
AbstractThis study examines the effect of venture capital, the application of accounting information systems and ecommerce on the performance of MSMEs with environmental uncertainty as a moderating variable. The research method used is quantitative with data collection techniques through questionnaires. A total of 97 respondents were collected from various MSMEs in Lagoa District, Jakarta. Hypotheses were tested using the Smart PLS software application. The results show that venture capital have a positive effect on the performance of MSMEs. Accounting information systems have a negative effect on the performance of SMEs. Ecommerce has a positive effect on the performance of MSMEs. Environmental uncertainty has a positive effect on the performance of MSMEs. Environmental uncertainty cannot moderate the effect of venture capital on MSME performance. Environmental uncertainty can moderate the effect of accounting information systems on MSME performance. Environmental uncertainty cannot moderate the influence of the environment on the performance of MSMEs.AbstrakPenelitian ini menguji pengaruh modal ventura, penerapan sistem informasi akuntansi dan ecommerce terhadap kinerja UMKM dengan ketidakpastian lingkungan sebagai variabel moderasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner. Sebanyak 97 responden dikumpulkan dari berbagai UMKM di Kecamatan Lagoa, Jakarta. Pengujian hipotesis menggunakan aplikasi software Smart PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal ventura berpengaruh positif terhadap kinerja UMKM. Sistem informasi akuntansi berpengaruh negatif terhadap kinerja UKM. Ecommerce berpengaruh positif terhadap kinerja UMKM. Ketidakpastian lingkungan berpengaruh positif terhadap kinerja UKM. Ketidakpastian lingkungan tidak dapat memoderasi pengaruh modal ventura terhadap kinerja UMKM. Ketidakpastian lingkungan dapat memoderasi pengaruh sistem informasi akuntansi terhadap kinerja UMKM. Ketidakpastian lingkungan tidak dapat memoderasi pengaruh lingkungan terhadap kinerja UMKM.
Analisis Minat Penggunaan E-filing Menggunakan Theory of Planned Behavior
Elisabect Elisabect;
Ita Salsalina Lingga
Jurnal Akuntansi Bisnis Vol 20, No 1: Maret 2022
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24167/jab.v20i1.4335
AbstractE-filing is the submission of Annual SPT which can be done online via the internet on the website of the Directorate General of Taxes. This study was conducted with the aim of empirically testing people's attitudes toward the use of e-filing, subjective norms, and behavioral control influencing public interest (especially non-employees) in using e-filing. The difference with previous studies is that the focus of this research is more on testing the interest of taxpayers in using e-filing at KPP Pratama Purwakarta. The research model that the researcher uses for this test is The Theory Planned Behavior (TPB). The research data was collected from 100 people who answered the questionnaire from the researcher, 100 people were also non-employee taxpayers at KPP Pratama Purwakarta. For processing research data, researchers used Partial Least Square of Structural Equation Modeling (PLS SEM). In this study, the researcher found that behavioral attitudes using e-filing, and perceived behavioral control significantly affect behavioral interest in using e-filing, but Subjective Norms yielded insignificant results on interest in e-filing.Abstrak E-filing adalah penyampaian SPT Tahunan yang dapat dilakukan secara online melalui internet pada website Direktorat Jenderal Pajak. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menguji secara empiris sikap masyarakat terhadap penggunaan e-filing, norma subjektif, dan kontrol perilaku yang mempengaruhi minat masyarakat (khususnya non-karyawan) dalam menggunakan e-filing. Perbedaan dengan penelitian sebelumnya adalah fokus penelitian ini lebih pada pengujian minat Wajib Pajak dalam menggunakan e-filing di KPP Pratama Purwakarta. Model penelitian yang peneliti gunakan untuk pengujian ini adalah Theory Planned Behavior (TPB). Data penelitian dikumpulkan dari 100 orang yang menjawab kuisioner dari peneliti, 100 orang juga merupakan wajib pajak bukan pegawai di KPP Pratama Purwakarta. Untuk pengolahan data penelitian, peneliti menggunakan Partial Least Square of Structural Equation Modeling (PLS SEM). Dalam penelitian ini, peneliti menemukan bahwa sikap perilaku menggunakan e-filing, dan kontrol perilaku yang dirasakan secara signifikan mempengaruhi minat perilaku dalam menggunakan e-filing, tetapi Norma Subjektif menghasilkan hasil yang tidak signifikan pada minat dalam e-filing.
The Institutional Work of IFRS Adoption in Telco Company: Transformation from US GAAP to IFRS
Winda Susliani;
Ersa Tri Wahyuni;
Evita Puspitasari
Jurnal Akuntansi Bisnis Vol 20, No 1: Maret 2022
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24167/jab.v20i1.4401
AbstractThe literature on the IFRS adoption process to date has mainly focused on the macro level. This paper draws on an in-depth longitudinal analysis of the Indonesian company PT Telekomunikasi Indonesia Tbk to understand the role of institutional work in the transformation of organization from US GAAP to IFRS. The paper examines the work of actors to disrupt, create, and maintain the institution during the transition to IFRS. The study has revealed that the IFRS adoption at the company is beyond a shallow compliance of financial reporting standards but has significant impact on the company’s transformation as a whole. The IFRS adoption has transformed the business process and the organization culture. The study has also revealed that there are different types of institutional works during the four stages of institutional transformation of the company: Stability, Conflict, Change and Implementation. The tone of the top management board in the organization is crucial to the key actors to stay committed to the long transformation process. This paper contributes to the literature of the IFRS adoption process by providing a framework of the IFRS adoption at the micro level. The case study may assist other companies in their real transformation through embracing the IFRS. AbstrakLiteratur tentang proses adopsi IFRS sampai saat ini terutama berfokus pada tingkat makro. Makalah ini mengacu pada analisis longitudinal mendalam dari perusahaan Indonesia PT Telekomunikasi Indonesia Tbk untuk memahami peran kerja institusional dalam transformasi organisasi dari US GAAP ke IFRS. Makalah ini mengkaji pekerjaan para aktor untuk mengganggu, menciptakan, dan memelihara institusi selama transisi ke IFRS. Studi tersebut telah mengungkapkan bahwa adopsi IFRS di perusahaan berada di luar kepatuhan standar pelaporan keuangan yang dangkal tetapi memiliki dampak signifikan pada transformasi perusahaan secara keseluruhan. Adopsi IFRS telah mengubah proses bisnis dan budaya organisasi. Studi ini juga mengungkapkan bahwa ada berbagai jenis pekerjaan institusional selama empat tahap transformasi institusional perusahaan: Stabilitas, Konflik, Perubahan dan Implementasi. Nada dewan manajemen puncak dalam organisasi sangat penting bagi para aktor kunci untuk tetap berkomitmen pada proses transformasi yang panjang. Makalah ini berkontribusi pada literatur proses adopsi IFRS dengan menyediakan kerangka kerja adopsi IFRS di tingkat mikro. Studi kasus dapat membantu perusahaan lain dalam transformasi nyata mereka dengan merangkul IFRS.
Pengaruh Total Pajak Penghasilan, Independensi Dewan Komisaris, Struktur Kepemilikan, dan Kualitas Audit Terhadap Manajemen Laba
Ienvika Yispa
Jurnal Akuntansi Bisnis Vol 20, No 2: September 2022
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24167/jab.v20i2.5148
Perusahaan telah lama diduga melakukan praktik manajemen laba yang mengaburkan realitas ekonomi suatu perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pajak penghasilan, independensi Dewan Komisaris, kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, dan kualitas audit terhadap manajemen laba. Sementara pajak penghasilan diperkirakan berpengaruh positif terhadap manajemen laba, independensi Dewan Komisaris, kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, dan kualitas audit diperkirakan diprediksi berpengaruh negatif terhadap manajemen laba. Selain itu, ukuran, profitabilitas, dan leverage dimasukkan dalam model untuk mengontrol perbedaan karakteristik perusahaan. Sampel diambil dari Bursa Efek Indonesia periode 2016-2020. Analisis regresi linier diterapkan untuk uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pajak penghasilan berpengaruh positif terhadap manajemen laba. Kualitas audit berpengaruh negatif terhadap manajemen laba. Sebaliknya, dewan komisaris, kepemilikan manajerial, dan kepemilikan institusional tidak berpengaruh terhadap independensi manajemen laba. Untuk variabel kontrol, hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap manajemen laba. Profitabilitas dan leverage berpengaruh terhadap manajemen laba
Pengaruh Pengungkapan Pengendalian Internal Terhadap Kinerja Perusahaan Dengan Biaya Ekuitas dan Independensi Dewan Komisaris Sebagai Variabel Moderasi
Davin Angkawijaya;
Catalia Luciana;
Weli Weli;
Michael Valentine Chandra
Jurnal Akuntansi Bisnis Vol 20, No 2: September 2022
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24167/jab.v20i2.4942
Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh pengungkapan pengendalian internal terhadap kinerja perusahaan dengan biaya ekuitas dan independensi dewan komisaris sebagai variabel moderasi. Biaya ekuitas dan proporsi dewan komisaris independen berkaitan erat dengan pengungkapan informasi pengendalian internal dalam mengurangi asimetri informasi sehingga diduga akan memoderasi hubungan pengungkapan informasi pengendalian internal dengan kinerja perusahaan. Sampel diambil dari sektor transportasi dan logistik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2018-2021. Berdasarkan kriteria-kriteria penelitian yang telah ditetapkan, didapatkan sebanyak 40 observasi berhasil dikumpulkan. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis, ditemukan hasil bahwa variabel pengungkapan pengendalian internal berpengaruh terhadap kinerja perusahaan dan variabel biaya ekuitas memperkuat hubungan tersebut. Selain itu, variabel proporsi komisaris independen tidak memoderasi dalam hubungan pengungkapan pengendalian internal terhadap kinerja perusahaan. Maka dari itu, hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi komisaris independen tidak berperan sebagai variabel moderasi antara hubungan pengungkapan pengendalian internal dan kinerja perusahaan
Pengaruh Umur Direktur, Kesibukan Manajerial, dan Kualitas Audit Terhadap Persistensi LabaPengaruh Umur Direktur, Kesibukan Manajerial, dan Kualitas Audit Terhadap Persistensi Laba
Natalina Putri
Jurnal Akuntansi Bisnis Vol 20, No 2: September 2022
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24167/jab.v20i2.5147
Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana pengaruh usia direktur, kesibukan direktur, independensi komisaris, dan kualitas auditor terhadap persistensi laba. Pengguna laporan keuangan dapat memperkirakan potensi perusahaan untuk memperoleh laba di masa yang akan datang dengan menganalisis variasi laba akuntansi setiap tahunnya. Jika perusahaan mampu menghasilkan laba yang tinggi maka perusahaan tersebut dianggap mampu mengelola keuangannya dengan baik. Jadi persistensi laba merupakan parameter yang dapat merepresentasikan kualitas laba. Persistensi laba menjadi penting karena akan digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan. Sampel penelitian ini menggunakan 1900 perusahaan yang tidak termasuk dalam kelompok industri keuangan dan asuransi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2015-2019. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa usia CEO dan kesibukan CEO tidak berhubungan secara signifikan dengan persistensi laba. Kualitas auditor secara signifikan berhubungan dengan persistensi laba. Selain itu, tidak ada satupun variabel corporate governance yang berhubungan secara signifikan dengan persistensi laba