cover
Contact Name
Renaningsih
Contact Email
ren186@ums.ac.id
Phone
+6285713971227
Journal Mail Official
dintek_sipil@ums.ac.id
Editorial Address
Gedung Induk Siti Walidah lt. 5, Pabelan, Kartasura, Kab. Sukoharjo, Provinsi Jawa Tengah, 57169
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Dinamika Teknik Sipil
ISSN : 14118904     EISSN : 28282876     DOI : 10.23917/dts
Core Subject : Engineering,
Dinamika Teknik Sipil: Majalah Ilmiah Teknik Sipil is a journal managed by Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering Universitas Muhammadiyah Surakarta. It focuses on the dissemination of conceptual ideas, design, analysis, and application of civil engineering in the development of sustainable infrastructure which will give a real contribution to solve the real-world problems, particularly problems regarding infrastructures and disasters.
Articles 65 Documents
Pengaruh Campuran Styrofoam Terhadap Kuat Tekan Beton Ringan Dengan Tambahan Superplasticizer Rizka Damayanti
Dinamika Teknik Sipil: Majalah Ilmiah Teknik Sipil Vol. 15/No.2/Desember 2022
Publisher : Departement of Civil Engineering, Faculty of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/dts.v15i2.18736

Abstract

Beton ringan adalah beton yang mempunyai berat kurang dari dibawah 1800 kg/m3. Penggunaan beton ringan adalah untuk mengurangi berat sendiri beton. Aggregat kasar yang dipergunakan adalah batu apung Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan styrofoam dengan variasi 0%, 0,5%, 2% dan 3,5% dan penambahan 1% superplasticizer terhadap kuat tekan beton ringan. Untuk menghitung komposisi campuran menggunakan metode ACI 211.2-98. Penelitian ini menggunakan benda uji kubus 15 × 15 × 15 cm sebanyak 36 buah. Pengujian dilakukan pada umur beton 7 hari, 14 hari dan 28 hari. Dari hasil penelitian diketahui hasil paling maksimum terjadi pada umur beton 28 hari didapatkan hasil kuat tekan berturut-turut, yaitu 6,93 MPa, 4,76 MPa, 2,46 MPa dan 3,32 MPa.
Pengaruh Penggunaan Limbah Botol Plastik Terhadap Karakteristik Marshall Campuran Lapis Aspal Beton (LASTON) Novita Sariani Ngabar
Dinamika Teknik Sipil: Majalah Ilmiah Teknik Sipil Vol. 15/No.2/Desember 2022
Publisher : Departement of Civil Engineering, Faculty of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/dts.v15i2.18748

Abstract

Untuk meningkatkan kualitas permukaan jalan dapat dilakukan perubahan campuran aspal beton (LASTON) yang diharapkan memiliki kualitas aspal yang sesuai dengan standar. Contoh penelitian sering menggunakan bahan limbah kota sebagai alternatif untuk memodifikasi campuran perkerasan. Limbah botol plastik PET (polyethylene terephthalate) digunakan sebagai bahan dalam penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan sifat dan membandingkan nilai parameter Marshall. Proses pencampuran menggunakan proses kering dimana ditambahkan plastik dan agregat, kemudian dipanaskan dan kemudian ditambahkan aspal panas. Kandungan PET yang ditambahkan adalah 0%, 2%, 5%, 8% dari berat aspal. Berdasarkan analisis data perhitungan dan percobaan laboratorium, penambahan kepingan botol plastik PET (polyethylene terephthalate) terhadap pengendalian campuran AC-WC menyebabkan penurunan skor stabilitas sebesar 13,82%. Nilai VFA (Void Filled with Asphalt) mengalami penurunan sebesar 5,22 persen, sedangkan kuat luluh mengalami penurunan sebesar 15,522 %. Nilai VMA (Void in Mineral Aggregate) meningkat sebesar 1,196%, namun nilai VIM (Void in Mix) meningkat sebesar 0,540, sedangkan Marshall Ratio meningkat sebesar 0,452%. Hasil Uji Parameter Marshall menunjukkan penggunaan limbah botol plastik PET dengan variasi kandungan plastik 0%, 2%, 5 ± 8% masih belum optimal untuk digunakan sebagai bahan tambahan AC-WC Laston Bina Marga 2018 dibawah kondisi yang ditentukan pada spesifikasi umum Divisi 6, karena nilai VFA dan VIM yang ditentukan pada penelitian tidak memenuhi persyaratan.
Pengaruh Geometri terhadap Kestabilan Lereng Athar Apriansyah; Nurly Ghofar
Dinamika Teknik Sipil: Majalah Ilmiah Teknik Sipil Vol. 15/No.2/Desember 2022
Publisher : Departement of Civil Engineering, Faculty of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/dts.v15i2.19622

Abstract

Faktor utama yang mempengaruhi kestabilan lereng adalah geometri lereng itu sendiri. Penelitian ini difokuskan pada evaluasi kestabilan lereng sepanjang ruas jalan Batas Muara Enim dan Sugih Waras yang terletak di Sumatra Selatan. Data lapangan didapatkan dari laporan inventarisasi lereng dan studi lapangan untuk mengevaluasi data tanah yang terdapat pada ruas jalan tersebut.  Pengukuran menunjukkan bahwa lereng di sepanjang ruas jalan yang diteliti mempunyai sudut lereng berkisar 11o – 48odan tinggi 5 m – 18,8 m Analisis stabilitas dilakukan dengan menggunakan metode kesetimbangan batas Bishop yang diaplikasikan pada Microsoft Excel dan menggunakan program SLOPE/w. Hasil analisis menunjukkan bahwa peningkatan sudut lereng mengakibatkan berkurangnya stabilitas lereng. Demikian juga pada sudut lereng yang sama, penambahan tinggi mengakibatkan pengurangan stabilitas. Dengan demikian, pada lereng yang direkayasa untuk keperluan konstruksi perlu diperhatikan pembatasan tinggi lereng pada sudut kemiringan tertentu sehingga stabilitas lereng dapat terjaga. Metode terasering atau lereng bertingkat dapat di adopsi untuk lereng yang di rekayasa 
Studi Komparasi Perilaku Gedung Beton Bertulang dengan Ketidakberaturan Vertikal Tipe 2 Menggunakan Dinding Geser dan Rangka Bresing Konsentrik Inverted-V Daniel Jason Tatang; Lidya Fransisca Tjong
Dinamika Teknik Sipil: Majalah Ilmiah Teknik Sipil Vol. 15/No.2/Desember 2022
Publisher : Departement of Civil Engineering, Faculty of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/dts.v15i2.19715

Abstract

Dinding geser umumnya digunakan pada struktur rangka beton bertulang, sedangkan bresing baja paling sering digunakan pada struktur baja. Pemberian bresing baja internal pada rangka beton bertulang mampu menahan beban lateral lebih tinggi dibandingkan rangka tanpa bresing. Maheri (2009), dalam studi bresing internal yang disambung secara langsung pada rangka beton bertulang menyimpulkan bahwa bresing tidak hanya cocok untuk meretrofit bangunan yang sudah ada, tetapi dapat menjadi alternatif yang kompeten sebagai pengganti dinding geser pada bangunan yang baru dibangun. Dalam studi ini dilakukan komparasi perilaku struktur untuk mengetahui perbedaan perilaku gedung yang memiliki ketidakberaturan massa dengan menggunakan dinding geser (Model 1) dan Sistem Rangka Bresing Konsentrik (SRBK) inverted – V (Model 2). Dari analisis linear dinamik diperoleh hasil: Periode struktur untuk ragam pertama yang diperoleh menunjukkan model 1 bernilai lebih kecil 7.65 % dari model 2.  Model 1 memiliki kinerja yang baik terhadap simpangan tingkat karena memiliki nilai simpangan elastik lantai teratas lebih kecil 11.22 % dibandingkan dengan model 2. Dari segi gaya geser dasar yang dianalisis menunjukkan bahwa gaya geser dasar pada model 1 lebih besar 1.81 % dibandingkan gaya geser dasar model 2. Model 1 memliki kekakuan pada tingkat dasar lebih besar 31.62 % dibandingkan dengan model 2.   
Perbandingan Kinerja Ruas Jalan Ahmad Yani Kartasura Pra dan Saat Pandemi Covid-19 Alfia Magfirona; Nurul Hidayati; Gotot Slamet Mulyono
Dinamika Teknik Sipil: Majalah Ilmiah Teknik Sipil Vol. 16/No1/Juli 2023
Publisher : Departement of Civil Engineering, Faculty of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/dts.v16i1.20511

Abstract

Jalan Ahmad Yani merupakan main gate yang menghubungkan pusat-pusat kegiatan utama di area Soloraya dan maupun akses keluar masuk kendaraan kota lainnya.  Seiring dengan adanya pandemi Covid-19, sektor transportasi terkena dampak yang cukup signifikan. Tujuan penelitian ini yaitu mengkaji kinerja ruas jalan kondisi sebelum dan saat pandemi Covid-19. Sumber data penelitian berasal dari data primer yang kemudian dikelompokkan menjadi dua jenis data kondisi pra dan saat pandemi Covid-19. Data tersebut berupa data geometrik dan lingkungan serta volume lalu lintas. Data volume lalu lintas diambil pada jam sibuk pagi pukul 08:00 – 10:00 WIB dan sore pukul 15:00 – 17:00 WIB. Kinerja ruas didasarkan nilai  derajat kejenuhan (DS), menghasilkan nilai 0,75, baik pra maupun saat pandemi. Ada penurunan nilai DS, namun tidak terlalu signifikan antara pra maupun saat pandemi. Nilai DS yang dihasilkan Jalan Ahmad Yani  Pra Pagi = 0,30, Jalan Ahmad Yani  Pandemi Pagi = 0,23, Jalan Ahmad Yani  Pra Sore = 0,39 dan Jalan Ahmad Yani  Pandemi Sore = 0,30. Nilai DS pada kondisi pandemi mengalami penurunan dibandingkan sebelum pandemi sebesar 21% saat pagi dan 22% saat sore hari. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap bidang tansportasi untuk peramalan kondisi lalu lintas. 
Pemodelan Pengaruh Infrastruktur Jalan dan Kendaraan Bermotor terhadap PDRB Pulau Jawa Tahun 2014 – 2018 Alfa Narendra; Windy Amarta
Dinamika Teknik Sipil: Majalah Ilmiah Teknik Sipil Vol. 16/No1/Juli 2023
Publisher : Departement of Civil Engineering, Faculty of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/dts.v16i1.21994

Abstract

Kualitas perekonomian pada wilayah provinsi, kota, dan kabupaten dapat ditinjau berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) yang didukung oleh infrastruktur. Terciptanya pertumbuhan ekonomi didukung oleh infrastruktur jalan yang tidak lepas dengan angkutan jalan raya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara PDRB dengan beberapa infrastruktur jalan, dan kendaraan bermotor. Penelitian ini juga menganalisis sensitivitas variabel bebas pada model terpilih. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang berasal dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2014 – 2018. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu analisis deksriptif statistik, Analisis Komponen Utama (AKU), regresi multivariat, dan sensitivitas. Pada penelitian ini dihasilkan model regresi multivariat terbaik dengan p-value = 5,878e-10 dan R2 = 0,7562. Variabel yang berpengaruh positif terhadap PDRB yaitu jalan kabupaten baik, jalan kabupaten kelas III, jalan kabupaten kelas tidak dirinci, dan kendaraan ringan. Variabel yang berpengaruh negatif terhadap PDRB yaitu jalan kabupaten kerikil, kendaraan sedang, jalan kabupaten tanah, jalan kabupaten beton, jalan kabupaten permukaan tidak dirinci, dan jalan kabupaten aspal. Robustness value pada seluruh variabel bebas berada pada rentang 8,847% – 50,512% agar dapat mengubah variabel yang diuji menjadi 0. 
Studi Keselamatan dan Keamanan Transportasi pada Perlintasan Sebidang Rel Kereta Api dengan Jalan Raya (Studi Kasus Perlintasan Kereta Api Cimindi, Kota Cimahi) Liana Lusi Lestari; Untoro Nugroho
Dinamika Teknik Sipil: Majalah Ilmiah Teknik Sipil Vol. 16/No1/Juli 2023
Publisher : Departement of Civil Engineering, Faculty of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/dts.v16i1.22067

Abstract

Pertemuan antarmoda transportasi kendaraan dan kereta api pada perlintasan sebidang menimbulkan potensi kecelakaan lalu lintas yang tinggi karena karakteristik pergerakan angkutan tersebut jauh berbeda. Pada periode Januari hingga September 2021, PT KAI Daop 2 Bandung mendata 13 orang menjadi korban tertabrak kereta api dengan penyebab yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keselamatan dan keamanan di perlintasan kereta api Cimindi. Penelitian ini menggunakan metode survei yang digunakan untuk kondisi geometrik, volume lalu lintas, serta sarana dan prasarana. Hasil analisis menunjukan bahwa tingkat kecelakaan di Jalan Raya Cimindi yang berpotongan dengan rel adalah 153,22 100JPKP dengan tingkat fatalitas 19,15 100JPKP dan nilai EAN 153 yang melebihi BKA 109,17 serta UCL 104,61. Nilai tersebut tinggi dibanding segmen sebelum dan sesudah perlintasan. Rambu-rambu dan marka keberadaannya belum lengkap. Kondisi geometrik sebagian sudah memenuhi standar seperti kelas jalan, kelandaian, dan tidak pada tikungan tetapi jumlah lajur, lebar jalur, dan sudut perpotongan jalan masih belum memenuhi standar. Volume LHR sebesar 5.722 smp/hari dengan kapasitas jalan 1541 smp/jam sehingga rasio v/c yang dihasilkan sebesar 1,25. Hasil kali volume LHR dengan frekuensi kereta api yang melintas untuk jam sibuk pagi adalah 49.790 smpk, jam sibuk siang adalah 49.894, dan jam sibuk sore 49.088 smpk.
Perencanaan Perkerasan Kaku (Rigid Pavement) pada Kerusakan Jalan Wolter Monginsidi Firmanilah Kamil; Aldian Setiawan; Julyan Purnomo
Dinamika Teknik Sipil: Majalah Ilmiah Teknik Sipil Vol. 16/No1/Juli 2023
Publisher : Departement of Civil Engineering, Faculty of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/dts.v16i1.21404

Abstract

Jalan Wolter Monginsidi merupakan jalan utama yang dilalui masyarakat Desa Baru dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Jalan ini dilalui untuk mencapai jalan utama yaitu Jalan W.R. Supratman. Jalan ini juga merupakan salah satu jalan menuju ke tempat wisata Pantai Pecal. Kondisi Jalan pada lokasi tertentu mengalami kerusakan parah yaitu berlubang dan mengalami retak-retak. Penyebab kerusakan adalah karena dilewati kendaraan dan perkerasan yang digunakan tidak sesuai dengan kondisi lapangan. Akibatnya, dampak yang ditimbulkan adalah terhambatnya aktivitas masyarakat sekitar karena perjalanan menjadi sedikit lama akibat kondisi jalan yang rusak. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui nilai eksisting jalan yang meliputi pengambilan data DCP (Dynamic Cone Penetrometer), LHR (Lintas Harian Rata-Rata) dan tebal perkerasan kaku (Rigid Pavement). Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui gambar rencana dan rencana anggaran biaya perkerasan kaku (Rigid Pavement). Metode yang digunakan adalah metode observasi. Berdasakan pengukuran eksisting di lapangan diperoleh perencanaan perkerasan kaku dengan panjang 500 m dan lebar 3 m. Hasil nilai LHRn adalah 7 kendaraan, sedangkan nilai CBR rata-rata adalah 7,84%. Untuk ukuran rencana beton kurus setebal 0,05 dan pelat beton setebal 0,15 m. Rencana biaya pada perencanaan Perkerasan Kaku (Rigid Pavement)adalah sebesar Rp. 659.614.464,66.
Pemilihan Moda Transportasi Perjalanan Kerja di Desa Karanggeneng Boyolali Nurul Hidayati; Guruh Seto Prasetyo; Gotot Slamet Mulyono; Alfia Magfirona
Dinamika Teknik Sipil: Majalah Ilmiah Teknik Sipil Vol. 16/No1/Juli 2023
Publisher : Departement of Civil Engineering, Faculty of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/dts.v16i1.22959

Abstract

Transportasi memegang peranan yang sangat penting karena melibatkan dan mempengaruhi banyak aspek kehidupan manusia termasuk dalam beraktifitas menuju tempat kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan karakteristik dan faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan moda perjalanan kerja dan menganalisis modelnya. Metode análisis menggunakan model logit biner selisih dan rasio. Data yang digunakan diperoleh dari penyebaran kuesioner ke responden, yaitu warga Desa Karanggeneng Boyolali. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa mayoritas warga yang melakukan perjalanan kerja berjenis kelamin laki-laki (61,5%). Jenis moda yang paling banyak digunakan pengguna adalah sepeda motor (81,5%). Mayoritas warga desa menempuh jarak perjalanan kerja sejauh 3-6 km (25,5%), dan waktu tempuh 5-10 menit (34%). Mayoritas warga yang diteliti mempunyai pendapatan per bulan berkisar antara Rp. 1.000.000 sampai Rp. 2.000.0 (40%). Semakin besar selisih biaya perjalanan menyebabkan semakin besar probabilitas memilih sepeda motor (P1). Meskipun demikian saat kondisi selisih biaya keduanya adalah 0, maka probabilitas pelaku perjalanan memilih motor sebesar 46%. Hal ini menunjukkan bahwa moda mobil lebih diminati dibandingkan sepeda motor pada biaya yang sama. Semakin besar rasio biaya kedua kendaraan di atas, menyebabkan semakin besar peluang memilih Moda 1 (sepeda motor). Saat rasio biaya kedua jenis kendaraan bernilai 1, maka diperoleh probabilitas memilih sepeda motor sebesar 65%.
Evaluasi dan Perancangan Ulang Desain Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta Dewi, Nadera Tiara; Wibowo, Gurawan Djati; Pudyastuti, Purwanti Sri; Isnugroho, Isnugroho
Dinamika Teknik Sipil: Majalah Ilmiah Teknik Sipil Vol. 16/No.2/Desember 2023
Publisher : Departement of Civil Engineering, Faculty of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/dts.v16i2.23275

Abstract

Air limbah dari operasional rumah sakit mengandung kadar yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat dan lingkungan. Maka, air limbah itu perlu dikelola dengan IPAL supaya penuhi standar baku mutu sebelum air limbah dibuang ke badan air. Studi ini dilaksanakan di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta dengan mengumpulkan data pada IPAL eksisting dan dievaluasi. Hasil uji laboratoium pada inlet air limbah di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta yang memiliki COD yakni 104,5 mg/L, BOD 53,1 mg/L, TSS yakni 81 mg/L, pH yakni 7,62, dan suhu yakni 30,4 °C. Hasil uji air limbah pada outlet IPAL eksisting masih memenuhi syarat baku mutu Peraturan DIY No. 7 Tahun 2016 Tentang Baku Mutu Air Limbah, namun IPAL eksisting masih mengandung lumpur yang tinggi. Sehingga, diperlukan perancangan ulang desain IPAL dengan kelayakan bangunan 10 tahun kedepan dengan sistem IPAL rencana ialah anaerob dan aerob dengan metode DEWATS. Komponen IPAL yang didesain ialah grease trap, bak ekualisasi, bak pengendap awal/settler, anaerobic baffled reactor, anaerobic filter, aerobic ponds, dan polishing pond. IPAL yang direncanakan menghasilkan COD effluen yakni 3,67 mg/L, BOD effluen yakni 1 mg/L, dan TSS effluen yakni 1,54 mg/L yang sudah penuhi standar baku mutu Peraturan DIY No. 7 Tahun 2016 Tentang Baku Mutu Air Limbah.