cover
Contact Name
Felicia Risca Ryandini
Contact Email
felicia_riska@stikestelogorejo.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
p3m@stikestelogorejo.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan
ISSN : 22526854     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu Keperawatan STIKES Telogorejo Semarang meruapkan jurnal yang memfasilitasi bagi peneliti atau penulis yang ingin mempublikasikan hasil penelitiannya pada area keperawatan dan kebidanan. Jurnal ini juga dapat menjadi wahana belajar bagi masyarakat khususnya dosen dan mahasiswa terkait dengan hal-hal kesehatan.
Arjuna Subject : -
Articles 309 Documents
PENGARUH EKSTRAK ANNONA MURICATA LINN TERHADAP SEL LIMFOSIT DAN EKSPRESI COX-2PADA ADENOKARSINOMA MAMMA -, Rusmiyati; -, Sarjadi; Johan, Andrew
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 8, No 4 (2016): Desember 2016
Publisher : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adenokarsinoma mamma/ kanker payudara merupakan salah satu keganasan tersering pada wanita dan merupakan penyebab kematian terbanyak kelima akibat kanker. Siklooksigenase -2 (COX-2) adalah enzim yang sangat penting dalam jalur metabolisme asam arachinoid. COX-2 dapat terekspresi didalam berbagai jaringan karena adanya induksi oleh sitokin proinflamasi. Beberapa studi menunjukkan bahwa kandungan pada daun sirsak efektif melawan, menargetkan dan membunuh sel –sel yang tumbuh abnormal seperti sel kanker. Senyawa ini tidak menyerang sel yang normal, berbeda dengan kemoterapi yang masih menyerang sebagian sel normal
PENERAPAN TEORI SELF CARE UNTUK MENGATASI INTOLERANSI AKTIVITAS PADA PASIEN DENGAN GANGGUAN SISTIM KARDIOVASKULAR Ryandini, Felicia; Nurachmah, Elly
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 9, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketidakmampuan dalam beraktivitas merupakan keluhan yang sering muncul pada gangguan kardiovaskular. Kondisi iniakan mempengaruhi aktivitas dan istirahat, lama dirawat dan secara tidak langsung mempengaruhi kualitas hidup. Saatini keperawatan kardiovaskular menitikberatkan pada modifikasi gaya hidup dengan upaya meningkatkan kemampuanmanajemen perawatan diri. Diperlukan adanya asuhan keperawatan dengan pendekatan teori Self Care yang telahdikemukakan oleh Dorothea Orem. Metode yang digunakan adalah studi kasus sebanyak 31 kasus kelolaan yang didapatpada fase pemulihan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan studi dokumentasi diRS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita. Hasil studi kasus didapatkan bahwa kasus terbanyak adalah AcuteCoronary Syndrome (55%). Teori Orem dapat diterapkan pada kasus kardiovaskular yang mengalami intoleransiaktivitas. Pengkajian teori Orem dapat digunakan untuk menggali secara holistik. Penggolongan intervensi dapatmemudahkan perawat dalam memodifikasi sesuai dengan kondisi pasien. Tahap evaluasi terdapat pengelompokanberdasarkan tingkat kebutuhan, untuk menggambarkan sejauh mana kemampuan pasien setelah dilakukan tindakankeperawatan.
HUBUNGAN ANTARA LAMA PENGGUNAAN METODE KONTRASEPSI HORMONAL DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI Putri Lestari, Indah; -, Wagiyo; -, Elisa
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 6, No 2 (2014): Desember 2014
Publisher : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan metode kontrasepsi hormonal di Provinsi Jawa Tengah paling banyak di bandingkan dengan metode kontrasepsi yang lainnya yang mencapai 914.544 jiwa. Kekhawatiran utama pemakaian metode kontrasepsi hormonal adalah peningkatan resiko penyakit sistem kardiovaskuler terutama kejadian hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang lama penggunaan metode kontrasepsi hormonal dengan kejadian hipertensi di RW 02 Kelurahan Ngaliyan Semarang.Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah akseptor KB yang berdomisili di RW 02 Kelurahan Ngaliyan Semarang dengan jumlah populasi 134 dan sampel yang diperoleh adalah 100 responden. Teknik sampling menggunakan metode purposive sampling. Pengambilan data dengan wawancara secara langsung dan pengukuran tekanan darah. Analisa data bivariat dengan uji Chi Square.Hasil : Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara lama penggunaan metode kontrasepsi hormonal dengan kejadian hipertensi di RW 02 Kelurahan Ngaliyan Semarang (p=0,034) dan ibu yang lama menggunakan metode kontrasepsi hormonal 2,954 kali beresiko terkena hipertensi dibandingkan dengan ibu yang tidak lama menggunakan metode kontrasepsi hormonal (OR=2,954). Saran kepada petugas kesehatan setempat untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan khususnya tentang metode kontrasepsi hormonal dengan cara mensosialisasikan kepada PUS yang mengikuti program KB tentang keuntungan dan kerugian serta efek sampingnya setelah lama pemakaian dan menyarankan agar PUS menderita hipertensi tidak menggunakan KB hormonal sebagai kontrasepsi.Kata Kunci: Metode Kontrasepsi Hormonal, Hipertensi, Pasangan Usia Subur.
PENGARUH SENAM OTAK (BRAIN GYM) TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN SISWA KELAS VI MENGHADAPI UJIAN AKHIR SEKOLAH DI SD NEGERI KARANGJATI 01 Septiarto, Eko; Nuraeni, Asti; Supriyono, Mamat
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 6, No 1 (2014): Juni 2014
Publisher : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecemasan atau ketakutan merupakan masalah yang umum dan biasa dirasakan oleh setiap individu. Reaksi ini sering dialami oleh anak khususnya siswa kelas VI ketika menghadapi Ujian Akhir Sekolah. Masih sedikitnya cara yang diketahui siswa untuk mengatasi kecemasannya dapat menimbulkan dampak negatif misalnya kepanikan, tidur tidak nyenyak, konsentrasi belajar menurun. Banyak sekali cara untuk mengurangi kecemasan salah satunya dengan melakukan senam otak. Senam otak merupakan suatu gerakan senam yang sederhana melalui olah tangan dan kaki yang dapat menyeimbangkan setiap bagian otak. Gerakan senam otak akan merangsang neocortex dan saraf parasimpatik sehingga dapat mengurangi peningkatan hormon adrenalin dan menurunkan kecemasan. Penelitian ini dilakukan untuk membuktikan pengaruh senam otak terhadap penurunan tingkat kecemasan siswa kelas VI menghadapi ujian akhir sekolah di SD Negeri Karangjati 01. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi experiment pre dan post control group design. Populasi dalam penelitian ini yaitu 33 responden dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner HRSA sebagai instrumennya. Analisi data yang digunakan yaitu Wilcoxon dan didapatkan hasil p-value 0,000. Nilai tersebut menunjukkan bahwa p-value (0,000) a (0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh senam otak terhadap penurunan kecemasan yang dialami oleh siswa kelas VI menghadapi ujian akhir sekolah di SD Negeri Karangjati 01.Kata kunci : senam otak, kecemasan, ujian akhir sekolah, siswa kelas VI
PENGARUH PEMBERIAN MINYAK ZAITUN (OLIVE OIL) TERHADAP DERAJAT RUAM POPOK PADA ANAK DIARE PENGGUNA DIAPERS USIA 0-36 BULAN DI RSUD UNGARAN SEMARANG Jelita, Maretha Vega; Asih, Sri Hartini Mardi; Nurulita, Ulfa
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 8, No 4 (2016): Desember 2016
Publisher : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit yang sering terjadi pada usia 0-36 bulan adalah salah satu yang angka kejadiannya terus meningkat yaitu diare. Pengeluaran feses yang meningkat pada anak yang menderita diare, mengharuskan orangtua lebih sering mengganti popok jika popok tidak segera diganti akan menimbulkan kemerahan disekitar genetalia yaitu ruam popok. Minyak zaitun (Olive Oil) mengandung emolien yang bermanfaat untuk menjaga kondisi kulit yang rusak seperti psoriaris dan eksim. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian minyak zaitun (olive oil) terhadap derajat ruam popok pada anak diare pengguna diapers usia 0-36 bulan. Rancangan dalam penelitian ini menggunakan quasy eksperiment, dengan design Non-equivalent control group dengan jumlah sampel sebanyak 33 responden untuk setiap kelompok. Hasil penelitian ini menunjukan sebelum pemberian minyak zaitun pada kelompok eksperimen paling banyak pada derajat ruam popok sedang sebanyak 31 anak dan pada kelompok kontrol paling banyak pada derajat ruam popok sedang sebanyak 20 anak, sedangkan sesudah pemberian minyak zaitun pada kelompok eksperimen paling banyak pada derajat ruam popok ringan sebanyak 29 anak dan pada kelompok kontrol paling banyak pada derajat ruam popok sedang sebanyak 31 anak. Uji Wilcoxon Test menunjukan nilai p value=0,011 (0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian minyak zaitun (olive oil) terhadap derajat ruam popok pada anak diare pengguna diapers usia 0-36 bulan.
PERKEMBANGAN ANAK USIA PRASEKOLAH YANG DIASUH OLEH IBU BEKERJA DAN TIDAK BEKERJA Ramadhani, Dwi Yuniar
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 11, No 1 (2019): Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan
Publisher : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan merupakan proses perubahan yang terlihat dari aspek motorik, kognitif, bahasa, personal pada anak. Salah satu faktor yang mempengaruhi perkembangan adalah pola asuh orang tua. Intensitas pertemuan orang tua khususnya ibu memberikan dampak pada perkembangan anak. Ibu bekerja memiliki intensitas bertemu dengan anak tidak banyak sedangkan ibu tidak bekerja bisa menemani anak sepanjang hari. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui perbedaan anak usia prasekolah 2-4 tahun yang diasuh oleh ibu bekerja dan tidak bekerja di Wilayah RW 01 dan RW 06 Kelurahan Ujung Kecamatan Semampir Kota Surabaya. Desain penelitian analitik komparatif. Sampel adalah anak usia prasekolah 2-4 tahun yang diasuh oleh ibu bekerja dan tidak bekerja yang diambil dengan teknik simpel random sampling berjumlah 39 responden dari jumlah populasi 64 responden. Pengukuran perkembangan anak menggunakan lembar observasi KPSP. Hasil uji Mann Whitney didapatkan nilai (p= 0,271) dimana tidak terdapat perbedaan yang bermakna antara perkembangan anak usia prasekolah yang diasuh oleh ibu bekerja dan tidak bekerja. Ibu bekerja dan tidak bekerja memiliki kesempatan yang sama untuk merawat anaknya walaupun intensitas waktunya tidak sama. Orang tua lebih memperhatikan perkembangan anak dan sering melatih kemampuan yang belum dicapai oleh anak, serta bisa memilih ibu pengganti yang dapat dipercaya untuk mengasuh anak dalam kesehariannya.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN SELF CARE MANAGEMENT PASIEN DIABETES MELLITUS DALAM KONTEKS ASUHAN KEPERAWATAN DI RUMAH SAKIT PANTI WILASA CITARUM SEMARANG -, Ismonah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 1, No 1 (2009): Desember 2009
Publisher : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewasa ini Indonesia menempati urutan keempat terbesar pasien DM. Kejadian komplikasi akibat DM adalah 57,9% atau dari lima orang yang menderita DM terdapat tiga orang yang mengalami komplikasi. Untuk mencegah terjadinya komplikasi tersebut perlu dilaksanakan self care management DM dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan self care management pasien DM di Rumah Sakit Panti Wilasa Citarum Semarang. Desain penelitian adalah cross sectional, jumlah sampel 135 responder dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan DM, keyakinan tentang kemampuan diri, dukungan keluarga dan lama sakit DM dengan self care management DM (p 0,05). Faktor-faktor yang mempunyai hubungan paling signifikan adalah keyakinan tentang kemampuan diri dan dukungan keluarga dengan self care management DM. Responden yang mempunyai keyakinan tentang kemampuan diri berpeluang 20 kali untuk melaksanakan self care management DM baik dibanding dengan yang kurang mempunyai keyakinan tentang kemampuan diri (OR=20,12). Sedangkan responden yang mendapat dukungan keluarga baik berpeluang 10 kali untuk melaksanakan self care management DM baik dibanding yang tidak mendapat dukungun keluarga (OR=10,30). Rekomendasi hasil penelitian ini adalah agar selalu meningkatkan pengetahuan DM, meningkatkan keyakinan tentang kemampuan diri dan pentingnya dukungan keluarga sehingga pasien mampu melakukan self care management DM dengan baik.Kata kunci : diabetes mellitus. self care management, pengetahuan, keyakinan tentang kemampuan diri, dukungan keluarga
EFEKTIFITAS PELAKSANAAN PENDAMPINGAN OLEH KADER DALAM PENGATURAN DIET RENDAH GARAM TERHADAP KESTABILAN TEKANAN DARAH LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI KELURAHAN PURWOYOSO SEMARANG Veronika, Nofita; Nuraeni, Asti; Supriyono, Mamat
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 9, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sasaran keperawatan kelompok resiko khususnya lansia yang mengalami resiko terjadinya suatu penyakit perlu mendapatkan perhatian yang serius. Kader kesehatan dan penderita yang mengalami hipertensi perlu kerjasama yang kokoh demi kestabilan tekanan darah penderita hipertensi di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa efektifitas pelaksanaan pendampingan oleh Kader dalam pengaturan diet rendah garam terhadap kestabilan tekanan darah lansia dengan hipertensi di Kelurahan Purwoyoso Semarang. Desain penelitian pre eksperimental dengan rancangan statis group comparism, jumlah sampel 52 responden dengan teknik cluster sampling. Hasil penelitian ada perbedaan yang bermakna dengan tekanan darah sistolik nilai p value 0,008 dan tekanan diastolik nilai p value 0,0001 artinya pelaksanaanpendampingan oleh Kader dalam pengaturan diet rendah garam efektif terhadap kestabilan tekanan darah lansia dengan hipertensi. Dari hasil penelitian tersebut peneliti menyarankan agar penelitian selanjutnya memperbanyak jumlah sampel untuk meminimalkan faktor bias pada penelitian.
PENGARUH EMOTIONAL FREEDOM TECHNIQUE (EFT) TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PASIEN PRE PERCUTANEOUS CORONARY INTERVENTION (PCI) DI SMC RS TELOGOREJO -, Musaadah; Wandrati, Murti
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 7, No 3 (2015): Desember 2015
Publisher : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit Jantung Koroner (PJK) adalah gangguan fungsi jantung akibat otot jantung kekurangan darah karena adanya penyempitan pembuluh darah koroner. Salah  satu tindakan invasif yang biasa dilakukan untuk menangani PJK adalah Percutaneous Coronary Intervention (PCI). Masalah yang sering muncul pada pasien pre PCI adalah kecemasan. Kecemasan tersebut harus ditangani, karena dapat mengganggu kondisi hemodinamik pasien menjadi tidak stabil. Salah satu upaya untuk mengatasai kecemasan adalah Emotional Freedom Technique (EFT). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh EFT terhadap kecemasan pasien yang akan menjalani PCI di SMC RS Telogorejo. Rancangan penelitian ini menggunakan quasi experiment dengan pendekatan one group pre-post test with control group. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 24 responden yang terbagi menjadi 2 kelompok, sehingga 12 responden menjadi kelompok intervensi dan 12 responden menjadi kelompok  kontrol dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Uji statistik yang digunakan adalah Paired T-Test untuk membandingkan nilai pre test dan post test pada masing-masing kelompok dan Independent T-Test digunakan untuk membandingkan selisih kecemasan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian EFT memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingkat kecemasan pasien yang akan menjalani PCI dengan selisih skor 2.833 dan p-value ≤0.05 (0.0001). Rekomendasi penelitian ini adalah supaya EFT dapat menjadi salah satu intervensi tambahan untuk mengatasi kecemasan pasien pre PCI.   Kata Kunci                  : PJK, PCI, Kecemasan,  EFT
PENGARUH PEMBERIAN PERMEN KARET RENDAH GULA TERHADAP SEKRESI SALIVA PADA PASIEN HEMODIALISA DALAM PENGONTROLAN INTERDIALYTIC WEIGHT GAIN (IDWG) DI RSUD Dr. SAIFUL ANWAR MALANG JAWA TIMUR -, Supono; -, Siswanto; -, Marsaid
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 4, No 2 (2012): Desember 2012
Publisher : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mulut kering (xerostomia) dan rasa haus adalah kondisi di mana kekurangan cairan dalam mukosa mulut dan sensasi haus karena kekurangan cairan. Pada pasien gagal ginjal kronik dengan hemodialisis yang mengalami xerostomia dan rasa harus berisiko untuk mengkonsumsi cairan yang berlebihan sehingga berdampak buruk terhadap kesehatannya karena terjadi overload cairan dalam tubuhnya. Tujuan mengetahui pengaruh pemberian permen karet rendah gula terhadap sekresi saliva sebagai pengendalian rasa haus dan mulut kering pada pasien hemodialisa dalam pengontrolan Interdialytic Weight Gain (IDWG). Metode yang digunakan dalama penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan komparasi. Jumlah sampel adalah 20 responden dengan menggunakan teknik sampling purposiv sampling. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan yang signifikan antara nilai pre test (sebelum dilakukan treatmen) dengan nilai post test (setelah dilakukan treatmen) dengan menggunakan permen karet rendah gula terhadap aliran sekresi saliva (.000). Berdasarkan hasil penelitian hendaknya dapat digunakan sebagai alternatif tindakan untuk pengendalian rasa haus dan mulut kering dengan menguyah permen rendah gula.Kata kunci: permen karet rendah gula, sekresi saliva, mulut kering, rasa haus

Filter by Year

2009 2020


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 2 (2020): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 12, No 1 (2020): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 11, No 2 (2019): Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 11, No 1 (2019): Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 11, No 1 (2019): Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 10, No 2 (2018): Desember 2018 Vol 10, No 2 (2018): Desember 2018 Vol 10, No 1 (2018): Juni 2018 Vol 3, No 4 (2018): Desember 2018 Vol 3, No 3 (2018): Juni 2018 Vol 9, No 2 (2017): Desember 2017 Vol 9, No 2 (2017): Desember 2017 Vol 9, No 1 (2017): Juni 2017 Vol 9, No 1 (2017): Juni 2017 Vol 3, No 2 (2017): Desember 2017 Vol 3, No 1 (2017): Juni 2017 Vol 8, No 4 (2016): Desember 2016 Vol 8, No 4 (2016): Desember 2016 Vol 8, No 3 (2016): Edisi Khusus September 2016 Vol 8, No 2 (2016): Juni 2016 Vol 8, No 1 (2016): Edisi Khusus Maret 2016 Vol 2, No 5 (2016): Desember 2016 Vol 2, No 4 (2016): Juni 2016 Vol 1, No 2 (2016): Edisi Khusus September 2016 Vol 1, No 1 (2016): Edisi Khusus Maret 2016 Vol 7, No 3 (2015): Desember 2015 Vol 7, No 3 (2015): Desember 2015 Vol 7, No 2 (2015): Juni 2015 Vol 7, No 2 (2015): Juni 2015 Vol 7, No 1 (2015): Edisi Khusus Maret 2015 Vol 2, No 3 (2015): Desember 2015 Vol 2, No 2 (2015): Juni 2015 Vol 1, No 1 (2015): Edisi Khusus Maret 2015 Vol 1, No 10 (2014): Juni 2014 Vol 6, No 2 (2014): Desember 2014 Vol 6, No 1 (2014): Juni 2014 Vol 2, No 1 (2014): Desember 2014 Vol 5, No 2 (2013): Desember 2013 Vol 5, No 1 (2013): Juni 2013 Vol 1, No 9 (2013): Desember 2013 Vol 1, No 8 (2013): Juni 2013 Vol 4, No 2 (2012): Desember 2012 Vol 1, No 7 (2012): Desember 2012 Vol 3, No 2 (2011): Desember 2011 Vol 3, No 1 (2011): Juni 2011 Vol 1, No 5 (2011): Desember 2011 Vol 1, No 4 (2011): Juni 2011 Vol 2, No 2 (2010): Desember 2010 Vol 1, No 3 (2010): Desember 2010 Vol 1, No 1 (2009): Desember 2009 More Issue