cover
Contact Name
Felicia Risca Ryandini
Contact Email
felicia_riska@stikestelogorejo.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
p3m@stikestelogorejo.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan
ISSN : 22526854     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu Keperawatan STIKES Telogorejo Semarang meruapkan jurnal yang memfasilitasi bagi peneliti atau penulis yang ingin mempublikasikan hasil penelitiannya pada area keperawatan dan kebidanan. Jurnal ini juga dapat menjadi wahana belajar bagi masyarakat khususnya dosen dan mahasiswa terkait dengan hal-hal kesehatan.
Arjuna Subject : -
Articles 309 Documents
EFEKTIVITAS PIJAT BAYI TERHADAP BERAT BADAN BAYI USIA 0-3 BULAN DI SMC RS TELOGOREJO Mutmainah, Maratul; M.A, Sri Hartini; Solechan, Achmad
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 8, No 2 (2016): Juni 2016
Publisher : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bayi merupakan makluk yang sangat peka dan halus, memiliki kebutuhan yang harus dipenuhi meliputi kebutuhan fisik, biologis serta emosi. Kebutuhan tersebut salah  satunya dapat dipenuhi melalui stimulasi yang tidak hanya memberi efek rilek tetapi juga dapat merangsang pertumbuhan dengan meningkatkan berat badan bayi. Stimulasi tersebut dilakukan dengan benar sesuai langkahlangkah panduan pijat bayi, hal ini bertujuan untuk mencapai pertumbuhan yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pijat bayi terhadap berat badan bayi usia 0-3 bulan di SMC RS Telogorejo. Desain penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperiment dengan metode One Group Pretest Posttest, sampel sejumlah 20 bayi usia 0-3 bulan dengan teknik Accidental Sampling.Penelitian ini menggunakan uji statistik Paired T Test dengan tingkat signifikan p value=0.000, yang artinya bahwa ada perbedaan berat badan bayi sebelum dipijat dengan sesudah dipijat. Pada karakteristik semua bayi (100%) adalah 0 bulan, dengan berat badan minimal 2700 gram dan berat maximal 3300 gram, dan setelah dilakukan pijat bayi mengalami kenaikan sebesar 5-25%. Sehinggadapat dikatakan bahwa pijat bayi efektif dalam meningkatkan berat badan bayi usia 0-3 bulan. Rekomendasi hasil penelitian ini adalah agar bayi dilakukan pijat bayi sedini mungkin untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan yang optimal.Kata kunci: pijat bayi, usia 0-3 bulan, berat badan
EFEKTIVITAS BENGKUNG DAN GURITA TERHADAP INVOLUSI UTERUS DAN PENGELUARAN LOCHEA Di PUSKESMAS KELING KABUPATEN KEDIRI Rahayu, Dewi Taurisiawati
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 10, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses persalinan yang dialami seorang wanita akan membawa dampak terhadap kondisi tubuhnya, salah satunya adalah perubahan pada uterus yaitu penurunan fundus uteri dan pengeluaran lochea. Kebanyakan ibu nifas menggunakan bengkung atau gurita setelah melahirkan dengan alasan faktor budaya dan merasa nyaman.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Desain yang digunakan peneliti adalah true eksperimental design dengan pendekatan posttest only control group design. Data dikumpulkan menggunakan lembar hasil pemeriksaan tinggi fundus uteri dan lembar observasi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus- September 2017 di Wilayah kerja Puskesmas Keling. Variabel terikat pada penelitian ini adalah Kejadian involusi uterus, dan pengeluaran lochea. Tehnik sampling yang digunakan oleh peneliti adalah simple random sampling. Jumlah sampel pada penelitian ini 27 responden. Berdasarkan uji statistik Chi square test bisa disimpulkan bahwa H1 ditolak yang artinya tidak ada perbedaan kejadian involusi uterus. Berdasarkan uji statistik kruskall wallis test bisa disimpulkan bahwa H1 ditolak yang artinya tidak ada perbedaan kejadian pengeluaran lochea. Rekomendasi dari penelitian ini adalah ibu nifas boleh memakai bengkung atau gurita denga tehnik yang benar karena bisa membantu pemulihan kesehatannya. Kata Kunci: Involusi Uterus, Pengeluaran Lochea , Bengkung, Gurita.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN PEMBATASAN ASUPAN CAIRAN PADA KLIEN DENGAN CHRONIC KIDNEY DISEASE YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI SMC RS TELOGOREJO -, Yasmini; Wulandari, Retno; Nurul, Rif’atun; Kiky, Wahyu
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 8, No 3 (2016): Edisi Khusus September 2016
Publisher : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepatuhan dalam mengurangi asupan cairan bagi klien hemodialisis merupakan hal penting untuk diperhatikan, jika klien tidak patuh akan terjadi penumpukan cairan yang dapat memperberat kerja jantung. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan pembatasan asupan cairan pada klien chronic kidney disease yang menjalani hemodialisis. Penelitian dilakukan di RS Telogorejo Semarang, dengan pendekatan cross sectional. Sampel dipilih dengan teknik purposive sampling, jumlah 48 responden. Penelitian terdiri dari penjelasan pada lembar persetujuan responden dan pengisian kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan faktor jenis kelamin (p=0.464), pendidikan (p=0.135), pengetahuan (p=0.004), lama menjalani hemodialisis (p=0.881), keterlibatan tenaga kesehatan (p=0.940), dukungan keluarga(p=0.000), dan Intradyalitic Weight Gain (p=0,001). Faktor yang berpengaruh terhadap kepatuhan pembatasan asupan cairan pada klien yang menjalani hemodialisis adalah pengetahuan, dukungan keluarga dan Intradyalitic Weight Gain (α=0.05). Penelitian ini dapat dijadikan sebagai data dasar untuk melakukan penelitian lebih lanjut tentang bagaimana kepatuhan klien hemodialisis dengan masalah-masalah lainnya yang terjadi selama hemodialisis baik masalah fisik maupun psikologis.
PENGARUH PEMBERIAN AROMATERAPI JERUK (ORANGE) TERHADAP SKOR NYERI DISMENORE PADA REMAJA DI SEMARANG Octaviani, Dhita Aulia; Sumarni, Sri; Tamara, Erenda
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 11, No 2 (2019): Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan
Publisher : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prevalensi dismenore ditemukan cukup tinggi dan bervariasi mencapai 50% di setiap negara. rata-rata insidensi terjadinya dismenore pada wanita muda antara 16,8 – 81%. Dismenore remaja di Indonesia mencapai 64,25%. Upaya penanganan dismenore dapat dilakukan secara farmakologi dengan pemberian analgesik dan non-farmakologis diantaranya dengan pemberian aromaterapi jeruk. Aromaterapi jeruk merupakan alternatif pengobatan yang dapat digunakan sebagai terapi nyeri haid, menggantikan obat analgesik, karena obat analgesik memiliki efek samping gangguan pada hati, ginjal dan jantung jika digunakan dalam jangka panjang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi jeruk terhadap skor nyeri pada dismenore. Jenis penelitian ini adalah quasy experiment dengan rancangan non-equivalent control group design. Responden adalah semua remaja yang memenuhi kriteria inklusi di kota Semarang sebanyak 60 orang, terdiri dari 30 responden pada kelompok intervensi dan 30 responden pada kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling berupa purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor nyeri dismenore mengalami penurunan dari skor 6,63  menjadi skor 5,23 pada kelompok intervensi. Sedangkan rata-rata skor nyeri haid mengalami penurunan dari skor 6,63 menjadi skor 6,57 pada kelompok kontrol. Hasil uji Mann Whitney didapatkan p-value : 0,001 (p0,05). Pemberian aromaterapi jeruk efektif untuk menurunkan skor nyeri dismenore pada remaja dan dapat digunakan sebagai alternatif terapi nyeri dismenore. Aromaterapi jeruk diharapkan dapat digunakan sebagai terapi komplementer untuk mengatasi dismenore.
ANALISIS HUBUNGAN LAMANYA DIARE DENGAN TINGKAT DEHIDRASI DAN PENURUNAN BERAT BADAN PADA ANAK BALITA DI RSUD TUGUREJO SEMARANG Gustiana, Diena; M.A, Sri Hartini; Meikawati, Wulandari
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 6, No 2 (2014): Desember 2014
Publisher : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu penyebab tingginya angka mortalitas dan morbiditas diare karena kurangnya antisipasi dalam penatalaksanaan diare sebelum dehidrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lamanya diare dengan tingkat dehidrasi dan penurunan berat badan pada anak balita. Desain penelitian ini adalah Cross sectional dengan jumlah sampel 20 anak balita yang mengalami diare, untuk metode pengumpulan data dengan data primer yaitu lembar observasi dan data sekunder yang didapat dari medical record RSUD. Tugurejo Semarang. Variabel independen pada penelitian ini adalah lamanya diare, sedangkan variabel dependen yaitu tingkat dehidrasi dan penurunan berat badan dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil analisis antara lamanya diare dengan tingkat dehidrasi diperoleh balita yang mengalami diare akut dengan tingkat dehidrasi ringan lebih banyak yaitu 14 anak (93.3%), hasil uji statistik diperoleh nilai p = 0,554 yang berarti (p 0,05) maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara lamanya diare dengan tingkat dehidrasi pada anak balita. Hasil analisis antara lamanya diare dengan penurunan berat badan diperoleh balita yang mengalami diare akut dengan berat badan naik atau tetap lebih banyak yaitu 12 anak (80%), hasil uji statistik diperoleh nilai p = 0,278 yang berarti (p 0,05) maka dapat disimpulkan tidak ada hubungan antara lamanya diare dengan penurunan berat badan pada anak balita.Kata Kunci : Lamanya diare, tingkat dehidrasi, dan penurunan berat badan.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN POLISI LALU LINTAS TENTANG BANTUAN HIDUP DASAR (BHD) PADA KORBAN KECELAKAAN LALU LINTAS DI SEMARANG Rahmah, Festi Fiki; Setyawan, Dody
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 11, No 1 (2019): Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan
Publisher : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bantuan Hidup Dasar (BHD) merupakan bagian dari pengelolaan gawat darurat medik yang bertujuan untuk mencegah berhentinya sirkulasi atau berhentinya respirasi. Polisi lalu lintas merupakan salah satu orang yang harus menguasai keterampilan pertolongan pertama pada korban kecelakaan lalu lintas sehingga perlu dilatih keterampilan dalam menangani kasus gawat darurat sebelum korban tersebut ditangani oleh petugas kesehatan yang profesional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan polisi lalu lintas tentang bantuan hidup dasar pada korban kecelakaan lalu lintas. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif survey. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Responden dalam penelitian ini adalah 110 polisi lalu lintas Semarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden yaitu 62,7% memiliki pengetahuan dalam kategori baik. Pada bagian breathing polisi lalu lintas memiliki pengetahuan paling baik dengan total persentase 93,6% dan paling buruk dengan total 51,8%. Peneliti menyarankan agar tim kepolisian dapat bekerja sama dengan instansi kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan BHD dengan cara mengadakan pelatihan BHD untuk seluruh anggota polisi lalu lintas.
PERBEDAAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN BPJS DAN PASIEN UMUM TENTANG MUTU PELAYANAN KEPERAWATAN UNIT RAWAT INAP KELAS 3 RSUD DR. H SOEWONDO KENDAL Fitriyanah, Ema; Noer’aini, I’ien; Utomo, Taufiq Priyo
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 9, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mutu pelayanan keperawatan merupakan salah satu indikator kualitas pelayanan kesehatan dan menjadi faktor penentu citra institusi pelayanan kesehatan.Salah satu indikator dari mutu pelayanan keperawatan adalah apakah pelayanan keperawatan tersebut berkualitas memuaskan pasien atau tidak. Berdasarkan hasil survey Depkes RI tahun 2008 di 27 Rumah Sakit kabupaten dan kota di Jawa Tengah, pelayanan kesehatan khusus nya keperawatan masih jauh dari apa yang diharapkan oleh pasien. Penelitian oleh Putra (2015) menyatakan 43,7% pasien BPJS tidak puas dengan pelayanan keperawaan di ruang rawat inap. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran perbedaan tingkat kepuasan pasien BPJS dan pasien umum tentang mutu pelayanan keperawatan berdasarkan karateristik reliability, responsiveness, assurance, emphaty dan tangibles di unit rawat inap kelas 3 RSUD dr. H Soewondo Kendal. Rancangan penelitian menggunakan Deskrisptif Analitik dengan pendekatan cross sectional, jumlah sampel 86 responden dengan teknik Quota Sampling. Subjek dalam penelitian ini adalah pasien BPJS dan pasien umum yang menerima pelayanan keperawatan di satu ruang rawat inap kelas III RSUD dr. H Soewondo Kendal. Berdasarkan hasil penelitian terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat kepuasan pasien BPJS dan pasien umum tentang mutu pelayanan keperawatan (karateristik reliability dengan p value= 0,013). Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat kepuasan pasien BPJS dan pasien umum tentang mutu pelayanan keperawatan (karateristik Assurance (p value= 0,10), Tangibles (p value= 0,107), Emphaty (p value= 0,107), dan Responsiveness (p value= 0,485)). Hasil analisis uji beda independent t test dari kelima karateristik tersebut didapatkan p value= 0,0350,05 sehingga dapat disimpulkan tedapat perbedaan yang signifikan antara tingkat kepuasan pasien BPJS dan pasien umum tentang pelayanan keperawatan di unit rawat inap kelas 3 RSUD dr. H Soewondo Kendal. Rekomendasi penelitian ini adalah agar perawat lebih meningkatkan mutu pelayanan keperawatan khusus nya yang berakitan dengan responsiveness supaya kepuasan pasien juga meningkat.
PENGARUH INISIASI MENYUSU DINI TERHADAP PRODUKSI ASI PADA IBU POST PARTUM DI RS TELOGOREJO SEMARANG Kiswati, Budi; Miskiyah, Zakyatul
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 7, No 2 (2015): Juni 2015
Publisher : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inisiasi Menyusu Dini (IMD) adalah pemberian ASI seketika setelah bayi lahir dengan membiarkan bayi merangkakke arah payudara ibunya, menemukan puting susu, kemudian menyusu sendiri setidaknya selama satu jam. Refleks hisap pada IMD dapat merangsang ujung syaraf disekitar payudara ke kelenjar hipofisa untuk menghasilkan hormon prolaktin yang dapat merangsang dan meningkatkan produksi ASI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh inisiasi menyusu dini terg=hadap produksi ASI pada ibu postpartum. Penelitian ini menggunakan metode quasy experimental design, dengan desain penelitian post test only control group. Populasi penelitian ini adalah ibu postpartum di RS Telogorejo, sedangkan teknik sampling yang digunakan adalah total sampling yaitu mengambil semua jumlah populasi yang memenuhi kriteria yang berjumlah 33 orang. Hasil penelitian kelompok perlakuan didapatkan produksi ASI normal sejumlah 14 orang *87,5% dan produksi yang lebih berjumlah 2 orang (12,5%. Sedangkan untuk kelompok kontrol semua responden didapatkan hasil produksi ASInya kurang (100%). Hasil uji analisis menggunakan Mann Whitney menunjukkan nilai p = 0,000 (0,05) maka dapat disimpulkan ada pengaruh yang signifikan antara IMD terhadap produksi ASI pada ibu post partum di RS Telogorejo Semarang. Rekomendasi penelitian ini adalah bahwa IMD bermanfaat untuk meningkatkan produksi ASI pada ibu post partum.   Kata Kunci : Inisiasi Menyusu Dini, Produksi ASI, Post Partum
PENGARUH KONSELING: PEMBATASAN CAIRAN ORALTERHADAP KECEMASAN PASIEN YANG MENJALANI HEMODIALISA DI RAWAT INAP SMC RS TELOGOREJO SEMARANG Permani Putri, Citra; Heppy Rochmawati, Dwi; -, Purnomo
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 7, No 2 (2015): Juni 2015
Publisher : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan studi pendahuluan didapatkan data pasien yang menjalani hemodialisa di SMC RS Telogorejo tahun 2012-2013 adalah sebanyak 2.311 pasien rawat inap (Rekam Medis SMC RS Telogorejo). Kecemasan pasien yang menjalani hemodialisa ini diekspresikan secara langsung melalui perubahan fisiologis dan perilaku. Kecemasan yang timbul ini dapat dikurangi dengan menceritakan permasalahan secara pribadi dalam kegiatan konseling. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konseling : pembatasan cairan oral terhadap kecemasan pasien yang menjalani hemodialisa. Metode dalam penelitian ini adalah quasy experiment dengan responden sebanyak 42 orang. Hasil analisa univariat didapatkan data laki-laki 27 orang (64,3%), tingkat pendidikan SMA 28 orang (66,7%), yang tidak bekerja 28 orang (66,7%), dan dengan status menikah adalah 41 orang (97,6%). Analisa lebih lanjut didapatkan kesimpulan ada pengaruh konseling : pembatasan cairan oral terhadap kecemasan pasien hemodialisa (p=0.001). Hasil penelitian ini menyarankan kepada pihak RS terutama pelayanan keperawatan untuk lebih memperhatikan kecemasan pasien yang menjalani hemodialisa dan menerapkan konseling : pembatasan cairan oral.   Kata kunci       : Hemodialisa, Pembatasan cairan, Kecemasan, Konseling
PERBEDAAN EFEKTIVITAS MOBILISASI DINI DAN BLADDER TRAINING TERHADAP WAKTU ELIMINASI BAK PERTAMA PADA IBU POST SECTIO CAESAREA DI RSUD DR. H. SOEWONDO KENDAL Navisah, Fitrotun; -, Machmudah; Astuti, Rahayu
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 9, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sectio caesarea adalah suatu tindakan pembedahan untuk melahirkan bayi melalui sayatan yang dibuat pada dinding perut dan rahim. Pada persalinan sectio caesarea dengan anestesi spinal Ibu sering kali tidak mampu merasakan bahwa kandung kemihnya penuh dan tidak mampu memulai atau menghambat berkemih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan efektivitas mobilisasi dini dan bladder training pada ibu post sectio caesarea di RSUD Dr. H. Soewondo Kendal. Desain penelitian menggunakan Quasy Experiment, dengan rancangan penelitian post test - only non equivalent control group. teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah 16 responden untuk kelompok perlakuan mobilisasi dini dan 16 responden untuk kelompok perlakuan bladder training. uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah mann whitney. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara waktu eliminasi BAK pertama pada ibu post section caesarea dengan diperoleh nilai ρ-value 0,032 karena nilai ρ 0,05 dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan efektivitas antara mobilisasi dini dan bladder training terhadap waktu eliminasi BAK pertama pada ibu post sectio caesarea di RSUD Dr. H. Soewondo Kendal.

Filter by Year

2009 2020


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 2 (2020): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 12, No 1 (2020): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 11, No 2 (2019): Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 11, No 1 (2019): Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 11, No 1 (2019): Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 10, No 2 (2018): Desember 2018 Vol 10, No 2 (2018): Desember 2018 Vol 10, No 1 (2018): Juni 2018 Vol 3, No 4 (2018): Desember 2018 Vol 3, No 3 (2018): Juni 2018 Vol 9, No 2 (2017): Desember 2017 Vol 9, No 2 (2017): Desember 2017 Vol 9, No 1 (2017): Juni 2017 Vol 9, No 1 (2017): Juni 2017 Vol 3, No 2 (2017): Desember 2017 Vol 3, No 1 (2017): Juni 2017 Vol 8, No 4 (2016): Desember 2016 Vol 8, No 4 (2016): Desember 2016 Vol 8, No 3 (2016): Edisi Khusus September 2016 Vol 8, No 2 (2016): Juni 2016 Vol 8, No 1 (2016): Edisi Khusus Maret 2016 Vol 2, No 5 (2016): Desember 2016 Vol 2, No 4 (2016): Juni 2016 Vol 1, No 2 (2016): Edisi Khusus September 2016 Vol 1, No 1 (2016): Edisi Khusus Maret 2016 Vol 7, No 3 (2015): Desember 2015 Vol 7, No 3 (2015): Desember 2015 Vol 7, No 2 (2015): Juni 2015 Vol 7, No 2 (2015): Juni 2015 Vol 7, No 1 (2015): Edisi Khusus Maret 2015 Vol 2, No 3 (2015): Desember 2015 Vol 2, No 2 (2015): Juni 2015 Vol 1, No 1 (2015): Edisi Khusus Maret 2015 Vol 1, No 10 (2014): Juni 2014 Vol 6, No 2 (2014): Desember 2014 Vol 6, No 1 (2014): Juni 2014 Vol 2, No 1 (2014): Desember 2014 Vol 5, No 2 (2013): Desember 2013 Vol 5, No 1 (2013): Juni 2013 Vol 1, No 9 (2013): Desember 2013 Vol 1, No 8 (2013): Juni 2013 Vol 4, No 2 (2012): Desember 2012 Vol 1, No 7 (2012): Desember 2012 Vol 3, No 2 (2011): Desember 2011 Vol 3, No 1 (2011): Juni 2011 Vol 1, No 5 (2011): Desember 2011 Vol 1, No 4 (2011): Juni 2011 Vol 2, No 2 (2010): Desember 2010 Vol 1, No 3 (2010): Desember 2010 Vol 1, No 1 (2009): Desember 2009 More Issue