cover
Contact Name
Jaya Hardi
Contact Email
jr.hardi0803@gmail.com
Phone
+6281341314717
Journal Mail Official
kovalen.journal@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Kimia Fakultas MIPA, Uniiversitas Tadulako Jl. Soekarno-Hatta Km. 9, Tondo Palu, 94117
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
KOVALEN: Jurnal Riset Kimia
Published by Universitas Tadulako
ISSN : -     EISSN : 24775398     DOI : https://doi.org/10.22487/kovalen
KOVALEN: Jurnal Riset Kimia is a peer-reviewed journal of chemistry published by the Tadulako University, Indonesia. This journal concern with publishing the original research articles, review articles, and the current issues related to chemistry. Publishing frequency 3 issues per year, in April, August, and December.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2015)" : 6 Documents clear
KAJIAN METODE GRAVIMETRI DALAM ANALISIS KADAR KARAGINAN RUMPUT LAUT Eucheuma cottonii Ernawati A. H. Bana; Mappiratu Mappiratu; Prismawiryanti Prismawiryanti
KOVALEN: Jurnal Riset Kimia Vol. 1 No. 1 (2015)
Publisher : Chemistry Department, Mathematics and Natural Science Faculty, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Telah dilakukan penelitian tentang kajian metode gravimetri dalam analisis kadar karaginan rumput laut Eucheuma cottonii. Peneltian ini bertujuan untuk mendapatkan tingkat pemekatan dan rasio etanol/ekstrak pekat yang paling baik digunakan dalam penetapan kadar karaginan rumput laut Eucheuma cottonii. Penelitian dua faktor masing-masing faktor tingkat pemekatan dan faktor rasio etanol/ekstrak pekat, yaitu 30%, 40%, 50%, 60%, 70% dan 1,5 : 1; 2,0 : 1; 2,5 : 1; 3,0 : 1; dan 3,5 : 1. Kadar karaginan ditentukan menggunakan metode gravimetri, hasil yang diperoleh menunjukkan  tingkat pemekatan yang memberikan kadar karaginan tertinggi yaitu 50% dan rasio etanol/ekstrak pekat yaitu 3,5 : 1 yang menghasilkan kadar karaginan tinggi (51,752). Kata kunci: Eucheuma cottonii,Ekstraksi karaginan, Rasio etanol
PEMANFAATAN ARANG AKTIF KULIT KACANG TANAH SEBAGAI ADSORBEN BESI (Fe) PADA AIR SUMUR Di DESA PENDOLO, KEC.PAMONA SELATAN, KAB. POSO Ofelman Talunoe; Nurhaeni Nurhaeni; Moh. Mirzan
KOVALEN: Jurnal Riset Kimia Vol. 1 No. 1 (2015)
Publisher : Chemistry Department, Mathematics and Natural Science Faculty, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Telah dilakukan penelitian Pemanfaatan Arang Aktif Kulit Kacang Tanah Sebagai Adsorben Besi (Fe) pada air Sumur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu kontak arang aktif kulit kacang tanah  dan pengaruh penggunaan berulang adsorben. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode SSA. Rancangan penelitian yang diterapkan adalah RAL, dengan variabel bebas yaitu waktu kontak dan penggunaan berulang adsorben. Pada penelitian ini diterapkan variasi waktu kontak adsorbsi sebesar 30, 60, 90, 120 dan 150 menit dan variasi penggunaan berulang adsorben (P) P1, P2, P3, P4, P5, P6, P7, P8, P9 dan P10. Hasil penelitan ini menunjukan bahwa arang aktif kulit kacang tanah  25 g mempunyai daya adsorpsi terbaik pada variasi waktu kontak dicapai pada menit ke-120 dengan kadar besi pada air sumur I sebesar 1,34 mg/L dan  air sumur II sebesar 0,84 mg/L dan untuk pengaruh variasi penggunaan berulang adsorben bertujuan untuk menetukan efektifitas daya serap adsorben arang aktif  dan diperoleh penggunaan pertama yang lebih efektif. Arang aktif kulit kacang tanah dapat digunakan sebagai adsorben penurunan kadar besi pada air sumur sebanyak 9 kali penggunaan. Kata Kunci: arang aktif, adsorben, kulit kacang, kadar besi, air sumur.
KAJIAN AKTIVASI ARANG AKTIF BIJI ASAM JAWA (Tamarindus indica Linn.) MENGGUNAKAN AKTIVATOR H3PO4 PADA PENYERAPAN LOGAM TIMBAL Serli Jayanti; Ni Ketut Sumarni; Musafira Musafira
KOVALEN: Jurnal Riset Kimia Vol. 1 No. 1 (2015)
Publisher : Chemistry Department, Mathematics and Natural Science Faculty, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian tentang penyerapan logam Pb menggunakan biji asam sebagai adsorbat telah dilakukan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah aktivasi karbon dengan H3PO4 sebagai aktivator. Hal itu dilakukan dengan menerapkan 5 variasi berat ( 1, 2, 3, 4, dan 5 g) dan konsentrasi (1, 2, 3, 4, dan 5 N ). Untuk melihat penyerapani Pb terhadap waktu kontak, maka 5 variasi waktu kontak telah diterapkan yaitu dari 10, 20, 30, 40, dan 50 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karbon aktif mempunyai kapasitas adsorpsi terbaik (89,59 ppm) pada berat 5 gram , sementara waktu kontak optimum dicapai pada 50 menit dengan 69,02 ppm dari Pb yang terserap. Aktivasi karbon aktif dengan H3PO4 pada konsentrasi optimum  2 N telah meningkatkan kapasitas adsorpsi sebesar 11,11%.                                            Katakunci : Absorben, Biji Asam Jawa, Karbon Aktif.
KAJIAN KADAR FENOLAT DAN MUTU ORGANOLEPTIK BUBUR INSTAN DARI UBI BANGGAI JENIS BAKU MAKULOLONG (Discoreabulbifera var celebica bukill) DAN BAKU PUKUS (Discorea of alata) Sri Adeningsih; Syaiful Bahri; Nurhaeni Nurhaeni
KOVALEN: Jurnal Riset Kimia Vol. 1 No. 1 (2015)
Publisher : Chemistry Department, Mathematics and Natural Science Faculty, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian mengenai “Kajian Kadar Fenolat dan Mutu Organoleptik Bubur Instan dari Ubi Banggai Jenis Baku Makulolong (DiscoreaBulbifera Var Celebica Bukill) Dan Baku Pukus (Discorea Of Alata.)telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar fenolat kedua jenis ubi Banggai tersebut sebelum dan sesudah diolah menjadi bubur instan dan mutu organoleptiknya. Hasil penelitian diperoleh adalahBaku Makulolong basah (hasil glatinasi) memiliki kadar fenolat  2,381 % dan Baku Pukus basah (hasil glatinasi) memiliki kadar fenolat 2,162 %. Sedangkan saat kering (hasil glatinasi) memiliki kadar fenolat 1,638 % dan 1,395 %. Kadar fenolat yang terkandung pada buburBaku makulolong  1,852 % dan kadar fenolat yang terkandung pada bubur Baku Pukus 1,671 %. Dari hasil uji mutu organoleptik  pada parameter rasa, aroma dan tekstur menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang nyata antara bubur instan Baku Pukus dengan bubur instan Baku Makulolong. Sedangkanpada parameterwarnamenunjukkanadanya perbedaan nyata antara warna bubur instan Baku Pukus dengan bubur instan Baku Makulolong. Kata Kunci : Fenolat, mutu organoleptik, bubur instan, ubi Banggai
KAJIAN DAYA SERAP ARANG TEMPURUNG KEMIRI (Aleorites Moluccana) TERHADAP ION BESI (III) DAN ION TIMBAL (II) PADA BERBAGAI WAKTU KONTAK Yuniar Yuniar; Mappiratu Mappiratu; Nurhaeni Nurhaeni
KOVALEN: Jurnal Riset Kimia Vol. 1 No. 1 (2015)
Publisher : Chemistry Department, Mathematics and Natural Science Faculty, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Telah dilakukan penelitian Kajian Daya Serap Arang Tempurung Kemiri (Aleorites Moluccana) Terhadap Ion Besi (III) dan Ion Timbal (II) pada Berbagai Waktu Kontak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui waktu kontak antara ion logam berat dengan arang tempurung kemiri yang menghasilkan daya serap tinggi. Waktu kontak yang digunakan adalah 10, 20, 30, 40 dan 50 menit. Waktu kontak yang terbaik pada logam Fe adalah 40 menit dan  pada logam Pb adalah 50 menit.  Hasil yang di peroleh menunjukkan bahwa semakin lama waktu kontak maka semakin banyak ion logam terserap. Kata kunci : Daya serap, Arang tempurung kemiri, Waktu kontak
DERAJAT DEASETILASI KITOSAN DARI CANGKANG KERANG DARAH DENGAN PENAMBAHAN NaOH SECARA BERTAHAP Syaiful Bahri; Erwin Abd. Rahim; Syarifuddin Syarifuddin
KOVALEN: Jurnal Riset Kimia Vol. 1 No. 1 (2015)
Publisher : Chemistry Department, Mathematics and Natural Science Faculty, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The study about raising of chitosan deacetilation degree in Anadara granosa by gradually adding NaOH has been done. The aim of the research was to study the influence of gradually added NaOH on the raising of chitosan deacetilation. The degree of chitosan deacetilation was determined by using spectroscopy of Fourier Transform Infra Red (FTIR). The result showed that the deacetilation degree increase with the increase of NaOH added i.e 79%; 85,9%; 89,95% for the first, the second and the third addition of NaOH with 3, 6 and 9 hours of the reaction the respectively. Keywords: Anadaragranosa; Chitin; Deacetilation Degree; Chitosan

Page 1 of 1 | Total Record : 6