cover
Contact Name
Muhammad Mahsun
Contact Email
jpw@walisongo.ac.id
Phone
+6285876365599
Journal Mail Official
jpw@walisongo.ac.id
Editorial Address
Kantor FISIP Jl. Prof. Dr. HAMKA, Km. 2 Kampus 3 Ngaliyan Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JPW (Jurnal Politik Walisongo)
ISSN : 25033190     EISSN : 25033204     DOI : https://doi.org/10.21580/jpw
Core Subject : Social,
The article was developed in JPW (Jurnal Politik Walisongo) is research and the study of Political Islam, politics to Indonesian, Middle East Politics, science of government, state and public administration.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2022)" : 6 Documents clear
Political Branding Arief Rohman dalam Menyukseskan Kampanye Pilkada 2020 di Media Sosial Alifa Nur Fitri
JPW (Jurnal Politik Walisongo) Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jpw.v4i2.14872

Abstract

Momen pesta demokrasi idealnya melibatkan proses kampanye dan political branding oleh setiap masing-masing kandidat agar mampu merebut atensi dan pilihan dari masyarakat. Penggunaan media digital menjadi perhatian era ini akibat peningkatan pengguna media sosial yang memudahkan politikus untuk berkampanye politik dan membentuk citra. Media sosial juga untuk menyebarluaskan visi dan misi pesan politik dan mempersuasi masyarakat. Salah satunya adalah Arief Rohman Bupati Kabupaten Blora yang sukses memanfaatkan media sosial sebagai media kampanye untuk mencitrakan dirinya dihadapan publik. Penelitian ini merupakan penelitian jenis kualitatif deskriptif, Pendekatan deskriptif kualitatif sesuai dengan tujuan dari artikel ini yakni untuk melihat political branding yang merupakan bagian dari kampanye yang dilakukan oleh aktor politik. Sumber data dari instagram @ariefrohman838 dan metode penelitian kualitatif, artikel ini membuktikan bahwa Arief Rohman sukses dalam melakukan kegiatan kampanye dan political branding di media sosial dengan tagar santernya, #sesarenganmbangunBlora.
From E-Government to Good Governance: Examining the Impact of Digitalization on Public Service Delivery in Indonesia Mukhammad Akhmad Najich Alfayn
JPW (Jurnal Politik Walisongo) Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jpw.v4i2.14873

Abstract

E-government merupakan pemanfaatan teknologi informasi dalam pemerintahan yang diharapkan dapat meningkatkan Good Governance. Implementasi e-government di Indonesia masih belum optimal dan masih menghadapi berbagai kendala. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi e-government di Indonesia dan pengaruhnya terhadap Good Governance. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui studi pustaka dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi e-government di Indonesia belum sesuai dengan standar e-government dan belum mampu meningkatkan Good Governance secara signifikan. Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi e-government di Indonesia adalah kualitas pelayanan publik, tingkat kepercayaan masyarakat, dan tingkat partisipasi masyarakat. Kendala yang dihadapi dalam implementasi e-government di Indonesia antara lain aksesibilitas, infrastruktur, kualitas pelayanan, dan integrasi sistem. Solusi yang dapat diterapkan untuk mengatasi kendala tersebut adalah peningkatan aksesibilitas, pengembangan infrastruktur, peningkatan kualitas pelayanan publik dan peningkatan partisipasi masyarakat dalam proses implementasi e-government
Politik Hukum Perkawinan di Sudan Pasca Perubahan Konstitusi Nor Mohammad Abdoeh; Siti Zumrotun
JPW (Jurnal Politik Walisongo) Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jpw.v4i2.15314

Abstract

Sudan adalah salah satu negara muslim di Afrika dengan mayoritas penduduknya menganut faham Sunni. Dengan banyaknya polemik politik dan perseteruan yang dihadapi negara Sudan pasca kemerdekannya, maka arah konstitusi negara berubah pula, hal ini berimplikasi pada penerapan dan konsep aturan hukum keluarga di Sudan. Karakteristik yang paling unik dari perkembangan politik di Sudan adalah pada masa Presiden Omar Basyir yang mengumumkan “Revolusi Islam” hal ini tentu saja memengaruhi tata kehidupan masyarakat Sudan secara keseluruhan. Sejak itulah Sudan menjadi Negara yang meletakkan dasar hukum Islam sebagai pengatur ketatanegaraannya, walaupun setelah itu terjadi pergolakan politik yang mengakibatkan presiden dikudeta, apalagi dengan pecahnya negara Sudan menjadi dua Negara. Rumusan Masalah yang mendasar pada tulisan ini ialah bagaimana perombakan dan reformasi hukum Perkawinan di negara Sudan pasca pemisahan antara agama dan Negara? Kajian ini menggunakan pendekatan yuridis Sosiologis. Adapun inti kesimpulan dari artikel ini ialah bahwa lahirnya produk hukum perkawinan Islam di Sudan tidak bisa dilepaskan dari unsur politik pada masa kepemimpinan presiden Omar Basyir yang melakukan revolusi Islam di Negara Sudan, tentunya ini mempengaruhi keberadaan hukum khususnya aturan perkawinan, walaupun setelah itu ada perubahan konstitusi dari negara Islam menuju negara sekuler dengan menghapus beberapa aturan syariah di negara Sudan.
Pelaksanaan Inovasi Pelayanan SAKLAR (Sadina Kelar) Dalam Meningkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat di Kota Tegal Dwian Hartomi Akta Padma Eldo; Sri Sutjiatmi; Nurul Fitri
JPW (Jurnal Politik Walisongo) Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jpw.v4i2.12992

Abstract

Inovasi pelayanan public menjadi sesuatu keharusan yang dilakukan oleh pemerintah saat ini demi menjawab kebutuhan masyarakat dalam pelayanan. Maka dari itu tidak heran jika setiap pemerintah daerah melalui dinas terkait dituntut untuk membuat sebuah Inovasi, seperti Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Tegal dengan istilah Saklar (Sadina Kelar). Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana penerapan Inovasi Saklar di Kota Tegal dalam membantu masyarakat dalam pelayanan perizinan. Metode yang digunakan deskriptif kualitatif dengan Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara secara terstruktur dan menadalam kepada informan. Hasil penelitian menunjukkan meskipun Inovasi sudah berjalan beberapa tahun namun ternyata masih saja ada kenadala yang dihadapi seperti; 1) Pemahaman masyarakat yang masih kurang perihal perizinan; 2) Pembatasan cluster pada pelayanan Saklar; 3) Loket informasi, pendaftaran, penerimaan, penyerahan, serta loket pengaduan masih disatukan; 4) perubahan besar pada alur kerja.
Peran Manushya dalam Mendukung Demokrasi di Thailand Nevy Rusmarina Dewi
JPW (Jurnal Politik Walisongo) Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jpw.v4i2.15313

Abstract

Demonstrasi di Thailand berlangsung selama beberapa bulan pada tahun 2020 diprakarsai oleh generasi muda dan terpelajar yang pro-demokrasi. Mereka melakukan beberapa tuntutan, di antaranya pemecatan Perdana Menteri Prayut, menuntut perubahan konstitusi dan menuntut reformasi monarki untuk mengurangi kekuasaan Raja Maha Vajiralongkorn. Manushya foundation (Manushya) menjadi salah satu organisasi penggerak yang mengobarkan semangat demokrasi pada pemuda Thailand. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membahas peran yang dilakukan oleh Manushya dalam mendorong pemuda Thailand untuk melakukan demonstrasi pro-demokrasi. Penelitian ini menggunakan study library dengan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gerakan Manushsya yang mengutamakan HAM di Thailand merupakan salah satu organisasi yang berhasil mendukung gerakan demonstrasi menuntut demokrasi di Thailand pada tahun 2022. Beberapa upaya yang dilakukan antara lain, yaitu dengan memposting ulang momentum demokrasi yang pernah terjadi pada peristiwa 14 Oktober 1973, memuat berita dukungan  pro-demokrasi,  memberitakan para biksu yang melakukan aksi pro-demokrasi, melakukan kritik terhadap  kebebasan informasi yang dibatasi, serta meminta pemerintah untuk memperhatikan HAM para demonstran.
Strategi Representasi Politik Anggota Legislatif Perempuan di Media Sosial: Studi Terhadap Christina Aryani Anggota DPR-RI Periode 2019-2021 Anisyah Nur Alifah
JPW (Jurnal Politik Walisongo) Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jpw.v4i2.14579

Abstract

Dalam upaya meningkatkan representasi politik di masyarakat, anggota dewan perwakilan rakyat haruslah menjalankan tugas dan tanggung jawab kepada para konstituenya sesuai dengan apa yang diamanahkan oleh pasal 71 huruf s UU No.27/2009. Hal ini dilakukan oleh anggota legislatif perempuan Christina Aryani untuk menjalankan representasi politik sebagai wakil dari perempuan dan daerah pemilihannya. Melalui media sosial Instagram dan Facebook, Christina Aryani memiliki tugas dan tanggung jawab untuk melakukan penyerapan aspirasi, menghimpun dan menindak lanjuti aspirasi yang datang dari konsituennya. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif untuk melihat bagaimana seorang Christina Aryani menjalankan strategi untuk meningkatkan representasi politiknya melalui media sosial.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 1) Chirstina Aryani menjalankan representasi politiknya dengan berfokus pada kelompok masyarakat perempuan serta kelompok masyarakat diaspora Indonesia dan konstituen yang berasal dari daerah pemilihanya. 2) media yang digunakan Christina Aryani dalam strategi representasi politiknya melalui media sosial Instagram dan juga Facebook. 3) Christina Aryani menerapkan konsep strategi Henry Mintzberg yakni (Strategy as Pattern, Positioning, and Ploy).

Page 1 of 1 | Total Record : 6