cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
GARIS adalah e-jurnal mahasiswa Jurusan Arsitektur terbitan Jurusan Arsitektur Universitas Halu Oleo. E-jurnal terbit tiga kali dalam setahun, merupakan media pendokumentasian dan publikasi karya tulis ilmiah yang berisikan hasil rancangan, teori, dan telaah ilmu Arsitektur.
Arjuna Subject : -
Articles 3 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2019)" : 3 Documents clear
PENERAPAN KONSEP SMART BUILDING PADA PERENCANAAN CONVENTION CENTER DI UNIVERSTAS HALU OLEO Mustakima, Dui Buana; Faslih, Arman; Al Ikhsan, Ainussalbi
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKUniversitas Halu Oleo saat ini memiliki masalah untuk pelaksanaan kegiatan wisuda. Jumlah wisudawan yang relatifbanyak mengakibatkan banyaknya waktu pelaksanaan wisuda dan terkadang dilaksanakan dihari kerja yang akanmengganggu aktivitas dalam kampus, seperti menganggu sirkulasi kendaraan, menyebabkan macet di area Universitas HaluOleo. Kondisi bangunan ditinjau dari akustik sudah tidak memadai, juga nampak bahwa kapasitas parkir tidak mencukupi.Saat ini teknologi dan sistem otomasi telah membawa kemudahan Secara progresif dalam berbagai aspek, termasuk dalampembangunan gedung. Permasalahan yang timbul yakni, bagaimana menentukan Tapak dengan pendekatan SmartBuilding, bagaimana mendesain ruang dengan pendekatan Smart Building, bagaimana mendesain Bentuk dan Tampilandengan pendekatan Smart Building. Metode yang digunakan yaitu studi pustaka, Survey Lapangan, Analisis Data,membuat Acuan Perancangan, dan Desain. Hasil desian Bangunan dengan menerapkan konsep Smart mulai dari pemilihantapak yang tepat yaitu sesuai zonasi pengembangan UHO. Pada tapak bentukan Lingkaran Bangunan responsif terhadapKebisingan, pada sirkulasi terfasilitasi peneduh dengan kesan smart, pada pencapaian memungkinan terhindar dariKemacetan dan Cross Circulation, di Tata Lansekap terdapat Rain Water Harvesting, Pada parkiran dengan sistem vertikaldapat mengakomodir 500 mobil, Pada Ruangan, Ruang Lebih Optimal dan fungsi-fungsi ruang lebih tegas, terlihat padasistem registrasi, Sistem Kemanan, Sistem Audio, Sistem pengkondisian Ruang, Sistem pengambilan Gambar, penggunaanenergi, mampu menyesuaikan dengan kondisi bangunan secara Otomatis. Bentuk dasar bangunan memanfaatkan energiSinar Matahari dan Sirkulasi angin terlihat pada permainan Solid Void Bangunan, pada tampilan bangunan menampilkankesan smart dan membesar-besarkan kesan struktur melaui pola papan PCB, dynamic facade, permainan Kesan lancip,dan kolom yang dibiarkan terlihat secara jelas.Kata kunci: Universitas Halu Oleo, convention center, smart building.ABSTRACTHalu Oleo University currently has a problem for graduation activities. The relatively large number of graduatesresulted in a lot of time for graduation and sometimes carried out on work days that would disrupt campus activities, suchas disturbing vehicle circulation, causing traffic jams in the Halu Oleo University area. The condition of the building interms of acoustics is inadequate, it also appears that parking capacity is insufficient. At present technology and automationsystems have brought convenience progressively in various aspects, including in building construction. The problems thatarise are, how to determine the Site with a Smart Building approach, how to design space with a Smart Building approach,how to design Shapes and Views with the Smart Building approach. The methods used are library studies, field surveys,data analysis, design references, and designs. The results of the building design by applying the Smart concept startingfrom the selection of the right site that is according to the zoning of UHO development. On the formation site the BuildingCircle is responsive to Noise, the circulation facilitates shade with a smart impression, in achieving possible avoidingCongestion and Cross Circulation, in the Landscape there is Rain Water Harvesting, In parking systems with verticalsystems can accommodate 500 cars, In the Room, More Optimal and more stringent space functions, seen in theregistration system, Security System, Audio System, Space Conditioning System, Image retrieval system, energy use, areable to adjust to the conditions of the building automatically. The basic shape of the building utilizes the energy of sunlightand wind circulation seen in the game Solid Building Void, the appearance of the building displays the impression of smartand exaggerates the impression of the structure through the pattern of the PCB board, dynamic facade, game Sharpimpression, and the column that is left clearly visible.Keywords: Halu Oleo University, convention center, smart building.
PENERAPAN KONSEP ARSITEKTUR HIJAU PADA PERENCANAAN PUSAT KEBUGARAN DAN RELAKSASI DI KOTA KENDARI Hanafy, Ilham Ali Asri; Ornam, Kurniati
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKOlahraga merupakan suatu kegiatan jasmani yang dilakukan dengan tujuan untuk menjaga kesehatan dan memperkuatotot-otot tubuh. Sarana yang biasanya digunakan untuk olahragapun kini telah bervariasi lapangan dan ruang terbuka hijaumisalnya dapat dimanfaatkan untuk berolahraga. Namun berolahraga di lapangan maupun ruang terbuka hijau itu terbataspada kondisi cuaca setempat, Pada saat musim kemarau, olahraga di tempat-tempat seperti ini tidaklah menjadi masalahnamun apabila musim hujan datang maka berolahraga di ruang terbuka hijau ini terbatas dikarenakan kondisi cuaca yangtidak begitu memungkinkan, karenanya perlu sarana olahraga indoor yang nyaman agar bisa terhindar dari masalah cuacadi waktu olahraga. Salah satu sarana olahraga indoor adalah pusat kebugaran dan relaksasi. Namun bila dikaji lebih dalamlagi terdapat dua jenis olahraga yang berbeda yaitu pusat kebugaran memiliki intensitas irama tinggi sedangkan relaksasicenderung dengan intensitas irama yang rendah. Oleh karena itu perlu di jabarkan bagaimana caranya agar kedua jenisaktifitas ini dapat disatukan dalam sautu arsitektural fisik. Perencanaan gedung pusat kebugaran dan relaksasi inimenggunakan pendekatan arsitektur hijau. Artikel ini bertujuan untuk menerapkan pendekatan arsitektur hijau padaperencanaan bangunan pusat kebugaran dan relaksasi. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatankualitatif. Data diambil dengan cara pengumpulkan data dengan observasi lapangan dan studi literatur yang berlandaskanteori yang bersumber dari buku, jurnal dan internet. Perencanaan ini disimpulkan bahwa penerapan arsitektur hijau padabangunan Pusat Kebugaran dan Relaksasi yaitu dengan penekanan pada aspek tampilan dan teknis bangunan sehinggadapat menghasilkan bangunan yang nyaman dan hemat energi.Kata kunci: Pusat kebugaran dan relaksasi, arsitektur hijauABSTRACTSports is a physical activity carried out with the aim of maintaining health and strengthening the muscles of the body.Facilities that are usually used for sports have now varied fields and green open spaces, for example can be used for sports.But exercise in the field and green open space is limited to local weather conditions. During the dry season, sports inplaces like this are not a problem, but when the rainy season comes, exercising in this green open space is limited due toweather conditions that are not so possible. Therefore, comfortable indoor sports facilities are needed to avoid weatherproblems during sports. One of the indoor sports facilities is a fitness and relaxation center. However, if examined moredeeply there are two different types of exercise, namely the fitness center has a high rhythm intensity while relaxation tendsto be of low rhythm intensity. Therefore, it is necessary to describe how the two types of activities can be put together in aphysical architectural system. The planning of the fitness and relaxation center building uses a green architectureapproach. This article aims to apply the green architecture approach to planning the building of a fitness and relaxationcenter. The method used is descriptive method with a qualitative approach. Data is taken by collecting data with fieldobservations and literature studies based on theories sourced from books, journals and the internet. This plan concludedthat the application of green architecture to the building of the Fitness and Relaxation Center was emphasized on theappearance and technical aspects of the building so that it could produce buildings that were comfortable and energyefficient.Keywords: Fitness and relaxation center, green architecture
PENERAPAN KONSEP ARSITEKTUR BIOKLIMATIK PADA PERENCANAAN GEDUNG FAKULTAS ILMU DAN TEKNOLOGI KEBUMIAN UNIVERSITAS HALU OLEO Irsyad, Muhammad; erman Balo, Asri Andrias H; Aulia, Weko Indira Romanti
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKSulawesi tenggara menjadi sasaran penambangan oleh investor asing, beberapa tenaga ahli dalam pabrik tersebut cukupjarang dijumpai berasal dari daerah Sulawesi Tenggara. Oleh karena itu Universitas Halu Oleo sebagai salah satuUniversitas Negeri di Sulawesi Tenggara, memiliki tugas untuk membangun Fakultas Ilmu dan Teknologi KebumianUniversitas Halu Oleo, dimana terdapat beberapa jurusan di dalamnya seperti Teknik Pertambangan, Geologi, Geofisikadan Geografi. Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITK) merupakan salah satu cabang dari ilmu teknik yangberfokus pada ilmu tentang eksplorasi dan eksploitasi bahan galian/sumber daya mineral seperti emas, perak, alumunium,besi, dan sebagainya, serta batu bara. Pada program studi Ilmu Teknologi dan Kebumian akan mempelajari prosespertambangan yang terdiri dari kegiatan penyelidikan umum (prospeksi), eksplorasi penambangan, pengolahan bahantambang (eksploitasi), pengangkutan, sampai dengan pemasaran hasil tambang. Berdasarkan permasalahan yang telahdisebutkan sebelumnya, maka penulis sebagai mahasiswa Arsitektur Universitas Halu Oleo berinisiatif mengambil judulTugas Akhir “Perencanaan Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian dengan pendekatan arsitektur bioklimatik” penggunaankonsep ini menyesuaikan pada iklim Tropis. Maka diperlukannya bangunan yang mampu berdaptasi dengan lingkungantropis dan mampu memanfaatkan sumber daya yang ada di sekitarnya. Pendekatan Bioklimatik yang diterapkan padarancangan dapat dilihat dari beberapa hal. Pengolahan tapak yang dilakukan dengan mempertimbangkan aspek iklim,Orientasi bangunan yang meminimalisir terpaparnya sisi bangunan terpanjang oleh sinar matahari, Bentuk dasar bangunanyang mengoptimalkan ruang terbuka hijau dan biru, menimbulkan ambiguitas antara ruang dalam dan ruang luar, danProgram ruang terkait kebutuhan dan hubungan antar ruang telah dianalisis dengan baik.Kata kunci : Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian ,Bioklimatik, Universitas Halu OleoABSTRACTSoutheast Sulawesi was the target of mining by foreign investors, quite a few experts in the plant were found originatingfrom the Southeast Sulawesi region. Therefore, Halu Oleo University as one of the State Universities in Southeast Sulawesi,has the task of establishing the Halu Oleo University Faculty of Science and Technology, where there are severaldepartments in it such as Mining, Geology, Geophysics and Geography. The Faculty of Earth Sciences and Technology(FITK) is a branch of engineering that focuses on the science of exploration and exploitation of minerals / mineralresources such as gold, silver, aluminum, iron, etc., and coal. The Technology and Earth Sciences study program will studythe mining process which consists of general investigation (prospecting), mining exploration, mining (exploitation),transportation, and marketing of mining products. Based on the problems mentioned earlier, the writer as a student ofUniversity Architecture Halu Oleo took the initiative to take the title of Final Project "Planning of the The Faculty of EarthSciences and Technology with a bioclimatic architecture approach" the use of this concept adapts to the Tropical climate.So the building is needed to be able to adapt to the tropical environment and be able to utilize the resources around it. TheBioclimatic approach applied to the design can be seen from several things. Site processing is carried out by consideringclimate aspects, building orientation that minimizes exposure to the longest side of the building by sunlight, the basic formof building that optimizes green and blue open spaces, giving rise to ambiguity between inner and outer space, and spaceprograms related to space needs and relationships has been analyzed properly.Keywords : Faculty of science and Techlonogy of Geology, Bioclimatic, Halu Oleo University

Page 1 of 1 | Total Record : 3