cover
Contact Name
Subhan
Contact Email
jsapalaut@uho.ac.id
Phone
+6285394139509
Journal Mail Official
jsapalaut@uho.ac.id
Editorial Address
Sekretariat Elektronik Jurnal Gedung Kardiyo P. Kardiyo, Lt.2 FPIK-UHO, Jl. HEA Mokodompit No.1, Kampus Hijau Bumi Tridharma Anduonohu, Kendari Sulawesi Tenggara 93232
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Sapa Laut
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : ""     EISSN : 25030396     DOI : http://dx.doi.org/10.33772/jsl.v5i4
Cakupan artikel Jurnal Sapa Laut Meliputi : Bio-ekologi Kelautan Oseanografi dan Sains Atmosfer Remote Sensing Kelautan dan GIS Bioteknologi Kelautan Mitigasi Bencana Pesisir dan Adaptasi Perubahan Iklim Pencemaran Laut Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut Ekowisata Bahari
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1: Maret 2021" : 8 Documents clear
DISTRIBUSI SPASIAL LAMUN BERDASARKAN TIPE SUBSTRAT DI PERAIRAN DESA LEFUTO KABUPATEN WAKATOBI Majid, .; Ira, .; Pratikino, A. Ginong
Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan) Vol 6, No 1: Maret 2021
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsl.v6i1.17555

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dari bulan April 2019 - Februari 2020 dengan tujuan untuk mengetahui distribusi spasial lamun berdasarkan tipe substrat serta mengetahui parameter lingkungan perairan yang mempengaruhi distribusi spasial lamun di Perairan Desa Lefuto Kabupaten Wakatobi. Pengambilan sampel lamun menggunakan transek kuadrat ukuran 1 m x 1 m di wilayah penelitian yang ditentukan berdasarkan tipe substrat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 3 jenis lamun yang ditemukan di lokasi penelitian yaitu Enhalusacoroides, Thalassiahemprichii, dan Cymodoceaserrulata. Persentase tutupan lamun tertinggi berada pada stasiun III yaitu sebesar 51,00% yang termasuk dalam kategori padat dengan substrat berpasir. Persentase tutupan lamun sedang berada  pada stasiun II yaitu sebesar 27,94% yang termasuk dalam kategori sedang dengan substrat berpasir dan persentase tutupan lamun terendah ditemukan pada stasiun I yaitu sebesar 21,06% atau kategori jarang dengan substrat pasir berlempung. Hasil semua pengukuran parameter lingkungan yakni suhu, arus, pH dan salinitas berada pada kisaran normal untuk kehidupan lamun. Tipe substrat dan kecepatan arus merupakan faktor yang paling mempengaruhi distribusi jenis lamun di lokasi studi.Kata kunci : Jenis lamun, persen penutupan, tipe substrat, distribusi
PREVALENSI DAN KELIMPAHAN PENYAKIT KARANG DI PERAIRAN DESA BUTON KABUPATEN MOROWALI SULAWESI TENGAH Safitri, Ayu; Palupi, Ratna Diyah; Rahmadani, .
Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan) Vol 6, No 1: Maret 2021
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsl.v6i1.17542

Abstract

Penyakit karang sekarang ini sudah menjadi perhatian utama para peneliti karang. Banyak kasus dilaporkan penyakit karang menjadi penyumbang terbesar kematian karang di sebuah perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi dan kelimpahan penyakit karang di Perairan Desa Buton, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Metode pengambilan data prevalensi dan kelimpahan penyakit karang menggunkan belt transect (transek sabuk) dengan luas 180m2 yang ditarik sejajar garis pantai pada 3 (tiga) titik stasiun. Hasil penelitian menunjukan ditemukan sebanyak 5 (lima) jenis penyakit karang (White Band Disease, Brown Band Disease, Ulcerative White Spot, Bleaching, dan Black Band Disease dan 3 (tiga) jenis gangguan kesehatan karang (Fish bites, Crown-of-Thorn-Starfish (COTS), dan Tube formers). Secara umum total prevalensi penyakit karang di lokasi penelitian sebesar 78,7% (52,3% penyakit karang dan 26,4% berupa gangguan kesehatan karang) dengan kasus tertinggi terdapat di stasiun 1 (satu). lebih lanjut kelimpahan rata-rata penyakit karang sebesar 0,65 koloni/m2. Kelimpahan penyakit karang tertinggi ditemukan pada stasiun I yaitu sebesar 0,32 koloni/m2.Kata Kunci: Penyakit Karang, Prevalensi, Kelimpahan, Perairan Desa Buton
KELIMPAHAN DAN POLA SEBARAN MAKROZOOBENTHOS DI PERAIRAN DESA OLLO SELATAN KABUPATEN WAKATOBI Nurhia, .; Ira, .; Rahmadani, .
Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan) Vol 6, No 1: Maret 2021
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsl.v6i1.17556

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: 1) untuk mengkaji karakteristik lingkungan (parameter suhu, pH tanah, sedimen/substrat, dan bahan organik sedimen) di perairan Desa Ollo Selatan kabupaten wakatobi; 2) untuk mengkaji kelimpahan dan pola sebaran makrozoobentos di perairan Desa Ollo Selatan kabupaten wakatobi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan januari – juni 2019 di Perairan Desa Ollo Selatan Kabupaten Wakatobi. Pengambilan sampel substrat dan makrozoobentos menggunakan pipa paralon dengan dengan cara acak / rendom sapling. Dengan pengambilan sampel sebanyak tiga kali ulangan pada setiap stasiun. pengambilan data substrat dan  makrozoobenthos ini dilakukan pada surut terendah. Data-data yang telah diperhitungan dan ditabulasi, selanjutnya dilakukan analisis deskriptif terkait dengan kelimpahan dan pola sebaran makrozoobentos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kelimpahan makrozoobentos tertinggi ditemukan didaerah lamun bersubstrat lempung berpasir yakni jenis Telebraria palustris dan kelimpahan terendah pada daerah pasir berlempung yakni jenis Holothuria scabra. Indeks Pola sebaran makrozoobentos berada dibawah 1. Hal ini menunjukkan pola penyebaran makrozoobentos disetiap stasiun penelitian bersifat seragam. 2) Jenis substrat yang ditemukan pada penelitian ini adalah lempung berpasir dan pasir berlempung.Kata kunci: Kelimpahan, Pola sebaran, Makrozoobentos
KARAKTERISASI BIOKIMIA DAN IDENTIFIKASI ISOLAT BAKTERI PADA MAKROALGA Padina australis DARI PERAIRAN PANTAI TANJUNG TIRAM Ayu, .; Ramli, Muhammad; Abidin, La Ode Baytul
Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan) Vol 6, No 1: Maret 2021
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsl.v6i1.17551

Abstract

Padina australis merupakan salah satu makroalga yang memiliki potensi sebagai antibiotik. Sifat antibiotik yang dimiliki diduga tidak hanya bersumber dari makroalga tersebut namun juga dihasilkan oleh bakteri simbion pada inangnya.  Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan identifikasi isolat bakteri yang dikultur dari makroalga P. australis berdasarkan pengamatan morfologi bakteri dan karakter biokimia. Sampel makroalga P. australis diambil dari Desa Tanjung Tiram, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan menggunakan metode koleksi bebas (free handpacking). Sampel makroalga dihaluskan dan diencerkan hingga 10-5, kultur bakteri dilakukan dari pengenceran sampel 10-4 dan 10-5. Bakteri dikultur dengan menggunakan metode cawan sebar pada media agar zobell selama 2x24 jam pada suhu 35oC. Koloni bakteri yang tumbuh dipurifikasi dengan cara dikultur kembali sebanyak dua kali pengulangan dengan metode gores. Kultur murni bakteri yang diperoleh kemudian dibiakkan pada media agar miring zobell. Isolat bakteri yang tumbuh dari sumber pengenceran sampel 10-4 dan 10-5 selanjutnya dikarakterisasi berdasarkan pengamatan morfologi dan uji biokimia. Kedua isolat bakteri dari makroalga P. australis memiliki ciri morfologi yang sama, namun terdapat perbedaan pada karakteristik biokimia yaitu pada uji motility, OF (oksidatif/fermentatif), TCBS (Thiosulfate Citrate Bilesalt Sucrose), ornitin, gelatin, uji produksi asam pada media berbahan D-manose, maltose, rhammose, urease dan citrase. Berdasarkan identifikasi jenis bakteri yang merujuk pada Bergey’s Manual of Systematic Bacteriology diketahui bahwa isolat bakteri simbion makroalga P. australis teridentifikasi sebagai bakteri Halomonas salina dan Vibrio alginolyticus.Kata Kunci : Padina australis, karakterisasi, bakteri simbion
PEMETAAN PERUBAHAN GARIS PANTAI MENGGUNAKAN CITRA SATELIT LANDSAT DI KECAMATAN RAROWATU UTARA KABUPATEN BOMBANA Faisal, Mohamad Fitrah; Asmadin, .; Takwir, Amadhan
Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan) Vol 6, No 1: Maret 2021
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsl.v6i1.17557

Abstract

Aktivitas yang dilakukan di sekitar pantai dapat menyebabkan terjadinya perubahan garis pantai jika tidak dilandasi dengan pengetahuan tentang dinamika pantai, karena lingkungan pantai merupakan lingkungan yang rentan terhadap perubahan terutama perubahan garis pantai. Penelitian ini bertujuan untuk memantau perbahan garis pantai pada Kecamatan Rarowatu Utara Kabupaten Bombana. Metode penelitian menggunakan mengunakan metode digitasi dan tumpang susun citra satelit Landsat 5 TM 1988 dan Landsat 8 OLI 2018. Hasil penelitian menunjukan bahwa daerah pesisir Kecamatan Rarowatu Utara mengalami abrasi pantai dengan nilai rata-rata perubahan garis pantai akibat abrasi berkisar antara 3.31 sampai dengan 5.58 meter/tahun. Ketinggian gelombang laut pada perairan daerah pesisirnya yaitu dengan berkisar antara 0 – 1.17 meter yang berlangsung pada perairan musim Timur dan Barat. Perubahan peruntukan lahan pesisir akibat alih fungsi lahan kawasan mangrove sebagai pemecah ombak dan perangkap sedimen meningkatkan perubahan garis pantai yang signifikan.Kata Kunci : Garis Pantai, Gelombang, Penginderaan Jauh, Perairan Rarowatu Utara.
KEANEKARAGAMAN DAN POLA SEBARAN MAKROALGA DI DAERAH INTERTIDAL DI PERAIRAN PANTAI LAKALIBA KABUPATEN BUTON SELATAN Fatimah, Khusnul; Nurgayah, Wa; Ira, .
Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan) Vol 6, No 1: Maret 2021
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsl.v6i1.17552

Abstract

Makroalga merupakan tanaman tingkat rendah yang tumbuh melekat atau menancap pada substrat tertentu seperti pada karang, lumpur, pasir, batu, dan benda keras lainnya. Penelitian  ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman dan pola sebaran makroalga pada daerah intertidal di Lakaliba, Kabupaten Buton Selatan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret – Desember 2019 yang  meliputi  pengambilan  data  dan  pengelolaan  data. Pengumpulan data menggunakan metode transek garis yang dibentangkan tegak lurus dari garis pantai ke arah laut sepanjang 100 m. Masing-masing transek garis diletakkan transek kuadrat ukuran (1 x 1 m2) dengan jarak ukuran kuadrat 10 m dengan cara zig-zag atau selang seling. Pengambilan data di setiap stasiun dilakukan sebanyak 3 kali pengulangan. Pengambilan sampel makroalga dilakukan pada saat air surut. Jenis makroalga yang didapatkan pada lokasi penelitian yaitu 17 jenis yang terdiri dari  7 jenis dari kelas Chlorophyta, 6 jenis dari kelas Rhodophyta dan  4 jenis dari kelas Phaeophyta. Keanekaragaman jenis makroalga berada pada kategori sedang, dimana stasiun I dengan nilai 2,409, stasiun II 2,354 dan stasiun III berjumlah 2,156. Pola sebarannya merata yakni stasiun I dengan nilai 0,291, stasiun II dengan nilai 0,439 dan stasiun III dengan nilai 0,282.Kata kunci: Keanekaragaman, Pola Sebaran, Makroalga dan Daerah Intertidal.
PEMETAAN HABITAT BENTIK PERAIRAN DANGKAL DI PESISIR PULAU TIGA (SELAT TIWORO) MENGGUNAKAN CITRA SATELIT SENTINEL-2A Mukrimin, .; Haya, La Ode Muhammad Yasir; Takwir, Amadhan
Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan) Vol 6, No 1: Maret 2021
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsl.v6i1.17558

Abstract

Penelitian pemetaan habitat bentik di Pulau Tiga masih sangat kurang dilakukan, sehingga ketersediaan data spasial habitat bentik di daerah ini sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk; memberikan informasi kelas tutupan habitat bentik perairan laut dangkal di Pulau Tiga dalam pendekatan OBIA dan menghitung tingkat akurasi citra satelit terhadap habitat bentik perairan laut dangkal di Pulau Tiga dalam pendekatan OBIA. Penelitian ini dilaksanakan di perairan Selat Tiworo khususnya perairan Pulau Tiga. Penelitian ini menggunakan data satelit Sentinel-2A dengan resolusi 10x10 m2 dan pengambilan data lapangan dilakukan pada bulan juni 2020. Klasifikasi citra dengan metode OBIA dengan klasifikasi terbimbing menggunakan algoritma klasifikasi yaitu support vector machine (SVM) dengan imput data lapangan diperoleh hasil klasifikasi habitat bentik sebanyak 6 kelas  yaitu karang hidup, karang mati, rubble, lamun, makro alga dan pasir, dengan penerapan optimasi skala segmentasi yaitu scala 10, shape 0.5 dan compactness 0,5. Berdasarkan metode OBIA, habitat bentik dapat dipetakan dengan tingkat akurasi sebesar 88%  pada citra klasifikasi dengan algoritma SVM.Kata Kunci: Habitat Bentik, Tutupan Habitat Bentik, OBIA
STRUKTUR KOMUNITAS IKAN DI PESISIR DESA KASWARI KECAMATAN KALEDUPA SELATAN KABUPATEN WAKATOBI Birana, Yelsi; Ramli, Muhammad; Arami, Hasnia
Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan) Vol 6, No 1: Maret 2021
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsl.v6i1.17554

Abstract

Ekosistem lamun memiliki produktivitas tinggi yang mendukung kehidupan beragam jenis ikan. Kawasan padang lamun menjadi tempat untuk mencari makan, tempat bertelur serta sebagai daerah untuk berlindung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi ekosistem lamun dan kondisi struktur komunitas ikan yang ada pada kawasan padang lamun, serta menganalisis hubungan kelimpahan jenis ikan dengan persentase tutupan lamun. Pengambilan data dilaksanakan pada bulan Februari dan Maret 2020 di Perairan Pesisir Desa Kaswari Kecamatan Kaledupa Selatan Kabupaten Wakatobi. Metode yang digunakan adalah ramdom sampling dengan alat tangkap jaring insang. Analisis yang digunakan yaitu komposisi jenis, kelimpahan jenis, indeks keanekaragaman, indeks keseragaman, indeks dominansi serta analisis korelasi pearson. Jenis lamun yang ditemukan yaitu E. acoroides, T. hemprichii dan  C. rotundata. Komunitas ikan yang tertangkap sebanyak 286 individu yang terdiri dari 28 spesies dan 12 famili, diantaranya famili Siganidae, Mulidae, Holocentidae, Chaetodontidae, Lethrinidae, Nemiptiridae, Caesionidae, Leiognathidae, Achanturidae, Scaridae, Labridae dan Balistidae.  Struktur komunitas ikan pada Perairan Desa Kaswari menunjukkan komunitas stabil tanpa adanya dominansi jenis ikan, didukung oleh kualitas perairan yang optimal mampu menunjang kehidupan dan pertumbuhan sumberdaya ikan. Analisis hubungan korelasi  yang sangat kuat menunjukkan bahwa persentase tutupan lamun sangat berpengaruh terhadap  kelimpahan  ikan.Kata Kunci : Ikan, Lamun, Struktur Komunitas, Desa Kaswari, Wakatobi

Page 1 of 1 | Total Record : 8