cover
Contact Name
Subhan
Contact Email
jsapalaut@uho.ac.id
Phone
+6285394139509
Journal Mail Official
jsapalaut@uho.ac.id
Editorial Address
Sekretariat Elektronik Jurnal Gedung Kardiyo P. Kardiyo, Lt.2 FPIK-UHO, Jl. HEA Mokodompit No.1, Kampus Hijau Bumi Tridharma Anduonohu, Kendari Sulawesi Tenggara 93232
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Sapa Laut
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : ""     EISSN : 25030396     DOI : http://dx.doi.org/10.33772/jsl.v5i4
Cakupan artikel Jurnal Sapa Laut Meliputi : Bio-ekologi Kelautan Oseanografi dan Sains Atmosfer Remote Sensing Kelautan dan GIS Bioteknologi Kelautan Mitigasi Bencana Pesisir dan Adaptasi Perubahan Iklim Pencemaran Laut Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut Ekowisata Bahari
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1: Februari 2024" : 5 Documents clear
STRUKTUR KOMUNITAS FITOPLANKTON PADA PERAIRAN DESA NGAPAWALI Sudarmin, Rodhatul Jannah; Nurgayah, Wa; Rahmadani, Rahmadani
Jurnal Sapa Laut Vol 9, No 1: Februari 2024
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsl.v9i1.49040

Abstract

Abstrak Desa Ngapawali adalah sebuah desa di Kecamatan Kolono Timur, Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara. Desa ini memiliki satu fenomena alam pada wilayah pesisirnya. Fenomena alam ini dikenal dengan air mendidih. Masyarakat desa menamai wilayah ini dengan bahasa daerah yaitu Iwoi Lulua. Wilayah pesisir ini merupakan daerah sesar (patahan) dan belum menunjukan adanya aktivitas gunung api bawah laut. Wilayah perairan ini dikenal dengan perairan Hidrotermal non vulkanik. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui kelimpahan fitoplankton dan struktur komunitas fitoplankton pada perairan Desa Ngapawali. Pengambilan sampel fitoplankton dilakukan dengan menyaring fitoplankton menggunakan alat plankton net. Pengambilan sampel fitoplankton dilakukan dengan 3 pengulangan tiap stasiunnya. Pengambilan sampel kualitas air yang di ukur dilapangan yaitu suhu, salinitas, kecepatan arus, kecerahan dan pH. Sedangkan DO, nitrat dan fosfat dilakukan analisis lebih lanjut di laboratorium. Kelimpahan fitoplankton berkisar 57.333 – 76.000 sel/L. Kelimpahan fitoplankton yang ditemukan pada stasiun 1 adalah 57.333 sel/L yang merupakan kelimpahan terendah dari setiap stasiun. Kelimpahan pada Stasiun 2 ditemukan dengan nilai 76.000 sel/L dan kelimpahan ini merupakan kelimpahan tertinggi. Stasiun 3 ditemukan kelimpahan fitoplankton dengan nilai 62.666 sel/L. Indeks keanekaragaman dan keseragaman di perairan Desa Ngapawali masuk dalam kategori sedang. Sedangkan indeks dominansi di perairan ini masuk dalam kategori rendah. Keywords : Struktur Komunitas, Fitoplankton, Desa Ngapawali
ANALISIS KONSENTRASI KLOROFIL-A DAN SUHU PERMUKAAN LAUT UNTUK MENDUGA ZONA PENANGKAPAN IKAN MENGGUNAKAN SATELIT AQUA MODIS DI PERAIRAN SELAT TIWORO Gefril, Gefril; Haya, La Ode Muhammad Yasir; Takwir, Amadhan
Jurnal Sapa Laut Vol 9, No 1: Februari 2024
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsl.v9i1.49036

Abstract

Perairan Selat Tiworo merupakan salah satu daerah penangkapan pelagis kecil yang terletak di jazirah tenggara daratan Pulau Sulawesi bagian Tenggara. Hampir semua populasi ikan yang hidup di perairan laut mempunyai kisaran suhu dan klorofil-a yang optimum untuk kehidupannya. Salah satu jenis citra satelit penginderaan jauh yang dapat digunakan untuk memantau sebaran suhu dan klorofil di laut adalah citra Aqua MODIS. Informasi tentang sebaran suhu permukaan laut dan sebaran klorofil dapat dijadikan informasi untuk menduga Daerah Penangkapan Ikan (DPI). Penelitian dilakukan di perairan Selat Tiworo dengan data satu tahun mluai 2020 Desember - 2021 November dengan Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif, yang dimuai dari studi literatur, penentuan lokasi penelitian, persiapan citra, pengolahan data untuk mendapatkan peta sebaran fishing ground berdasarkan klorofil-a dan SPL dan analisis data. Berdasarkan data spasial konsentrasi klorofil-a rata-rata 0,3 – 2,5 mg/m³ yang tersebar merata dan tejadi pada setiap bulannya selama satu tahun. Nilai SPL berfluktuasi dengan kisaran 29 – 35C. Wilayah fishing ground dengan kategori tertinggi tejadi pada musim barat dan musim timur yaitu pada bulan Deember, Juli Agustus dan September, diduga klorofil-a dan SPL pada musim tersebut optimum untuk daerah penangkapan ikan. Kata Kunci: Perairan Selat Tiworo, Klorofil-a dan SPL, Satelit Aqua Modis, Fising Ground
STUDI STATUS KANDUNGAN LOGAM TIMBAL (Pb) PADA PERAIRAN DESA BANABUNGI KECAMATAN PASARWAJO KABUPATEN BUTON Sa’ban, Mulyanur; Emiyarti, Emiyarti; Oetama, Dedy
Jurnal Sapa Laut Vol 9, No 1: Februari 2024
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsl.v9i1.49037

Abstract

Logam timbal (Pb) merupakan salah satu jenis unsur logam yang banyak tersedia di alam. Logam ini secara alami tersebar di darat, di laut dan dapat terdapat pada mahluk hidup. Timbal merupakan salah satu jenis logam yang berbahaya karena memiliki sifat toksik atau beracun, tidak mudah terurai, dapat terakumulasi pada air laut, sedimen maupun pada organisme laut sehingga dapat menyebabkan banyak masalah diperiran. Desa Banabungi merupakan salah satu desa di Kecamatan Pasarwajo, desa ini terletak diwilayah pesisir timur pulau Buton yang miliki wilayah perairan. Dalam wilayah desa ini memiliki dua pelabuhan, yakni pelabuhan Banabungi dan Pelabuhan aspal. Penelitian ini akan berlangsung pada November-Desember 2022 yang bertempat di perairan Desa Banabungi, kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton. Data dalam penelitian ini berupa hasil tes kadar logam timbal pada sampel air dengan metode AAS dan pengukuran parameter air dilapangan. Hasil penelitian menujukan bahwa kandungan timbal pada Perairan Desa Banabungi adalah 0,0016 mg/l, 0,0018, dan 0,0022 mg/l dengan kecepatan 0,1 m/s-01,66m/s, suhu perairan 30-31°C, kecerahan perairan 100%, dengan salinitas air payau 16-25 ppm dan pH air 7-8. Kata Kunci : Timbal (pb), Desa Banabungi, AAS, Parameter, Perairan.
STUDI ASOSIASI SPONS PADA EKOSISTEM PADANG LAMUN DI PERAIRAN KELURAHAN LOWU-LOWU KOTA BAUBAU Isnawati, Isnawati; Asmadin, Asmadin; Rahman, Arwan Arif
Jurnal Sapa Laut Vol 9, No 1: Februari 2024
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsl.v9i1.49038

Abstract

Spons merupakan hewan multiseluler sangat primitif yang hidup di berbagai jenis perairan mulai dari perairan tawar, payau dan laut, termasuk berasosiasi dengan ekosistem lamun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis spons, kepadatan spons, dan hubungannya persentase tutupan padang lamun. Penelitian dilaksanakan pada Agustus 2023, di Perairan Lowu-Lowu, Kota Baubau. Teknik pengambilan data menggunakan metode transek kuadrat ukuran 1x1 m2 untuk pengamatan spons dan 50x50 cm2 untuk pengamatan ekosistem lamun. Garis transek dibentangkan tegak lurus sepanjang 100 m dengan jarak pengulangan 50 m dan 3 kali pengulangan. Jarak antar plot 10 m dan diletakkan secara zig-zag. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tutupan padang lamun di perairai Lowu-Lowu berkategori sedang hingga padat. Jenis spons di Perairan Lowu-Lowu ditemukan 7 jenis spons yaitu S. inconstan, C. caribensis, A. conifera, Chinacyrella sp, A. viridis, C. molitba, dan T. ignis. Komposisi jenis tertinggi spesies S. inconstans (41%) dan terendah spesies T. ignis (2%). Persentase tutupan lamun sebesar 66,48%, 49,24% dan 39,58% memiliki hubungan sangat kuat dengan kepadatan spons sebesar 2,64, 1,94, dan 0,33 ind/m2. Hubungan tutupan padang lamun dan kepadatan spons berbanding lurus, yaitu tutupan padang lamun padat, maka kepadatan spons juga meningkat. Kata Kunci : kepadatan, komposisi jenis, lamun, Lowu-Lowu, spons
KEANEKARAGAMAN DAN KEPADATAN KARANG FAMILI ACROPORIDAE DI PERAIRAN SAWAPUDO KECAMATAN SOROPIA KABUPATEN KONAWE Adelia R, Nella; Ramli, Muhammad; Sadarun, Baru
Jurnal Sapa Laut Vol 9, No 1: Februari 2024
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsl.v9i1.49039

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman dan kepadatan karang famili Acroporidae di perairan Sawapudo Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Penelitian ini berlangsung pada bulan Desember 2023. Titik stasiun dipilih menggunakan metode purposive sampling untuk penetapan dua stasiun pengambilan data. Data keanekaragaman dan kepadatan terumbu karang diambil menggunakan metode belt transect dangan Panjang transect 50 m. Setiap transek pengamatan 2 m (1 m ke kiri dan 1 m ke kanan), sehingga total luasan area untuk setiap bentangan garis transek adalah 100 m2 (50 x 2). Hasil dari penelitian keanekaragaman karang famili Acroporidae ditemukan 4 genus yaitu Acropora, Anacropora, Montiora, dan Astreopora dengan 16 spesies dan 195 koloni. Kepadatan karang famili Acroporidae tertinggi pada jenis Montipora yaitu 0,08 individu/m2 dan terendah ada pada jenis Astreopora yaitu 0.013 individu/m2. Kata kunci: Acroporidae, Karang, Keanekaragaman, Kepadatan, Sawapudo.

Page 1 of 1 | Total Record : 5