cover
Contact Name
Nadzirin
Contact Email
jsepfpikuho@gmail.com
Phone
+6281342713802
Journal Mail Official
jsepfpikuho@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Perikanan. Jalan HEA Mokodompit Kampus Baru UHO, Kendari Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 2502664X     DOI : http://dx.doi.org/10.33772/jsep.v6i4
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan ini memuat hasil-hasil penelitian yang berkenaan dengan segala aspek bidang ilmu Sosial Ekonomi Perikanan. Sosial Ekonomi Perikanan (sistem agribisnis, analisis biaya-manfaat dan analisis efektivitas biaya, pemasaran hasil perikanan, strategi marketing mix, lembaga pemasaran, saluran pemasaran, efektifitas pemasaran dll). Ekonomi sumber daya dan lingkungan (sumber daya dan harga valuasi barang lingkungan, dan indikator kualitas lingkungan). Sosiologi perikanan (aspek sosial masyarakat perikanan pesisir). Kebijakan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya perikanan dan lingkungannya (evaluasi dan pengembangan instrumen kebijakan lingkungan, analisis dampak kebijakan lingkungan sektoral, pemodelan dan simulasi, pengaturan kelembagaan, dan proses perumusan kebijakan dan aplikasi)
Articles 232 Documents
ANALISIS STRATEGI BAURAN PEMASARAN BAKSO IKAN DIBEBERAPA SWALAYAN KOTA KENDARI (STUDI KASUS UD. CHIKANOS FOOD) Tosemba, Afrizal; Yusuf, Sarini; Riani, Irdam
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 3, No 3 (2018): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.36 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v3i3.7796

Abstract

Tujuan penelitian yaitu (1) Menganalisis strategi bauran pemasaran yang menjadi prioritas UD. Chikanos Food pada pemasaran bakso ikan saat ini; (2) Menentukan strategi pemasaran yang tepat untuk pengembangan pemasaran bakso ikan UD. Chikanos Food.Penelitian ini dilaksanakan pada perusahaan UD. Chikanos Food di Kelurahan Kendari Caddi Kecamatan Kendari dan lima Swalayan Kota Kendari, selama periode bulan Desember 2017 sampai Januari 2018. Responden pada penelitian ini berjumlah enam orang yang terdiri dari pemilik UD. Chikanos Food, pihak Swalayan Surya, Ade Swalayan, Sanya Swalayan, Toko Usaha Nasional 2 dan Megross Swalayan. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis Kualitatif dan analisis SWOT. Hasil penelitian dari analisis menunjukan bahwa; (1) Prioritas utama strategi bauran pemasaran UD. Chikanos Food adalah strategi tempat dengan melakukan penjualan diswalayan, strategi produk dengan meningkatkan dan menjaga kualitas produk, strategi hargadengan menentukan harga berdasarkan biaya produksi, prioritas terakhir adalah strategi promosi dengan mengikutkan produk pada bazar atau pameran lokal atau nasional; (2) Strategi yang tepat pada pengembangan pemasaran adalah; meningkatkan strategi penjualan produk dengan melakukan distribusi pada outlet dan gerobak motor, menjaga konsistensi akreditas produk dengan meningkatkan jaminan keamanan produk, penguatan kerjasama jangka panjang dengan swalayan untuk menjamin kontinuitas pemasaran, meningkatkan strategi bersaing dengan pengembangan variasi jenis bakso dan ukuran, meningkatkan strategi promosi dengan melakukan periklanan, mengembangkan strategi pengolahan bakso ikan dengan menciptakan variasi rasa, mengembangkan desain kemasan produk agar sesuai dengan tren pasar, menyediakan Freezer pada swalayan.Kata Kunci: Bakso ikan, strategi bauran pemasaran, UD. Chikanos Food, Kota Kendari
PENINGKATAN KEGIATAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT TERHADAP PENDAPATAN PENGELOLA EKOWISATA MANGROVE PULAU BUNGKUTOKO KOTA KENDARI Lestari, Waode Muamalah; La Ola, La Onu; Lawelle, Sjamsu Alam
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 1, No 3 (2016): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.101 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v1i3.6871

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji seberapa besar pendapatan yang diterima oleh pihak pengelola ekowisata mangrove dari kontribusi jasa ekowisata, lahan parkir, dan pendapatan pelaku usaha mikro di ekowisata mangrove serta mengetahui jenis kegiatan sosial ekonomi yang diselenggarakan di ekowisata mangrove Pulau Bungkutoko. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara secara langsung dan pengisian kuisioner yang telah disediakan. Teknik penarikan sampel dipilih secara purposivedengan jumlah sampel masyarakat sebanyak 11 KK dan sampel wisatawan sebanyak 30 responden. Alat analisis yang digunakan yaitu analisis deskriptif. Berdasarkan hasil analisis diperoleh pendapatan yang diterima oleh pihak pengelola ekowisata dari kontribusi jasa ekowisata yaitu sebesar Rp23.250.000/bulan, kontribusi lahan parkir ekowisata yaitu sebesar Rp6.400.000,  pendapatan maksimal yang didapatkan oleh pelaku usaha mikro yaitu sebesar Rp30.000.000/bulan. Kegiatan sosial yang diselenggarakan di ekowisata mangrove yaitu arisan ibu-ibu, pertemuan pegawai puskesmas, kegiatan pembelajaran siswa-siswi di ruang terbuka, kegiatan pramuka, pertemuan aparat kelurahan dan kegiatan penanaman mangrove. Kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh masyarakat setempat yaitu kegiatan usaha mikro dan kegiatan ekonomi berupa jasa yang ditawarkan pengelola di ekowisata mangrove.Kata Kunci: Ekowisata mangrove, pendapatan, pengelola, sosial ekonomi
ANALISIS MARGIN PEMASARAN HASIL TANGKAP NELAYAN JARING LINGKAR OLEH PEMBISNIS DI KELURAHAN LAPULU KECAMATAN ABELI KOTA KENDARI Sawy, Riani; Ola, La Onu La; Riani, Irdam
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.412 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v4i2.8393

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengkaji : (1) mengkaji besaran total biaya yang di keluarkan pembisnis ikan layang di Kelurahan Lapulu Kecamatan Abeli; (2) mengkaji besaran keuntungan pembisnis ikan layang di Kelurahan Lapulu Kecamatan Abeli; (3) mengkaji besaran margin  pembisnis ikan layang di Kelurahan Lapulu Kecamatan Abeli. Penelitian ini di laksanakan pada bulan Februari sampai Maret 2018 bertempat di Kelurahan Lapulu Kecamatan Abeli. Penelitianini merupakan penelitiansurvei. Metode penarikan sampel untuk nelayan jarring lingkar  yang di gunakan secara sensus dengan jumlah sampel sebanyak 3 orang. Data di peroleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode analisis yang di gunakan menggunakan rumus : (1) Total biaya TC = TFC + TVC ( TC = Total pengeluaran,TFC = Total Biaya,TVC = Total BiayaTidak Tetap); (2) keuntunganΠ = TR – TC ( Π = TR – TC (Π = Laba atau Keuntungan, TR = Total Penerimaan, TC = Total Pengeluaran ); (3) Margin Pemasaran,Mp = Pr – Pf ( Mp = Margin Pemasaran, Pr =  Harga di tingkat Konsumen, Pf = Harga di tingkat Nelayan ). Hasil analisi menunjukan bahwa : (1) total biaya  yang di keluarkan pembisnis ikan layang di Kelurahan Lapulu Kecamatan Abeli sebesar Rp105.000.000; (2) dengan keuntungan sebesar Rp15.000.000; (3) margin yang di peroleh pembisnis ikan layang di Kelurahan Lapulu Kecamatan Abeli sebesar Rp3.500/ kg.Kata Kunci: Pembisnis, JaringLingkar, Keuntunga, Kelurahan Lapulu, Kota Kendari
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN KONSUMEN DALAM PEMBELIAN IKAN DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN KOTA KENDARI Ufat, Muhammad Ramlan; Yusuf, Sarini; A, Nurdiana
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.166 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v2i1.6877

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tanggapan konsumen terhadap setiap variabel dan variabel yang dominan mempengaruhi konsumen dalam keputusan pembelian ikan di Pangkalan Pendaratan Ikan Kota Kendari.Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non probability sampling dengan jumlah sampel 38 responden. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis regresi linear berganda, koefisien determinasi, uji F dan uji t. Hasil tanggapan konsumen terhadap setiap variabel yang mempengaruhi konsumen dalam keputusan pembelian ikan di PPI Kota Kendari berada dalam kategori tinggi. Hasil koefisien determinasi adalah 0,860, berarti 86% keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh variasi dari variabel harga, selera, kualitasikan, dan pendapatan konsumen, sedangkan 14% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak terdapat dalam penelitian ini.  Hasil uji F menunjukkan variabel harga, selera,kualitas ikan dan pendapatan konsumen secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Hasil uji t menunjukkan bahwa variabel harga, selera, kualitas ikan dan pendapatan konsumen secara parsial berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Sedangkan variabel yang dominan mempengaruhi keputusan pembelian adalah variabel selera, hal tersebut berdasarkan hasil uji t dimana nilai Beta untuk selera paling besar yaitu sebesar 0,387.Kata Kunci: Analisis faktor, keputusan pembelian ikan, pangkalan pendaratan ikan
KONFLIK NELAYAN PANCING DAN PUKAT SARDEN DENGAN PEMBOM IKAN DI DESA PULAU TIGA KECAMATAN MENUI KEPULAUAN KABUPATEN MOROWALI SULAWESI TENGAH Tajudin, Sardin; Hamzah, Awaluddin; Rosmawati, -
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.181 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v4i2.8398

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) Mengetahui proses dan akibat terjadinya konflik nelayan pancing dan pukat sarden dengan pembom ikan; (2) Mengetahui alternatif solusi dalam menyelesaikan konflik tersebut. Penelitan ini dilaksanakan selama 2 bulan mulai bulan April-juni 2018. Lokasi penelitian di Desa Pulau Tiga Kecamatan Menui Kepulauan Kabupaten Morowali Provinsi Sulawesi Tengah. Sampel dalam penelitian adalah nelayan pencing, nelayan pukat sarden dan pembom ikan yang pernah berkonflik. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, dimana pemilihan dilakukan secara sengaja berdasarkan kriteria yang telah ditentukan dan ditetapkan berdasarkan tujuan penelitian. Variabel yang di peroleh berupa jenis konflik, penyebab konflik, interaksi sosial dan bentuk penyelesaian konflik. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif yang dilakukan secara interaktif dan berlangsung secara terus menerus sampai tuntas hingga data sampai jenuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Proses terjadinya konflik bermula pada tahun 2011 sampai tahun 2017, konflik berlangsung selama 4 tahun tetapi dengan kejadian yang silih berganti. Nelayan yang berkonflik yaitu nelayan pancing dan nelayan pukat  sarden dengan pembom ikan. Konflik terjadi karena adanya perebutan wilayah penangkapan ikan dan dengan alat tangkap yang digunakan di Desa Pulau Tiga; (2) Penyelesaian masalah konflik antara nelayan pancing dan nelayan pukat sarden dengan pembom ikan di Desa Pulau Tiga di selesaikan dengan cara kekeluargaan melalui musyawarah.Kata Kunci :  Konflik, Nelayan Pancing, Pukat Sarden, Pembom Ikan, Kecamatan Menui, Sulawesi Tengah.
KAJIAN PENGEMBANGAN USAHA BISNIS KOMODITI RUMPUT LAUT INOVATIF PRODUKSI YANG BERDAYA SAING TINGGI DI DESA LANGERE KECAMATAN BONEGUNU KABUPATEN BUTON UTARA Frengki, Joni; La Ola, La Onu; Lawelle, Sjamsu Alam
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.557 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v2i2.6891

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengembangan usaha budidaya rumput laut yang inovatif serta mengetahui  bagaimana tatacara budidaya rumput laut yang dapat menghasilkan rumput laut berdaya saing tinggi di Desa Langere Kecamatan Bonegunu Kabupaten Buton Utara. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara secara langsung dengan responden menggunakan kuisioner. Teknik penarikan sampel menggunakan metode aksi dental dengan jumlah 38 responden. Alat analisis dalam penelitian ini yaitu analisis SWOT. Berdasarkan hasil penelitian maka pengembangan usaha budidaya rumput laut yang inovatif di Desa Langere Kecamatan Bonegunu yaitu dengan menentukan lokasi yang potensial, penyedian bibit yang berkualitas, penanaman bibit, melakukan pemeliharaan, pemanenan dan paskapanen. Usaha Desa Langere Kecamatan Bonegunu dalam menghasilkan rumput laut yang berdaya saing tinggi telah layak dan dapat di kembangkan.Kata Kunci: Bonegunu, inovatif, Langere, rumput laut, strategi
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS NELAYAN PANCING TONDA DI KELURAHAN ONEMAY KECAMATAN TOMIA KABUPATEN WAKATOBI Haslita, Nur; Budiyanto, -; Arami, Hasnia
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 4, No 3 (2019): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.989 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v4i3.8961

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi tingkat produktifitas nelayan pancing tonda dan untuk mengetahui bagiamana faktor-faktor tersebut mempengaruhi produktivitas nelayan pancing tonda di Kelurahan Onemay Kecamatan Tomia. Penelitian ini dilakukan pada nelayan pancing tonda di Kelurahan Onemay Kecamatan Tomia. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai  Mei 2018. Jumlah  responden dalam penelitian ini keseluruhan dari jumlah populasi yaitu seluruh nelayan pancing tonda yang berjumlah 31 orang yang ditentukan dengan metode sensus. Data diperoleh melalui wawancara dengan menggunakan kuisioner. Data yang di kumpulkan  meliputi umur, pendidikan, pengalaman kerja, modal, ukuran alat tangkap, ukuran kapal dan lama melaut. Data yang diperoleh kemudian di analisis menggunakan analisis cobb Douglass, dan analisis non linear berganda. Hasil analisis produktivitas menunjukkan nilai rerata produktivitas nelayan pancing tonda 525,42 kg/bulan. Hasil pengujian serentak menunjukan hasil Fhitung adalah sebesar 158,691 dengan nilai signifikansi 0,000a (ɑ = 0,1). Hasil pengujian parsial menunjukan bahwa variabel umur (X1) memiliki nilai koefisien regresi sebesar 0,294 dan signifikansi 0,101, variabel pendidikan (X2) memiliki nilai koefisien regresi sebesar  0,153 dan signifikansi 0,054, variabel pengalaman kerja (X3) memiliki nilai koefisien regresi sebesar -0,054 dan signifikansi 0,314, variabel modal (X4) memiliki nilai koefisien regresi sebesar 0,700 dan signifikansi 0,010, variabel ukuran alat tangkap (X5) memiliki nilai koefisien regresi sebesar -0,069 dan signifikansi 0,715, variabel ukuran kapal (X6) memiliki nilai koefisien regresi sebesar -0,103 dan signifikansi 0,572, variabel lama melaut (X7) memiliki nilai koefisien regresi sebesar 0,081 dan signifikansi 0,600. Hasil analisis regresi non linear berganda  menunjukan bahwa faktor umur, pendidikan, pengalaman kerja, modal, ukuran alat tangkap, ukuran kapal, dan lama melaut secara bersama-sama (simultan) berpengaruh nyata terhadap produktivitas nelayan pancing tonda di Kelurahan Onemay Kecamata Tomia Kabupaten Wakatobi. Secara sendiri-sendiri (parsial) pendidikan dan modal berpengaruh nyata/signikan terhadap produktivitas nelayan pancing tonda sedangkan umur, pengalaman kerja, ukuran alat tangkap, ukuran kapal, dan lama melaut secara parsial  tidak berpengaruh nyata atau tidak signifikan terhadap produktivitas nelayan pancing tonda di Kelurahan Onemay Kecamatan Tomia Kabupaten Wakatobi.Kata Kunci :  Produktivitas, Nelayan, Pancing Tonda
KAJIAN BISNIS KOMODITI OLAHAN RAJUNGAN (Portunus pelagicus) DI CV. REZKI MINIPLANT KELURAHAN LAMPOPALA KECAMATAN RUMBIA KABUPATEN BOMBANA Marlin, Rahmiati; La Ola, La Onu; Lawelle, Sjamsu Alam
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.915 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v2i2.6897

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besaran input material yang dibeli dari nelayan bubu dan nelayan jaring, proses produksi komoditi dari material sampai dengan menjadi komoditi Rajungan, besaran penurunan berat Rajungan (sebagai material) sampai menjadi komoditi Rajungan, serta besaran penerimaan CV. Rezki dari hasil penjualan Rajungan di Kota Kendari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. Sampel Rajungan diambil dari hasil tangkapan nelayanKelurahan  Lampopala Kecamatan Rumbia Kabupaten Bombana.Sampel dalam penelitian ini adalah CV. Rezki Miniplant. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan penerimaan. Hasil dalam penelitian ini adalah Rajungan yang dibeli dari nelayan bubu adalah 162kg dan dari nelayan jaring adalah 373kg per hari. Penimbangan rajungan sebanyak 500kg, kemudian direbus dan membuka cangkang, setelah itu dilakukan penimbangan kembali dengan jumlah berat menjadi 350kg, kemudian dibersihkan kembali untuk proses pemisahan daging, setelah semua proses selesai, daging tersebut ditimbang dengan jumlah bersih 125kg. Penurunan berat Rajungan mulai dari material sampai menjadi komoditi Rajungan yang siap dijual adalah 375kg. Pemasaran hasil olahan Rajungan di CV. Rezki Miniplant yang berjumlah 125kg dengan harga jual per kg Rp125.000, maka penerimaan yang diperoleh berjumlah Rp15.625.000.Kata Kunci: Komoditi, Rajungan (Portunus pelagicus)
STRATEGI PENGEMBANGAN PRODUK TERASI UDANG REBON DI KELURAHAN LAMPOPALA KECAMATAN RUMBIA KABUPATEN BOMBANA Muwatir, Nurul Isra Syahrida; Yusuf, Sarini; Mansyur, Akhmad
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 4, No 3 (2019): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.013 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v4i3.8969

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan pada usaha produk terasi udang rebon di Kelurahan Lampopala, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana pada bulan September sampai Oktober 2018. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi pengembangkan produk terasi udang rebon. Populasi penelitian ini hanya 11 pengusaha kecil terasi udang rebon sehigga di wawancarai secara sensus. Data yang diamati adalah kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Variabel kekuatan terdiri atas, kualitas cita rasa produk terasi udang, bahan baku, produk terasi udang rebon tidak menggunakan bahan pengawet dan pewarna buatan yang berbahaya, lokasi strategis tidak mengganggu fasilitas umum dan harga produk bersaing. Variabel kelemahan terdiri atas, pemberian merek belum ada, akses konsumen ke lokasi produksi belum baik, kontrak penjualan tidak ada, area parkir masih kurang terpenuhi, diskon harga produk kurang dilakukan, pembuatan spanduk/reklame kurang dilakukan, dan promosi masih terbatas. Variabel peluang terdiri atas, kecenderungan masyarakat membeli produk bermerek, peluang pengembangan teknologi produksi, permintaan konsumen tinggi, dan pengembangan variasi produk masih memungkin-kan, sedangkan variabel ancaman terdiri atas, persaingan produk sangat tinggi, proses produksi dipengaruhi musim hujan, surat izin usaha sangat ketat, harga ditentukan pedagang,  harga bahan baku produksi mempengaruhi harga terasi. Data diperoleh melalui wawancara, pencatatan, observasi, dan studi literatur. Data yang diperoleh tersebut  dianalisis menggunakan  analisis  SWOT (S =  strenght/kekuatan,   W = weakness/kelemahan, O = opportinity/peluang  dan T = threat/ancaman). Hasil menunjukkan bahwa strategi yang dapat ditempuh dalam mengembangkan produk terasi udang rebon antara lain; menjaga konsistensi kualitas dengan memperhatikan keamanan produk; menentukan merek berdasarkan kriteria, aroma sangat khas dan  tidak menggunakan bahan pewarna buatan yang berbahaya serta tidak menggunakan bahan pengawet untuk menurunkan kerentanan  produk  terasi  udang  rebon,  memanfaat-kan lokasi yang baik dan  memanfaatkan  ketersediaan bahan baku  yang  mudah  diperoleh, meningkatkan kontrak kerjasama pemasaran, meningkatkan ketersediaan tempat parkir dilokasi produksi, pemberian diskon kepada konsumen untuk menambah/mempengaruhi kepuasan konsumen, meningkatkan kegiatan promosi secara langsung dan tidak langsung. Hasil analisis tersebut harus di perhatikan agar pemilik usaha Terasi udang rebon untuk memperhatikan keberlanjutan usahanya.Kata Kunci : Terasi udang rebon,  strategi pengembangan
ANALISIS PERBEDAAN PENDAPATAN NELAYAN TANGKAP PANCING TONDA DAN PANCING RAWAI DI KECAMATAN WAWONII BARAT KABUPATEN KONAWE KEPULAUAN Azizah, Nur; Budiyanto, .; Mansyur, Akhmad
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 3 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.763 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v2i3.6907

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pendapatan nelayan tangkap pancing tonda dan rawai di Kecamatan Wawonii Barat Kabupaten Konawe Kepulauan. Teknik penarikan sampel menggunakan metode purpossive sampling, pengumpulan data dilakukan dengan wawancara secara langsung dengan responden menggunakan kuisioner, dengan jumlah sampel nelayan tangkap pancing tonda dan rawai masing-masing berjumlah 15 responden,  sehingga  total sampel 30 responden. Data penelitian ini meliputi data primer yang diperoleh melalui wawancara dengan menggunakan daftar pertanyaan, tingkat pendidikan, jumlah tanggunggan keluarga. Input yang digunakan meliputi BBM, jumlah tenaga kerja, harga produksi, biaya produksi, dan pendapatan.  Analisis yang digunakan adalah uji t atau ttest dengan dua mean.  Hasil penelitian menunjukan bahwa  pendapatan bersih nelayan tangkap pancing tonda adalah sebesar Rp6.722.587,04 perbulan, sedangkan nelayan tangkap pancing rawai adalah sebesar Rp4.106.929,63 perbulan. Hasil tersebut secara statistik berbeda secara  signifikan ( α<0,05 ). Atau dengan kata lain, pendapatan nelayan tangkap pancing tonda lebih tinggi dibandingkan nelayan rawai. Kata Kunci: Nelayan, pancing tonda, pendapatan, rawai

Page 10 of 24 | Total Record : 232


Filter by Year

2016 2022


Filter By Issues
All Issue Vol 7, No 4: NOVEMBER 2022: JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 7, No 3: AGUSTUS 2022: JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 7, No 2: MEI 2022 : JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 7, No 1: FEBRUARI 2022 : JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 6, No 4 (2021): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 6, No 3 (2021): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 6, No 2 (2021): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 6, No 1 (2021): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 5, No 4 (2020): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 5, No 3 (2020): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 5, No 2 (2020): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 5, No 1 (2020): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 4, No 4 (2019): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 4, No 3 (2019): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 3, No 4 (2018): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 3, No 3 (2018): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 4 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 3 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 3 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 1, No 3 (2016): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 1, No 3 (2016): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 1, No 2 (2016): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 1, No 2 (2016): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan More Issue