cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
ach.journal@unud.ac.id
Editorial Address
JL PB Sudirman Denpasar Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Archive of Community Health
Published by Universitas Udayana
ISSN : 2302139X     EISSN : 25273620     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Archive of Community Health menerbitkan hasil penelitian berhubungan dengan kesehatan masyarakat seperti kebijakan kesehatan, kesehatan ibu dan anak, kesehatan lingkungan, gizi kesehatan masyarakat, kesehatan kerja, promosi kesehatan, ekonomi kesehatan serta ilmu ilmu dasar yang berkaitan seperti bioteknologi kesehatan, biologi molekuler, bioinformatik dan genetik, tanaman, hewan, serta sel yang terkait dengan kesehatan masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 278 Documents
HUBUNGAN PERILAKU HIGIENE DAN SANITASI PERORANGAN SERTA PREVALENSI KECACINGAN TERHADAP STATUS GIZI PADA SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI DI KECAMATAN KUBU Sahara Putri Ayu Kenanga Gunawan; Ni Made Utami Dwipayanti; I Nengah Sujaya
ARCHIVE OF COMMUNITY HEALTH Vol 10 No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana Berasosiasi Dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/ACH.2023.v10.i02.p16

Abstract

ABSTRAK Infeksi kecacingan termasuk dalam “Neglected Tropical Diseases (NTDs)” atau penyakit tropis terabaikan yang dianggap tidak penting. Infeksi yang terjadi memiliki dampak serius bagi kesehatan manusia. Kelompok usia yang paling berisiko tinggi yaitu anak usia sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku higiene dan sanitasi perorangan serta prevalensi kecacingan terhadap status gizi pada siswa sekolah dasar negeri di Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif analitik dengan menggunakan desain cross sectional. Data positif kecacingan diperoleh melalui pemeriksaan laboratorium, pengukuran antropometri, dan wawancara. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional stratified dan simple random sampling. Metode analisis data menggunakan uji non parametrik kruskall wallis, mann whitney, dan chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara akumulatif terdapat 63 responden (24%) berstatus gizi tidak seimbang dan 199 responden (76%) berstatus gizi baik; 4 responden (1,5%) mengalami positif kecacingan dengan prevalensi kecacingan sebesar 15,27; perilaku higiene dan sanitasi perorangan terhadap prevalensi kecacingan memiliki hubungan yang bermakna (p<0,05); perilaku higiene dan sanitasi perorangan terhadap status gizi memiliki hubungan yang tidak bermakna (p>0,05); serta hubungan antara prevalensi kecacingan terhadap status gizi memiliki hubungan yang bermakna (p<0,05). Oleh karena itu, perlu adanya pencegahan terhadap faktor-faktor yang berkaitan dengan infeksi kecacingan, mengkonsumsi obat cacing setiap 6 bulan sekali, dan mengkonsumsi makanan bergizi sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan pada siswa Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Kubu. Kata Kunci: Kecacingan, Status Gizi, Higiene, Sanitasi ABSTRACT Worm infection is a “Neglected Tropical Diseases (NTDs)” or neglected tropical diseases that are considered not important. The infection that cause has a serious impact on human health. The age group most at high risk is elementary school age children. This study aims to determine the relationship between personal hygiene and sanitation behavior and the prevalence of helminthiasis on the nutritional status of public elementary school students in Kubu District, Karangasem Regency, Bali Province. This research is quantitative with the type of descriptive analytic research using a cross sectional design. Data worm infection positive were obtained through laboratory examinations, anthropometric measurements, and interviews. The sampling technique used proportional stratified and simple random sampling. The data analysis method used the non-parametric Kruskall Wallis, Mann Whitney, and Chi Square tests. The results showed that accumulatively there were 63 respondents (24%) with unbalanced nutritional status and 199 respondents (76%) with good nutritional status; 4 respondents (1.5%) experienced positive helminthiasis with a worm prevalence of 15.27; personal hygiene and sanitation behavior to worm prevalence has a significant relationship (p<0.05); individual hygiene and sanitation behavior towards nutritional status had no significant relationship (p>0.05); and the relationship between worm prevalence and nutritional status had a significant relationship (p<0.05). Therefore, it is necessary to prevent factors related to helminthic infections, consume deworming medication every 6 months, and consume nutritious food so as to improve the health status of public elementary school students in Kubu District. Keywords: Worms, Nutritional Status, Hygiene, Sanitation
TOC ACH Journal Vol. 10 No.2 Agustus 2023 I Nengah Sujaya
ARCHIVE OF COMMUNITY HEALTH Vol 10 No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana Berasosiasi Dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Arc. Com. Health Journal is an official electronic journal (e-journal) published by PSSKM (Bachelor of Public Health Study Program) Faculty of Medicine, Udayana University. This electronic journal can be accessed through: http://ojs.unud.ac.id/index.php/ach. Journal of Arc. Com. Health is published three times a year, namely April, August and December. Arc. Com. Health publishes research results related to public health such as health policy, maternal and child health, environmental health, public health nutrition, occupational health, health promotion, health economics and related basic sciences such as health biotechnology, molecular biology, bioinformatics and genetics, plants, animals, and cells related to public health. Arc. Com. Health also publishes the results of systematic reviews
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT PENGETAHUAN PEGAWAI PUSKESMAS MENGENAI KESELAMATAN PASIEN DI PUSKESMAS SUKASADA I Indrayathi, Putu Ayu; Krismayani, Tika
ARCHIVE OF COMMUNITY HEALTH Vol 11 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana Berasosiasi Dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/ACH.2024.v11.i01.p08

Abstract

Keselamatan pasien merupakan suatu sistem yang membuat asuhan pasien menjadi lebih aman. Keselamatan pasien sangat penting di era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) karena menganut sistem managed care yang mengharuskan masyarakat untuk melakukan rujukan berjenjang dari pelayanan kesehatan dasar yaitu puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat pengetahuan pegawai puskesmas mengenai keselamatan pasien di Puskesmas Sukasada I Kabupaten Buleleng. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan rancangan cross-sectional study. Sampel dari penelitian ini yaitu seluruh pegawai puskesmas yang bekerja di Puskesmas Sukasada I. Penelitian dilakukan dari bulan April Tahun 2020. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner yang terdiri dari pertanyaan tertutup yang akan diisi sendiri oleh responden. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 56,00% responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik tentang keselamatan pasien. Terdapat hubungan bermakna antara variabel pendidikan dengan tingkat pengetahuan (p<0,05), sedangkan variabel umur, jenis kelamin, pengalaman kerja dan pelatihan tidak terdapat hubungan bermakna dengan tingkat pengetahuan. Pihak puskesmas lebih aktif dalam melakukan sosialisasi maupun pelatihan mengenai keselamatan pasien di puskesmas. Kata Kunci: Tingkat pengetahuan, Keselamatan pasien, Puskesmas, Pegawai
Archive of Community Health Sujaya, I Nengah
ARCHIVE OF COMMUNITY HEALTH Vol 10 No 3 (2023): Desember 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana Berasosiasi Dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Archive Community Health (Arc. Com. Health) merupakan jurnal elektronik (e-journal) resmi yang diterbitkan oleh PSSKM (Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat) Fakultas Kedokteran Universitas Udayana yang mencakup topik yang luas terkait dengan isu kesehatan masyarakat. Jurnal ini didedikasikan untuk menyosialisasikan penemuan terkini di bidang kesehatan masyarakat serta meningkatkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kesehatan masyarakat seperti kebijakan kesehatan, kesehatan ibu dan anak, kesehatan lingkungan, gizi kesehatan masyarakat, kesehatan kerja, promosi kesehatan, ekonomi kesehatan serta ilmu ilmu dasar yang berkaitan seperti bioteknologi kesehatan, biologi molekuler, bioinformatik dan genetik, tanaman, hewan, serta sel yang terkait dengan kesehatan masyarakat. Hasil penelitian yang dipublikasikan dalam Arc. Com. Health harus merupakan laporan yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya atau tidak sedang dalam proses penelaahan pada publikasi yang sedang diusulkan.
PEMETAAN DISTRIBUSI KEJADIAN STREPTOCOCCUS SUIS DAN PENJUAL MAKANAN TRADISIONAL (LAWAR BARAK, SATE, DAN KOMOH) DI KOTA DENPASAR DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS Listyawati, Ni Luh Putu; Subrata, Made
ARCHIVE OF COMMUNITY HEALTH Vol 10 No 3 (2023): Desember 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana Berasosiasi Dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/ACH.2023.v10.i03.p13

Abstract

Balinese people have a tradition called mebat which is the process of preparing and cooking food, especially pork. One of the dishes that are often served when mebat is Lawar Barak, Sate, and Komoh. Consumption of undercooked food is a risk factor for contracting Streptococcus suis. Referring to the medical records of patients at Sanglah Hospital in 2014 – 2017, Denpasar City was ranked first as the highest case. The depiction Streptococcus suis and traditional food sellers (Lawar Barak, Sate, and Komoh) using GIS (Geographical Information System) is useful to determine the pattern of distribution of Streptococcus suis with the influencing factors in Denpasar City. This study was uses a descriptive quantitative design it describe the distribution of traditional food sellers (Lawar Barak, Sate, and Komoh) and the distribution of Streptococcus suis in Denpasar City using the Quantum GIS 3.24. The results showed that the highest cases of Streptococcus suis were in South Denpasar. This is supported by the high number of traditional food sellers (Lawar Barak, Sate, and Komoh) in that area, besides that sellers who have started selling since 2013 are also found in South Denpasar. It is recommended for further research to conduct laboratory tests on traditional foods (Lawar Barak, Sate, and Komoh) in Denpasar City.Keywords: Mapping, Streptococcus suis, Lawar Barak, Sate, Komoh
HUBUNGAN PERSEPSI DENGAN PERILAKU REMAJA DALAM PENCEGAHAN COVID-19 VARIAN BARU OMICRON PADA SISWA SMA DI KABUPATEN TABANAN TAHUN 2022 Dwi Mahaeswari, Anak Agung Sagung Ningrat; Kardiwinata, Made Pasek
ARCHIVE OF COMMUNITY HEALTH Vol 11 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana Berasosiasi Dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/ACH.2024.v11.i01.p22

Abstract

Kemunculan COVID-19 varian baru Omicron mengakibatkan terjadinya peningkatan kasus yang pesat. Berdasarkan studi pendahuluan di Kabupaten Tabanan, masih banyak masyarakat yang melakukan pelanggaran protokol kesehatan. Pelanggaran paling sering ditemui di tempat tongkrongan anak muda dan sebagian besar remaja memiliki persepsi risiko terinfeksi yang rendah terhadap omicron. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan persepsi degan perilaku remaja dalam pencegahan COVID-19 varian baru Omicron pada siswa SMA di Kabupaten Tabanan. Desain penelitian dengan rancangan studi cross sectional pada 160 sampel dipilih secara two stage cluster sampling. Data dikumpulkan menggunakan google forms dan dianalisis menggunakan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukan sebagian besar remaja tergolong baik dalam melakukan perilaku pencegahan COVID-19 varian baru Omicron sebesar 79,38%. Hasil uji regresi logistik berganda menunjukan persepsi kerentanan (aOR= 2,99; 95% CI: 1,05-8,53), persepsi manfaat (aOR= 10,69; 95% CI: 1,80-63,63), dan persepsi hambatan (aOR= 3,94; 95% CI: 1,08-14,38) memiliki hubungan dengan perilaku pencegahan. Sedangkan persepsi keparahan tidak memiliki hubungan dengan perilaku pencegahan. Peneliti selanjutnya yang tertarik mengangkat topik ini dapat mengkaji lebih dalam terkait persepsi kerentanan negatif remaja terhadap penularan COVID-19 varian baru Omicron. Keywords: Persepsi, Perilaku Pencegahan, Remaja, Omicron
MANFAAT PENDIDIKAN KESEHATAN INDIVIDUAL TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG HEPATITIS B DI RUMAH SAKIT UMUM KARANGASEM TAHUN 2023 Ekawathi, Ni Luh; Wirata, I Nyoman; Marhaeni, Gusti Ayu
ARCHIVE OF COMMUNITY HEALTH Vol 10 No 3 (2023): Desember 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana Berasosiasi Dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/ACH.2023.v10.i03.p04

Abstract

ABSTRAKPendidikan kesehatan merupakan proses perubahan perilaku yang dinamis dimana perubahan tersebut bukan sekedar proses transfer materi/teori dari seseorang ke orang lain dan pula seperangkat prosedur, sehingga ibu hamil dengan sukarela dan berdasarkan kesadaran, penuh perhatian, akan menerima perilaku tersebut (mengubah perilaku) tentang Hepatitis B pada ibu hamil. Tujuan penelitian mengetahui manfaat pendidikan kesehatan metode individual terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil tentang Hepatitis B studi dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah Karangasem tahun 2023. Desain Penelitian pre-experiment one group pre-test-post test, intervensi dengan pendidikan kesehatan metode individual. Besar sampel 25 orang diambil secara purposive sampling. Analisa dengan Wilcoxon. Hasil rata-rata pengetahuan sebelum diberikan intervensi 54,8, rata-rata setelah diberikan intervensi 64,8. Hasil uji Wilcoxon p value 0,001. Kesimpulan pendidikan kesehatan metode individual terhadap bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang Hepatitis B di Rumah Sakit Umum Daerah Karangasem tahun 2023. Saran tenaga kesehatan agar meningkatkan promosi kesehatan secara individual khususnya yang berhubungan dengan Hepatitis B.Kata kunci : Hepatatis B, Pengetahuan , Pendidikan kesehatan
PERSEPSI RISIKO PADA PEKERJA KONSTRUKSI PENATAAN KAWASAN PURA BESAKIH PADA MASA PANDEMI COVID-19 TAHUN 2022 Sutarsa, I Nyoman; Pratama, I Putu Eka Yayang
ARCHIVE OF COMMUNITY HEALTH Vol 11 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana Berasosiasi Dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/ACH.2024.v11.i01.p13

Abstract

Sektor konstruksi merupakan salah satu sektor yang memiliki risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja yang cukup tinggi. Kejadian kecelakaan kerja di sektor konstruksi salah satunya disebabkan karena rendahnya penggunaan alat pelindung diri yang sangat ditentukan oleh persepsi risiko kecelakaan kerja oleh pekerja di tempat kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi risiko pada pekerja konstruksi di proyek penataan Kawasan Pura Besakih pada masa pandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi yang dilaksanakan di proyek konstruksi penataan Kawasan Pura Besakih, Rendang, Karangasem, Bali. Informan penelitian ditentukan dengan purposive sampling sebanyak 13 informan. Selain itu dilakukannya triangulasi sumber data untuk keabsahan data penelitian. Hasil menunjukan bahwa persepsi risiko yang terdapat di lingkungan kerja ialah risiko kecelakaan fisik, risiko finansial, dan risiko COVID-19. Sumber risiko yang berhasil diidentifikasi bersumber dari individu, lingkungan, dan keadaan tak terduga. Alasan utama penggunaan APD karena kewajiban dan kesadara pekerja, sedangkan alasan tidak menggunakan APD ialah merasa aman, lupa, tidak nyaman, belum mendapat informasi, dan kebiasaan di proyek sebelumnya. Penelitian ini menemukan bahwa risk literacy pada pekerja konstruksi masih terbatas. Saran yang dapat diberikan berupa pemberian pelatihan dan kegiatan briefing morning yang lebih inovatif dan meningkatkan keterlihatan pihak manajemen dalam mitigasi risiko. Kata Kunci: Persepsi Risiko, Alat Pelindung Diri, Konstruksi
FAKTOR- FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU PEMERIKSAAN DETEKSI DINI KANKER SERVIKS DENGAN METODE IVA PADA PEDAGANG PEREMPUAN DI PASAR BADUNG Suariyani, Ni Luh Putu; Wahyuni, Luh Putu Sudi
ARCHIVE OF COMMUNITY HEALTH Vol 11 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana Berasosiasi Dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/ACH.2024.v11.i01.p04

Abstract

Cakupan IVA di Provinsi Bali pada tahun 2021 hanya mencapai 3,9%, sangat jauh dari target (80%). Di Pasar Badung terdapat Yayasan Rama Sesana yang menyediakan layanan IVA kepada para pedagang dengan pembayaran bersifat sukarela. Namun, belum semua pedagang mengakses pelayanan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku pemeriksaan IVA pada pedagang perempuan di Pasar Badung. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif analitik dengan desain studi cross sectional. Berlokasi di Pasar Badung Kota Denpasar dengan populasi pedagang perempuan berusia 30-50 tahun. Total sampel yaitu 115 orang didapat dengan accidental sampling. Pengumpulan data dengan wawancara langsung memakai kuesioner. Analisis data menggunakan analisis deskriptif, uji regresi logistik sederhana, dan uji multiple regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 155 responden hanya 17 orang yang melakukan IVA dan 98 orang tidak melakukan IVA. Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan, keterpaparan informasi dan dukungan petugas kesehatan dengan perilaku pemeriksaan IVA (p<0,001). Dukungan petugas kesehatan merupakan variabel paling dominan yang mempengaruhi perilaku pemeriksaan IVA pada pedagang perempuan di Pasar Badung dengan p=0,002 dan nilai OR=29,70. Petugas kesehatan yang bekerja di Yayasan Rama Sesana diharapkan lebih aktif berkunjung ke lapak pedagang untuk mengajak, memotivasi, serta mendorong pedagang perempuan agar melaksanakan IVA. Kata kunci: Kanker Serviks, IVA, Pedagang Perempuan, Pasar Badung, Yayasan Rama Sesana.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU MEMULAI PENGGUNAAN PRE-EXPOSURE PROPHYLAXIS PADA LELAKI SEKS LELAKI DI KOTA DENPASAR Dwi Nuraeni, Ni Made Rai; Yuliyatni, Putu Cintya Denny
ARCHIVE OF COMMUNITY HEALTH Vol 10 No 3 (2023): Desember 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana Berasosiasi Dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/ACH.2023.v10.i03.p19

Abstract

ABSTRAK PrEP merupakan pilihan pencegahan penularan HIV/AIDS dengan angka keefektifan yang tinggi sehingga berpotensi dalam mengisi kesenjangan target program pencegahan penularan HIV/AIDS di Indonesia. Di Provinsi Bali persentase cakupan penggunaan PrEP pada LSL hanya berada pada angka 53,25%. Sedangkan, angka prevalensi HIV pada kelompok LSL meningkat 3 kali lipat dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku memulai penggunaan PrEP pada LSL di Kota Denpasar. Penelitian dengan desain cross-sectional ini melibatkan 109 LSL berstatus HIV negatif yang dipilih dengan metode convenience sampling. Data dikumpulkan dengan pengisian kuesioner menggunakan metode self-administered pada kuesioner online (Google Formulir). Analisis data menggunakan uji statistik deskriptif, uji regresi logistik sederhana, dan uji regresi logistik multipel. Hasil penelitian menunjukkan serapan memulai penggunaan PrEP pada kelompok LSL di Kota Denpasar mencapai 37,61%. Faktor penggunaan kondom kadang-kadang (aOR=5,46; 95%CI=1,99-14,94; p=0,001), orientasi homoseksual (aOR=2,88; 95%CI=1,05-7,88; p=0,04) dan dukungan petugas kesehatan yang baik (aOR=9,11; 95%CI=3,04-27,34; p<0,0001) merupakan variabel yang paling dominan berhubungan terhadap perilaku memulaipenggunaan PrEP pada LSL di Kota Denpasar. Petugas kesehatan perlu meningkatkan dukungan informasi yang komprehensif mengenai pentingnya penggunaan PrEP meskipun penggunaan kondom tetap menjadi gold standar dalam mencegah HIV. Peningkatan peran petugas lapangan yang berfokus pada penjangkauan LSL biseksual dan peningkatan dukungan teman sebaya LSL dalam memulai PrEP sangat dibutuhkan dalam optimalisasi pelaksanaan program PrEP di Kota Denpasar.Kata Kunci : HIV AIDS, PrEP, LSL, Kota Denpasar, Yayasan Kerti Praja ABSTRACT PrEP is an option for preventing the transmission of HIV/AIDS which has a high effectiveness rate that has the potential to fill the gap in the target of the HIV/AIDS transmission prevention program in Indonesia. Only 53.25% of MSM in the Province of Bali were covered for PrEP use. Meanwhile, the MSM groups HIV prevalence rate has tripled over the past ten years. Therefore, this study aims to determine the factors associated with PrEP initiation behavior among MSM in Denpasar City. This cross-sectional study involved 109 HIV-negative MSM selected sing convenience sampling method. Data was collected by filling out a questionnaire using the self-administered method on an online questionnaire (Google Forms). Data analysis used descriptive statistical tests, simple logistic regression tests, and multiple logistic regression tests. The results of the study showed that only 37,61% of MSM living in Denpasar City started using PrEP. The variables that were found to be most associated with the behavior of initiating use of PrEP in MSM in Denpasar City included occasional condom use (aOR=5,46; 95%CI=1,99-14,94; p=0,001), homosexual orientation (aOR=2,88; 95%CI=1,05-7,88; p=0,04), and good health worker support (a R=9,11; 95%CI=3,04-27,34; p<0,0001). Health worker need to increase comprehensive information support egarding the importance of using PrEP even though consistent condom use remains the gold standard in preventing HIV. Optimizing the PrEP programs implementation in Denpasar City still requires expanding the role of outreach workers who concentrate on outreach to bisexual MSM as well as strengthening MSM peers support.Keywords: HIV AIDS, PrEP, MSM, Denpasar City, Kerti Praja Foundation