cover
Contact Name
Syafii
Contact Email
jnte@ft.unand.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
Syafii@ft.unand.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO
Published by Universitas Andalas
ISSN : 23022949     EISSN : 24077267     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Nasional Teknik Elektro (JNTE) adalah jurnal ilmiah peer-reviewed yang diterbitkan oleh Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas dengan versi cetak (p-ISSN:2302-2949) dan versi elektronik (e-ISSN:2407-7267). JNTE terbit dua kali dalam setahun untuk naskah hasil/bagian penelitian yang berkaitan dengan elektrik, elektronik, telekomunikasi dan informatika.
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2: Juli 2016" : 16 Documents clear
Optimasi Pengendali PID pada Pesawat Autopilot Berbasiskan Algoritma Genetika Rusydi, Muhammad Ilhamdi
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 5, No 2: Juli 2016
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.102 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v5n2.267.2016

Abstract

Nowadays, technology counts automation as one of the considerable features on it. The ability of machine to work independently become very important, like in aircraft industry. Aircrafts which able to decide their own path are called autopilot. In this research, the control system of pesawat was designed to keep it fly on the reference of high based on the pilot demands. Using the transfer function of aircraft, PID controller was designed based on genetic algorithm (PID-GA). The performance of PID-GA was compared to the PID which was tuned by Ziegler-Nichlos. The result showed that the chosen PID-GA which the threshold, generation and population are 10, 30, 50 performed better performance than PID-ZN. The parameter of proportional, integral and derivate controller are 9,66, 9,15 and 9.06. The specification of the  system performance based on PID-GA were 0.55 second of rise time, 5.3 second of rise time. This result were better than the PID-ZN results. The system performance based on PID-ZN 0.732 second of rise time and 19.1 second of settling time..Keywords : Autopilot, Genetic Algorithm, PIDAbstrak—Teknologi pada saat sekarang ini telah menyentuh sisi otomatisasi yang handal. Kemampuan mesin untuk bekerja secara mandiri menjadi suatu hal yang sangat penting dewasa ini, begitu juga pada industri pesawat. Pesawat yang dapat menentukan lintasan terbangnya sendiri disebutkan juga dengan autopilot. Pada penelitian ini telah dikembangkan sistem pengendalian pesawat yang dapat menjaga ketinggian terbangnya sesuai dengan yang diinginkan pilot. Dengan menggunakan fungsi alih dari sistem pesawat, maka pengendali PID dirancang berdasarkan metoda algoritma genetika atau PID-GA. Performa kendali PID-GA ini ternyata jauh lebih baik jika dibandingkan dengan metoda pengendali PID-Ziegler Nichlos (PID-ZN). Metoda pengendali PID-GA yang dipilih bekerja pada nilai batas=10, banyak generasi=30 dan populasi sebesar 50. Konstanta proporsional, integral dan derivatif yang dihasilkan adalah 9,66; 9,15 dan 9,06. Dengan kriteria tersebut, waktu naik sistem diperbaiki dari 0,732 detik pada PID-ZN menjadi 0,55 detik pada PID-GA. Sistem juga lebih cepat stabil, dimana pada PID-ZN sistem stabil setelah 19,1 detik sedangkan pada PID-GA sistem sudah stabil dalam jangka waktu 5,3 detik. Hasil ini memperlihatkan betapa kendali PID-GA bekerja sangat baik pada sistem pesawat autopilot.Kata Kunci : Autopilot, Algoritma Genetika, PID.
Simulasi Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Angin Menggunakan Doubly Fed Induction Generator (DFIG) dengan Back-To-Back Converter Harumwidiah, Anisa; Kurniawan, Adi
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 5, No 2: Juli 2016
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (716.287 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v5n2.269.2016

Abstract

Wind turbine is one of the solutions to overcome the decreasing amount of fossil fuel. One type of generator which can be used on wind turbine application is Doubly Fed Induction Generator (DFIG). The AC current is supplied from both stator winding which connected directly to the grid and rotor winding which connected to the grid through back-to-back power electronic converter. This paper provides simulation of wind turbine using DFIG connected to the grid through back-to-back converter. The back-to-back converter is operated in order to control the rotor speed of DFIG, so that the DFIG can generate maximum power and maintain constant voltage on DC link capacitor. The system is equipped with Maximum Power Point Tracking (MPPT) method to generate maximum power on various wind speed condition. The simulation results show that the control system has high accuracy, proven with error value under 1% on various wind speed condition.Keywords : Doubly Fed Induction Generator (DFIG), Back-to-back Converter, and renewable energyAbstrak— Turbin angin merupakan salah satu solusi untuk mengatasi sumber energi fosil yang jumlahnya semakin terbatas. Salah satu generator yang digunakan untuk turbin angin adalah Doubly Fed Induction Generator (DFIG). Arus AC yang disuplai berasal dari belitan stator yang terhubung langsung dengan jaringan dan belitan rotor yang juga terhubung dengan jaringan melalui power electronic converter dengan jenis back-to-back converter. Pada penelitian ini dilakukan simulasi pembangkit listrik tenaga angin menggunakan DFIG yang dihubungkan ke jaringan melalui back-to-back converter. Konverter ini dioperasikan dengan tujuan mengontrol kecepatan rotor DFIG agar menghasilkan daya maksimum dan menjaga nilai tegangan kapasitor DC tetap konstan. Sistem dilengkapi dengan metode Maximum Power Point Tracking (MPPT) untuk menghasilkan daya maksimum pada kecepatan angin yang berbeda-beda. Hasil simulasi untuk pengujian akurasi rangkaian kontrol menunjukkan nilai akurasi yang tinggi dibuktikan dengan nilai error dibawah 1% untuk semua kondisi kecepatan angin.Kata Kunci : Doubly Fed Induction Generator (DFIG), Back-to-back Converter, dan energi terbarukan.
Desain dan Implementasi Remote Terminal Unit (RTU) Berbasis Arm Cortex pada Simulator Distribusi Air Dwiyaniti, Murie; Nitisasmita, Kendi Moro
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 5, No 2: Juli 2016
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (711.486 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v5n2.272.2016

Abstract

In industry, the control apparatus and instruments at the field level use a PLC in general. Unfortunately, PLC is a proprietary or copyright of a multinational corporation, which make their costs relatively expensive. Alternative controllers can be implemented based on RTU microcontrollers which are of low costs, low power consumption but have high reliability and can be applied in a variety of plants. In this research, RTU based on a microcontroller, 32-bit ARM Cortex XMC 4500, has been developed and applied as a controller of water distribution simulator. This RTU has 8 inputs and 6 outputs digital, 3 inputs and 2 outputs analog. The result shows that the RTU works properly in accordance to the specifications that had been predetermined. This has been proven by the proper functioning of all digital and analog IO modules, serial communication modules and power supply modules.Keywords : RTU, ARM Cortex, XMC4500, water distribution simulatorAbstrak— Di industri, umumnya, pengendali peralatan dan instrumen pada field level menggunakan PLC. Namun PLC ini merupakan hak milik atau hak cipta (proprietary) suatu korporasi multinasional sehingga berpengaruh pada harga jual yang relatif mahal (costly). Alternatif pengendali adalah RTU berbasis mikrokontroler yang berbiaya murah, konsumsi daya rendah namun realibilitas tinggi dan dapat diaplikasikan di berbagai plant. Pada penelitian ini, dibuat RTU berbasis mikrokontroler ARM Cortex 32-bit XMC 4500 yang diaplikasikan sebagai pengendali simulator distribusi air. RTU ini mempunyai 8 input dan 6 output digital, 3 input dan 2 output analog. Hasilnya, RTU bekerja dengan baik sesuai dengan deskripsi kerja yang telah ditentukan sebelumnya.  Hal ini ditandai dengan berfungsinya semua modul IO digital dan analog, modul komunikasi serial dan modul power supply.Kata Kunci : RTU, ARM Cortex, XMC 4500, simulator distribusi air
Perancangan Sistem Kendali Otomatis pada Smart Home menggunakan Modul Arduino Uno Kurnianto, Danny; Hadi, Abdul Mujib; Wahyudi, Eka
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 5, No 2: Juli 2016
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (833.395 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v5n2.276.2016

Abstract

Efisiensi, efektifitas dan penghematan energi listrik telah menjadi topik penelitian yang menarik banyak peneliti sekarang ini. Model teknologi telah banyak yang diusulkan untuk meningkatkan efektifitas dan hemat energi listrik bagi hajat hidup masyarakat. Salah satu contohnya adalah model teknologi Smart Home. Model Smart Home yang diusulkan pada penelitian ini dikendalikan secara terpusat oleh sebuah mikrokontroler Arduino Uno. Mikrokontroler mendeteksi output dari dua sensor magnetik yang terpasang di pintu masuk. Tanggapan mikrokontroler terhadap dua output sensor magnetik berupa kendali terhadap lampu ruang, kipas angin, perangkat pengusir nyamuk dan tampilan LCD. Sistem akan bekerja otomatis ketika seseorang masuk ke dalam rumah.  Lampu ruang akan menyala secara otomatis, kipas angin akan bekerja sesuai dengan kondisi suhu ruang dan perangkat pengusir nyamuk akan bekerja secara otomatis. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model Smart Home yang diusulkan dapat bekerja dengan baik sesuai perancangan dengan tingkat keberhasilan sebesar 100%.
Evaluasi Keandalan Pembangkit Listrik Tenaga Surya yang Terhubung ke Grid Adrianti, Adrianti
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 5, No 2: Juli 2016
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.909 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v5n2.281.2016

Abstract

The reliability of a photovoltaic system is influenced by two kind of challenges i.e. the availability of the sunlight and the readiness of the PV system components to generate power. A PV system consists of electronic components which are placed outdoors and suffered harsh weather, therefore its reliability needs to be evaluated. Bayesian Networks are utilized to calculate the probabilities of having full and reduced power output of the PV system. The study results show that the reduced power output state of the PV system is twice more likely than the no-output state. In general, the reliability of the PV system is relatively good.Keywords : Photovoltaic, Reliability and Bayesian NetworkAbstrak— Keandalan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dipengaruhi oleh dua jenis permasalahan yaitu ketersediaan cahaya matahari dan kesiapan peralatan PLTS untuk membangkitkan  daya listrik. Peralatan PLTS terdiri dari perangkat elektronik yang ditempatkan di luar ruangan dan mengalami berbagai kondisi cuaca, sehingga perlu dievaluasi keandalannya dalam membangkitkan daya listrik. Pada tulisan ini dilakukan evaluasi keandalan PLTS dari segi kesiapaan peralatan untuk membangkitkan daya. Metoda Bayesian Network digunakan dalam menghitung probabilitas PLTS untuk menghasilkan daya penuh dan tidak penuh (reduced output). Hasil yang diperoleh menunjukkan probabilitas kondisi tanpa output daya pada PLTS dua kali lebih sedikit dibandingan reduced output. Secara keseluruhan keandalan PLTS cukup baik.Kata Kunci : PLTS, keandalan dan Bayesian Network
Studi Stabilitas Pemasangan PSS dengan Memanfaatkan Sinyal Global Berbasis PSO pada Sistem Tenaga Multimesin Prasetia, Fajar; Hadi, Sasongko Pramono; ., Sarjiya
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 5, No 2: Juli 2016
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jnte.v5n2.285.2016

Abstract

This paper presents stability a study on multi-machine power system is equipped with PSS based on global signal as a control signal. Filters in PSS structure is designed based on frequency response, whereas the lead-lag parameters optimized by PSO. The performance of design proposed tested on 3-Machine 4-Bus power system that disturb with load increasing. The eigenvalue and participation factor analysis results show that system with PSS based on coordination between local and global signal have a performance such us damping ratio, settling time and overshoot are better than system with PSS based on local signal only.Keywords : Multi-machine, PSS, global signal, PSO, eigenvalue analysis, participation factor, stability.Abstrak—Paper ini menyajikan studi stabilitas pada sistem tenaga multimesin yang dilengkapi dengan PSS berbasis sinyal global sebagai sinyal kendali. Filter dalam struktur PSS dirancang berdasarkan tanggapan frekuensinya, sedangkan parameter lead-lag dioptimisasi dengan PSO. Unjuk kerja dari rancangan ini diuji pada test system 3-Mesin 4-Bus yang diganggu dengan kenaikan beban. Hasil analisis eigenvalue, participation factor dan simulasi domain waktu menunjukkan bahwa sistem dengan PSS berbasis koordinasi antara sinyal lokal dan sinyal global memiliki unjuk kerja berupa rasio redaman, settling time dan overshoot yang lebih baik dari PSS berbasis sinyal lokal saja.Kata Kunci : Multimesin, PSS, sinyal global, PSO, analisis eigenvalue, participation factor, stabilitas.

Page 2 of 2 | Total Record : 16