cover
Contact Name
Tian Kurniawan
Contact Email
tiankurniawan@upi.edu
Phone
+6282240234627
Journal Mail Official
tiankurniawan@upi.edu
Editorial Address
Setiabudhi No. 229
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan
ISSN : -     EISSN : 25496360     DOI : https://doi.org/10.17509/jtikor.v9i2
Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan (JTIKOR), Focus: Scope: issued twice a year, accepts for publication articles in sports sciences including: sports technology; sports engineering; sports medicine; exercise physiology; sports biomechanics; sports sociology; sports psychology; physical activity and health.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 161 Documents
Penerapan Program Latihan Konvensional terhadap Kemampuan Anaerobik Atlet
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 7, No 1 (2022): Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtikor.v7i2.48761

Abstract

Para pelatih diharapkan mampu membuat program latihan dan memahami pemberian dosis latihan di setiap tahapan latihan, sehingga akan bisa memprediksi kemampuan atletnya sebelum menghadapi kejuaraan. Salah satu program latihan yang  bisa diterapkan yaitu latihan secara konvensional yang teratur dan terukur. Salah satu faktor penting untuk tercapainya suatu prestasi atlet adalah dengan meningkatkan kemampuan anaerobik, dengan tingginya tingkat anaerobik atlet tersebut maka dengan demikian diharapkan atlet dapat terus fokus pada pertandingan sehingga prestasi akan dicapai secara maksimal.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui dampak dari penerapan program latihan konvensional terhadap peningkatan kemampuan anaerobik atlet. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan disain One group pretest and posttest serta sampelnya para atlet futsal yang akan menghadapi sebuah kejuaraan yang  berjumlah 12 orang.Hasil penelitian menunjukkan tidak terjadi peningkatan kemampuan anaerobik atlet futsal setelah diberi program latihan dengan model konvensional, akan tetapi terjadi peningkatan kemampuan anaerobik walaupun hanya sedikit.Kesimpulannya adalah penerapan program latihan konvensional tidak memberikan dampak yang signifikan  terhadap peningkatan kemampuan anaerobik atlet.
Perbandingan Hasil VO2max Menggunakan Tes Lapangan dan Gas Analysis
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 7, No 1 (2022): Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtikor.v7i1.5346

Abstract

Salah satu unsur kondisi fisik yang sangat penting dalam olahraga yaitu daya tahan Kardiorespirasi Pengukuran daya tahan kardiorespirasi untuk kapasitas aerobik dapat dilakukan dengan cara mengukur konsumsi oksigen maksimal (VO2Max). VO2Max adalah jumlah maksimal okseigen yang dapat dikonsumsi selama aktivitas fisik. Seseorang yang mempunyai VO2Max tinggi adalah orang yang mempunyai kesegaran jasmani yang baikTujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui apakah terdapat perbedaan yang signifikan hasil Aerobic Maximal Capasity (VO2Max) menggunakan Tes Lapangan (Tes Lari 2,4km, Balke Test, Bleep Test) dan Laboratorium Test (Gas Analyzer) pada mahasiswa Ilmu Keolahragaan 2016. Metode penelitian ini adalah menggunakan deskriptif komparatif. Sampel yang digunakan adalah mahasiswa laki-laki Ilmu Kolahragaan 2016 sebanyak 10 orang diambil menggunakan teknik sampling purposive. Instrumen yang digunakan ini adalah dengan metode tes VO2Max yaitu Tes Lapangan menggunakan Tes Lari 2,4km, Balke Test, Bleep Test dan Laboratorium Test (Gas Analyzer) menggunakan Treadmill Cosmed T 150 DE. Hasil yang diperoleh dianalisis menggunakan uji statistika One Way Aanova. Dari analisis data diperoleh hasil F = 17,342, p = 0,000 0,05 maka Ho ditolak, atau terdapat perbedaan yang signifikan hasil Aerobic Maximal Capasity (VO2Max) menggunakan Tes lapangan dan Laboratorium Test (Gas Analyzer) pada mahasiswa Ilmu Keolahragaan 2016.
Game Analysis of Scoring Strokes in Men's Singles and Men's Doubles Badminton
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 9, No 2 (2024): Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtikor.v9i2.81820

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of various strokes in scoring points in men’s singles and doubles badminton, as well as to determine the contribution of each stroke to overall scoring performance. Badminton requires a blend of technical skill, tactical awareness, and physical endurance, with notable differences in strategy and stroke selection between singles and doubles formats. A descriptive comparative research design was employed, using game analysis as the primary method. The study involved eight randomly selected active players from a population of 30 athletes in the UPI Badminton Club. Data were collected through simulated matches consisting of eight sets, with stroke occurrences recorded using the sign system method. Statistical analyses were conducted using the Independent Samples T-Test or the Mann-Whitney U Test, depending on data distribution. The results indicate that Smash Shot, Drive Shot, and Cut Drop Shot showed statistically significant differences in effectiveness between singles and doubles formats (p 0.05). In contrast, Drop Shot, Net Shot, Clear Shot, Jump Smash Shot, Cut Smash Shot, and Net Kill Shot did not present significant differences (p 0.05). These findings suggest the importance of tailoring training strategies based on the specific demands of singles and doubles play. Singles players are advised to prioritize strokes that emphasize control and endurance, while doubles players should focus on rapid, well-coordinated shot execution. This study offers practical insights for coaches and athletes aiming to optimize performance through format-specific training.
Hubungan Aktivitas Fisik, Indeks Massa Tubuh, dan Disabilitas dengan Tingkat Nyeri pada Pasien Low Back Pain di RSUD Subang
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 8, No 2 (2023): Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtikor.v8i2.81957

Abstract

Pengembangan Alat Pelontar Shuttlecock berbasis Mikrokontroler dan Sensor Infrared dengan Seven Segment Display
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 6, No 2 (2021): Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtikor.v6i2.5336

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan alat pelontar shuttlecock berbasis mikrokontroler dan sensor infrared dengan seven segment display sebagai alat bantu latihan yang dapat memberikan keefektifan kepada pelatih maupun atlet. Alat ini digunakan untuk melatih teknik sehingga memudahkan kinerja pelatih. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau Research and Development (RD). Penelitian ini dilakukan dengan beberapa langkah, yakni: identifikasi potensi dan masalah, pengumpulan informasi, desain produk, pembuatan produk, validasi ahli, revisi produk, uji coba dan produk akhir. Pengembangan alat pelontar shuttlecock berbasis mikrokontroler dan sensor infrared dengan seven segment display ini terlebih dahulu divalidasi oleh ahli materi dan ahli elektro. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan uji coba alat kemudian menghitung jarak shuttlecock yang telah dilontarkan oleh alat dan melihat keakuratan penghitungannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat pelontar shuttlecock berbasis mikrokontroler dan sensor infrared dengan seven segment display ini layak digunakan sebagai alat bantu latihan olahraga bulu tangkis.
Dampak Pemberian Sport Massage terhadap Laktat Pemulihan
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtikor.v6i1.81950

Abstract

Perbandingan Pola Makan dan Gaya Hidup Aktif Siswa Berdasarkan Gender pada Era Covid-19
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 7, No 1 (2022): Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtikor.v7i1.32627

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Garut selama 1 minggu dengan tujuan untuk memperoleh hasil temuan mengenai perbedaan pola makan dan gaya hidup aktif siswa berdasarkan gender pada era covid-19. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kausal komparatif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitin ini sebanyak 456 siswa di wilayah Kabupaten Garut dan pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah kuesioner Eating Habits and Lifestyle Changes (EHLC) yang telah diadaptasi ke kebiasaan makan dan gaya hidup yang relevan di Indonesia. Setelah itu hasil data penelitian dianalisis menggunakan tes non-parametrik 2-independent sampel t-test dengan aplikasi komputer IBM SPSS versi 25 karena data tidak berdistribusi normal. Hasil analisis menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kepatuhan pola makan siswa laki-laki dan perempuan. Pada penelitian ini didapat bahwa 59,9% sampel memiliki kepatuhan pola makan yang cukup pada tingkat kepatuhan pola makan sedang. Sedangkan untuk gaya hidup aktif terdapat perbedaan yang signifikan antara gaya hidup aktif siswa laki-laki dan perempuan di 6 item dengan nilai lebih kecil dari 0.05, sedangkan 5 item lainnya tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara gaya hidup aktif siswa laki-laki dan perempuan dengan nilai lebih besar dari 0.05.
The Relationship Between Arm Muscle Strength and Arm Muscle Endurance on 50-Meter Backstroke Swimming Speed
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 9, No 2 (2024): Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtikor.v9i2.81906

Abstract

This study aims to determine the relationship between arm muscle strength and arm muscle endurance with the 50-meter backstroke swimming speed of athletes from the Tirta Sriwijaya Aquatic Club. Employing a quantitative research approach, data were collected through observation as well as standardized tests and measurements. The total population consisted of 20 male athletes from the club, all of whom were included in the study using a total sampling technique. Data analysis was conducted using SPSS version 27, applying Pearson product-moment correlation, regression analysis, and multiple correlation tests. The results revealed a significant relationship between arm muscle strength and endurance with backstroke swimming speed, as indicated by a significance value of 0.00 (p 0.05). The correlation coefficient value of R = 0.876 suggests a very strong relationship between the independent variables (arm muscle strength and endurance) and the dependent variable (50-meter backstroke speed). These findings suggest that improvements in both arm muscle strength and endurance can substantially enhance swimming performance, particularly in backstroke events. Based on the results, it can be concluded that there is a statistically significant and strong relationship between arm muscle strength and endurance and 50-meter backstroke speed among Tirta Sriwijaya Aquatic Club athletes. This study highlights the importance of targeted strength and endurance training in optimizing swimming performance at competitive levels.
The Relationship Between Self-Efficacy and Motivation in Achieving Outstanding Performance: A Study on Bahana Bina Pakuan Volleyball Club
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 9, No 1 (2024): Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtikor.v9i1.81892

Abstract

Interdefendensi Kondisi Fisik Berdasarkan Sumber Energi pada Tubuh Manusia dalam Tes dan Pengukuran
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 7, No 2 (2022): Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtikor.v7i2.76857

Abstract

Dalam pembinaan olahraga prestasi di era modern, penerapan sport science menjadi hal yang umum. Salah satu disiplin ilmu penting dalam sport science adalah tes dan pengukuran, yang berperan penting dalam memperoleh data atlet secara rinci. Data tersebut menjadi acuan dalam penyusunan program latihan dan evaluasi perkembangan atlet. Namun, di lapangan masih banyak pelatih dan praktisi yang belum memahami prinsip-prinsip dasar tes dan pengukuran. Prinsip yang perlu diterapkan dalam proses ini mencakup prinsip fisiologis, psikologis, dan pedagogis.Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada praktisi, khususnya pelatih, dalam menyusun item tes dan pengukuran kondisi fisik berdasarkan prinsip-prinsip tersebut. Dengan penerapan prinsip yang tepat, hasil tes akan lebih valid dan menggambarkan kemampuan serta profil atlet secara akurat. Hasil penelitian ini diharapkan menghasilkan panduan dalam menyusun instrumen tes kondisi fisik atlet yang sesuai dengan prinsip fisiologis, psikologis, dan pedagogis, serta luaran berupa konsep keilmuan yang dapat dipublikasikan di jurnal nasional dan internasional terindeks.