cover
Contact Name
Rahmad Ridwan
Contact Email
rahmadridwan@uinsu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaltansiq@uinsu.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Tansiq: Jurnal Manajemen dan Bisnis Islam
ISSN : 24077135     EISSN : 26549956     DOI : -
Core Subject : Economy,
TANSIQ: Jurnal Manajemen dan Bisnis Syariah merupakan terbitan ilmiah yang dikelola oleh Jurusan Manajemen Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan yang mengkaji tentang Manajemen Syariah, Keuangan Syariah, Asuransi Syariah, Bisnis Syariah, jurnal ini di terbitkan 2 tahun sekali.
Arjuna Subject : -
Articles 56 Documents
PENGARUH STRUKTUR MODAL, LIKUIDITAS DAN NON PERFORMING FINANCING TERHADAP PROFITABILITAS PADA BANK SYARIAH YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Anwar, Fitria
TANSIQ: Jurnal Manajemen dan Bisnis Syariah TANSIQ │ Vol. 7 │ No. 2 │ 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini di lakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh dari struktur modal, likuiditas dan non performing financing terhadap profitabilitas. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi dan sampel penelitian yaitu laporan tahunan keuangan PT Bank Sariah Indinesia Tbk, PT Bank BTPN Syariah Tbk, PT Bank Aladin Syariah Tbk, dan PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk,. Struktrur modal di proksi dengan Debt To Equity Ratio (DER), likuiditas di proksi dengan Financing To Deposit Ratio (FDR), Non Performing Financing (NPF)  dan Profitabilitas di proksi dengan Return On Asset (ROA). Metode Analisis data yang di gunakan yaitu uji asumsi klasik dan analisis regresi linier berganda dengan menggunakan SPSS sebagai alat analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial struktur modal berpengaruh signifikan terhadapa profitabilitas sedangkan likuiditas dan non performing financing tidak perpengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Secara simultan semua variabel independen yaitu struktur modal, likuiditas dan non performing financing bersama-sama memiliki pengaruh positif signifikan terhadap profitabilitas.Kata kunci: Struktur Modal, likuiditas, Non Performing Financing dan Profitabilitas 
DISTRIBUSI PENDAPATAN DAN KEMISKINAN DALAM PERSPEKTIF ISLAM : STUDI MASYARAKAT DI PULAU MADURA Cantika Putri Hendrayana, Dwi Intan; Yulianti, Eka Nova; Dinana, Arina; Busrowi, Moh
TANSIQ: Jurnal Manajemen dan Bisnis Syariah TANSIQ │ Vol. 8 │ No. 2 │ 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractIncome distribution and poverty remain structural challenges in Indonesia's economicdevelopment, particularly in regions with traditional socio-economic characteristics such asMadura Island. Economic inequality driven by the low productivity of primary sectors, limitedaccess to education and capital, and inadequate infrastructure reflects the unfulfilled realization ofthe Islamic principles of ‘adl (justice) and maslahah ‘ammah (public welfare). Islam, as a value-based economic system, offers redistributive solutions through mechanisms such as zakat, infaq,sadaqah, and waqf (ZISWAF), along with prohibitions against riba (usury), monopoly, andhoarding of wealth.This study aims to analyze the patterns of income distribution and the underlying causesof poverty in Madura Island from the perspective of Islamic economics, as well as to examine howIslamic social finance instruments contribute to reducing inequality and promoting communitywelfare. The research employs a qualitative descriptive approach using the library researchmethod, with data collected from national and international journals, Islamic economics literature,reports from Statistics Indonesia (BPS), and documents from Islamic social institutions such asBAZNAS and BMT. Data were analyzed through content analysis and thematic interpretation,linking Islamic economic theories with the socio-economic realities of Madura's communities.The findings reveal that income inequality in Madura is influenced by structural factors(low educational attainment, limited employment opportunities, and restricted access to financialcapital) and cultural factors (traditional economic behavior, reliance on migration, and low Islamicfinancial literacy). Although Islamic social finance instruments such as ZISWAF hold significant potential to reduce poverty, their implementation remains suboptimal due to weak institutionalgovernance, limited inter-agency coordination, and low public awareness of productive Islamiceconomic practices. This study emphasizes the importance of strengthening Islamic financialinstitutions, improving financial literacy, and promoting community-based empowerment to createa more just and sustainable income distribution system in accordance with the principles ofmaqasid al-syari‘ah.Keywords: Income Distribution, Poverty, Islamic Economics, Zakat, Madura Island. AbstrakDistribusi pendapatan dan kemiskinan merupakan persoalan struktural yang masih menjaditantangan besar dalam pembangunan ekonomi di Indonesia, terutama pada wilayah dengan karakteristiksosial-ekonomi tradisional seperti Pulau Madura. Ketimpangan ekonomi yang disebabkan oleh rendahnyaproduktivitas sektor primer, keterbatasan akses pendidikan dan permodalan, serta lemahnya infrastruktur,mencerminkan belum terwujudnya prinsip ‘adl (keadilan) dan maslahah ‘ammah (kemaslahatan umum)dalam kehidupan masyarakat. Islam, sebagai sistem ekonomi yang berlandaskan nilai moral dan spiritual,menawarkan solusi redistributif melalui mekanisme zakat, infak, sedekah, wakaf (ZISWAF), serta laranganpraktik riba, monopoli, dan penimbunan harta.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola distribusi pendapatan dan faktor penyebabkemiskinan di Pulau Madura berdasarkan perspektif ekonomi Islam, serta menelaah sejauh manainstrumen-instrumen keuangan sosial Islam berperan dalam mengurangi ketimpangan danmeningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptifdengan metode studi pustaka (library research), dengan sumber data berupa jurnal nasional daninternasional, buku-buku ekonomi Islam, laporan BPS, serta dokumen dari lembaga sosial-keagamaan seperti BAZNAS dan BMT. Analisis dilakukan melalui pendekatan isi (contentanalysis) dan interpretasi tematik yang mengaitkan teori ekonomi Islam dengan kondisi sosial-ekonomi masyarakat Madura.Hasil kajian menunjukkan bahwa ketimpangan distribusi pendapatan di Maduradipengaruhi oleh faktor struktural (rendahnya pendidikan, keterbatasan lapangan kerja, dan aksesmodal) serta faktor kultural (pola hidup tradisional, ketergantungan terhadap migrasi, danrendahnya literasi keuangan syariah). Potensi instrumen ZISWAF sangat besar dalam menekankemiskinan, namun implementasinya masih belum optimal karena lemahnya tata kelola lembaga,minimnya sinergi antarinstansi, serta rendahnya kesadaran masyarakat terhadap praktik ekonomiIslam produktif. Penelitian ini menegaskan pentingnya optimalisasi lembaga keuangan syariah,penguatan literasi ekonomi Islam, dan pemberdayaan berbasis komunitas untuk menciptakansistem distribusi pendapatan yang adil dan berkelanjutan sesuai prinsip maqasid al-syari‘ah.Kata kunci: Distribusi Pendapatan, Kemiskinan, Ekonomi Islam, Zakat, Pulau Madura
THE EFFECT OF HALAL CERTIFICATION AND BUNDLING STRATEGY ON PURCHASING DECISIONS THROUGH BUYING INTEREST AS AN INTERVENING VARIABLE Silviana, Vani; Puspita, Rosana Eri
TANSIQ: Jurnal Manajemen dan Bisnis Syariah TANSIQ │ Vol. 8 │ No. 2 │ 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The phenomenon in the world of business is currently developing very rapidly. Indonesia's rapid economic growth and awareness of the importance of caring for oneself are great business opportunities for the beauty industry. Business actors in the beauty sector need to take advantage of this opportunity by presenting quality products that meet the needs of the Indonesian people. Because Indonesia is a country with high population growth, Indonesia can be a business opportunity for various types of beauty products, including skincare products and cosmetics. This study aims to determine the Effect of the Halal Certificate and Bundling Strategy on Consumer Decisions with Buying Interest Purchase Decisions as an Intervening Variable on consumers of Implora products in Boyolali Regency. This study uses a quantitative method. With the number of women in Boyolali Regency, especially those aged 15 to >40 years, as many as 156,211 people. Sampling uses the purposive sampling technique, in which 100 respondents are sampled from the entire population. In data processing, SPSS version 26 is used. The data analysis in this study uses instrument tests, classical assumption tests, hypothesis tests, path analysis, and Sobel tests. The results of the study show that partially.
MANAJEMEN ORGANIZING PADA UMKM BAKSO HALAL DALAM PERSPEKTIF EKONOMI SYARIAH: STUDI KASUS BAKSO SELERA TELANG Rohmah, Annisa Nur; El Maulidiyah, Ghafiratun Niam; Nurfadila, Nadia; Firmansyah, Maulana; Lukman, Abu; Zubaidah, Siti
TANSIQ: Jurnal Manajemen dan Bisnis Syariah TANSIQ │ Vol. 8 │ No. 2 │ 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractMicro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) are one of the most vital sectors in Indonesia's economy as they contribute significantly to employment absorption and national economic stability. Within the Muslim-majority context, halal-based MSMEs have promising opportunities for growth, yet they also face managerial challenges. This study focuses on the organizing function in Bakso Selera Telang, a halal culinary MSME. The main issues identified include a simple organizational structure, informal division of labor, and weak internal mechanisms to ensure product halal integrity. This research employed a qualitative approach with a case study method, utilizing in-depth interviews, direct observation, and document analysis. Findings indicate that while Islamic principles such as justice, trustworthiness, and transparency are already practiced, the organizing system remains underdeveloped. Strengthening efforts are needed, including establishing a clear organizational structure, developing halal-based standard operating procedures (SOP), professionalizing human resource management, and implementing transparent sharia-compliant financial records. These findings are important as they provide theoretical contributions to the literature on Islamic management, while also offering practical guidance for other halal MSMEs to enhance competitiveness and business sustainability.Keywords: Islamic economics, management organizing, halal MSMEs, culinary business AbstrakUMKM merupakan salah satu sektor vital dalam perekonomian Indonesia karena berperan besar dalam menyerap tenaga kerja sekaligus menjaga stabilitas pertumbuhan nasional. Dalam konteks masyarakat mayoritas Muslim, UMKM halal memiliki peluang besar untuk berkembang, namun juga menghadapi tantangan terutama dalam aspek manajerial. Penelitian ini menyoroti fungsi organizing pada UMKM Bakso Selera Telangyang beroperasi di sektor kuliner halal. Permasalahan utama terletak pada struktur organisasi yang masih sederhana, pembagian kerja informal, serta lemahnya mekanisme kontrol kehalalan produk. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun prinsip syariah seperti keadilan, amanah, dan transparansi telah diterapkan, sistem pengorganisasian usaha masih perlu diperkuat. Diperlukan pembenahan berupa pembentukan struktur organisasi yang jelas, penyusunan SOP halal, profesionalisasi sumber daya manusia, serta sistem pencatatan keuangan syariah yang transparan. Temuan ini penting karena memberikan kontribusi teoritis pada pengayaan literatur manajemen syariah, sekaligus manfaat praktis sebagai pedoman bagi UMKM halal lain untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usahanya.AbstractMicro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) are one of the most vital sectors in Indonesia's economy as they contribute significantly to employment absorption and national economic stability. Within the Muslim-majority context, halal-based MSMEs have promising opportunities for growth, yet they also face managerial challenges. This study focuses on the organizing function in Bakso Selera Telang, a halal culinary MSME. The main issues identified include a simple organizational structure, informal division of labor, and weak internal mechanisms to ensure product halal integrity. This research employed a qualitative approach with a case study method, utilizing in-depth interviews, direct observation, and document analysis. Findings indicate that while Islamic principles such as justice, trustworthiness, and transparency are already practiced, the organizing system remains underdeveloped. Strengthening efforts are needed, including establishing a clear organizational structure, developing halal-based standard operating procedures (SOP), professionalizing human resource management, and implementing transparent sharia-compliant financial records. These findings are important as they provide theoretical contributions to the literature on Islamic management, while also offering practical guidance for other halal MSMEs to enhance competitiveness and business sustainability.Keywords: Islamic economics, management organizing, halal MSMEs, culinary business AbstrakUMKM merupakan salah satu sektor vital dalam perekonomian Indonesia karena berperan besar dalam menyerap tenaga kerja sekaligus menjaga stabilitas pertumbuhan nasional. Dalam konteks masyarakat mayoritas Muslim, UMKM halal memiliki peluang besar untuk berkembang, namun juga menghadapi tantangan terutama dalam aspek manajerial. Penelitian ini menyoroti fungsi organizing pada UMKM Bakso Selera Telangyang beroperasi di sektor kuliner halal. Permasalahan utama terletak pada struktur organisasi yang masih sederhana, pembagian kerja informal, serta lemahnya mekanisme kontrol kehalalan produk. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun prinsip syariah seperti keadilan, amanah, dan transparansi telah diterapkan, sistem pengorganisasian usaha masih perlu diperkuat. Diperlukan pembenahan berupa pembentukan struktur organisasi yang jelas, penyusunan SOP halal, profesionalisasi sumber daya manusia, serta sistem pencatatan keuangan syariah yang transparan. Temuan ini penting karena memberikan kontribusi teoritis pada pengayaan literatur manajemen syariah, sekaligus manfaat praktis sebagai pedoman bagi UMKM halal lain untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usahanya.AbstractMicro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) are one of the most vital sectors in Indonesia's economy as they contribute significantly to employment absorption and national economic stability. Within the Muslim-majority context, halal-based MSMEs have promising opportunities for growth, yet they also face managerial challenges. This study focuses on the organizing function in Bakso Selera Telang, a halal culinary MSME. The main issues identified include a simple organizational structure, informal division of labor, and weak internal mechanisms to ensure product halal integrity. This research employed a qualitative approach with a case study method, utilizing in-depth interviews, direct observation, and document analysis. Findings indicate that while Islamic principles such as justice, trustworthiness, and transparency are already practiced, the organizing system remains underdeveloped. Strengthening efforts are needed, including establishing a clear organizational structure, developing halal-based standard operating procedures (SOP), professionalizing human resource management, and implementing transparent sharia-compliant financial records. These findings are important as they provide theoretical contributions to the literature on Islamic management, while also offering practical guidance for other halal MSMEs to enhance competitiveness and business sustainability.Keywords: Islamic economics, management organizing, halal MSMEs, culinary business AbstrakUMKM merupakan salah satu sektor vital dalam perekonomian Indonesia karena berperan besar dalam menyerap tenaga kerja sekaligus menjaga stabilitas pertumbuhan nasional. Dalam konteks masyarakat mayoritas Muslim, UMKM halal memiliki peluang besar untuk berkembang, namun juga menghadapi tantangan terutama dalam aspek manajerial. Penelitian ini menyoroti fungsi organizing pada UMKM Bakso Selera Telang yang beroperasi di sektor kuliner halal. Permasalahan utama terletak pada struktur organisasi yang masih sederhana, pembagian kerja informal, serta lemahnya mekanisme kontrol kehalalan produk. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun prinsip syariah seperti keadilan, amanah, dan transparansi telah diterapkan, sistem pengorganisasian usaha masih perlu diperkuat. Diperlukan pembenahan berupa pembentukan struktur organisasi yang jelas, penyusunan SOP halal, profesionalisasi sumber daya manusia, serta sistem pencatatan keuangan syariah yang transparan. Temuan ini penting karena memberikan kontribusi teoritis pada pengayaan literatur manajemen syariah, sekaligus manfaat praktis sebagai pedoman bagi UMKM halal lain untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usahanya.
PRAKTIK SENSING, SEIZING, DAN RECONFIGURING PADA UMKM TAHU GEJROT DI BANDAR LAMPUNG: ANALISIS KUALITATIF TENTANG KAPABILITAS DINAMIS SELAMA PANDEMI COVID-19 Hadiyanti, Mitra; Fatahilla, Mochammad Wigo; Puspita, Mita; Sanjaya, Vicky F
TANSIQ: Jurnal Manajemen dan Bisnis Syariah TANSIQ │ Vol. 8 │ No. 2 │ 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi COVID-19 memicu gejolak ekonomi yang signifikan, memaksa Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk beradaptasi secara cepat demi bertahan dari gangguan rantai pasok dan penurunan permintaan. Sementara riset yang ada sering berfokus pada digitalisasi di organisasi formal, penelitian ini menganalisis implementasi kapabilitas dinamis sensing, seizing, dan reconfiguring pada pedagang Tahu Gejrot tradisional di Bandar Lampung. Menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapabilitas dinamis di sektor informal dibangun berdasarkan intuisi dan pengalaman, bukan manajemen formal. "Sensing" dilakukan melalui observasi langsung fluktuasi pelanggan; "seizing" melibatkan pengambilan keputusan cepat untuk beralih sektor atau diversifikasi produk; dan "reconfiguring" dicapai dengan menyesuaikan input produksi serta memanfaatkan modal sosial lokal. Studi ini menyimpulkan bahwa resiliensi pada UMKM tradisional bergantung pada sintesis intuisi kognitif dan hubungan interpersonal, menyarankan agar kebijakan pemerintah lebih memprioritaskan pemberdayaan berbasis konteks daripada strategi digitalisasi yang seragam.Kata Kunci: Kapabilitas Dinamis, Pandemi COVID-19, Sektor Informal, Studi Kualitatif, Tahu Gejrot, UMKM.
DYNAMIC CAPABILITIES UMKM TEH TUBRUK DALAM MENGHADAPI TREN MINUMAN KEKINIAN UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING DI LINGKUNGAN KAMPUS UIN RADEN INTAN LAMPUNG Hayati, Ella; Prameswari, Nadira Isaura; Sanjaya, Vicky F
TANSIQ: Jurnal Manajemen dan Bisnis Syariah TANSIQ │ Vol. 8 │ No. 2 │ 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research seeks to investigate how dynamic capabilities are utilized by Teh Tubruk MSMEs to address the rising trend of contemporary beverages among students at UIN Raden Intan Lampung. This is aimed at boosting their business competitiveness. The theme was selected because the surge in modern beverage popularity challenges the longevity of traditional products. We adopted a descriptive qualitative method, focusing on the campus vicinity, with MSME owners, students, and cooperative managers as the primary informants. We gathered data via in-depth interviews, field observations, and documentation, then applied the Miles and Huberman model for analysis. The findings reveal that MSME operators demonstrate sensing abilities to detect changes in consumer tastes, capacity to seize opportunities through innovative products and inventive marketing, and transformation capabilities to adapt resources and business models accordingly. The study confirms that dynamic capabilities are vital in enhancing the competitiveness of traditional MSMEs amidst modernized markets and promoting business sustainability through adaptive innovation