cover
Contact Name
Ni Putu Diantariani
Contact Email
jurnalkimia@unud.ac.id
Phone
+628123640424
Journal Mail Official
jurnalkimia@unud.ac.id
Editorial Address
Program Studi Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Udayana Kampus Bukit Jimbaran, Jimbaran, Bali, Indonesia
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Kimia (Journal of Chemistry)
Published by Universitas Udayana
ISSN : 19079850     EISSN : 25992740     DOI : 10.24843/JCHEM
Core Subject : Science,
Jurnal Kimia (Journal of Chemistry) publishes papers on all aspects of fundamental and applied chemistry. The journal is naturally broad in scope, welcomes submissions from across a range of disciplines, and reports both theoretical and experimental studies.
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol. 11. No.2 Juli 2017" : 14 Documents clear
AKTIVITAS ANTIPIRETIK EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH RAMBUTAN (Nephelium lappaceum L) SECARA IN VIVO DAN KANDUNGAN FENOLIK TOTALNYA I Made Dira Swantara; Riski Fatur Rachman; Ni Made Puspawati
Jurnal Kimia (Journal of Chemistry) Vol. 11. No.2 Juli 2017
Publisher : Program Studi Kimia, FMIPA, Universitas Udayana (Program of Study in Chemistry, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Udayana University), Bali, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.57 KB) | DOI: 10.24843/JCHEM.2017.v11.i02.p01

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek antipiretik ekstrak etanol kulit buah rambutan dan menentukan kandungan fenolik totalnya. Metode untuk uji aktivitas antipiretik dilakukan secara invivo menggunakan ragi tape untuk menginduksi demam pada tikus jantan galur Wistar dan menggunakan metode Folin-Coicalteu untuk mengukur total fenolnya. Hasil skrining fitokimia menunjukkan adanya senyawa golongan fenolik, tanin, flavonoid, saponin, dan terpenoid, dengan kandungan senyawa fenoliknya yang lebih dominan. Hasil penelitian menunjukkan pemberian ekstrak etanol kulit buah rambutan pada dosis 5; 10 dan 20 mg/100 g BB bersifat antipiretik dengan terjadinya penurunan suhu rectal tikus dibandingkan dengan kontrol negatif dan penurunan suhu yang tajam terlihat pada menit ke-210 setelah pemberian ekstrak. Kandungan fenol total dalam ekstrak etanol kulit buah rambutan yang diperoleh sebesar 39,7861 g GAE/100 g atau 39,78%.
HIDROKSIAPATIT TERMODIFIKASI Fe DAN APLIKASINYA UNTUK ADSORPSI ZAT WARNA CONGO RED Ni Komang Tria Paramita Septiari; I Nengah Simpen; Ni G. A. M. Dwi Adhi Suastuti
Jurnal Kimia (Journal of Chemistry) Vol. 11. No.2 Juli 2017
Publisher : Program Studi Kimia, FMIPA, Universitas Udayana (Program of Study in Chemistry, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Udayana University), Bali, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.951 KB) | DOI: 10.24843/JCHEM.2017.v11.i02.p06

Abstract

Penelitian ini tentang adsorpsi zat warna congo red oleh hidroksiapatit hasil dekomposisi termal 400oC (TA1) dan hidroksiapatit hasil dekomposisi termal 400oC termodifikasi Fe (TA2). Penelitian ini meliputi ekstraksi hidroksiapatit dari tulang secara dekomposisi termal, penentuan jumlah situs aktif hidroksiapatit secara titrasi asam basa, luas permukaan secara metode sorpsi biru metilen, perbandingan unsur Ca/P dianalisis menggunakan laser induced breakdown spectroscopy(LIBS), kristalinitas secara difraksi sinar-X (XRD), penentuan waktu setimbang adsorpsi congo red, isoterm adsorpsi dan kapasitas adsorpsi congo red tanpa dan dengan penambahan H2O2 menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah situs aktif hidroksiapatit tertinggi ditunjukkan oleh TA1 yaitu 19,3493x1023 situs/gram dan luas permukaan tertinggi ditunjukkan oleh TA1 yaitu 26,5375 m2/g. Perbandingan unsur Ca/P yang dihasilkan oleh TA1 yaitu 1,6425 sesuai literatur (1,67). TA2 menghasilkan puncak XRD yang lebih mendekati puncak hidroksiapatit murni dengan intensitas 100 yang memiliki sudut 2 31,99o. Secara umum adsorpsi congo red tanpa dan dengan penambahan H2O2 terjadi peningkatan kapasitas teradsorpsi seiring dengan bertambahnya konsentrasi congo red dan lebih tinggi dibandingkan serbuk tulang kontrol (T0).
STIGMASTANE-STEROID FROM THE BARK OF Chisocheton lasiocarfus (Meliaceae) Nurlelasari Nurlelasari; Fajar Fauzi Abdullah; Nadya Thufaila; Rani Maharani; Desi Harnet; Ace Tatang Hidayat; Unang Supratman
Jurnal Kimia (Journal of Chemistry) Vol. 11. No.2 Juli 2017
Publisher : Program Studi Kimia, FMIPA, Universitas Udayana (Program of Study in Chemistry, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Udayana University), Bali, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.211 KB) | DOI: 10.24843/JCHEM.2017.v11.i02.p11

Abstract

Stigmastan-steroid, stigma-4-ene-3-on (1) has been isolated from the bark of Chisocheton lansiocarpus. The chemical structure of stigmastan-steroid was identified based on spectroscopic data and by comparison of spectral data obtained previously. The discovery of stigma-4-ene-3-on in C. lansiocarpus was shown in this study for the first time.
KAPASITAS ANTIOKSIDAN DAN KADAR FENOLIK TOTAL DALAM SARI BUAH MENGKUDU TERFERMENTASI Anak Agung Sagung Desy Dwi Martayani Martayani; Ni Made Suaniti; Wahyu Dwijani Sulihingtyas
Jurnal Kimia (Journal of Chemistry) Vol. 11. No.2 Juli 2017
Publisher : Program Studi Kimia, FMIPA, Universitas Udayana (Program of Study in Chemistry, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Udayana University), Bali, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.256 KB) | DOI: 10.24843/JCHEM.2017.v11.i02.p02

Abstract

Penelitian ini tentang pengujian kapasitas antioksidan dan kandungan fenolik total sari buah mengkudu terfermentasi dengan penambahan sari jahe dan gula merah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perubahan kapasitas antioksidan dan kandungan fenolik total dalam sari buah mengkudu sebelum dan setelah difermentasi selama beberapa hari. Kapasitas antioksidan dalam sari buah mengkudu semakin kecil setelah fermentasi yaitu dari 38,10 mgGAE/100 g (sebelum ditambahkan sari jahe, gula merah, tanpa difermentasi) menjadi 30,18; 28,68; dan 23,97 mgGAE/100 g berturut-turut setelah 2, 4, dan 6 hari fermentasi. Penurunan juga terjadi pada kadar fenolik total yaitu dari 54,46 menjadi 45,54; 39,39; dan 34,82 mgGAE/100 g.

Page 2 of 2 | Total Record : 14