cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2016): Februari 2016" : 20 Documents clear
Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Siswa Kelas VIII B SMP Negeri 10 Banjarmasin Menggunakan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Karim, Muhammad Abdul; Zainuddin, Zainuddin; Mastuang, Mastuang
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 4, No 1 (2016): Februari 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v4i1.1039

Abstract

Siswa kelas VIII B SMP Negeri 10 Banjarmasin memiliki keterampilan proses sains yang masih rendah. Hal ini dikarenakan siswa hanya terbiasa mendapat informasi hanya dari guru sehingga jarang dilatihkan untuk mengembangkan keterampilan proses sainsnya. Untuk itu dilakukan upaya untuk meningkatkan keterampilan proses sains melalui penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing yang memiliki tujuan khusus: (1) mendeskripsikan keterlaksanaan RPP model pembelajaran inkuiri terbimbing, (2) mendeskripsikan keterampilan proses sains siswa melaui model pembelajaran inkuiri terbimbing, dan (3) mendeskripsikan hasil belajar siswa setelah diterapkannya model pembelajaran inkuiri terbimbing. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas menggunakan rancangan model Hopkins. Teknik pengumpulan data berupa observasi, penilaian, tes dan dokumentasi.  Teknik analisis data berupa deskriptif kualitatif dan kuantitatif.  Hasil penelitian menunjukkan: (1) keterlaksanaan RPP mencapai terlaksana sangat baik, (2) keterampilan proses sains siswa meningkat dengan kategori baik, (3) hasil belajar siswa yang meningkat dengan ketuntasan klasikal sebesar 87,10%. Diperoleh simpulan bahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing efektif dalam meningkatkan keterampilan proses sains siswa SMP Negeri 10 Banjarmasin.  
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Menggunakan Model Pembelajaran Penemuan Terbimbing Pada Materi Gerak Di SMP Negeri 27 Banjarmasin Rusjiah, Mauizatil; Jamal, M. Arifuddin; M, Andi Ichsan
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 4, No 1 (2016): Februari 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v4i1.1026

Abstract

Perangkat pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran disekolah dinilai masih kurang layak. Selain itu kurang aktifnya siswa dalam proses pembelajaran juga menyebabkan kurang maksimalnya proses pembelajaran yang berlangsung. Untuk mengatasi hal demikian maka dilakukan penelitian pengembangan perangkat pembelajaran menggunakan model pembelajaran penemuan terbimbing dengan tujuan sebagai berikut: (1) Mendeskripsikan validitas perangkat pembelajaran yang dikembangkan, (2) Mendeskripsikan kepraktisan perangkat pembelajaran yang dikembangkan ditinjau dari keterlaksanaan RPP, dan (3) Mendeskripsikan efektivitas  perangkat pembelajaran yang dikembangkan ditinjau dari hasil belajar kognitif produk siswa. Pengembangan perangkat pembelajaran ini mengacu pada model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implement, and Evaluate). Teknik analisis data berupa deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan: (1) validitas perangkat pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan valid dengan revisi kecil, (2) kepraktisan perangkat pembelajaran dinilai terlaksana sangat baik, dan (3) efektivitas perangkat pembelajaran dinilai efektif. Diperoleh simpulan bahwa perangkat pembelajaran menggunakan model pembelajaran penemuan terbimbing yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran.  
Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Dan Hasil Belajar Siswa Pada Pelajaran IPA Fisika Kelas VIII B SMPN 24 Banjarmasin Melalui Model Inkuiri Terbimbing Marisyah, Marisyah; Zainuddin, Zainuddin; Hartini, Sri
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 4, No 1 (2016): Februari 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v4i1.1044

Abstract

Proses belajar mengajar hanya bersumber pada guru, akibatnya siswa tidak terlatih untuk mengembangkan keterampilan proses sains dalam menyelesaikan suatu masalah atau gejala fisika dan berimbas pada rendahnya hasil belajar siswa. Tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan cara meningkatkan keterampilan proses sains dan hasil belajar siswa. Tujuan khusus penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) keterlaksanaan RPP, (2) keterampilan proses sains siswa, (3) pencapaian hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan Mc Taggart yang terdiri dari 2 siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII B SMPN 24 Banjarmasin. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) keterlaksanaan RPP model pembelajaran inkuiri terbimbing pada siklus I dan II terlaksana dengan sangat baik, (2) keterampilan proses sains siswa dari siklus I sampai dengan siklus II mengalami peningkatan, (3) ketuntasan hasil belajar siswa secara klasikal dari siklus I sampai dengan siklus II mengalami peningkatan diperoleh simpulan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing dapat meningkatkan keterampilan proses sains dan hasil belajar siswa kelas VIII B SMPN 24 Banjarmasin.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Fisika Pada Pokok Bahasan Listrik Dinamis Menggunakan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Hidayat, Muhammad Wahyu; Zainuddin, Zainuddin; M, Abdul Salam
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 4, No 1 (2016): Februari 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v4i1.1027

Abstract

Hasil belajar siswa kelas X SMA PGRI 6 Banjarmasin masih rendah hal ini disebabkan dalam pembelajaran fisika di sekolah kebanyakan menggunakan metode pembelajaran berupa ceramah dan kebanyakan dilakukan praktikum. Oleh karena itu dilakukan penelitian ini untuk mengembangkan perangkat pembelajaran menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing yang layak. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) validitas perangkat pembelajaran materi listrik dinamis, (2) kepraktisan perangkat pembelajaran materi listrik dinamis dilihat dari keterlaksanaan RPP, (3) efektivitas perangkat pembelajaran dilihat dari tes hasil belajar kognitif. Penelitian ini termasuk penelitian pengembangan yang mengacu pada model pengembangan Dick and Carey. Data diperoleh melalui validasi perangkat pembelajaran, lembar pengamatan keterlaksanaan RPP, dan data hasil belajar siswa. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) perangkat pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan valid dengan berdasarkan hasil penilaian yang berada dalam kategori baik menurut validator, (2) perangkat pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan praktis dilihat dari keterlaksanaan RPP yang berkategori sangat baik, (3)  perangkat pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan efektif dilihat dari gain score hasil belajar yang berkategori sedang. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran materi listrik dinamis yang dikembangkan untuk siswa SMA menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing dinyatakan layak digunakan karena memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif.    
Meningkatkan Kemampuan Analisis Siswa Kelas X MS3 SMAN 2 Banjarmasin Pada Materi Gerak Melingkar Melalui Pengajaran Langsung Bermetode Pemecahan Masalah Refiana, Rina; Jamal, M. Arifuddin; Hartini, Sri
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 4, No 1 (2016): Februari 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v4i1.1048

Abstract

Penggunaan metode pembelajaran yang tidak tepat mengakibatkan rendahnya kemampuan analisis siswa dalam menyelesaikan persoalan fisika. Tujuan khusus penelitian mendeskripsikan: (1) keterlaksanaan RPP selama proses pembelajaran, (2) keterampilan prosedural siswa, (3) kemampuan analisis siswa setelah mengikuti proses pengajaran langsung dengan metode pemecahan masalah. Oleh karena itu dilakukan penelitian tindakan kelas model Kemmis dan Mc Taggart dengan 2 siklus untuk meningkatkan kemampuan analisis siswa. Teknik pengambilan data melalui tes, observasi dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian yaitu: (1) keterlaksanaan RPP selama proses pembelajaran meningkat yaitu 3,9 pada siklus I menjadi 4 pada siklus II dengan kategori sangat baik, (2) keterampilan prosedural siswa menggunakan metode pemecahan masalah menurut Polya meliputi memahami masalah, merancang rencana, melaksanakan rencana, dan melihat kembali dapat meningkat dari siklus I ke siklus II dengan kategori sangat baik, (3) kemampuan analisis siswa setelah mengikuti pembelajaran juga meningkat yaitu ketuntasan klasikal sebesar 74,07% pada siklus I menjadi 92,59% pada siklus II. Diperoleh simpulan bahwa penerapan pengajaran langsung dengan metode pemecahan masalah dapat meningkatkan kemampuan analisis siswa kelas X MS 3 SMAN 2 Banjarmasin pada materi gerak melingkar. 
Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Fisika Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Juai Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Setiawan, Hendra; Jamal, M. Arifuddin; M, Abdul Salam
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 4, No 1 (2016): Februari 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v4i1.1029

Abstract

Pembelajaran IPA di SMP Negeri 2 Juai masih berpusat pada guru dan jarang melakukan percobaan sehingga berdampak pada rendahnya keterampilan proses sains. Hal ini Mendorong peneliti untuk melakukan Penelitian Tindakan Kelas yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa. Tujuan umum dalam penelitian adalah untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa. Tujuan khusus penelitian ini adalah mendeskripsikan: (l) keterlaksanaan RPP, (2) pencapaian hasil belajar produk siswa, (3) pencapaian keterampilan proses sains siswa. Jenis penelitian adalah PTK terdiri yang dari 2 siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Juai. Teknik pengumpulan data  menggunakan lembar pengamatan, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) keterlaksanaan RPP model pembelajaran inkuiri terbimbing siklus I dan II adalah sangat baik, (2) ketuntasan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA secara klasikal dari siklus I sampai dengan siklus II adalah mengalami peningkatan, (3) pencapaian keterampilan proses sains I dan II adalah mengalami peningkatan. Diperoleh Kesimpulan bahwa penggunaann model pembelajaran inkuiri terbimbing pada mata pelajaran IPA dapat meningkatkan keterampilan proses sains siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Juai.   
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) Menggunakan Media Permainan Monopoli Untuk Meningkatkan Aktivitas Siswa Di Kelas VIII SMP Negeri 7 Banjarmasin Vingki, Luziana; Salam, Abdul
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 4, No 1 (2016): Februari 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v4i1.1049

Abstract

Tidak aktifnya siswa dikarenakan pembelajaran hanya dilakukan dengan metode ceramah, mengerjakan soal dan mengumpulkannya pada pertemuan berikutnya, mendorong peneliti untuk melakukan penelitian yang bertujuan meningkatkan aktivitas belajar siswa di kelas VIII SMPN 7 Banjarmasin. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan (1) keterlaksanaan RPP, (2) aktivitas siswa dan (3) hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) model Hopkins yang terdiri atas tiga siklus, di mana setiap siklus meliputi plan, action/observation, dan  reflective. Data diperoleh melalui  tes, observasi, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) keterlaksanaan RPP model pembelajaran kooperatif pada siklus I secara umum terlaksana sangat baik, siklus II dan siklus III terlaksana sangat baik, (2) aktivitas siswa terdiri dari membaca, mendengarkan penjelasan guru berdiskusi, menyampaikan pendapat, mengajukan pertanyaan, dan mengerjakan LKS secara umum pada siklus I berkategori cukup aktif, sedangkan pada siklus II baik dan III sangat baik, (3) peningkatan ketuntasan hasil belajar siswa yaitu siklus I sebesar 25% (tuntas), siklus II sebesar 51% (tuntas) dan siklus III sebesar 88% (tuntas). Dapat disimpulan bahwa aktivitas siswa kelas VIII SMPN 7 Banjarmasin dapat ditingkatkan melalui penerapan model pembelajaran kooperatif Tipe Teams Games Tournament  melalui media monopoli pada materi ajar cahaya.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas XI IPA 2 SMAN 10 Banjarmasin Dengan Menggunakan Model Kooperatif Tipe Stad Pada Materi Fluida Statis Jannah, Julita Lailatul; Zainuddin, Zainuddin; Mastuang, Mastuang
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 4, No 1 (2016): Februari 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v4i1.1033

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran fisika diduga ada kaitannya dengan proses pembelajaran yang masih berpusat pada guru sehingga kurang interaksi antara guru dan siswa yang menjadikan siswa pasif dan kurang perhatian untuk belajar kreatif dalam memecahkan masalah yang bersifat efektif. Oleh sebab itu penulis melakukan penelitian yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui pembelajaran kooperatif tipe STAD pada materi fluida statis. Tujuan khusus penelitian ini adalah mendeskripsikan: (1) keterlaksanaan RPP (2) hasil belajar (3) keterampilan sosial. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan tiga siklus yang terdiri: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah RPP, handout, LKS dan THB. Adapun teknik pengumpulan data terdiri dari: observasi, tes dan dokumentasi. Temuan penelitian: (1) keterlaksanaan RPP pada terjadi peningkatan ditiap siklusnya 3.12 3.37, 3.67 ; (2) ketuntasan hasil belajar siswa secara klasikal juga terjadi peningkatan ditiap siklusnya yaitu sebesar 6.90%, 67.85%, dan 86.67%. (3) Keterampilan sosial pada siklus I yaitu 70%, 55%, 60%, siklus II 80%, 65%, 85% dan siklus III 85%, 90%, 90%. Simpulan berdasarkan temuan tersebut bahwa hasil belajar siswa kelas XI IPA 2 SMAN 10 Banjarmasin pada materi fluida statis meningkat setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. 
Perbedaan Hasil Belajar Siswa Antara Yang Menggunakan Media Slide dan Vieo Edukasi Pada Pokok Bahasan Listrik Dinamis Di SMP Negeri 10 Banjarmasin Maimunah, Maimunah; Misbah, Misbah
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 4, No 1 (2016): Februari 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v4i1.1050

Abstract

Kurang tertariknya siswa belajar fisika karena guru tidak memanfaatkan media yang menarik pada proses pembelajaran, sehingga mengakibatkan hasil belajar siswa yang rendah. Maka dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menganalisis ada tidaknya perbedaan hasil belajar siswa antara yang menggunakan media slide dan video edukasi pokok bahasan listrik dinamis di SMP Negeri 10 Banjarmasin. Metode penelitian adalah kuasi eksperimen. Populasi penelitian adalah siswa kelas IX yang berjumlah 204 siswa. Sampel diambil secara cluster random sampling, dimana kelas eksperimen 1 yaitu kelas IX-E menggunakan media slide, dan kelas eksperimen 2 yaitu kelas IX-F menggunakan video edukasi. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan statistik parametrik dengan t-test independent sampel. Pengujian hipotesis menunjukan  bahwa nilai signifikansi yang diperoleh lebih kecil dari 0,05 (0,00 < 0,05), dan diperkuat dengan perhitungan uji beda secara manual dengan nilai thitung lebih besar dari pada ttabel (3,402 >  2,04). Kedua hasil perhitungan menunjukan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima yang artinya terdapat perbedaan hasil belajar antara yang menggunakan media slide dan video edukasi. Nilai rata-rata tes hasil belajar siswa yang menggunakan video edukasi lebih tinggi dibandingkan dengan kelas yang menggunakan media slide, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa antara yang menggunakan media slide dan video edukasi pada pokok bahasan listrik dinamis di SMP Negeri 10 Banjarmasin.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Getaran Dan Gelombang Dengan Model Inkuiri Terstruktur Untuk Siswa Kelas VIIIA SMPN 31 Banjarmasin Anisah, Anisah; Wati, Mustika; Mahardika, Andi Ichsan
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 4, No 1 (2016): Februari 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v4i1.1008

Abstract

Perangkat pembelajaran yang digunakan di SMPN 31 Banjarmasin belum pernah menerapkan model inkuiri terstruktur di dalam proses pembelajarannya, dan masih menerapkan pembelajaran tradisional sehingga siswa mempelajari IPA hanya sebatas menghafal konsep, teori dan hukum. Penelitian dilakukan dengan mengembangkan perangkat pembelajaran getaran dan gelombang dengan model inkuiri terstruktur dengan tujuan khusus untuk mendeskripsikan: (1) validitas perangkat pembelajaran yang dikembangkan dilihat dari hasil validasi oleh validator, (2) kepraktisan perangkat pembelajaran yang dikembangkan dilihat dari keterlaksanaan RPP, dan (3) keefektifan perangkat pembelajaran yang dikembangkan dilihat dari hasil belajar. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan berupa RPP, materi ajar, LKS dan THB. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengadaptasi model pengembangan Kemp, Morisson & Ross. Subjek uji coba adalah siswa kelas VIIIA SMPN 31 Banjarmasin. Data diperoleh melalui lembar validasi perangkat pembelajaran, lembar pengamatan keterlaksanaan RPP, dan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan: (1) perangkat pembelajaran yang dikembangkan yang dilihat dari hasil validasi oleh validator dinyatakan valid dengan revisi kecil, (2) perangkat pembelajaran yang dikembangkan dilihat dari keterlaksanaan RPP dinyatakan praktis dengan kategori terlaksana dengan sangat baik, (3) perangkat pembelajaran yang dikembangkan dilihat dari hasil belajar dinyatakan efektif. Simpulan penelitian yaitu perangkat pembelajaran getaran dan gelombang dengan model inkuiri terstruktur yang dikembangkan layak untuk digunakan.  

Page 1 of 2 | Total Record : 20


Filter by Year

2016 2016


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2025) Vol 12, No 3 (2024) Vol 12, No 2 (2024) Vol 12, No 1 (2024) Vol 11, No 3 (2023) Vol 11, No 2 (2023) Vol 11, No 1 (2023) Vol 10, No 3 (2022): OCTOBER 2022 Vol 10, No 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): October 2020 Vol 8, No 2 (2020): JUNI 2020 Vol 8, No 1 (2020): FEBRUARI 2020 Vol 7, No 3 (2019): OKTOBER 2019 Vol 7, No 2 (2019): JUNI 2019 Vol 7, No 1 (2019): FEBRUARI 2019 Vol 6, No 3 (2018): OKTOBER 2018 Vol 6, No 2 (2018): JUNI 2018 Vol 6, No 2 (2018): JUNI 2018 Vol 6, No 1 (2018): FEBRUARI 2018 Vol 6, No 1 (2018): FEBRUARI 2018 Vol 5, No 3 (2017): OKTOBER 2017 Vol 5, No 3 (2017): OKTOBER 2017 Vol 5, No 2 (2017): JUNI 2017 Vol 5, No 2 (2017): JUNI 2017 Vol 5, No 1 (2017): FEBRUARI 2017 Vol 5, No 1 (2017): FEBRUARI 2017 Vol 4, No 3 (2016): OKTOBER 2016 Vol 4, No 3 (2016): OKTOBER 2016 Vol 4, No 2 (2016): JUNI 2016 Vol 4, No 2 (2016): JUNI 2016 Vol 4, No 1 (2016): Februari 2016 Vol 4, No 1 (2016): Februari 2016 Vol 3, No 3 (2015): Oktober 2015 Vol 3, No 3 (2015): Oktober 2015 Vol 3, No 2 (2015): Juni 2015 Vol 3, No 2 (2015): Juni 2015 Vol 3, No 1 (2015): Februari 2015 Vol 3, No 1 (2015): Februari 2015 Vol 2, No 3 (2014): Oktober 2014 Vol 2, No 3 (2014): Oktober 2014 Vol 2, No 2 (2014): JUNI 2014 Vol 2, No 2 (2014): JUNI 2014 Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014 Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014 Vol 1, No 3 (2013): Oktober 2013 Vol 1, No 3 (2013): Oktober 2013 Vol 1, No 2 (2013): Juni 2013 Vol 1, No 2 (2013): Juni 2013 Vol 1, No 1 (2013): Februari 2013 Vol 1, No 1 (2013): Februari 2013 More Issue